- Advertisement -
Beranda blog Halaman 93

Pariwisata Bali Sumbang 500 Ton Sampah Tambahan, Menteri LHK Desak Solusi Mandiri

Pembinaan penilaian kinerja lingkungan hidup sektor perhotelan di Provinsi Bali, Jumat (26/9/2025), di BNDCC Nusa Dua.
Pembinaan penilaian kinerja lingkungan hidup sektor perhotelan di Provinsi Bali, Jumat (26/9/2025), di BNDCC Nusa Dua.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, meminta pelaku pariwisata menyelesaikan sendiri sampah yang mereka hasilkan.

Hal tersebut disampaikannya kepada GM dan perwakilan seluruh hotel berbintang di Bali saat melakukan pembinaan penilaian kinerja lingkungan hidup sektor perhotelan di Provinsi Bali, Jumat (26/9/2025), di BNDCC Nusa Dua.

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008, pemilik kawasan diminta untuk menyelesaikan sampahnya sendiri. Sampah tidak boleh keluar kecuali residu yang dibebankan kepada pemerintah daerah, dalam hal ini Bapak Gubernur dan Wali Kota,” jelasnya.

Jika mengacu pada jumlah penduduk Kabupaten Badung dan Kota Denpasar yang hanya sekitar 1,1 juta jiwa, dikalikan dengan konversi produksi sampah nasional 0,5–0,7 kg/jiwa/hari, atau bahkan dengan angka konversi paling tinggi 1,33 kg/jiwa/hari, maka jumlah produksi sampah untuk Badung dan Denpasar seharusnya sekitar 1.300 ton/hari.

“Kami coba cek dengan kondisi di TPA Suwung, ternyata jumlah sampahnya mencapai 1.800 ton/hari berdasarkan truk yang masuk. Jadi sampah ini dari mana kalau jumlah penduduk hanya 1,1 juta jiwa yang dilayani TPA Suwung?” ujar Hanif.

Ia mengindikasikan bahwa kelebihan produksi sampah sebesar 500 ton/hari berasal dari para wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Hal tersebut menjadi alasan Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pariwisata, dan Pemerintah Provinsi Bali melakukan pembinaan penerapan ketaatan pengelolaan sampah di masing-masing hotel di Bali.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyayangkan sikap industri dan pelaku pariwisata Bali yang dinilainya masih belum cukup taat dalam mendorong upaya pelestarian lingkungan, khususnya dalam hal penanganan sampah. “Belum tertib urusan sampah,” tegasnya.

Koster menjelaskan bahwa Bali dikenal dunia karena keunikan budaya dan lingkungannya. Selain menjaga kelestarian budaya Bali, masyarakat juga wajib menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

“Tanpa budaya jangan harap pariwisata Bali bisa berkembang. Jadi kalau kita mau pariwisata Bali baik, kita harus jaga budayanya. Nomor dua yang harus kita jaga adalah ekosistemnya: alam dan lingkungannya harus tetap bersih. Berikutnya, infrastrukturnya juga harus bagus,” ujar Koster.

Ia menegaskan bahwa ekonomi Bali sangat bergantung pada sektor pariwisata. Karena itu, pariwisata Bali harus dijaga sebaik-baiknya. Koster berharap industri dan pelaku pariwisata dapat bersinergi dan bekerja sama menjaga kelestarian budaya dan alam Bali, khususnya dalam penanganan sampah. (rls) 

Pemprov Bali Raih 4 Penghargaan di Stellar Workplace Award 2025

Ajang Stellar Workplace Award 2025 yang digelar di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Kamis (25/9/2025).
Ajang Stellar Workplace Award 2025 yang digelar di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Kamis (25/9/2025).

PANTAUBALI.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Bali kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan memborong empat penghargaan sekaligus pada ajang Stellar Workplace Award 2025 yang digelar di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Kamis (25/9/2025).

