- Advertisement -
Beranda blog Halaman 836

Akibat Konsleting Arus Listrik Satu Balai Daje Hangus Terbakar

TABANAN – Pantaubali.com – Diduga konsleting arus listrik satu Balai Daje hangus terbakar kemarin malam (Senin,(7/6) di Banjar Padangaling, Desa Cau Belayu, Kecamatan Marga,Tabanan milik I Wayan Murca.

Terkait kejadian tersebut seijin Kapolres Tabanan, Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia dalam keterangan relisnya,Selasa,(8/6) menjelaskan kronologis kejadian tersebut, pada pukul 20.00 wita Saksi Ni Made Sudri berada di dapur dan melihat ada korbaran api di kamar bagian barat.Selanjutnya berteriak minta tolong,selanjutnya saksi I Wayan Adi Suryawan kemudian keluar dari ruang tamu dan mengecek api sudah berkobar di atas plapon, sedangkan korban pada saat kejadian sedang berada di luar rumah, tiba-tiba mendengar teriakan saksi baru diatas rumah sudah ada Api besar.

“Tiga saksi bersama warga lainnya berusaha memadamkan Api namun karena debit air kecil sehingga tidak bisa berbuat banyak saat itu,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan pemadaman Api PMK Tabanan menurunkan 3 unit kendaraan dan dibantu PMK Badung 1 unit , BPBD dan PLN Selanjutnya Api berhasil dipadamkan 22.10 wita.

Adapun sumber Api berasal dari kamar sebelah barat pada bagian atas plapon diduga karena konsleting arus listrik.Sembari Dirinya menambahkan, akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir sebesar Dua Ratus Juta Rupiah.

Tim Biddokkes Polda Bali dan Urkes Polres Tabanan, Vaksin 509 orang di Desa Antapan

TABANAN – Pantaubali.com -Tim Biddokkes Polda Bali dan Urkes Polres Tabanan masing-masing menurunkan 10 orang selaku vaksinator dan operator sedangkan dari Puskesmas I Baturiti mengerahkan sebanyak 12 orang. Hal tersebut dilakukan guna melaksanakan Vaksinasi massal di Desa Antapan,Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan,Senin,(7/6) dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 14.00 Wita.

“Vaksinasi yang dilaksanakan di Desa Antapan kali ini merupakan Vaksinasi tahap I dengan jenis Vaksin Astrazeneca dosis 1,” jelas Paur Kes Polres Tabanan Ipda I Gede Made Putra Mastika seijin Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy P.S., Siregar,melalui Kabag SDM Polres Tabanan Kompol I Nyoman Wintara.

Adapun jumlah masyarakat teregistrasi sebanyak 527 orang sedangkan tervaksinasi 509 orang dan tertunda 18 orang serta akan ditindaklanjuti oleh Puskesmas Baturiti I Kabupaten Tabanan.

Agar masyarakat yang telah tervaksinasi tetap menerapkan protokol kesehatan, sesuai dengan ketentuan, jika ada gejala seperti panas demam dan gejala lain setelah tervaksinasi segera menghubungi pihak tenaga medis baik dari Puskesmas I Baturiti maupun rumah sakit.

“Mari kita bersama sama tetap disiplin dalam penerapan Protokol Kesehatan, selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain, kurangi mobilitas di luar rumah, dan untuk meningkatkan imun tubuh pikiran harus selalu bergembira Serta pola makan dan istirahat yang cukup, Kata Paur Kes Polres Tabanan,” pungkasnya.

Ny Putri Koster Ajak Masyarakat untuk Berperan Cegah Penyebaran Covid-19

DENPASAR – Pantaubali.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny Putri Koster tidak bosan-bosan mengingatkan masyarakat untuk berperan serta mencegah penyebaran Covid-19. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif di RRI Denpasar, Denpasar, Senin (7/6).

Dalam dialog yang juga menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Prov Bali, dr Ketut Suarjaya ini, Ny Putri Koster menekankan yang terpenting dalam menghadapi pandemi ini adalah tumbuhnya kesadaran bersama akan tanggung jawab masing-masing.

“Tidak hanya pemerintah, seluruh komponen masyarakat, pihak swasta serta komponen lainnya harus sadar akan tanggung jawab masing-masing, tanpa ada pemaksaan. Niscaya dengan ini, kita bisa melewati pandemi ini,” ujarnya dalam acara yang dipandu oleh Paul Suardi.

