- Advertisement -
Beranda blog Halaman 114

Pemerintah Akan Bentuk Sistem Perlindungan Terpadu  di Seluruh DTW

Rapat Penertiban dan Perlindungan Wisatawan dan Warga Negara Asing di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, Kamis (9/10/2025).
Rapat Penertiban dan Perlindungan Wisatawan dan Warga Negara Asing di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, Kamis (9/10/2025).

PANTAUABALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster akan memperkuat perlindungan wisatawan dan warga negara asing (WNA) yang berada di Pulau Dewata. Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Penertiban dan Perlindungan Wisatawan dan Warga Negara Asing di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, Kamis (9/10/2025).

Dalam arahannya, Gubernur Koster menekankan pentingnya manajemen terpadu dalam pelayanan dan perlindungan wisatawan di Bali yang merupakan destinasi wisata dunia.

“Kita harus punya sistem yang memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan selama berada di Bali. Baik di hotel, pantai, gunung, sungai, maupun di perjalanan dari satu titik ke titik lain. Semua harus dikelola secara terpadu,” ujarnya.

Menurutnya, potensi risiko yang dihadapi wisatawan sangat beragam – mulai dari gangguan keamanan, kecelakaan lalu lintas, sakit, hingga bencana alam.

Karena itu, Koster memerintahkan agar segera dibentuk unit layanan terpadu dan posko pelayanan wisatawan di seluruh destinasi wisata Bali yang beroperasi selama 24 jam.

“Posko ini harus terhubung dengan layanan kesehatan, kebencanaan, kepolisian, Pol PP, Basarnas, hingga pihak pariwisata. Di setiap titik wisata wajib tersedia layanan kedaruratan yang bisa dihubungi dengan cepat melalui nomor khusus. Kita juga akan siapkan aplikasi digital agar semua sistem ini bisa berjalan terintegrasi,” jelasnya.

Koster menambahkan, penguatan sistem perlindungan wisatawan merupakan bagian dari upaya mewujudkan pariwisata Bali yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Kalau ini bisa kita jalankan, Bali akan semakin dipercaya dan dihormati di mata dunia. Ini bukan sekadar wisata alam, tetapi wisata dengan manajemen yang profesional, SDM unggul, dan teknologi informasi yang modern,” tegasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya menyampaikan, hingga September 2025 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara telah mencapai 5,6 juta orang, dengan Australia, Tiongkok, India, dan Inggris sebagai empat besar asal wisatawan.

Sumarjaya juga mengungkapkan bahwa penanganan terhadap WNA di Bali dilakukan secara seimbang antara perlindungan dan penegakan hukum.

“WNA yang baik kita lindungi, yang melanggar kita tindak. Sepanjang 2025 sudah ada 1.185 tindakan keimigrasian dan 406 deportasi. Selain itu, tercatat 144 kasus di mana WNA menjadi korban, sebagian besar terkait kecelakaan dan tindak kekerasan,” paparnya.

Ia menambahkan, perlindungan terhadap wisatawan di Bali masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti minimnya staf keamanan di usaha pariwisata, belum optimalnya fasilitas kesehatan darurat, dan kurangnya kerja sama dengan penyedia asuransi.

Karena itu, ke depan pihaknya akan memperkuat kerja sama dengan fasilitas kesehatan, layanan asuransi, serta penambahan posko perlindungan di setiap Daya Tarik Wisata (DTW).

“Ke depan, semua DTW juga akan dilengkapi dengan sistem informasi cuaca real-time bekerja sama dengan BMKG di 81 titik wisata,” ungkapnya.

Rapat yang dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, instansi kebencanaan, Imigrasi, aparat keamanan, serta organisasi kepariwisataan di Bali ini menjadi langkah awal penyusunan sistem perlindungan terpadu wisatawan yang akan dituangkan dalam rancangan Peraturan Daerah tentang Tata Kelola Pariwisata Bali Berkualitas. (rls)

Gubernur Koster Temui Bappenas Rumuskan Percepatan Pembangunan Bali mulai 2026

Gubernur Bali Wayan Koster audiensi dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Prof Rachmat Pambudy pada akhir September 2025 di Jakarta.
Gubernur Bali Wayan Koster audiensi dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Prof Rachmat Pambudy pada akhir September 2025 di Jakarta.

