- Advertisement -
Beranda blog Halaman 136

Jadi Kurir Narkoba ke Bali, Turis Afrika Selatan Sembunyikan Sabu di Celana Dalam

Tersangka LN dihadirkan saat rilis di BNNP Bali.
Tersangka LN dihadirkan saat rilis di BNNP Bali.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Seorang perempuan warga negara asing (WNA) asal Afrika Selatan berinisial LN (32) ditangkap petugas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai setelah kedapatan menyelundupkan narkotika jenis sabu seberat hampir 1 kilogram. Untuk mengelabui petugas, pelaku nekat menyembunyikan barang haram tersebut di balik pakaian dalam yang dikenakannya.

Penangkapan berlangsung pada Minggu, 13 Juli 2025, tak lama setelah pesawat Singapore Airlines SQ 946 mendarat dari Singapura. Gerak-gerik mencurigakan LN di terminal kedatangan internasional membuat petugas Bea dan Cukai meningkatkan pengawasan.

“Kami mendapati satu kemasan plastik berisi kristal bening yang kemudian dipastikan sebagai sabu seberat 990,83 gram netto. Modus pelaku adalah menyembunyikan barang tersebut di celana dalam wanita,” ungkap Kabid Berantas BNNP Bali, Kombes Pol I Made Sinar Subawa dalam konferensi pers di Kantor BNNP Bali, Kamis (24/7).

Selain sabu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai USD 100, Rp1.002.000, serta perlengkapan pribadi pelaku. Dari hasil pemeriksaan awal, LN mengaku hanya sebagai kurir dan diperintah oleh seseorang bernama SINDI untuk membawa sabu dari Johannesburg, Afrika Selatan, ke Bali.

“Uang yang disita itu diduga merupakan uang muka. Jika paket sabu berhasil diterima oleh orang yang dituju, LN dijanjikan upah sebesar Rp25 juta,” jelas Kombes Sinar Subawa.

BNNP Bali bersama pihak Bea dan Cukai sempat melakukan upaya controlled delivery untuk menelusuri siapa penerima barang di Bali. Sayangnya, usaha itu gagal karena SINDI mendadak memutus komunikasi dan tidak bisa lagi dihubungi.

“Pengungkapan ini kembali menunjukkan bahwa Bali masih menjadi incaran jaringan narkotika internasional. Kami akan terus perkuat sinergi dengan seluruh instansi terkait demi menutup setiap celah penyelundupan narkoba ke Bali,” tegasnya.

Kini, LN harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat dengan Pasal 113 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya tak main-main: pidana mati atau penjara seumur hidup. (*)

Tanah Lot Art and Food Festival VI Kembali Digelar, Hadirkan Kuliner Tradisional Hingga Deretan Artis Lokal

Pergelaran Tanah Lot Art and Food Festival.
Pergelaran Tanah Lot Art and Food Festival.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tanah Lot Art and Food Festival VI kembali hadir tahun ini sebagai ajang tahunan yang merayakan kekayaan budaya Bali.

Digelar pada 22–24 Agustus 2025 di kawasan DTW Tanah Lot, Kecamatan Kediri, Tabanan, festival tahunan ini akan menyuguhkan perpaduan unik antara seni tradisional, kuliner khas Bali yang mulai langka, serta hiburan dari deretan artis lokal.

Selain menjadi daya tarik wisata, festival ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap alam, leluhur, dan warisan budaya yang adiluhung.

Manajer DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana mengatakan, festival ini menjadi strategi utama DTW Tanah Lot dalam menarik kunjungan wisatawan, dengan menghadirkan pengalaman yang berkesan dan penuh kearifan budaya lokal.

“Festival ini menjadi bagian dari strategi kami untuk menarik kunjungan wisatawan, sekaligus memperkuat citra Tanah Lot sebagai *‘A Memorable Place in Tabanan-Bali’. Event ini kami gelar secara konsisten setiap tahun untuk membudayakan kearifan lokal, baik dari sisi kesenian maupun kuliner,” ujarnya, Kamis (24/7/2025).

