
PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan menyepakati dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) yang sebelumnya telah diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan.
Kesepatakan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama oleh Ketua DPRD Tabanan dan Bupati Tabanan dalam Sidang Paripurna Ke-12 Masa Persidangan III Tahun 2023 yang digelar di Ruang Rapat DPRD Tabanan, Sabtu (9/9/2023).
Adapun dua Ranperda yang disepakati yakni Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Tabanan Nomor 11 Tahun 2022 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023 dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Bangunan Gedung.
Bupati Sanjaya menyampaikan, pembahasan dua buah Ranperda telah dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar, sesuai dengan mekanisme yang berlaku serta tidak terlepas dari tanggung jawab, komitmen, kesungguhan serta kerjasama yang baik dari pimpinan dan seluruh anggota dewan.
“Sesuai dengan ketentuan, setelah disetujui bersama kedua Ranperda akan melalui tahapan berikutnya untuk dievaluasi oleh Gubernur,” kata Sanjaya.
Adapun gambaran besar terkait Ranperda tentang perubahan atas peraturan daerah Kabupaten Tabanan nomor 11 tahun 2022 tentang APBD tahun anggaran 2023 yakni Pendapatan Daerah direncanakan sebesar Rp2,109 triliun lebih yang meliputi Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp590,369 miliar lebih, Pendapatan Transfer sebesar Rp1,518 triliun lebih dan lain-lain. Pendapatan daerah yang sah sebesar Rp1 miliar.
Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp2,136 triliun lebih yang meliputi, Belanja Operasi sebesar Rp1,614 triliun lebih, belanja modal sebesar Rp267,560 miliar lebih, belanja tidak terduga sebesar Rp5,261 miliar lebih serta belanja transfer sebesar Rp249,156 milyar lebih. Yang berarti dalam RAPBD-P Tahun 2023 terdapat defisit sebesar Rp27,523 milyar lebih yang ditutupi dari pembiayaan daerah.
“Kami menyadari bahwa selama ini masih terdapat kesenjangan kemampuan fiskal daerah dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan pelaksanaan program pembangunan, namun demikian kami tetap berupaya dengan sumber daya yang ada untuk mewujudkan Visi Kabupaten Tabanan, Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Di Kabupaten Tabanan Menuju Tabanan Era Baru Yang Aman, Unggul, Dan Madani (Aum),” ujar Sanjaya. (ana)
































