- Advertisement -
Beranda blog Halaman 116

Bupati Badung Dorong RS Unud Jadi Pusat Layanan Kesehatan dan Pendidikan Unggulan di Bali

Bupati Wayan Adi Arnawa, bersama Wabup Bagus Alit Sucipta, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus melaksanakan Rakor di Rumah Sakit Universitas Udayana (RS Unud) Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (21/8/2025).
Bupati Wayan Adi Arnawa, bersama Wabup Bagus Alit Sucipta, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus melaksanakan Rakor di Rumah Sakit Universitas Udayana (RS Unud) Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (21/8).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, melaksanakan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Universitas Udayana (RS Unud) di Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (21/8/2025).

Kegiatan ini merupakan upaya konkret komitmen Pemkab Badung dalam memperluas akses pelayanan kesehatan, meningkatkan pemerataan fasilitas medis, serta memperkuat infrastruktur kesehatan yang berdaya guna bagi masyarakat, Kabupaten Badung khususnya di wilayah Kuta Selatan.

Kunjungan diawali dengan peninjauan fasilitas medis yang tersedia di RS Unud, Bupati dan Wabup Badung secara langsung mengidentifikasi kebutuhan prioritas guna mendukung pengembangan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif.

Selain itu, rombongan juga melakukan observasi terhadap sejumlah lahan di kawasan Universitas Udayana yang dinilai memiliki potensi strategis untuk pengembangan infrastruktur pendukung kawasan Kuta Selatan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rapat koordinasi bersama jajaran pimpinan Universitas Udayana.

Rakor ini berfokus pada eksplorasi bentuk kerjasama institusional antara Pemkab Badung dan Universitas Udayana, meliputi penguatan kapasitas Rumah Sakit, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, akselerasi inovasi pelayanan publik berbasis akademik, serta pembangunan infrastruktur berorientasi jangka panjang.

Bupati Wayan Adi Arnawa menekankan, pembangunan sektor kesehatan harus didasarkan pada strategi perencanaan dan pembiayaan yang efektif serta berorientasi langsung pada kebutuhan masyarakat.

“Setiap alokasi anggaran publik harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Badung tengah menghadapi kompleksitas tantangan infrastruktur dan pelayanan dasar. Tidak mungkin kita hanya bergantung pada dana transfer pusat, terlebih alokasinya terus mengalami penurunan signifikan. Oleh sebab itu, pemerintah daerah harus berinovasi dengan memanfaatkan potensi dan aset yang ada, termasuk aset strategis Universitas Udayana, untuk menghasilkan nilai tambah bagi kesejahteraan publik,” ucapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pengembangan berbasis rencana induk (master plan) yang holistik dan berkelanjutan di kawasan Unud. Dalam konteks ekonomi regional, Bupati juga menyoroti dinamika pertumbuhan pariwisata yang berdampak pada eskalasi harga tanah.

Sejak 2012, Pemkab Badung telah menerapkan kebijakan penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 100 persen terhadap lahan non-komersial sebagai upaya proteksi sosial.

“Kawasan Badung Selatan memiliki prospek untuk dikembangkan sebagai kota terintegrasi yang memadukan pusat pendidikan, layanan kesehatan, dan aset budaya. Oleh karena itu, penyusunan master plan yang komprehensif menjadi keharusan, sehingga arah pembangunan RS Unud beserta kawasan sekitarnya benar-benar memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat,” tegas Adi Arnawa.

Sebagai tindak lanjut, Bupati Adi Arnawa menyerahkan draf adendum kerjasama dari Pemkab Basung kepada Rektor Universitas Udayana, sekaligus mendorong percepatan penyelesaian master plan pengembangan kawasan Unud. Dokumen ini diarahkan untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat dan ruang publik berfungsi ganda berupa taman kota.

Ia berharap dari kunjungan ini menghasilkan kesepahaman strategis antara Pemkab Badung dan Universitas Udayana untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam pembangunan ekosistem layanan kesehatan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini tidak hanya menopang pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga menjamin peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Badung serta Bali secara keseluruhan.

Sementara itu, Rektor Unud I Ketut Sudarsana, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Badung. Ia menegaskan, Universitas Udayana memiliki potensi akademik besar, dengan 13 fakultas, 1 program pascasarjana, lebih dari 36.000 mahasiswa, 1.700 Dosen, dan 247 Profesor.

