- Advertisement -
Beranda blog Halaman 114

Semarak Good Vespa 2 Tabanan, Puluhan Peserta Tampilkan Kreasi Modifikasi

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Puluhan peserta dengan Vespa berbagai tipe dan gaya tampil memikat dalam ajang Good Vespa ke-2 Dyno Test Bupati Tabanan Cup 2025 di Bali Outbond and Farmstay (BOF), Baturiti, Tabanan, Sabtu (23/8/2025).

Kreasi modifikasi dan pertunjukan Vespa show menjadi daya tarik utama yang menyemarakkan acara sekaligus mengundang decak kagum para pengunjung

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Tak hanya itu, Bupati Sanjaya bersama para tokoh komunitas Vespa mengendarai motor vespa dari Kantor Camat Baturiti menuju lokasi acara. Kehadiran mereka disambut antusias oleh ratusan pecinta Vespa dari berbagai daerah di Indonesia yang memadati lokasi acara.

Event Good Vespa ke-2 tidak hanya menampilkan dynotest sebagai ajang unjuk performa mesin Vespa, tetapi juga menghadirkan kontes Vespa dan Vespa show yang diikuti 70 peserta. Para peserta menampilkan kreasi modifikasi dan keunikan berbagai jenis Vespa yang menjadi daya tarik utama pengunjung.

Acara juga dimeriahkan oleh kolaborasi apik antara seniman dan musisi Bali melalui pertunjukan seninya, sehingga menambah semarak suasana dan memperkuat nuansa kebersamaan.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada komunitas Vespa yang telah menggelar event ini yang sekaligus menjadikan Tabanan sebagai tuan rumah pusat berkumpulnya pecinta Vespa dari berbagai penjuru.

“Sekarang sudah memasuki event yang kedua, dan saya melihat kegiatan hari ini lebih meriah, lebih wow dari sebelumnya. Ini sungguh luar biasa,” ungkapnya penuh semangat.

Sanjaya juga menyampaikan harapannya agar Good Vespa Dynotest Bupati Tabanan Cup dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan. Menurutnya, kegiatan semacam ini mampu mendongkrak citra Tabanan sebagai destinasi pariwisata sekaligus menyediakan ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan energi positifnya.

“Buat event ini lebih menarik, bukan hanya sehari, minimum dua sampai tiga hari, sehingga komunitas Vespa dari Bali bahkan dari seluruh Indonesia menikmati event yang menampilkan berbagai macam dan jenis Vespa ini. Kedua juga akan lebih mengenal Tabanan,” imbuhnya. (ana)

Bus Tabrak Pengendara Motor di Tabanan, 1 Tewas, 1 Kritis

PANTAUBALI.COM, TABANAN — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di KM 39,200, Banjar Dinas Bajera Kaja, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Minggu (24/8/2025) siang.

Sebuah sepeda motor bertabrakan dengan bus hingga menyebabkan pengendara motor tewas dan satu lainnya kritis.

Kapolsek Selemadeg, Kompol I Wayan Suastika, mengungkapkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 12.45 Wita. Sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi DK 2741 GBD yang dikendarai Dini Fitriani (24), asal Bandung, datang dari arah Selatan.

Saat melintasi pertigaan jalan lama, pengendara memotong ke kanan tanpa memperhatikan arus lalu lintas.

“Pada saat bersamaan, bus Hino DK 7626 AI yang dikemudikan Gede Suarsana (43), asal Buleleng, melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Karena jarak sudah dekat, tabrakan tidak bisa dihindari,” ujar Suastika.

Akibat kejadian itu, Dini Fitriani meninggal di lokasi dengan luka berat di kepala. Sementara, penumpangnya, Tina Maida (29), mengalami luka lecet dan tidak sadarkan diri. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Selemadeg dan dirujuk ke RSUD Tabanan.

Benturan keras juga membuat sepeda motor ringsek di bagian belakang. Sementara itu, bus mengalami penyok pada bagian depan kanan akibat hantaman.

