- Advertisement -
Beranda blog Halaman 128

Niat Selamatkan Anak, Pria Paruh Baya Malah Terseret Arus di Pantai Seminyak

Evakuasi korban terseret arus di Pantai Seminyak, Kuta, Badung pada Senin (4/8/2025) sore.
Evakuasi korban terseret arus di Pantai Seminyak, Kuta, Badung pada Senin (4/8/2025) sore.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Upaya seorang ayah menyelamatkan anaknya berujung tragis. Gusti Agung Anom (47), warga Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, tewas setelah terseret arus saat mencoba menolong anaknya yang tergulung ombak di Pantai Seminyak, Kuta, Badung pada Minggu (3/8/2025) sore.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan laporan diterima pada Minggu malam sekitar pukul 20.40 WITA, dan tim SAR langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Korban awalnya mandi bersama tiga anaknya di Pantai Seminyak. Salah satu anak terbawa arus ke tengah. Saat korban berusaha menolong, ia malah ikut terseret dan hilang,” terang Sidakarya, ketika dikonfirmasi Senin (4/8/2025).

Tim SAR telah memulai pencarian sejak malam kejadian dan kembali melanjutkannya pada pagi hari dengan menyisir perairan menggunakan perahu karet dan jetski.

Koordinator Pencarian dan Pertolongan, I Ketut Wirajaya, menambahkan, pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WITA, Basarnas Bali mengerahkan rubber boat dan jetski ke lokasi hilangnya korban.

“Tak lama kemudian kami menerima informasi dari Pol Airud Kedonganan bahwa ditemukan jasad pria mengambang di perairan Seseh, Badung. Kami bersama Balawista Kuta segera mengevakuasi korban menggunakan dua jetski,” ujar Wirajaya.

Korban ditemukan dalam kondisi telungkup, tanpa mengenakan pakaian. Jenazah kemudian dievakuasi ke Pantai Seminyak dan dibawa ke Rumah Sakit Garba Med, Kerobokan menggunakan ambulans Balawista Kuta. (ana)

Mih! Sekelompok OTK Keroyok Pemuda di Denpasar, Tas Dirampas

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Seorang pria berinisial I GPW (30), warga asal Sukawati, dilaporkan menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda tak dikenal di kawasan Jalan Gatot Subroto, Denpasar Utara, Sabtu malam (2/8/2025) sekitar pukul 23.30 WITA.

Korban mengalami sejumlah luka di wajah dan tubuh, serta kehilangan satu buah tas selempang berisi dompet. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Denpasar Utara untuk ditindaklanjuti.

Peristiwa bermula ketika korban sedang melintas menggunakan sepeda motor dari arah timur menuju perempatan Taman Kota. Di lokasi kejadian, korban diduga diteriaki oleh sekelompok pemuda yang datang dari arah selatan. Merasa tidak aman, korban langsung tancap gas, namun justru ditabrak oleh salah satu anggota kelompok tersebut hingga terjatuh.

“Saat korban terjatuh dan hendak menjauh, ia justru dihampiri oleh para pelaku dan dikeroyok secara bersama-sama,” ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi saat dikonfirmasi, Minggu (3/8/2025).

Korban mengalami luka lecet di bawah mata kiri, luka di siku tangan kanan, serta diduga mengalami patah pada kaki kanan. Setelah melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

“Korban juga kehilangan satu buah tas selempang berisi dompet pribadi. Atas insiden ini, korban kemudian melapor ke Polsek Denpasar Utara,” tambah AKP Sukadi.

Polisi yang menerima laporan segera merespons dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, pihak kepolisian juga telah meminta keterangan awal dari korban serta mengecek rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi.

“Saat ini kasus masih dalam penyelidikan. Kami masih melakukan lidik terhadap para pelaku,” tegas AKP Sukadi.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat melintas di malam hari, serta segera melapor jika menemukan kejadian mencurigakan. (*)

Lomba Baleganjur HUT RI Diharapkan Jadi Event Tahunan

Lomba Baleganjur Kreasi dalam rangka peringatan HUT RI ke-80 yang dilaksanakan oleh Kodam IX/Udayana, Minggu (3/8/2025).
Lomba Baleganjur Kreasi dalam rangka peringatan HUT RI ke-80 yang dilaksanakan oleh Kodam IX/Udayana, Minggu (3/8/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR –  Lomba Baleganjur Kreasi dalam rangka peringatan HUT RI ke-80 yang dilaksanakan oleh Kodam IX/Udayana berkolaborasi dengan Polda Bali dan Pemerintah Provinsi Bali di Lapangan Puputan Badung, pada Minggu (3/8/2025) mendapat apresiasi dari Gubernur Bali Wayan Koster.