Namun, diakui pula bahwa perkembangan RS. Unud dalam beberapa tahun terakhir belum optimal. Oleh karena itu, pihak universitas menugaskan tim kajian untuk merumuskan langkah revitalisasi.

“Kami berkomitmen untuk menghidupkan kembali fungsi Rumah Sakit ini. Dengan dukungan pemerintah daerah, RS Unud akan kami kembangkan sebagai pusat pendidikan, penelitian, sekaligus pelayanan kesehatan masyarakat yang unggul,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, Unud juga menawarkan kerjasama di bidang pengembangan Rumah Sakit Hewan, Klinik Hewan, dan pusat penitipan hewan, yang dinilai semakin relevan dengan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan hewan di Bali, terutama di kalangan ekspatriat,” jelasnya.

Hadir pada kegiatan tersebut Sekda Badung IB. Surya Suamba beserta para Kepala OPD terkait, Tim Perumus Kebijakan, Direktur RS Unud, Prof. Anak Agung Wiradewi Lestari beserta jajaran. (ana)

Pemuda 19 Tahun Tewas Tersengat Listrik Saat Angkat Besi di Ruko Abiansemal

Polisi menangani kasus kematian KK (19) akibat tersengat listrik di sebuah ruko di Jalan Raya Semana, Mambal, Abiansemal, Badung.
Polisi menangani kasus kematian KK (19) akibat tersengat listrik di sebuah ruko di Jalan Raya Semana, Mambal, Abiansemal, Badung.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Peristiwa nahas menimpa seorang pemuda berinisial KK (19) asal Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu, Buleleng. Ia tewas setelah tersengat listrik di sebuah ruko di Jalan Raya Semana, Mambal, Abiansemal, Badung, pada Senin (18/8/2025) sekitar pukul 14.30 WITA.

Kapolsek Abiansemal, Kompol I Nyoman Karang Adiputra, membenarkan kejadian tersebut.

“Korban saat itu sedang membantu merapikan besi sisa proyek di lantai dua. Saat menaikkan besi panjang sekitar enam meter, diduga terjadi kontak dengan aliran listrik hingga korban tersengat,” jelasnya.

Salah seorang saksi, IPWP (30), menuturkan bahwa sebelum kejadian korban sempat beristirahat siang bersama karyawan lainnya. Sekitar pukul 14.30 WITA, saksi mendengar suara ledakan dari lantai dua. Ketika diperiksa, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

“Korban langsung kami bawa ke RS Windu Usadha, namun pihak rumah sakit menyatakan korban sudah meninggal dunia,” kata saksi.

Pihak keluarga korban yang tiba di rumah sakit sepakat menyelesaikan peristiwa ini secara kekeluargaan, karena kematian korban dianggap sebagai murni kecelakaan kerja.

Pemilik ruko juga menyanggupi menanggung biaya upacara pengabenan yang rencananya digelar pada 24 Agustus 2025 di Singaraja.

“Pihak keluarga menerima dengan ikhlas musibah ini dan tidak menempuh jalur hukum. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan pendataan dan meminta keterangan saksi-saksi,” tambah Kapolsek Abiansemal. RA

Profil Wamenaker Immanuel Ebenezer yang Dikabarkan Kena OTT KPK

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer.

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto pada Kamis (21/8/2025). “Benar,” kata Fitroh Rohcahyanto seperti dilansir dari Antara.

Fitroh menyebut OTT tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan, dan terdapat 10 orang lainnya yang ditangkap bersama Wamenaker. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang telah tertangkap.

Lantas, siapa sebenarnya Immanuel Ebenezer, dan bagaimana rekam jejaknya sebelum menjabat Wamenaker di Kabinet Merah Putih?

Immanuel Ebenezer Gerungan lahir di Riau pada 22 Juli 1975. Pria yang akrab disapa Noel ini merupakan lulusan Sarjana Sosial Universitas Satya Negara Indonesia. Noel dikenal luas sebagai Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman) yang aktif mendukung pasangan Joko Widodo–Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Pada 12 Juni 2021, Noel diangkat menjadi Komisaris Utama PT Mega Eltra, anak perusahaan PT Pupuk Indonesia. Namun, jabatan tersebut hanya bertahan setahun.

Ia diberhentikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir setelah namanya dikaitkan dengan kasus terorisme Munarman, di mana Noel sempat menjadi saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Februari 2022.

Di kancah politik, Noel kembali aktif pada Pilpres 2024. Awalnya, Jokowi Mania yang dipimpinnya mendukung Ganjar Pranowo sebelum PDIP resmi mengusung calon presiden.

