- Advertisement -
Beranda blog Halaman 112

Gubernur Koster Hibah Tanah Pemprov untuk ISI Bali

acara Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor ke-35 ISI Bali yang dirangkaikan dengan Pembukaan Festival Internasional Bali Padma Bhuwana V Tahun 2025 di Auditorium Kirtya Sabha Mahottama, Gedung Citta Kelangen, ISI Bali, Rabu (27/8/2025).
acara Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor ke-35 ISI Bali yang dirangkaikan dengan Pembukaan Festival Internasional Bali Padma Bhuwana V Tahun 2025 di Auditorium Kirtya Sabha Mahottama, Gedung Citta Kelangen, ISI Bali, Rabu (27/8/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali I Wayan Koster mengibahkan tanah aset Pemprov seluas 1.550 m² kepada Institut Seni Indonesia (ISI) Bali.

Hibah diserahkan dalam acara Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor ke-35 ISI Bali yang dirangkaikan dengan Pembukaan Festival Internasional Bali Padma Bhuwana V Tahun 2025 di Auditorium Kirtya Sabha Mahottama, Gedung Citta Kelangen, ISI Bali, Rabu (27/8/2025).

Hibah ini diharapkan memperkuat pengembangan sarana-prasarana pendidikan serta peningkatan kapasitas akademik ISI Bali.

Gubernur Koster menyampaikan, ISI Bali telah menunjukkan konsistensi sebagai perguruan tinggi yang kreatif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan seni dan desain global.

Lulusan ISI Bali mampu membuktikan mutu dan capaian kekaryaan yang progresif, sekaligus berkontribusi besar bagi bangsa dan negara. Keberadaan ISI Bali sangatlah penting tidak hanya bagi pemerintah tetapi juga bagi masyarakat. ISI Bali adalah institusi strategis bagi keberlanjutan seni budaya Bali.

“Masyarakat Bali membutuhkan ISI Bali, dan semua pihak wajib mendukung agar seni yang mengakar di masyarakat tetap hidup, berkembang, dan menjadi identitas Bali di dunia,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor ISI Bali, Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana menyampaikan, kegiatan hari merupakan momentum penting dan menjadi tonggak sejarah baru perjalanan ISI Bali sebagai perguruan tinggi seni yang semakin berdaya saing, inovatif, serta berdampak bagi bangsa dan dunia.

“Wisuda kali ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan pengakuan keberhasilan mahasiswa menuntaskan studi dengan penuh tanggung jawab. Para lulusan telah membuktikan diri sebagai seniman, desainer, dan intelektual seni yang siap berkarya dan mengabdi bagi bangsa,” ujar Rektor ISI Bali.

Prof. “Kun” Adnyana menambahkan kepercayaan publik terhadap ISI Bali terus meningkat. Tahun Akademik 2025/2026, ISI Bali menerima 1.043 mahasiswa baru, naik 19,2 persen dari tahun sebelumnya.

Selain itu, ISI Bali meluncurkan Kurikulum ISI Bali Berdampak untuk melahirkan lulusan kreatif, progresif, inovatif, sekaligus berjiwa Pancasila, peduli lingkungan, dan berakar pada kearifan lokal Indonesia.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemprov Bali yang selalu mendukung penuh pengembangan kampus dan pada hari ini menghibahkan tanah seluas 1.550 m². Hibah tanah ini akan menunjang peningkatan kapasitas ISI Bali dalam pengembangan sarana dan prasarana pendidikan, “ imbuhnya.

Dalam Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor ke-35 Institut Seni Indonesia (ISI) Bali pada siang hari ini dilepas sebanyak 94 wisudawan yang terdiri dari 30 wisudawan sarjana terapan, program magister sebanyak 46 orang dan program doctor sebanyak 18 wisudawan.

Acara juga dirangkai dengan penganugerahan Bali-Bhuwana Nata Kerthi Nugraha 2025 kepada Pino Confessa (Budayawan), Janet DeNeefe (Maesenas Seni), Dr.Drs. Anak Agung Gede Rai Remawa, M.Sn ( Desainer Interior- Arsitektur), Prof. Dr.Drs. I Ketut Muka, M.Si (Seniman Kriya-Keramik) serta Dr. I Kt. Suteja, SST, M.Sn (Seniman Tari Bali).

