- Advertisement -
Beranda blog Halaman 179

82 Persen Usaha di Badung Tak Terdaftar, PAD Bocor Puluhan Triliun Tiap Tahun

Bupati Adi Arnawa saat memberikan pengarahan terkait pendataan potensi pajak daerah berbasis data perijinan berusaha, Kamis (19/6) di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung.
Bupati Adi Arnawa saat memberikan pengarahan terkait pendataan potensi pajak daerah berbasis data perijinan berusaha, Kamis (19/6) di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengungkapkan kebocoran besar dalam potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) akibat rendahnya kepatuhan pelaku usaha terhadap kewajiban pajak daerah.

Berdasarkan data perizinan berusaha melalui Sistem Online Single Submission (OSS) selama periode 2020–2025, terdapat 40.060 izin usaha yang telah terbit di Kabupaten Badung.

Namun, dari jumlah tersebut, hanya 17,9 persen atau 10.467 usaha yang telah terdaftar sebagai wajib pajak daerah melalui penerbitan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD) dan Nomor Objek Pajak Daerah (NOPD).

Artinya, sebanyak 82,1 persen usaha lainnya setara 29.593 unit usaha belum masuk dalam sistem pajak daerah, sehingga menyebabkan potensi PAD bocor hingga puluhan triliun rupiah setiap tahunnya.

“Kita tentu bisa menganalisa bahwa dengan jumlah NPWPD yang terbit tahun 2024 sebanyak 1.589 WP, pendapatan pajak daerah sudah mencapai Rp 6.77 triliun lebih. Bagaimana jika sebanyak 29.593 potensi pajak daerah diterbitkan NPWPD dan NOPD,” ujar Bupati Adi Arnawa saat memberikan pengarahan terkait pendataan potensi pajak daerah berbasis data perijinan berusaha, Kamis (19/6/2025) di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung.

Untuk mengatasi persoalan minimnya pemasukan dari sektor pajak daerah, Pemerintah Kabupaten Badung menetapkan kebijakan strategis berupa pendataan menyeluruh terhadap potensi pajak yang ada. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satu tindakan konkret yang diambil Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, adalah membentuk Tim Terpadu Optimalisasi Pendapatan Daerah (TOPD). Tim ini bertugas untuk memperkuat pendataan usaha yang berpotensi sebagai sumber pajak daerah, dengan berbasis pada data perizinan berusaha, serta memastikan proses pemungutan pajak berjalan efektif demi mendongkrak PAD Badung.

Dalam pelaksanaannya, Tim TOPD membutuhkan dukungan penuh dari semua unsur pemerintahan, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), camat, perbekel, lurah, hingga kelian banjar dinas dan kepala lingkungan di seluruh wilayah Badung.

Selain itu, kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Badung, Polres Badung, dan Polresta Denpasar juga sangat diharapkan untuk mewujudkan penarikan pajak yang tertib dan sesuai aturan yang berlaku terhadap seluruh pelaku usaha di daerah ini.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan bahwa meskipun tugas ini secara kelembagaan merupakan tanggung jawab Badan Pendapatan Daerah, namun upaya optimalisasi tidak bisa dilakukan sendiri.

Ia menilai, kerja sama lintas sektor sangat penting, mengingat seluruh pihak turut merasakan manfaat dari PAD yang dihasilkan. Oleh karena itu, ia mengimbau semua yang tergabung dalam tim agar memiliki pemahaman yang sama dalam mendukung peningkatan PAD.

“Jika ada oknum perangkat di bawah nutup-nutupin dan nyetor ketempat dia, Bapak ibu telah menandatangani pakta integritas, jika pak Perbekel, Kelian ada mengambil langkah-langkah seperti itu, keluar dari pakta integritas, walaupun pak Kelian, pak Kaling menjabat sampai umur 60 tahun, saya tidak segan-segan mengambil sikap memberhentikan,” tegas Adi Arnawa.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, perlunya pendataan ini didorong oleh kenyataan di lapangan bahwa masih banyak usaha yang belum tercatat sebagai wajib pajak daerah. Selain itu, kepatuhan pelaku usaha untuk mendaftarkan diri masih rendah, serta proses pemungutan pajak yang selama ini belum maksimal, membuat realisasi PAD jauh dari potensi ideal.

