- Advertisement -
Beranda blog Halaman 162

ITOP Forum ke-26 Resmi Dibuka di Bali, Angkat Isu Pariwisata Kebugaran Berbasis Alam dan Budaya 

Pembukaan Forum Inter-Island Tourism Policy (ITOP) ke-26 di The Meru Sanur, Bali, pada Minggu (22/6/2025).
Pembukaan Forum Inter-Island Tourism Policy (ITOP) ke-26 di The Meru Sanur, Bali, pada Minggu (22/6/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Forum Inter-Island Tourism Policy (ITOP) ke-26 resmi dibuka di The Meru Sanur, Bali, pada Minggu (22/6/2025). Mengusung tema “Pariwisata Kebugaran Berbasis Sumber Daya Alam dan Budaya”, forum ini menyoroti pentingnya kolaborasi antarwilayah kepulauan dalam mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan, sehat, dan berbasis kearifan lokal.

Forum ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, mewakili Gubernur Bali dan turut dihadiri oleh delegasi dari berbagai wilayah anggota ITOP, termasuk Jeju, Hainan, Okinawa, Zanzibar, Provinsi Selatan Sri Lanka, dan Phuket.

Dalam sambutannya, Sekda Dewa Indra menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh delegasi, serta penegasan pentingnya kolaborasi antarwilayah kepulauan dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan.

Forum tahun ini mengangkat tema “Pariwisata Kebugaran Berbasis Sumber Daya Alam dan Budaya”, yang dinilai sangat relevan dengan arah pembangunan pariwisata Bali. Tema tersebut menegaskan komitmen Bali dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian lingkungan, pelindungan warisan budaya, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

“Forum ITOP merupakan wadah strategis untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan solusi inovatif dalam menghadapi tantangan pariwisata antarwilayah kepulauan,” ujarnya.

Disampaikan pula bahwa Bali telah lama dikenal sebagai destinasi pariwisata budaya, yang berkembang sejak 1920-an dan menjadi tempat berkarya bagi seniman dunia seperti Walter Spies dan Miguel Covarrubias.

Dewa Indra juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Jeju yang menghadirkan penampilan seni budaya dalam acara pembukaan, sebagai bagian dari pertukaran budaya antaranggota ITOP.

Di akhir sambutan, para delegasi diajak untuk menjelajahi kekayaan budaya, keindahan alam, dan produk kerajinan khas Bali sebagai bentuk pengalaman yang autentik dan berkesan.

“Semoga momen ini menjadi pengalaman yang bermakna dan tak terlupakan bagi kita semua,” tutupnya.

Senada dengan itu, Myong Kee Jin, Wakil Gubernur Provinsi Jeju, menyampaikan bahwa ITOP Forum merupakan momentum penting untuk memperkuat kerja sama kepulauan dalam pelestarian lingkungan dan budaya.

“Di Jeju, kami mengutamakan keindahan alam dan tradisi, seperti penyelam wanita legendaris yang menjadi ikon budaya. Kami tengah fokus pada pengembangan green tourism sebagai langkah menghadapi perubahan iklim, dengan rencana keberlanjutan hingga tahun 2035,” ungkapnya.

Ia juga memastikan bahwa Jeju siap menyambut penyelenggaraan ITOP Forum 2026 pada Oktober mendatang.

Agenda forum mencakup Working Group Meeting, seminar internasional, kunjungan budaya ke Ubud, kunjungan lapangan ke Taman Hutan Raya Ngurah Rai, serta jamuan Sunset Dinner Cruise di atas kapal Phinisi.

Puncak acara digelar pada 22 Juni 2025, ditandai dengan pembukaan resmi oleh Gubernur Bali yang diwakili oleh Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, penandatanganan Deklarasi Bersama, dan serah terima bendera ITOP Forum dari Bali kepada Jeju, Korea Selatan.

Melalui ITOP Forum 2025, Bali tak hanya memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan dunia, tetapi juga tampil sebagai pelopor dalam pembangunan pariwisata berbasis budaya, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat lokal. (rls)

Sanjaya-Dirga Ikuti Retret Kepala Daerah Gelombang II 

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, dan Wakil Bupati I Made Dirga, saat mengikuti retret gelombang kedua.
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, dan Wakil Bupati I Made Dirga, saat mengikuti retret gelombang kedua.

