- Advertisement -
Beranda blog Halaman 127

Tinjau TPA Mandung, Wabup Tabanan Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Wagub Tabanan Made Dirga saat meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung di Kecamatan Kerambitan, Selasa (5/8/2025).
Wagub Tabanan Made Dirga saat meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung di Kecamatan Kerambitan, Selasa (5/8/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mendorong pengelolaan sampah yang tertib dan berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Hal ini disampaikannya saat meninjau langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung di Kecamatan Kerambitan, Selasa (5/8/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Dirga memastikan proses pembuangan dan pengelolaan sampah telah berjalan sesuai prosedur, serta mengajak seluruh pihak bersinergi menangani permasalahan sampah secara serius.

Ia juga menekankan perlunya sinergi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemerintah kecamatan agar permasalahan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan.

“Kita semua harus bersinergi dan bertanggung jawab, agar permasalahan sampah ini tidak menjadi bom waktu di kemudian hari. Penanganan sampah yang baik sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman,” tegas Dirga.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah Kabupaten Tabanan menuju pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan. (ana)

Masih Muda Jadi Begal! 2 Tersangka Ngaku Polisi dan Tuduh Korban Pakai Narkoba

IPPPM dan NI PRKP diamankan di Mapolsek Denpasar Timur.
IPPPM dan NI PRKP diamankan di Mapolsek Denpasar Timur.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Dua mahasiswa ditangkap polisi usai nekat melakukan perampasan uang terhadap seorang pria di kawasan Denpasar Timur. Salah satu pelaku bahkan mengaku sebagai anggota polisi Direktorat Narkoba Polda Bali untuk menakut-nakuti korban.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, mengungkapkan bahwa kedua pelaku berinisial IPPPM (25), mahasiswa asal Denpasar, dan NI PRKP (23), mahasiswi asal Tabanan. Aksi kejahatan mereka terjadi pada 28 Juni 2025 pukul 02.30 WITA di Gang Sekolah SMP PGRI 6, Jalan Kapten Japa, Denpasar Timur.

“Korban dihentikan, dipukul, lalu dituduh sebagai pengguna narkoba. Pelaku pria mengaku sebagai anggota Polda Bali dan memaksa korban menyerahkan uang. Mereka bahkan membawa korban ke ATM,” ujar AKP Sukadi, Senin (4/8/2025).

Korban yang saat itu tidak membawa uang sempat menghubungi temannya untuk mentransfer dana, lalu diajak pelaku ke ATM BCA di Jalan Cok Agung Tresna. Di sana, korban menyerahkan uang tunai Rp2 juta kepada pelaku.

Kasus ini dilaporkan ke Polsek Denpasar Timur pada 16 Juli 2025. Setelah diselidiki, kedua pelaku dibekuk di kawasan Jalan Tukad Yeh Aya oleh tim opsnal dipimpin Kanit Reskrim Iptu I Nyoman Agus Putra Ardiana.

Dalam pemeriksaan, IPPPM mengaku memukul dan merampas uang korban, sedangkan NI PRKP membantu memaksa korban. Uang hasil rampasan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Barang bukti yang diamankan antara lain CCTV ATM, sepeda motor Honda Scoopy DK 6390 VK, dan uang tunai Rp500 ribu.

Keduanya kini ditahan di Polsek Dentim dan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman maksimal sembilan tahun penjara. RA

Penyetopan Sampah Organik ke TPA Suwung Bukan Kebijakan Mendadak

Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Provinsi Bali, I Made Rentin.
Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Provinsi Bali, I Made Rentin.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Kebijakan penghentian pembuangan sampah organik ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung mulai 1 Agustus 2025 menuai respons dari sejumlah pihak.

Bahkan pada Senin (4/8/2025), puluhan petugas kebersihan yang biasa mengangkut sampah di wilayah Kota Denpasar dan sekitarnya, datang ke Kantor Gubernur Bali.

Mereka membawa motor cikar (moci) berisi tumpukan sampah organik sebagai bentuk penyampaian aspirasi atas penolakan TPA Suwung terhadap sampah jenis tersebut.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Provinsi Bali, I Made Rentin, menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan keputusan mendadak. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Bali telah menyiapkan kebijakan tersebut sejak lama melalui sejumlah regulasi

Diterangkan olehnya, Gubernur Bali telah mengeluarkan Peraturan Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS).

“Itu sudah dikeluarkan enam tahun lalu dengan regulasi turunan berupa Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, Walikota Denpasar juga mengeluarkan Perwali Nomor 15 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Budaya dan Perwali Nomor 7 Tahun 2024 tentang Rencana Induk Sistem Pengelolaan Sampah.