Ia menambahkan bahwa Tanah Lot memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya Bali. Festival ini menjadi media penting dalam meneruskan nilai-nilai luhur kepada generasi mendatang.

“Kami menyadari tanggung jawab besar dalam melestarikan adat dan budaya yang adiluhung. Melalui festival ini, nilai-nilai tersebut kami harap bisa terus hidup dan diwariskan,” jelasnya.

Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung akan disuguhi ragam atraksi budaya, pertunjukan seni, parade gebogan, serta sajian kuliner khas Tabanan.

Salah satu sorotan tahun ini adalah hadirnya kembali makanan tradisional Bali yang mulai langka, seperti serapah, penyon, serebet, dan jaja rengas. Kehadiran kuliner ini menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan gastronomi lokal yang mulai terlupakan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, parade gebogan yang diikuti desa adat se-Kecamatan Kediri akan menjadi ikon utama festival. Parade ini tidak hanya menampilkan keindahan seni persembahan, namun juga menjadi lambang kebersamaan dan kekuatan spiritual masyarakat Bali.

Tak kalah menarik, festival kali ini juga akan diramaikan oleh deretan artis lokal yang akan tampil setiap malam untuk menghibur pengunjung, menambah semarak suasana dan memperkuat daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dengan komposisi kegiatan yang menyentuh budaya, spiritualitas, dan hiburan, Tanah Lot Art and Food Festival VI diharapkan mampu memperkuat posisi Tanah Lot sebagai ikon pariwisata budaya Bali.

“Mari bersama-sama kita rayakan keindahan budaya, seni, dan kuliner tradisional di Tanah Lot. Kami berharap kehadiran dan dukungan Anda semua akan menjadi bagian dari keberhasilan festival ini,” tutup Sudiana. (ana)

Jepang Jajaki Sejumlah Kerja Sama Strategis di Bali

Kunjungan kehormatan Wakil Menteri (Wamen) Luar Negeri Jepang, Ms. Akiko Ikuina, beserta delegasi di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, pada Rabu (23/7/2025).
Kunjungan kehormatan Wakil Menteri (Wamen) Luar Negeri Jepang, Ms. Akiko Ikuina, beserta delegasi di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, pada Rabu (23/7/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kehormatan Wakil Menteri (Wamen) Luar Negeri Jepang, Ms. Akiko Ikuina, beserta delegasi di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, pada Rabu (23/7/2025).

Pertemuan ini menjadi moment penting dalam mempererat hubungan bilateral antara Jepang dan Indonesia, khususnya dengan Provinsi Bali.

Dalam sambutannya, Ms. Ikuina menyampaikan rasa bahagianya bisa bertemu langsung dengan Gubernur Koster. Ia menegaskan, Jepang dan Indonesia adalah sahabat lama, dan pihaknya berkomitmen memperkokoh hubungan yang telah terjalin, termasuk dalam bidang pariwisata, budaya, lingkungan, ekonomi, dan pertukaran sumber daya manusia.

“Bali memiliki potensi luar biasa dalam pariwisata, budaya, dan lingkungan. Banyak warga Jepang yang berkunjung ke Bali setiap tahunnya, bahkan ada lebih dari 2.200 warga negara Jepang yang menetap di sini. Kami sangat menghargai dukungan dan perhatian Pemerintah Provinsi Bali terhadap kenyamanan dan keamanan warga serta wisatawan Jepang,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama di bidang lingkungan hidup, termasuk proyek pelestarian pantai dan hutan bakau, yang selaras dengan kebijakan Pemerintah Jepang dan kebijakan hijau yang dijalankan oleh Gubernur Koster.

Lebih lanjut, Ms. Ikuina menyampaikan bahwa jumlah warga Indonesia yang tinggal di Jepang meningkat tiga kali lipat dalam lima tahun terakhir, mencapai 200 ribu orang.