PANTAUBALI.COM, JAKARTA – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, dan Wakil Bupati I Made Dirga, mengikuti retret gelombang kedua nasional kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari yakni mulai 22 Juni hingga 26 Juni 2025 dan dipusatkan di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat.

Retret ini merupakan forum penguatan kapasitas, integritas, dan kolaborasi antar pimpinan daerah dalam rangka mendukung tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang efektif.

Dalam rapat koordinasi secara daring yang dipimpin Sekretaris BPSDM Kemendagri bersama perwakilan provinsi dan kabupaten/kota peserta retret, disampaikan sejumlah hal teknis di antaranya, pemeriksaan kesehatan dan distribusi seragam dilaksanakan Sabtu, 21 Juni 2025, di Gedung F BPSDM Kemendagri Kalibata, Jakarta.

pengumpulan barang peserta berlangsung pada hari yang sama di Wisma Sulbar, Kampus IPDN Jatinangor.

Registrasi dan apel penyambutan dilaksanakan Minggu, 22 Juni 2025. Pembagian kelompok peserta Bupati Tabanan tergabung dalam Kelompok 15, bersama Bupati Tasikmalaya, Wawali Denpasar, Wabup Aceh Timur, dan Wabup Puncak.

Wakil Bupati Tabanan masuk Kelompok 13, bersama Bupati Pasaman, Bupati Puncak Jaya, dan Wabup Pasaman Barat.

Bupati Sanjaya menyampaikan, kegiatan ini sangat penting untuk menyatukan langkah para kepala daerah dalam memajukan bangsa. “Retret ini adalah ruang introspeksi sekaligus revitalisasi visi-misi kami sebagai pemimpin. Kami menyambut baik forum ini sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah,” ujarnya beberapa waktu sebelum pelaksanaan retret.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga. Ia menyatakan komitmennya untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan membawa manfaat nyata bagi Kabupaten Tabanan.

“Retret ini memberi kami ruang untuk memperdalam nilai-nilai kepemimpinan yang bersih, kuat, dan berintegritas. Kami ingin memastikan bahwa apa yang kami pelajari di sini bisa kami terapkan untuk masyarakat Tabanan yang kita cintai,” tegasnya.

Retret ini diharapkan mampu membentuk kepemimpinan daerah yang lebih tangguh, adaptif terhadap perubahan, serta berorientasi pada solusi dan pelayanan rakyat.

Bupati dan Wakil Bupati Tabanan menjadi bagian dari 87 peserta dari seluruh Indonesia yang terdiri dari gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota.

Keikutsertaan mereka menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam memperkuat kualitas pemerintahan demi pelayanan publik yang lebih optimal.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta akan dibekali dengan materi-materi penting seperti kepemimpinan transformasional, strategi pelayanan publik, pengelolaan anggaran berbasis kinerja, serta pemahaman mendalam mengenai sinergi pembangunan nasional dan daerah. Materi disampaikan oleh akademisi dan praktisi pemerintahan yang berpengalaman.  (ana)

Lima Siswa Wakili Badung di Lomba Mewarnai Tari Rejang PKB ke-47

Perwakilan Kabupaten Badung mengikuti lomba mewarnai rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47, Minggu (22/6/2025).
Perwakilan Kabupaten Badung mengikuti lomba mewarnai rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47, Minggu (22/6/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47 yang berlangsung Minggu (22/6/2025), Kabupaten Badung mengirimkan lima perwakilan terbaiknya untuk mengikuti lomba mewarnai dengan tema Tari Rejang.

Lomba ini diikuti oleh 150 anak dari empat kabupaten/kota di Bali, yakni Badung, Gianyar, Tabanan, dan Kota Denpasar.

Lomba mewarnai ini menjadi wadah ekspresi seni sekaligus kebanggaan bagi peserta cilik Duta Badung. Koordinator kegiatan, I Nyoman Sungada, menjelaskan bahwa proses seleksi telah dilakukan dengan ketat sejak jauh hari.

Dari 50 peserta yang mendaftar, lima anak terbaik dipilih melalui serangkaian seleksi dan pembinaan intensif.