Namun, ketegangan dengan PDIP melahirkan kelompok relawan baru, Ganjar Mania. Situasi semakin panas setelah pencalonan Ganjar resmi, hingga akhirnya Noel menarik dukungan dan membubarkan Ganjar Mania.

Langkah tersebut diambil seiring keputusan Jokowi Mania untuk mengalihkan dukungan ke Prabowo Subianto, terutama setelah putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, ditetapkan sebagai calon wakil presiden. Pada akhirnya, Immanuel Ebenezer resmi bergabung dengan Partai Gerindra. (ana)

Pohon Tumbang Picu Kemacetan di Jalur Denpasar–Gilimanuk

Pembersihan pohon tumbang di kawasan Hutan Taman Kota, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Kamis (21/8/2025) pagi. 
Pembersihan pohon tumbang di kawasan Hutan Taman Kota, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Kamis (21/8/2025) pagi. 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Jalur utama Denpasar–Gilimanuk sempat mengalami kemacetan akibat tumbangnya sebuah pohon berjenis Spatudia di kawasan Hutan Taman Kota Tabanan, sebelah barat Patung Adipura, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, pada Kamis (21/8/2025) pagi.

Insiden pohon tumbang itu terjadi sekitar pukul 08.30 Wita, tepat saat arus kendaraan dari arah Denpasar dan Gilimanuk padat merayap.

Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, mengatakan, faktor utama penyebab tumbangnya pohon adalah angin kencang yang terjadi sejak pagi serta kondisi batang pohon yang sudah lapuk.

“Saat peristiwa terjadi, pohon tumbang menghalangi setengah badan jalan sehingga kendaraan dari arah Denpasar menuju Gilimanuk maupun sebaliknya mengalami antrean panjang. Untungnya tidak ada korban jiwa maupun kerugian material,” ungkap Srinadha Giri.

Setelah menerima laporan dari warga sekitar pukul 08.30 Wita, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Tabanan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), PLN, serta aparat kepolisian langsung dikerahkan ke lokasi.

Penanganan dilakukan mulai pukul 08.45 Wita hingga 09.30 Wita dengan membersihkan batang dan ranting pohon yang melintang di jalan.

Dalam proses evakuasi, petugas kepolisian menerapkan sistem buka tutup arus lalu lintas. Meski kendaraan sempat padat merayap, arus tetap bisa bergerak bergantian hingga pembersihan pohon selesai dilakukan.

Selain itu, petugas PLN juga memastikan keamanan jaringan listrik yang sempat terdampak ranting pohon. Situasi kembali normal setelah seluruh material pohon berhasil disingkirkan dari jalan.

Srinadha Giri menambahkan, kejadian pohon tumbang ini menjadi peringatan akan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem yang kerap terjadi di wilayah Tabanan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di jalan yang banyak pepohonan, terutama ketika angin kencang melanda,” pungkasnya. (ana)

Puluhan Personel Polres Tabanan Dites Urine, Begini Hasilnya

Jajaran Polres Tabanan jalani tes urine yang berlangsung di Loby Polres Tabanan, Kamis (21/8/2025) pagi.
Jajaran Polres Tabanan jalani tes urine yang berlangsung di Loby Polres Tabanan, Kamis (21/8/2025) pagi.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Personel Polres Tabanan menjalani pemeriksaan tes urine yang berlangsung di Loby Polres Tabanan, Kamis (21/8/2025) pagi.

Tes urine tersebut melibatkan jajaran pejabat utama (PJU) Polres Tabanan, Kapolsek jajaran, hingga perwakilan personel, terdiri dari tiga perwira dan enam bintara. Kapolres dan Wakapolres Tabanan juga turut menjadi objek pemeriksaan.

Adapun tim pemeriksa berasal dari Seksi Dokkes (Si Dokes) dan Satuan Narkoba Polres Tabanan.

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mendeteksi sedini mungkin kemungkinan adanya penyalahgunaan narkoba di kalangan anggota kepolisian.

“Dari total 31 personel yang menjalani pemeriksaan, seluruh hasil tes urine dinyatakan negatif narkoba,” ujarnya.

AKBP Bayu Pati menegaskan, pemeriksaan ini merupakan komitmen Polres Tabanan dalam mewujudkan jajaran yang bersih dari narkoba.