Di akhir kegiatan kunjungan ke ISI Bali, Gubernur Koster beserta rombongan berkesempatan meninjau Teba Modern Kampus ISI Bali, dimana Teba Modern yang mengolah sampah organik kampus merupakan salah satu langkah terciptanya ekosistem kampus hijau yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. (ana)

Koster Dorong ISI Bali Jadi Motor Pemajuan Seni Budaya dan Kearifan Lokal

Gubernur Bali, Wayan Koster.
Gubernur Bali, Wayan Koster.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster mendorong Institut Seni Indonesia (ISI) Bali untuk terus menjadi motor penggerak dalam pemajuan seni, budaya, dan kearifan lokal.

Hal itu ia tegaskan saat menghadiri Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor ke-35 ISI Bali yang dirangkaikan dengan Pembukaan Festival Internasional Bali Padma Bhuwana V Tahun 2025 di Auditorium Kirtya Sabha Mahottama, Gedung Citta Kelangen, ISI Bali, Rabu (27/8/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Bali menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian strategis ISI Bali dalam melahirkan lulusan berkualitas, sekaligus konsisten berperan sebagai motor pemajuan adat, tradisi, seni, budaya, dan kearifan lokal Bali.

Gubernur Koster menambahkan ISI Bali telah menunjukkan konsistensi sebagai perguruan tinggi yang kreatif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan seni dan desain global.

Lulusan ISI Bali telah membuktikan mutu dan capaian kekaryaan yang progresif, sekaligus berkontribusi besar bagi bangsa dan negara. Keberadaan ISI Bali sangatlah penting tidak hanya bagi pemerintah tetapi juga bagi masyarakat. ISI Bali adalah institusi strategis bagi keberlanjutan seni budaya Bali.

“Kita bersyukur memiliki ISI Bali. Tanpa ISI Bali, kita tidak bisa melihat perkembangan seni Bali yang berkualitas dan berkelanjutan seperti saat ini. Seni dan budaya Bali yang tumbuh dari desa adat perlu pembinaan dan peningkatan mutu. Masyarakat Bali membutuhkan ISI Bali, dan semua pihak wajib mendukung agar seni yang mengakar di masyarakat tetap hidup, berkembang, dan menjadi identitas Bali di dunia,” tegasnya.

Menurut Koster, budaya adalah sumber kehidupan Bali. Selama pelakunya ada, budaya akan tumbuh dan menjadi penggerak kemajuan ekonomi, termasuk pariwisata.

“Tanpa budaya, pariwisata Bali tidak ada. Karena itu, mari muliakan, hidupkan, dan dukung penuh budaya Bali. ISI Bali ke depan harus berperan lebih kuat, merevitalisasi kesenian desa adat, menjaga, dan mengembangkan warisan seni agar tetap eksis dan berdaya,” ujarnya. (ana)

Kurang Sejam, 2 Ton Beras SPHP Ludes Diserbu Warga Desa Tajen

Penyaluran beras SPHP di Desa Tajen, Penebel, Tabanan, Rabu (27/8/2025).
Penyaluran beras SPHP di Desa Tajen, Penebel, Tabanan, Rabu (27/8/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Antusiasme warga Desa Tajen, Kecamatan Penebel, sangat tinggi saat Polres Tabanan bersama Bulog Kediri 1 menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Rabu (27/8/2025).

Hanya dalam waktu kurang dari satu jam, sebanyak 2 ton beras kemasan 5 kilogram langsung ludes di beli masyarakat.

Kapolsek Penebel AKP Gusti Kade Alit Murdiasa mengatakan, beras SPHP dijual dengan harga Rp11.500 per kilogram atau Rp57.500 per sak 5 kg. Harga ini jauh lebih murah dibanding harga pasaran yang kini tembus Rp74.000 per sak.

“Program ini kami lakukan untuk membantu masyarakat sekaligus menstabilkan harga beras di pasaran. Tadi kita distribusikan 2.000 kilogram atau 400 sak, dan semuanya habis dalam waktu sekitar 50 menit,” ujarnya.