“Seleksi kami lakukan secara bertahap, dan setelah mendapatkan lima anak terbaik, kami adakan pelatihan sekitar 11 hingga 12 kali pertemuan,” ujar Sungada.

Seluruh peserta mewakili siswa kelas 4 sampai 6 SD yang berasal dari Desa Pecatu, Kuta Selatan. Pemusatan ini dilakukan demi kemudahan koordinasi serta efektivitas dalam proses pembinaan.

“Kami melakukan seleksi dari enam SD di wilayah Pecatu agar pelatihan lebih terfokus dan terarah,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Badung turut memberi dukungan penuh terhadap kegiatan ini, mulai dari proses seleksi, pelatihan, hingga penyediaan perlengkapan lomba.

Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan gambar dasar Tari Rejang dari panitia, namun diberi kebebasan menambahkan elemen gambar sesuai kreativitas masing-masing.

“Penilaian mencakup pewarnaan serta kreativitas menambahkan elemen gambar pada ruang kosong. Kami sudah melatih anak-anak untuk berimajinasi sejak awal,” jelas Sungada.

Ajang ini memperebutkan enam gelar, yakni Juara I hingga III dan Harapan I hingga III. Sungada pun berharap para duta dari Badung mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah dalam kompetisi tersebut. (jas)

Kejahatan Digital Meningkat, Diskominfo Tabanan Bagikan Tips Lindungi Data Pribadi

Ilustrasi perlindungan data digital. (foto:Diskominfo Tabanan)
Ilustrasi perlindungan data digital. (foto:Diskominfo Tabanan)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Maraknya kejahatan digital di era serba daring menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Tabanan. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mulai membudayakan perlindungan data pribadi guna menghadapi potensi ancaman siber yang semakin canggih dan masif.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menegaskan, keamanan tidak hanya menjadi kebutuhan di dunia nyata, namun juga di ruang digital. Untuk itu, masyarakat harus cerdas dan bijak dalam menggunakan teknologi serta melindungi data pribadinya.

“Komitmen kami untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani harus menyentuh seluruh lini kehidupan, termasuk keamanan di ruang maya,” ujar Bupati Sanjaya.

Keamanan digital, atau digital security, mencakup perlindungan terhadap data, perangkat, dan sistem dari akses tidak sah, pencurian, serta kerusakan. Dengan meningkatnya penggunaan internet dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari transaksi keuangan hingga layanan publik, ancaman terhadap data pribadi menjadi semakin nyata.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Winiantara menyebut, terdapat langkah-langkah dasar yang dapat diterapkan masyarakat untuk menjaga keamanan digital secara mandiri.

“Salah satu praktik paling sederhana namun sangat penting adalah penggunaan password yang kuat. Kombinasikan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol, serta hindari penggunaan password yang sama di berbagai akun,” jelas Winiantara.

Ia juga menyarankan masyarakat untuk mengaktifkan Two-Factor Authentication (2FA), sebagai bentuk perlindungan tambahan yang mengharuskan verifikasi ganda sebelum mengakses akun. Di sisi lain, praktik yang lebih teknis seperti enkripsi data, penggunaan firewall, dan antivirus juga sangat penting, terutama bagi pengguna aktif layanan daring.

Data biometrik, seperti wajah dan sidik jari, menjadi salah satu komponen penting dalam sistem verifikasi saat ini. Namun, data ini pun tak luput dari ancaman. Winiantara mengingatkan, jenis serangan Presentation Attack dan Injection Attack, termasuk deepfake injection, kini semakin marak.

“Serangan deepfake sangat berbahaya karena bisa meniru wajah seseorang dengan sangat akurat. Ini sering dimanfaatkan dalam proses verifikasi identitas, seperti saat mengunggah KTP dan foto wajah untuk keperluan onboarding. Maka, kehati-hatian dan literasi digital menjadi kunci,” terangnya.

Ia juga menambahkan, phishing merupakan salah satu bentuk serangan digital yang paling sering terjadi saat ini, terutama melalui WhatsApp, SMS, dan email.

“Phishing sering kali menyasar korban melalui tautan jebakan. Ketika diklik, tautan tersebut dapat membuka celah pencurian data pribadi. Masyarakat harus waspada dan tidak sembarangan mengklik tautan dari sumber yang tidak jelas,” tambahnya.

