- Advertisement -
Beranda blog Halaman 139

Nyalip Berujung Tragis, Pemuda Tewas Terlindas Truk Box di Jalan Imam Bonjol

Jasad korban kecelakaan maut di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, dievakuasi pada Selasa (12/8).
Jasad korban kecelakaan maut di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, dievakuasi pada Selasa (12/8).

DENPASAR, PANTAUBALI.COM  – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Imam Bonjol, Denpasar Barat, Selasa (12/8) siang, menewaskan seorang pemuda bernama Yohanes Suhardi Karta (20). Korban yang mengendarai motor Honda Scoopy DK 6019 AFF itu meninggal di tempat usai terlindas truk box.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menjelaskan, insiden terjadi sekitar pukul 13.00 WITA saat korban melaju dari arah utara ke selatan, tepat di belakang truk box B 9528 NXR yang dikemudikan AP (31).

Sesampainya di lokasi kejadian, pemuda asal Kecamatan Pacar, Manggarai Barat, yang tinggal di Kuta, Badung, itu mencoba menyalip. Namun, manuver tersebut diduga dilakukan terlalu dekat dengan kendaraan besar di depannya.

Akibatnya, motor korban bersenggolan dengan sisi kiri truk, membuatnya terjatuh dan diduga terlindas.

“Korban mengalami luka parah di bagian kepala, lutut, dan kaki, serta meninggal dunia di tempat,” terang Sukadi, Rabu (13/8).

Polisi telah melakukan olah TKP dan memeriksa sopir truk untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. RA

Warga Desa Pangkung Tibah Terseret Arus di Pantai Kedungu Berhasil Diselamatkan Bule Prancis

Warga Desa Pangkung Tibah, Kediri, Tabanan, terseret arus di Pantai Kedungu, Desa Belalang, Kediri, Tabanan, pada Selasa (12/8/2025) sore.
Warga Desa Pangkung Tibah, Kediri, Tabanan, terseret arus di Pantai Kedungu, Desa Belalang, Kediri, Tabanan, pada Selasa (12/8/2025) sore.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang warga Desa Pangkung Tibah, Kediri, Tabanan, nyaris tenggelam akibat terseret arus di Pantai Kedungu, Desa Belalang, Kediri, Tabanan, pada Selasa (12/8/2025) sore.

Beruntungnya, korban yang diketahui bernama Putu Indra Bayu Pratama (28) berhasil diselamatkan berkat aksi cepat seorang bule asal Prancis yang sedang berselancar.

Kepala BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 16.25 WITA saat korban tengah mandi di pantai.

“Korban terseret arus sampai ke tengah laut, namun beruntung segera mendapat pertolongan dari seorang wisatawan asal Prancis bernama Loa dibantu tim selancar lainnya,” ujarnya ketika dikonformasi Rabu (13/8/2025).

Laporan pertama diterima BPBD Tabanan pukul 16.30 WITA dari Kepala Wilayah Kedungu. Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Tabanan langsung mengerahkan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 1 menuju lokasi.

Proses penyelamatan berlangsung dramatis karena derasnya arus laut sore itu. Setelah hampir satu jam, korban berhasil dibawa ke tepi pantai dalam keadaan selamat sekitar pukul 17.45 WITA.

“Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama saat gelombang tinggi,” tambah Srinadha Giri. (ana)

Bunda PAUD Badung Dorong Implementasi Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah

Kegiatan Advokasi Kebijakan Implementasi Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah di Ruang Kerta Gosana, Puspem Badung, Selasa (12/8/2025).
Kegiatan Advokasi Kebijakan Implementasi Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah di Ruang Kerta Gosana, Puspem Badung, Selasa (12/8/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bunda PAUD Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa, mendorong implementasi program Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah sebagai langkah memastikan setiap anak memperoleh pendidikan usia dini yang bermutu sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar.

Hall itu ditegaskan dalam kegiatan Advokasi Kebijakan Implementasi Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah bertempat di Ruang Kerta Gosana, Puspem Badung, Selasa (12/8/2025).

Rasniathi menyampaikan pendidikan prasekolah merupakan program prioritas nasional dalam pemenuhan pendidikan yang bermutu.

Program ini bertujuan memberikan pendidikan yang berkualitas dan menyenangkan bagi anak-anak sebelum memasuki Sekolah Dasar.