Oleh karena itu, Pemkab Badung mengambil langkah intervensi dengan mendata kembali seluruh potensi pajak melalui Tim TOPD yang didukung oleh Sistem Informasi Optimalisasi Pendapatan Daerah (SIOPD).

Melalui sistem ini, pemerintah bertujuan menghimpun data lengkap mengenai subjek dan objek pajak daerah, memastikan semuanya terdaftar secara resmi, menjamin kepatuhan pembayaran pajak oleh para wajib pajak, dan mewujudkan tertib usaha serta perizinan di seluruh wilayah Kabupaten Badung. (ana)

Seniman Cilik Sanggar Seni Kembang Bali Tampil Ejerjik di PKB Tabanan 2025

Penampilan seniman cilik Sanggar Seni Kembang Bali, Banjar Tunjuk Kelod, Desa Tunjuk, Tabanan dalam PKB Tabanan 2025, Selasa (17/6/2025).
Penampilan seniman cilik Sanggar Seni Kembang Bali, Banjar Tunjuk Kelod, Desa Tunjuk, Tabanan dalam PKB Tabanan 2025, Selasa (17/6/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Suasana meriah dan penuh semangat menyelimuti panggung terbuka Garuda Wisnu Singasana, Selasa (17/6/2025), dalam acara pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) Kabupaten Tabanan Tahun 2025.

Di antara berbagai pertunjukan seni yang memikat, sebuah garapan unik dari para seniman cilik Tabanan berhasil mencuri perhatian penonton.

Adalah Sanggar Seni Kembang Bali, Banjar Tunjuk Kelod, Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan, yang menampilkan garapan tari dolanan bertajuk ‘Dengkleng Anup – Anup’.

Garapan ini merupakan hasil kolaborasi kreatif antara para seniman muda berbakat. Penata tabuh dipercayakan kepada I Made Dedik Juni Ariyantha dengan pembina tabuh I Wayan Dimas Swadharma Putra I Gede Putu Adi Surya Pradnyana, dan I Made Ari Darmawan. Sementara koreografi tari digarap oleh I Putu Andre dan I Made Rai Widana.

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, yang memberikan perhatian penuh terhadap kemajuan seni dan budaya di Tabanan, menyampaikan apresiasi mendalam atas garapan kreatif tersebut.

“Tidak hanya menampilkan kreativitas seni yang tinggi, tetapi juga membawa pesan luhur tentang kebersamaan dan gotong royong. Ini adalah cermin dari karakter masyarakat Tabanan yang tangguh dan bersatu dalam nilai-nilai budaya yang luhur,” ujar Bupati Sanjaya.

Bupati 2 Periode asal Dauh Pala ini juga memberikan motivasi kepada para seniman agar terus mengasah kemampuan dan tampil optimal pada ajang Pesta Kesenian Bali tingkat Provinsi yang akan digelar pada Juli 2025 mendatang.

“Jadikan panggung provinsi nanti sebagai ajang unjuk kemampuan terbaik. Tampilkan Tabanan dengan rasa bangga, semangat tinggi, dan kekompakan penuh. Pemerintah Kabupaten Tabanan akan selalu mendukung setiap upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya daerah,” tegasnya.

Pementasan ini tak sekadar menjadi hiburan, namun juga menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya semangat gotong royong, kebersamaan, dan persatuan sebagai nilai-nilai yang sejalan dengan spirit Tabanan Era Baru: Aman, Unggul, dan Madani.

Dalam sinopsis pertunjukan disebutkan bahwa karya tari ini terinspirasi dari permainan tradisional anak-anak di Desa Tunjuk yang biasa dimainkan pada sore hari, saat menunggu waktu mandi dan belajar.

