- Advertisement -
Beranda blog Halaman 98

Zainur Dipromosikan ke Kajati Papua Barat, Kajari Tabanan Baru Pernah Tangani Korupsi Rp300 Miliar

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tabanan, Zainur Arifin Syah.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tabanan, Zainur Arifin Syah.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Di tengah prestasi luar biasa yang baru saja diraih yakni penetapan tiga tersangka atas kasus tindak pidana korupsi pengadaan beras ASN oleh mantan Perumda Kabupaten Tabanan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tabanan yakni Zainur Arifin Syah mendapat promosi jabatan.

Zainur yang sudah menjabat selama 1 tahun 4 bulan resmi dipromosikan sebagai Asisten Pemulihan Aset pada Kejaksaan Tinggi Papua Barat berdasarkan Surat Keputusan Nomor KEP-IV-1425/C/10/2025 terhitung mulai tanggal 13 Oktober 2025. Ia akan digantikan oleh Dr. Arjuna Meghanada Wiritanaya, SH, MH, yang saat ini sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pahuwato, Gorontalo.

Ketika dikonfirmasi pada Selasa (21/10/2025), Zainur pun membenarkan promosi jabatannya tersebut. Rabu besok menjadi hari terakhirnya berkantor di Kejari Tabanan.

“Saya mendapat promosi jabatan sebagai Asisten Pemulihan Aset di Kejaksaan Tinggi Papua Barat. Posisi jabatan ini tergolong baru, namun saya siap ditugaskan dan bekerja sebaik mungkin,” ujarnya.

Sebelum menjabat sebagai Kajari Tabanan, pria kelahiran Rokan Hilir tahun 1978 itu sempat menjabat posisi yang sama di Kejari Bengkalis selama 1 tahun 9 bulan. Namun jauh sebelum itu, ia sudah memiliki sepak terjang yang sangat luar biasa. Ia memulai karirnya sebagai jaksa sejak 2006 di Kejari Tanjung Pinang selama 1 tahun 4 bulan. Setelah itu, ia menempati berbagai posisi jabatan yang strategis.

Selama menempati posisi sebagai Kajari Tabanan, pria kelahiran Rokan Hilir tahun 1978 itu mengukir sejumlah prestasi yang luar biasa. Seperti membuat terobosan penyelesaian barang sitaan tilang. Terobosan ini pun akhirnya diadopsi oleh Kejaksaan Agung RI.

Terobosan lain yakni penyelesaian perkara pidana dan perdata dengan cara penggabungan sehingga proses penyelesaian perkara lebih mudah dan efisien. Setidaknya ada dua perkara yang berhasil diselesaikan dengan sistem tersebut.

Prestasi lainnya yakni pembubaran Yayasan Bali Luwih, berlokasi di Desa Sanggulan, Kecamatan Kediri, Tabanan, yang tersandung kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dalam hal ini jual beli bayi yang dilakukan pendiri Yayasan.

Baru-baru ini, Kejari Tabanan juga menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus korupsi pengelolaan beras Perumda Dharma Santhika Kabupaten Tabanan tahun 2020-2021 dengan total kerugian negara mencapai Rp1,85 miliar. Ketiga tersangka yakni IPSD selaku Direktur Umum Perumda Dharma Santhika periode 2017-2021, IKS selaku Ketua DPC Perpadi Tabanan, dan IWNA selaku Manajer Unit Bisnis Ritel Perumda Dharma Santhika.

Kemudian, program baru yang akan diluncurkan yakni pemberdayaan potensi desa-desa di Tabanan melalaui kerja sama dengan BUMD sebagai bentuk implementasi program Asta Cita dari Presiden dan Wakil Presiden RI.

“Kami juga sedang melakukan penyidikan dua kasus baru. Sekarang prosesnya masih dalam tahap perhitungan kerugian,” tambah Zainur.

Sementara itu, ditelusuri lebih dalam, sosok pengganti Zainur yakni Dr. Arjuna ternyata memiliki rekam jejak yang luar biasa dalam menangani kasus besar di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau bahkan di Kejaksaan Agung RI.