Lebih lanjut, wanita yang juga dikenal sebagai seniman serba bisa ini menyampaikan, agar masyarakat tidak abai dalam menghadapi kondisi akhir-akhir ini. Ia mengaku, saat ini jumlah kasus baru di Bali sedang mengalami trend penurunan. “Ini buah hasil peran serta kita semua. Namun, jangan berbangga dulu apalagi jumawa hingga menjadi abai. Kita harus berkaca dengan negara tetangga yang mengalami tsunami Covid-19 lagi karena abai,” bebernya dalam kesempatan tersebut.

Bertolak dari hal ini, dia mengingatkan masyarakat bahwa meskipun telah divaksin, hendaknya tetap disiplin melakukan protokol kesehatan 3M. “Ini kunci kita untuk saat ini, selain juga mengikuti anjuran dan imbauan pemerintah,” imbuhnya.

Di samping itu, Ny Putri Koster yang juga merupakan Ketua Dekranasda Prov Bali itu mengimbau agar masyarakat untuk jangan panik menghadapi situasi ini. Selain juga beradaptasi dengan kondisi ini.

“Bagaimanapun ke depan, virus ini akan tetap ada, jadi tetap tenang dan mengikuti protokol kesehatan akan membantu kita hidup berdampingan dengan virus ini,” ujarnya.

Menyinggung tentang perekonomian Bali, pendamping orang nomor satu di Bali itu tidak menampik memang terpuruknya sektor pariwisata akibat pandemi ini juga telah membawa perekonomian Bali di titik terendah selama ini. Akan tetapi, ia mengajak masyarakat untuk tidak terus berpangku dengan keadaan apalagi terus menunggu kondisi seperti semula secepatnya. Bagaimanapun juga, menurutnya, ini merupakan situasi global, sehingga memerlukan waktu untuk pemulihan.

“Di saat seperti ini saatnya kita berkarya, munculkan tekad, kemauan dan ketabahan kita untuk berkreasi. Banyak yang berhasil seperti IKM/UMKM kita yang bisa melejit di tengah pandemi. Ini saatnya kita benar-benar menata perekonomian Bali,” tandasnya seraya mengatakan sudah saatnya Bali menguatkan kembali sektor pertanian dan IKM/UMKM agar perekonomian kita tidak bertumpu pada satu pilar pariwisata semata.

Sementara itu, Kadiskes Ketut Suarjaya juga membenarkan poin terpenting saat ini adalah tetap waspada dan jangan abai terhadap protokol kesehatan. “Saat ini pertumbuhan kasus positif cukup melandai, kemarin tercatat sebesar 27 kasus saja, dan kasus aktif hanya menyisakan 1% yaitu sekitar 473,” bebernya.

Akan tetapi, dia tetap mengingatkan masyarakat untuk terus waspada, karena perjuangan belum selesai.

“Kita juga harus berkaca, meskipun Bali cukup melandai namun tetangga kita seperti di Jawa, Sumatra bahkan terakhir NTB mengalami jumlah kenaikan yang cukup tinggi,” imbuhnya seraya mengatakan bahwa tetap disiplin menerapkan protokol 3M adalah kunci menghadapi situasi saat ini.

Selain itu, ia juga mengatakan Pemerintah Provinsi Bali melalui Gubernur Wayan Koster hingga saat ini terus melobi pemerintah pusat untuk terus mendapatkan vaksin.

“Target kita hingga akhir Juli 2021 adalah 6 juta vaksin untuk 3 juta atau 70% masyarakat Bali terpenuhi. Ini sekarang kita kejar sehingga bisa membuka pariwisata secepatnya,” tegasnya.

Wagub Bali Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Universitas Terbuka

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Prof Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati didampingi Rektor Universitas Terbuka Prof. Ojat Darajot,M.Bus, Ph.D melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Universitas Terbuka, di Jalan Raya Sesetan 123-125, Banjar Tengah , Kecamatan Denpasar Selatan, Senin (7/6).