Pendidikan usia dini bukan hanya sebagai tempat penitipan anak tetapi juga merupakan tempat mengembangkan potensi dan kemampuan belajar sambil bermain.

Ia juga menekankan tiga hal yang harus diperhatikan dalam masa transisi dari PAUD ke SD diantaranya tidak ada tes Calistung anak tamatan TK yang masuk ke jenjang SD.

Sekolah agar melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama satu minggu di awal tahun ajaran baru dengan melibatkan orang tua siswa. Satuan pendidikan agar mempersiapkan sistem pembelajaran berkelanjutan tentang membangun kemampuan pondasi anak.

“Saya berharap tidak ada lagi pemaksaan pada anak PAUD untuk pintar Calistung sehingga guru PAUD dapat mengoptimalkan pembelajaran untuk membangun kemampuan fondasi anak yang sangat penting untuk persiapannya masuk jenjang SD dan diharapkan kepada orangtua dapat berperan aktif dalam mendukung pendidikan anak-anak kita,” harap Rasniathi Adi Arnawa.

Sementara itu, Ketua panitia Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Anak Usia Dini dan Nonformal (PAUD dan PNF) I Wayan Wirawan menyampaikan, tujuan kegiatan Advokasi Kebijakan Implementasi Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya pendidikan usia dini.

Kemudiian, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung program wajib belajar satu tahun prasekolah dan setiap anak mendapatkan pendidikan yang berkualitas sebelum memasuki Sekolah Dasar serta untuk membangun komitmen bersama antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, masyarakat dan mitra pembangunan lainnya.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung, Kabid PAUD dan PNF, Bunda PAUD kecamatan se-Kabupaten Badung, Pengawas Paud se-Badung, Ketua IGTKI, Ketua Himpaudi, Narasumber dan undangan lainnya. (rls)

Spesialis Maling Gabah Ditangkap Polres Tabanan, Sudah Beraksi di 8 TKP

Ilustrasi pencurian.
Ilustrasi pencurian.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tabanan menangkap pelaku pencurian gabah yang sudah beraksi di delapan titik di wilayah Kabupaten Tabanan dan Badung.

Pelaku adalah seorang pria bernama Mulyadi (39), asal Desa Gintangan, Blimbingsari, Banyuwangi,  Jawa Timur. Ia diamankan pada Kamis (7/8/2025) siang di kosnya di Desa Kediri, Tabanan.

Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP M. Taufik Effendi menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan pemilik gabah yakni I Wayan Ngara (61), seorang petani asal Desa Tista, Kerambitan, yang kehilangan enam karung gabah pada Minggu (3/8/2025) sekitar pukul 12.30 WITA.

Gabah tersebut merupakan hasil panen di sawah garapannya di Subak Belumbang, Kerambitan. Rencananya, gabah-gabah tersebut akan dijual kepada pembeli gabah.

“Gabah hasil panen sudah selesai digiling dan ditaruh di pinggir jalan dekat sawah. Saat korban kembali ke sawah untuk menimbang hasil panen bersama pembali, enam karung gabah itu sudah hilang,” ungkap AKP Taufik, Selasa (12/8/2025). Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp4 juta.

Kejadian itu lantas dilaporkan ke Polres Tabanan. Berdasarkan hasil penyelidikan, tim Opsnal Sat Reskrim Polres Tabanan berhasil mengantongi ciri-ciri pelaku. Polisi kemudian menggerebek kos pelaku di Kediri dan mengamankannya beserta barang bukti.

Adapun barang bukti yang disita antara lain satu unit mobil pick-up Grand Max hitam DK 8840 CY, beberapa karung berisi gabah, jaket, dan celana milik pelaku. Dari pemeriksaan, Mulyadi mengaku mencuri gabah tersebut menggunakan mobil pick-up sewaan.

“Pelaku mengambil enam karung gabah di Subak Belumbang, sebelumnya juga mencuri lima karung gabah di wilayah Pangkung Karung, Kerambitan. Seluruhnya dijual ke pengepul di Mengwi seharga Rp6.500 per kilogram,” jelas AKP Taufik.