Kegiatan penyaluran yang berlangsung di Kantor Perbekel Desa Tajen itu dihadiri Kapolsek Penebel beserta jajaran, Satgas Pangan Polsek Penebel, dan masyarakat setempat. Selama kegiatan berlangsung, situasi aman, lancar, dan kondusif.

AKP Alit menambahkan, program distribusi beras murah ini tidak hanya dilakukan di Desa Tajen, tetapi juga sudah menyasar desa lain seperti Penebel, Penatahan, Riang, dan Babahan.

“Masih ada sekitar 12 desa lagi yang belum mendapat penyaluran. Tergantung permohonan dari kepala desa yang berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas,” jelasnya.

Ia menegaskan, program pendistribusian beras SPHP akan terus digencarkan untuk menekan gejolak harga beras yang saat ini cukup memberatkan masyarakat. (ana)

Bali Jadi Tuan Rumah Rakortek Penanggulangan Bencana 2025

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra.
Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bali dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Penanggulangan Bencana Wilayah Tengah dan Timur Tahun 2025.

Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Harris Sunset Road, Kuta, Badung, pada Selasa (26/8/2025) ini dihadiri jajaran BNPB, BPBD, serta pemangku kepentingan lintas sektor guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi berbagai potensi ancaman bencana di Indonesia.

Ia mengapresiasi kepercayaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang memilih Bali sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rakortek.

Menurutnya, forum ini menjadi wadah penting untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kapasitas daerah dalam upaya penanggulangan bencana.

“Menjadi tuan rumah Rakortek ini adalah sebuah kehormatan. Semoga kegiatan ini berjalan baik dan mampu memperkuat sinergi mulai dari pusat hingga daerah dalam menyatukan langkah penanggulangan bencana,” ujar Dewa Indra, yang pernah menjabat Kepala Pelaksana BPBD Bali selama enam tahun.

Ia menegaskan, keselamatan dan kesejahteraan masyarakat merupakan hukum tertinggi yang wajib dijunjung bersama. Karena itu, seluruh perencanaan penanggulangan bencana harus berada dalam satu bingkai, satu tujuan, dan satu gerak langkah.

Lebih lanjut, Sekda Bali mengapresiasi para narasumber berkompeten yang hadir. Menurutnya, pengetahuan dan pengalaman yang dibagikan akan menambah wawasan sekaligus memperkuat peran lembaga kebencanaan.

“Semoga BNPB dan BPBD ke depan semakin tangguh dalam menghadapi berbagai bencana yang tidak akan pernah berhenti,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, yang hadir secara daring dan membuka Rakortek secara resmi, menekankan bahwa bencana berdampak luas terhadap pembangunan nasional, bahkan berpotensi mengganggu sektor-sektor strategis.

Oleh karena itu, penanggulangan bencana harus dilakukan secara terpadu dan menjadi bagian integral dari pembangunan.

“Rakortek ini merupakan forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah. Dengan begitu, arah dan langkah penanggulangan bencana dapat dijalankan secara sinergis, saling mendukung, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Rustian.

Ia juga berharap Rakortek tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga menghasilkan komitmen nyata, langkah tindak lanjut yang terukur, serta peningkatan kapasitas bersama. “Mari kita manfaatkan forum ini demi kepentingan bersama,” tandasnya.

Rakortek 2025 ini dihadiri jajaran BPBD wilayah Indonesia Tengah dan Timur, para narasumber berkompeten di bidang kebencanaan, serta sejumlah pemangku kepentingan lintas sektor, dengan tujuan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana yang terus berkembang. (ana)

Dukung Program Satu Tahun Pra Sekolah, Bimtek Bunda PAUD Digelar di Tabanan

Bimtek Penguatan Pokja Bunda PAUD di Ruang Rapat Singasana, Kantor Bupati Tabanan, Rabu (27/8/2025).
Bimtek Penguatan Pokja Bunda PAUD di Ruang Rapat Singasana, Kantor Bupati Tabanan, Rabu (27/8/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bunda PAUD Kecamatan, dan Bunda PAUD Desa di Kabupaten Tabanan mendapatkan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Pokja Bunda PAUD.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, di Ruang Rapat Singasana, Kantor Bupati Tabanan, Rabu (27/8/2025).