Permainan ini dimainkan secara berkelompok oleh empat orang anak dengan cara menyilangkan kaki ke belakang dan bertumpu pada satu kaki. Tantangan dari permainan ini adalah mempertahankan keseimbangan dan kekompakan selama mungkin.

Makna filosofis yang terkandung di dalamnya menjadi daya tarik utama garapan ini. Disebutkan bahwa, “Yan sube meiketan nyak saling dukung, saling rangkul, bareng-bareng matuhang rasa, menuju Jagat Kerthi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.” (ana)

Presiden Prabowo Utus Fadli Zon Buka PKB 2025

Menteri Kebudayaan Fadli Zon. (Foto: ANTARA)
Menteri Kebudayaan Fadli Zon. (Foto: ANTARA)

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47 akan dibuka secara resmi oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, Sabtu, 21 Juni 2025. Penunjukan Fadli Zon oleh Presiden RI Prabowo Subianto menjadi sinyal kuat atas komitmen pemerintah pusat terhadap pelestarian dan pengembangan budaya, khususnya seni tradisional Bali.

Presiden Prabowo yang saat ini tengah melakukan kunjungan kenegaraan ke Rusia dan bertemu Presiden Vladimir Putin, tidak dapat hadir secara langsung dalam pembukaan PKB tahun ini. Meski demikian, kehadiran Fadli Zon sebagai utusan khusus Presiden dinilai sebagai bentuk perhatian dan dukungan konkret terhadap eksistensi budaya Bali di panggung nasional dan internasional.

“Ini adalah representasi penuh dari komitmen Presiden terhadap budaya Nusantara. Beliau menugaskan langsung Menteri Kebudayaan untuk membuka PKB, sebagai wujud kecintaan terhadap seni dan tradisi Bali,” kata Juru Bicara Gubernur Bali, I Gusti Putu Eka Mulyawan Wira Senapati alias Goes Wawan, Rabu, 18 Juni 2025.

Goes Wawan menjelaskan, Presiden sangat memahami antusiasme masyarakat Bali yang ingin menyambut langsung kehadirannya. Namun, secara teknis, waktu tempuh dari Moskow ke Indonesia tidak memungkinkan bagi Presiden untuk hadir tepat waktu membuka acara tahunan ini.

“Perjalanan dari Moskow ke Jakarta saja memakan waktu sekitar 16 jam. Maka sangat tidak memungkinkan bagi beliau untuk langsung hadir di Bali pada tanggal tersebut,” tambahnya.

Goes Wawan juga meminta masyarakat untuk tidak memelintir absennya Presiden dengan narasi yang menyesatkan. Menurutnya, Prabowo adalah figur nasionalis yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya sebagai fondasi kebangsaan.

“Presiden Prabowo Subianto sangat mencintai budaya Indonesia, mencintai Bali, dan mencintai rakyat Bali. Beliau selalu menegaskan bahwa seni budaya adalah jati diri bangsa yang harus dijaga bersama,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Bali mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut pembukaan PKB ke-47 dengan penuh semangat, menjadikan ajang ini sebagai momentum untuk mengangkat martabat budaya Bali dan mempererat persatuan bangsa.

“Kita doakan bersama semoga tahun depan Bapak Presiden bisa hadir langsung membuka PKB di tengah masyarakat Bali. Astungkara,” tutup Goes Wawan. (mah)

Parah! 3 Buruh Proyek Bobol dan Gasak Barang di Rumah Mantan Bosnya

Tiga pelaku pencurian diamankan di Polsek Denpasar Barat usai membobol rumah dan mencuri barang milik mantan majikan.
Tiga pelaku pencurian diamankan di Polsek Denpasar Barat usai membobol rumah dan mencuri barang milik mantan majikan.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR  Tiga buruh proyek dibekuk Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Barat usai terlibat pencurian ringan di sebuah rumah di Jalan Batanta Gang II B, Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat.