Hasil penjualan sebanyak Rp3,165 juta digunakan pelaku untuk membayar angsuran, membeli rokok, makanan, dan minuman. Polisi juga mengungkap bahwa Mulyadi telah melakukan aksi serupa di enam lokasi berbeda, yakni di wilayah Penebel, Selemadeg Timur, Marga, Tabanan dan satu di wilayah Petang, Badung.

Atas perbuatannya, Mulyadi dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian. (ana)

Program Bedah Kamar ODGJ di Tabanan Sasar Empat Titik di Tiga Kecamatan

Penyerahan program bedah rumah ODGJ di Kabupaten Tabanan.
Penyerahan program bedah rumah ODGJ di Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan memiliki program baru di bidang sosial. Program tersebut yakni Bedah Kamar bagi warga penyandang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Program ini sudah diberikan kepada salah satu warga penyandang ODGJ yakni I Made Wedayana (51), di Banjar Cengolo, Desa Sudimara, Tabanan pada Senin (11/8/2025).

Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya mengatakan, program ini menjadi wujud kepedulian terhadap penyandang distabilitas mental, dengan tujuan menciptakan ruang tinggal yang lebih layak, sehat, dan mendukung proses pemulihan.

“Bantuan bedah kamar bagi penderita ODGJ bertujuan membantu agar pikiran mereka menjadi lebih fresh, tidak stres, dan dengan kamar yang bersih serta layak, diharapkan mereka dapat sembuh,” ujar Bunda Rai.

Ia menjelaskan, upaya ini merupakan langkah awal sebelum melanjutkan program bedah rumah. Bantuan serupa telah rutin dilaksanakan di berbagai lokasi di Tabanan. “Kami akan terus berupaya agar bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Rai Wahyuni.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan menambahkan, program ini telah berjalan sejak Maret 2025 lalu. Setiap penyandang ODGJ mendapat bantuan Rp15 juta, termasuk perlengkapan lain seperti lemari dan dipan.

“Tahun ini, program bedah kamar ODGJ menyasar empat titik di tiga kecamatan,” sebutnya.

Adapun keempat titik itu diantaranya di Banjar Abang, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti; Banjar Dinas Pangkung Karung Kawan, Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan; Banjar Dinas Belimbing Anyar, Kecamatan Pupuan; serta Banjar Cengolo, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan.

“Karena keterbatasan anggaran, kami selektif memberikan program ini kepada penyandang ODGJ di Kabupaten Tabanan,” pungkasnya. (ana)

Pengemudi Truk di Karangasem Ternyata Pelajar, Tabrakan Beruntun Lukai Tiga Orang

Kecelakaan truk yang dikemudikan pelajar di bawah umur di Jalan Raya Selat, Karangasem.
Kecelakaan truk yang dikemudikan pelajar di bawah umur di Jalan Raya Selat, Karangasem.

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM –  Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah truk terjadi di Jalan Raya Selat, Banjar Dinas Duda, Desa Duda, Kecamatan Selat, Karangasem, Senin (11/8/2025) sekitar pukul 10.00 WITA.

Ironisnya, pengemudi truk berinisial I Putu KAP diketahui masih berusia 15 tahun. Kepanikan diduga membuatnya salah menginjak pedal, memicu tabrakan beruntun yang melukai tiga orang.

Kapolres Karangasem, AKBP Joseph Edward Purba, mengungkapkan, truk yang dikemudikan KAP melaju dari arah utara menuju timur. Saat tiba di simpang tiga KUD Duda, dari arah barat datang sepeda motor yang dikendarai NKSW.

“Pengemudi truk diduga bermaksud menginjak rem, tetapi justru menekan pedal gas sehingga menabrak motor tersebut,” jelasnya.

Setelah menabrak, truk bukannya berhenti, melainkan terus melaju hingga menabrak pengendara sepeda motor lain. Kendaraan baru terhenti setelah terganjal motor yang ditabraknya, dalam posisi melintang di tengah jalan. Akibat kejadian itu, dua pengendara motor dan satu penumpang mengalami luka ringan.

“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini,” tambah AKBP Joseph.