Menurutnya event ini merupakan salah satu kegiatan positif dalam melestarikan dan menjaga budaya Bali. Dengan adanya event seperti ini, Koster menilai kecintaan generasi terhadap seni dan budaya Bali akan semakin bertambah dan mereka akan semakin aktif terlibat dalam pelestarian budaya Bali.

“Event ini dapat membangun budaya Bali terutama melalui anak-anak muda. Sekaligus ini merupakan bagian dari upaya meregenerasi budaya Bali ke generasi selanjutnya,” ungkapnya.

Selain itu, event ini dapat memotivasi anak-anak muda yang begitu semangat menggeluti seni baleganjur di Provinsi Bali. Pesta Kesenian Bali (PKB) dinilai menjadi motivasi bagi Pangdam IX Udayana dan Kapolda Bali menggelar Lomba Baleganjur .

“Mungkin Bapak Pangdam dan Kapolda terinspirasi dari Lomba Baleganjur di Pesta Kesenian Bali sehingga dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia,” ujar Koster.

Ditambahkan sebagai bentuk dukungan, Koster juga akan menambahkan hadiah sebesar Rp 100 juta kepada para pemenang diluar dari hadiah yang telah disiapkan oleh Pangdam IX/Udayana dan Kapolda Bali.

Selain itu, Gubernur Bali dua periode tersebut juga berencana akan menjadikan lomba baleganjur kreasi ini sebagai event tahunan. Ia menilai ruang yang diberikan kepada pelaku seni Baleganjur di Bali masih terlalu sempit, belum ada wahana tersendiri.

“Tadi ada ide bagus dari Bapak Kapolda dan Pangdam supaya ada event rutin setiap tahun apakah itu bentuknya Gubernur Cup atau apa yang khusus memperlombakan karya seni baleganjur ini untuk anak-anak muda Bali. Sangat bagus karena belum ada panggung khusus untuk Baleganjur ini,” jelasnya.

Sementara untuk teknis pelaksanaannya, ia menyampaikan akan membahasnya lebih lanjut bersama tim. Namun Koster optimis hal tersebut akan dapat dilaksanakan di tahun 2026 mendatang.

Diketahui 5 besar terbaik dari 21 peserta lomba Baleganjur tersebut nantinya akan dipentaskan untuk memeriahkan Bali International Trail Run 2025 yang diselenggarakan pada 9 Agustus 2025 mendatang di KEK Kura-Kura Serangan Bali. (ana)

Rem Blong, Bus Tabrak Pelinggih dan Warung di Selemadeg Timur

Bus Hino menabrak pelinggih dan dua warung milik warga di pinggir Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Bantas Tengah, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Minggu (3/8/2025).
Bus Hino menabrak pelinggih dan dua warung milik warga di pinggir Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Bantas Tengah, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Minggu (3/8/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bus Hino bernomor polisi E-7614-KB menabrak pelinggih dan dua warung milik warga di pinggir Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Bantas Tengah, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Minggu (3/8/2025). Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.30 WITA dan beruntung tidak menimbulkan korban jiwa.

Kapolsek Selemadeg Timur, AKP I Nyoman Artadana mengatakan, kecelakaan terjadi akibat rem blong saat kendaraan melintasi jalan menurun landai.

Sebelum kejadian, bus datang dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk). Saat melewati jalan lurus menurun, rem bus tiba-tiba tidak berfungsi. Untuk menghindari kecelakaan yang lebih parah, sopir truk lantas membanting setir ke kiri hingga menabrak pelinggih dan warung di pinggir jalan

“Pengemudi sempat berusaha mengerem, namun tidak berfungsi. Ia lalu membanting setir ke kiri dan menabrak pelinggih serta dua warung warga,” ujar AKP Artadana.

Pengemudi bus, Sonny Fabby Ayyi Pratama (30), asal Kediri, Jawa Timur, dilaporkan selamat. Sedangkan warung yang tertabrak masing-masing milik I Ketut Ardika (57) dan I Wayan Sunaya (54), keduanya warga setempat. “Tidak ada korban luka dalam kejadian ini. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp25 juta,” jelas AKP Artadana.