Empat penghargaan yang berhasil diraih yakni Kategori Khusus Stellar: Inovasi Unggul dalam Pemerintahan, atas ide dan solusi inovatif yang menginspirasi produktivitas, kolaborasi, serta kesejahteraan pegawai dan 10 Organisasi Teratas dengan Program Tempat Kerja Siap Menghadapi Masa Depan, untuk kesiapan organisasi, SDM, dan digitalisasi tempat kerja.

Kemudian, pengakuan Tempat Kerja Stellar dalam Komitmen SDM, yang menyoroti dedikasi, loyalitas, dan etos kerja luar biasa dari aparatur dan pengakuan Tempat Kerja Stellar dalam Kepuasan Pegawai, atas keberhasilan menciptakan pengalaman kerja yang positif.

Penghargaan diterima oleh Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Bali, Tjok Istri Srimas Pemayun mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra yang berhalangan hadir.

Stellar Workplace Award merupakan ajang penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh PT GML Performance Consulting bersama Kontan Business and Investment Media. Program ini menilai organisasi yang berhasil membangun lingkungan kerja unggul melalui employee engagement, transformasi digital, serta kesiapan menghadapi perubahan di masa depan.

Proses penjurian dimulai dari survei employee engagement pada 1–6 Agustus 2025 yang diikuti ASN secara acak dari perangkat daerah di lingkungan Pemprov Bali. Tahap berikutnya berupa presentasi Sekda Provinsi Bali dan penilaian akhir yang berlangsung pada 13–14 Agustus 2025.

Managing Editor Kontan, Hendrika Yunapritta, dalam sambutan pembukaan malam penghargaan menegaskan pentingnya inovasi dan visi organisasi di tengah tantangan global.

“Kita menyadari bahwa organisasi saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks. Perubahan ekspektasi generasi kerja baru, percepatan transformasi digital, dan ketidakpastian ekonomi global menuntut kita untuk tidak hanya adaptif, tetapi juga visioner,” ujarnya.

Sementara itu, di Denpasar, Jumat (26/9), Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan tersebut.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran di Pemerintah Provinsi Bali. Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus berinovasi dan membangun lingkungan kerja yang sehat, adaptif, dan berorientasi pada masa depan,” ujarnya.

Dengan torehan empat penghargaan ini, Pemprov Bali dinilai berhasil menunjukkan komitmen dalam membangun budaya kerja yang produktif dan siap menghadapi tantangan era baru. (rls) 

Menteri LH Bersama Gubernur Bali Tanam Pohon di Taman Kehati Kesiman

Penanaman pohon di Kawasan Taman Kehati, Kesiman, Denpasar, tepatnya di tepi Tukad Ayung, pada Jumat (26/9/2025).
Penanaman pohon di Kawasan Taman Kehati, Kesiman, Denpasar, tepatnya di tepi Tukad Ayung, pada Jumat (26/9/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster bersama Menteri Lingkungan Hidup  RI Hanif Faisol Nurofiq melaksanakan penanaman pohon di Kawasan Taman Kehati, Kesiman, Denpasar, tepatnya di tepi Tukad Ayung, pada Jumat (26/9/2025).

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali I Made Rentin, serta sejumlah tokoh masyarakat dan komunitas pecinta lingkungan.

Menteri LH Hanif Faisol mengapresiasi langkah cepat Gubernur Bali merespons bencana hidrometeorologi yang belakangan terjadi. Menurutnya, perubahan iklim global telah menyebabkan pola curah hujan di Bali semakin ekstrem.

“Curah hujan pada hari kejadian bencana tercatat 245,75 milimeter, artinya dalam satu meter persegi turun 245,75 liter air. Sementara kondisi lanskap kita di daerah aliran sungai (DAS) hanya menyisakan sekitar 1.500 hektare pepohonan. Ini tentu tidak cukup menahan debit air,” ungkap Hanif.

Ia menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini akan menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan lingkungan di Bali.