“Penting bagi kita untuk terus memperkuat pertukaran SDM muda antara kedua negara, termasuk melalui pendidikan dan pelatihan. Saat ini, terdapat 6.778 pelajar Indonesia di Jepang, jumlah tertinggi kesembilan di dunia,” tambahnya.

Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya menyambut baik kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Jepang. Ia mengungkapkan bahwa hubungan Bali dengan Jepang telah berlangsung lama dan berjalan sangat baik.

“Kami sangat menghargai wisatawan Jepang yang menghormati budaya dan aturan lokal. Selain itu, banyak anak muda Bali yang menimba ilmu, bekerja, dan magang di Jepang. Kami melihat banyak kesamaan nilai budaya antara masyarakat Bali dan Jepang, yang menjadi fondasi kuat dalam kerja sama ini,” kata Koster.

Gubernur Koster juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali terbuka terhadap kerja sama konkret di berbagai bidang seperti pariwisata, budaya, pendidikan, pertanian, energi terbarukan, pengelolaan sampah, hingga pembangunan infrastruktur.

“Sebagian besar ahli pertanian dari bali merupakan lulusan jepang karena kami mengetahui bahwa Jepang sangat maju untuk bidang pertanian,” tukas Gubernur.

“Kami berharap Jepang dapat mendukung pembangunan infrastruktur di Bali. Kami siap menindaklanjuti berbagai peluang kerja sama secara konkret bersama Konsulat Jenderal Jepang di Bali,” tambahnya.

Menutup pertemuan tersebut, Gubernur Koster menyerahkan cinderamata berupa kain tenun endek khas Bali kepada Wakil Menteri Luar Negeri Jepang sebagai simbol persahabatan dan penghargaan budaya antara Bali dan Jepang.

“Saya juga berencana mengunjungi Jepang tahun depan untuk melanjutkan kerja sama dalam program UMKM yang mendapat respons sangat baik dari masyarakat Jepang,” pungkasnya. (rls)

Antisipasi Krisis Listrik, SUTET 500kV Gilimanuk–Antosari Segera Dibangun

Rapat pembahasan pembangunan Sutet 500 kV Gilimanuk-Antosari di Kabupaten Jembrana dan Tabanan di Ruang Rapat Kertha Sabha, Jaya Sabha Denpasar, Rabu (23/7/2025).
Rapat pembahasan pembangunan Sutet 500 kV Gilimanuk-Antosari di Kabupaten Jembrana dan Tabanan di Ruang Rapat Kertha Sabha, Jaya Sabha Denpasar, Rabu (23/7/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster bersama dengan jajaran PLN UIP JBTB melaksanakan rapat pembahasan pembangunan Sutet 500 kV Gilimanuk-Antosari di Kabupaten Jembrana dan Tabanan di Ruang Rapat Kertha Sabha, Jaya Sabha Denpasar, Rabu (23/7/2025).

“Pembangunan Sutet 500kV Gilimanuk-Antosari merupakan langkah PT. PLN dalam mengantisipasi pertumbuhan beban listrik untuk wilayah Bali,” jelas Executive Vice President Kontruksi Jawa, Madura, Bali, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PT PLN (Persero), Ratnasari Sjamsudin.

Ratnasari menyampaikan pembangunan SUTET 500kV Gilimanuk-Antosari merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai dengan RUPTL Tahun 2025-2034 yang bertujuan untuk menjaga keandalan dan perkuatan sistem kelistrikan di Provinsi Bali dalam mengantisipasi pertumbuhan kelistrikan yang cukup tinggi.

Diketahui konsumsi listrik di Bali terjadi di Februari 2025 dengan beban puncak mencapai 1189 MW sedangkan daya mampu pembangkit, Daya Mampu Netto (DMN) 1519 MW dan Daya Mampu Pembangkit (DMP) 1388 MW sehingga cadangan energi hanya sebesar 199 MW sementara estimasi pertumbuhan kelistrikan di Provinsi Bali mencapai 6 persen atau bertambah sekitar 60MW per tahun.