Pengemudi bus dilaporkan selamat. Polisi telah mengamankan barang bukti. Kasus kecelakaan ini selanjutnya ditangani Unit Laka Satlantas Polres Tabanan. (ana)

Transaksi di Festival Tanah Lot Tembus 400 Juta per Hari

Bupati dan wakil bupati Tabanan meninjau stand umkm di Lot Art & Food Festival #6, Minggu (24/8/2025).
Bupati dan wakil bupati Tabanan meninjau stand umkm di Lot Art & Food Festival #6, Minggu (24/8/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tanah Lot Art & Food Festival #6 sukses digelar sejak Jumat (22/8/2025) di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan. Selama tiga hari penyelenggaraan, perputaran transaksi diperkirakan tembus angka Rp400 juta per hari.

Hal itu diungkapkan oleh Manager DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana saat acara penutupan festival pada Minggu (24/8/2025). Seperti tahun sebelumnya, festival tahun ini mendapat sambutan luar biasa dari wisatawan. Data kunjungan berbayar hingga Sabtu (23/8/2025) tercatat 4.700 orang.

Total selama tiga hari penyelenggaraan, jumlah pengunjung berbayar menembus 20 ribu orang. Jika ditambah pengunjung tanpa tiket masuk, jumlahnya diperkirakan lebih dari 30 ribu orang setiap harinya.

Jumlah itu melampaui target panitia yang menargetkan 20 ribu pengunjung per hari.

“Wisatawan domestik masih mendominasi dengan 60 persen, sedangkan mancanegara 40 persen,” ungkap Sudiana.

Ia menyebut, tingginya kunjungan tidak hanya karena festival, melainkan juga didukung meningkatnya wisatawan ke Bali.

“Syukurnya cuaca cerah, sehingga acara berjalan lancar tanpa hambatan. Lahan parkir cadangan di Pura Pekendungan juga bisa digunakan, jadi tidak ada penumpukan kendaraan,” jelasnya.

Menurut Sudiana, transaksi di 37 stan UMKM yang terlibat dalam festival tahun ini sangat menggembirakan. Pada hari pertama saja, perputaran transaksi mencapai Rp50 juta hanya dalam setengah hari. Nilai transaksi itu belum termasuk transaksi di kios-kios pedagang sekitar kawasan DTW Tanah Lot.

“Selama tiga hari festival, perputaran uang mencapai Rp300–400 juta per hari. Bahkan beberapa stan makanan sampai kehabisan dagangan dan harus menambah stok dua kali lipat,” ujarnya.

Ia optimis hingga hari terakhir pergelaran festival pada Senin (25/8/2025) besok, total perputaran transaksi bisa menembus angka Rp1 miliar.

Sementara itu, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menegaskan, Festival Tanah Lot bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ruang rekonstruksi budaya dan kuliner khas Bali.

“Warisan masa lalu yang sudah jarang dipopulerkan kembali ditampilkan dalam festival ini. Ada kuliner tradisional seperti penyon dan serapah yang kembali dihadirkan,” jelas Sanjaya.

Selain itu, parade gebogan yang ditampilkan desa adat se-Kecamatan Kediri juga menjadi daya tarik tersendiri. “Tidak hanya masyarakat lokal, wisatawan mancanegara pun terpesona dengan keunikan budaya Bali, khususnya Tabanan,” katanya.

Bupati dua periode itu berharap festival Tanah Lot ke depan semakin inovatif. “Saya ingin budaya dari 133 desa adat di Tabanan bisa ditampilkan di festival berikutnya,” harapnya.

Dengan keberhasilan penyelenggaraan tahun ini, Festival Tanah Lot diyakini akan terus menjadi daya tarik utama pariwisata sekaligus penggerak ekonomi masyarakat Tabanan. (ana)

Tabung Gas Meledak, Dua Pegawai Rumah Makan di Tabanan Luka Bakar

Insiden kebakaran di Rumah Makan Padang Surya Minang, yang berlokasi di Jalan Raya Denpasar – Gilimanuk, Banjar Dinas Jelijih Tegeh, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Jumat (22/8/2025) sore.
Insiden kebakaran di Rumah Makan Padang Surya Minang, yang berlokasi di Jalan Raya Denpasar – Gilimanuk, Banjar Dinas Jelijih Tegeh, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Jumat (22/8/2025) sore.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kebocoran tabung gas LPG memicu insiden kebakaran di Rumah Makan Padang Surya Minang, yang berlokasi di Jalan Raya Denpasar – Gilimanuk, Banjar Dinas Jelijih Tegeh, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Jumat (22/8/2025) sore.