Saat menduduki posisi sebagai Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Bengkalis pada tahun 2013 pernah menangani skandal mega korupsi terbesar yang menyeret Pemerintah Kabupaten Bengkalis, DPRD Bengkalis dan perusahaan PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) senilai Rp300 miliar untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap di kecamatan Bukit Batu dan Pinggir, Bengkalis.

Dr. Arjuna akan resmi menjalankan tugas sebagai Kajari Tabanan per 31 Oktober 2025 nanti melalui proses serah terima jabatan.

Meskipun kepemimpinan berganti, Zainur menegaskan, mekanisme penyelesaian tugas dan tanggung jawab tetap berjalan sesuai aturan yang telah berlaku.

“Banyak hal yang mungkin belum bisa saya penuhi selama bertugas di Tabanan, tapi mudah-mudahan kekurangan itu nantinya bisa dipenuhi oleh pengganti saya nantinya,” pungkas Zainur. (ana) 

Bupati Adi Arnawa Terima Entry Meeting BPK Perwakilan Bali Harapkan Mampu Tingkatkan SDM Dalam Optimalisasi Pajak Daerah

Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Sekda Badung IB. Surya Suamba menerima entry meeting Tim Pemeriksa dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (21/10).
Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Sekda Badung IB. Surya Suamba menerima entry meeting Tim Pemeriksa dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (21/10).

PANTAUBALI.COM – BADUNG Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Sekda Badung IB Surya Suamba menerima entry meeting Tim Pemeriksa dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bali di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (21/10).

Tim BPK yang dipimpin langsung Ketua Perwakilan BPK RI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Satria Perwira tersebut akan melakukan pemeriksaan kepatuhan atas pengelolaan pajak daerah dan retribusi daerah serta lain-lain pendapatan yang sah tahun 2024 sampai dengan triwulan III tahun 2025 pada Pemkab.

Badung dan Instansi terkait lainnya. Bupati Adi Arnawa atas nama Pemkab Badung menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pemeriksaan Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Bali, terutamanya berkaitan dengan pengelolaan pajak dan retribusi daerah di Badung.

“Tentunya pemeriksaan ini sangat kami harapkan. Karena saat ini kami sedang berupaya meningkatkan pendapatan dari sektor pajak.

Mudah-mudahan melalui pembinaan dan tuntunan dari Tim BPK, Instansi pengampu akan banyak belajar dan mampu meningkatkan SDM terutama dalam upaya optimalisasi pajak dan retribusi daerah di Badung,” terangnya.

Ditambahkan pula, dalam upaya optimalisasi pajak, Pemkab Badung tengah melakukan pendataan potensi pajak oleh tim Terpadu Optimalisasi Pajak Daerah (TOPD).

Dari pendataan ini diharapkan dapat diketahui berapa idealnya potensi pajak di Badung dan mengetahui kualitas dari wajib pajak.

Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Satria Perwira menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Badung untuk kegiatan entry meeting pemeriksaan ini.

Dikatakan bahwa pemeriksaan terinci ini termasuk dalam pemeriksaan tematik nasional yang harus diselesaikan dalam 2 (dua) tahap yaitu pemeriksaan pendahuluan dan pemeriksaan terinci.

Pemeriksaan terinci merupakan lanjutan dari pemeriksaan pendahuluan yang telah dilaksanakan sebelumnya dan pemeriksaan terinci dilaksanakan selama 35 hari, mulai 14 Oktober hingga 17 November 2025 nanti.

Tujuan pemeriksaan ini adalah desentralisasi fiskal yaitu peningkatan kapasitas fiskal daerah agar daerah dapat mendanai sendiri urusan pelayanan publik yang diselenggarakannya.