Sebelum menyetop kiriman sampah organik ke TPA Suwung mulai 1 Agustus 2025, tim gabungan yang terdiri Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS PADAS) Ibu Putri Suastini Koster, DKLH Bali, Pokja Pembatasan Penggunaan Plastik Sekali Pakai dan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSP PSBS), secara masif turun melakukan sosialisasi.

Diungkapkan Rentin, sejak bulan Juni 2025, setiap hari Selasa dan Jumat, tim gabungan melakukan sosialisasi di Kota Denpasar. Sosialisasi yang dipusatkan di empat kecamatan itu melibatkan Perbekel/Lurah, Bendesa Adat, TP PKK hingga Pasikian Krama Istri.

“Sosialisasi diisi dengan paparan singkat dilanjutkan dengan turun ke lapangan,” tambahnya. Setelah Denpasar, tim gabungan telah merampungkan sosialisasi di wilayah Badung. Selain itu, sosialisasi juga telah dilakukan pada beberapa kecamatan di Kabupaten Gianyar.

Menutup klarifikasinya, Kadis KLH Made Rentin kembali mohon partisipasi masyarakat dalam penanganan sampah yang saat ini sudah masuk fase darurat. “Ubah kebiasaan dari kumpul, angkut, buang menjadi mengelola sampah pada sumbernya,” pungkasnya. (ana)

Pemuda Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos, Ini Temuan Polisi

Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di kamar kos tempat korban ditemukan tak bernyawa.
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di kamar kos tempat korban ditemukan tak bernyawa.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Seorang pemuda berusia 27 tahun ditemukan tewas membusuk di kamar kosnya di Jalan Tukad Badung XI, Renon, Denpasar Selatan, Senin (4/8/2025) malam.

Korban berinisial Komang LTA, asal Singaraja, ditemukan dalam kondisi tertelungkup di lantai kamar mandi, diduga telah meninggal tiga hari sebelumnya.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi mengatakan jenazah pertama kali ditemukan oleh pihak keluarga setelah korban tak kunjung merespons pesan dan telepon.

“Korban ditemukan sudah dalam kondisi membusuk. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya,” jelas Sukadi, Selasa (5/8/2025).

Awalnya, sang kakak, Made DEF, berniat meminjam mobil milik korban pada Minggu malam. Karena tak ada kabar sejak Jumat (1/8), ia meminta suaminya mengecek ke kos korban. Setelah gagal membuka pintu dan mendapat izin dari pemilik kos, kamar akhirnya dibuka secara paksa. Di situlah korban ditemukan tak bernyawa di kamar mandi.

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang pribadi korban, termasuk dua laptop, ponsel, obat-obatan seperti Allopurinol dan Ibuprofen, serta kunci mobil. Jenazah kemudian dibawa ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk pemeriksaan lanjutan.

“Penyelidikan masih terus kami lakukan. Beberapa saksi telah dimintai keterangan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” pungkas AKP Sukadi. RA

Komisi IV DPR RI Siap Perjuangkan Tambahan Bantuan Pertanian untuk Bali

Kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Bali, di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Senin (4/8/2025).
Kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Bali, di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Senin (4/8/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Program pembangunan Bali berkelanjutan dengan visi kearifan lokal nangun sat kerthi loka yang ditanamkan Gubernur Bali Wayan Koster mendapat apresiasi luar biasa dari Komisi IV DPR RI.

Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, kehutanan dan kelautan ini menyatakan siap mendukung program berkelanjutan Gubernur Koster yang akan menjadikan Bali sebagai Pulau Organik.

Ketua Rombongan Komisi IV DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Alex Indra Lukman akan memperjuangkan dan membantu peningkatan bantuan dari pemerintah pusat demi mendukung program pertanian berkelanjutan di Bali.

“Kami siap membantu penambahan kuota pupuk organik, menyalurkan bantuan benih, mendukung pembangunan jalan usaha tani, serta memperkuat pengembangan budidaya perikanan,” kata Alex saat melakukan kunjungan kerja ke Bali dan bertemu langsung dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Senin (4/8/2025).

Alex Indra juga menilai produk organik Bali memiliki kualitas tinggi. Untuk itu, ia bersama rombongan Komisi IV DPR RI akan memperjuangkan agar mendapat akses pasar yang luas dan didukung kebijakan pemerintah.

Untuk itu, pentingnya fasilitasi ekspor produk pertanian dan perikanan Bali agar mampu menembus pasar internasional.

Di hadapan Gubernur Koster, Komisi IV DPR RI juga menyatakan akan membantu peningkatan jumlah bantuan pupuk organik untuk mendukung sistem pertanian organik Bali, bantuan benih, jalan usaha tani, pengembangan budi daya ikan, fasilitasi ekspor produk pertanian dan perikanan.