Dengan pasokan bauran energi Bali terdiri dari batubara 38,8 persen, LNG 16,8 persen,MFO 2 persen, HSD 12,5persen dan SKLT Jawa-Bali 29,9 persen.

Terkait keterbatasan cadangan energi di Provinsi Bali, PT. PLN (Persero) telah menetapkan langkah mitigasi antara lain untuk mitigasi jangka pendek dengan pengoperasian EBT PLTP Ijen (34 MW) dan dan penyelesaian pembangkit EBT/PLTS 50 MWp, PLTD 220 MW serta PLTGU 200 MW, Mitigasi jangka menengah dengan menyelesaikan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 450 MW dan mitigasi jangka Panjang dengan penyelesaian Jawa Bali 500 kV Project.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi rencana PT. PLN (Persero) dalam memperkuat sistem kelistrikan di Provinsi Bali tersebut. Ia menjelaskan sebagai daerah tujuan wisata utama di Indonesia bahkan Dunia, Bali memerlukan kepastian ketersediaan energi khususnya listrik.

“Jadi kita butuh kepastian listrik secara berkelanjutan. Jangan sampai terjadi blackout seperti kemarin lagi,” ungkapnya.

Ia menginginkan upaya PLN untuk memperkuat sistem kelistrikan di Bali sejalan dengan program Bali Mandiri Energi yang ramah lingkungan. Dengan mengembangkan energi yang ramah lingkungan, menurutnya kepariwisataan Bali menjadi naik kelas. (rls)

Gebyar Edufest Tabanan 2025 Meriahkan Peringatan Hari Anak

Gebyar PAUD Edufest (education festival) Tabanan yang berlangsung meriah di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Rabu (23/7/2025).
Gebyar PAUD Edufest (education festival) Tabanan yang berlangsung meriah di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Rabu (23/7/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Memperingati Hari Anak Nasional 2025, Pemerintah Kabupaten Tabanan menyelenggarakan acara Gebyar PAUD Edufest (education festival) Tabanan yang berlangsung meriah di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Rabu (23/7/2025).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya bersama Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga beserta Ny. Budiasih Dirga selaku Ketua GOW Kabupaten Tabanan.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari ratusan anak-anak PAUD dan TK yang turut ambil bagian dalam berbagai lomba dan pertunjukan seni.

Bupati Tabanan, Sanjaya, dalam sambutan singkatnya menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini dan berharap anak-anak tumbuh menjadi penerus bangsa yang hebat.

“Anak-anak generasi emas inilah yang akan menggantikan kita ke depan. Jadi, kita di Pemerintah Kabupaten Tabanan mengucapkan selamat Hari Anak. Semoga anak-anak kita berbahagia,” ucapnya.

Sanjaya juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai budi pekerti sejak awal, seperti membiasakan anak-anak mengucapkan salam saat masuk sekolah, menghormati guru, menciptakan suasana riang, dan mengajarkan sikap cepat tanggap, ramah, dan senyum.

“Saya yakin Tabanan di tahun ke depan akan memiliki cahaya dari anak-anak yang akan menyinari Kabupaten Tabanan yang kita cintai,” sebutnya dengan penuh harap.

Acara ini pun diisi dengan beragam penampilan seni dari anak-anak PAUD dan TK, termasuk tari Puspanjali, tari jingle “Ayo ke PAUD”, tari Chicken Dancer, tari Yamko, lagu Ambu Putih dan lagu Aku Bisa. Sebagai bagian dari perayaan, digelar pula empat kategori lomba, yakni lomba mewarnai, lomba lari kolaborasi ayah dan anak, meniup balon, serta memasukkan bola.

Lomba diikuti oleh ratusan anak TK se-Kabupaten Tabanan, dengan memperebutkan juara I, II, III serta juara harapan I, II, dan III. Suasana penuh semangat ini menjadi bukti nyata bahwa anak-anak Tabanan siap menjadi generasi penerus yang tangguh dan berbudi pekerti luhur.

