- Advertisement -
Beranda blog Halaman 849

Wagub Cok Ace Paparkan Kesiapan Bali Buka Pintu Masuk Internasional

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Arda Sukawati (Cok Ace) memaparkan dengan antusias kesiapan Bali jika penerbangan internasional dibuka. Hal itu ia sampaikan pada FGD tentang Persiapan Pembukaan Pariwisata untuk Wisman di Bali melalui Skema Travel Buble secara virtual yang diikuti dari Kantor Wakil Gubernur Bali, Denpasar, Kamis (22/4).

Menurutnya, beberapa persyaratan untuk membuka pariwisata bagi wisatawan mancanegara (wisman) sudah terpenuhi di Bali.

“Sarana prasarana kami sudah mencukupi, dan pemerintah terus meningkatkan seperti layanan rumah sakit dan penambahan ruang rawat inap juga,” bebernya dalam FGD yang turut juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov Bali Trisno Nugroho, Kementrian terkait, serta pelaku pariwisata. Bahkan, ia menegaskan laboratorium pengujian spesimen untuk Covid-19 sudah memadai dengan pengujian sampel sampai 3.000 per hari.

Dari sisi pelaku pariwisata, pihaknya mengaku sudah siap sejak tahun lalu. Industri pariwisata sudah menyiapkan sertifikat CHSE yang sudah disiapkan jika pariwisata internasional dibuka September tahun lalu.

“Saat ini industri sudah mengeluarkan sekitar 1.800 sertifikat CHSE untuk hotel, restoran serta destinasi pariwisata di Bali,” imbuhnya seraya hal tersebut juga didukung dengan ketertiban masyarakat menerapkan prokes, sehingga di Bali rata-rata tingkat kepatutan masyarakat menjadi salah satu tertinggi di Indonesia yakni sekitar 96,8%.

Lebih lanjut, tokoh Puri Ubud ini juga mengatakan jika persiapan membuka tiga kawasan menjadi kawasan hijau yaitu Ubud, Sanur dan Nusa Dua sudah hampir rampung 100%. Hal tersebut ditandai dengan tingkat vaksinasi di tiga kawasan yang sudah hampir 100%. “Masyarakat di tiga kawasan tersebut sudah hampir 100% divaksin. Sementara di luar zona hijau sudah sekitar 23% tau 600.000 masyarakat di Bali. Dan angkanya akan kita genjot terus sehingga herd immunity bisa segera tercapai di Bali,” bebernya.

Sementara untuk prasarana penunjang kesehatan di tiga kawasan tersebut, Wagub Cok Ace menyatakan sudah tersedia.

“Di Nusa Dua sudah ada BMC hospital yang bertaraf internasional, di Sanur dekat dengan RSBM yang juga menjadi rumah sakit rujukan Covid-19, sementara di Ubud baru saja dibuka Kenak Medika dan RS Ari Canthi yang sangat representatif,” tandasnya.

Sementara Trisno Nugroho juga menyampaikan bahwa Bali sudah sangat siap menerima kunjungan wisman. Tidak hanya vaksinasi di tingkat masyarakat, sektor perbankan dan pekerja di bidang jasa keuangan juga sedang digenjot oleh pemprov Bali bekerjasama dengan BI. Hal itu menurutnya bertujuan untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan dalam melayani masyarakat dan wisatawan kelak.

Ia juga menambahkan, saat ini BI bekerjasama dengan Bank-Bank di Bali telah mengakselerasi program transaksi non tunai untuk meminimalisir kontak langsung.

“Hal itu akan sangat berguna kelak jika para wisatawan sedang bertransaksi kelak,” tandasnya.

Tiket.com Hadirkan Fitur Teranyar Portfolio Hunian Unik Untuk Berbagai Acara

Denpasar, Pemerintah telah memberlakukan peniadaan mudik dari tanggal 6 Mei sampai 17 Mei 2021. Oleh sebab itu, menjelang minggu-minggu menuju hari raya Lebaran, tiket.com, pionir Online Travel Agent (OTA) di Indonesia memasuki usia ke-10 tahun ini, mengajak masyarakat yang belum bisa merayakan hari raya di kampung halaman untuk mempertimbangkan tiket HOMES sebagai solusi untuk membuat suasana lebaran berasa dirumah walaupun jauh dari rumah.