Pihaknya berharap seluruh lapisan masyarakat dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya keamanan digital dan membudayakan praktik perlindungan data pribadi sebagai bagian dari kehidupan digital sehari-hari. (ana)

Kebakaran Kandang Ayam di Karangasem Sebabkan Kerugian Miliaran Rupiah

Petugas Damkar Karangasem berjibaku memadamkan kobaran api yang melalap kandang ayam di Tianyar Barat, Karangasem.
Petugas Damkar Karangasem berjibaku memadamkan kobaran api yang melalap kandang ayam di Tianyar Barat, Karangasem.

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Kebakaran hebat melanda kandang ayam bertingkat milik I Gede Agus Nopi Subita (38) di Banjar Dinas Tegal Sari, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem, pada Sabtu pagi (21/6/2025). Insiden tragis ini mengakibatkan 24 ribu ekor ayam tewas terpanggang, dengan kerugian mencapai Rp 2,5 miliar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem, I Made Agus Budiyasa, mengonfirmasi bahwa seluruh kandang berukuran 70 x 12 meter beserta ayam di dalamnya ludes dilalap api.

“Kerugian mencapai Rp 2,5 miliar karena kandang dan ayam semuanya hangus terbakar,” ujar Budiyasa.

Diduga kuat, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang kemudian memicu ledakan, mempercepat penyebaran api di seluruh bangunan kandang. I Nyoman Darta, seorang karyawan, menjadi saksi awal kejadian tersebut. Saat hendak ke kamar mandi, Darta mendengar suara ledakan keras dari dalam kandang. Saat dicek, api sudah membesar.

Warga sekitar, termasuk I Gede Santika Jaya, segera merespons dengan menghubungi pemadam kebakaran setelah melihat kepulan asap dan mendengar suara ledakan. Meskipun warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran api yang besar membuat upaya mereka tidak berhasil.

Seorang karyawan dilaporkan mengalami luka bakar ringan di bagian telapak kaki saat berusaha menyelamatkan kandang.

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh tujuh personel Damkartan Karangasem dan tujuh personel tambahan dari Damkar Buleleng. Mereka menggunakan sekitar 25 ribu liter air untuk menjinakkan api sepenuhnya.

Pihak kepolisian dan Damkar masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti kebakaran ini. (ra)

Duta Tabanan Tampilkan Payas Lelunakan hingga Tari Memedi Sakral di Pawai PKB 2025

Penampilan Duta seni Kabupaten Tabanan di Peed Aya (pawai) pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVII Tahun 2025, Sabtu (21/6/2025),
Penampilan Duta seni Kabupaten Tabanan di Peed Aya (pawai) pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVII Tahun 2025, Sabtu (21/6/2025),

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Duta seni Kabupaten Tabanan tampil memukau ribuan penonton dalam Peed Aya (pawai) pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVII Tahun 2025, Sabtu (21/6/2025), dengan menampilkan kekayaan budaya daerah mulai dari busana adat payas lelunakan hingga tari memedi sakral yang sarat nilai spiritual. Penampilan ini menjadi simbol kuat perwujudan identitas budaya Tabanan dalam semangat Tabanan Era Baru.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Istri Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, didampingi Ny. Budiasih Dirga dan jajaran, hadir langsung dalam acara Pelepasan Peed Aya (Pawai) PKB XLVII 2025 yang berlangsung di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Niti Mandala Renon, Denpasar.

Dengan tema “Jagat Kerthi Lokahita Samudaya” PKB tahun ini mengangkat konsep harmoni semesta raya yang selaras dengan ajaran Tri Hita Karana, yang selalu menitik beratkan bagaimana antara sesama bisa hidup berdampingan yaitu Parahyangan, Pawongan dan Palemahan. Dihadiri ribuan penonton, pawai Peed Aya menampilkan potensi budaya dari seluruh kabupaten/kota di Bali.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sanjaya menyampaikan rasa bangganya terhadap penampilan duta seni Tabanan. Pihaknya menilai Partisipasi Tabanan dalam PKB tahun ini adalah cerminan semangat Tabanan Era Baru yang terus menjaga akar budaya sembari melangkah ke masa depan yang lebih unggul dan berdaya saing.