Aksi pencurian terjadi pada Minggu, 18 Mei 2025 sekitar pukul 01.00 WITA. Korban, Abdul Ghoni Royyan, warga asal Lumajang yang tinggal di Monang Maning, kehilangan sejumlah barang berharga setelah rumahnya dibobol.

Ketiga pelaku beraksi dengan cara mencongkel kunci gembok rumah korban. Dari hasil penyelidikan, motif pencurian didorong alasan ekonomi. Mereka dijerat Pasal 364 KUHP tentang pencurian ringan.

Berdasarkan laporan korban, tim yang dipimpin Panit Opsnal IPDA I Made Wicaksana langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan interogasi awal. Hasil pemeriksaan mengarah pada mantan karyawan korban. Setelah ditelusuri, pelaku akhirnya berhasil diamankan di sebuah kamar kos di Jalan P. Saelus, Denpasar, pada Jumat malam, 30 Mei 2025 sekitar pukul 20.00 WITA.

Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Satu unit kompresor diketahui telah dijual, sementara barang bukti lainnya masih disimpan di kos.

Tiga pelaku yakni KAAP dan APL, keduanya asal Lumajang, serta MM asal Terengganu, kini ditahan di Polsek Denpasar Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ketiganya berprofesi sebagai buruh proyek dan tinggal di alamat yang sama di Jalan P. Saelus, Denpasar Selatan.

Tembak Sesama Warga Australia di Badung, 3 Tersangka Terancam Hukuman Mati

Barang bukti yang diamankan meliputi dua unit mobil sewaan, rekaman CCTV, selongsong peluru, pecahan proyektil, serta senjata tumpul jenis hammer.
Barang bukti yang diamankan meliputi dua unit mobil sewaan, rekaman CCTV, selongsong peluru, pecahan proyektil, serta senjata tumpul jenis hammer.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kasus penembakan brutal di sebuah vila kawasan Badung, Bali, memasuki babak baru. Tiga warga negara Australia resmi ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Darcy Francesco Jenson (37), Coskunmevlut (23), dan Tupou Pasa I Midolmore (37), yang diduga terlibat langsung dalam serangan bersenjata yang menewaskan Zivan Radmanovic (32) dan melukai Sanar Ghanim (35), sesama WNA asal Australia.

Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya menegaskan bahwa tindakan para pelaku bukan sekadar insiden spontan. “Dari hasil penyelidikan, kami menemukan adanya indikasi kuat bahwa aksi ini telah direncanakan sebelumnya,” ujar jenderal bintang dua itu dalam konferensi pers pada Rabu (18/6).

Ketiganya kini dijerat pasal berlapis: Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian, serta Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api ilegal.

“Ancaman hukuman maksimalnya adalah pidana mati,” tegas Kapolda.

Penangkapan para tersangka melibatkan operasi lintas negara dan institusi. Darcy lebih dulu ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta saat hendak melarikan diri. Sementara dua tersangka lainnya diamankan di luar negeri, diduga di kawasan Asia Tenggara, melalui kerja sama dengan Interpol dan langsung diekstradisi ke Indonesia.

Hingga kini, motif di balik penembakan ini masih menjadi fokus penyelidikan. Polisi mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan kejahatan ini.

Kasus ini menyedot perhatian publik internasional, mengingat baik korban maupun pelaku adalah warga negara asing. Penanganan cepat oleh aparat Indonesia mendapat apresiasi luas, terutama dalam konteks kejahatan lintas batas. (*)

Jro Mangku Luwes Jadi Tersangka Pembunuhan di Arena Tajen Songan

Tangkapan layar video keributan di arena tajen di Bangli.
Tangkapan layar video keributan di arena tajen di Bangli.

PANTAUBALI.COM, BANGLI – Konflik berdarah yang pecah di arena tajen (sabung ayam) di Desa Songan, Kintamani, kini memasuki babak hukum yang rumit. Wayan Luwes alias Jro Mangku Luwes (56), tokoh adat setempat, resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kematian Komang Alam Sutawan (37), penyelenggara tajen yang tewas akibat luka tusuk dalam insiden tersebut.

