- Advertisement -
Beranda blog Halaman 816

Tumpek Landep,Gubernur Bali Luncurkan Keyboard Aksara Bali

DENPASAR – Pantaubali.com- Pertama kali dalam sejarah dan pertama di Indonesia, Aksara Bali sebagai salah satu aksara asli nusantara ditransformasikan ke dalam bentuk digital dengan menggunakan media berupa Papan Ketik (Keyboard) Aksara Bali, yang diluncurkan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, bertepatan dengan Hari Suci Tumpek Landep, Sabtu (Saniscara Kliwon, Landep),(11/9) di Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar.

Keyboard Aksara Bali ini merupakan ide kreatif dan original Gubernur Bali, Wayan Koster, yang menugaskan untuk dikembangkan oleh Tim Peneliti dari Program Studi Informatika Fakultas MIPA Universitas Udayana (Cokorda Rai Adi Pramartha, Ph.D, I B Ary Indra Iswara, M.Kom,I Putu Gede Hendra Suputra, M.Kom, dan IB Gede Dwidasmara, M.Cs.). Acara dilaksanakan pada Hari Suci Tumpek Landep, karena merupakan hari upacara untuk menajamkan pikiran secara niskala.

Acara peluncuran Keyboard Aksara Bali dilaksanakan secara hibrid (luring dan daring) diikuti oleh 45 siswa SD, SMP, SMA/SMK, SLB Kabupaten/Kota Se-Bali, dan 4 orang perwakilan mahasiswa dari Universitas Udayana, Institut Seni Indonesia Denpasar, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, dan Universitas Hindu Indonesia Denpasar. Acara ini dihadiri Bupati/Wali Kota, Rektor Perguruan Tinggi serta diikuti secara virtual oleh Satuan Pendidikan SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta Se-Bali sejumlah 329 Sekolah.

Acara peluncuran Keyboard Aksara Bali ini juga merupakan pencapaian tiga tahun kepemimpinan Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Sukawati.

Gubernur Bali, Wayan Koster dalam sambutannya menegaskan, ide/gagasan mengembangkan Keyboard Aksara Bali merupakan kelanjutan pelaksanaan kebijakan

Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. Adapun tujuannya adalah untuk melindungi keberadaan Aksara Bali sebagai warisan adi luhung dari Leluhur Bali yang diawali dengan menerbitkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 Tentang Pelindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali serta Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali.

Lebih lanjut, Gubernur Bali menegaskan bahwa Keyboard Aksara Bali merupakan perpaduan antara kearifan lokal Bali dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya teknologi digital dalam era globalisasi dunia saat ini. Perkembangan teknologi digital yang mengglobal tidak boleh mematikan/menenggelamkan kebudayaan dan kearifan lokal Bali yang sangat kaya dan unik seperti Aksara Bali, melainkan justru dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk melestarikan Aksara Bali melalui teknologi digital yang digemari oleh para generasi muda melenial guna memajukan kebudayaan dan kearifan lokal Bali.

“Ini program yang sangat KEREN, dengan sarana Keyboard Aksara Bali ini, Aksara Bali, tidak hanya dikenal oleh Krama Bali, tetapi akan meluas ke pergaulan masyarakat nasional, bahkan memasuki pergaulan masyarakat dunia,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Bali menyempatkan diri, berinteraksi langsung dengan para siswa dan mahasiswa, memberikan soal untuk diketik dalam Aksara Bali, sebanyak 7 soal, mulai dari, Bali Dwipa Jaya; 2) Nama Gubernur Bali, Wayan Koster; 3) Nama Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Sukawati; 4) Gunung Agung; 5) Pura Besakih; 6) Tumpek Landep; dan 7) Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Di luar dugaan, ternyata para siswa dan mahasiswa dengan sigap mampu menuliskan soal-soal tersebut secara benar dan cepat dari laptop masing-masing yang ditayangkan langsung dalam layar virtual. Kebenaran penulisan Aksara Bali dinilai oleh Tim, terdiri dari; Ketut Sumarta (Kelompok Ahli Pembangunan Provinsi Bali), Kadis Kebudayaan Provinsi Bali, dan Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali.

Gubernur Bali sangat mengagumi kemampuan para siswa dan mahasiswa yang ternyata masih sangat fasih dan peduli terhadap Aksara Bali. Sebagai bentuk apresiasi Gubernur Bali secara spontan memberikan penghargaan berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp.1.000.000 kepada 49 perwakilan siswa dan mahasiswa yang akan dikirim melalui rekening masing-masing di Bank Pembangunan Daerah Bali.