Gubernur Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas komitmen Komisi IV DPR RI dalam membantu krama Bali. Ia menyebut sinergi pusat dan daerah sangat penting dalam merealisasikan program pertanian organik yang ramah lingkungan, sekaligus menjaga ekosistem dan ketahanan pangan Bali.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi sektor pertanian dan perikanan di Bali, dari sistem konvensional menuju sistem hijau dan berkelanjutan, sejalan dengan arah pembangunan berbasis kearifan lokal dan pelestarian alam.

Turut hadir dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra dan segenap Kepala Perangkat Daerah terkait, Anggota Komisi IV DPR RI, I Nyoman Adi Wiryatama dan ⁠Sturman Panjaitan.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, ⁠Direktur Perlindungan Tanaman Pangan dan ⁠Direktur Kesehatan Hewan dari Kementerian Pertanian.

Plh. Sesditjen Perhutanan Sosial, ⁠Kepala Balai Perhutanan Sosial, Kepala Balai Pengelolaan DAS, ⁠Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan ⁠Kepala Balai Penegakan Hukum Kehutanan dari Kementerian Kehutanan. (rls)

Menpan-RB Dorong MPP Badung Terhubung dengan Program Prioritas Nasional

Kunjungan Kerja Menteri PAN-RB Rini Widyantini ke MPP Kabupaten Badung, Puspem Badung, Senin (4/8/2025).
Kunjungan Kerja Menteri PAN-RB Rini Widyantini ke MPP Kabupaten Badung, Puspem Badung, Senin (4/8/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kinerja Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Badung mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia.

Menteri PANRB, Rini Widyantini, secara khusus menyebut bahwa pelayanan di MPP Badung sudah berjalan optimal dan memudahkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan administrasi.

Dalam kunjungannya ke MPP Badung pada Senin (4/8/2025), Rini menegaskan pentingnya sinergi antara pelayanan daerah dengan program-program strategis pemerintah pusat.

Ia berharap MPP Badung bisa menjadi perpanjangan tangan kebijakan nasional, seperti fasilitasi pendirian Koperasi Merah Putih dan mendukung program Makanan Sehat Bergizi di tingkat desa.

“Pelayanan di sini sudah sangat baik, namun akan lebih maksimal lagi jika terhubung dengan program-program pusat. Misalnya mempermudah desa-desa dalam mengurus izin Koperasi Merah Putih atau mengintegrasikan program makanan sehat bergizi,” ungkapnya.

Rini turut meninjau langsung berbagai layanan yang tersedia di MPP Badung, mulai dari layanan BPJS, perizinan usaha, pelayanan Samsat, hingga fasilitas lainnya. Ia juga berdialog dengan masyarakat yang sedang mengurus keperluan di MPP untuk mengetahui sejauh mana layanan tersebut dirasakan manfaatnya.

Menurut Rini, inovasi pelayanan jemput bola di bidang kesehatan yang telah diterapkan Pemkab Badung menjadi salah satu hal yang patut dicontoh. Ia mendorong agar cakupan pelayanan kesehatan gratis ini bisa diperluas sehingga lebih banyak warga yang merasakan manfaatnya.

“Saya sangat mengapresiasi langkah jemput bola yang sudah dilakukan, ini sangat luar biasa. Ini sejalan dengan arahan Presiden agar pelayanan publik benar-benar hadir di tengah masyarakat dan berdampak langsung,” tegasnya.

Rini juga menegaskan bahwa MPP sejatinya bukan sekadar gedung pelayanan, melainkan sebuah pusat integrasi layanan publik yang harus dimanfaatkan masyarakat secara optimal. “MPP adalah wajah pemerintah dalam melayani. Di sini masyarakat tidak hanya memperoleh informasi, tapi langsung dilayani secara cepat dan efisien sesuai kebutuhan mereka,” jelasnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Badung, I Made Agus Aryawan, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Menteri PANRB. Ia menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pembaruan layanan di MPP Badung agar semakin cepat, mudah, dan efisien.