“Ini adalah bentuk penghormatan kami terhadap leluhur dan warisan budaya yang telah membentuk jati diri masyarakat Tabanan,” ujarnya.

Kabupaten Tabanan menunjukkan penampilan istimewa yang diawali dengan busana payas lelunakan khas Tabanan, dilanjutkan dengan payas agung, serta tari Jayaning Singasana AUM yang menggambarkan kejayaan Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.

Kemudian ditampilkan pula tari bebarisan yang terinspirasi dari tari baris memedi sebagai warisan budaya yang memiliki nilai spiritual dalam upacara Pitra Yadnya dari Banjar Adat Puluk-puluk, Desa Tengkudak, Kecamatan Penebel.

Tidak hanya itu, Tabanan juga menampilkan garapan tematik yang mengangkat keunikan tradisi Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel dan sekitarnya dimana konsep subak, tatanan pertanian yang asri serta pelaksanaan ritual suci pertanian digelar untuk mendapatkan hasil yang melimpah.

Penampilan ini merupakan wujud pengenalan kekayaan alam Tabanan sebagai lumbung pangannya Bali yang masih terjaga dan terwariskan dengan baik. Keseluruhan garapan ini ditutup dengan penampilan seni musik okokan, memperkuat nuansa spiritual dan kultural yang menjadi bagian tak terpisahkan dari visi Tabanan Era Baru.

Sementara itu, Ibu Bupati, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, turut memberikan apresiasi terhadap para seniman Tabanan.

“Saya sangat bangga melihat kreativitas dan dedikasi para seniman Tabanan yang mampu mengemas kekayaan tradisi menjadi sajian yang penuh makna dan memukau. Ini membuktikan bahwa generasi muda kita siap menjadi pewaris budaya yang tangguh dan kreatif,” ungkapnya.

Seperti diketahui, acara pembukaan dan Pelepasan Peed Aya PKB 2025 ini secara resmi dibuka oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon.

Turut hadir Wakil Menteri Pariwisata RI, Gubernur Bali, Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Giri Prasta, Anggota DPR RI dan DPD RI, Ketua dan Anggota DPRD Provinsi Bali,  jajaran Forkopimda Provinsi Bali Bupati/Wali Kota se-Bali, dan tokoh-tokoh penting lainnya hingga jajaran Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Bali.

Pesta Kesenian Bali XLVII Tahun 2025 akan berlangsung hingga 19 Juli mendatang, dengan rangkaian kegiatan seperti Reksadana (pagelaran), Utsawa (parade), Wimbakara (lomba), Widya Tula (sarasehan), Kriyaloka (lokakarya), Kandapura (pameran), Bali World Culture Celebration (BWCC), Adi Sewaka Nugraha (penghargaan seniman), dan Jantra Tradisi Bali.  (ana)

Polisi Ungkap Kebakaran Gudang Mobil di Tabanan Dipicu Ledakan Kompor Portabel

Polisi olah TKP kebakaran gudang mobil PT Lipuri Jagadh di Jalan Bypass Ir. Soekarno, termasuk Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, pada Minggu (22/6/2025) dini hari.
Polisi olah TKP kebakaran gudang mobil PT Lipuri Jagadh di Jalan Bypass Ir. Soekarno, termasuk Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, pada Minggu (22/6/2025) dini hari.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kepolisian Polsek Kediri menyebut kebakaran hebat yang menghanguskan gudang mobil milik PT Lipuri Jagadh di Jalan Bypass Ir. Soekarno, termasuk Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, pada Minggu (22/6/2025) dini hari, diduga dipicu oleh ledakan kompor gas portabel yang digunakan salah satu karyawan untuk memasak.

Ledakan tersebut menyebabkan api cepat menyebar dan melalap enam unit kendaraan di dalam gudang. Selain itu, dua karyawan dilaporkan mengalami luka bakar, bahkan satu di antaranya dalam mengalami luka bakar hampir 90 persen.

Dikonfirmasi Senin pagi, Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sukadana menyebut dua orang karyawan menjadi korban dalam peristiwa ini bernama Topan Tatas Pradana (34) dan Fajar Sekti Seno Nugroho (23). Mereka berasal dari Desa Plosojenar, Kauman Ponorogo, Jawa Timur.