“Keyboard Aksara Bali yakin akan mendunia, karena memiliki 7 keunggulan fungsi mulai dari, 1) menggunakan koneksi WiFi (USB dongle) atau Bluetooth; 2) dapat digunakan untuk menuliskan Aksara Bali secara natural (tanpa auto correction, red); 3) dapat digunakan untuk menuliskan Aksara Bali pada sistem operasi yang berbeda seperti Apple MacOS dan Microsoft Windows; 4) dapat digunakan untuk membuat dan menyimpan dokumen digital pada berbagai macam aplikasi seperti Microsoft Office, Google Office (Docs, Spreadsheet, Presentation), Notes, iWork dan lain-lain dengan menggunakan Aksara Bali; 5) dapat digunakan untuk menuliskan dokumen pada website/Internet dengan Aksara Bali; 6) dapat digunakan untuk menuliskan pesan pada media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Instagram dengan Aksara Bali; dan 7) hasil pembuatan dokumen atau pesan yang dihasilkan dapat dibagikan ke orang lain tanpa merubah tampilan Aksara Bali yang telah dibuat sebelumnya.

Gubernur Bali meyakinkan Krama Bali khususnya generasi muda milenial bahwa, Aksara Bali bisa sejajar dengan aksara-aksara negara lain yang telah mendunia, seperti; Tiongkok, Jepang, Korea, Thailand dan India. Negara-negara ini, yang memiliki Aksara tersendiri menunjukkan tingkat peradabannya di masa lalu, mampu bertahan sampai saat ini, dan akan mampu bersaing menghadapi dinamika global, ditandai kemajuan dalam berbagai bidang kehidupan masyarakatnya. Oleh harena itu, Gubernur Bali, Wayan Koster mengajak generasi muda milenial, Kita harus bersyukur diberikan warisan budaya berupa Aksara Bali oleh Leluhur Bali yang sangat hebat.

Semua aktifitas kehidupan dimulai dari Aksara, tidak ada kata tanpa Aksara, tidak ada kalimat/narasi tanpa Aksara, dan tidak akan ada kerja tanpa Aksara. Untuk itu dengan sekuat tenaga dan penuh komitmen, Kita harus mampu memelihara, memuliakan, dan menjadikan Aksara Bali sebagai kebanggan bersama dan keunggulan Krama Bali untuk diperkenalkan kepada masyarakat luas secara nasional dan global. Dengan kuatnya peradaban Bali, Gubernur Bali meyakinkan, bahwa Krama Bali akan terus bergerak maju dan mampu menghadapi persaingan dalam dunia global. Oleh karena itu, ke depan, Gubernur Bali akan menyelenggarakan program penyediaan

Keyboard Aksara Bali dalam bentuk Laboratorium Praktik Aksara Bali ke sekolah-sekolah, sehingga para guru dan siswa akan lebih mudah melaksanakan pembelajaran Aksara Bali.

Pada acara peluncuran Keyboard Aksara Bali, Ketua Pengelola Domain dan Internet Indonesia (PANDI), Prof. Yudho Giri Sucahyo, P.hd menyampaikan apresiasi dan bangga pada komitmen dan pencapaian Gubernur Wayan Koster dalam melestarikan Aksara lokal. Menurutnya ini merupakan sebuah langkah besar terhadap kemajuan digitalisasi Aksara Bali sekaligus upaya pelestarian nilai-nilau budaya bangsa khususnya budaya Bali.

Hal ini sangat sesuai dengan program kerja yang sedang dikampanyekan PANDI yaitu program Merajut Indonesia Melalui Digitalisasi Aksara Nusantara (MIMDAN), dimana Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah hingga UNESCO turut mendukung secara penuh program tersebut. Saat ini PANDI sedang berusaha mempromosikan aksara nusantara ke ranah internasional, sehingga diharapkan proses digitalisasi aksara nusantara bisa lebih mudah.

“Untuk itu dengan diluncurkannya Keyboard Aksara Bali, ini merupakan kemajuan yang luar biasa, dan PANDI akan terus mendukung pendaftaran Aksara Bali serta upaya standarisasi keyboard agar sesuai dengan standar nasional dan internasional,” pungkasnya.

Bangkitkan Perekonomian di Masa Pandemi,Sahabat Ganjar Sambagi UMKM di BALI

TABANAN – Pantaubali.com -Dalam upaya membangkitkan para pelaku UMKM di Kabupaten Tabanan khususnya dan Bali Umumnya ditengah Pandemi serta keterpurukan ekonomi.

Maka, Sahabat Ganjar Tabanan bergerak turun ke jalan menyambangi beberapa pelaku UMKM secara acak dengan menyasar beberapa titik di sekitar Kota Tabanan. Dengan membeli produk para UMKM selanjutnya produk telah dibeli selanjutnya dibagikan kembali ke pada para warga yang dinilai sangat-sangat membutuhkan.

“Untuk aksi ini beberapa perwakilan saja turun dengan menyasar pasar tradisional maupun diemper dan membeli produk para padangan kaki lima (UMKM). Ada disasar makanan lebih fokus seperti jajan pasaran serta alat pedukung prokes,” jelas Kordinator Sahabat Ganjar, Tabanan, I Gusti Ngurah Gede Suryawan,Sabtu,(11/9) di Tabanan.

Dimana kegiatan ini serentak dilaksanakan di seluruh DPW Provinsi dan DPC kabupaten/Kota Sahabat Ganjar Se Indonesia. Aksi tersebut diberi nama Larisin Modalin Usaha Mikro Se-Indonesia di 51 lokasi yang tersebar di Indonesia.