“Terima kasih kepada Ibu Menteri atas kunjungannya. Kami di DPMPTSP terus berkomitmen mempercepat layanan, sejalan dengan arahan pimpinan, agar pelayanan publik di Badung semakin berkualitas,” ujar Agus.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya juga terus memperluas kerja sama lintas instansi agar semakin banyak layanan publik yang bisa diakses masyarakat melalui MPP Badung, khususnya terkait perizinan dan administrasi lainnya. (jas) 

Mapolresta Denpasar Kini Tampil Lebih Modern, Siap Tingkatkan Pelayanan Publik

Kapolda Bali Daniel Adityajaya bersama Bupati Badung Wayan Adi Arnawa saat meresmikan wajah baru Mapolresta Denpasar, Senin (4/8).
Kapolda Bali Daniel Adityajaya bersama Bupati Badung Wayan Adi Arnawa saat meresmikan wajah baru Mapolresta Denpasar, Senin (4/8).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Wajah baru Markas Komando Polresta Denpasar resmi diperkenalkan kepada publik, Senin (4/8) pagi. Gedung dan fasilitas modern hasil renovasi senilai hibah dari Pemerintah Kabupaten Badung tahun 2024 ini diresmikan oleh Kapolda Bali Daniel Adityajaya bersama Bupati Badung Wayan Adi Arnawa, ditandai dengan prosesi pemotongan pita di lobi Mapolresta Denpasar.

Renovasi yang dikerjakan selama 92 hari kalender ini meliputi pembaruan gedung utama, pagar depan, barak Dalmas, hingga pembangunan rumah jabatan Kapolresta dan Wakapolresta. Perubahan mencolok terlihat sejak pintu masuk hingga ke ruang kerja setiap satuan. Area depan kini dilengkapi videotron sebagai media informasi publik, menggantikan baliho konvensional.

Kapolda Bali mengapresiasi penuh dukungan Pemkab Badung yang dinilainya sebagai langkah strategis untuk menunjang kinerja aparat.

“Kondisi saat ini sangat dinamis. Jumlah wisatawan meningkat, tuntutan masyarakat tinggi, dan potensi gangguan keamanan pun bertambah. Dengan fasilitas baru ini, kami optimistis pelayanan kepolisian kepada masyarakat bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Pihaknya  juga mengingatkan jajarannya untuk merawat fasilitas tersebut agar tetap prima dalam jangka panjang.

Bupati Badung menegaskan bahwa pembangunan ini adalah wujud nyata sinergi pemerintah daerah dan kepolisian demi menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata dunia.

“Keamanan adalah kunci. Dengan fasilitas baru, kami berharap pelayanan semakin baik, kepercayaan masyarakat dan wisatawan meningkat, dan pada akhirnya berdampak positif bagi perekonomian serta PAD Badung,” tegasnya. (*)

Sekolah Rakyat di Tabanan Kekurangan Tenaga Pendidik

Kunjunga MenPANRB ke SRMP 17 Tabanan, Senin (4/8/2025).
Kunjunga MenPANRB ke SRMP 17 Tabanan, Senin (4/8/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan kekurangan tenaga pendidik. Pasalnya, tiga orang guru di sekolah rakyat tersebut mengundurkan diri. Mereka terdiri dari satu guru Bimbingan Konseling (BK) dan dua guru agama yakni Agama Hindu dan Kristen.

Kondisi itu disampaikan langsung oleh Kepala Sentra Mahatmiya Bali, Sumarno Sri Wibowo, saat kunjungan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini ke sekolah rakyat yang berlokasi di Jalan S.Parman No.1, Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, pada Senin (4/8/2025).

Terkait persoalan tenaga pendidik, Menteri Rini menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial selaku pengelola sekolah rakyat, serta Kemendikdasmen untuk pemetaan kebutuhan dan penempatan guru melalui data dapodik dan program PPG.

“Formasi tenaga pendidik akan disesuaikan dengan jumlah siswa dan kebutuhan riil di lapangan. Kami masih menunggu formasi yang dibutuhkan oleh Kementerian Sosial,” ungkapnya.

Sementara itu, Sri Wibowo mengungkapkan, pengunduran diri tiga orang tenaga pendidik itu disebabkan oleh beberapa alasan. Diantaranya karena jarak sekolah yang jauh dari tempat tinggal guru, serta penugasan dari instansi asal yang berbenturan dengan jadwal mengajar.

Akibatnya, jumlah guru yang aktif di SRMP 17 Tabanan kini hanya 11 orang dari kebutuhan 14 orang tenaga pengajar. “Kondisi ini sudah kami laporkan dan saat ini dalam proses perekrutan kembali,” ujarnya usai kunjungan Menteri PANRB.

Untuk diketahui, SRMP 17 Tabanan menampung 75 siswa, yang berasal dari empat kabupaten di Bali yakni Tabanan (61 siswa), Buleleng (8), Badung (3), dan Denpasar (3). Sekolah rakyat merupakan bagian dari Program Prioritas Presiden untuk membuka akses pendidikan bermutu, gratis, dan setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya dari desil I dan II.