Petugas dari Polsek Selemadeg Timur langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas, mengumpulkan keterangan saksi, serta mendokumentasikan kejadian. Bus dievakuasi dengan bantuan mekanik dari bengkel terdekat. (ana)

Satu Napi Kasus Narkoba di Lapas Tabanan Terima Amnesti dari Presiden

Wahyu Eko saat menerima surat keputusan pembebasan (amnesia) dari Lapas Kelas IIB Tabanan, Sabtu (2/8/2025).
Wahyu Eko saat menerima surat keputusan pembebasan (amnesia) dari Lapas Kelas IIB Tabanan, Sabtu (2/8/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang narapidana yang tengah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan bisa menghirup udara bebas setelah menerima amnesti dari Presiden RI PrabowoSubianto, pada Sabtu (2/8/2025).

Ia adalah Wahyu Eko, sebelumnya divonis 1 tahun 8 bulan penjara atas kasus penyalahgunaan narkotika.

Pembebasan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pemberian Amnesti kepada narapidana tertentu.

Pemberian amnesti tersebut mengacu pada surat dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-PK.01.02-1292 tertanggal 1 Agustus 2025, perihal penyampaian salinan Keppres.

Wahyu menjadi satu dari 1.178 narapidana yang memperoleh amnesti dari Presiden. Wahyu pun menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan melalui program amnesti ini.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Dirjen, Bapak Kakanwil, dan Bapak Kalapas beserta seluruh jajaran atas amnesti yang saya terima. Ini membuktikan bahwa negara hadir dan peduli terhadap hak-hak kami sebagai warga binaan,” ujarnya haru.

Sementara itu, Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo menjelaskan, pemberian amnesti merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memenuhi hak-hak narapidana, selaras dengan prinsip penegakan hukum yang berkeadilan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM).

“Penyerahan amnesti ini adalah wujud nyata dari negara yang hadir memberikan pengampunan,” jelasnya.

Terdapat empat kriteria utama yang menjadi dasar penilaian dalam pemberian amnesti. Pertama, narapidana kasus politik, termasuk perkara makar seperti yang terjadi di Papua, selama tidak terlibat dalam aksi kekerasan atau bersenjata. Kedua, narapidana dengan kondisi sakit berkelanjutan, seperti pengidap HIV/AIDS atau gangguan kejiwaan berat.

Ketiga, narapidana kasus Undang-Undang ITE, khususnya mereka yang dipidana karena melakukan penghinaan terhadap kepala negara. Terakhir narapidana kasus narkotika, yang seharusnya menjalani rehabilitasi namun justru dijatuhi pidana penjara.

Dengan keluarnya kebijakan ini, pemerintah berharap para penerima amnesti dapat memanfaatkan kesempatan kedua dengan sebaik-baiknya untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

“Kami berharap para Warga Binaan (narapidana) yang menerima amnesti dapat memahami dan mensyukuri makna pengampunan ini serta menjadikannya sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan kembali menjadi bagian produktif di masyarakat,” ucap Prawira. (ana)

Ide Bisnis Kecil-Kecilan dari Rumah yang Dijamin Cuan, Cocok untuk Pemula

Ilustrasi bisnis dropshipper. (Foto:freepik)
Ilustrasi bisnis dropshipper. (Foto:freepik)

PANTAUBALI.COM – Ingin punya penghasilan tambahan tanpa harus keluar rumah? Banyak ide usaha kecil-kecilan yang bisa dijalankan dari rumah dengan modal minim, namun tetap menjanjikan cuan. Terlebih di era digital seperti sekarang, peluang usaha rumahan semakin luas berkat teknologi dan media sosial.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini beberapa ide usaha kecil-kecilan dari rumah yang sudah terbukti menguntungkan dan cocok untuk pemula:

1. Jualan Makanan Rumahan

Makanan selalu punya pasar. Mulai dari kue kering, camilan pedas, hingga lauk rumahan dalam kemasan bisa jadi ladang cuan. Banyak ibu rumah tangga maupun anak muda yang sukses berjualan dari dapur sendiri. Manfaatkan media sosial untuk promosi. Foto yang menarik bisa membuat pelanggan tergoda.

2. Reseller atau Dropshipper Online

Tanpa harus stok barang, jadi dropshipper memungkinkan Anda menjual produk dari supplier. Cukup bermodalkan HP dan internet, Anda bisa mulai bisnis ini hari ini juga.

Keuntungan dari bisnis ini ialah tidak perlu gudang atau modal besar. Fokus pada pemasaran dan layanan pelanggan.