Adapun tujuan utama aksi ini adalah, membangkitkan UMKM dimasa pandemi dengan membeli produk di UMKM kemudian kembali memberikan kepada yang dinilai membutuhkan.

“Tepat sasaran untuk membantu,selanjutnya membangikan kembali ke Rakyat.Ya kami sebagai perantara,” ujarnya.

Aksi ini tentu dilaksanakan dengan terinsiprasi dari Bapak Ganjar, setidaknya aksi ini dapat menginspirasi komunitas lain nantinya.

“Kegiatan Bapak Ganjar sebagai percontohan, setidaknya dengan melakukan hal tersebut akan ada perputaran perekonomi,” ucapnya.

Aksi yang sama saat ini dilakukan di Tiga Kabupaten/Kota di Bali mulai dari, Denpasar,Badung dan Kabupaten Tabanan.

Serta sampai saat ini setelah Deklarasi Sahabat Ganjar Provinsi Bali pada 8 Agustus 2021 telah terbentuk Sahabat Ganjar di berbagai wilayah tingkat kab/kota di Bali meliputi, Kabupaten Buleleng,Gianyar,Klungkung,Bangli,Denpasar,Karangasem,Tabanan,Jembrana dan Kabupaten Badung.

Selanjutnya, Ketua DPW Sahabat Ganjar Provinsi Bali, I Gusti Gede Arya Teja mengatakan, Kami mengajak teman -teman relawan seperjuangan dari perwakilan daerah Kabupaten / Kota DPC Sahabat Ganjar yang di tunjuk dalam melakukan aksi kemanusiaan bergotongroyong dalam membangkitkan perekonomian di masa pandemi.

Setelah sekian waktu melemah akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia terutama di Provinsi Bali ini.

“Oleh sebab itu kekuatan kebangkitan ekonomi dimasa pandemi ini,salah satunya yang kami lakukan bersama teman- teman relawan sahabat ganjar menghidupkan kembali perekonomian dengan cara memborong dagangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) milik pedagang kaki lima,setelah kami melakukan memborong dagangan yang di jual oleh pelaku UMKM pedagang kaki lima,” paparnya.

Saat ini kami fokus dalam kegiatan sosial i sudah berjalan di 4 kabupaten (Karangasem (19/8), Bangli (26/8), Jembrana (02/09) dan Buleleng pada Kamis,(9/9) dengan kegiatan setiap Minggu berupa pembagian paket sembako yang pengadaannya dihimpun dari intern anggota Sahabat Ganjar secara gotong royong.

Borongan makanan atau minuman yang dibeli akan diberikan secara gratis kepada masyarakat yang melintas seperti Ojol,Tukang Kebersihan,Tukang Parkir dan masyarakat yang melintas.

“Kami melakukan kegiatan siang ini atas menanggapi kegiatan ayo jajan yang di serukan oleh Bapak Ganjar Pranowo beberapa waktu lalu yang kami lihat di postingan instagram beliau atau media lainnya dalam kepedulian membangkitkan perekonomian kepada Pelaku UMKM pedagang kaki lima di masa pandemi,”ungkap I Gusti Gede Arya Teja.

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan ini bisa berjalan terus bersama teman teman relawan sahabat ganjar untuk membantu pemerintahan dalam memulihkan perekonomian di masa pandemi , semoga pandemi ini segera pulih.

Sementara itu, menurut Ketua Umum Sahabat Ganjar, Lenny Handayani, saat ini pedagang kecil seperti Penjual Bakso, Mie Ayam dan Warung Tegal atau Warung Nasi yang menggunakan gerobak masih sulit mendapatkan akses kredit dari bank untuk meningkatkan usahanya. Apalagi ditambah situasi pandemi Covid-19 yang masih dihadapi saat ini menjadikan mereka kesulitan untuk meraih pendapatan secara normal.

Di sisi lain, Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah yang didukung oleh Sahabat ganjar saat ini, memiliki program untuk mendukung UMKM.

“Sebagai wujud dukungan kepada Sahabat Ganjar, maka sasaran dari aksi Larisin Modalin adalah para pedagang bakso, pedagang mie ayam, pedagang nasi warteg yang masuk dalam usaha mikro termasuk pedagang kecil yang berkeliling menggunakan gerobak atau berjualan di lapak kaki lima di 51 kota di Indonesia,” papar Ketua Umum Sahabat Ganjar, Lenny Handayani, Sabtu (11/9).

Adapun 51 Kota di 34 provinsi tersebut adalah, Aceh (DI Aceh), Medan (Sumatera Utara), Bukittinggi (Sumatera Barat), Pekanbaru (Riau), Batam (Kepulauan Riau), Kota Baru (Jambi), Argamakmur (Bengkulu), Palembang (Sumatera Selatan), Belitung (Bangka Belitung), Kota Lampung (Lampung), Serang (Banten), Kuningan, Sukabumi, Cianjur, Karawang, Bandung, Cirebon, Bogor Kota, Bekasi (Jawa Barat).