“Hari ini kita menanam di Taman Kehati, Denpasar, dan akan dilanjutkan di daerah-daerah penyangga lainnya, termasuk hulu sungai. Reboisasi dan penghijauan harus segera kita kerjakan. Bali harus punya pola dasar peningkatan resistensi menghadapi krisis global,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hanif menekankan pentingnya mencermati kondisi Bali yang kian rentan terhadap perubahan iklim. “Bali memerlukan ketahanan lingkungan yang lebih kuat. Melalui kegiatan yang diinisiasi Bapak Gubernur hari ini, akan terus dilanjutkan ke daerah-daerah lain yang berperan penting sebagai daerah resapan air. Bagian hulu pun segera dilaksanakan reboisasi,” ujarnya.

Menurutnya, diperlukan langkah detail dan kajian mendalam yang saat ini sedang disusun bersama pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan kementerian terkait dalam rangka menyusun program lingkungan hidup strategis.

“Hari ini menjadi momentum meningkatkan jumlah tanaman di taman-taman kehati, khususnya di Denpasar. Ke depan dilanjutkan dengan penambahan tanaman dan pemeliharaan terus-menerus untuk keanekaragaman hayati. Monitoring biodiversitas harus dilakukan setiap saat. Mari kita pertahankan Bali, teruslah menanam, teruslah menanam, teruslah menanam,” serunya.

Menteri Hanif juga menambahkan, dari total 49.500 hektar lahan, setidaknya 30 persen perlu ditanami kembali sebagai kawasan hutan. Selain itu, perlu dipadukan dengan perkebunan bernilai ekonomis sesuai tipologi masyarakat. “Kalau memang diperlukan penertiban dan penegakan aturan, harus dilakukan tanpa pandang bulu. Ini untuk generasi mendatang,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Koster menegaskan pihaknya bersama jajaran pemerintah daerah dan pusat telah turun langsung memantau berbagai persoalan lingkungan, mulai dari alih fungsi lahan di sempadan sungai, pembuangan sampah sembarangan, hingga kepatuhan para investor.

“Semua DAS akan kita petakan dan audit kembali, mulai dari Tukad Ayung, Tukad Badung, Tukad Mati, hingga Tukad Unda. Kita buat tanggul, kita atur aliran agar tidak terlalu deras. Hotel-hotel juga wajib tertib mendukung keberlangsungan ekosistem. Jika melanggar, akan ada sanksi tegas,” ujar Koster yang disambut dukungan Menteri LH.

Sebagai bentuk nyata, penanaman di Taman Kehati Kesiman dan Lapangan Tembak Polda Bali kali ini melibatkan sejumlah bibit pohon, di antaranya Majegau sebanyak 50 pohon, Nagasari 25 pohon, Rejasa 25 pohon, Cempaka 50 pohon ,Mangga 150 pohon dan Nangka 200 pohon. (rls)

WNA Inggris Tenggelam di Pantai Legian Ditemukan Meninggal

Evakuasi WNA tenggelam di Pantai Legian, Kuta, Badung, Jumat (26/9/2025).
Evakuasi WNA tenggelam di Pantai Legian, Kuta, Badung, Jumat (26/9/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris, Harrison Edward Nada Kontounas (23), ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus saat berenang di Pantai Legian, Kuta, Badung.

Korban ditemukan pada Jumat (26/9/2025) siang, setelah tiga hari proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan penemuan korban terjadi sekitar pukul 12.30 WITA. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal tenggelam, tepatnya di arah barat laut titik kejadian.

“Evakuasi dilakukan menggunakan jetski Balawista, kemudian jenazah dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan celana berwarna oranye terang. Pihak keluarga kemudian melakukan identifikasi di rumah sakit dan memastikan jenazah yang ditemukan adalah Harrison Edward Nada Kontounas.

Peristiwa nahas itu berawal ketika korban bersama dua rekannya berenang di area bendera merah yang menandakan zona berbahaya. Meski telah diperingatkan oleh petugas Balawista untuk keluar dari laut, ketiganya tetap berada di perairan. Dua orang berhasil kembali ke pantai, namun korban terseret arus kuat setelah dihantam gelombang.

