- Advertisement -
Beranda blog Halaman 135

Empat Karya Budaya Badung Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Empat karya budaya di Kabupaten Badung diusulkan menjadi warisan budaya tak benda.
Empat karya budaya di Kabupaten Badung diusulkan menjadi warisan budaya tak benda.

PANTAUBALI.COM, BADUNG –  Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan, khususnya Bidang Cagar Budaya, kembali mengajukan empat karya budaya untuk diakui secara nasional sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTBI) pada tahun 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam pelindungan dan pelestarian budaya lokal agar tetap lestari dan terhindar dari klaim oleh pihak luar.

Saat ini, keempat tradisi budaya tersebut sedang menjalani proses verifikasi dan penilaian awal oleh Tim Ahli Warisan Budaya Tak benda Nasional. Adapun karya budaya yang diajukan meliputi:

  1. Tradisi Nglampad di Pura Penataran Agung, Banjar Sekarmukti–Pundung, Desa Adat Pangsan, Kecamatan Petang.
  2. Tari Baris Klemat di Pura Segara, Desa Adat Seseh, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi.
  3. Tari Baris Kekuwung di Desa Adat Sandakan, Desa Sulangai, Kecamatan Petang.
  4. Gambang Kwanji dari Desa Adat Kwanji, Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi.

Apabila seluruh tahapan penilaian berhasil dilalui, Menteri Kebudayaan RI akan menetapkan keempat karya budaya tersebut sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia tahun 2025.

Pengusulan ini memberikan angin segar bagi proses inventarisasi budaya serta menjadi langkah penting dalam melestarikan seni dan tradisi asli masyarakat Badung.

Selain itu, upaya ini diharapkan dapat mencegah klaim budaya oleh pihak lain terhadap kekayaan budaya Indonesia, khususnya dari Kabupaten Badung.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gde Eka Sudarwitha menyampaikan, pengajuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan melestarikan seni serta warisan budaya daerah.

“Pengusulan ini adalah bagian dari perlindungan budaya lokal agar tidak diakui oleh negara lain. Prosesnya dimulai dengan pendataan melalui inventarisasi, penyusunan kajian akademis, dan dokumentasi dalam bentuk video atau film,” jelasnya.

Sejak tahun 2017, Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung telah secara konsisten melaksanakan tahapan pengusulan WBTBI, mulai dari identifikasi dan pengumpulan data, penyusunan dokumen akademik, hingga pengisian form pencatatan dan usulan penetapan.

Semua proses ini dilakukan agar setiap karya budaya yang diajukan memenuhi syarat dan terdokumentasi dengan baik di tingkat nasional.

Ia juga berharap, seluruh proses ini dapat terus berlanjut di masa depan sebagai bagian dari upaya pelindungan, pemajuan, dan pengembangan kebudayaan di Kabupaten Badung secara berkelanjutan. (jas)

Hilang Kendali di Jalan Turuna, Lansia di Tabanan Nyaris Terjun Bebas ke Jurang

Polisi olah TKP Kecelakaan di jembatan penghubung Desa Selanbawak – Marga, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Jumat (25/7/2025).
Polisi olah TKP Kecelakaan di jembatan penghubung Desa Selanbawak – Marga, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Jumat (25/7/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan terjadi di jembatan penghubung Desa Selanbawak – Marga, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Jumat (25/7/2025).

Seorang lansia bernama I Made Orda (62), warga Banjar Selan Bawak Kaja, Desa Selanbawak, terjatuh ke jurang dekat jembatan bersama sepeda motornya akibat hilang kendali

Kapolsek Marga AKP I Ketut Suandi mengatakan, insiden bermula ketika korban melaju dari arah timur. Saat di lokasi kejadian dengan kondisi jalan turunan, korban berpapasan dengan mobil dari arah barat.

“Karena kaget, korban melakukan pengereman mendadak, sehingga kehilangan kendali dan terjatuh ke sisi kiri jalan,” jelasnya.

Nahas, sepeda motor korban terperosok ke bawah tebing sedalam 5 meter. Beruntung korban berhasil melompat dan tersangkut di atas tebing. Warga yang melintas di lokasi kejadian itu langsung menolong korban.

“Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lecet di kaki dan sobek di tulang kering kiri. Korban langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan,” jelas AKP Suandi.

Polsek Marga telah mendatangi lokasi kejadian serta rumah korban untuk memastikan kondisi korban. (ana)

Pengembangan Pelabuhan Perikanan Pengambengan Akan Berlangsung 3 Tahun

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Didit Herdiawan Ashaf, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (24/7).
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Didit Herdiawan Ashaf, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (24/7).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan kembali ditegaskan melalui dukungan penuh terhadap pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan di Kabupaten Jembrana. Proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional tahap pertama yang mengusung konsep Integrated Fishing Ports and International Fish Markets.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, saat menghadiri sosialisasi bersama Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Didit Herdiawan Ashaf, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (24/7).

“PPN Pengambengan bukan sekadar infrastruktur, ini adalah pintu masuk menuju transformasi ekonomi biru di Bali. Kami siap mengawal agar proyek ini berjalan optimal, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat pesisir,” ujar Giri Prasta dalam sambutannya.

Ia menekankan pentingnya pembangunan yang terintegrasi, tidak hanya sebatas pelabuhan, namun juga mencakup penyediaan infrastruktur pendukung seperti akses jalan, listrik, air bersih, hingga pelibatan maksimal UMKM dan sumber daya manusia lokal. “Masyarakat harus menjadi pelaku utama, bukan penonton,” tambahnya.

Giri Prasta juga menyinggung pengembangan kawasan Marina Tanjung Benoa sebagai salah satu simpul penting kemaritiman di Indonesia timur. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, terutama dalam menjaga keberlanjutan laut melalui prinsip Segara Kerthi.

Sementara itu, Wamen KKP Dr. Didit Herdiawan menegaskan bahwa proyek PPN Pengambengan akan mengusung konsep eco fishing port yang modern dan ramah lingkungan. Proyek ini, menurutnya, akan menjadi contoh nasional dalam penerapan lima pilar utama ekonomi biru: konservasi laut, penangkapan ikan terukur, budidaya berkelanjutan, pengawasan wilayah pesisir, serta pengurangan sampah laut.

“PPN Pengambengan tidak hanya akan dilengkapi dengan fasilitas fisik berstandar internasional, tetapi juga sistem digital, koperasi nelayan, dan pelatihan SDM. Ini bagian dari strategi nasional menuju Indonesia Emas 2045,” terang Dr. Didit.

Pembangunan pelabuhan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga tahun, dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking direncanakan pada November 2025. Pemerintah pusat dan daerah akan melakukan konsolidasi program untuk memastikan pembangunan tidak hanya fokus pada fisik, tetapi juga pengelolaan dan pemberdayaan masyarakat.

“Yang kami bangun bukan hanya bangunannya, tapi juga manusia dan sistemnya. Pelabuhan ini akan menjadi model nasional untuk pengelolaan perikanan yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya.

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri pejabat tinggi Kementerian Kelautan dan Perikanan, Wakil Bupati Jembrana beserta Forkopimda, serta jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali. RA

Tabanan Catat Kasus Rabies Terendah di Bali, Enam Desa Masih Zona Merah

Vaksinasi rabies di Kabupaten Tabanan.
Vaksinasi rabies di Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kabupaten Tabanan masuk sebagai daerah dengan jumlah kasus rabies positif paling rendah di Provinsi Bali. Hingga pertengahan Juli 2025, Tabanan berada di peringkat ke-9 dari sembilan kabupaten/kota di Bali dengan kasus positif rabies.

Capaian ini menunjukkan upaya pengendalian rabies di Tabanan berjalan cukup efektif dan terkendali.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Tabanan, Gde Eka Parta Ariana menyampaikan, meskipun masih terdapat enam desa berstatus zona merah akibat kasus gigitan hewan penular rabies (HPR), tetapi seluruhnya telah ditangani dengan cepat melalui vaksinasi emergensi, dan belum terjadi kasus berulang di lokasi tersebut.