Semarang, Kedu, Banyumas, Solo, Pekalongan (Jawa Tengah), Kota Yogyakarta (DI Yogyakarta), Surabaya, Mojokerto, Bojonegoro, Malang (Jawa Timur), BALI , Praya (NTB), Sabu Raijua, Manggarai (NTT), Kubu Raya (Kalimantan Barat), Banjarmasin, Kotabaru (Kalimantan Selatan), Tarakan (Kalimantan Utara), Palangkaraya (Kalimantan Tengah).

Kutai Kartanegara (Kalimantan Timur), Manado, Bitung (Sulawesi Utara), Polewali Mandar (Sulawesi Barat), Makassar (Sulawesi Selatan), Kendari (Sulawesi Tenggara), Palu (Sulawesi Tengah), Gorontalo (Gorontalo), Tobelo (Maluku Utara), Ambon (Maluku), Manokwari (papua Barat), Jayapura (Papua), dan DKI Jakarta.

Masing-masing kota tersebut akan memborong makanan produk UMKM yang menjadi ciri khas daerahnya. Seperti misalnya di Jakarta memborong bakso, mie ayam, warteg. Di Aceh memborong Mie Aceh, kemudian di Papua memborong papeda. Selain itu di Semarang akan memborong soto ayam, dan Yogya akan memborong pedagang asongan atau sate lemak.

Menurut Sekjen Relawan Sahabat Ganjar, Aloysius Jaka, “Hal itu sesuai dengan komitmen Ganjar Pranowo yang konsisten terus berupaya membantu pengembangan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Seperti diketahui pak Ganjar kerap mempromosikan pengusaha UMKM di akun media sosial miliknya,“ ungkapnya.

Kegiatan ini juga untuk membuktikan bahwa Sahabat Ganjar ini bukan hanya melakukan deklarasi dukungan semata, namun memberikan aksi nyata yang terkait langsung dengan “wong cilik”.

“Diharapkan kegiatan ini memberi kesan positif kepada masyarakat Indonesia bahwa relawan Sahabat Ganjar selalu melakukan aksi nyata bukan hanya sekedar aksi deklarasi dukungan semata,“ pungkas Lenny.

Seluruh proses kegiatan ini dilakukan dengan mematuhi protokol Kesehatan yang ketat. Terakhir, jaka berharap agar pandemi dapat segera berakhir, dan seluruh lapisan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.

Selanjutnya Dirinya menambahkan, Sahabat Ganjar adalah, kelompok relawan dibentuk pada 20 Juni 2021. Cabang relawan Sahabat Ganjar sudah tersebar di seluruh 34 provinsi. Anggotanya terdiri dari berbagai elemen masyarakat.

Sahabat Ganjar hadir untuk membantu mensosialisasikan semua informasi tentang Ganjar Pranowo yang mampu membangun sentimen positif di masyarakat. Juga merekatkan nasionalisme di seluruh masyarakat, serta membangun masyarakat yang cerdas dan berbudaya luhur melalui penanaman nilai-nilai budaya dan norma sosial agar bangsa Indonesia menjadi besar dan dihormati di mata internasional.

Sahabat Ganjar mendapat dukungan masyarakat yang tergabung dalam Whatsapp Group Sahabat Ganjar, sosialisasi, dan informasi semua tersebar melalui website dan Whatsapp Group Sahabat Ganjar.

Polisi Berhasil Sergap Tiga Pelaku Narkotika Pemakai dan Peluncur di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com -Tiga Orang pelaku tindak kejahatan Narkotika di wilayah Tabanan berhasil diringkus Polres Tabanan masing-masing pelaku berinisial IKP,KBS dan IWSY dengan memiliki peran berbeda-beda IKP sebangai pengguna serta dua pelaku KBS dan IWSY sebagai peluncur atau tukang tempel.

Selain itu ketiga pelaku juga ditangkap ditempat berbeda-beda, IKP berhasil diringkus di daerah Desa Sembung Gede,Kerambitan,Tabanan,KBS ditangkap di sekitar daerah Mengwi,Badung sedangkan IWSY di Desa Gelungtung,Marga,Tabanan.

“Terkait hal tersebut pelaku kedapatan memiliki,menyimpan dan menguasai Narkotika jenis shabu tanpa ijin,” jelas,Kabag Ops Polres Tabanan, Kompol I Negah Sudiarta,Jumat,(10/9) di Tabanan.

Adapun Barang Bukti berhasil diamankan dari masing-masing pelaku mulai dari, IKP membawa shabu dengan berat 0,25 gram,Dari tangan KBS berhasil diamankan paket Shabu dengan berat keseluruhan sebanyak 5,29 gram sedangkan untuk Shabu dengan total keseluruhan seberat 2,48 gram.Sembari Dirinya menambahkan, masing-masing pelaku dijerat dengan pasal 112 Ayat (1) Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dengan denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 milyar.