Akibat peristiwa tersebut, dua orang korban mengalami luka bakar serius dan harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Berata ketika dikonfirmasi Minggu (24/8/2025) membenarkan kejadian tersebut. Kejadian bermula sekitar pukul 16.45 WITA saat korban Budi Utomo (43), buruh tani asal Solok, Sumatera Barat, sedang mengganti tabung gas LPG di rumah makan tersebut.

Saat penggantian berlangsung, salah satu kompor di sebelahnya masih menyala sehingga diduga api menyambar dan memicu kebakaran.

Akibatnya, tubuh Budi Utomo terbakar hebat, terutama di bagian punggung dan kepala. Ia sempat berlari keluar sambil berusaha memadamkan api dengan menyiram tubuhnya menggunakan ember berisi air dan berguling di tanah.

Sementara itu, korban lainnya, Apip (44), buruh harian lepas asal Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami luka bakar di bagian kaki.

Seorang saksi, Ni Nyoman Setiawati (38), pemilik warung di sebelah lokasi kejadian, menuturkan dirinya mendengar teriakan minta tolong dan melihat korban keluar dalam keadaan tubuh terbakar.

Warga sekitar bersama aparat Polsek Selemadeg Timur kemudian bergotong royong memadamkan api di rumah makan tersebut.

“Korban Budi Utomo mengalami luka bakar Grade 3-4 pada sekujur tubuh dan kepala. Sedangkan, lorban Apip mengalami luka bakar pada bagian kaki atau Grade 1,” jelas Iptu Berata.

Dengan bantuan Ambulans Puskesmas Seltim 1, kedua korban langsung dilarikan ke BRSU Tabanan untuk mendapatkan perawatan.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Selemadeg Timur, dipastikan bahwa penyebab kebakaran berasal dari tabung gas LPG yang mengalami kebocoran. Polisi juga telah mengamankan lokasi dan memintai keterangan sejumlah saksi.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat menggunakan LPG, memastikan kompor dalam keadaan mati ketika mengganti tabung gas, serta segera melaporkan jika menemukan adanya kebocoran gas di lingkungan sekitar. (ana)

Pelayanan Bandara Ngurah Rai Dikritik Koster, Dari Imigrasi Lamban hingga Kemacetan Pintu Keluar

Gubernur Bali, Wayan Koster meninjau pelayanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Gubernur Bali, Wayan Koster meninjau pelayanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pelayanan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mendapat sorotan dari Gubernur Bali, Wayan Koster. Ia menilai sejumlah aspek pelayanan masih jauh dari standar internasional, mulai dari antrean panjang imigrasi, lamanya proses bagasi, hingga persoalan kebersihan dan keamanan yang belum optimal.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Lintas Instansi yang digelar di Ruang Rapat Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung, Sabtu (23/8/2025), Gubernur Koster menegaskan bandara merupakan pintu gerbang utama masuknya wisatawan asing ke Indonesia, sekaligus wajah Bali di mata dunia. Oleh karena itu, menurutnya, pelayanan harus ditingkatkan agar berkelas dunia dengan standar berkualitas, efisien, akurat, aman, bersih, dan berdaya saing global

“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara biasa-biasa saja. Persoalan antrean panjang di imigrasi, lemahnya pengawasan orang asing, lamanya proses bagasi, hingga kebersihan dan keamanan yang belum optimal, harus segera dibenahi,” tegas Gubernur Koster.

Untuk menjawab berbagai persoalan tersebut, Gubernur meminta pihak bandara terus berbenah seperti fasilitas lama segera diganti, sistem pintu masuk dan keluar ditata ulang sehingga tidak terjadi kemacetan serta kebersihan ditingkatkan, kendaraan operasional menggunakan kendaraan listrik ramah lingkungan, serta konter Pungutan Wisatawan Asing (PWA) disiapkan di lokasi strategis.

Menurut Gubernur, PWA bagi Bali sangat penting sebagai sumber pendapatan Bali untuk mengatasi berbagai permasalahan mendasar yang dihadapi Bali seperti kemacetan (karena infratruktur penunjang yang belum memadai), persoalan sampah dan pelestarian adat dan budaya yang menjadi sektor penting kepariwisataan di Pulau Dewata.