“Kami langsung melakukan penanganan begitu ada laporan gigitan positif. Saat ini situasinya jauh lebih baik dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Hingga saat ini, cakupan vaksinasi rabies di Kabupaten Tabanan telah mencapai 43,53 persen dari total populasi HPR sebanyak 54.726 ekor.

Beberapa wilayah bahkan telah melampaui target ideal 70 persen, seperti Kecamatan Tabanan (77,37 persen), Baturiti (74,87 persen), dan Marga (71,59 persen). Sementara di wilayah lain, tim vaksinasi dari UPTD Puskeswan terus bergerak secara intensif untuk memperluas cakupan.

“Target kami di akhir Juli bisa menyentuh 50 persen. Sepanjang belum ada arahan dari pusat untuk fokus ke vaksinasi PMK, kami tetap prioritaskan rabies,” tambah Gde Eka.

Meskipun menjadi Kabupaten dengan capaian tertinggi penanganan rabies, Parta menyebut, masih tersisa enam desa yang masuk dalam zona merah rabies.

Adapun enam desa yang berstatus zona merah rabies di tiga kecamatan antara lain Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri); Desa Kukuh, Kecamatan Marga; Desa Delod Peken dan Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan; Desa Kediri dan Desa Pandak di Kecamatan Kediri.

“Senelumnya, jumlah desa zona merah mencapai puluhan. Namun kami terus berupaya menekan angka itu,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk terlibat aktif dalam pencegahan rabies dengan tiga langkah sederhana namun krusial, seperti melakukan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan, mengontrol pergerakan hewan penular rabies, dan tidak melepasliarkan anjing di lingkungan sekitar. (ana)

Viral! Pengamen Berdarah di Taman Pancing, Ternyata Lukai Diri Sendiri

Pengamen terluka akibat melukai tangan kirinya sendiri di kawasan Pemogan, Denpasar Selatan.
Pengamen terluka akibat melukai tangan kirinya sendiri di kawasan Pemogan, Denpasar Selatan.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sebuah video viral yang memperlihatkan seorang pria dalam kondisi terluka dan berlumuran darah di kawasan Jalan Taman Pancing, Denpasar, sempat menggegerkan warganet. Setelah diselidiki, pria tersebut diketahui melukai dirinya sendiri menggunakan sebilah parang pada Kamis (24/7/2025) sore.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban bernama Joko Susilo, pria asal Palembang yang sehari-hari bekerja sebagai pengamen. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.15 Wita di Jalan Glogor Carik Gang Leli No. 92, Pemogan, Denpasar Selatan.

“Korban datang ke lokasi dalam keadaan mabuk dan masuk ke kamar salah satu penghuni kos. Di sana, ia mengambil sebilah parang dan tiba-tiba menebaskannya ke tangan kirinya sendiri,” terang AKP Sukadi, Jumat (25/7).

Salah satu saksi, M. Surya Mualik Cahya (27), mengaku mendengar keributan dari luar kamar kosnya. Saat dicek, ia mendapati korban sudah bersimbah darah.

“Karena kasihan, saya bonceng korban ke klinik. Tapi karena kondisinya serius, saya putuskan bawa ke RSUP Prof. Ngoerah,” ujarnya.

Namun dalam perjalanan, tepatnya di Jalan Taman Pancing Barat, korban sempat terjatuh dari motor. Surya kemudian meminta bantuan warga untuk membantunya membawa korban ke rumah sakit.

Saksi lain, Irma Jesika (21), mengatakan bahwa korban datang dalam keadaan bau alkohol. “Dia masuk ke kamar temanku dan ambil parang. Waktu saya tanya, dia langsung tebas tangannya sendiri. Lalu minta kain untuk membalut lukanya,” ungkap Irma.

Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di IGD RSUP Prof Ngoerah akibat luka terbuka pada tangan kirinya yang mengenai pembuluh arteri. Polisi telah mengamankan barang bukti berupa sebilah parang.