Ratusan Bangkai Burung Pipit Mati di Gianyar,Ini Kata BKSDA Bali

DENPASAR – Pantaubali.com -Adanya video menampilkan ratusan bangkai burung Pipit di makam di kabupaten Gianyar.Menurut Kepala Seksi Wilayah 2, BKSDA Bali,Sulistyo Widodo,,Bksda Bali dan Resort Gianyar telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Hewan Kabupaten Gianyar dan bersama-sama memeriksa lokasi terletak di Desa Pering, Kecamatan Blabatuh, Gianyar Bali dan mendokumentasikan, dan juga mengambil sample bangkai burung dan kotoran burungnya untuk dibawa ke Laboratorium Kesehatan Hewan guna mencari tahu penyebab kejadian tersebut.

Tim kemudian menguburkan seluruh bangkai burung untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan.Namun sembari menunggu hasil dari Laboratorium, ada beberapa hal dapat disampaikan sebagai pendahuluan.Kejadian tersebut bukan yang pertama di Bali ataupun bukan pertama di Indonesia.

“Di Bali dalam lima tahun terakhir juga pernah ada kejadian di area Sanglah Kota Denpasar dan di Selemadeg, Tabanan dan juga di Sukabumi,Jawa Barat Juli tahun 2021 lalu pernah terjadi,” jelasnya,Jumat,(10/9) di Denpasar.

Adapun beberapa penyebab mengapa sekelompok burung tersebut mati kemungkinan,Karena burung pipit ini satwa koloni yang hidup berkelompok dalam jumlah besar. Ukuran burung yang kecil menyebabkan kecenderungan berkoloni dalam jumlah besar untuk mengurangi resiko terhadap predator,termasuk saat beristirahat pun bergerombol. Biasanya di satu pohon yang besar bisa sampai ribuan burung.

Dirinya menjelaskan,Mengapa burung-burung tersebut dapat mati secara mendadak.Hal tersebut harus dibuktikan secara scientific melalui proses otopsi dari bangkai dan kotoran burungnya.

“Namun, ada beberapa kemungkinan yang terjadi seperti,Burung burung tersebut memakan pakan yang terkontamisasi atau tercemar atau mengandung herbisida dan atau pestisida yang sifatnya toxic bagi burung. Setelah memakannya, tentu burung tidak langsung mati, karena proses toxifikasi juga memakan waktu untuk sampai tingkatan mortalitasnya. Kemungkinan besar saat burung burung tersebut beristirahat malam. Dan paginya bangkai burung berserakan. Jadi bukan akibat lokasinya di makam/setra,” paparnya.

Selanjutnya,kemungkinan kedua adalah tertular penyakit tertentu. Mengingat burung pipit hidupnya berkoloni dalam jumlah besar, maka penularannya akan cepat. Sehingga angka kematiannya jiga dalam jumlah besar. Bisa juga akibat virus atau penyebab yg lan yang harus dibuktikan dengan analisa bangkai dan analisa kotoran burung.Akibat ada perubahan drastis iklim. Contoh gampang dapat dilihat adalah, matinya ikan Koi di kolam terbuka saat hujan pertama kali turun, atau matinya ribuan ikan dalam keramba akibat adanya upwheeling endapan bahan kimia, atau cuaca panas dan kemudian tiba-tiba turun hujan.

Misalnya saja, cuaca di Bali sedang panas, saat burung-burung beristirahat malam, tiba-tiba hujan lebat turun, suhu dan kelembaban udara berubah drastis, burung kaget, stress, dan kemudian mati massal.

“Ingat tingkat stress pada satwa sangat potensial menjadi penyebab mortalitas massal.Atau sebab lain yang kita belum tau,” pugkasnya.

Rangsang Pemuda Bertani, Lembaga Good Karma Movement Hijaukan Alam Dengan Ribuah Bibit Pohon

TABANAN – Pantaubali com -Sesuai arahan Presiden Joko Widodo belum lama ini, menginginkan profesi petani menjadi profesi menjanjikan dan bisa mensejahterakan.Selain itu, presiden juga menginginkan, generasi muda lebih berminat menjadi petani.

Jika dilihat berdasarkan data,71% petani Indonesia saat ini berusia 45 tahun ke atas, sementara yang di bawah umur 45 tahun hanya 29%. Pemerintah pun saat ini bertekad menjadikan sektor pertanian menjadi sektor menguntungkan.

Merespon keinginan Presiden Jokowi, salah satu UKM Bali bergerak di bidang pakaian jadi atau clothing line Handmad Campah Bali,meskipun ditengah pandemi berinisiatif melakukan program pemberian bibit tanaman buah kepada para pemuda yang mau terjun menggarap lahannya.Handmad Campah Bali bergerak dibawah lembaga Good Karma Movement, dengan nama program ‘1000 Bibit Good Karma Movement’.Kegiatan tersebut menyasar,Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel,Tabanan,Kamis,(9/9) dengan memberikan 20 bibit pohon buah Alpukat Aligator 20 bibit.

“Sasaran kegiatan ini yaitu,pemuda yang serius ingin menggaarap lahan kebun dan kesulitan akan bibit tanaman buah atau kurang mampu,” jelas Penangung Jawab Good Karma Movement, Joka Andika disela kegiatan tersebut.