3. Jasa Pengetikan, Desain, atau Editing

Punya kemampuan mengetik cepat, desain grafis, atau edit video? Buka jasa freelance dari rumah. Banyak pelajar, mahasiswa, dan pelaku UMKM yang butuh jasa ini. Gunakan platform seperti Fiverr, Upwork, atau promosikan lewat grup Facebook dan WhatsApp.

4. Budi Daya Tanaman Hias atau Sayur Hidroponik

Tren urban farming masih tinggi. Tanaman hias seperti monstera, aglaonema, dan sayuran hidroponik bisa dijual dengan harga bagus, apalagi jika dirawat dengan baik. Selain cuan, rumah juga jadi lebih asri dan sehat.

5. Laundry Kiloan Skala Rumahan

Di daerah padat penduduk atau dekat kos-kosan, jasa laundry kiloan bisa sangat menguntungkan. Modal awal memang ada, tapi balik modalnya cepat jika ramai pelanggan. Kunci keberhasilan bisnis ini adalah dengan menjaga kualitas cucian dan tepat waktu dalam layanan antar-jemput.

6. Kursus atau Les Privat Online

Jika Anda menguasai suatu bidang-bahasa Inggris, Matematika, musik, atau keterampilan lainnya, manfaatkan keahlian tersebut dengan membuka kursus online dari rumah.Tidak perlu tempat khusus. Bisa dilakukan lewat Zoom, WhatsApp, atau video call.

Memulai bisnis kecil-kecilan dari rumah memang tidak langsung menghasilkan besar. Tapi dengan konsistensi, pelayanan yang baik, dan pemanfaatan media sosial secara tepat, bukan tidak mungkin bisnis kecil menjadi besar. (ana)

DKLH Bali Bantah TPA Suwung Kembali Terima Sampah Organik

Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali, Made Rentin.
Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali, Made Rentin.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali menegaskan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Suwung tetap ditutup untuk sampah organik mulai 1 Agustus 2025.

Penegasan ini disampaikan Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali, Made Rentin, menyusul beredarnya video viral yang menyebut TPA Suwung kembali dibuka untuk semua jenis sampah.

“Tidak benar TPA Suwung dibuka kembali untuk sampah organik. TPA Suwung memang tutup, tapi hanya untuk jenis sampah organik. Sampah anorganik dan residu tetap bisa masuk sesuai ketentuan,” tegas Made Rentin dalam keterangannya, Sabtu (2/8/202).

Ia menyebut, penutupan TPA Suwung untuk sampah organik ini merupakan implementasi dari Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor 921 Tahun 2025 tentang Penghentian Pengelolaan Sampah dengan Metode Open Dumping, yang harus dihentikan paling lambat 180 hari sejak diterbitkan pada 23 Mei 2025.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Bali telah mengeluarkan Surat Gubernur Bali Nomor B.24.600.4/3664/PSLB3PKLH/DKLH tertanggal 23 Juli 2025, yang menyatakan bahwa mulai 1 Agustus 2025, TPA Regional Suwung hanya menerima sampah anorganik dan residu.

Sementara sampah organik wajib dikelola langsung dari sumbernya, baik di rumah tangga maupun di tingkat desa.

“Pemerintah telah mensosialisasikan kebijakan ini secara intensif sejak dua bulan lalu melalui Duta PSBS dan tim PSP PSBS kepada seluruh desa dan bendesa adat. Namun, kami akui masih terjadi miskomunikasi di lapangan, terutama antara pemerintah desa dan pihak swakelola sampah,” ujarnya.

Akibat belum tersampaikannya informasi secara utuh, beberapa truk pengangkut sampah masih membawa muatan campuran, termasuk sampah organik, sehingga terjadi antrian di pintu masuk TPA dan gangguan lalu lintas di sekitarnya.

“Sebagai bentuk toleransi di hari pertama penerapan kebijakan, kami memberikan kelonggaran bagi truk yang membawa maksimal 70 persen muatan untuk tetap masuk. Namun, semua pihak telah menandatangani kesepakatan bahwa mulai besok aturan akan dipatuhi sepenuhnya,” jelas Rentin.

Rentin menegaskan, kebijakan ini tidak berubah mulai 1 Agustus 2025, TPA Suwung tidak menerima sampah organik. Hanya sampah anorganik dan residu yang diizinkan masuk.

Ia pun mengimbau kepada para kepala desa, lurah, dan bendesa adat untuk terus menginformasikan serta menyosialisasikan kebijakan ini kepada masyarakat.