Sementara itu dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, menyampaikan peringatan Hari Anak Nasional (Edufast Tabanan) 2025 diisi dengan berbagai kegiatan oleh anak usia dini.

“Yang pertama pentas seni, pameran hasil karya anak-anak, lomba kolaborasi antar ayah dan anak, lomba mewarnai serta sosialisasi tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat dan dukungan satu tahun pra sekolah,” ujarnya.

Bunda Rai juga menegaskan kegiatan ini bukanlah acara seremonial atau sekadar pentas seni, namun memiliki sejumlah tujuan penting.

“Yang pertama meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan anak usia dini, sebagai fondasi utama pembentukan karakter dan kecerdasan anak bangsa. Kedua menjadi ekspresi dan apresiasi bagi anak-anak untuk menunjukkan potensinya, bakat dan kreativitasnya dalam suasana yang menyenangkan dan mendidik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bunda Rai menyebutkan, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pendidik, orang tua dan masyarakat dalam memberikan layanan PAUD yang berkualitas.

“Yang keempat mensosialisasikan program prioritas nasional yaitu 7 kebiasaan anak Indonesia hebat dan program 1 tahun pra sekolah,” tambahnya.

Seraya mengajak semua pendidik dan orang tua untuk menyukseskan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, makan sehat dan bergizi, bermasyarakat, dan tidur yang cukup.

Ia juga menekankan, kebiasaan ini perlu ditanamkan sejak usia dini agar anak tumbuh menjadi pribadi yang matang secara intelektual, emosional, sosial, dan spiritual. Sinergi antara guru dan orang tua pun disebut sebagai kunci utama keberhasilan gerakan ini.

Program satu tahun pra sekolah sebelum memasuki jenjang SD dikatakannya sebagai masa kritis pengembangan otak dan karakter, dan program ini dinilai penting untuk membantu anak menjalani transisi dari fase bermain menuju belajar secara bertahap dan menyenangkan.

Ia juga mengajak seluruh pihak, mulai dari orang tua, pemerintah desa, pendidik PAUD, tokoh masyarakat hingga sektor swasta untuk bersama-sama memastikan anak-anak usia 5–6 tahun di Tabanan mendapat layanan pendidikan ini. Komitmen untuk menciptakan keadilan dan kesetaraan dalam pendidikan juga ditekankan.

Bunda Rai menyatakan, masa depan anak-anak Tabanan harus diisi dengan pengalaman yang bermakna, kenangan indah, dan pendidikan berkualitas.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris Daerah bersama para Asisten Setda, para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Bunda PAUD kecamatan dan desa se-Kabupaten Tabanan, serta para ketua organisasi wanita. (ana)

Pemkab Badung Evaluasi Pendataan Potensi Pajak

rapat evaluasi pendataan potensi pajak daerah di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Rabu (23/7/2025).
rapat evaluasi pendataan potensi pajak daerah di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Rabu (23/7).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar rapat evaluasi pendataan potensi pajak daerah sebagai tindak lanjut dari Keputusan Bupati Badung Nomor 258/052/HK/2025, pada Rabu (23/7/2025).

Evaluasi pendataan potensi pajak bertujuan untuk memastikan kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta meningkatkan penerimaan pajak daerah guna mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Badung.

“Dalam upaya optimalisasi pajak daerah dan memaksimalkan pendataan pajak, melalui rapat evaluasi ini, Bapak Bupati menginginkan kedewasaan kita pelayan masyarakat harus  semangat dan bertanggung jawab serta sadar akan Ngayah tanpa pamrih serta solidaritas kita sebagai ASN di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMPTSP l Made Agus Aryawan melaporkan, rapat evaluasi pendataan potensi pajak tersebut merupakan kebijakan strategis dari Bupati dan Wakil Bupati Badung untuk mendata dari lingkup dan objek pendataan potensi pajak daerah.

Potensi itu terdiri dari lima objek pajak yakni Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Makanan dan Minuman, PBJT atas Jasa Perhotelan, Jasa Kesenian dan hiburan, Pajak Reklame serta Pajak Air dan Tanah.

