Rem Blong, Truk Tronton Angkut Keramik Hantam Pohon di Selemadeg

Truk tronton Hino dengan nomor polisi F 9135 FH ringsek akibat menabrak pohon di Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Senin (8/12/2025) pagi. 
Truk tronton Hino dengan nomor polisi F 9135 FH ringsek akibat menabrak pohon di Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Senin (8/12/2025) pagi. 

PANTAUBALI.COM, TABANAN — Truk tronton Hino dengan nomor polisi F 9135 FH ringsek akibat menabrak pohon di Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Senin (8/12/2025) pagi.

Insiden terjadi sekitar pukul 06.30 Wita saat truk itu melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.

Kapolsek Selemadeg Kompol I Wayan Suastika menjelaskan, kecelakaan diduga dipicu kurangnya konsentrasi pengemudi serta kondisi rem truk yang blong saat melintasi jalan turunan dalam kondisi hujan deras.

Baca Juga:  DTW Tanah Lot Tetap Jadi Magnet Wisata, 2.500 Pengunjung Datang Setiap Hari

Truk dikemudikan Marjono (48), warga Kabupaten Bogor, itu tengah mengangkut muatan keramik. Saat memasuki turunan landai, namun hujan deras membuat jarak pandang berkurang.

“Pengemudi membanting setir ke kiri setelah melihat situasi di depannya macet. Rem tidak berfungsi dengan baik sehingga kendaraan menabrak pohon di sisi utara jalan,” ujar Suastika.

Kecelakaan tidak menyebabkan korban jiwa. Namun seorang penumpang, Abdu Rahman (19), mengalami patah kaki kiri.

Ia sempat mendapat perawatan pertama di Puskesmas Selemadeg sebelum dirujuk ke RSUD Tabanan.

Baca Juga:  Tata Kelola DTW Tanah Lot Dibahas, Manajemen Pastikan Operasional Tetap Kondusif

Akibat kecelakaan tersebut, kerusakan materiil ditaksir mencapai Rp 1 juta. Kompol Suastika menyatakan faktor penyebab utama kecelakaan merupakan kesalahan manusia (human error).

“Kami imbau pengemudi yang melintas di jalur turunan Selemadeg meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca hujan,” kata Kompol Suastika. (ana)