Bimtek bertujuan memperkuat peran strategis Bunda PAUD di semua tingkatan, agar lebih sinergis dalam mewujudkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.

Fokus utama diskusi dalam Bimtek kali ini adalah dukungan terhadap kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun serta pentingnya menyukseskan program Satu Tahun Pra Sekolah sebagai pondasi pendidikan dasar yang kuat bagi anak-anak Tabanan.

Dengan penguatan kapasitas kelembagaan Bunda PAUD, diharapkan seluruh pihak dapat berperan aktif dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak dini.

Ngurah Darma Utama menyampaikan, kegiatan bimtek ini bertujuan untuk memastikan layanan PAUD di Tabanan semakin terarah dan terintegrasi.

Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun dan program Satu Tahun Pra Sekolah adalah upaya strategis untuk menyiapkan generasi Tabanan yang cerdas, sehat, dan berdaya saing.

“Melalui sinergi Bunda PAUD dari tingkat kabupaten hingga desa, kita ingin memastikan anak-anak memiliki pondasi pendidikan yang kuat sejak usia dini.”

Ia menegaskan, penguatan peran Bunda PAUD sejalan dengan visi Tabanan Era Baru: Aman, Unggul, Madani. Aman berarti anak-anak kita belajar dalam lingkungan yang sehat, nyaman, dan terlindungi.

Unggul berarti kita menyiapkan generasi yang kompeten dan berkarakter, sedangkan Madani adalah semangat membangun masyarakat yang peduli, beradab, dan inklusif.

“Melalui kerja sama yang solid, kita optimis Tabanan akan mampu mencetak generasi emas yang siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya. (ana)

Gasak 6 Karton Vitamin Rambut, 4 Mantan Karyawan Kosmetik di Denpasar Diciduk Polisi

Empat mantan karyawan gudang kosmetik di Denpasar Timur digelandang polisi usai tertangkap mencuri karton berisi vitamin rambut.
Empat mantan karyawan gudang kosmetik di Denpasar Timur digelandang polisi usai tertangkap mencuri karton berisi vitamin rambut.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Alih-alih bekerja dengan baik, empat mantan karyawan sebuah perusahaan kosmetik di Denpasar justru nekat menguras gudang tempat mereka dulu bekerja. Bukan main, barang yang disikat yakni 6 karton Ellips Hair Vitamin Jar senilai Rp6 juta.

Aksi curang itu terbongkar setelah pihak perusahaan mencium kejanggalan dari stok yang tiba-tiba raib. Begitu dicek CCTV, tampak jelas ada pemindahan barang di luar jam resmi. Polisi pun langsung bergerak cepat.

Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur di bawah komando Kanit Reskrim Iptu I Nyoman Agus Putra Ardiana berhasil mencokok keempat pelaku di sekitar Jalan Gatot Subroto Timur, Rabu (13/8/2025) sore.

Para pelaku masing-masing berinisial HFP, RPD, ES, dan SR, dengan peran berbeda: ada yang jadi mata-mata, ada sopir, hingga tukang angkut. Semua demi satu tujuan: menjual vitamin rambut hasil curian untuk kepentingan pribadi.

“Ini bentuk komitmen kami menjaga wilayah tetap aman. Kami ingatkan masyarakat dan perusahaan agar selalu waspada, karena pelaku bisa saja orang dalam,” tegas Kapolsek Dentim Kompol I Ketut Tomiyasa.

Kini, keempatnya tak lagi sibuk mengurus kosmetik, melainkan bersiap menghadapi jeratan Pasal 363 KUHP tentang pencurian di balik jeruji Mapolsek Denpasar Timur. (*)

22 Ribu Masyarakat Tabanan Telah Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Program cek kesehatan gratis di Kabupaten Tabanan.
Program cek kesehatan gratis di Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Program Nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) disambut positif oleh masyarakat di Kabupaten Tabanan. Itu terbukti dari ribuan masyarakat telah memanfatakan layanan pemeriksaan kesehatan sejak pertama diluncurkan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Tabanan, hingga 26 Agustus 2025 tercatat sebanyak 19.678 jiwa masyarakat umum dan 3.002 jiwa anak sekolah telah mengikuti CKG.