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Gubernur Bali Wayan Koster audiensi dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Prof Rachmat Pambudy pada akhir September 2025 di Jakarta.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab penuh canda karena bersahabat saat menjadi anggota DPR RI dan sesama akademisi. Kini, kedua sahabat sehati dan sejalan menjadi mitra pusat dan daerah guna mempercepat pembangunan Bali yang berkelanjutan.

Menteri Pambudy menyampaikan sangat mendukung upaya dan kerja keras Gubernur Koster. Ia akan berkoordinasi dengan Kementerian terkait untuk mendukung anggaran yang dibutuhkan provinsi Bali. 

“Menteri menyampaikan sangat mendukung upaya dan kerja keras Gubernur Bali untuk percepatan pembangunan di Bali, dan beliau akan berkoordinasi dengan Kementerian terkait untuk mendukung anggaran yang dibutuhkan mulai tahun 2026,” kata Gubernur Koster, Rabu (8/10/2025).

Koster menyampaikan, dalam pertemuan tersebut, kedua sahabat membahas berbagai hal terkait pembangunan Bali. Pertama, Gubernur Koster memohon kepada Menteri untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana strategis Bali, mengingat keterbatasan anggaran pemerintah Bali.

Kedua, Koster menyampaikan bahwa Bali berkontribusi besar dalam sektor pariwisata. Berdasarkan data, pada tahun 2024, jumlah wisatawan asing yang ke Bali mencapai 6.3 juta atau sekitar 45% dari total
kunjungan wisatawan asing ke Indonesia sebesar 13,9 juta orang. 

“Sejalan dengan itu, kontribusi Bali terhadap devisa pariwisata Indonesia sangat besar yang mencapai 107 Triliun berbanding devisa pariwisata Indonesia sebesar 234 Triliun atau sekitar 44 persen,” ujar Gubernur Koster.

Ketiga, Koster menyampaikan bahwa Bali membutuhkan infrastruktur yang berkualitas untuk mengatasi kemacetan dan mendukung pariwisata Bali agar berdaya saing secara berkelanjutan. Sehingga wisatawan merasa nyaman selama berwisata di Bali.

keempat, Gubernur Koster juga mohon kepada Menteri untuk mendukung program Bali transformasi perekonomian dengan Ekonomi Kerthi Bali serta program strategis di bidang energi bersih. Hal ini untuk mewujudkan Bali berdikari dalam bidang ekonomi, Bali berdaulat dalam bidang pangan dan air serta mewujudkan Bali mandiri energi dengan energi bersih. 

“Semua program akan dilaksanakan mulai tahun 2026 sebagai implementasi Haluan Pembangunan Bali 100 tahun ke depan,” katanya.  

Kelima, jelas Gubernur Koster, pelaksanaan program pembangunan tersebut membutuhkan anggaran yang sangat besar. Sementara anggaran Bali sangat terbatas, sehingga sangat diperlukan dukungan dari pemerintah pusat.

“Kalau tidak dilakukan percepatan pembangunan mulai tahun 2026, maka Bali akan semakin tertinggal,” tegas Gubernur Bali dua periode ini. 

Setelah mendengar penyampaian usulan Gubernur Koster, Menteri Pambudy menyampaikan sangat mendukung setiap upaya dan kerja keras Gubernur Koster.  Keduanya akan merumuskan program-program untuk percepatan pembangunan Bali. Menteri Pambudy akan segera berkoordinasi dengan Kementerian-kementerian terkait guna mendukung anggaran yang dibutuhkan provinsi Bali mulai tahun 2026. (rls)

Pohon Perindang di Bypass Ir Soekarno Tumbang Diserempet Truk Kontainer, Timpa Ojol Hingga Patah Tulang

Pembersihan pohon tumbang di Jalan Ir. Soekarno, tepatnya di depan Rumah Sakit Puri Bunda, Kediri, Kabupaten Tabanan, tumbang setelah diserempet truk kontainer pada Kamis (9/10/2025) pagi.
Pembersihan pohon tumbang di Jalan Ir. Soekarno, tepatnya di depan Rumah Sakit Puri Bunda, Kediri, Kabupaten Tabanan, tumbang setelah diserempet truk kontainer pada Kamis (9/10/2025) pagi.