“Kami pastikan Polres Tabanan konsisten melaksanakan pengawasan internal, salah satunya melalui tes urine ini. Hasilnya seluruh personel negatif. Tidak ada ruang bagi anggota yang coba-coba dengan narkoba,” tegasnya. (ana)

Dua Pria Ditemukan Tewas Diduga Tenggak Racun di Apartemen Mewah Denpasar

Petugas mengevakuasi jenazah dua pria yang ditemukan tewas di dalam kamar apartemen mewah di Jalan Imam Bonjol, Denpasar.
Petugas mengevakuasi jenazah dua pria yang ditemukan tewas di dalam kamar apartemen mewah di Jalan Imam Bonjol, Denpasar.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Suasana tenang sebuah apartemen mewah di Jalan Imam Bonjol, Perumahan Budha Cemeng Ukir, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, mendadak geger setelah dua pria ditemukan tewas di dalam kamar, Rabu (20/8) sekitar pukul 14.00 WITA.

Korban diketahui berinisial BH (37), asal Jatinegara, Jakarta Timur, serta seorang pria lain yang diduga bernama MP (49) asal Sulawesi Utara, meski identitasnya belum bisa dipastikan sepenuhnya.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menerangkan bahwa peristiwa ini pertama kali diketahui karyawan apartemen berinisial GPP (23). Awalnya, resepsionis melaporkan ada tamu yang belum melakukan check out hingga melewati batas waktu.

“Karena tidak ada respons, saksi bersama rekannya membuka pintu dengan kunci cadangan. Saat masuk, mereka melihat muntahan di dekat kasur dan kaki seseorang di atas ranjang. Temuan itu langsung dilaporkan ke pemilik apartemen dan polisi,” jelas Sukadi, Kamis (21/8).

Hasil olah TKP menunjukkan korban MP ditemukan terbaring di tempat tidur memakai kaos merah dan celana jeans pendek biru. Sementara korban BH tergeletak di lantai dengan kepala bersandar pada tas, mengenakan kaos hijau dan celana jeans pendek. Keduanya ditemukan dalam kondisi mulut berbusa, celana basah, serta terdapat tanda lebam pada tubuh.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang mencurigakan di lokasi, termasuk empat botol kosong racun tikus tetes merek “Hai Zhenwei”, dua ponsel tanpa kartu SIM, serta beberapa obat-obatan seperti ibuprofen dan multivitamin.

“Dugaan sementara, keduanya meninggal akibat keracunan setelah menenggak racun tikus. Dari kondisi tubuh, diperkirakan sudah lebih dari 24 jam meninggal dunia,” ungkap Sukadi.

Meski begitu, motif kedua pria ini nekat mengakhiri hidupnya masih misterius. Pemeriksaan ponsel tidak membuahkan hasil lantaran data-data sudah terhapus, sementara identitas salah satu korban belum sepenuhnya terkonfirmasi karena kendala teknis pada pemeriksaan inafis.

Jenazah kedua korban telah dievakuasi oleh PMI dan BPBD Kota Denpasar ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. ra

Ribuan Uang Kepeng di Pura Puseh Desa Adat Dadia Hilang, Polisi Selidiki Pelaku

Pengurus adat bersama aparat kepolisian saat melakukan pengecekan di Pura Puseh Desa Adat Dadia, Penebel, Tabanan, usai dilaporkan hilangnya ribuan uang kepeng, Rabu (20/8/2025).
Pengurus adat bersama aparat kepolisian saat melakukan pengecekan di Pura Puseh Desa Adat Dadia, Penebel, Tabanan, usai dilaporkan hilangnya ribuan uang kepeng, Rabu (20/8/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pura Puseh Desa Adat Dadia, Banjar Dinas Dadia, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, menjadi sasaran pencurian.

Sejumlah uang kepeng yang disimpan untuk keperluan upacara hilang tanpa jejak, Rabu (20/8/2025) siang. Total kerugian ditaksir mencapai Rp3,5 juta.

Kapolsek Penebel AKP Gusti Kade Alit Murdiasa mengungkapkan, kasus pencurian itu dilaporkan oleh Bendesa Adat Dadia, I Wayan Kartika. Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 11.00 Wita saat pengurus adat bersama pemangku sedang memasang wastra persiapan upacara Sri Rambut Sedana.

“Saat itu Jro Mangku Istri menangis dan mengatakan uang kepeng yang disimpan di gedong pura sudah tidak ada. Setelah dicek bersama, ternyata benar uang kepeng hilang,” ungkapnya.