Adapun target 1000 bibit pohon akan ditanam nantinya, ditahap pertama 20 pohon bibit terlebih dahulu.

“Tentu nantinya berencana meyasar seluruh daerah di Bali,” ucapnya.

Dirinya berharap, semoga program dari Handmad Campah Bali melalui lembaga Good Karma Movement, setidaknya dapat menggerakkan pemuda lain untuk kembali melirik pertanian, perkebunan ataupun peternakan sebagai profesi.

Selanjutnya,I Negah Widastra,Kordinatir Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Penebel,Tabanan menyampaikan,sangat mendukung kegiatan dilakukan oleh program dari Handmad Campah Bali melalui lembaga Good Karma Movement.Karena,kegiatan melibatkan anak muda dalam aksi penanaman pohon dan peduli lingkungan.

“Mendukung kegitan ini karena, kedepan memang anak muda harus tertrik dengan pertanian,” katanya.

Untuk jenis tanaman pohon buah Alpukat Aligator diserahkan dan di tanam sangat bagus bisa dikonsumsi atau bermanfaat bagi kebutuhan Rumah.

“Selama ini jenis buah Alpukat Aligator memiliki banyak peminat,karena dapat dikonsumsi tentunya.Dirinya berharap kedepan kegiatan penanam pohon dapat juga merambah ke desa-desa lainnya.Sehinga, dapat menghijaukan alam sekitar.

Masih dalam kesempatan yang sama,Sekdes Wongaya Gede, Nengah Yudiarta menyampaikan,dari kegiatan anak muda seperti ini diharapkan dapat berkembang kembali kedepan dan sangat mendukung.

“Kedepan kegiatan ini dapat berkembang kembali.Jika dilihat dari letak geografis disini memang cocok ditanami jenis pohon buah Alpukat,”katanya.

Selain itu Dirinya menambahkan,meskipun di Tengah Pandemi Pemuda sangat antosis sekali melakukan aksi penanaman pohon.

Membanggakan, SMPN 1 Tabanan Sabet Juara 1 LCC Museum se-Bali

TABANAN – Pantaubali.com – SMPN 1 Tabanan berhasil menjadi Juara 1 Lomba Cerdas Cermat (LCC) Museum dilaksanakan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Kamis, (9/9),itu disampaikan, Kepala SMPN 1 Tabanan,Wayan Widarsa.

“Meski dengan persiapan yang singkat sekitar satu bulan, kami akhirnya mampu menjadi juara LCC Museum se-Bali hari ini,” katanya.

Pihaknya ditunjuk mewakili Tabanan dalam LCC Museum tingkat Provinsi Bali sekitar sebulan lalu.

“Begitu sekolah di tunjuk, saya langsung koordinasi dengan guru IPS dan mencari siswa yang berprestasi di mata pelajaran IPS,” ujarnya.

Selanjutnya proses latihan terus dilakukan dengan inten, materi materi Lomba di update oleh guru pembina.

“Kami juga berikan motivasi, dorongan dan pembinaan secara rutin,” ucapnya.

Berkat kerja keras tiga siswi yakni Ni Putu Victorya Dewi, Ni Made Arie Panya Lestari dan Ni Made Satwika Wiweka Waradana dengan guru pendamping Anak Agung Kompiang Rusmini, akhirnya mampu meraih Juara 1.

“Astungkara , kami berhak mewakili Bali di tingkat nasional,” tutupnya.

Wabup Tabanan Hadiri Penyuluhan Pertanian dan Praktek Menanam Padi Dengan Alat Tanam di Seltim

TABANAN – Pantaubali.com – Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, didampingi OPD terkait menghadiri Penyuluhan Pertanian dan Praktek Menanam Padi Dengan Alat Tanam di Subak Klepud, Desa Dalang, Kecamatan Seltim, Rabu, (8/9). Turut hadir saat itu, Camat Seltim, Perwakilan HKTI dan Koperasi Layan Tani, Kabid Penyuluhan dan Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian Tabanan serta Perbekel setempat.

Wabup Edi meninjau langsung praktek menanam padi dengan alat tanam di subak tersebut, sembari melakukan perbincangan dengan salah satu petani yang sedang mempraktekan alat tanam padi tersebut. Menurutnya, kedepan alat tanam padi atau alat tandur ini bisa mempermudah dan menekan biaya petani dalam menanam padi.

Mengingat alat tandur ini merupakan alat mekanik transplanter bisa digerakan oleh satu orang seperti traktor dan orong-orong menanam bibit dengan jumlah kedalaman, jarak dan kondisi penanaman seragam.

Alat tersebut saat ini hanya ada satu untuk percobaan di lahan seluas 50 are di Subak Klepud, Dalang, Seltim. Apabila hal tersebut dirasa cocok untuk diterapkan di wilayah tersebut, maka besar kemungkinan kedepannya akan diperbanyak. Untuk itu sebagai wakil pemerintah, Ia mengaku untuk terus berkomitmen membantu keberadaan petani termasuk mempermudah petani dari segi tanam sampai pemasaran.