Dalam sambutannya, Wagub Bali atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Bali mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap pihak yang mendukung dan merealisasikan Pembangunan Gedung Unit Pelaksana Belajar Jarak Jauh –Universitas Terbuka Denpasar, dimana keberadaan gedung ini nantinya diharapkan dapat memberi kontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui proses pembelajaran yang fleksibel dan terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia. Pendidikan berkualitas dan inovatif sangatlah kita butuhkan dan memegang peran penting dalam mewujudkan generasi muda berdaya saing tinggi, kompeten dan siap menjadi tulang punggung pembangunan Bali

Lebih jauh dalam sambutannya,Guru Besar ISI Denpasar ini menyampaikan dalam mewujudkan Visi yang ditempuh melalui 22 (dua puluh dua) misi, keberadaan pendidikan Tingkat Perguruan Tinggi yang dikemas dalam bentuk pembelajaran jarak jauh atau long distance learning sangatlah relevan dimasa pandemi Covid-19 ini yang mensyaratkan adanya pembatasan kegiatan masyarakat/social distancing.

“UT merupakan pelopor pembelajaran jarak jauh, saat institusi lain baru belajar dan beradaptasi dengan kebiasaan normal baru, UT telah melangkah lebih maju. Pemanfaatan teknologi informasi BLU PROMISE mendorong transparansi dan memastikan tersedianya pelayanan pendidikan dalam masa penuh tantangan, “ imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Wagub Cok Ace menyampaikan bahwasannya berbagai inovasi yang dilakukan Universitas Terbuka di segala aspek, termasuk pengembangan fasilitas fisik gedung baru yang membanggakan ini, merupakan salah satu wujud dukungan dalam mewujudkan Visi dan Misi pembangunan Bali. Langkah-langkah positif ini perlu dicontoh dan ditumbuh kembangkan secara berkelanjutan guna memastikan tersedianya layanan pendidikan yang terjangkau dan berkualitas yang mampu menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi dan kompeten.

Dalam acara yang turut dihadiri oleh Bupati Jembrana, Bupati Klungkung dan Wakil Walikota Denpasar, Jajaran Forkompimda serta Kepala OPD terkait di lingkungan Pemrov Bali juga dilakukan penekanan sirine oleh Wagub Bali serta penandatanganan MoU Rektor Universitas Terbuka dengan Bupati Klungkung.

Peringati World Environment Day, Wagub Cok Ace Tanam Terumbu Karang di Tulamben

KARANGASEM – Pantaubali.com – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (Wolrd Environment Day) yang diperingati setiap tanggal 5 Juni, maka Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati turut serta melakukan kegiatan Adopsi dan Penanaman Terumbu Karang yang dipusatkan di Pantai Tulamben-Karangasem, pada Minggu (6/6).

Dalam sambutan singkatnya, Wagub Cok Ace menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Provinsi Persatuan Olah Raga Selam Seluruh Indonesia (PengProv POSSI) Bali yang telah menginisiasi acara tersebut. Menurutnya kegiatan tersebut sejalan dalam upaya menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali sesuai dengan Visi Program Pemerintah Provinsi Bali ”Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, suatu era yang ditandai dengan Bali yang Kawista, Bali yang Tata-Titi Tentram Kerta Raharja, dan Gemah Ripah Lohjinawi.

Lebih lanjut, Guru Besar di ISI tersebut juga menyampaikan bahwa Bali merupakan pulau kecil dengan luas wilayah 5.636,66 km2, terdiri dari 9 kabupaten/kota, 57 kecamatan, 716 desa/kelurahan, dan 1.493 desa adat, dengan jumlah penduduk 4,2 juta jiwa. Bali selama ini sudah dikenal sebagai ‘The Paradise of Indonesia’ dengan tradisi dan budayanya yang sangat ‘unik’ dan mempesona sehingga menjadi Daerah Tujuan Pariwisata Dunia. Perekonomian Bali, khususnya sektor jasa pariwisata membutuhkan penataan dan pengelolaan perairan secara adat dan budaya yang menjadikan Bali “Metaksu/Mebhawa-Agung”.

Wagub Cok Ace juga mengatakan bahwa kegiatan Adopsi dan Penanaman Terumbu Karang yang diinisiasi oleh PengProv POSSI Bali merupakan salah satu momentum dalam menjaga upaya kelestarian ekosistem terumbu karang, sekaligus mendorong perekonomian wisata bahari yang cukup terdampak oleh Pandemi COVID-19 yang dirasakan selama ini.