Tahapan pendataan potensi pajak daerah yang difasilitasi oleh Bapenda Kabupaten Badung sesuai tugas pokok dan fungsinya, sehingga Bupati menggerakkan semua Kepala Desa termasuk Kaling.

Latar belakang optimalisasi pajak daerah melalui intervensi para pimpinan dengan melibatkan semua pihak serta dengan pemahaman yang sama.

“Upaya ini melibatkan petugas pendataan dari luar Bapenda yang bertugas mengumpulkan data, mencatat dan mengedukasi tentang peraturan pajak daerah. Selain itu petugas pendataan juga bertugas membantu wajib pajak melaporkan kewajiban pajaknya yang rutin setiap bulan,” ungkapnya. (rls)

Kurang dari 12 Jam, Polisi Ringkus Pelaku Penusukan Remaja di Karangasem

Ilustrasi penusukan.
Ilustrasi penusukan.

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Aksi penusukan terhadap seorang remaja di Karangasem akhirnya terungkap dalam waktu singkat. Tak butuh sehari penuh, jajaran Polres Karangasem berhasil membekuk pelaku berinisial IKE (22), warga Dusun Papung, Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem.

Kapolres Karangasem, AKBP Joseph Edward Purba, mengungkapkan bahwa insiden berdarah ini bermula dari perselisihan sepele di sebuah warung minuman keras. Hanya karena senggolan saat berjoget, pelaku dan korban terlibat cekcok hingga berujung pada penusukan.

“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak. Dalam waktu kurang dari 12 jam, pelaku berhasil kami amankan di rumahnya,” ujar Kapolres saat konferensi pers pada Selasa (22/7/2025).

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain sarung pisau, pakaian korban, serta sepeda motor Yamaha Nmax milik pelaku yang digunakan untuk menyimpan senjata. Sementara itu, pisau yang digunakan dalam aksi penusukan masih dalam pencarian.

IKE diketahui bekerja di tempat pemotongan ayam. Pisau kerja yang biasanya ia simpan di motornya diduga kuat menjadi alat yang melukai korban.

Karena korban masih berusia 17 tahun, pelaku kini dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak yang mengancam hukuman penjara maksimal 5 tahun.

“Kami kenakan pasal perlindungan anak karena usia korban belum genap 17 tahun,” tegas Kapolres.

Kondisi korban sendiri kini dilaporkan mulai membaik dan sudah sadarkan diri. Polisi masih mendalami informasi bahwa sebelum penusukan, pelaku sempat dikeroyok oleh teman-teman korban.

Kapolres pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing emosi dalam situasi sosial. “Jaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Jangan lakukan tindakan yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tutupnya. (*)

Giri Prasta TegaskanTidak Ada Lagi Wartawan Abal-Abal di Bali

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat acara Pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali Periode 2025–2030 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Selasa (22/7/2025).
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat acara Pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali Periode 2025–2030 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Selasa (22/7/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyebut keberadaan wartawan di Bali saat ini sudah memenuhi standarisasi dari pusat. Sebagian besar wartawan telah memiliki sertifikasi, sehingga diyakini tidak ada lagi wartawan abal-abal di Bali.

Hal tersebut disampaikannya saat wawancara dengan awak media ketika mewakili Gubernur Bali Wayan Koster memberikan sambutan pada acara Pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali Periode 2025–2030, Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) Bali dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Bali yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Selasa (22/7/2025).

Dalam kesempatan tersebut, ia juga meyakini bahwa wartawan memiliki wawasan yang luas sehingga mampu mengedukasi masyarakat.

“Wartawan juga diharapkan bisa memberikan berita yang berbobot, bahkan melalui berita dapat merecovery situasi yang sebelumnya tidak baik,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Wagub Giri Prasta juga menekankan komitmen pemerintah, khususnya Pemprov Bali, untuk terus mendukung keberadaan wartawan melalui kolaborasi yang baik dan berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa indeks demokrasi di Bali menunjukkan capaian yang menggembirakan. Indeks Demokrasi Indonesia, Indeks Keterbukaan Informasi Publik, dan Indeks Kemerdekaan Pers di Bali secara konsisten berada di atas rata-rata nasional.