Tiket HOMES adalah, sebuah fitur teranyar persembahan dari tiket.com yang dapat diakses dari aplikasi. Ketika masyarakat klik ikon tiket HOMES, maka masyarakat akan disuguhi dengan jajaran pilihan hunian unik, menarik, dan nyaman di dekat rumah. tiket.com menjamin bahwa 100% hunian yang terdaftar sudah mendapatkan label tiketCLEAN karena telah menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.

“Pilihan alternatif staycation di hunian dalam kota dan di dekat rumah semacam ini hadir pada saat yang tepat saat adanya larangan perjalanan antar kota menjelang masa mudik, serta program vaksinasi berskala nasional tengah digencarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia, dan masyarakat pun harus bersama-sama mencegah lonjakan angka pasien Covid-19. Hadirnya tiket HOMES ini dapat menjadi sebuah solusi bagi masyarakat yang mungkin tahun ini belum bisa pulang kampung untuk merayakan Hari Raya. Tiket HOMES bisa manjadi solusi untuk merayakan Hari Raya, dengan kerabat terdekat di dalam kota, berasa di rumah walaupun tidak di rumah,” jelas, Gaery Undarsa, Co-Founder & Chief Marketing Officer, tiket.com.

Tiket HOMES merupakan manifestasi dari kemampuan tiket.com dalam menjawab kemajemukan keinginan dari masyarakat, terutama masyarakat yang ingin sekali keluar rumah tapi belum berani ke tempat publik. Maka rangkaian hunian unik tersebut menjadi menarik karena aman, nyaman, dan priva. Hunian unik di tiketHOMES yang menjadi pilihan masyarakat pun dapat digunakan secara kreatif, misalnya untuk work from home tapi away from home guna mendapatkan suasana dan inspirasi baru dalam bekerja. Kemudian, dapat digunakan untuk rehat sejenak dari suasana tempat tinggal sendiri yang membosankan, sehingga akhir pekan terasa lebih berbeda dan unik.

Tidak hanya itu saja, hunian unik di tiket HOMES juga dapat digunakan untuk menjamu acara buka puasa bersama, hingga menjadi rumah untuk sambut sanak saudara, keluarga, dan kerabat yang berkunjung untuk silaturahmi ketika Lebaran nanti.

Saat ini, hunian unik tiket HOMES dapat ditemukan di kota Indonesia Jakarta, Bogor, Yogyakarta, Semarang, Malang, Surabaya, Bali dan di luar negeri Singapura dan Thailand. tiket HOMES pun turut berpartisipasi dalam program THR (Tiket Hari Raya) yang telah gencar sejak 19 hingga 25 April. Program yang digelar agar masyarakat Indonesia dapat merencanakan perjalanan atau liburan lebih matang dan tertata ini pun menjadi momen sempurna untuk berburu hunian dalam kota dekat rumah untuk kabur sejenak dari rutinitas monoton.

Selanjutnya Maria Risa Puspitasari, VP Brand Marketing, tiket.com, menjelaskan,Kali ini, tiket.com mengundang masyarakat untuk menggunakan THR secara bijak, seperti untuk zakat, perayaan Idul Fitri yang bersahaja, hingga perencanaan matang dalam menyusun perjalanan atau liburan dekat rumah di masa mendatang dengan memanfaatkan momentum kampanye THR (Tiket Hari Raya) dari tiket.com.

“Tetapi jika sudah bosan dan ingin keluar dari rumah, maka fitur tiket HOMES adalah sebuah solusi hunian jitu untuk berlibur sejenak,” katanya.

Saat ini, tiket.com tengah menggelar program diskon tahunan di bulan Ramadan, yaitu Tiket Hari Raya (THR) dengan diskon hingga 50% + 25% untuk semua produk di dalam tiket.com, yaitu tiket pesawat domestik, hotel, HOMES, TO DO, kereta api, sewa mobil, dan airport transfer. THR kali ini spesial, karena mulai (19 April) tiket.com akan merayakan bulan Ramadan Pol-polan, dengan mengadakan Harga Gledek Spesial THR setiap harinya dari jam 15:00 – 21:00 WIB.