Laporan kejadian pertama kali diterima Basarnas pada Rabu (24/9/2025) pukul 18.40 WITA. Tim SAR langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian dengan menyisir pantai, meski pada malam hari penyisiran laut tidak memungkinkan dilakukan karena faktor keselamatan.

BMKG mencatat kondisi cuaca saat itu berawan dengan kecepatan angin 5–36 km/jam dari arah timur ke selatan. Kecepatan angin di atas 30 km/jam dikategorikan kencang sehingga berpengaruh terhadap kondisi perairan.

Dalam operasi pencarian, tim SAR melibatkan unsur Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Balawista, Polair, Ditsamapta Polda Bali, serta nelayan setempat. (ana)

234 Kasus Laka Lantas Terjadi di Tabanan dalam Tiga Bulan, 60 Persen Akibat Faktor Manusia

Kondisi truk terlibat kecelakaan berintun di jalur Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Tanjakan Samsam, Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Selasa (22/7/2025) pagi.
Kondisi truk terlibat kecelakaan berintun di jalur Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Tanjakan Samsam, Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Selasa (22/7/2025) pagi.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Polres Tabanan mencatat sebanyak 234 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi sepanjang Juli hingga pertengahan September 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persen dipicu oleh faktor manusia, terutama karena kurangnya kendali pengendara terhadap batas kecepatan.

Kasat Lantas Polres Tabanan, AKP Anton Suherman, menyebutkan dalam kurun waktu tiga bulan itu terdapat 15 korban jiwa, sementara nilai kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp241,6 juta.

“Selain disebabkan kelalaian pengendara, sejumlah kecelakaan juga terjadi akibat hewan, seperti anjing, yang tiba-tiba melintas di jalan,” ujarnya, Jumat (26/9/2025).

Rinciannya, pada Juli tercatat 84 kasus kecelakaan dengan korban 9 orang meninggal dan 97 orang luka ringan.

Agustus mengalami peningkatan dengan 103 kasus, menewaskan 5 orang dan melukai 125 orang. Sementara hingga 15 September, ada 47 kasus dengan 1 korban jiwa serta 63 korban luka ringan.

Anton menambahkan, dari keseluruhan kasus, kecelakaan tunggal mendominasi dengan 163 kejadian. Penyebab utamanya adalah kecepatan yang tidak terkendali dan tabrakan dengan hewan yang melintas.

Lokasi kecelakaan paling banyak ditemukan di jalur utama Denpasar–Gilimanuk, khususnya dari simpang Kediri hingga Samsam, Kerambitan.

“Di Banjar Dakdakan, Kediri, kecelakaan umumnya dipicu faktor manusia, terutama pada sore hari saat jam pulang kerja. Banyak pengendara yang kelelahan atau mengantuk setelah perjalanan dari Denpasar ke Tabanan sehingga konsentrasinya menurun,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Polres Tabanan menempatkan personel di titik rawan tersebut setiap sore untuk mengatur arus kendaraan.

Selain itu, setiap pagi dilakukan sosialisasi melalui penerangan keliling guna memberikan edukasi dan imbauan kepada pengguna jalan agar lebih berhati-hati. (ana) 

IGORNAS Gelar Festival Bulutangkis Piala Kemenpora U-15 Region Bali 2025

Festival Bulutangkis Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) U-15 Region Bali 2025 di Wijaya Badminton Hall, Peguyangan Kangin, Denpasar ini resmi dibuka pada Jumat (26/9/2025).
Festival Bulutangkis Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) U-15 Region Bali 2025 di Wijaya Badminton Hall, Peguyangan Kangin, Denpasar ini resmi dibuka pada Jumat (26/9/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) menggelar Festival Bulutangkis Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) U-15 Region Bali 2025.

Kejuaraan yang berlangsung di Wijaya Badminton Hall, Peguyangan Kangin, Denpasar ini resmi dibuka pada Jumat (26/9/2025) dan akan berlangsung hingga Minggu (28/9/2025).