Rentin juga mendorong penerapan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber melalui teknologi pengolahan seperti Teba Modern dan inovasi lainnya agar transisi ini berjalan lancar.

“Ini adalah bagian dari komitmen kita bersama untuk menjaga lingkungan Bali yang bersih, sehat, dan lestari,” pungkasnya.

Sementara itu Koordinator Pokja PSP PSBS, Dr. Luh Riniti Rahayu menyoroti tentang pemberlakuan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup tersebut. Menurutnya keputusan tersebut wajib dilaksanakan dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Jika dalam waktu 180 hari tidak dihentikan open dumping nya ancaman pidana menanti. Kan sangat tidak bijak gara-gara pemerintah tidak menjalankan SK menteri itu dan memberikan kemudahan membuang sampah lalu pejabat DKLH menjadi tersangka,” katanya.

Ia menjelaskan Pergub Bali No 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber sudah 6 tahun berlaku. Sudah waktunya tegas agar masyarakat patuh dan sadar mengenai pengelolaan sampah demi kebaikan Bali.

Ia menyampaikan jika tidak sekarang sampai kapan lagi kita memberikan waktu untuk masyarakat Bali agar siap mengelola sampahnya sendiri. (rls)

WNA Ukraina Ditemukan Tewas Usai Terseret Arus di Pantai Diamond

Evakuasi WNA terseret arus di Pantai Diamond, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Sabtu (2/8/2025).
Evakuasi WNA terseret arus di Pantai Diamond, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Sabtu (2/8/2025).

PANTAUBALI.COM, KLUNGKUNG – Dua orang wisatawan asing terseret arus saat berenang di Pantai Diamond, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Sabtu (2/8/2025) sekitar pukul 13.15 WITA.

Satu orang berhasil diselamatkan, sementara satu korban lainnya ditemukan meninggal dunia usai sempat hilang terbawa arus.

Korban meninggal bernama Yaroslav Petryshyn (67) warga negara Ukraina.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan, upaya pertolongan sempat dilakukan oleh pengunjung di lokasi menggunakan tali lempar.

Satu korban berhasil diselamatkan. Namun, kondisi ombak yang tinggi dan arus laut yang kuat membuat satu korban lainnya terseret hingga ke tengah laut.

“Korban sempat terlihat mengapung kembali setelah menghilang. Tim rescue sudah berusaha mendekat, tapi tidak bisa menjangkau karena gelombang cukup besar,” ungkap Sidakarya.

Laporan awal diterima oleh petugas Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 13.21 WITA dari seorang warga bernama Pande Sutrisna.

Empat personel Unit Siaga SAR Nusa Penida kemudian dikerahkan menuju Pelabuhan Sampalan dan bergerak dengan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk mencari korban.

Sekitar pukul 14.45 WITA, tubuh korban akhirnya terdampar di pesisir pantai dan dievakuasi oleh masyarakat dan wisatawan yang berada di lokasi dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Selanjutnya, Tim SAR darat naik ke atas tebing untuk proses evakuasi lebih lanjut.

Korban dievakuasi ke atas tebing sekitar pukul 16.05 WITA dan dibawa ke Klinik Nusa Medica menggunakan ambulans.

Proses pencarian dan evakuasi melibatkan tim gabungan dari Unit Siaga SAR Nusa Penida, TNI AL Pos Nusa Penida, Koramil dan Polsek Nusa Penida, tenaga medis Nusa Medica, staf pengelola Diamond Beach, serta warga setempat. (ana)

Empat Warga Desa Tajen Dapat Sambungan Listrik Gratis

Penyerahan bantuan penyambungan listrik gratis kepada 4 warga prasejahtera di Desa Tajen, Kecamatan Penebel, Tabanan, Sabtu (2/8/2025).
Penyerahan bantuan penyambungan listrik gratis kepada 4 warga prasejahtera di Desa Tajen, Kecamatan Penebel, Tabanan, Sabtu (2/8/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan bersinergi dengan PLN dalam pelaksanaan program Light Up The Dream (LUTD).

Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menghadiri secara langsung penyerahan bantuan penyambungan listrik gratis kepada 4 warga prasejahtera di Desa Tajen, Kecamatan Penebel, Tabanan, Sabtu (2/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di kediaman salah satu penerima bantuan, an. Gusti Made Adi Suartana di Banjar Dinas Cepik.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali beserta jajaran, serta Manajer ULP dari seluruh wilayah Bali, Kepala Perangkat Daerah terkait, Perbekel, Bendesa Adat beserta undangan terkait lainnya.