“Promo Harga Gledek THR khusus untuk tiketHOMES: Setiap hari pada Jam Gledek, yaitu 15:00 – 21:00 WIB, pilihan hunian yuang terdaftar di dalam fitur tiket HOMES tiket.com siap menawarkan harga di jam gledek diskon sebesar 50% + 20% semua hunian domestik. Tidak perlu khawatir ketinggalan karena promo THR juga berlaku pada semua jam dengan skema diskon 50% + 10%,” ucapnya.

Tiket.com memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk membayar deals yang mereka temukan selama THR dengan bermitra dengan banyak bank dan aplikasi payment online, seperti BCA, BNI, Citibank, CIMB Niaga, Digibank DBS, GoPay, Bank Mandiri, Standard Chartered Bank, TMRW, UOB serta PayLater. Pilihan variatif metode pembayaran selama masa periode THR berlangsung ini akan semakin meringankan keputusan masyarakat Indonesia untuk berpergian dan berlibur di tahun ini.

“Tiket HOMES hadir sebagai wujud nyata dari komitmen kami untuk menjawab demand tinggi dari konsumen tiket.com, oleh karena itu, kami mengundang masyarakat Indonesia untuk segera buka aplikasi tiket.com dan eksplor fitur tiket HOMES, siapa tahu dapat menemukan hunian unik dekat rumah yang cocok untuk berbagai rencana yang telah dipersiapkan di bulan April hingga Mei” tutup Gaery.(Rls).

Pandemi, Produk Kerajinan Batok Kelapa Desa Munduk Ulan Tetap Diburu Pasar Mancanegara

TABANAN – Pantaubali.com – Produk kerajinan berbahan baku alami terlihat masih diminati pasar mancanegara meskipun di tengah Pandemi salah satunya produk kerajinan berbahan baku batok Kelapa dipadu material kayu Seseh seperti halnya produk kerajinan beraneka ragam pernak-pernik dapur berbahan baku batok kelapa dihasilkan dari tangan salah satu warga di Desa Munduk Ulan,Tegal Mengkeb, Selemadeng Timur, Tabanan, I Nyoman Yasa yang sebelumnya ide kreatifnya terispirasi dari salah satu pengerajin di daerah Kuta, Badung saat dirinya masih bekerja disalah satu kontraktor.

“Ya, saya memang membuat aneka kerajinan berbahan baku dari batok kelapa ini yang sampai saat ini, masih dilakoni dengan baik.Meskipun memang sedikit mengalami penurunan pesanan saat ini akan tetapi masih ada saja pesanan,” jelasnya.

Beraneka ragam produk khususnya pernak-pernik prabot dapur diduplikasi dengan bahan baku dari batok kelapa dibuat guna memenuhi kebutuhan pasar.

“Ada Mangkok,Tempat Gula dan Kopi,Tempat bumbu dapur serta beberapa produk berbahan kayu seseh juga dibuat mulai dari, sendok dan garpu contohnya,” ujarnya.

Jika dilihat produk telah mampu menembus pasar mancanegara dengan pesanan sebelum Pandemi mencapai 6 ribu Pcs dengan bentuk dan ukuran beragam.Sedangkan saat ini, pesanan yang datang hanya 3 ribu Pcs saja.

“Ekspor produk ini telah mampu merambah Negara Amerika, Jepang maupun Eropa.Jika dilihat penurunan pemesanan saat ini mencapai 80 persen meskipun demikian masih bisa dikatakan mampu bergerak,” cetusnya.

Pemasaraan dilakukan saat ini tetap menyasar Art Shop serta bersama rekanan baik di Denpasar maupun di daerah Ubud, Gianyar.Menurut dirinya, dengan adanya peluang kerajinan batok kelapa tersebut setidaknya telah mampu memberdayakan masyarakat disekitar Desa Munduk Ulan pada khususnya.

“Saat pesanan produk ramai (Sebelum Pandemi) mampu meyerap tenaga kerja kurang lebih 20 orang sedangkan, saat ini hanya mampu meyerap tenaga kerja sebanyak 6 orang saja dengan sistem tenaga pangilan atau harian,” tutupnya.

 

Pelaku Penusukan Dokter Hewan di Riang Gede Peragakan 23 Adegan Dalam Rekontruksi

TABANAN – Pantaubali.com -Sat Reskrim Polres Tabanan menggelar rekontruksi kasus pembunuhan yang menewaskan lulusan dokter hewan I Made Kompyang Artawan alias Pak Diva, (47), Rabu (21/4) pukul 10.34 Wita di Banjar Darma Kelod, Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan.