“Dengan kegiatan yang bertemakan Reimagine, Recreate, Restore, diharapkan dapat menjadi salah satu aksi untuk melindungi Bumi dan menyuarakan tentang gaya hidup yang ramah lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan”, pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PengProv POSSI Bali Mayor Laut KH Bagus Partha Wijaya melaporkan bahwa kegiatan tersebut dilakukan selain sebagai upaya pelestarian lingkungan juga sebagai dukungan untuk sport tourism. Mengingat di Provinsi Bali olahraga menyelam belum terlalu digemari, untuk itu ia berharap dengan adanya POSSI Bali, masyarakat Bali semakin terbuka dengan adanya olahraga selam dan semakin banyak masyarakat yang berminat dalam mengikuti olahraga tersebut.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut akan dilakukan penanaman 200 bibit terumbu karang yang diperoleh dari Kelompok Pembudidayaan Karang Hias Nusantara (KPKHN) dan Asosiasi Korek Kerang dan Ikan Hias Indonesia (AKKII). Untuk itu kedepannya, ia berharap kegiatan tersebut akan terus berkelanjutan sehingga terumbu karang bawah laut di Bali menjadi indah dan menjadi daya tarik wisatawan.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Wilayah Bali, Kepala Ombudsman Perwakilan Bali, Ketua Bali Tourism Board serta undangan terkait lainnya.

Ini Update Penanggulangan Covid-19 Perhari Ini di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Dilihat berdasarkan data pertambahan kasus per hari ini,(Minggu,(6/6) tercatat terkonfirmasi sebanyak 27 orang (24 orang melalui Transmisi Lokal, 2 PPDN dan 1 PPLN) dan sembuh sebanyak 53 orang dan 1 orang meninggal dunia.

Adapun jumlah kasus secara kumulatif terkonfirmasi 47.472 orang, sembuh 45.490 orang (95,82%), dan Meninggal Dunia 1.509 orang (3,18%) sedangkan kasus Aktif per hari ini menjadi 473 orang (1,00%).

Untuk mempercepat penanganan pandemi, Pemerintah telah melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat. Sasaran vaksinasi yang telah terlayani adalah SDM kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia. Masyarakat yang telah memperoleh vaksin 1 sebanyak 1.406.696 orang dan vaksin 2 sebanyak 659.874 orang. Total vaksin yang terdistribusi sebanyak 2.792.760 dosis dengan sisa stok vaksin sebanyak 726.190 dosis.

Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, Gubernur Bali telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 07 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, berlaku sejak tanggal 23 Maret 2021 sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Hal lain yang diatur antara lain, kegiatan di restoran atau rumah makan warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Pemerintah mengantisipasi mobilitas warga pada saat arus balik lebaran. Langkah pengendalian dilakukan salah satunya dengan memperbanyak tes antigen secara acak.

Presiden RI Joko Widodo meminta agar ada penguatan PPKM Mikro pasca lebaran 2021 baik di daerah asal maupun daerah tujuan arus balik pemudik.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu Disiplin melaksanakan 6M, Memakai Masker Standar dengan benar,Menjaga Jarak,Mencuci Tangan,Mengurangi Bepergian, Meningkatkan Imun, dan Mentaati Aturan serta dihimbau untuk tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku.

Bupati Tabanan Sebut, Program MBR Dapat Ditawarkan Juga Ke ASN dan Guru

TABANAN – Pantaubali.com -Melihat rumah masih menjadi kebutuhan sebagian besar masyarakat, dulu, saat ini maupun yang akan datang.Tentu prospek rumah bisa dikatakan masih menjanjikan.

Melihat rumah masih menjadi kebutuhan masyarakat, dan melihat jumlah pegawai ASN dan para guru di Tabanan lumayan banyak.Jika kedepan masih ada peluang program Perumahan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) setidaknya dapat ditawarkan ke para pegawai ASN dan para guru di Tabanan juga.Hal tersebut penting dikarenakan, rumah merupakan bagian dari program misi dan visi Nangun SatKerthi Loka Bali dan Program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPPNSB) merupakan bagian dari pangan sandang dan papan juga.

“Semewah apapun kita menyewa rumah, tetap lebih indah memiliki rumah sendiri meskipun tipe kecil sekalipun,” jelas Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya belum lama ini di Desa Samsam,Tabana.

Rumah bisa dikatakan memiliki prospek sangat bagus, dulu saat ini maupun kedepan.

“Harga rumah kedepan saya rasa akan terus naik dan naik. Tidak pernah dalam sejarah tanah tersebut turun, meskipun pada saat bom Bali dan resesi sekalipun.Dimana-mana harga tanah tidak akan pernah turun,” tutupnya.