Hadirnya listrik akan mempermudah berbagai aspek kehidupan masyarakat, seperti aktivitas rumah tangga, pendidikan anak-anak, hingga mendorong pelaku UMKM untuk berkembang.

Kolaborasi antara PLN dengan Pemerintah Daerah sangat positif, terutama untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang masih menempati rumah tidak layak huni.

Melalui sambutan Bupati Tabanan yang dibacakan Wabup Dirga, pihaknya sampaikan apresiasinya atas program PLN sebagai wujud sinergi dan gotong-royong dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

“Sejak tahun 2024 lalu sudah lebih dari 20 titik sambungan yang tersambungkan tersebar di Desa Belimbing, Desa Marga dan hari ini dilaksanakan di Desa Tajen,” ujarnya.

Menurutnya, program Light Up The Dream, bukan hanya sekadar memberikan sambungan listrik gratis, program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi penerima manfaat, tetapi juga memberikan dampak positif yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Sinergi ini diharapkan dapat terus ditingkatkan, bukan hanya di sektor kelistrikan tapi di sektor-sektor lainnya yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

“Dengan hadirnya listrik, khususnya aktivitas sehari-hari, pendidikan anak-anak, serta usaha kecil dan menengah di masyarakat akan semakin terbantu,” imbuh Dirga.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tabanan, Wayan Murtika, menyampaikan bahwa program LUTD telah membantu 19 kepala keluarga di Desa Belimbing sejak tahun 2024 hingga April 2025.

“Untuk saat ini di Desa Tajen ada 4 Kepala Keluarga yang akan kami bantu. Dengan program ini kami berharap dengan adanya program ini nanti bisa memberikan manfaat kepada masyarakat yang ada di Desa Tajen khususnya kemudian bisa membantu perekonomian yang ada,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, selaku perwakilan General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Putu Kariana, turut menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan.

“Kami bisa hadir di tengah masyarakat, bagaimana kami juga selama ini bersinergi bersama seluruh perangkat Pemkab sangat baik dengan dukungan dari pak bupati juga arahan-arahan selama kami menjalankan tugas untuk mengalirkan listrik di Tabanan ini,” pungkasnya. (ana)

Lomba Balap Karung hingga Terompah Meriahkan HUT RI ke 80 di Tabanan

Perlombaan tradisional yang penuh semangat dan keceriaan di Lapangan Alit Saputra, Jumat (1/8/2025). 
Perlombaan tradisional yang penuh semangat dan keceriaan di Lapangan Alit Saputra, Jumat (1/8/2025). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Menyambut peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar berbagai perlombaan tradisional yang penuh semangat dan keceriaan di Lapangan Alit Saputra, Jumat (1/8/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian acara yang diinisiasi untuk memeriahkan bulan kemerdekaan di seluruh wilayah Kabupaten Tabanan.

Berbagai lomba seperti balap karung dan lomba terompah mempererat kebersamaan di antara para pegawai lintas perangkat daerah yang hadir sebagai peserta.

Tak hanya menjadi ajang hiburan, perlombaan ini juga dipenuhi sorakan para pendukung yang memadati lapangan, menciptakan suasana meriah khas perayaan kemerdekaan.

Dalam lomba balap karung, juara pertama diraih oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (PUPRKP), disusul Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan masing-masing di posisi kedua dan ketiga.

Sementara itu, dalam lomba terompah, BRIDA keluar sebagai juara pertama, diikuti oleh Disdukcapil dan Dinas KB di posisi kedua dan ketiga.

Sebelumnya, Pemkab Tabanan mengeluarkan imbauan resmi yang mendorong seluruh Perangkat Daerah, Camat, serta Perbekel dan Lurah untuk ikut serta menghias kantor masing-masing mulai 29-31 Juli 2025.

Imbauan tersebut tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani secara elektronik oleh Ketua Umum Panitia Peringatan HUT RI ke-80 Kabupaten Tabanan, I Made Agus Harthawiguna.

“Kami mengajak seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat desa untuk menunjukkan semangat nasionalisme dan gotong royong melalui kegiatan menghias kantor serta mengikuti lomba-lomba tradisional ini. Semangat ini adalah cerminan dari tema nasional tahun ini, yaitu ‘Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’,” ujar Agus Harthawiguna yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tabanan.

Dengan kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh jajaran, semarak kemerdekaan tahun ini diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan dan kecintaan terhadap tanah air, serta menumbuhkan semangat kerja yang positif di lingkungan Pemkab Tabanan. (ana)