PANTAUBALI.COM, TABANAN — Sebuah pohon perindang di Jalan Ir. Soekarno, tepatnya di depan Rumah Sakit Puri Bunda, Kediri, Kabupaten Tabanan, tumbang setelah diserempet truk kontainer pada Kamis (9/10/2025) pagi. Akibatnya, seorang pengendara ojek online (ojol) tertimpa dahan besar dan mengalami luka patah pada tangan kanan.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Berata menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 Wita saat truk kontainer bernomor polisi L 8194 UR yang dikemudikan oleh Hadroni (25) melintas dari arah barat menuju Denpasar.

“Setibanya di lokasi kejadian, truk melaju terlalu ke kiri hingga menyenggol dahan pohon perindang yang cukup besar. Dahan tersebut kemudian patah dan menimpa pengendara sepeda motor di sisi jalan,” ujar Berata.

Korban diketahui bernama Putu Wisnu Santosa (48), warga Perum Asri Persada, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan. Saat kejadian, korban yang berprofesi sebagai pengemudi ojol sedang melintas di jalur tersebut.

“Korban mengalami patah pada tangan kanan dan langsung dievakuasi ke RS Wisma Prasanthi untuk mendapatkan perawatan medis,” tambahnya.

Akibat pohon tumbang, arus lalu lintas sempat tersendat. Petugas dari Satuan Lalu Lintas dan Sabhara Polres Tabanan bersama tim patroli segera tiba di lokasi untuk mengevakuasi pohon yang menutupi jalan.

“Petugas melakukan pemotongan dan pembersihan batang pohon. Selama proses berlangsung, arus kendaraan diberlakukan sistem buka-tutup hingga situasi kembali normal,” imbuhnya. (ana)

Rangkaian Perayaan HUT Kota Singasana 2025, Beragam UMKM dan Hiburan Disiapkan

PANTAUBALI.COM, TABANAN — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Singasana ke-532 akan jatuh pada 29 Oktober 2025. Perayaan akan digelar selama sebulan penuh, mulai 1 Oktober hingga puncaknya pada 29 November. Pemerintah Kabupaten Tabanan menyiapkan serangkaian kegiatan untuk memeriahkan perayaan ini.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila mengatakan, perayaan tahun ini mengusung tema “Mula Sanjayaning Singasana” yang berarti kembali ke akar budaya.

Melalui tema itu, pemerintah ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami sejarah dan nilai-nilai budaya Tabanan.

“Tema ini kami pilih agar anak muda mengetahui sejarah lahirnya Kota Singasana. Kami juga menyiapkan video dokumenter tentang perjalanan sejarah Tabanan,” ujar Susila di Tabanan, Kamis (9/10/2025).

Menurut Susila, rangkaian HUT Kota Singasana tahun ini bertujuan untuk menggerakkan ekonomi lokal. Pemerintah daerah menggandeng puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil menengah (IKM) agar produk lokal mendapat ruang promosi yang lebih luas.

“Melalui kegiatan ini, hasil pertanian dan produk UMKM di Tabanan dapat terserap, sekaligus membangun ekonomi kerakyatan,” katanya.

Ketua Panitia HUT Kota Singasana yang juga Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Tabanan, I Gusti Made Darma Ariantha, menambahkan, HUT tahun ini akan melibatkan sedikitnya 60 UMKM dan 20 IKM.

“Jumlah itu bisa bertambah karena masih ada pelaku usaha di sekitar lokasi acara yang akan ikut bergabung,” ujarnya.

Darma Ariantha memprediksi perputaran uang selama kegiatan bisa mencapai Rp20 miliar. Estimasi ini berdasarkan hasil riset tahun lalu yang mencatat perputaran uang sekitar Rp700 juta hanya dalam tiga hari penyelenggaraan.

“Dengan durasi kegiatan yang lebih panjang dan partisipasi yang lebih luas, dampak ekonominya kami perkirakan meningkat signifikan,” katanya.

Selain dipusatkan di Gedung Kesenian I Ketut Maria dan panggung terbuka Garuda Wisnu Singasana (GWS), rangkaian acara HUT Kota Singasana akan digelar di beberapa titik wilayah Tabanan agar perputaran ekonomi tidak hanya terpusat di kawasan kota.