Promosikan Program “Work From Bali, Kadispar Bali Pimpin Roadshow ke Jakarta

DENPASAR – Program Work From Bali adalah program “affirmative action” yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia dalam rangka pemulihan pariwisata Bali dan sekaligus pemulihan perekonomian Bali.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa yang didampingi Kepala Biro Ekbangi, Tjok Bagus Pemayun, dan perwakilan dari Bappeda , Wayan Sudarsa di Jakarta pada hari terakhir pelaksanaan Roadshow Work From Bali Jumat (4/6).

Pada kegiatan ini Dinas Pariwisata Provinsi Bali mengajak sepuluh (10) industry pariwisata yang tergabung dalam Bali MICE Forum. Ia menambahkan bahwa Roadshow dan presentasi dilakukan ke beberapa Kementerian dan Lembaga yang ada dibawah koordinasi Kementerian Kemenkomarves. Republik Indonesia dari tanggal 2 Juni sampai dengan 4 Juni 2021.Kantor-kantor kementerian yang dikunjungi dalam Roadshow ini yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan Kementerian Investasi dan Penanaman Modal, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Kementerian Lingkungan Hidup. Roadshow juga dilakukan ke beberapa kementerian lain seperti Kementerian Keuangan, ke beberapa BUMN seperti PT Taspen, Pertamina, Telkom dan Pegadaian serta Kantor Bank Indonesia. Selain ke lembaga pemerintah roadshow juga menyasar perusahaan swasta khususnya e-comerse yaitu, Sophee, Bukalapak, Tokopedia, Linkaja, DANA serta OPPO.

Road show ini dilakukan dalam rangka memberikan pemahaman agar para Kementerian maupun lembaga pemerintah maupun swasta untuk mau berkunjung, melaksanakan kegiatan maupun bekerja dari Bali. Dengan banyaknya orang yang melaksanakan kegiatan dari Bali, maka akan berpengaruh terhadap okupansi usaha akomodasi, adanya transaksi di berbagai sektor khususnya di Pariwisata yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Bali. seperti diketahui saat ini di kwartal pertama pertumbuhan ekonomi Bali terkontraksi minus 9,8% itu artinya tidak ada pergerakan ekonomi di Bali bahkan minus, maka dari itu kita harus memperbanyak demand bagi akomodasi, transportasi maupun UMKM yang mendukung pariwisata Bali, jelasnya. Selain itu program ini juga sebagai trial terhadap segala usaha yang telah dilakukan untuk membangkitkan pariwisata Bali dari menciptakan Tust yaitu melaui sertifikat CHSE, simulasi Implementasi CHSE, vaksinasi dan lain sebagainya dan sekarang saatnya kita harus Trial sebelum wisatawan melakukan Traveling ke Bali, imbuhnya.

“ini adalah bagian dari tiga T yang kita laksanakan selama ini yaitu Trus, Trial dan Traveling, tuntunya dengan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.Jika Program ini berhasil maka hal ini juga akan menjadi media promosi yang akan meningkatkan Trust bagi wisatawan asing untuk datang ke Bali,” tegasnya.

Dari hasil kunjungannya ke beberapa lembaga, hampir semua lembaga menyatakan sangat mendukung program ini, akan tetapi masing-masing lembaga akan mencari format yang tepat sehingga program ini dapat mencapai sasaran dan tidak melanggar perangaturan dan perundang-undangan yang ada, pungkasnya.

Ketua Bali MICE Forum Putu Gede Wiwin Gunawasika, menyambut baik dan sangat mengapresiasi usaha pemerintah dalam rangka memulihkan pariwisata Bali. Kegiatan road show ini menurutnya ibarat sebuah oase di padang pasir yang sedikit member harapan ditengah kehausan yang dirasakan sudah cukup panjang. Mudah-mudahan program ini berjalan dengan lancar sehingga akan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Bali.

Hadiri HUT ke-59, Gubernur Koster Minta BPD Bali Lebih Progresif

DENPASAR – Pantaubali.com – Memasuki usianya yang ke-59 tahun dengan berbagai capaian yang telah diraih, Gubernur Bali Wayan Koster tetap mengingatkan agar BPD Bali tidak cepat merasa berpuas diri. Sebab, BPD Bali memiliki tanggungjawab yang sangat besar sebagai salah satu pilar penopang perekonomian Bali dengan tantangan ke depan yang makin lebih dinamis.