Selain itu untuk menilai pengelolaan keuangan apakah sudah sesuai UU No. 1 Tahun 2022, dimana pemerintah daerah berkewajiban melakukan pengelolaan keuangan daerah secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel, termasuk atas perencanaan dan penyusunan anggaran pendapatan. (rls)

Pemotor Tewas Usai Hantam Mobil Pikap di Jalur Denpasar-Singaraja

Kondisi mobil pikap yang terlibat kecelakaan di Jalan Nasional Denpasar–Singaraja, termasuk wilayah Banjar Kukub, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.
Kondisi mobil pikap yang terlibat kecelakaan di Jalan Nasional Denpasar–Singaraja, termasuk wilayah Banjar Kukub, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor Honda Vario dan mobil pikap Daihatsu terjadi di Jalan Nasional Denpasar–Singaraja, termasuk wilayah Banjar Kukub, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Insiden kecelakaan mau itu terjadi pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 14.30 Wita.

Akibatnya, pengendara sepeda motor bernama Hendri Mardiyansah (21), warga Lombok Timur, meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di RSU Semara Ratih Luwus. Sementara penumpangnya, Lusi Rahmawati (26), warga Cirebon, mengalami luka serius di tangan dan kaki.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata menjelaskan, kecelakaan berawal saat sepeda motor Honda Vario bernomor polisi DR 6985 ZO yang dikendarai kHendri datang dari arah utara (Singaraja) menuju selatan (Denpasar).

“Setibanya di lokasi kejadian, pengendara motor diduga mengambil haluan ke kanan melewati marka jalan saat mendahului kendaraan di depannya. Dari arah berlawanan datang mobil pikap Daihatsu bernomor polisi DK 8171 UD sehingga terjadi tabrakan depan-depan,” ujar Berata saat dikonfirmasi Selasa (21/10/2025).

Benturan keras membuat Hendri dan penumpangnya terjatuh ke badan jalan. Hendri mengalami luka parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Sementara pengemudi pikap, Gede Feri Kartika (19), warga Buleleng, selamat dan tidak mengalami luka.

Kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan cukup parah pada kedua kendaraan. Sepeda motor Honda Vario rusak berat di bagian depan, sementara mobil pikap Daihatsu mengalami kaca depan retak dan spion kanan patah. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp12 juta.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat identitas korban dan saksi, serta mengamankan barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (ana) 

Melalui Enam SPM, Posyandu Lebih Cepat dan Efektif Tangani Permasalahan Masyarakat

ksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali ‘Membina dan Berbagi’ yang digelar di Wantilan Desa Belancan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Senin (20/10/2025).
ksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali ‘Membina dan Berbagi’ yang digelar di Wantilan Desa Belancan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Senin (20/10/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menegaskan pentingnya peran kader posyandu dalam mendata dan mencatat berbagai permasalahan masyarakat di wilayah kerjanya.

Data tersebut, menurutnya, menjadi dasar penting untuk dikoordinasikan lebih lanjut dengan pemerintah desa agar penyelesaian masalah dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“Jadi, tugas kader posyandu memang berat, namun kini lebih cepat, tepat, dan efektif dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat,” ujar Putri Koster dalam Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali ‘Membina dan Berbagi’ yang digelar di Wantilan Desa Belancan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Senin (20/10/2025).

Ia menjelaskan, sesuai dengan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, posyandu kini telah bertransformasi dan tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan.

Melalui kebijakan baru ini, posyandu memiliki peran yang lebih luas dengan menerapkan enam Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang mencakup berbagai aspek penting kehidupan masyarakat.

“Enam Standar Pelayanan Minimum (SPM) Posyandu meliputi bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban umum, dan sosial,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ibu Putri Koster mendorong agar seluruh kader posyandu meningkatkan kapasitas diri, terutama dalam memahami dan mengimplementasikan enam SPM tersebut.

Ia juga menyampaikan rencana untuk mengadakan bimbingan teknis (bimtek) bagi seluruh kader posyandu di kabupaten/kota se-Bali guna memperkuat pemahaman dan keterampilan mereka.

“Pesan dari Bapak Menteri Dalam Negeri, 75 persen keberhasilan posyandu yang bekerja di banjar masing-masing dengan baik dan tepat mencerminkan keberhasilan pemerintah desa dalam mewujudkan visi pembangunan untuk masyarakat. Kesuksesan kader posyandu adalah kesuksesan pembangunan di Pulau Bali. Kita bekerja sama dan sama-sama bekerja,” ungkapnya.

Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali bertajuk ‘Membina dan Berbagi’ tersebut juga diisi dengan penyampaian paparan dari Tim Pengarah Posyandu Provinsi Bali, yang terdiri atas unsur Dinas PMD Dukcapil, Disdikpora, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial P3A, Dinas Sosial, serta Dinas PUPRKim Provinsi Bali.

Masing-masing instansi memaparkan peran dan tanggung jawabnya dalam mendukung pelaksanaan enam SPM Posyandu.

Sebagai bentuk apresiasi, dalam kegiatan ini juga diserahkan paket sembako kepada 50 kader posyandu dari Desa Belancan dan Desa Mangguh. Setiap paket berisi 30 kilogram beras, dua ikat telur, dan dua kotak susu.

Ketua TP Posyandu Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Ibu Putri Koster terhadap kader posyandu di Kabupaten Bangli.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan menjadi motivasi bagi para kader untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (rls)

Nuanu 5K Fun Run Kembali Digelar

Nuanu Fun Run 2024. (Foto: Nuanu Creative City)
Nuanu Fun Run 2024. (Foto: Nuanu Creative City)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Setelah sukses digelar tahun lalu, Nuanu Fun Run kembali digelar Nuanu Creative City, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali.

Tahun lalu, lebih dari 1.000 pelari mengikuti acara lari dari Nuanu Creative City, tampil dengan kostum terbaik mereka bersama keluarga dan teman.

Tahun ini, keseruan tersebut kembali hadir ketika orang-orang berkumpul bersama untuk merayakan gerak di destinasi lari paling inspiratif di Bali. Dikelilingi instalasi seni dan lanskap alami, peserta akan menemukan banyak momen berkesan yang layak diabadikan sepanjang jalur.

Brand & Communications Director Nuanu Creative City Ida Ayu Astari Prada menjelaskan, fun run akan digelar pada Minggu (26/10/2025) nanti.

Acara ini membawa sesuatu yang baru: tanpa podium, tanpa kompetisi, hanya keseruan semata. Dengan menghapus sistem peringkat, 5K Fun Run menghadirkan semangat Fun and Fair untuk semua kalangan.

“Komunitas diajak untuk berlari santai, menikmati hari, dan bersenang-senang bersama. Di berbagai area Nuanu, peserta dapat menikmati berbagai aktivitas,” ujarnya, Senin (20/10/2025).

Mulai dari stan makanan, area pemulihan (recovery corner), hingga spot foto interaktif. Dan tentu saja, akan ada hadiah menarik bagi peserta yang beruntung untuk menambah semangat hari itu.

Di Nuanu, setiap acara selalu membawa dampak positif. Lima persen dari hasil penjualan tiket akan disalurkan ke Nuanu Social Fund (NSF), yang mendukung program pemberdayaan sosial di komunitas sekitar. “Inilah yang membedakan kami,” tambah Ayu Astari.

Untuk diketahui, Nuanu Fun Run adalah acara tahunan yang merayakan gerakan sebagai gaya hidup, bukan sekadar tren. Acara kembarannya, Nuanu Run, juga digelar setiap tahun dan ditujukan bagi pelari berpengalaman dan profesional dengan lintasan 21K di area yang sepenuhnya berbeda. (rls) 

Rai Wahyuni Tegaskan Pengelolaan Sampah Dimulai dari Rumah Sendiri

Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya.
Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, secara resmi membuka kegiatan ‘Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan Pembatasan Plastik Sekali Pakai’ yang digelar di Ruang Rapat Utama, Jayaning Singasana Kabupaten Tabanan, Senin (20/10/2025).

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung visi Tabanan menuju lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Hadir dalam kesempatan tersebut OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Anggota TP PKK Kabupaten Tabanan, para Ketua TP PKK Kecamatan, serta Ketua TP PKK Desa se-Kabupaten Tabanan.

Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari amanat yang diemban oleh Ny. Rai Wahyuni sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) Kabupaten Tabanan, yang dikukuhkan berdasarkan Keputusan Bupati Tabanan Nomor 180/868/03/HK/2025.

Dalam sambutannya, Ny. Rai Wahyuni menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan mempercepat implementasi kebijakan pembatasan plastik sekali pakai dan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membangun pola hidup bersih melalui pengelolaan sampah berkelanjutan.

Menurutnya, pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari tingkat individu dan keluarga. Ia menjelaskan, “Berdasarkan dasar hukum pelaksanaan PSBS terdapat pola koordinasi dari gubernur kepada bupati kemudian dari bupati kepada desa dinas dan desa adat.

Selain itu dibutuhkan adanya koordinasi antara perangkat daerah terkait provinsi Bali dengan perangkat daerah di kabupaten. Permasalahan sampah tidak dapat diselesaikan sendiri, diperlukan adanya kerjasama dari berbagai elemen.

Sebagai informasi, Bali menghasilkan 3.463 ton sampah per hari dan penyumbang terbesarnya adalah dari sektor rumah tangga. Untuk itulah hari ini saya mengumpulkan ibu-ibu TP PKK agar sebelum mensosialisasikan pengelolaan sampah berbasis sumber di lingkungannya harus mengimplementasikannya terlebih dulu di rumah tangga masing-masing.

Lebih lanjut, Ny. Rai Wahyuni menjelaskan bahwa perubahan pola pikir menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah. Ia menekankan pentingnya memulai dari diri sendiri untuk memilah sampah sesuai jenisnya, baik organik maupun anorganik. Langkah ini, menurutnya, menjadi fondasi dalam membangun kesadaran kolektif di masyarakat.

Ia juga menuturkan bahwa sampah organik dapat dibagi menjadi basah dan kering, sedangkan sampah anorganik dikelompokkan menjadi sampah 3R dan sampah residu. Penanganan dari setiap jenis sampah tersebut memiliki metode berbeda, seperti penggunaan komposter untuk sampah basah, teba modern bagi masyarakat perkotaan, dan teba alami bagi warga pedesaan.

Selain itu, untuk sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle), Ny. Rai Wahyuni menjelaskan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) agar sampah dapat diolah menjadi barang bernilai ekonomi.

Adapun untuk sampah residu, diarahkan ke TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) untuk dimusnahkan dengan aman dan sesuai prosedur.

Pemerintah Kabupaten Tabanan sendiri, lanjutnya, telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengelolaan sampah. Melalui Dinas Lingkungan Hidup, Pemkab telah melakukan sosialisasi dan himbauan pembuatan teba modern di lingkungan kantor, sekolah, dan tempat ibadah sebagai bagian dari gerakan bersama menuju Tabanan bersih.

“Sebagai langkah nyata, kami di Tim Penggerak PKK juga telah menyalurkan pelubang dan penutup lubang biopori sebanyak 2.000 buah kepada seluruh kecamatan sebagai langkah awal mensukseskan program PSBS ini. Selain itu, kami juga terus melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat, seperti kegiatan yang kita laksanakan pagi ini,” Bunda Rai.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Tabanan tengah mengikuti lomba PSBS tingkat provinsi. Dalam ajang tersebut, Tabanan mengirimkan perwakilan dari lima sekolah SMP dan lima sekolah SD untuk menampilkan praktik terbaik pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.

Para peserta lomba juga turut hadir dalam sosialisasi untuk mendapatkan pemahaman langsung mengenai konsep PSBS.

Dengan semangat optimisme, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya berharap gerakan ini dapat menjadi gelombang perubahan dari tingkat kecamatan hingga ke rumah tangga.

“Kami berharap gerakan ini dapat digetok tularkan mulai dari kecamatan, kemudian ke desa sampai ke rumah tangga. Saya juga mengingatkan kepada para Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa untuk segera dikukuhkan menjadi Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di wilayahnya masing-masing,” ungkapnya.