Program ini mulai berjalan pada 10 Februari 2025 untuk masyarakat umum, sementara untuk anak sekolah usia 7–17 tahun dilaksanakan sejak Agustus 2025.

Pelayanan CKG untuk masyarakat umum dilakukan setiap hari kerja di seluruh Puskesmas di Kabupaten Tabanan, sedangkan untuk anak sekolah dijalankan secara terjadwal di sekolah masing-masing dengan koordinasi Puskesmas setempat. Jenis pemeriksaan disesuaikan dengan usia serta faktor risiko kesehatan peserta.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengapresiasi capaian program tersebut dan menekankan pentingnya deteksi dini kesehatan.

Menurutnya, Program Cek Kesehatan Gratis ini adalah bentuk layanan dasar pemerintah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.

“Dengan deteksi dini, kita bisa melindungi diri, keluarga, dan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Saya mengajak seluruh warga Tabanan untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena mencegah jauh lebih baik daripada mengobati,” ujarnya.

CKG sendiri bertujuan memberikan akses pemeriksaan kesehatan dari bayi hingga lansia secara gratis. Program ini tidak hanya berfungsi mendeteksi dini penyakit, tetapi juga mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan menurunkan risiko komplikasi maupun angka kematian akibat penyakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. Ida Bagus Surya Wira Andi menambahkan bahwa pemerintah telah menyediakan berbagai saluran untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan ini.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri. Mari bersama kita wujudkan Tabanan yang lebih sehat,” jelasnya.

CKG dapat diakses dengan mudah, baik melalui aplikasi Satu Sehat Mobile, mendaftar lewat chatbot WhatsApp Kemenkes di nomor 081110500567, maupun datang langsung ke Puskesmas terdekat dengan membawa identitas diri. (ana)

Praktik Oplosan Gas Elpiji Subsidi di Kuta Utara Terbongkar Ditengah Kelangkaan

Simplisius Anggul alias Simin (39), tersangka pengoplos gas elpiji subsidi.
Simplisius Anggul alias Simin (39), tersangka pengoplos gas elpiji subsidi.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Saat warga Bali kelimpungan mencari gas elpiji 3 kilogram bersubsidi, seorang pria di Badung justru pesta untung dari praktik oplosan. Simplisius Anggul alias Simin (39) ditangkap Ditreskrimsus Polda Bali setelah terbukti memindahkan isi tabung gas melon ke tabung 12 kilogram dan menjualnya ke warung hingga toko sekitar.

Wadir Reskrimsus Polda Bali AKBP I Nengah Sadiarta mengungkapkan, bisnis haram ini sudah berlangsung selama 2 tahun sejak tahun 2023 dan tak terendus karena dilakukan di rumahnya yang tersembunyi.

“Lokasinya agak ke dalam, jadi jarang menimbulkan curiga,” tegasnya, Rabu (27/8/2025).

Dalam aksinya, Simin membeli tabung subsidi seharga Rp23 ribu dari seorang pemasok berinisial LCR. Gas melon itu lalu dioplos ke tabung 12 kilogram untuk dijual Rp175 ribu ke warung-warung di Badung.

Sekali jalan, pelaku bisa membeli hingga 50 tabung dan keuntungan bulanan mencapai Rp10 juta. Uang hasil oplosan bahkan dipakai membeli mobil pick up.

Dari lokasi, polisi mengamankan 82 tabung 3 kilogram, 12 tabung 12 kilogram, peralatan oplosan, serta satu mobil. Kini, Simin harus berhadapan dengan Pasal 55 UU Migas yang diperbarui dalam UU Cipta Kerja dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar.