“Ini menjadi cerminan bahwa Bali tidak hanya dikenal karena budaya dan keindahan alamnya, tetapi juga karena komitmennya dalam menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan kebebasan berekspresi,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, ia mengajak insan pers di Bali untuk terus berkolaborasi memajukan pembangunan daerah. Wagub Giri Prasta bahkan menegaskan bahwa Pemprov Bali siap membantu wartawan yang menghadapi permasalahan.

“Tidak ada intervensi pemberitaan dari Pemprov Bali. Silakan berkreasi, asalkan bijaksana,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Hendry CH Bangun berharap PWI dapat menjadi organisasi yang dinamis. Ia menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers memberikan ruang dan kebebasan bagi pers untuk menyampaikan pendapat dalam membangun bangsa.

Namun, ia mengakui masih ada oknum pers yang menggunakan undang-undang tersebut secara berlebihan.

“Ini menjadi tantangan tersendiri bagi PWI dalam mengelola organisasi dan anggotanya,” jelasnya.

Demi membentuk jurnalis yang profesional, selain melalui sertifikasi, ia menyatakan akan membentuk sekolah jurnalis berdurasi satu minggu. Sekolah tersebut, menurutnya, tidak hanya mempelajari filosofi kewartawanan, tetapi juga nilai-nilai cinta kebangsaan. Hal ini karena PWI telah menobatkan diri sebagai organisasi merah putih—NKRI harga mati.

“Jadi, anggota PWI adalah Warga Negara Indonesia yang berprofesi sebagai wartawan dan harus menjaga kedaulatan bangsa melalui pemberitaan yang membangun, bukan yang memecah belah bangsa,” tutupnya.

Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch. Bangun melantik pengurus PWI Bali, di antaranya I Wayan Dira Arsana sebagai Ketua PWI Bali dan I.G.M. Dwikora Putra sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Bali periode 2025–2030 serta pengurus IKWI Bali. (rls) 

Kejuaraan Bulu Tangkis Dewarra X Handmad, Diikuti 160 Atlet Se-Indonesia

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, membuka Kejuaraan Dewarra X Handmad Badminton Open 2025 yang digelar Selasa (22/7/2025).
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, membuka Kejuaraan Dewarra X Handmad Badminton Open 2025 yang digelar Selasa (22/7/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – GOR Dewarra Tabanan kembali menjadi saksi semangat juang para atlet muda dalam dunia olahraga, khususnya bulutangkis. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, membuka Kejuaraan Dewarra X Handmad Badminton Open 2025 yang digelar Selasa (22/7/2025).

Event bergengsi ini menjadi momen penting dalam upaya Pemkab Tabanan mendorong geliat olahraga, sekaligus ajang pencarian bakat-bakat muda di bidang bulu tangkis.

Antusiasme tampak dari peserta yang terlibat langsung jalannya pertandingan

Kejuaraan berlangsung mulai 22 hingga 27 Juli 2025, mempertandingkan 12 kategori, mulai tunggal anak putra dan anak putri, ganda anak putra, tunggal pemula anak, tunggal pemula putri, ganda pemula putra, tunggal remaja putra, tunggal usia dini putra, tunggal usia dini putri, tunggal pra usia dini putra, ganda veteran dan ganda dewasa.

Total 160 atlet berpartisipasi, berasal dari kabupaten/kota se-Bali serta luar Bali seperti Jawa Timur, NTB, Sulawesi, dan Riau.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menekankan pentingnya olahraga sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat.

“Bulu tangkis adalah olahraga yang sangat populer dan digemari oleh semua kalangan, khususnya generasi muda termasuk bagi masyarakat Kabupaten Tabanan,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari upaya menggalakkan semangat hidup sehat melalui olahraga.

Bupati Sanjaya juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia pelaksana dan pihak yang telah mendukung kelancaran event ini.