Selain UMKM dan IKM, kegiatan juga akan diwarnai partisipasi komunitas seni, budaya, dan olahraga, termasuk turnamen skate tingkat Bali.

“Tahun ini kami lebih banyak meberikan ruang pada UMKM, seniman, serta komunitas. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dan beberapa konsep kegiatan masih terus kami sempurnakan,” pungkas Darma Ariantha. (ana)

Lansia Tewas Diserempet Truk Tronton di Jalur Denpasar-Gilimanuk

Kecelakaan di Toko Dayu Collection, Banjar Dinas Berembeng, Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Selasa (7/10/2025).
Kecelakaan di Toko Dayu Collection, Banjar Dinas Berembeng, Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Selasa (7/10/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dan truk tronton terjadi di Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di depan Toko Dayu Collection, Banjar Dinas Berembeng, Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Kamis (9/10/2025).

Akibat kejadian ini, pengendara motor bernama I Gusti Putu Supardi (62), warga Banjar Dinas Bajera Jero, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, meninggal dunia di tempat kejadian.

Kapolsek Selemadeg Kompol I Wayan Suastika mengatakan, insiden bermula ketika truk Hino Tronton Box bernomor polisi L 9078 UG yang dikemudikan oleh Budi Minariadi (61) asal Kota Batu, Jawa Timur, melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan sedang.

“Saat di lokasi kejadian, truk hendak mendahului kendaraan minibus di depannya dengan mengambil jalur kanan. Pada saat bersamaan datang dua sepeda motor dari arah berlawanan,” jelas Kompol Suastika.

Salah satu sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya berhasil menghindar, namun sepeda motor Honda Supra DK 5199 GBH yang dikendarai korban Supardi justru terserempet dan terjatuh ke sisi jalan.

“Korban kemudian terserempet ban belakang sebelah kanan truk hingga meninggal dunia di tempat dengan luka mengeluarkan darah dari telinga,” imbuhnya.

Dari hasil olah TKP, truk tronton tidak mengalami kerusakan berarti, sementara sepeda motor korban mengalami lecet pada ujung stang kanan dan sayap depan dengan kerugian material sekitar Rp200 ribu.

Dari hasil penyelidikan, Polisi menyimpulkan faktor penyebab kecelakaan adalah kelalaian manusia, dalam hal ini pengemudi truk yang kurang hati-hati saat mendahului kendaraan di depannya tanpa memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain.

“Kasus ini dilimpahkan ke Unit Laka Satlantas Polres Tabanan untuk proses lebih lanjut,” imbuhnya. (ana)

2 Pelaku Copet yang Kerap Sasar WNA Diringkus Polsek Kuta

Dua pelaku jambret yang kerap menyasar wisatawan asing di kawasan Kuta, Badung, berhasil diringkus Unit Reserse Kriminal Polsek Kuta.
Dua pelaku jambret yang kerap menyasar wisatawan asing di kawasan Kuta, Badung, berhasil diringkus Unit Reserse Kriminal Polsek Kuta.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dua orang pelaku pencopetan yang menyasar wisatawan asing di kawasan Kuta, Badung, berhasil diringkus Unit Reserse Kriminal Polsek Kuta.

Kapolsek Kuta Kompol Agus Riwayanto Diputra mengatakan, kedua pelaku masing-masing berinisial DUS (43) dan AL (44) diamankan pada Selasa (7/10/2025) malam di wilayah Jalan Gunung Salak, Denpasar Barat, setelah dilakukan penyelidikan mendalam oleh tim Reskrim Polsek Kuta.

Adapun penangkapan kedua pelaku berawal dari laporan seorang wisatawan asal Australia bernama Damian Troy Rowe (46) yang kehilangan dompet berisi uang tunai senilai sekitar Rp20 juta saat berada di depan minimarket Circle-K, Jalan Benesari, Kuta, pada Senin (6/10/2025) dini hari.

Modus kedua pelaku berpura-pura meminta rokok kepada korban, kemudian salah satu pelaku mengambil kesempatan untuk mengambil dompet dari saku korban.

“Dari hasil penyelidikan dan informasi lapangan, tim berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku dan melakukan penangkapan tanpa perlawanan,”
ujar Kompol Agus, Rabu (8/10/2025).