Pembukaan dilakukan oleh Cokorda Raka Satriya Wibawa selaku Ketua Tim Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali yang mewakili Kepala Disdikpora.

Festival ini diikuti 55 atlet junior putra dan putri dari jenjang SD hingga SMP se-Bali, terdiri dari 41 atlet putra dan 14 atlet putri.

Cokorda Raka Satriya Wibawa menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya festival ini. Menurutnya, ajang ini menjadi wadah penting untuk menyalurkan bakat sekaligus mengasah kemampuan atlet muda bulutangkis di Bali. Ia berharap kejuaraan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Ketua Umum IGORNAS, I Ketut Supardanayasa, menjelaskan bahwa festival ini bertujuan menjaring bibit potensial bulutangkis di Bali.

Ia menegaskan, melalui kompetisi semacam ini diharapkan lahir atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Pemenang juara 1 dan 2 dari ajang ini akan mewakili Bali di level nasional,” jelasnya. (ana)

Atasi Kemacetan, Bupati Badung Usulkan Subway untuk Akses Bandara Ngurah Rai

Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri Forum Group Discussion “Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan Menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai” di Hotel Hilton Garden Inn Bali Ngurah Rai Airport, Jumat (26/9).
Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri Forum Group Discussion “Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan Menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai” di Hotel Hilton Garden Inn Bali Ngurah Rai Airport, Jumat (26/9).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Penataan akses transportasi menuju dan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dinilai mendesak.

Hal itu ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa sebagai upaya mendukung keberlanjutan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah. Kemacetan yang kerap terjadi di kawasan akses bandara merupakan persoalan struktural yang membutuhkan solusi menyeluruh.

“Ini persoalan yang sangat urgen, karena kemacetan menjadi tantangan besar dalam mendukung keberlanjutan pariwisata di Bali, khususnya di Badung,” ujarnya saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan Menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai” yang digelar PT Angkasa Pura di Hotel Hilton Garden Inn Bali Ngurah Rai Airport, Jumat (26/9/2025).

Adi Arnawa menyoroti ketidakseimbangan antara pertumbuhan kendaraan dengan kapasitas infrastruktur jalan di Bali. Ia menekankan pentingnya terobosan transportasi publik modern sebagai strategi jangka panjang.

Menurutnya pengembangan MRT atau subway di Bali bukan sekadar proyek transportasi, tetapi investasi strategis yang akan mempercepat mobilitas, mengurangi kepadatan kendaraan, dan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Oleh karena itu, tidak cukup hanya membangun infrastruktur jalan. Kita juga perlu menyiapkan transportasi publik modern. Salah satu opsi yang mendesak adalah pembangunan MRT atau subway, karena pembangunan flyover terkendala kondisi lingkungan dan tata ruang di Bali,” jelasnya.

Selain solusi jangka panjang, Ia juga memaparkan program konkret untuk mengurai kemacetan di titik-titik krusial seperti Berawa, Batu Belig, Imam Bonjol, dan simpang Dewa Ruci.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Bapak Gubernur dan Kementerian terkait untuk pelebaran jalan dan penataan simpang. Bahkan, kami menyiapkan anggaran APBD untuk membongkar beberapa fasilitas yang menghambat pelebaran jalan. Selain itu, kami juga berencana menjadikan beberapa lahan sebagai taman kota, agar suasana lebih nyaman sekaligus memperlancar arus lalu lintas,” katanya.

Ditambahkan Adi Arnawa, penataan lalu lintas di area bandara akan dilakukan secara komprehensif, mulai dari penghapusan putar balik liar, larangan kendaraan berhenti di pintu keluar bandara, hingga penyediaan jalur alternatif dari Denpasar menuju Bali Selatan.