Untuk itu, Gubernur Koster meminta agar BPD Bali lebih progresif hingga mampu bergerak lebih maju sehingga akan makin lebih dapat diandalkan untuk menjaga dan menopang perekonomian Bali sesuai prinsip Trisakti Bung Karno. Yakni Berdaulat Secara Politik, Berdikari Secara Ekonomi dan Berkepribadian dalam Kebudayaan.

“Jangan hanya kita melaksanakan seremonial saja, tetapi harus bergerak dinamis ke depan, dan melihat dimana posisi kita saat ini. Karena seperti biasa, jika rasa puas yang mendominasi maka akan membuat kita nyaman dan tidak memiliki target pencapaian ke depannya,” tegas Gubernur Koster saat memberikan sambutan serangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 BPD Bali, di Gedung Ksirarnawa, Art Center-Denpasar, Sabtu (5/6).

Selain itu, Gubernur Koster juga berharap kepada bank milik pemerintah daerah di Bali yang telah berusia lebih dari setengah abad ini untuk mampu menjadi spirit dalam membangun Bali Era Baru dengan visinya Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Menjadi kekuatan untuk menopang perekonomian Bali sehingga menjadi kekuatan nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Koster juga mengajak BPD Bali menggunakan peringatan hari jadinya ini sebagai momentum untuk terus memacu diri dalam rangka memberdayakan elemen membangun Bali, dan bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

Tak hanya itu, Gubernur Koster juga berpesan agar seluruh komisaris, direksi dan karyawan untuk tidak melupakan sejarah perkembangan BPD Bali yang bisa berkembang seperti saat ini dengan tumbuh pada angka Rp26,8 triliun dan laba mencapai Rp292 miliar, adalah tak lain berkat jasa yang awalnya dibangun oleh tujuh orang pendirinya, yakni, Ida Bagus Ardana, I Wayan Jiwa, Ida Bagus Astika Manuaba, Ida Bagus Merdangga, I Gusti Putu Artawa, I Nyoman Natra, dan I Gusti Made Nugra.

Sementara itu, Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma mengatakan bahwa pada masa pandemi ini pihaknya memfokuskan pemberian bantuan dana kepada UMKM. Hal ini dilakukan akibat terpuruknya industri pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19, sehingga dengan bantuan dana tersebut tidak membuat semua sektor kehidupan ikut padam dan terpuruk.

“Layaknya konsep segitiga sama sisi yang sedang dibangun oleh Ketua Dekranasda Bali Ny. Putri Koster, bahwa tiga sektor kehidupan, yakni sektor pariwisata, sektor IKM/ UMKM dan juga sektor pertanian harus memiliki kekuatan yang sama, dan mereka harus mampu untuk saling mendukung,” jelasnya.

Serangkaian peringatan HUT ke-59, Bank BPD Bali juga melaunching tiga program terbaru. Yakni, Eling BPR, di mana BPD dan LPD terintegrasi bisa menggunakan pengiriman (transfer dana) ke rekening lain. Kemudian, program Bank BPD Bali Online on Boarding, yakni untuk mendaftarkan diri dalam pembuatan rekening dan layanan, calon nasabah tidak perlu datang ke kantor BPD, namun cukup men-download aplikasinya pada telepon seluler. Selanjutnya, Bank BPD Bali mengeluarkan Bali Pay, yakni uang elektronik terobosan baru menuju (go digital) untuk solusi pembayaran aman agar terhindar dari bersentuhan.

Untuk mendukung UMKM Bali, Bank BPD Bali juga akan membuka atau menyiapkan outlet di setiap cabang, yang berfungsi untuk memberikan kesempatan bagi produk kerajinan UMKM dalam memperluas pemasaran kerajinan tangan perajin lokal, sehingga perekonomian Bali secara perlahan dapat pulih di tengah masa pandemi Covid-19 ini.

Ny Putri Koster: Pandemi Belum Berakhir, Hendaknya Dapat Bersatu, Bekerja Sama dan Bergotong Royong

DENPASAR – Pantaubali.com – Kasus penularan Virus Corona di Bali mengalami penurunan angka, di mana kasus aktif menjadi 516 orang per Jumat tanggal 4 Juni 2021. Kendati demikian, masyarakat di seluruh Bali harus tetap waspada dan disiplin menggunakan masker, serta menerapkan protokol kesehatan standar sesuai ketetapan pemerintah.