“Penyebab pasti korban melukai dirinya belum diketahui karena yang bersangkutan masih dalam penanganan medis. Sementara istri korban berada di Yogyakarta,” tambah AKP Sukadi. (*)

Sekwan DPRD Tabanan Purna Tugas, Arnawa: Sosoknya Sulit Digantikan

Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa dengan Sekretaris DPRD (Sekwan) I Made Sugiarta di ruang kerja Ketua Dewan, Kamis (24/7/2025).
Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa dengan Sekretaris DPRD (Sekwan) I Made Sugiarta di ruang kerja Ketua Dewan, Kamis (24/7/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Suasana haru mewarnai pertemuan Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa dengan Sekretaris DPRD (Sekwan) I Made Sugiarta di ruang kerja Ketua Dewan, Kamis (24/7/2025).

Sugiarta, yang akan memasuki masa purna tugas pada 31 Juli 2025, berpamitan dengan penuh hormat dan menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama delapan tahun masa pengabdian.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya mengucapkan mohon maaf apabila ada kesalahan dalam mendampingi Bapak Ketua dan seluruh anggota DPRD Tabanan,” ungkap Sugiarta dengan nada pelan.

Sugiarta juga berharap komunikasi baik yang terjalin selama ini tetap berlanjut meskipun dirinya sudah tidak lagi bertugas.

Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, mengaku sangat menghargai dedikasi dan loyalitas Sugiarta. “Sulit cari orang seperti Pak Sekwan, sosok yang sangat baik dalam komunikasi,” tegas Arnawa.

Arnawa, yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tabanan, menilai kinerja Sugiarta selama ini sangat positif. “Pak Sekwan mampu mengkomunikasikan lembaga ini secara benar dan baik,” tandasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Arnawa menerima kenang-kenangan berupa karikatur bergambar dirinya bersama Kepala Perwakilan BPK Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira, yang diserahkan oleh Sugiarta. Karikatur itu dihiasi pesan moral “Utamakan Persaudaraan Daripada Jabatan.”

“Lukisan ini sangat berarti. Kata-katanya mengingatkan bahwa jabatan itu sifatnya sementara, hanya titipan. Sepanjang kita mengabdi dengan pikiran dan langkah yang benar, persaudaraan dan pertemanan akan berlanjut sampai anak cucu,” pungkas Arnawa. (ana)

Bupati Tabanan Tanamkan Semangat Perang Puputan kepada 75 Siswa Perwira TNI AU

kunjungan 75 perwira siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (SESKOAU) Angkatan ke-63 Tahun Pendidikan 2025 ke Kabupaten Tabanan.
kunjungan 75 perwira siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (SESKOAU) Angkatan ke-63 Tahun Pendidikan 2025 ke Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menerima kunjungan 75 perwira siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (SESKOAU) Angkatan ke-63 Tahun Pendidikan 2025 dalam rangka pembekalan bertema ‘Perang Puputan’.

Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabanan, Kamis (24/7/2025), dengan atmosfer kolaboratif dan semangat kebangsaan yang kental.

Saat itu turut mendampingi para siswa Komandan SESKOAU Marsekal Muda TNI I Made Susila Adnyana, Wakil Komandan SESKOAU Marsekal Pertama TNI Joko Sugeng Sriyanto, Kepala Koordinator Dosen TNI, Para Pejabat Kolonel serta dosen dan perwira penuntun, perwakilan Bupati Badung, Sekda Kabupaten Tabanan beserta para Kepala Perangkat Daerah Terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, beserta narasumber dan seluruh peserta sarahsehan.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi mendalam atas dipilihnya Tabanan sebagai lokasi pembekalan. Ia merasa bersyukur dan menyampaikan kebanggaannya bisa memberikan pembekalan kepada para generasi terbaik bangsa.

“Kami menyambut dengan penuh antusias kegiatan ini dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya, karena hal ini menunjukkan semangat kolaborasi antara daerah dan institusi pertahanan negara demi membangun bangsa yang kuat dan berdaulat,” ujarnya.

Bupati Sanjaya juga memberikan pesan khusus kepada para perwira siswa sebagai calon pemimpin TNI AU di masa depan.

Pertama, kepemimpinan tidak hanya soal komando, tetapi juga keteladanan dan empati. Kedua, bangsa ini butuh pemimpin yang visioner sekaligus membumi, yang berpikir strategis sekaligus berjiwa rakyat.