Barang yang hilang berupa satu ikat uang kepeng berbentuk pocong berisi 1.000 keping, serta dua ikat uang kepeng masing-masing berisi 200 keping, yang sebelumnya disimpan dalam sebuah sangku di dalam gedong Pura Puseh.

“Dari hasil olah TKP, tidak ada tanda-tanda kerusakan pada gembok gedong. Namun kunci gedong memang disimpan di samping pintu dan mudah dijangkau. Pintu pura juga diketahui tidak pernah dikunci,” jelas AKP Kade Alit

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah penanganan, antara lain olah TKP, pemeriksaan saksi, pengecekan CCTV di sekitar lokasi, hingga koordinasi dengan Opsnal Polres Tabanan. Namun, di sekitar areal pura tidak terdapat kamera pengawas. “Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengungkap siapa pelakunya,” tegasnya. (ana)

Dinas Perikanan Badung Salurkan Paket Olahan Ikan di Desa Buduk

Program Gemarikan di Balai Banjar Umacandi, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Badung, (20/8/2025).
Program Gemarikan di Balai Banjar Umacandi, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Badung, (20/8/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Badung kembali diperkuat melalui kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Germarikan) yang digelar oleh Dinas Perikanan.

Kali ini, kegiatan berlangsung di Balai Banjar Umacandi, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, dan disambut hangat oleh masyarakat setempat, Mengwi (20/8/2025).

Dengan mengangkat tema ‘Melalui Pemberian Paket Olahan Ikan Kepada Masyarakat Potensi Stunting, Kita Tingkatkan Konsumsi Ikan dan Cegah Peningkatan Angka Stunting di Kabupaten Badung Untuk Menciptakan Generasi Penerus Bangsa yang Sehat, Kuat, dan Cerdas’, acara ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun generasi yang sehat sejak dini.

Sebanyak 162 paket olahan ikan bergizi dibagikan kepada kelompok masyarakat berisiko stunting, terutama bagi ibu hamil dan anak balita. Paket tersebut berisi berbagai produk ikan siap konsumsi, seperti nila, lele, hingga abon ikan, yang kaya Omega-3 dan nutrisi penting untuk tumbuh kembang anak serta kesehatan ibu.

Kepala Dinas Perikanan Badung, I Nyoman Suardana, menyampaikan, program Germarikan menjadi salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

“Sepanjang tahun ini kami sudah tujuh kali menggelar Germarikan di desa dan kelurahan berbeda. Tahun 2025 ditargetkan bisa menjangkau 10 desa di setiap kecamatan,” jelasnya.

Suardana juga mengungkapkan, tingkat konsumsi ikan masyarakat Badung pada 2024 masih berada di angka 39,49 kg per kapita per tahun. Melalui gerakan ini, ia berharap kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi ikan terus meningkat. Ia juga mendorong desa dan lembaga pemerintah agar lebih sering menghadirkan menu berbahan dasar ikan dalam kegiatan resmi.

Terkait kualitas produk, Suardana memastikan seluruh paket yang dibagikan sudah melalui pengawasan ketat oleh tim teknis Dinas Perikanan, baik dari sisi budidaya maupun pengolahan.

“Mutu dan kebersihan produk terjamin sehingga aman untuk dikonsumsi,” tegasnya.

Selain pembagian paket, kegiatan juga diisi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis hasil kerja sama Dinas Perikanan dengan Dinas Kesehatan Badung.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan Dinas Kesehatan, perwakilan Camat Mengwi, Perbekel Desa Buduk I Ketut Wira Adi Atmaja, Ketua BPD Desa Buduk I Gusti Agung Ngurah Anom Siwa Anggara, serta Ketua LPM Desa Buduk I Gede Suwantara.

Perbekel Desa Buduk, I Ketut Wira Adi Atmaja, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah daerah.

“Kami berterima kasih kepada Dinas Perikanan Badung yang sudah memberikan perhatian kepada ibu hamil dan balita di desa kami melalui program ini,” ujarnya. (jas)

Tenggelam di Pantai Berawa, Pemuda Asal NTT Ditemukan Tewas

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Sebastian Jeri Ate (23) yang ditemukan mengapung di perairan Pantai Berawa, Rabu (20/8/2025) pagi.
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Sebastian Jeri Ate (23) yang ditemukan mengapung di perairan Pantai Berawa, Rabu (20/8/2025) pagi.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Sebastian Jeri Ate (23), ditemukan tewas setelah tenggelam di Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung. Jasad korban berhasil dievakuasi pada Rabu (20/8/2025) pagi, dua hari setelah dinyatakan hilang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya mengatakan, korban sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Senin (18/8/2025) sore sekitar pukul 16.30 Wita.