Untuk itu, orang nomor satu di Bali ini mengingatkan seluruh instansi agar memiliki komitmen, dedikasi, dan integritas, serta bekerja profesional tanpa pungli maupun melakukan tindakan yang merugikan wisatawan.

“Bandara Ngurah Rai adalah wajah Bali dan wajah Indonesia di mata dunia. Semua instansi harus menyadari kehormatan ini, bekerja dengan komitmen, dedikasi, dan integritas, tanpa pungli maupun tindakan yang merugikan wisatawan,” ujarnya.

Gubernur Koster juga menekankan perlunya sinergi antar unit pelayanan agar Bandara I Gusti Ngurah Rai benar-benar menjadi bandara berkelas dunia yang mampu menjaga citra Bali dan berdaya saing global.

Seusai menggelar rapat, Gubernur Bali beserta rombongan meninjau langsung sejumlah layanan yang ada di Terminal Kedatangan Bandara International I Gusti Ngurah Rai seperti layanan imigrasi, bagasi, bea cukai hingga posisi letak layanan PWA yang nantinya juga akan ada di Terminal Kedatangan Bandara International I Gusti Ngurah Rai. (ana)

Sempat Masuk ke Gang Buntu, Pelaku Jambret di Jalur Lingkar Nusa Dua Selatan Dibekuk

Terduga pelaku jambret diamankan warga bersama security hotel sebelum diserahkan ke polisi.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Aksi penjambretan kembali meresahkan warga Kuta Selatan. Seorang pria berinisial NPS berhasil ditangkap aparat Polsek Kuta Selatan bersama security hotel usai berusaha merampas tas milik dua perempuan yang hendak berangkat kerja, Sabtu (23/8/2025) dini hari.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 04.25 WITA di Jalur Lingkar Nusa Dua Selatan. Dua korban, yakni NNDM (21) asal Karangasem dan NPASP (23) asal Gianyar, tengah mengendarai sepeda motor menuju tempat kerja. Tiba-tiba, pelaku yang mengendarai motor Honda Scoopy merah berusaha mendahului dari sisi kiri lalu menarik tas selempang milik korban.

“Pelaku beraksi terhadap dua korban yang hendak berangkat kerja di hotel. Dalam upayanya merampas tas sempat terjadi tarik-menarik. Berkat kesigapan warga dan security, pelaku akhirnya diamankan saat kabur masuk gang buntu,” jelas Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, Sabtu (23/8).

Akibat aksi itu, korban kehilangan tas selempang abu-abu berisi peralatan kerja, make up, serta sebuah iPhone 13 yang dalam kondisi rusak.

Salah seorang security hotel mengungkapkan dirinya mendengar teriakan korban lalu spontan melakukan pengejaran. Bersama korban, ia terus membuntuti pelaku hingga masuk ke area Villa Anjing II. Pelaku sempat berusaha mengelabui dengan melepas jaket dan helm, namun tetap berhasil ditangkap.

Saat diamankan, pelaku tidak membawa identitas diri. Ia mengalami luka di telinga kiri akibat terjatuh saat mencoba kabur. Kini, pelaku sudah dibawa ke Mapolsek Kuta Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kasus ini sudah ditangani Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan. Barang bukti berupa motor Scoopy merah berpelat DK 2083 AEW dan barang milik korban juga sudah diamankan. Sementara identitas pelaku masih didalami karena tidak membawa kartu pengenal saat ditangkap,” tambah AKP Sukadi. RA

Ketua DPRD Tabanan Harap Atlet Tabanan Bertanding Maksimal di Porprov Bali 2025

Pelepasan Kontingen Kabupaten Tabanan, menuju Porprov Bali 2025, pada Kamis (21/8/2025) di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan.
Pelepasan Kontingen Kabupaten Tabanan, menuju Porprov Bali 2025, pada Kamis (21/8/2025) di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, menyatakan dukungan penuh kepada Kontingen Tabanan yang akan turun di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI Tahun 2025.

Dukungan itu disampaikan Arnawa usai menghadiri acara pelepasan kontingen yang berlangsung di lobi depan Kantor Bupati Tabanan, Kamis (21/8/2025). Dalam arahannya, ia berpesan agar para atlet selalu mengutamakan keselamatan selama bertanding, serta menjaga rasa percaya diri demi mengharumkan nama daerah.