Gubernur Bali Wayan Koster yang turut hadir menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam mengelola aksesibilitas bandara. Stagnasi infrastruktur tanpa inovasi akan semakin memperburuk kemacetan, terlebih dengan volume pergerakan lebih dari 21 juta orang per tahun di bandara tersebut. Ia menilai langkah penanganan harus komprehensif, fundamental, dan strategis agar Bali tidak tertinggal dibanding destinasi wisata global.

“Kondisi akses transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai memang sudah saatnya diubah dan ditata ulang. Bandara ini berbeda dengan bandara lain karena statusnya sebagai Bandara Internasional, pintu gerbang utama pariwisata Bali. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan dengan cara yang lebih serius, ekstra, dan berstandar internasional,” tegasnya.

Hadir pada forum tersebut, Direktur PT. Angkasa Pura beserta jajaran, Dandim 1611/Badung, Kapolres Bandara I Gusti Ngurah Rai, Plt, Kadis Perhubungan Prov. Bali serta instansi terkait. (ana)

DTW Tanah Lot Bakal Dikunjungi Delegasi IATP Conference ke-132

Kunjungan wisata di DTW Tanah Lot, Tabanan, Bali.
Kunjungan wisata di DTW Tanah Lot, Tabanan, Bali.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot akan menjadi salah satu tujuan kunjungan para delegasi International Airlines Technical Pool (IATP) Conference ke-132 yang berlangsung di Bali pada 27 September–1 Oktober 2025.

Lebih dari 650 peserta dari berbagai negara dijadwalkan singgah ke Tanah Lot pada 28 September untuk menikmati panorama ikonik sekaligus menyaksikan pertunjukan seni Kecak yang merepresentasikan budaya Bali.

IATP merupakan organisasi kerja sama global antar maskapai penerbangan yang berdiri sejak 1948. Saat ini, organisasi tersebut beranggotakan lebih dari 130 maskapai, 45 maskapai sponsor, serta lebih dari 40 mitra penyedia suku cadang, mesin, hingga layanan perawatan pesawat. Konferensi IATP rutin digelar dua kali dalam setahun, dan tahun ini Bali dipercaya menjadi tuan rumah.

Manajer DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana mengatakan, kedatangan ratusan delegasi internasional ini dipandang sebagai momentum penting untuk menguatkan citra Bali sebagai destinasi wisata dunia, sekaligus menepis keraguan terkait isu travel warning, unjuk rasa, maupun bencana alam yang belakangan terjadi.

“Agenda kunjungan ini menjadi bukti bahwa Bali tetap aman dan dipercaya sebagai tujuan wisata unggulan. Kami optimistis momen ini akan semakin memperkuat pertumbuhan pariwisata Bali,” ujarnya, Jumat (26/9/2025).

Dengan dukungan pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat lokal, aktivitas pariwisata di Bali dipastikan berjalan lancar. Kehadiran delegasi IATP juga diharapkan memperluas jejaring internasional sekaligus memberi keyakinan lebih kepada wisatawan mancanegara bahwa Bali selalu siap menyajikan pengalaman terbaik. (ana)

Distan Tabanan Vaksin 493 Hewan di Pujungan Usai Kasus Gigitan Anjing Rabies

Vaksin rabies emergency di Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, pada Kamis (25/9/2025).
Vaksin rabies emergency di Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, pada Kamis (25/9/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tabanan menggelar vaksin rabies emergency terhadap 493 ekor hewan penular rabies (HPR) di Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, pada Kamis (25/9/2025).

Kegiatan vaksinasi digelar menyusul adanya kasus gigitan anjing positif rabies di jalur Pendakian Gunung Batukaru yang korbannya adalah 9 orang pendaki.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan Gde Eka Parta Ariana mengatakan, jumlah HPR yang mendapatkan vaksin melampaui dari target yang diperkirakan.

“Masyarakat sangat antusias hingga total ada 493 ekor anjing yang mendapat vaksin,” ujarnya, dikonfirmasi Jumat (26/9/2025).

Ia menyebut, vaksinasi lanjutan juga akan dilakukan kembali di wilayah terdekat Desa Pujungan untuk mengantisipasi adanya kejadian serupa dan memutus potensi penyebaran rabies. “Nanti dijadwalkan lagi,” imbuhnya.