Kasus ini kini ditangani Satlantas Polres Karangasem. Polisi memeriksa saksi dan korban untuk melengkapi berkas perkara. Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi orang tua agar tidak membiarkan anak di bawah umur mengemudikan kendaraan bermotor, apalagi truk yang berisiko tinggi di jalan raya. RA

Diduga Karena Sakit, Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos Denpasar

Jasad korban dievakuasi menuju RSUP Prof. Ngoerah Denpasar.
Jasad korban dievakuasi menuju RSUP Prof. Ngoerah Denpasar.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Seorang pria berinisial YF (45) ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di kamar kosnya di Jalan Pura Banyu Kuning I No. 2, Desa Padangsambian Klod, Kecamatan Denpasar Barat, pada Minggu (10/8/2025) siang.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, korban pertama kali ditemukan oleh penjaga kos yang curiga karena mencium bau menyengat dan melihat banyak lalat di sekitar jendela kamar korban.

Penemuan jenazah bermula sekitar pukul 14.00 WITA ketika saksi sedang membersihkan area kos. Saat berada di lantai dua, ia melihat banyak lalat di kamar nomor 9 yang dihuni korban.

“Setelah mengetuk pintu tanpa respons, saksi mencoba membuka dengan kunci duplikat, namun tidak berhasil karena terkunci dari dalam,” terangnya.

Melalui bantuan penghuni kamar sebelah,  saksi masuk lewat dapur yang tidak terkunci dan menemukan korban sudah tidak bernyawa dalam keadaan bengkak. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pemilik kos, pecalang, dan pihak kepolisian.

“Saksi lain juga mengaku sudah mencium bau busuk sejak dua hari lalu, namun mengira berasal dari bangkai tikus,” tambahnya.

Tim Inafis Polresta Denpasar yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan korban dalam posisi terlentang di atas tempat tidur, kepala mengarah ke barat, dengan kedua kaki menjuntai ke lantai.

Korban mengenakan kaos polo dan celana pendek hitam. Barang-barang pribadi seperti laptop, ponsel, tas ransel berisi dokumen, dompet berisi identitas, dan beberapa jenis obat ditemukan di kamar korban.

“Dari hasil pemeriksaan awal, pintu kamar terkunci dari dalam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga korban meninggal karena sakit, dan diperkirakan sudah meninggal sekitar lima hari sebelum ditemukan,” pungkas Sukadi.

Jenazah korban dievakuasi oleh petugas BPBD Kota Denpasar dan dibawa ke ruang jenazah RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut. RA

De Gadjah Bakal Naik Ring Hadapi Petinju Kelas Berat di No Drama Fight Reborn

No Drama Fight Reborn pada Minggu (24/8/2025) mendatang di Sunset Beach Bar, Seminyak.
No Drama Fight Reborn pada Minggu (24/8/2025) mendatang di Sunset Beach Bar, Seminyak.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Bali kembali menggelar event bertajuk No Drama Fight Reborn pada Minggu (24/8/2025) mendatang di Sunset Beach Bar, Seminyak.

Ajang ini menjadi upaya menambah jam terbang para petinju Bali sekaligus menjaring bibit-bibit potensial di cabang olahraga tinju. Menariknya, Ketua Pertina Bali, Made Muliawan Arya atau akrab disapa De Gadjah, akan turun gunung alias naik ring dalam event tersebut.

Ketua Panitia No Drama Fight Reborn, I Gusti Agung Satrya Wiguna mengungkapkan, ajang ini akan mempertemukan banyak petinju dan menyajikan pertarungan seru, termasuk beberapa partai rematch Nyoman Wibisana alias Crazy Dog vs Kupang Indrayana dan partai atlet Bali.

“Selain beberapa partai itu, bapak De Gadjah ikut naik ring. Sudah ada list lawannya, namun masih belum ditentukan,” ungkap pria yang akrab disapa Gung De itu, Selasa (11/8/2025).

Gung De menjelaskan, kandidat lawan De Gadjah berasal dari Australia, Timor Leste, dan Ambon, namun nama resmi belum dibocorkan. Ia memastikan bahwa lawan De Gadjah merupakan petinju kelas berat (heavy weight) di atas 61 Kg.

Masih menurut Satrya Wiguna, naik ringnya pucuk pimpinan Pertina Bali itu menjadi bentuk dukungan untuk meningkatkan pamor tinju di Bali.

“Kalau nama lawannya, itu kita rahasia dulu. Ya, ini pertandingan terakhir untuk bapak (De Gadjah-red),” sebutnya.