“Tabanan harus mampu merebut juara. Dengan kemampuan yang dimiliki, kami yakin atlet-atlet kita bisa memberikan hasil maksimal,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, yang membacakan sambutan Bupati, menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak, mulai dari KONI, pelatih, hingga para atlet yang sudah melakukan persiapan matang.

Ia menegaskan, perjuangan para atlet bukan hanya untuk cabang olahraga yang diwakili, melainkan juga untuk kehormatan Kabupaten Tabanan.

“Bertandinglah dengan hati, berikan perjuangan terbaik, jaga sportivitas, tunjukkan mental juara, dan pulanglah dengan membawa kebanggaan untuk Tabanan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Tabanan, I Made Nurbawa, memaparkan bahwa pihaknya menurunkan 409 atlet dari 35 cabang olahraga, didampingi 118 official dan pelatih. Dengan demikian, total kontingen Tabanan mendekati 500 orang. Ia menyebutkan cabang futsal akan menjadi yang pertama dipertandingkan pada 28 Agustus 2025.

Menurut Nurbawa, target yang dipatok yakni bisa menempati papan tengah dengan berada di posisi 5 atau 6, serta meraih 20–25 medali. Beberapa cabang olahraga andalan yang diprediksi berpotensi menyumbang medali antara lain billiard, wushu, dan atletik.

“Kami berharap cabor lainnya juga bisa memberikan kontribusi,” ucapnya.

Ia menambahkan, untuk mencapai target tersebut diperlukan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, hingga para atlet yang sudah berlatih dengan disiplin tinggi. “Dengan semangat juang dan sportivitas, kami optimis target ini dapat tercapai,” tandasnya.

Acara pelepasan berlangsung khidmat dengan penuh semangat, dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kajari Tabanan, Kapolres Tabanan, Dandim 1619 Tabanan, Ketua PN Tabanan, Wakil Ketua DPRD, Ketua Komisi IV DPRD, para asisten Sekda, Kepala Dinas Pendidikan, serta tamu undangan lainnya. (ana)

Lansia Asal Inggris Bersimbah Darah Usai Diduga Ditusuk Istri di Sanur

Petugas BPBD Kota Denpasar saat mengevakuasi lansia WNA korban penusukan ke RS Bali Mandara.
Petugas BPBD Kota Denpasar saat mengevakuasi lansia WNA korban penusukan ke RS Bali Mandara.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Warga Jalan Batur Sari, Gang Cinta, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, digegerkan insiden penganiayaan pada Jumat (22/8) malam. Seorang pria lanjut usia berkewarganegaraan Inggris, berinisial JAW (71), ditemukan bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya.

Korban diduga kuat ditusuk oleh istrinya sendiri. Hal ini dibenarkan Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi. “Antara korban dan pelaku adalah pasangan suami istri,” ungkapnya, Sabtu (23/8).

Menurut Sukadi, pasangan lansia tersebut kerap terlibat pertengkaran. Puncaknya, sekitar pukul 20.40 WITA, sang istri diduga menusuk JAW hingga mengalami luka tusuk di leher, pinggang, dan paha.

Petugas BPBD Kota Denpasar yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan memberikan pertolongan pertama, sebelum mengevakuasi korban ke RS Bali Mandara. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif.

Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, membenarkan kasus ini sedang dalam penyelidikan. “Mohon waktu, masih proses penyelidikan,” ujarnya. Ia menambahkan, korban dalam keadaan sadar namun masih dalam observasi tim medis serta menunggu tindakan lanjutan di ruang operasi.

Hingga berita ini diturunkan, polisi belum mengungkap lebih jauh motif maupun status hukum sang istri yang diduga sebagai pelaku. RA

Pegang Kunci Duplikat, Pemuda ini Gasak Emas dan Uang Dolar Milik IRT di Dalung

Pelaku DFHS (26) diamankan aparat Polsek Kuta Utara usai membobol apartemen di Dalung
Pelaku DFHS (26) diamankan aparat Polsek Kuta Utara usai membobol apartemen di Dalung

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Gara-gara kunci duplikat, seorang pria berinisial DFHS (26) harus berurusan dengan hukum. Ia kedapatan mencuri emas dan uang asing milik seorang ibu rumah tangga di Dalung, Kuta Utara. Usai sempat kabur ke Jakarta, pelaku akhirnya berhasil dibekuk aparat Polsek Kuta Utara.