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 2,6 juta, jaket ojek online, baju kaos hitam, topi coklat, serta sepeda motor Yamaha Mio Soul warna merah yang digunakan dalam aksi kejahatan tersebut.

Kedua pelaku mengaku telah beberapa kali melakukan aksi serupa di kawasan Seminyak dan Padma, dengan modus yang sama menyasar wisatawan asing yang lengah. Keduanya mengaku hasil kejahatan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya pengobatan keluarga.

“Namun penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain,”
tambah Kapolsek Kuta.

Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kuta untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. (ana)

Desa Darmasaba Kembali Ukir Prestasi Internasional, Inovasi BAJRA Jadi Inspirasi Penanggulangan Rabies di Asia

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Desa Darmasaba kembali mengharumkan nama Kabupaten Badung di tingkat internasional. Kepala Desa Darmasaba, Ida Bagus Surya Prabhawa Manuaba, didapuk menjadi salah satu panelis dalam Konferensi Rabies in Borneo (RIB) 2025 yang digelar di Borneo Convention Centre Kuching (BCCK), Sarawak, Malaysia, pada 30 September hingga 1 Oktober 2025.

Konferensi bergengsi yang mengusung tema “Rabies-Free Borneo: Uniting People, Animals, and Communities – Collaborate, Vaccinate, Educate” ini diikuti lebih dari 400 delegasi dari berbagai negara di Asia dan dunia.

Acara dibuka oleh Mona Abdul Manap, CEO Place Borneo dan Conference Convenor, disusul sambutan Tan Sri Dato’ Seri Dr. Noor Hisham Abdullah, mantan Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, serta Menteri Stephen Rundi Utom yang menegaskan komitmen Sarawak menuju wilayah bebas rabies.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi penting, seperti Plenary Session bersama WHO bertema “Zero by 30”, sesi teknis lintas sektor, serta side event dari World Organisation for Animal Health (WOAH) mengenai kolaborasi lintas-batas antara Sarawak, Sabah, Kalimantan, dan Brunei.

Forum ini menjadi ajang strategis bagi para pemangku kepentingan untuk bertukar pengetahuan, memperkuat strategi vaksinasi, dan memperluas edukasi publik demi tercapainya target Asia Bebas Rabies 2030.

Partisipasi Desa Darmasaba dalam forum internasional ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan program TISIRA (Tim Siaga Rabies) yang sebelumnya didukung oleh Australia–Indonesia Health Security Partnership (AIHSP). Melalui pengalaman tersebut, Desa Darmasaba kini mengembangkan inisiatif lokal secara mandiri lewat program BAJRA (Bersama Jaga Rabies) yang dibiayai dari APBDes.

Inovasi BAJRA mengintegrasikan pelaporan cepat masyarakat, edukasi berkelanjutan melalui kegiatan seperti yang dilaksanakan Sahabat Anti Rabies (Friends Against Rabies) Indonesia yang turut berpartisipasi di RIB 2025 melalui Ibu Denni Rajagukguk, serta koordinasi lintas sektor antara kesehatan hewan, manusia, dan pemerintahan desa.

Dukungan penuh juga datang dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melalui Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung (Diperpa).

Kepala Desa Darmasaba, Ida Bagus Surya Prabhawa Manuaba dalam kesempatan tersebut menegaskan, bahwa kunci keberhasilan eliminasi rabies di tingkat desa terletak pada tiga hal utama: vaksinasi anjing yang konsisten, edukasi warga secara berkelanjutan, dan respons cepat berbasis data saat terjadi kasus gigitan.

“Dengan kolaborasi, vaksinasi, dan edukasi yang berjalan seiring, desa dapat menjadi benteng pertama dalam upaya eliminasi rabies,” ujarnya.

Keikutsertaan Desa Darmasaba dalam RIB 2025 menjadi bukti bahwa kepemimpinan lokal mampu berkontribusi nyata dalam agenda global One Health.