Satrya Wiguna juga menambahkan, keikutsertaan De Gadjah kali ini merupakan jawaban atas banyaknya dorongan dari masyarakat yang ingin melihatnya kembali bertarung.

“Sebagai mentor, bapak selalu bisa menjadi yang terdepan. Tujuannya agar tinju tetap naik di Bali. Karena, semangat untuk selalu menaikkan tinju berkibar, itu terbukti dari 2017 sampai saat ini naik drastis olahraga tinju di Bali,” pungkasnya. (ana)

Pangdam IX/Udayana Melayat Prada Lucky, Tegaskan Proses Hukum Berjalan Transparan

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto saat melayat ke rumah duka Prada Lucky Cepril Saputra Namo di Asrama Kuanino, Kota Kupang, Senin (11/8/2025).
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto saat melayat ke rumah duka Prada Lucky Cepril Saputra Namo di Asrama Kuanino, Kota Kupang, Senin (11/8/2025).

PANTAUBALI.COM – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melayat ke rumah duka Prada Lucky Cepril Saputra Namo di Asrama Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Senin (11/8/2025). Kehadirannya menjadi wujud empati dan dukungan moril kepada keluarga almarhum, sekaligus menegaskan kepedulian pimpinan terhadap prajuritnya.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam menyampaikan belasungkawa mendalam dan menegaskan peristiwa tragis ini menjadi kehilangan besar bagi TNI. Ia memastikan, proses hukum terhadap siapa pun yang terlibat akan dilakukan tegas, transparan, dan sesuai prosedur.

“Pimpinan TNI dari Menhan RI hingga Kasad telah memerintahkan pengusutan mendalam. Perintah ini sudah kami tindaklanjuti sesuai aturan di lingkungan TNI,” tegasnya.

Berdasarkan laporan sementara, empat prajurit telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Subdenpom Ende, sementara 16 prajurit lainnya masih menjalani penyidikan intensif dan segera ditahan. Rekonstruksi kejadian akan dilakukan dalam waktu dekat, sedangkan motif peristiwa masih didalami Polisi Militer Kodam IX/Udayana.

Pangdam juga menyampaikan permintaan keluarga korban, khususnya ayah almarhum, Serma Christian Namo, yang menginginkan agar seluruh pelaku dihukum sesuai ketentuan hukum militer tanpa pandang bulu. Ia menegaskan sanksi terberat akan dijatuhkan bagi pihak yang terbukti bersalah.

Di akhir kunjungan, Pangdam mengimbau masyarakat untuk mempercayakan proses hukum kepada TNI. Seluruh informasi resmi terkait perkembangan kasus akan disampaikan melalui Penerangan Kodam IX/Udayana. Ia berharap tragedi ini menjadi pelajaran berharga agar tidak terulang di masa mendatang. RA

Gerakan Pangan Murah, Polres Tabanan Bersama Bulog Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga

Gerakan pangan murah
Gerakan pangan murah digelar Polres Tabanan dan Bulog pada Selasa (12/8/2025) pagi di halaman parkir Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Polres Tabanan bersinergi dengan Bulog Kediri 1 Kabupaten Tabanan menggelar Kegiatan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras SPHP.

Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (12/8/2025) pagi di halaman parkir Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan.

Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati menyampaikan, program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

“Melalui sinergi dengan Bulog, kami berupaya memastikan kebutuhan pokok, khususnya beras, tersedia dengan harga yang stabil di pasaran,” ujarnya.

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WITA dengan pendistribusian beras SPHP kemasan 5 kilogram kepada warga sekitar.

Total beras yang disalurkan Satgas Pangan Polres Tabanan mencapai 2 ton atau 2.000 kilogram, setara dengan 400 sak. Setiap sak dijual dengan harga Rp58.000 per 5 kilogram, jauh di bawah harga pasar.

Masyarakat terlihat antusias memanfaatkan kesempatan ini. Penyaluran berlangsung tertib, dan seluruh stok yang dibawa habis terjual dalam waktu singkat.

AKBP Bayu Pati menambahkan, kegiatan pangan murah akan terus digelar secara berkala di wilayah hukum Polres Tabanan untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok.

“Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga merupakan upaya nyata dalam menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Tabanan,” pungkasnya.

Kegiatan berakhir pada pukul 08.25 WITA dengan situasi aman, tertib, dan lancar. (ana)