Rekontruksi dengan menghadirkan Kejaksaan Negeri Tabanan dan kuasa hukum tersangka ini digelar di Mapolres Tabanan karena berkaitan dengan pandemi Covid-19,Rabu (21/4) di Banjar Darma Kelod, Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan.Dengan pelaku penusukan berinisial IBKASA (39) telah digelar rekontruksinya oleh Sat Reskrim Polres Tabanan dengan 23 peragaan adegan.

“Tersangka memperagakan 23 adegan. Dan untuk lebih jelasnya nanti akan dijelaskan dalam persidangan.Dengan Rekontruksi di gelar di Mapolres karena masih berkaitan dengan pandemi Covid-19, kebetulan juga seluruhnya barang bukti, tersangka sudah di Polres,” jelas,Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Aji Yoga Sekarbelum lama ini disela kesempatan tersebut.

Adapun Penusukan pertama menggunakan pisau lipat gantungan kunci terjadi pada adegan kesembilan. Dengan menusuk bagian punggung korban berkali-kali kemudian berlanjut menusuk leher kiri samping korban.

Korban sempat bangun dari motor dan hendak memukul tersangka akan tetapi tidak mengenai korban, yang dalam kejadian tersebut kondisinya telah tertusuk.Selanjutnya korban sempat meminta bantuan kepada saksi di warung terdekat.

Kemudian korban dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil, sedangkan pelaku masuk rumah kemudian menyerahkan diri ke Mapolsek Penebel.

Adapun terkait motif dari pembunuhan penusukan dilakukan karena, repleks sesaat dan tidak ada yang lain.

“Belum ada hal baru, sudah kita tanyakan, jawaban (tersangka) masih sama seperti itu. Jadi kita tidak memberikan suatu hal baru karena masih sama,” ucapnya.

Selanjutnya terkait pelimpahan masih menunggu dari Jaksa.

“Terkait pembunuhan dengan sengaja merampas nyawa orang lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KHUP subsider Pasal 351 ayat 3 KHUP dengan hukuman 15 tahun penjara,” katanya.

Tidak ada yang baru masih sesuai dengan prosedur dan sesuai dengan BAP saja.

“Jadi hanya untuk memastikan kembali kami menggelar rekontruksi ini,” pungkasnya.

Anggota Polres Tabanan Doakan KRI Nanggala 402 Agar Segera Ditemukan

TABANAN – Pantaubali.com – Sehubungan dengan informasi hilangnya Kapal selam milik TNI AL KRI Nanggala 402 yang hilang di Perairan Laut Bali, yang sampai kini belum ditemukan. Anggota Polres Tabanan dan jajaran Polsek dikoordinir oleh Kabag Sumda Polres Tabanan Kompol I Gusti Nyoman Wintara SH, melakukan Doa bersama,Jumat,(22/4) pukul 09.00 wita.

Persembahyangan Umat Hindu Polres Tabanan dilaksanakan di Pura Kerta Buana Polres Tabanan dihadiri Waka Polres Tabanan Kompol I Ketut Gelgel dan dipimpin Jero Mangku Pura Kertabuana Polres Tabanan.

Sedangkan Anggota Polres Tabanan beragama Islam melakukan Doa Bersama di Mushola Polres Tabanan dipimpin Iptu Imran Harsono dengan pembacaan Surat Yassin.

Untuk Anggota yang beragama Kristen melakukan Doa bersama di Ruang Bag Ren dipimpin Ibu Merlyn.Untuk Polsek Jajaran Polres Tabanan melakukan Doa di Pura Polsek masing masing.

Kabag Sumda Polres Tabanan Seijin Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy PS Siregar mengatakan, Sembahyang dan Doa bersama ini dilakukan secara khusus untuk mendoakan agar KRI Nanggala 402 milik TNI AL segera bisa ditemukan oleh Tim SAR, termasuk awak kapal dalam keadaan selamat.

Pemprov Bali, Raih Predikat Sangat Baik dalam Penerapan SAKIP

DENPASAR – Pantaubali.com -Pemerintah Provinsi Bali mendapat nilai sangat baik (BB) dalam penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dan predikat baik (B) untuk pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) tahun 2020. Hasil penilaian itu diumumkan pada ajang SAKIP RB Award 2020 yang dilaksanakan dengan pola hybrid, Kamis (22/4).