Kapolres Bangli melalui Kasi Humas, AKP Wayan Sarta, mengonfirmasi bahwa proses hukum terhadap Jro Mangku tetap berjalan meskipun ia sempat dirawat intensif di RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar, akibat luka serius yang dideritanya.

“Pasien atas nama Wayan Luwes kini sudah membaik. Selang di perutnya sudah dilepas, sudah bisa duduk dan bergerak. Hari ini kami lakukan penangkapan dan resmi menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka kasus 338 (pembunuhan),” ujar Sarta, Rabu (18/6).

Namun, kronologi kejadian ini tidak sesederhana kasus penusukan biasa. Justru, keluarga Luwes lebih dulu melaporkan kasus ini ke Polres Bangli, bukan sebagai pelaku, tetapi sebagai korban pengeroyokan.

Laporan tersebut kini resmi naik ke tahap penyidikan. Polisi sedang mendalami dugaan adanya aksi kekerasan secara bersama-sama terhadap Luwes sebelum insiden penikaman terjadi.

“Laporan terkait dugaan pengeroyokan (Pasal 170 KUHP) yang dilaporkan oleh keluarga Jro Luwes telah masuk tahap penyidikan. Sejauh ini sudah ada 14 saksi yang diperiksa,” jelas AKP Sarta.

Situasi ini mengindikasikan bahwa peristiwa penusukan tidak berdiri sendiri, melainkan dipicu oleh konflik sosial yang lebih dalam, terutama terkait pro dan kontra keberadaan tajen di wilayah adat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden berawal ketika Jro Mangku Luwes mendatangi arena tajen untuk mempertanyakan izin dan maksud digelarnya sabung ayam di wilayah adatnya. Situasi memanas hingga terjadi keributan. Dalam kondisi kacau, Jro Mangku menusuk Komang Alam hingga tewas. Ia sendiri mengalami luka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit. (mah)

Imbas Erupsi Gunung Lewotobi, Sejumlah Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Terganggu

Situasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Situasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang terjadi pada Rabu (18/6/2025) siang berdampak signifikan terhadap jadwal penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Tercatat sebanyak 12 penerbangan internasional dibatalkan akibat kondisi tersebut.

Pejabat Sementara General Manager Bandara Ngurah Rai, Wahyudi, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa hingga pukul 09.30 Wita, sejumlah maskapai yang melayani rute ke Singapura dan Australia memilih membatalkan jadwal penerbangan mereka.

“Dari data yang kami himpun, pembatalan mencakup tiga penerbangan dari Singapura, dua dari Melbourne, dua dari Brisbane, serta masing-masing satu penerbangan dari Adelaide, Sydney, Pudong (Shanghai), Auckland, dan Delhi,” jelasnya.

Tak hanya keberangkatan internasional, lima penerbangan domestik juga turut terdampak. Empat di antaranya menuju Labuan Bajo dan satu ke Semarang. Untuk kedatangan, 13 penerbangan internasional serta dua domestik juga mengalami pembatalan.

Rute internasional tersebut meliputi tiga dari Melbourne, dua dari Brisbane, dan masing-masing satu dari Singapura, Adelaide, Sydney, Perth, Darwin, Shanghai, Auckland, serta Delhi. Sementara dari Labuan Bajo, dua penerbangan kedatangan juga ikut terdampak.

Menanggapi kondisi ini, maskapai memberikan sejumlah opsi kepada penumpang seperti pengembalian dana (refund), pengaturan ulang jadwal (reschedule), atau perubahan rute penerbangan.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi dan berharap kondisi bisa segera normal kembali,” ungkap Wahyudi.

Sebagai langkah penanganan, pihak bandara telah menyiapkan pos bantuan (helpdesk) di lantai dua terminal internasional dan di area lobi keberangkatan untuk domestik. Pos ini melayani informasi status penerbangan, proses refund, penjadwalan ulang, serta pengaturan rute ulang bagi penumpang.