Selain kegiatan vaksinasi, anjing-anjing liar tanpa pemilik yang ditemukan di sekitar jalur pendakian Gunung Agung di Desa Pujungan juga di rescue oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk kemudian dipindahkan ke shelter penampungan.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik menghadapi kasus ini, namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta segera melapor apabila menemukan kasus gigitan hewan, melakukan penanganan awal sesuai prosedur, serta membawa hewan peliharaan ke fasilitas kesehatan hewan untuk divaksinasi. (ana)

Rasniathi Adi Arnawa Dikukuhkan Sebagai Bunda PAUD Badung

Bupati Wayan Adi Arnawa mengukuhkan Rasniathi Adi Arnawa sebagai Bunda PAUD Kabupaten Badung Periode 2025-2030 di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Kamis (25/9).
Bupati Wayan Adi Arnawa mengukuhkan Rasniathi Adi Arnawa sebagai Bunda PAUD Kabupaten Badung Periode 2025-2030 di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Kamis (25/9).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengukuhkan Rasniathi Adi Arnawa sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Badung Periode 2025-2030.

Selain itu, Bunda PAUD Kecamatan dan Desa/Kelurahan se-Kabupaten Badung juga dikukuhkan oleh Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bertempat di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Kamis (25/9/2025).

Bupati Badung Adi Arnawa menyampaikan atas nama pemerintah sangat menyambut baik daripada pengukuhan Bunda PAUD. Pengukuhan ini juga menjadi satu momentum yang sangat penting untuk mewujudkan anak-anak yang berkualitas ke depan terutama untuk dalam rangka mensukseskan Indonesia Emas 2045.

“Mudah-mudahan dengan pengukuhan Bunda PAUD ini setidaknya akan menjadi satu motivasi. Sekaligus mereka ini akan menjadi motivator untuk bagaimana menggerakkan anak-anak usia dini yang ada di masing-masing desa,” jelasnya.

Adi Arnawa juga menyampaikan, masalah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi perhatian dari Pemkab Badung. Untuk itu ia menyampaikan akan menggratiskan jenjang pendidikan SMA di Kabupaten Badung dan memberikan Beasiswa untuk yang keluarga kurang mampu di Kabupaten Badung.

“Kami memberikan Bimbingan Belajar Bahasa Inggris, bagaimana kita membawa anak-anak di Badung ini untuk Go Internasional, tanpa meninggalkan akar budaya. Oleh karena itu,  kita berikan pendidikan gratis tidak hanya untuk anak PAUD, SD, SMP di tahun 2026 SMA pun di Badung kita gratiskan dan di tahun 2026 juga  kita punya program memberikan bantuan beasiswa kepada anak-anak Badung yang memang orang tuanya memiliki terbatasan. Terutama dengan Rp5 juta kebawah ini memberikan beasiswa untuk Perguruan Tinggi dimanapun mereka kuliah di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Semenatara Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa dalam sambutannya mengatakan, akan berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan PAUD yang bermutu dan berkualitas di Kabupaten Badung. Dalam PAUD anak-anak akan dikenalkan dengan lingkungan sekolah.

“Saya mengajak Bunda PAUD Kecamatan, Desa dan Kelurahan untuk selalu bekerja sama, bahu membahu dalam memajukan PAUD di Kabupaten Badung,” katanya.

Acara ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada anak-anak korban bencana Banjir.  Turut hadir pada kesempatan ini, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung I Gusti Made Dwipayana beserta jajaran dan Pengawas TK se-Kabupaten Badung, Camat se-Kabupaten Badung, Ketua Gatriwara Kabupaten Badung Nyonya Gusti Ayu Oka Trisna Dewi, Ketua Organisasi Wanita di Lingkungan Pemkab Badung, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Kabupaten Badung, CV. Sapta Giri Abadi dan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV. (rls)