Secara offline dengan jumlah peserta terbatas, acara digelar di Ballroom Hotel Bidakara Jakarta. Sedangkan secara online, kegiatan diikuti melalui aplikasi zoom meeting dan live streaming oleh kementerian/lembaga serta seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Gubernur Bali yang diwakili Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Bali I Wayan Serinah mengikuti kegiatan secara online dari Ruang Press Room Kantor Gubernur Bali.

Plt. Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian Pendayagunan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) Drs. Agus Uji Hantara, M.E dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini bukan semata bertujuan untuk menilai penerapan SAKIP dan RB di kementerian/lembaga, provinsi serta kabupaten/kota. Menurutnya, evaluasi juga dimaksudkan untuk membina seluruh lembaga pemerintahan agar meningkatkan kualitas penerapan SAKIP dan RB di lingkungan kerja masing-masing.

Secara umum, ia menjelaskan bahwa SAKIP adalah integrasi dari sistem perencanaan, penganggaran dan pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. Sementara RB meliputi delapan area perubahan yaitu pola pikir, kelembagaan, regulasi dan perundang-undangan, sumber daya manusia aparatur, ketatalaksanaan, akuntabilitas, pengawasan dan pelayanan publik. Evaluasi tahunan terhadap penerapan SAKIP RB diharapkan mampu mendorong terwujudnya birokrasi yang bersih, akuntabel, kapabel serta dapat memenuhi tuntutan masyarakat akan pelayanan publik yang berkualitas.

Uji Hantara menambahkan, evaluasi SAKIP RB tahun 2020 melibatkan 84 kementerian/lembaga, 34 provinsi dan 508 kabupaten/kota. Dari hasil evaluasi pelaksanaan RB, belum ada pemerintah provinsi atau kabupaten/kota yang memperoleh predikat AA (sangat memuaskan/istimewa). Sedangkan untuk penilaian SAKIP, ada satu provinsi yang meraih nilai AA yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Dalam kesempatan itu, Uji Hantara menyampaikan apresiasi kepada seluruh kementerian/lembaga serta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang telah mengikuti penilaian SAKIP RB tahun 2020,” jelasnya.

Sementara itu, MenPAN RB Tjahjo Kumolo dalam arahannya mendorong optimalisasi pelaksanaan reformasi birokrasi agar lebih adaptif dengan situasi serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik dan cepat kepada masyarakat. Ditambahkan olehnya, evaluasi tahunan yang dilaksanakan KemenPAN RB bertujuan memetakan program lembaga pemerintah dalam penerapan SAKIP RB di lingkungan kerja masing-masing. Khusus terkait RB, Tjahjo Kumolo kembali menyinggung penyederhanaan struktur birokrasi yang saat ini tengah dilaksanakan pemerintah. Menurut dia, penyederhanaan birokrasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan profesionalisme ASN agar ke depannya bekerja lebih berorientasi pada hasil.

Masih dalam arahannya, ia mengapresiasi capaian DIY dalam penilaian SAKIP. Ia berharap, capaian terbaik yang diraih DIY mampu memompa semangat daerah lainnya untuk terus membenahi SAKIP di lingkungan kerja masing-masing.

Bupati Tabanan, Komit Bangun Desa Presisi

TABANAN – Pantaubali.com – Selaku Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Bupati Sanjaya, mengatakan, sebagai dampak pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari satu tahun ini berdampak kepada seluruh sektor perekonomian, bukan hanya di Tabanan, bahkan di seluruh Indonesia dan Dunia. Hal itu menjadi pekerjaan rumah agar mampu diatasi dan dikendalikan, melalui visi misi yang telah ditetapkan.Adapun salah satu strateginya ialah, berdikari dalam bidang ekonomi sesuai dengan ajaran Tri Sakti Bung Karno.

“Hal ini menjadi dasar pemikiran saya untuk menggelorakan membangun dari Desa, yakni membangun Desa Presisi,” itu disampaikan, High Level Meeting (HLM) TPID di ruang rapat utama Kantor BPD Cabang Tabanan, belum lama ini,Kamis, (22/4).