Melalui BAJRA, Desa Darmasaba menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat memperkuat sistem kesiapsiagaan kesehatan serta menjadi inspirasi bagi daerah lain di Borneo maupun Asia Tenggara dalam mewujudkan masyarakat yang bebas rabies. (jas)

Ditinggal Menghadiri Upacara Kremasi, Rumah Petani di Desa Angseri Ludes Terbakar Akibat Korsleting Colokan Listrik

Kondisi rumah milik seorang warga di Banjar Angseri, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, ludes terbakar pada Rabu (8/10/2025) pagi.
Kondisi rumah milik seorang warga di Banjar Angseri, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, ludes terbakar pada Rabu (8/10/2025) pagi.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Rumah milik seorang warga di Banjar Angseri, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, ludes terbakar pada Rabu (8/10/2025) pagi. Peristiwa ini diduga dipicu oleh korsleting arus listrik dari sambungan kabel di dalam kamar korban.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Berata membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, rumah yang terbakar merupakan milik I Wayan Suardana (74), seorang petani asal Banjar Angseri.

“Saat kejadian, pemilik rumah sedang menghadiri upacara kremasi di Desa Bedha, Tabanan,” kata Iptu Berata.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 08.30 Wita, ketika dua saksi yang juga sepupu korban, I Wayan Wenten dan Ni Nyoman Nesri, mendengar suara ledakan kecil dari arah rumah korban. Awalnya mereka mengira suara tersebut hanya ledakan biasa, namun tak lama kemudian terdengar suara seperti benda terbakar.

Saat melihat ke arah rumah, keduanya melihat kobaran api sudah membesar di kamar korban.
Melihat kejadian itu, saksi bergegas meminta bantuan warga sekitar. Bertepatan dengan adanya acara pernikahan di lingkungan tersebut, warga segera berdatangan membantu memadamkan api secara gotong royong.

Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Tabanan tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 Wita dan berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 10.00 Wita.

“Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di kamar korban yang masih tersambung pada stop kontak menggunakan kabel roll. Saat meninggalkan rumah sekitar pukul 06.30 Wita, korban lupa mencabut colokan televisi yang masih terpasang,” terang Berata.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menghanguskan sebagian besar bangunan rumah dan isinya dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, identifikasi, dan pemeriksaan saksi-saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara, korban telah menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan dituangkan dalam surat pernyataan. (ana)

Pemkab Badung Dorong UMKM Naik Kelas, Gandeng IDB Bali untuk Pendampingan

Rapat Pembahasan Studi Kelayakan Rencana Kerja Sama antara Pemkab Badung dengan Institut Desain dan Bisnis (IDB) Bali, bertempat di Ruang Rapat Nayaka Gosana III, Lantai II Kantor Bupati Badung, Selasa (7/10/2025).
Rapat Pembahasan Studi Kelayakan Rencana Kerja Sama antara Pemkab Badung dengan Institut Desain dan Bisnis (IDB) Bali, bertempat di Ruang Rapat Nayaka Gosana III, Lantai II Kantor Bupati Badung, Selasa (7/10/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah (Setda) menggelar Rapat Pembahasan Studi Kelayakan Rencana Kerja Sama antara Pemkab Badung dengan Institut Desain dan Bisnis (IDB) Bali, bertempat di Ruang Rapat Nayaka Gosana III, Lantai II Kantor Bupati Badung, Selasa (7/10/2025).

Rapat ini menjadi langkah awal dalam meninjau potensi dan kelayakan kerja sama yang diusulkan oleh IDB Bali.

Kegiatan dipimpin oleh Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kabupaten Badung, Ida Ayu Yutri Indahgustari, didampingi Rektor IDB Bali, Dr. I Kadek Pranajaya. Turut hadir Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) Kabupaten Badung, perwakilan perangkat daerah terkait, Tenaga Ahli Hukum dari Kanwil Kemenkumham Bali, serta jajaran IDB Bali.

Kabag Kerjasama Ida Ayu Yutri Indahgustari menjelaskan, rapat ini merupakan tahap pembahasan studi kelayakan kerjasama yang diajukan IDB Bali. Dari hasil diskusi bersama perangkat daerah terkait, kerja sama antara Pemkab Badung dan IDB Bali dinilai layak untuk dilanjutkan.

“Kerja sama ini dianggap layak karena telah melalui pembahasan dengan perangkat daerah terkait, salah satunya Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan. Mereka telah memiliki rencana untuk melakukan kerja sama untuk membantu UMKM Badung dalam mendesain kemasan dan cara memasarkan produk kedepannya,” jelasnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Badung hanya akan melakukan kerja sama dengan yang memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat.