Korban berinisial SVP (33) menyadari kehilangan ketika hendak mengambil uang pada Kamis (31/7). Ia terkejut mendapati dua gelang emas, satu cincin emas, serta dompet berisi uang tunai Rp4 juta, 300 dolar Singapura, 50 dolar Amerika, dan 50 euro raib dari kamar apartemennya di Jalan Pondok Asri II, Banjar Tegal Jaya, Dalung.

Lebih parah lagi, peristiwa serupa ternyata sudah menimpa korban pada April 2025 lalu, ketika ia kehilangan empat keping emas Antam seberat 10 gram. Saat itu, kasus belum terungkap hingga kejadian terbaru membuka tabir pelakunya.

“Pintu maupun jendela tidak ada tanda kerusakan. Namun resepsionis apartemen mengaku sempat memberikan kunci duplikat kepada DFHS dengan alasan mengambil barang milik anak korban,” ungkap PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aipda Ni Nyoman Ayu Inastuti, Jumat (22/8).

Polisi kemudian bergerak cepat. Rekaman CCTV diperiksa, saksi dimintai keterangan, hingga jejak pelaku terlacak berada di Jakarta. Aparat pun memasang jebakan ketika DFHS kembali ke Bali. Saat turun dari bus di Terminal Mengwi pada Selasa (20/8), pelaku langsung digelandang tanpa perlawanan.

Dalam pemeriksaan, DFHS mengaku seluruh barang hasil curian dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup. Polisi hanya mengamankan barang bukti berupa tas merah muda dan sisa uang 3 dolar AS. Kini, ia ditahan di Mapolsek Kuta Utara dan dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman hingga lima tahun penjara. RA

Pelaku Keprok Kaca Mobil di Tabanan Belum Terungkap

Kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil di kawasan Lapangan Alit Saputra, Tabanan, Sabtu (16/8/2025).
Kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil di kawasan Lapangan Alit Saputra, Tabanan, Sabtu (16/8/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kasus pencurian dengan modus keprok kaca mobil yang terjadi di kawasan sekitar Lapangan Alit Saputra (Lapangan DC), Desa Dajan Peken, pada pekan lalu, hingga kini masih belum terungkap.

Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP M. Taufik Effendi, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

“Sementara kami masih melakukan pendalaman saksi dan CCTV. Jika ada perkembangan akan kami informasikan. Saat ini masih kami dalami,” ujarnya, Jumat (22/8/2025).

Kejadian itu terjadi pada Sabtu (16/8/2025) sore, sehari sebelum upacara peringatan HUT ke-80 RI. Korban bernama I Made Adi Sutrisna (41), staf Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabanan asal Desa Beraban, Kecamatan Selemadeg Timur.

Korban memarkir mobil Toyota Rush putih miliknya di area bekas kantor Satpol PP Tabanan, sisi selatan Lapangan Alit Saputra, sekitar pukul 18.30 Wita. Saat kembali sekitar 30 menit kemudian, kaca mobilnya sudah dipecahkan dan sejumlah barang berharga hilang.

Barang-barang itu rencananya saya gunakan saat upacara bendera di Lapangan Alit Saputra. Barang yang raib antara lain satu kamera mirrorless, satu iPad, dan dua unit ponsel (Samsung dan Redmi). Total kerugian diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Aksi keprok kaca mobil di sekitar Lapangan Alit Saputra ternyata bukan yang pertama. Sebulan sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di Jalan KS Tubun, Tabanan, dekat Kantor Samsat. Saat itu kaca mobil dipecahkan, namun tidak ada barang yang hilang.

Bahkan, pada pertengahan November 2024, dua mobil yang parkir di pinggir Jalan Bypass Ir. Soekarno, Tabanan, juga menjadi sasaran. Kedua korban kehilangan uang tunai dan sejumlah barang berharga. Namun hingga kini, jajaran Satreskrim Polres Tabanan belum berhasil menangkap pelaku.

Berulangnya kasus serupa tanpa pengungkapan membuat masyarakat resah, terlebih lokasi kejadian berada di pusat keramaian kota Tabanan. (ana)