Pihaknya juga memaparkan poin-poin penting dalam Gerakan Bali Bersih yang kini tengah digalakkan oleh pemerintah provinsi. Sebagai penutup, Bunda Rai mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kaum perempuan dan kader PKK, untuk menjadi teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Ia menyoroti pentingnya implementasi gerakan Padas (Palemahan Kedas Desaku Bersih) sebagai inisiatif berkelanjutan menuju Bali yang asri dan lestari.

Melalui gerakan Bali Bersih Sampah, konsep Desa tanpa mengotori Desa lain, dan komitmen Menjaga Kebersihan Bersama, ia berharap Tabanan dapat menjadi contoh nyata dalam penerapan pengelolaan sampah berbasis sumber yang berkelanjutan. (rls)

Waspada Musim Pancaroba! Dinkes Tabanan Ingatkan Penyakit Saluran Pernafasan 

Ilustrasi sakit infeksi saluran pernapasan. (foto:Kominfo Tabanan)
Ilustrasi sakit infeksi saluran pernapasan. (foto:Kominfo Tabanan)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Memasuki musim pancaroba atau masa peralihan musim kemarau ke musim hujan dan sebaliknya, Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

Kondisi cuaca yang tidak menentu, perubahan suhu ekstrem, serta kelembaban tinggi menjadi faktor utama meningkatnya risiko penularan penyakit ini di masyarakat.

Dalam keterangan resmi, Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan menjelaskan bahwa perubahan suhu dan kelembaban yang tinggi dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi.

Sementara itu, lingkungan yang lembap pada musim pancaroba menjadi tempat ideal bagi virus penyebab ISPA untuk berkembang biak dan menyebar dengan mudah.

“Musim pancaroba adalah masa yang sangat sensitif terhadap perubahan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan. Karena itu, masyarakat Tabanan diharapkan lebih waspada dan menjaga kebersihan diri serta lingkungan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, Ida Bagus Surya Wira Andi, pada Senin (20/10/2025).

Masyarakat juga dihimbau untuk mengenali gejala ISPA sejak dini, seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, demam, lemas, nyeri otot atau sendi, serta sesak napas bila infeksi sudah cukup parah.

Jika gejala berlanjut dan menunjukkan tanda-tanda yang memburuk seperti demam tinggi diatas 39 derajat celsius disertai menggigil, sesak napas, batuk tidak kunjung reda, batuk berdahak yang tidak membaik dalam lima hingga tujuh hari, disertai lemas berat, hilang nafsu makan, atau dehidrasi, masyarakat diminta segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat.

“Penanganan dini sangat penting agar infeksi tidak berkembang menjadi lebih berat. Jangan menunggu gejala semakin parah, karena deteksi dan pengobatan lebih awal dapat mempercepat proses pemulihan,” tambah dr. Surya Wira Andi.

Sebagai upaya pencegahan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Caranya dengan mencuci tangan secara rutin dengan sabun dan air mengalir, menghindari menyentuh wajah sebelum mencuci tangan, menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin, serta menggunakan masker saat berada di tempat ramai atau ketika udara tercemar (terutama bagi masyarakat yang sakit).

Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tidur cukup, berolahraga secara teratur, serta memastikan rumah memiliki ventilasi yang baik dan bebas dari asap rokok. (ana) 

Gubernur Bali Bersama Delegasi Arizona Bahas Rencana Pembentukan Kamar Dagang Internasional

Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima kunjungan lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Negara Bagian Arizona, Amerika Serikat, dalam rangka Misi Perdagangan Legislatif Arizona ke Indonesia di rumah dinas Gubernur Bali di Denpasar, Sabtu (18/10/2025)
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima kunjungan lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Negara Bagian Arizona, Amerika Serikat, dalam rangka Misi Perdagangan Legislatif Arizona ke Indonesia di rumah dinas Gubernur Bali di Denpasar, Sabtu (18/10/2025)

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Negara Bagian Arizona, Amerika Serikat, dalam rangka Misi Perdagangan Legislatif Arizona ke Indonesia.

Pertemuan berlangsung di rumah dinas Gubernur Bali di Denpasar, Sabtu (18/10/2025). Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama ekonomi, termasuk rencana pendirian kamar dagang internasional di Bali.