“Prinsipnya, setiap kerja sama harus membawa keuntungan bagi masyarakat Badung itu sendiri. Bila IDB Bali melaksanakan kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat, tentu kami akan mendukungnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Yutri Indahgustari berharap nantinya proses penyusunan hingga penandatanganan perjanjian kerja sama dapat berjalan lancar.

“Kami berharap rencana kerja sama ini dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan yang telah direncanakan pihak IDB Bali,” ujarnya.

Sementara, Rektor IDB Bali, Dr. I Kadek Pranajaya, menyampaikan bahwa studi kelayakan ini menjadi dasar bagi IDB Bali untuk menyiapkan kerja sama yang tepat dengan Pemkab Badung.

“Kami di IDB Bali memiliki visi untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang desain dan bisnis. Melalui kerja sama ini, kami ingin berkontribusi juga dalam menyokong visi misi Pemkab Badung, salah satunya pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Ia menambahkan, IDB Bali siap mendukung pemerintah daerah termasuk kegiatan pendampingan UMKM, khususnya dalam desain pengemasan produk, strategi bisnis, serta pemasaran digital.

“Saat ini semua sudah serba digital. Karena itu, kami siap melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM di Badung agar mampu beradaptasi dengan perkembangan pasar digital,” tutup Pranajaya. (ana)

Tim Buru Sapa Temukan Guest House di Desa Beraban Belum Miliki Izin

Tim Buru dan Sapa Pemerintah Kabupaten Tabanan saat melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengawasan di wilayah Kecamatan Kediri.
Tim Buru dan Sapa Pemerintah Kabupaten Tabanan saat melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengawasan di wilayah Kecamatan Kediri.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tim Buru dan Sapa Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengawasan di wilayah Kecamatan Kediri selama dua hari, yakni pada Senin–Selasa, 6–7 Oktober 2025.

Dari hasil peninjauan di lapangan, ditemukan pembangunan sebuah guest house di Banjar Batan Buah, Desa Beraban, yang belum dapat menunjukkan dokumen perizinan.

Selain itu, tim juga meninjau kegiatan penataan lahan dan pembangunan tiga unit rumah di Banjar Dauh Yeh, Desa Kaba-Kaba, serta kegiatan penataan lahan di Banjar Juntal, Desa Kaba-Kaba. Dalam kegiatan tersebut, tim berkoordinasi langsung dengan Camat Kediri dan bertemu dengan para pekerja di lokasi untuk memberikan arahan.

Sebagai tindak lanjut, para pemilik proyek diminta hadir ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tabanan pada Kamis, 9 Oktober 2025, guna melakukan klarifikasi dan melengkapi dokumen perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tabanan, I Gede Sukanada, menyampaikan, kegiatan pembinaan dan pengawasan ini merupakan langkah preventif sekaligus edukatif dalam menegakkan Peraturan Daerah Kabupaten Tabanan. Menurutnya, Satpol PP tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengutamakan pembinaan dan pendekatan persuasif agar masyarakat memahami pentingnya mengurus izin sebelum memulai kegiatan pembangunan.

Kegiatan yang melibatkan unsur Satpol PP, perangkat daerah terkait, serta Pemerintah Kecamatan Kediri ini bertujuan memastikan seluruh kegiatan pembangunan di wilayah tersebut berjalan sesuai ketentuan peraturan daerah dan kelengkapan perizinan yang berlaku.

“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi lebih mengedepankan pembinaan dan dialog agar masyarakat memahami pentingnya perizinan sebelum melakukan kegiatan pembangunan,,” ujar Sukanada, Rabu (8/10/2025).

Ia juga menegaskan bahwa Satpol PP Kabupaten Tabanan akan terus memperkuat sinergi dengan perangkat daerah dan masyarakat untuk menjaga ketertiban umum, ketenteraman, serta kepastian hukum di wilayah Kabupaten Tabanan.

“Kami berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dengan melengkapi perizinan dan menaati aturan yang berlaku. Pembangunan yang tertib merupakan pondasi menuju Tabanan yang berdaya saing dan harmonis,” tambahnya.

Melalui kegiatan Buru dan Sapa ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berkomitmen memperkuat fungsi pembinaan dan pengawasan agar setiap kegiatan pembangunan berjalan sesuai koridor hukum, berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan dan tatanan sosial di wilayah Kabupaten Tabanan. (ana)