Topan mengalami luka bakar serius di tubuhnya. Sementara Fajar mengalami luka bakar ringan di bagian wajah.

“Kedua korban mengalami luka bakar sudah mendapatkan perawatan di RSUD Tabanan,” ujar Sukadana.

Ia mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi yakni seorang petugas keamanan yang tengah berjaga di Bank Mandiri tak jauh dari lokasi kejadian menyebut kobaran api terlihat sekitar pukul 02.00 Wita.

Saksi melihat kobaran api cukup besar dari arah gudang garase PT Lipuri. Setelah itu, saksi langsung menghubungi Polsek Kediri dan pemadam kebakaran.

“Salah satu korban yakni Fajar Menerangkan sekira pukul 02.00 WITA, saksi sedang memasak menggunakan kompor portabel, dan tiba-tiba kompor portabel tersebut meledak yang  menyebabkan kebakaran tersebut terjadi,” ungkap Sukadana.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam tiba di lokasi pada pukul 02.15 Wita, dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 Wita.

Dari hasil pemeriksaan, kebakaran menghanguskan enam mobil di dalam gudang milik Wayan Sukarma (58) warga Banjar Puseh, Kediri Tabanan.

Kendaraan yang terbakar yakni satu unit Toyota Land Cruiser, dua unit Toyota Hiace, dua unit Toyota Avanza, dan satu unit Toyota Innova Zenix. “Total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar,” imbuh Sukadana. (ana)

Gudang Mobil Terbakar di Tabanan, Enam Kendaraan Hangus dan Satu Karyawan Luka Bakar Serius

Kebakaran gudang mobil milik PT Lipuri yang berlokasi di Jalan Ir. Soekarno, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, pada Minggu (22/6/2025) dini hari.
Kebakaran gudang mobil milik PT Lipuri yang berlokasi di Jalan Ir. Soekarno, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, pada Minggu (22/6/2025) dini hari.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang mobil milik PT Lipuri yang berlokasi di Jalan Ir. Soekarno, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, pada Minggu (22/6/2025) dini hari.

Insiden tersebut menyebabkan enam unit mobil hangus terbakar. Seorang karyawan perusahaan turut menjadi korban dengan luka bakar serius.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tabanan, I Gede Sukanada, mengatakan bahwa peristiwa kebakaran pertama kali dilaporkan sekitar pukul 02.20 Wita. Begitu menerima laporan, petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi kejadian.

“Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api,” ujar Sukanada saat dikonfirmasi, Minggu pagi.

Saat tim pemadam tiba di lokasi pada pukul 02.27 Wita, kobaran api sudah dalam kondisi membesar dan melalap mobil-mobil yang berada di dalam gudang.

Salah satu karyawan PT Lipuri, Topan Tatas Pradana (34), yang berada di area tersebut mengalami luka bakar hingga 90 persen.

Korban diketahui berasal dari Dukuh Cuet, Desa Loso Jenar, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Ia segera dilarikan ke RSU Tabanan untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

“Korban mengalami luka cukup parah dan saat ini sedang dirawat di RSU Tabanan,” tambahnya.

Upaya pemadaman api berlangsung hingga pukul 03.48 Wita dengan mengerahkan enam tangki air. Kebakaran tersebut juga menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.

Gudang tersebut diketahui Sementara itu, penyebab pasti kebakaran gudang milik Wawan Sukarma (58), warga Banjar Puseh, Kediri, Tabanan itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” pungkas Sukanada. (ana)

Buka Pesta Kesenian Bali 2025, Fadli Zon Puji Keragaman Budaya Bali

Pembukaan Pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) 2025 resmi digelar Sabtu (21/6/2025) di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar.
Pembukaan Pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) 2025 resmi digelar Sabtu (21/6/2025) di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pawai pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) 2025 resmi digelar Sabtu (21/6/2025) di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan kulkul oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, dan Gubernur Bali Wayan Koster beserta wakilnya I Nyoman Giri Prasta.

Kelompok pertama yang tampil dalam pawai adalah rombongan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, yang membawakan pertunjukan gong dan tarian Siwa Nataraja. Setelahnya, para seniman dari kabupaten dan kota se-Bali unjuk kebolehan dalam menampilkan karya budaya masing-masing.