“Satu ide yang akan kami bawa pulang adalah rencana pendirian kamar dagang antara perusahaan Arizona dan perusahaan Indonesia, serta sebaliknya,” kata Ketua DPR Arizona, Tony Rivero, usai berdiskusi dengan Gubernur Bali.

Rivero menjelaskan, rencana ini merupakan bagian dari diplomasi ekonomi yang telah terjalin antara Indonesia dan Arizona selama lima tahun terakhir, khususnya di sektor perdagangan internasional semikonduktor.

Ia menambahkan, selain perdagangan, pihaknya juga melihat potensi besar kerja sama di bidang pariwisata dan kesehatan.

“Kami berkesempatan berkunjung ke fasilitas kesehatan besar di Bali yang mempromosikan pariwisata medis.

Jadi, saya pikir akan ada banyak potensi bisnis seperti yang sudah kami diskusikan dengan Pak Gubernur,” kata Rivero.

Menurut Rivero, Bali juga sudah sangat dikenal masyarakat Arizona, terutama generasi muda berusia 18 tahun ke atas.

Hal ini dinilainya membuka peluang investasi di berbagai sektor. Gubernur Koster menyambut baik rencana tersebut.

Ia menegaskan, Bali siap menjadi pusat investasi, perdagangan berkelanjutan, dan pariwisata kesehatan internasional.

“Saya akan membentuk tim untuk melihat potensi kerja sama antara Indonesia dengan Arizona, terutama sekali untuk Bali,” ujarnya.

Koster menyinggung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur yang tengah difokuskan pada pariwisata kesehatan, termasuk layanan medis modern dan kesehatan tradisional Bali.

“Itu rumah sakit berkelas dunia yang kebanyakan pasiennya orang asing.

Ini salah satu yang kami promosikan,” katanya. Berdasarkan data pembangunan, Bali mencatat pertumbuhan ekonomi 5,48 persen pada 2024, lebih tinggi dari nasional (5,03 persen), dengan tingkat kemiskinan 3,80 persen dan pengangguran terbuka 1,79 persen, keduanya terendah di Indonesia. Koster berharap kunjungan delegasi Arizona ini menjadi momentum lahirnya kolaborasi strategis yang saling menguntungkan.

“Kemitraan ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat hubungan perdagangan dan investasi bilateral,” pungkasnya.

Gelaran Lomba Gong Kebyar Wanita Tabanan Gerakkan Ekonomi UMKM Lokal

UMKM di pergelaran Lomba Gong Kebyar Wanita se-Kabupaten.
UMKM di pergelaran Lomba Gong Kebyar Wanita se-Kabupaten.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Di balik kemeriahan Lomba Gong Kebyar Wanita Kabupaten Tabanan yang digelar pada Sabtu (18/10/2025) di Gedung Kesenian I Ketut Maria, ada sisi lain yang patut menjadi perhatian. Hal itu adalah meningkatnya geliat ekonomi masyarakat lokal dari keterlibatan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Tabanan.

Tercatat selama kurang lebih lima jam pelaksanaan kegiatan, puluhan UMKM yang berjualan di area utama berhasil membukukan transaksi mencapai puluhan juta rupiah.

Dari 20 UMKM yang ikut berpartisipasi, sejumlah pelaku usaha bahkan mencatatkan omzet signifikan.

Sebagai contoh, UMKM Camilan Cantik by Gekka mampu meraih transaksi lebih dari Rp4 juta, sementara Sate Babi Nang Arya dan Just Juice juga menembus angka Rp4 juta.

Tak kalah Sate Babi Nang Oman berhasil mencatatkan penjualan lebih dari Rp2 juta hanya dalam beberapa jam.

Angka tersebut belum termasuk omzet dari 15 UMKM tetap yang beroperasi di kawasan Gedung Kesenian I Ketut Maria (Gedung Mario).

Antusiasme masyarakat juga menjadi salah satu kunci kesuksesan kegiatan ini. Ribuan warga dari 10 kecamatan di Kabupaten Tabanan hadir untuk memberikan dukungan kepada para duta kesenian wilayahnya.