Setiap siswa mendapatkan fasilitas belajar yang memadai serta asrama tempat tinggal selama menempuh pendidikan di sekolah rakyat. Selain itu, mereka akan mendapatkan seragam yang lengkap, uang rekreasi, serta biaya pulang ke rumah bagi para siswa. (ana)

Koni Tabanan Siapkan Ratusan Atlet Menuju Porprov Bali 2025

Tes fisik fisik calon atlet Kabupaten Tabanan di Porprov Bali 2025.
Tes fisik fisik calon atlet Kabupaten Tabanan di Porprov Bali 2025.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tabanan terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI 2025.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah menggelar tes fisik bagi ratusan calon atlet sebagai bagian dari upaya menyiapkan kontingen yang andal dan kompetitif.

Sebanyak 430 atlet dari 36 cabang olahraga (cabor) ambil bagian dalam tes fisik yang menjadi bagian dari proses seleksi dan pemetaan kemampuan fisik atlet. Tes ini merupakan langkah strategis KONI Tabanan dalam memastikan kesiapan dan kualitas atlet yang akan berlaga membawa nama daerah di ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.

Tes fisik ini bertujuan untuk mengukur kebugaran jasmani, daya tahan, kekuatan, kelincahan, serta aspek-aspek fisik lainnya yang penting bagi performa atlet.

Dengan hasil yang diperoleh, KONI bersama tim pelatih dapat merancang program latihan yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan masing-masing atlet.

Selain itu, tes fisik ini juga menjadi dasar evaluasi dalam proses seleksi akhir calon atlet yang akan resmi memperkuat kontingen Tabanan pada Porprov Bali XVI 2025.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menyampaikan motivasi kepada seluruh calon atlet.

“Tes fisik ini bukan hanya soal kekuatan tubuh, tetapi juga tentang ketangguhan mental dan komitmen untuk berprestasi,” ujarnya, Senin (4/8/2025).

Ketua KONI Kabupaten Tabanan I Made Nurbawa menyampaikan, tes fisik ini merupakan bagian integral dari upaya KONI dalam membina dan mempersiapkan atlet secara menyeluruh. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni 2-3 Agustus 2025, bertempat di GOR Debes, Tabanan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap atlet yang terpilih benar-benar siap secara fisik dan mental. Melalui tes ini, kami bisa mengetahui kondisi awal mereka dan menyesuaikan program pembinaan ke depan agar lebih optimal,” jelasnya.

KONI Tabanan optimis dapat mencetak atlet-atlet berkualitas dan menjadikan Porprov Bali XVI 2025 sebagai momentum kebangkitan prestasi olahraga di Bumi Lumbung Beras Bali. (ana)

Niat Selamatkan Anak, Pria Paruh Baya Malah Terseret Arus di Pantai Seminyak

Evakuasi korban terseret arus di Pantai Seminyak, Kuta, Badung pada Senin (4/8/2025) sore.
Evakuasi korban terseret arus di Pantai Seminyak, Kuta, Badung pada Senin (4/8/2025) sore.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Upaya seorang ayah menyelamatkan anaknya berujung tragis. Gusti Agung Anom (47), warga Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, tewas setelah terseret arus saat mencoba menolong anaknya yang tergulung ombak di Pantai Seminyak, Kuta, Badung pada Minggu (3/8/2025) sore.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan laporan diterima pada Minggu malam sekitar pukul 20.40 WITA, dan tim SAR langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Korban awalnya mandi bersama tiga anaknya di Pantai Seminyak. Salah satu anak terbawa arus ke tengah. Saat korban berusaha menolong, ia malah ikut terseret dan hilang,” terang Sidakarya, ketika dikonfirmasi Senin (4/8/2025).

Tim SAR telah memulai pencarian sejak malam kejadian dan kembali melanjutkannya pada pagi hari dengan menyisir perairan menggunakan perahu karet dan jetski.

Koordinator Pencarian dan Pertolongan, I Ketut Wirajaya, menambahkan, pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WITA, Basarnas Bali mengerahkan rubber boat dan jetski ke lokasi hilangnya korban.

“Tak lama kemudian kami menerima informasi dari Pol Airud Kedonganan bahwa ditemukan jasad pria mengambang di perairan Seseh, Badung. Kami bersama Balawista Kuta segera mengevakuasi korban menggunakan dua jetski,” ujar Wirajaya.

Korban ditemukan dalam kondisi telungkup, tanpa mengenakan pakaian. Jenazah kemudian dievakuasi ke Pantai Seminyak dan dibawa ke Rumah Sakit Garba Med, Kerobokan menggunakan ambulans Balawista Kuta. (ana)