Polisi menegaskan, penyidikan masih dikembangkan untuk membongkar jaringan pemasok oplosan gas melon ini. RA

Bunda PAUD Tabanan Dorong Kompetensi Pendidik Lewat Workshop Cara Belajar Usia Dini

Workshop Peningkatan Kapasitas Cara Belajar Anak Usia Dini, yang dilaksanakan di Wantilan Pura Luhur Batukau dan Story Telling PAUD di Rumah Ramah Anak Pura Luhur Batukau, Penebel, Tabanan, Selasa (26/8/2025).
Workshop Peningkatan Kapasitas Cara Belajar Anak Usia Dini, yang dilaksanakan di Wantilan Pura Luhur Batukau dan Story Telling PAUD di Rumah Ramah Anak Pura Luhur Batukau, Penebel, Tabanan, Selasa (26/8/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya, memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan kompetensi pendidik dan masyarakat dalam memahami metode serta strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakter anak usia dini.

Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Cara Belajar Anak Usia Dini, yang dilaksanakan di Wantilan Pura Luhur Batukau dan Story Telling PAUD di Rumah Ramah Anak Pura Luhur Batukau, Penebel, Tabanan, Selasa (26/8/2025).

Workshop ini terselenggara atas kerja sama antara Bunda PAUD Kabupaten Tabanan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan.

Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan dan jajaran terkait, para narasumber, Jro Bendesa Adat setempat, Pokja Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, Bunda PAUD Kecamatan Penebel, serta para pendidik dan Anak-anak PAUD khususnya di Kecamatan Penebel.

Pada kesempatan itu, Bunda Rai menegaskan bahwa anak usia dini adalah aset bangsa dan generasi penerus yang harus dijaga bersama.

Ia juga menekankan, bahwa masa emas pertumbuhan anak merupakan periode penting, di mana otak, karakter, dan kepribadian berkembang dengan pesat. Oleh karena itu, cara mengasuh dan mendampingi anak akan sangat menentukan masa depan mereka.

“Melalui workshop ini, saya berharap petugas jaga ruang ramah anak, Bunda PAUD, pendidik PAUD, maupun Pokja Bunda PAUD semakin memahami bahwa anak belajar dengan caranya sendiri, yaitu melalui bermain,” ujar Bunda Rai.

Ia juga menyampaikan pentingnya meningkatkan kompetensi pendidik dan penjaga ruang ramah anak agar peran mereka tidak hanya sekadar menjaga, melainkan juga mendidik.

Tujuan pemerintah mengadakan workshop ini, dikatakannya adalah bagaimana agar kita bisa meningkatkan kemampuan pendidik dan penjaga ruang ramah anak. Karena itu penting sekali, bukan sekadar menjaga, tapi juga mendidik, agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, dan berkarakter.

Selain itu, pemerintah telah menyiapkan berbagai program, salah satunya untuk memastikan anak-anak Tabanan bisa mendapatkan manfaat secara langsung melalui kolaborasi lintas sektor. Dengan demikian, manfaat program pemerintah dapat dirasakan bersama oleh masyarakat.

Pihaknya mengajak seluruh peserta untuk terus mensosialisasikan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH), yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat. Selain itu, ia menyinggung program pemerintah terkait pendidikan pra-sekolah.

“Pemerintah saat ini gencar mendukung program belajar 1 tahun pra-sekolah, serta wajib belajar 13 tahun. Pendidikan 1 tahun PAUD sebelum masuk SD diharapkan dapat membentuk kesiapan belajar anak secara utuh, bukan hanya calistung. Dengan begitu, anak-anak kita akan terbimbing menuju generasi yang sehat, mandiri, tertib, dan cinta tanah air,” terang Bunda Rai.

Ia pun berharap workshop ini menjadi wadah berbagi ilmu dan praktik baik, serta memperkuat kerja sama antara petugas jaga ruang ramah anak, pendidik PAUD, dan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Jro Bendesa Adat Wangaya, menyampaikan harapannya agar masyarakat terutama peserta yang hadir tetap menjaga kebersihan dan kesucian pura. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada program-program yang diinisiasi langsung oleh pemerintah.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah bersama Bunda PAUD Kabupaten Tabanan berharap kualitas pendidikan anak usia dini di Tabanan semakin meningkat. Adapun materi yang disampaikan dalam workshop tersebut meliputi pemahaman SOP di Ruang Ramah Anak Bunda PAUD, penyusunan RTL, pengenalan cara belajar anak usia dini, hingga pemahaman karakteristik anak.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan sesi story telling dari Bunda Rai yang membacakan cerita kepada anak-anak, kemudian dilanjutkan dengan berinteraksi melalui games dan tanya jawab lalu ditutup dengan pembagian balon serta pemberian makanan tambahan (PMT) kepada 30 anak yang hadir. (rls)