“Ketiga, tantangan ke depan tidak hanya datang dari ancaman militer konvensional, tetapi juga dari dinamika geopolitik, siber, informasi dan ideologi,” jelasnya.

Sanjaya yakin, pembekalan yang diberikan dalam kunjungan ini tidak hanya bermanfaat bagi para perwira siswa tetapi juga memberikan nilai tambah bagi Kabupaten Tabanan.

Lebih lanjut, Ia berharap agar para peserta membawa pulang kesan baik tentang budaya dan semangat perjuangan masyarakat Tabanan.

“Semoga kerja sama ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih baik di masa depan, dan TNI AU, khususnya SESKOAU, senantiasa menjadi lembaga terpercaya dalam mencetak kader dan membentuk pemimpin bangsa yang cinta tanah air, rela berkorban demi nusa dan bangsa,” tegasnya.

Dalam wawancara singkatnya Sanjaya menambahkan, bahwa Pemkab Tabanan tengah membangun taman perjuangan bertema militer. Hal ini dikatakannya adalah suatu apresiasi terhadap perjuangan para pejuang di medan perang.

“Kami di Tabanan juga sedang membangun taman perjuangan (sebelah barat TMP Pancaka Tirta). Disana akan ada miniatur pesawat udara, tank, kapal laut. Itu adalah taman tematik, tujuannya ketika anak-anak datang berkunjung, mereka mengingat bahwa kita memiliki spirit perjuangan,” jelasnya.

Sebanyak 75 perwira siswa hadir dalam kegiatan ini, terdiri atas 2 orang dari Angkatan Darat, 4 dari Angkatan Laut, 3 srikandi Wara (wanita udara), dan 3 perwira tinggi.

Selain itu, hadir pula 40 orang dosen dan perwira penuntun yang turut serta dalam pembekalan sejarah. Komandan SESKOAU, Marsekal Muda TNI menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Bupati dan jajaran Pemkab Tabanan.

Ia menilai Tabanan sangat cocok dijadikan tempat pembentukan nilai kepemimpinan berbasis sejarah perjuangan.

“Tabanan yang kami tahu tentang Puputan, karena memang jarang kita bicara tentang sejarah. Nilai-nilai itu sudah jarang. Kita hampir krisis kepemimpinan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan pentingnya pembinaan karakter dalam membentuk prajurit yang tangguh. Dengan semangat kebangsaan yang tinggi, diharapkan kegiatan ini bukan hanya menjadi momen edukatif bagi para perwira siswa, tetapi juga memperkuat ikatan antara TNI dan masyarakat Tabanan.

Melalui sejarah perjuangan, semangat Puputan kembali dihidupkan untuk membentuk pemimpin masa depan yang tangguh, bijak, dan berjiwa nasionalis. (ana)

Dijanjikan Upah Rp 400 juta, Kurir Kokain Berujung Ditangkap di Bandara Ngurah Rai

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menggagalkan penyelundupan kokain seberat 3.089,36 gram netto yang dibawa seorang warga negara Brasil berinisial YB. Pelaku ditangkap saat tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (13/7).

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Bali, Kombespol Sinar Subawa,mengungkapkan, YB tiba di Bali menggunakan maskapai Emirates Airlines rute Dubai–Denpasar. Saat melewati pemeriksaan Bea Cukai, petugas mencurigai barang bawaannya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan x-ray, ditemukan dua plastik klip berisi narkotika jenis kokain yang disembunyikan pada dinding koper dan ransel milik YB. Berat totalnya mencapai 3.089,36 gram netto,” ujar Kombespol Sinar Subawa.

Hasil interogasi mengungkap YB diperintah oleh seseorang bernama Tio Paulo di Brasil untuk mengantarkan kokain tersebut kepada seseorang di Bali. Petugas sempat mencoba controlled delivery untuk menangkap penerima barang, namun gagal.

“Kami menunggu berjam-jam, tetapi tidak ada yang datang mengambil barang. Saat dicek, kontak Tio Paulo di ponsel YB sudah dihapus dan tidak bisa dihubungi lagi. Jadi jaringan ini jelas terstruktur dan rapi,” jelasnya.

