DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Keributan yang dipicu salah paham berujung aksi pengeroyokan terjadi di kawasan sisi barat Lapangan Bajra Sandhi Renon, Denpasar, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 18.05 Wita. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat mengamankan para pihak yang terlibat.
Korban berinisial D (31), pria asal Sumba Barat Daya, mengalami luka lebam pada bagian wajah akibat dipukul secara bersama-sama oleh sejumlah pelaku.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban bersama pacarnya tengah berjalan-jalan di kawasan Lapangan Bajra Sandhi. Di lokasi tersebut, mereka bertemu dengan pria berinisial SNA (33), yang diketahui merupakan mantan kekasih dari perempuan berinisial E (29).
SNA disebut sempat menyapa E. Namun, sapaan tersebut memicu kesalahpahaman setelah korban mempertanyakan maksud pelaku. Adu mulut pun tak terhindarkan hingga suasana memanas.
Tak lama berselang, tiga rekan SNA datang ke lokasi dan diduga langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban dengan memukul bagian wajah korban secara bersama-sama. SNA juga diduga ikut melakukan penganiayaan.
Personel Polsek Denpasar Timur yang dipimpin Pawas I Nengah Juniman segera mendatangi lokasi usai menerima laporan adanya keributan yang melibatkan sejumlah warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT).
Petugas kepolisian bersama Satpol PP Kota Denpasar berhasil mengendalikan situasi sebelum keributan meluas. Selanjutnya, para pihak diamankan ke Subsektor Renon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasi Humas Polresta Denpasar, I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, hasil interogasi menunjukkan insiden tersebut dipicu kesalahpahaman saat pelaku menyapa mantan pacarnya yang kebetulan berada di lokasi bersama korban.
“Kasus tersebut kini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Dentim untuk proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar menahan diri dan menyelesaikan persoalan secara bijak tanpa menggunakan kekerasan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Selain itu, Polresta Denpasar bersama Polsek Denpasar Timur disebut akan terus meningkatkan pengawasan dan patroli di kawasan Lapangan Puputan Renon guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. ran

