Tabanan Jadi Lokasi Visitasi Kepemimpinan Nasional, Bahas Potensi Pertanian dan Ekonomi Kreatif

Kunjungan rombongan Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVII Provinsi Bali, di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana, Kantor Bupati Tabanan, Selasa (26/8/2025).
Kunjungan rombongan Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVII Provinsi Bali, di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana, Kantor Bupati Tabanan, Selasa (26/8/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan menerima kunjungan dari rombongan Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVII Provinsi Bali.

Rombongan diterima oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana, Kantor Bupati Tabanan, Selasa (26/8/2025).

Kunjungan ini merupakan bagian dari pembelajaran peserta PKN dalam menggali inovasi dan solusi terhadap isu strategis di daerah.

Visitasi ini mengusung tema ‘Pengembangan Sektor Pertanian dan Ekonomi Kreatif dalam Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas’.

Wabup Dirga menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Kabupaten Tabanan sebagai lokus kegiatan. Menurutnya, hal ini sejalan dengan posisi Tabanan sebagai lumbung pangan Bali, sekaligus giat ini adalah momentum dalam memperkenalkan potensi unggulan Tabanan di bidang pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif serta kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengetahuan, memperluas jejaring.

“Saya berharap rekan-rekan peserta visitasi kepemimpinan nasional mampu memberikan masukan atas beberapa inovasi yang akan dijadikan lokus visitasi, yang nantinya dapat memberikan dampak sangat berarti dalam rangka untuk mengevaluasi implementasi Perangkat Daerah di Kabupaten Tabanan dalam berinovasi,” ujar Wabup Dirga.

Sementara itu, Ketua Rombongan VKN PKN Tk. II Angkatan XVII dari BKPSDM Provinsi Bali, Mahadi Sanatana, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Ia menjelaskan, tema PKN Tk. II tahun ini adalah “Transformasi Ekonomi melalui Pengembangan Kepariwisataan Berkelanjutan”, dengan sub-tema yang berfokus pada pengembangan sektor pertanian dan ekonomi kreatif.

Tujuan utama visitasi adalah memberikan bekal bagi peserta untuk menganalisis tantangan, merumuskan solusi, hingga melahirkan inovasi yang bisa diimplementasikan dalam proyek perubahan masing-masing instansi.

“Output dari kegiatan ini ada dua, yaitu policy brief berupa rekomendasi kebijakan dan lesson learn yang bisa direplikasi di tempat kerja peserta. Untuk itu, kami berharap para narasumber dapat membuka permasalahan secara komprehensif, agar peserta bisa menyumbangkan solusi yang aplikatif,” ungkap Mahadi.

Ia juga berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi para peserta dalam menyiapkan proyek perubahan, maupun bagi Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam memperoleh rekomendasi inovatif untuk pembangunan daerah.

Acara visitasi dilanjutkan dengan pemaparan dari sejumlah kepala perangkat daerah, di antaranya Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata, serta Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan.

Para narasumber memaparkan program, inovasi, serta strategi pengembangan sektor masing-masing dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pun melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap sinergi antar daerah semakin kuat, sehingga mampu menghasilkan rekomendasi dan terobosan kebijakan yang berdampak positif bagi pembangunan nasional, khususnya dalam penguatan sektor pertanian dan ekonomi kreatif.

Turut hadir dalam acara Para Asisten Setda dan Kepala Perangkat Daerah terkait di Pemkab Tabanan, serta peserta dari berbagai instansi, di antaranya Pemprov Bali, Pemkab Badung, BMKG, Provinsi Papua Selatan, Kabupaten Asmat, Kabupaten Rote Ndao dan Pemkab Gianyar. (ana)