Membangun mulai dari Desa penting dilakukan karena, Desa merupakan pusat perekonomian. Ketika Desa tersebut dibangun, otomatis sangat berpengaruh pada sektor perekonomian di Kecamatan kemudian menuju Kabupaten keseluruhan, begitupun juga dengan Provinsi dan berimbas kepada republik ini.

“Tentu dalam mencapai hal tersebut tidaklah mudah, maka perlu kerja keras, perlu bersinergi, perlu berkolaborasi dengan adanya gagasan inovatif yang dituangkan dalam program kegiatan OPD yang searah dengan visi misi Kabupaten Tabanan,” pungkasnya.

Tabanan, Resmi Miliki E-Retribusi Pasar

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi menuju Bali Bangkit, Bupati Tabanan bersama Bank Indonesia Provinsi Bali serta Bank BPD Bali melakukan kegiatan “Pasar Murah dan Peresmian E-Retribusi Pasar” pada hari Kamis tanggal 22 April 2021 di Gedung Kesenian Ketut Mario Tabanan.

Bank Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan, BPD Bali dan Pengelola Pasar, mempersiapkan implementasi digital, yaitu Pasar Murah yang diikuti oleh 44 UMKM yang sudah menggunakan QRIS dan E-Retribusi berbasis QRIS di 4 (empat) pasar di Kabupaten Tabanan yaitu meliputi Pasar Kediri, Pasar Candikuning, Pasar Sayur Baturiti, dan Pasar Pupuan. Dalam mendukung digitalisasi, QRIS menjadi salah satu solusi alat pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, dan aman serta dapat diaplikasikan di semua sektor dengan skala usaha mikro hingga besar.

Digitalisasi Pasar yang dilakukan di Kabupaten Tabanan ini menunjukkan bahwa digitalisasi itu mudah, tidak ribet diimplementasikan termasuk untuk pedagang kecil tanpa harus berbentuk PT atau Badan Usaha.

“Peresmian digitalisasi pasar tradisional di Kabupaten Tabanan dilakukan karena pasar tradisional merupakan jantung kegiatan ekonomi dimasyarakat yang mampu mendorong roda ekonomi menuju Bali Bangkit. Digitalisasi selain memenuhi protokol kesehatan juga memudahkan proses transaksi dan meningkatkan layanan kepada masyarakat, serta memudahkan pendataan, karena data transaksi secara otomatis tercatat,” jelas, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho disela kesempatan tersebut.

Di sisi lain bagi pemerintah digitalisasi ini berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah karena transparan dan mendukung pengambilan kebijakan karena data perkembangan harga komoditas di pasar secara lebih cepat dan tepat diperoleh.

Dalam kegiatan ini, Bupati Tabanan menyambut baik digitalisasi yang dilakukan untuk UMKM dan seluruh pedagang pasar serta berkomitmen untuk mendukung penggunaan QRIS di seluruh Kabupaten Tabanan.

“Melalui peresmian ini akan semakin mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi berbasis QRIS di Bali yang hingga 16 April 2021, sangat cepat progresnya dan masuk kedalam peringkat 7 besar Nasional. Per 16 April 2021, 206.811 merchant di Bali dan 9.349 merchant di Tabanan telah merasakan manfaat menggunakan QRIS, dan dalam 2 (dua) bulan, Januari – Februari 2021, tercatat total transaksi QRIS se-Bali sebanyak 353 Ribu transaksi dengan nominal mencapai Rp 35,51 Miliar,” bebernya.

Selain menyambut baik, Bupati Tabanan juga mencoba langsung bertransaksi menggunakan QRIS di pasar murah. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tabanan juga mengenalkan UPK 75 kepada masyarakat dengan cara menggunakan UPK 75 untuk transaksi.

Wabup Edi Panen Perdana Komoditi Serai di Desa Berembeng, Selemadeg

 

TABANAN – Pantaubali.com – Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan, bersama Perbekel dan Kelompok Serai Wangi juga OPD terkait, melakukan panen perdana tanaman Serai Wangi, di lahan pertanian atau kebun bibit milik KWT.  Sari Kencana yang terletak di wilayah Desa Berembeng, Selemadeg, Tabanan, Kamis (22/4).

Sekaligus pada kesempatan itu, Wabup Edi melakukan dialog bersama Perbekel dan para anggota kelompok serta masyarakat Berembeng yang bergerak dalam pembudidayaan tanaman Serai Wangi tersebut di kantor Perbekel Desa Berembeng.