Hal ini disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya saat acara dialog Perempuan Bali Bicara bertema “Peran Serta dan Tanggung Jawab Bersama Seluruh Komponen Masyarakat Dalam Pandemi Covid-19”, yang berlangsung di studio Bali TV, Jumat (4/6).

Dikatakannya, di tengah pandemi yang belum juga berakhir, seharusnya menjadi kesempatan bagi semua orang untuk dapat bersatu, bekerja sama, saling dukung dan bergotong royong antara satu dengan yang lainnya. Hal ini menjadi salah satu kunci atau upaya untuk saling bahu membahu, sehingga mampu melewati masa sulit di tengah perputaran perekonomian yang kurang bersahabat akibat lumpuhnya sektor pariwisata.

“Peran seorang ibu terap menjadi utama untuk menjaga keluarganya agar tetap kuat dan tidak lemah akibat keadaan. Karena jika kita panik, stres dan tidak mampu berfikir jernih akan menyebabkan imunitas tubuh menurun dan mudah terserang virus penyakit, sehingga fungsi pengingat yang ada pada seorang ibu juga menjadi prioritas yang harus dijaga. Sedangkan peran seorang ayah selaku kepala keluarga juga menjadi hal penting yang harus tetap kuat melindungi istri dan anak anaknya dalam pemenuhan kebutuhan hidup,” tegas Ny Putri Koster.

Secara aturan tertulis dalam Undang Undang, sudah diatur bahwa pelayanan kesehatan sebagai kebutuhan dasar bagi seluruh rakyat Indonesia yang harus diberikan, dan layanan kesehatan tentu saja merupakan tanggung jawab bersama, khususnya seperti saat masa pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya bahwa upaya penanganan kasus Covid-19 saat ini menjadi prioritas yang ditangani Gubernur Bali Wayan Koster bersama instansi terkait dan Bupati/ Wali Kota se-Bali selain penanganan program pembangunan lainnya.

“Pencapaian yang baik terkait penanganan Covid-19 berkat kerja keras dan usaha bersama Pemerintah Provinsi Bali, Polda Bali dan Kodam IX/Udayana beserta jajaran, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali, dan segenap komponen masyarakat yang sudah tertib dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 sesuai surat edaran dan imbauan Menteri Dalam Negeri RI, Gubernur Bali, dan Bupati/Wali Kota se-Bali,” tegasnya.

Bahkan Gubernur Bali melakukan upaya serius secara sekala dan niskala. “Kita patut bersyukur atas pencapaian yang baik berkat pelaksanaan program vaksinasi massal berbasis banjar telah berjalan sesuai target, sehingga jumlah penduduk yang divaksinasi mencapai 1.325.407 orang (44,18%) yang sudah di vaksinasi di tahapan pertama dan sebanyak 636.639 orang (21,22%) pada tahapan kedua, ” ujarnya.

Atas komunikasi dan lobi intensif Gubernur Bali kepada Menteri Kesehatan RI, jumlah vaksin yang sudah diberikan oleh Menteri Kesehatan RI untuk Provinsi Bali sudah mencapai 2.742.680 dosis (per tanggal 30 Mei 2021). Vaksin langsung didistribusikan ke kabupaten/kota se-Bali, berturut-turut menurut besaran alokasi, yaitu: 1) Kabupaten Badung 621.000 dosis, 2) Kota Denpasar 612.376 dosis, 3) Kabupaten Gianyar 316.500 dosis, 4) Kabupaten Buleleng 261.440 dosis, 5) Kabupaten Karangasem 207.500 dosis, 6) Kabupaten Tabanan 189.100 dosis, 7) Kabupaten Jembrana 138.120 dosis, 8) Kabupaten Klungkung 127.700 dosis, 9) Kabupaten Bangli 105.080 dosis, dan 10) Provinsi Bali 163.864 dosis.

Untuk penanganan Covid-19 lebih cepat, selain serius dan disiplin diperlukan juga rasa gotong royong secara profesional dari tim medis yang menyadari tanggung jawab tinggi sebagai garda terdepan untuk menjaga dan merawat pasien, sedangkan tumbuhnya rasa empati masyarakat luas terhadap tetangga dan oranglain juga menjadi hal penting yang sudah dilakukan selama ini.