PKB 2025 mengusung tema “Jagat Kerthi: Loka Hita Samadaya” yang merefleksikan pentingnya keseimbangan serta harmoni antara manusia dan alam semesta. Festival tahunan ini akan berlangsung hingga 19 Juli 2025.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan rasa kagumnya terhadap pelaksanaan pawai yang menurutnya memikat sejak awal.

“Pesta Kesenian Bali sudah berlangsung terus-menerus 47 tahun dan kita bisa menyaksikan bagaimana ekspresi budaya dari semua kabupaten/kota yang ada,” ujarnya.

Ia menilai, penampilan seniman yang terlibat dalam pawai pembukaan mulai dari anak-anak hingga dewasa menandakan bahwa seni dan budaya di Bali tetap tumbuh dan terpelihara dengan baik.

“Saya menyaksikan dari awal bagaimana ekspresi pencapaian artistik sangat tinggi dari tiap kabupaten/kota, pesertanya bervariasi termasuk anak-anak muda artinya ekosistem kesenian dan budaya di Bali ini terjaga terawat dan mudah-mudahan terus berlangsung dan menjadi contoh daerah-daerah lain,” ujarnya.

Fadli Zon juga turut menyampaikan salam dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang tidak dapat hadir secara langsung karena tengah menjalani kunjungan kerja ke luar negeri.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto memang sedang berada dalam kunjungan kerja di luar negeri menghadiri konferensi dan tahun depan mudah-mudahan bisa membuka PKB ke-48,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat demi menjaga kelestarian seni budaya di Indonesia, khususnya Bali, yang selama ini dikenal sebagai barometer seni pertunjukan nasional. (ana)

Truk Muatan Pasir Terperosok ke Jurang di Pecatu, Sopir Terjepit

Evakuasi sopir truk terjepit usai terperosok ke jurang di kawasan Padang-Padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Sabtu (21/6/2025) siang.
Evakuasi sopir truk terjepit usai terperosok ke jurang di kawasan Padang-Padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Sabtu (21/6/2025) siang.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sebuah truk bermuatan pasir mengalami kecelakaan dan jatuh ke jurang di kawasan Padang-Padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Sabtu (21/6/2025) siang.

Koordinator Tim SAR Lapangan, Kadek Perdana Yasa mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.05 WITA. Saat itu truk tidak mampu menanjak dan akhirnya terperosok ke jurang dengan kedalaman sekitar lima meter.

“Truk membawa material untuk proyek, namun mengalami kendala karena as roda patah hingga akhirnya terjatuh ke jurang,” ujarnya.

Kecelakaan tersebut menyebabkan dua orang menjadi korban. Satu korban berhasil dievakuasi lebih awal dan mengalami dugaan patah tulang pada lengan kanan, dalam kondisi stabil. Kemudian dirujuk ke RSUP. Prof. Ngoerah untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Korban kedua yang merupakan sopir truk bernama Hasbi (45), warga Montong Are, Kecamatan Kediri, Lombok, Nusa Tenggara Barat diketahui terjepit di bagian kaki dan memerlukan proses evakuasi khusus.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian dari pihak Klinik Lotus atas nama pelapor Mia, pada pukul 12.35 Wita. Sebanyak tujuh personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera diberangkatkan ke lokasi.

Tim SAR tiba sekitar 30 menit setelah laporan diterima dan langsung melakukan penanganan bersama tim medis dari Klinik Nusa Medika.

Sebelum proses evakuasi, tim medis menstabilkan kondisi korban dengan memberikan oksigen dan pemasangan infus.

Selanjutnya, dengan menggunakan alat ekstrikasi, tim SAR gabungan berhasil mengeluarkan korban dari dalam truk pada pukul 15.05 Wita.

Hasbi mengalami dugaan patah pada kaki kiri dan kanan serta luka terbuka. Tim medis segera melakukan pembidaian sebelum korban dibawa ke RSUP Prof Ngoerah menggunakan ambulans Klinik Nusa Medika.

Selama proses evakuasi, operasi penyelamatan melibatkan sejumlah unsur gabungan, antara lain Polsek Ungasan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Ungasan, Linmas Pecatu, tenaga medis Klinik Nusa Medika, serta warga setempat. (ana)