Kini YB ditahan di BNNP Bali dan dijerat Pasal 113 Ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

“Kasus ini menunjukkan Bali masih menjadi target jaringan narkotika internasional. Kami akan terus memperkuat pengawasan dan kerja sama lintas instansi untuk memutus mata rantai peredaran narkoba,” tegas Sinar Subawa. RA

Mobil Box Tersangkut di Median Jalur Keluar Bandara Ngurah Rai, Lalu Lintas Sempat Macet

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sebuah mobil box Grandmax putih mengalami kecelakaan tunggal di jalur keluar Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Rabu (23/7) malam. Kendaraan tersebut tersangkut di median jalan, memicu kepadatan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Kasi Humas Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, menjelaskan insiden terjadi sekitar pukul 22.10 Wita, tak jauh dari area loading dock bandara.

“Mobil melaju cukup kencang usai melewati tollgate. Sopir kaget karena kendaraan di depannya mengerem mendadak, lalu membanting setir ke kanan hingga naik ke median jalan,” terang Suka Artana, Kamis (24/7).

Pengemudi diketahui berinisial AF (18), pemuda asal Probolinggo, Jawa Timur. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, bagian depan mobil mengalami kerusakan akibat benturan keras dengan pembatas jalan.

Petugas kepolisian bersama warga sekitar langsung membantu evakuasi kendaraan. Proses penanganan dilakukan secara gotong royong hingga arus lalu lintas kembali normal.

“Kami mengimbau para pengendara tetap berhati-hati, jaga jarak aman, dan hindari kecepatan tinggi, terutama di kawasan padat kendaraan seperti bandara,” tambahnya. RA

Truk Crane Patah As Terguling di Jalur Denpasar–Singaraja

Truk crane terguling di Jalan Nasional jurusan Denpasar–Singaraja, tepatnya di Banjar Pacung, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Kamis (24/7/2025) sekitar pukul 11.30 Wita.
Truk crane terguling di Jalan Nasional jurusan Denpasar–Singaraja, tepatnya di Banjar Pacung, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Kamis (24/7/2025) sekitar pukul 11.30 Wita.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebuah truk crane dengan nomor polisi P 8473 UX mengalami kecelakaan tunggal atau out of control (OC) di Jalan Nasional jurusan Denpasar–Singaraja, tepatnya di Banjar Pacung, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Kamis (24/7/2025) sekitar pukul 11.30 Wita.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Gusti Made Berata mengatakan, kecelakaan terjadi saat truk crane yang dikemudikan oleh Jorcy Mandet (24), asal Banjarmasin, melaju dari arah Buleleng menuju Denpasar.

Saat menuruni jalan berkelok di sekitar Restoran Curry Valley, pengemudi mendengar suara besi patah yang diduga berasal dari as panjang kendaraan. Setelah mendengar suara patahan, laju kendaraan semakin tidak terkendali.

“Pengemudi kemudian membanting setir ke kiri, menabrak pembatas jalan dan beberapa tiang WiFi, hingga akhirnya terguling ke dalam got sedalam 4 meter,” jelas Iptu Berata.

Akibat kecelakaan tersebut, bagian kepala truk melintang dan memakan setengah badan jalan di jalur timur, sementara bagian bak belakang berada di dalam saluran air.

Sang sopir dilaporkan selamat tanpa luka, namun kenek yang ikut dalam perjalanan mengalami luka-luka dan telah dibawa ke Rumah Sakit Semara Ratih, Luwus, untuk mendapat penanganan.

Dari hasil pemeriksaan, Jorcy Mandet diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), sementara STNK kendaraan disimpan di kantor perusahaan di Denpasar.

Menanggapi insiden ini, pihak kepolisian sektor Baturiti telah melakukan penanganan yakni mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan serta mengevakuasi truk yang terguling.

“Kami memberlakukan sistem buka-tutup arus lalu lintas untuk menghindari kemacetan panjang, dan juga telah berkoordinasi dengan pihak pengemudi dan perusahaan untuk mengerahkan alat berat dalam proses evakuasi truk crane,” tambah Iptu Berata. (ana)