Selain menikmati suguhan seni tradisional yang memukau, para pengunjung juga aktif berbelanja dan mencicipi berbagai kuliner khas Tabanan yang dijajakan oleh UMKM lokal.

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih lima jam itu pun menjadi momentum nyata bahwa sektor ekonomi kreatif di Tabanan terus tumbuh bersama semangat pelestarian budaya.

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menyampaikan apresiasi terhadap sinergi positif antara pelaksanaan kegiatan seni budaya dengan pemberdayaan ekonomi lokal

. “Inilah wajah Tabanan Era Baru yang kita harapkan , kegiatan seni budaya tidak hanya menjadi ruang ekspresi, tetapi juga menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat. Melalui momentum seperti Lomba Gong Kebyar Wanita ini, kita ingin agar para pelaku UMKM lokal terus tumbuh, mandiri, dan berdaya saing. Pemerintah Kabupaten Tabanan akan terus mendukung agar setiap kegiatan publik juga berdampak nyata terhadap ekonomi rakyat,” ujar Bupati Sanjaya.

Hal senadajuga disampaikan Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan, I Gusti Ayu Nyoman Supartiwi, juga mengapresiasi semangat dan partisipasi para pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut.

Ia menegaskan kehadiran UMKM di setiap kegiatan besar daerah merupakan bukti nyata ketangguhan dan adaptivitas pelaku usaha Tabanan.

“Mereka tidak hanya menjual produk, tetapi juga mengangkat ciri khas lokal dan semangat gotong royong ekonomi masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperluas fasilitasi dan pendampingan agar UMKM Tabanan semakin siap bersaing di berbagai event, baik tingkat daerah maupun nasional,” ujarnya.

Kemeriahan Lomba Gong Kebyar Wanita dan keberhasilan perputaran ekonomi yang mengikutinya menjadi cerminan nyata bahwa Tabanan tidak hanya kokoh dalam menjaga seni dan budaya, tetapi juga semakin kuat dalam membangun ekonomi rakyat. (ana)

Motor Bonceng Tiga Kecelakaan Tunggal di Jembatan Sanggulan, Satu Tewas-Dua Luka

Kecelakaan di Jembatan Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Sabtu (18/10/2025) malam.
Kecelakaan di Jembatan Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Sabtu (18/10/2025) malam.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jembatan Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Sabtu (18/10/2025) malam.

Sebuah sepeda motor yang ditumpangi tiga orang oleng akibat masuk ke celah trotoar dan aspal jembatan hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi, Minggu (19/10/2025). Kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.00 Wita.

Pengendara sepeda motor Honda Beat DK 4888 ZJ tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya saat melintasi jembatan hingga akhirnya terjatuh.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Costantinus Andhi Putra (36), asal Kabupaten Jembrana. Ia meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RSUD Tabanan dengan kondisi pendarahan di hidung.

Sementara dua penumpangnya, Regi Kurniawan (19) dan Riski Abdula Rahman (27), warga asal Bandung, mengalami luka lecet dan robek di bagian kepala serta dagu.

“Keduanya kini masih dirawat di RSUD Tabanan dalam kondisi sadar,” kata Iptu Berata.
Adapun berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat korban bersama dua rekannya datang dari arah timur, tepatnya dari Kediri menuju Tabanan.

Saat melewati jembatan di wilayah Banjar Sanggulan, pengendara diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan kehilangan kendali hingga roda sepeda motor masuk ke sela-sela antara trotoar dan aspal.
Akibatnya, sepeda motor oleng dan terjatuh di badan jalan sebelah selatan.

“Dari hasil pemeriksaan awal, kecelakaan ini murni kecelakaan tunggal. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat. Kondisi jalan saat kejadian beraspal namun sedikit rusak dan tanpa marka, cuaca cerah pada malam hari,” tambah Iptu Berata.

Akibat peristiwa tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia, dua luka ringan, dan kerugian material ditaksir sekitar Rp300 ribu. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut ditangani Unit Laka Polres Tabanan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (ana)