Dalam dialog tersebut terungkap bahwa komoditi tanaman serai wangi di Berembeng saat ini sudah mencapai 26.000 tanaman, yang ditanam di lahan seluas kurang lebih 2 hektare, bibitnya diusahakan oleh setiap anggota kelompok dan dari bantuan dana desa.

“Kemudian dari penanaman awal kami mulai dari enam bulan yang lalu dan merujuk dari informasi PT. Minyak Telon, dan sekarang tanaman sudah siap panen Pak,” beber Perbekel Berembeng I Nyoman Widastra saat berdialog dengan Wabup Edi.

Ia menambahkan, dalam perawatan tanaman ini dikatakannya cukup mudah, yaitu dengan Cuma menanam sekali kemudian bisa panen selama 8 tahun. Kedepannya Ia berharap pihaknya mendapat bantuan alat penyulingan dari Pemkab Tabanan, sehingga tanaman Serai Wangi ini bisa dioptimalkan agar memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

“Harapan kami kedepan, kami mampu menjual cairan yang dihasilkan bukan hanya menjual daun serainya saja, sehingga ada inovasi baru untuk pengembangan dan pendapatan lain dari usaha kami selain padi,” harap Widastra.

Menanggapi penjelasan dan aspirasi dari Perbekel Berembeng, Wabup Edi menjelaskan, sangat bangga melihat potensi-potensi yang dimiliki Kabupaten Tabanan, terutama yang ada di Kecamatan Selemadeg yang salah satunya itu adalah Serai Wangi ini.

“Ini sangat luar biasa. Tentunya Pemda Tabanan melalui Saya selaku Wakil Bupati dan Bupati Pak Komang Gede Sanjaya, baru dilantik satu setengah bulan sampai saat ini. Dan Saya melihat keseluruhan potensi kita adalah pertanian dan sangat-sangat berpotensi,” ujarnya.

Maka dari itu, dikatakannya pemerintah selalu berupaya untuk meningkatkan serta mengoptimalisasi potensi tersebut. Apalagi dalam penanaman serai ini perawatannya tidak ribet dan bisa ditanam di daerah panas, menurutnya tanaman ini kedepannya bisa dikembangkan di Kabupaten Tabanan.

Untuk itu, Ia meminta kepada seluruh Kelompok dan masyarakat yang tergabung dalam kelompok-kelompok Serai Wangi tersebut agar intens membudidayakan tanaman tersebut, sehingga tidak hilang ditengah jalan. Ia juga menekankan agar selalu melakukan sinergi baik untuk berkoordinasi dan juga selalu berkomunikasi dengan pemerintah.

Dikataknnya juga secara kualitas sangat bagus, saat Wabup Edi melihat cairan yang dihasilkan dari tanaman serai wangi Berembeng tersebut dan sangat bisa dijadikan daya saing di pasar internasional kedepannya. Dan apalagi Ia mempunyai latar seorang pebisnis, untuk itu Ia sangat meyakini hal tersebut.

Cuma dalam pengemasan atau didalam membranded dikatakannya harus teerlihat menarik. Karena menurutnya percuma kalau kualitas bagus namun didalam pengemasannya asal-asalan. Untuk itu, Ia minta perkuat sinergi dengan pemerintah dan bersama-sama membangun sekaligus mengembangkan komoditi serai wangai di Tabanan.

“Apalagi di Tabanan kita akan rancang Rumah Sakit Usadha nanti, kemarin kita sudah rapat, di salah satu Rumah sakit kita di Nyitdah yang tanahnya luas, salah satu disana akan dibangun Usadha Bali. Salah satunya, produk Serai Wangi ini bisa masuk didalamnya. Kearifan lokal Bali kearifan lokal Tabanan ini harus terus kita bangun,” imbuh mantan anggota DPRD Tabanan itu. @humastabanan

Melalui Perisai Diri, Ny. Putri Koster Pompa Semangat Anak Muda Terus Berkarya dan Berprestas

DENPASAR – Pantaubali.com – Sebagai Ibu Asuh Perkumpulan Perisai Diri (PD) Provinsi Bali, Ny. Putri Koster tak henti-hentinya mengapresiasi semangat anak muda untuk terus berkarya dan berprestasi. Karena menurutnya, usia muda hendaknya memang selalu asah kemampuan dan isi dengan kegiatan bermanfaat.