Saat itu, ia mandi bersama dua rekannya sebelum diduga terseret arus kuat dan tidak mampu berenang kembali ke tepi pantai. Informasi tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar dari Polairud Polres Badung sekitar pukul 18.40 Wita.

Sejak laporan diterima, operasi SAR gabungan langsung digelar dengan mengerahkan jetski, rubber boat, serta melakukan penyisiran darat di sepanjang pantai. Upaya pencarian terus dilanjutkan hingga Rabu (20/8/2025) pagi.

Sekitar pukul 07.15 Wita, jasad korban akhirnya ditemukan mengapung di sebelah barat lokasi kejadian, berjarak kurang lebih 1 nautical mile. “Tim rubber boat Balawista langsung menuju posisi ditemukannya korban dan mengevakuasi ke daratan,” ujar Sidakarya.

Selanjutnya, jasad korban dibawa RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans Balawista Badung.

Dalam operasi SAR ini, unsur yang terlibat meliputi Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Samapta Polda Bali, Polair Polres Badung, Bhabinkamtibmas Desa Tibubeneng, Balawista, masyarakat setempat, serta pihak keluarga korban. (ana)

WNA Peru Seludupkan Narkoba Rp10 Miliar ke Bali dengan Cara Tak Terduga

Tersangka WNA asal Peru berinisial NSBC (42) ditangkap di Bandara Ngurah Rai dengan modus menyembunyikan narkoba di tubuh, Selasa (12/8/2025).
Tersangka WNA asal Peru berinisial NSBC (42) ditangkap di Bandara Ngurah Rai dengan modus menyembunyikan narkoba di tubuh, Selasa (12/8/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Bali bersama Bea Cukai Ngurah Rai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika oleh seorang warga negara asing (WNA) asal Peru.

Barang bukti yang diamankan berupa kokain seberat 1.432,81 gram netto dan 85 butir ekstasi dengan total nilai diperkirakan mencapai Rp10 miliar.

Menariknya, pelaku menyeludupkan barang-barang terlarang itu dengan cara yang terduga yakni menyimpannya di dalam sex toys lalu dimasukkan ke dalam tibuh, di bra, serta celana dalam.

Dalam konferensi pers di Lobi Ditresnarkoba Polda Bali, Selasa (19/8/2025), Direktur Narkoba Polda Bali Kombes Pol Radiant menjelaskan, tersangka berinisial NSBC (42) merupakan kurir jaringan internasional. Penangkapan ini turut disaksikan Kepala Kantor Bea Cukai Bali Sunaryo dan Kabid Penindakan Bea Cukai.

Radiant mengungkapkan, tersangka direkrut melalui forum dark web oleh seseorang berinisial PB. Tersangka dijanjikan upah sebesar 20.000 USD (sekitar Rp320 juta) untuk membawa narkotika ke Bali. Setelah perjalanan dari Barcelona–Doha–Denpasar menggunakan Qatar Airways, tersangka akhirnya diamankan di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai pada 12 Agustus 2025 malam.

“Petugas Bea Cukai mencurigai gelagat tersangka. Setelah koordinasi dengan Ditresnarkoba, dilakukan pemeriksaan lebih lanjut hingga ditemukan kokain dan ekstasi yang disembunyikan di bra, celana dalam, serta alat bantu seks yang dimasukkan ke dalam tubuh,” jelas Radiant.

Barang bukti yang ditemukan meliputi 194 gram kokain di dalam sex toys, 630,01 gram kokain di celana dalam, 608,8 gram kokain di bra, 85 butir ekstasi seberat 33,09 gram.

Radiant menegaskan, upaya penyelundupan tersebut berhasil digagalkan dan setidaknya menyelamatkan lebih dari 2.200 jiwa dari ancaman narkoba. Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup, atau pidana 6–20 tahun penjara.

Saat ini Polda Bali berkoordinasi dengan Divhubinter Mabes Polri, Kedutaan Besar Peru, serta berbagai pihak terkait untuk membongkar jaringan internasional yang melibatkan tersangka.

“Kami masih mendalami peran PB dan jaringannya. Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan. Polda Bali menjamin kerahasiaan dan keamanan pelapor,” tegas Radiant. (*)