“Kami juga menyediakan air mineral serta area khusus di bandara bagi penumpang terdampak untuk beristirahat atau menaruh barang bawaan,” tambahnya.

Penumpang yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center 172. Pihak Bandara Ngurah Rai juga mengimbau agar seluruh calon penumpang selalu memantau status penerbangan langsung ke maskapai masing-masing untuk mendapatkan informasi terkini. (ana)

Sapras Taman Pujaan Bangsa Margarana Perlu Perbaikan

. Putri Suastini Koster saat melakukan kunjungan dan peninjauan ke Taman Pujaan Bangsa Margarana, Rabu (18/6/2025).
. Putri Suastini Koster saat melakukan kunjungan dan peninjauan ke Taman Pujaan Bangsa Margarana, Rabu (18/6/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sejumlah sarana dan prasarana di Taman Pujaan Bangsa Margarana, yang menjadi simbol perjuangan rakyat Bali dalam mempertahankan kemerdekaan, kini memerlukan perbaikan.

Hal itu disoroti langsung oleh Ny. Putri Suastini Koster saat melakukan kunjungan dan peninjauan ke lokasi pada Rabu (18/6/2025).

Ia menekankan pentingnya pelestarian taman bersejarah ini, tidak hanya sebagai warisan nasional, tetapi juga sebagai destinasi wisata edukatif bagi generasi muda.

“Tempat ini tidak hanya menyimpan sejarah perjuangan, tetapi juga dapat menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk memahami arti pengorbanan para pahlawan,” ujar Putri Koster di sela-sela peninjauan.

Dalam pantauannya, ia menilai kondisi taman secara umum masih cukup terawat. Namun, terdapat beberapa sarana dan prasarana yang perlu segera diperbaiki, seperti jalan setapak dan bale bengong di sekitar kawasan hutan kecil taman.

Ia juga menyoroti kondisi sejumlah pohon yang tampak miring dan tumbang akibat terpaan angin.
“Pohon-pohon yang sudah lapuk perlu diregenerasi agar tidak membahayakan pengunjung,” tegasnya.

Ia mengimbau agar daun-daun kering yang berguguran tidak dibakar, tetapi dikumpulkan dan diolah menjadi kompos.

Tak hanya soal fisik taman, Putri Koster juga mengusulkan penguatan nilai-nilai kebangsaan melalui pemutaran lagu-lagu nasional setiap hari di kawasan taman.

“Ini penting untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini, terutama bagi anak-anak yang datang berkunjung,” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Putri Koster juga menyempatkan diri meninjau Museum Sejarah Perjuangan Taman Pujaan Bangsa Margarana. Didampingi Kepala Taman, A. A. Nanik Suryani, ia melihat koleksi peninggalan sejarah Perang Puputan Margarana yang terjadi pada 20 November 1946—salah satu peristiwa heroik dalam sejarah perjuangan rakyat Bali melawan penjajah.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan tempat-tempat bersejarah di Bali tetap terawat dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan karakter generasi muda. (ana)

Presiden Prabowo Utus Menteri Kebudayaan Buka PKB 2025, Jubir Koster Ungkap Alasannya

Juru bicara (jubir) Gubernur Bali I Gusti Putu Eka Mulyawan Wira Senapati.
Juru bicara (jubir) Gubernur Bali I Gusti Putu Eka Mulyawan Wira Senapati

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Presiden RI Prabowo Subianto dipastikan tidak dapat menghadiri langsung pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47 yang digelar Sabtu, 21 Juni 2025 mendatang.

Sebagai gantinya, Presiden mengutus Menteri Kebudayaan Fadli Zon untuk mewakili dan secara resmi membuka ajang budaya terbesar di Bali tersebut.

Juru bicara (jubir) Gubernur Bali I Gusti Putu Eka Mulyawan Wira Senapati alias Goes Wawan, mengatakan, Presiden Prabowo belum bisa hadir membuka PKB, lantaran masih menjalani agenda kenegaraan yang sangat penting, yakni kunjungan resmi ke Federasi Rusia dan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang berlangsung pada 18 hingga 20 Juni 2025.

