Identitas dan Penyebab Kematian Pria di Sungai Yeh Bumbung Tabanan Belum Terungkap

Evakuasi mayat laki-laki tanpa identitas di Sungai Tukad Yeh Bumbung, Banjar Pangkung Tibah Delodan, Desa Pangkung Tibah, Kediri, Tabanan, pada Minggu (4/5/2025).
Evakuasi mayat laki-laki tanpa identitas di Sungai Tukad Yeh Bumbung, Banjar Pangkung Tibah Delodan, Desa Pangkung Tibah, Kediri, Tabanan, pada Minggu (4/5/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN — Aparat kepolisian dari Polsek Kediri, Polres Tabanan, masih menyelidiki penemuan mayat pria tanpa identitas di tepi Sungai Tukad Yeh Bumbung, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu (4/5/2025).

Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana mengatakan, hingga kini pihaknya masih menyelidiki identitas dan penyebab kematian korban.

“Belum diketahui, masih kami lidik. Informasi sementara, menurut keterangan kepala wilayah setempat, korban ini sudah lama berada di sekitar lokasi. Dari logat bicaranya, diduga ia adalah warga Bali. Namun kami masih menelusuri kebenarannya,” jelasnya, Senin (5/5/2025).

Baca Juga:  3 Mahasiswi Jadi Operator Judol di Bali, Modus Tawarkan Tautan ke Ratusan Nomor Ponsel Setiap Hari

Saat ini, polisi telah memeriksa dua orang saksi, yakni Marselinus Wedolo (41), buruh harian lepas yang pertama kali menemukan korban, serta Kepala Wilayah Banjar Pangkung Tibah Delodan, I Wayan Agus Wirata (43).

“Kemarin juga ditemukan barang bukti tambahan di lokasi, berupa celana dan senter. Namun, lokasinya cukup jauh dari titik penemuan mayat,” tambah Sukadana.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Pangkung Tibah dikejutkan dengan penemuan mayat seorang pria tak dikenal di tepi sungai. Korban ditemukan dalam kondisi membusuk, mengenakan helm serta pakaian berlapis.

Dari keterangan saksi Marselinus, korban sudah terlihat berada di sekitar Tukad Yeh Bumbung sejak sebelum Hari Raya Nyepi. Ia bahkan sempat mengobrol dengan korban.

Baca Juga:  Dua Kelompok Pemuda Ricuh di Denpasar Berakhir Damai

Saksi lainnya, I Wayan Agus Wirata, menyebut terakhir bertemu korban saat Hari Raya Galungan. Saat itu, ia juga sempat berbincang dengan korban, namun yang bersangkutan tampak linglung dan sulit diajak berkomunikasi.

Kemudian, pada Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WITA, Marselinus yang tengah memancing mencium bau menyengat dari arah sungai. Saat didekati, ia menemukan jasad pria tersebut dalam posisi tergeletak dengan helm masih dikenakan. Peristiwa itu segera dilaporkan ke warga sekitar dan kemudian ke Polsek Kediri.

Baca Juga:  Imigrasi Bali Amankan 62 WNA 'Nakal' Dalam 20 Hari Operasi

Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Tabanan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban telah meninggal lebih dari lima hari. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi membusuk, dengan lebam di beberapa bagian, terdapat larva, serta dua gigi atas yang hilang.

“Saat ini jenazah dititipkan di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah (Sanglah Denpasar) sembari menunggu proses identifikasi lebih lanjut,” tutup Kompol Sukadana. (ana)