“Saya memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana dan semua pihak yang telah berperan dalam mensukseskan kejuaraan ini,” ucapnya.

Sanjaya berharap turnamen ini dapat menjadi ajang peningkatan mutu sumber daya manusia dalam bidang olahraga, khususnya bulu tangkis.

“Semoga dapat menjaring bibit-bibit muda berbakat yang nantinya dapat menjadi pemain bulu tangkis yang berkualitas dan berprestasi di ajang yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PBSI Provinsi Bali, I Wayan Winurjaya, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Tabanan.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tabanan. Kejuaraan ini diikuti oleh 41 klub yang ada di Bali dan Jawa. Ini menunjukkan semangat dan antusiasme yang sangat tinggi dari komunitas bulu tangkis untuk terus berkembang dan berprestasi,” tutupnya.

Polda Bali Gelar Pelatihan Digital Marketing bagi UMKM, Gandeng Akademisi dan Praktisi

Pelatihan UMKM bertajuk “Bersama UMKM Membangun Digital Marketing Menuju UMKM Maju dan Unggul”di Grand Mirah Boutique Hotel, Denpasar, Senin (21/7/2025).
Pelatihan UMKM bertajuk “Bersama UMKM Membangun Digital Marketing Menuju UMKM Maju dan Unggul”di Grand Mirah Boutique Hotel, Denpasar, Senin (21/7/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali terus mendorong penguatan peran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era digital.

Salah satunya melalui kegiatan pelatihan yang bertajuk “Bersama UMKM Membangun Digital Marketing Menuju UMKM Maju dan Unggul”. Kegiatan digelar di Grand Mirah Boutique Hotel, Denpasar, Senin (21/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.30 Wita ini diikuti puluhan pelaku UMKM dari Kota Denpasar. Selain bertujuan meningkatkan kapasitas digital para pelaku usaha kecil, pelatihan ini juga menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Bali.

Sejumlah narasumber dihadirkan dalam kegiatan ini, mulai dari perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kota Denpasar, akademisi dari Primakara University, hingga praktisi digital. Turut hadir mewakili Direktur Intelkam, Kabag Analis Ditintelkam Polda Bali.

Dalam sambutannya, Kabag Analis Ditintelkam menyampaikan bahwa keberadaan UMKM tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, namun juga berperan dalam mendukung terciptanya keamanan yang kondusif.

“Jika kamtibmas terjaga, maka pelaku UMKM bisa berkembang tanpa adanya gangguan seperti pungli atau tekanan dari oknum tertentu. Sinergi aparat keamanan dan pemerintah menjadi fondasi penting,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kota Denpasar, I Gede Abdi Pusta mendorong pelaku UMKM untuk mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) dan mendaftarkan merek dagangnya ke Kemenkumham.

“Hal ini sangat penting untuk perlindungan usaha dan penguatan posisi di pasar,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya strategi pemasaran melalui media sosial dan kemasan produk yang menarik agar mampu bersaing di pasar digital yang semakin ketat.

Dari sisi akademisi, Made Irma Dwiputranti, dari Primakara University memaparkan tantangan umum UMKM pemula, seperti belum adanya pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha. “Ini sering kali mengganggu pencatatan dan pengembangan usaha,” ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya membangun kepercayaan pelanggan melalui pelayanan yang konsisten dan penggunaan media sosial secara aktif.

Praktisi digital Riska Eka Putri turut mengingatkan bahwa potensi digital marketing di Bali sangat besar. “Dengan 79 persen penduduk Indonesia sudah terkoneksi internet, peluang untuk memasarkan produk lewat e-commerce sangat luas,” jelasnya.

Pelatihan ini ditutup dengan penekanan pentingnya pengawasan terhadap usaha ilegal yang belum terdaftar di sistem Online Single Submission (OSS). Selain itu, komunikasi strategis antara UMKM dan aparat keamanan dianggap krusial di tengah tantangan dunia usaha dan teknologi yang terus berkembang. (rls)