Untuk itu, pihaknya meminta agar masyarakat jangan memelintir atau memutar balikkan fakta terkait ketidakhadiran Presiden Prabowo.

“Sebagai representasi penuh dari komitmen pemerintah pusat terhadap kemajuan budaya nasional, Bapak Presiden telah menginstruksikan Menteri Kebudayaan Bapak Fadli Zon, untuk mewakili dan membuka secara resmi PKB 2025 di Provinsi Bali. Ini adalah bentuk nyata dari perhatian dan dukungan beliau terhadap pelestarian dan pengembangan budaya bangsa, khususnya seni dan tradisi Bali yang luhur, ” kata Goes Wawan,Rabu (18/6/2025).

Menurutnya, Pemprov Bali sangat memahami keinginan seluruh masyarakat Bali agar Bapak Presiden Prabowo Subianto hadir langsung membuka Pesta Kesenian Bali tahun 2025.

“Namun secara teknis, penerbangan dari Moskow menuju Jakarta memakan waktu paling cepat 16 jam. Maka dari itu, dengan pertimbangan waktu dan situasi dengan segala hal, kehadiran langsung Bapak Presiden di Bali pada tanggal tersebut tidak memungkinkan,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak memelintir ataupun mengaitkan ketidak hadiran Bapak Presiden Prabowo Subianto dengan narasi-narasi yang tidak berdasar.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto adalah Presiden Republik Indonesia, milik seluruh rakyat Indonesia. Beliau adalah sosok yang sangat mencintai budaya, mencintai Bali, dan mencintai rakyat Bali,” tegasnya.

Dalam setiap kesempatan kata Goes Wawan, Presiden Prabowo senantiasa menegaskan komitmennya untuk melestarikan seni budaya Nusantara sebagai fondasi kebangsaan yang kuat dan bermartabat.

“Astungkara, tahun depan beliau dapat hadir di tengah-tengah masyarakat Bali untuk membuka PKB secara langsung,” pungkasnya. (ana)

DPRD Tabanan Bentuk Dua Pansus Bahas Empat Ranperda Prioritas

Rapat pembentukan Pansus DPRD Tabanan, Selasa (17/6/2025).
Rapat pembentukan Pansus DPRD Tabanan, Selasa (17/6/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan membentuk dua panitia khusus (pansus) untuk membahas empat rancangan peraturan daerah (ranperda) yang diajukan oleh Eksekutif dalam rapat paripurna belum lama ini.

Empat rancangan Ranperda yang akan dibahas yakni tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, Ranperda tentang Penataan Banjar Dinas, Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Tabanan Tahun 2024–2044, dan Ranperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Tahun 2025–2029.

Pembentukan pansus dilakukan dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, seusai rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi pada Selasa (17/6/2025).

Kedua pansus yang dibentuk masing-masing diketuai oleh Ketua Komisi II I Wayan Lara sebagai Ketua Pansus I dan Ketua Komisi I Gusti Nyoman Omardani sebagai Ketua Pansus II.

Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, menjelaskan, masing-masing pansus akan membahas dua rancangan peraturan daerah sesuai pembagian tugas. Pansus I diberikan mandat untuk mengkaji Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Tabanan Tahun 2024–2044.

Sementara itu, Pansus II yang dipimpin Gusti Nyoman Omardani akan membahas dua ranperda lainnya, yakni Ranperda Penataan Banjar Dinas serta Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Tabanan Tahun 2025–2029.

“Masing-masing pansus nantinya juga berkewajiban untuk melaporkan hasil pembahasan dalam rapat paripurna DPRD,” ucapnya.

Untuk diketahui, pembentukan dua pansus ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat paripurna sebelumnya yang membahas pandangan umum fraksi. Dalam rapat itu, ketiga fraksi yang ada di DPRD Tabanan yakni PDIP, Golkar, dan Gerindra yang menyatakan sepakat agar empat ranperda tersebut dibahas lebih lanjut sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah (perda). (ana)