Demikian disampaikan oleh Ny. Putri Koster dalam perayaan HUT ke-57 Perkumpulan Perisai Diri bertempat di Padepokan PD, Tembau, Denpasar, Rabu (21/4).

Ia berpesan agar jangan menjejali anak dengan pelajaran saja di sekolah, namun perlu asah juga kemampuan anak dengan olah raga. “Perisai Diri merupakan salah satu olah raga yang tidak hanya mengolah raga, namun juga mengolah rasa dan wirasa. Melalui PD kita juga bisa membentuk karakter pemimpin anak-anak kita,” jelas wanita yang menekuni olah raga ini sejak masih muda.

Pemegang sabuk merah dalam PD ini juga menekankan perlunya menetapkan target dalam olah raga ini. “Kita coba tetapkan target saat mengikuti kompetisi, karena kita sudah mendapatkan dukungan juga dari semua pihak termasuk pemerintah. Dengan meraih prestasi, tentu kita bisa mengharumkan nama daerah juga menunjukkan bahwa Bali mampu mencetak atlet-atlet PD yang berprestasi,” tambahnya.

Tak tanggung-tanggung, sebagai bentuk apresiasi terhadap raihan atlet PD, pendamping Orang Nomor Satu di Bali ini bahkan menambah hadiah uang tunai masing-masing sebesar satu juta rupiah bagi Pesilat Terbaik Putra, Pesilat Terbaik Putri dan Pesilat Favorit. “Jangan dilihat nilainya saja, tapi ini sebagai apresiasi dan pemompa semangat ananda semua untuk terus berprestasi ke depan dan harumkan nama Bali di kancah nasional,” gugahnya seraya berjanji akan memberikan sejumlah hadiah sebagai bentuk apresiasi bagi atltet PD yang berhasil meraih medali rmas, perak dan perunggu pada PON 2021 ini di Papua.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan terima kasih atas dipercayanya sebagai Ibu Asuh PD selama ini. Menurutnya kecintaannya pada olah raga PD adalah buah dari meluangkan waktu selama berpuluh tahun dalam mengasah kemampuan. “Sekarang saya dalam tahap mempertebal rasa kasih sehingga siap mengasuh perkumpulan ini, dengan harapan bisa mencetak calon pemimpin dengan kemampuan terasah dan penuh cinta kasih,” ujarnya. Ia juga mengajak para pengurus PD untuk bekerja secara tulus dan lurus membesarkan padepokan serta mendidik anak-anak anggota PD.

Sementara itu Ketua Umum PD, I Ketut Selamet juga mengharapkan melalui HUT ke-57 ini semakin membawa perkumpulan PD menjadi lebih dewasa lagi. Dia berharap melalui pendewasaan umur ini bisa membangun padepokan lebih besar dan lebih mengharumkan nama Bali. “Perisai Diri Bali sudah berhasil mengirimkan empat atlet untuk bertarung dalam PON 2021 di Papua. Saya harap adik-adik kita bisa berprestasi dan semakin membesarkan padepokan kita,” harapnya.

Tak lupa dalam kesempatan tersebut dia juga memuji Ny. Putri Koster sebagi pesilat sejati, karena mampu menguasai teknik silat tertinggi. “Teknik silat tertinggi adalah tekink putri yang membawa kesantunan, gemulai namun penuh kewibawaan saat menghadapi lawan. Dan Bunda Putri sudah mencerminkan teknik tersebut,” tandasnya.

Sebelumnya Ketua Panitia HUT ke-57 PD Ni Wayan Warsi melaporkan jika rangkaian perayaan ulang tahun kali ini mengambil tema ‘Kesulitan Tidak Pernah Lebih Besar Daripada Kemampuan Kita Untuk Memecahkan’. Dalam perayaan HUT kali ini diselenggarakan kejuaraan PD secara virtual yang diikuti oleh sekitar 238 peserta. Adapun pemenang kejuaraan kali ini adalah I Putu Dika Putra Pratama sebagai Pesilat Terbaik Putra, Ni Wayan Suasti sebagai Pesilat Terbaik Putri dan Putu Ayu Mas Widyanti sebagai Pesilat Favorit.