“Pemerintah akan membackup masalah harga ketika panen nanti,” ujarnya.

Pemerintah akan selalu memberikan motivasi dan arahan, sehingga petani khususnya di Subak Klepud memiliki semangat dalam mengolah lahan pertanian. Dengan harapan lahan pertanian tersebut tetap lestari sebagai penunjang keberadaan Kabupaten Tabanan sebagai lumbung pangannya Bali.

“Pemerintah akan membackup masalah harga ketika panen nanti. Perusda (Perusahaan Daerah) juga telah dibangun oleh pemerintah dengan professional dan Saya berharap kepada Perbekel untuk Subak Klepud ini agar tetap dilestarikan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut salah satu Petani Subak Klepud, I Wayan Sudiarta mengatakan, keberadaan alat tersebut dinilai mampu membantu pertanian terutama di bidang tanam.

“Dengan cara kerjanya yang mendorong tanah cukup dalam, Saya rasa alat ini sangat cocok untuk lahan yang agak kering dan mempunyai petak sawah luas,” pungkasnya.

Per Agustus,Ditengah Cuaca Ekstrem Petani Sempat Gagal Panen di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Kondisi cuaca tidak menentu pada Agustus 2021 (bulan lalu) sempat menerpa Tabanan.Menyebabkan beberapa komoditi pertanian mengalami penurunan produksi atau gagal panen.Beberapa komoditi tersebut berupa,Sayur,Cabai,Bawang dan Padi.Diperkirakan penurunan hasil beberapa komoditi tersebut kurang lebih 15%.

“Sempat bulan lalu (Agustus) beberapa petani mengalami penurunan hasil panen (gagal panen).Salah satunya terjadi di daerah Baturiti dan Penebel.Sempat adanya pengembangan bawang merah disana, dikarenakan terjadi cuaca ekstrem mengakibatkan beberapa petani mengalami penurunan hasil panen,” jelas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, I Nyoman Budana,Selasa,(7/9) di Tabanan.

Sebenarnya petani saat itu menginginkan panen tua.Akan tetapi, melihat kondisi cuaca tidak mendukung akhirnya terpaksa petani memanen muda beberapa komoditinya.

“Ya,terpaksa beberapa jenis komoditi dipanen muda oleh petani saat itu (ditengah cuaca exstrem),” ujarnya.

Selain disebabkan karena, faktor cuaca penurunan jumlah produksi komoditi juga disebabkan serangan penyakit maupun hama.

“Selain dikarenakan cuaca ekstrem, serangan penyakit menyerang tanaman Cabai serta tanaman Padi diserang oleh hama Tikus.Untuk serangan hama Tikus tentu, kondisi cuaca tidak menentu seperti itu sangat mempengaruhi perkembangan hama Tikus,” paparnya.

Dalam menghadapi kondisi tersebut kedepan Dirinya berharap, kepada petani di Tabanan,ditengah cuaca tidak bagus serta dalam upaya pengendalian penyakit tanaman setidaknya dapat memanfatkan unsur Kimia juga.

“Tanpa adanya pemberian obat Kimia tentu akan mengakibatkan lebih fatal lagi, dan tentu itupun merupakan pilihan terakhir dalam pemakaian bahan kimia tersebut.Jangan sampai rugi total, setidakya manfatkan dengan baik,tepat sasaran,tepat waktu serta volume juga,” harapnya.

Eksekutif dan Legislatif Tabanan Teken Perubahan KUA dan PPAS

 

TABANAN – Pantaubali.com – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., didampingi Sekda dan Kepala Bakeuda, menghadiri rapat paripurna DPRD Tabanan ke-8 masa persidangan ketiga tahun sidang 2021 dalam rangka kesepakatan bersama Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), melalui zoom metting , Selasa, (7 September 2021) 

Rapat yang dipimpin dan dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Made Dirga tersebut juga dihadiri secara zoom metting oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan Wakil Ketua DPRD dan seluruh Anggota DPRD Kabupaten Tabanan serta Forkopimda, BUMD dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Sesuai keterangan Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Made Dirga dalam sambutan pembukannya, bahwa, KUA dan PPAS perubahan Tahun 2021 sudah dibahas sesuai dengan cara pandang dan mekanisme pembahasan melalui Badan Anggaran DPRD. “Sehingga dalam rapat Paripurna kali ini kita bersama-sama akan mendengarkan laporan hasil kerja Badan Anggaran dari DPRD guna mendapatkan sikap dan keputusan DPRD,” ujarnya. Laporan hasil kerja Badan Anggaran DPRD Tabanan saat itu dibacakan oleh Sekwan DPRD Kabupaten Tabanan I Made Sugiarta.

Pembahasan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2021 merupakan pedoman atau acuan dalam penyusunan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah yang telah dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Hal itu dikatakan Bupati Sanjaya, tentunya tidak terlepas dari tanggung-jawab, komitmen, kesungguhan, dan kerjasama yang baik dari pimpinan dan seluruh anggota dewan yang terhormat.

“Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, setelah disetujui bersama perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2021, untuk selanjutnya agar TAPD Kabupaten Tabanan melakukan penyusunan rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tabanan,” ujar Bupati Sanjaya saat itu.

Disamping itu, untuk mendapatkan hasil yang optimal, Ia berharap agar para dewan terhormat memberikan saran serta masukan di dalam upaya bersama meningkatkan pemberdayaan masyarakat, kegiatan sosial kemasyarakatan serta peningkatan kualitas pelayanan publik, guna mewujudkan visi Tabanan ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani’.

Pantau Pelaksanaan SKD, Sekda Dewa Indra Ingatkan Pelamar CPNS Tak Percaya Calo

DENPASAR – Pantaubali.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra meninjau hari pertama pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di Kampus Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali, Senin,(6/9). Dalam peninjauan tersebut, Sekda Dewa Indra didampingi Kepala Kantor Regional X BKN Paulus Dwi Laksono Harjono, Kepala BPSDM Bali I Gede Darmawa dan Kasatpol PP Provinsi Bali I Dewa Nyoman Rai Dharmadi. Formasi CPNS untuk Bali pada seleksi tahun ini total mencapai 1.035 yang diperebutkan oleh 24.403 pelamar.

Dalam arahannya kepada peserta tes, Sekda Dewa Indra memberi jaminan transparansi pelaksanaan tes karena seluruh tahapannya menggunakan CAT (Computer Assisted Test).

“Berhadapan dengan komputer, tak bisa nego dan tak bisa dikasi senyum. Itu tidak akan berpengaruh,” ujarnya.

Ditekankan oleh Dewa Indra, hanya dua hal yang bisa membantu para peserta untuk bisa lolos tes yaitu usaha dan doa yang terkabulkan.

“Selain dua hal itu, tidak ada yang bisa membantu. Sekalipun punya kerabat pejabat, tidak akan bisa menolong. Termasuk saya juga tidak bisa. Yang perlu adik-adik lakukan adalah berusaha, berkonsentrasi penuh dan menjawab dengan benar,” tandasnya.

Masih dalam arahannya, birokrat kelahiran Singaraja ini juga mewanti-wanti para peserta agar jangan sekali-sekali percaya pada calo yang mengaku bisa membantu mereka lolos dalam seleksi CPNS dengan bayaran tertentu. Ia memandang perlu menyampaikan hal ini karena di daerah lain masih ada oknum yang mencari kesempatan untuk menipu dalam proses seleksi CPNS.

“Tolong juga sampaikan kepada orang tua, jangan percaya kalau tiba-tiba ada yang menjanjikan bisa membantu, itu jelas penipuan. Saya tak ingin ada yang tertipu,” imbuhnya sembari berharap tahapan seleksi CPNS berjalan lancar dan bisa diikuti dengan baik oleh para peserta.

Menambahkan penyampaikan Dewa Indra, Kepala Kantor Regional X BKN Paulus Dwi Laksono Harjono mengingatkan para peserta tes mengikuti seluruh aturan pada setiap tahapan seleksi. Ia juga mengingatkan para peserta jangan sekali-kali mencoba berbuat curang seperti penggunaan joki atau calo. Karena untuk mengantisipasi hal tersebut, pada pelaksanaan tes CPNS kali ini, BKN menggunakan aplikasi face recognition. Dengan penambahan aplikasi ini, pada tahapan screening ketika akan masuk ruang ujian, peserta wajib membuktikan keabsahan diri melalui scan wajah.

“Kalau wajahnya beda, otomatis ditolak oleh sistem,” imbuhnya.

Jika sampai ada yang terbukti memanfaatkan joki, BKN akan memberi sanksi keras berupa black list.

Seumur hidup yang bersangkutan tak akan bisa lagi mengikuti seleksi CPNS karena basis pendaftaran adalah NIK,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa pengumuman hasil seleksi bisa diakses para peserta melalui website.

“Pengumumannya bisa dipantau dari rumah, ini untuk mencegah kerumunan di masa pandemi. Nanti setelah selesai menjawab, adik-adik catat nilai yang diperoleh untuk memantau perkembangan hasil tes di website,” pungkasnya.

Pelaksanaan SKD didukung oleh 200 komputer dan dalam sehari dilaksanakan tiga gelombang tes. Sehingga dalam sehari, tes bisa diikuti oleh 600 peserta. Mengingat banyaknya jumlah peserta, panitia telah menyusun jadwal pelaksanaan SKD. Untuk pelamar CPNS Pemprov Bali, SKD dilaksanakan dari tanggal 6 hingga 10 September 2021. Dilanjutkan dengan pelamar CPNS Kabupaten Buleleng pada 11 – 16 September dan Jembrana pada 17-18 September 2021. Sedangkan SKD Kabupaten Klungkung digelar tanggal 20-28 September 2021, Karangasem (29 September-2 Oktober), Bangli (3-4 Oktober), Tabanan (6-12 Oktober) dan Denpasar (14-25 Oktober).