- Advertisement -
Beranda blog Halaman 795

Antisipasi Cuaca Ekstrim, Pemkab Tabanan Gelar Apel Pasukan

TABANAN – Pantaubali.com – Bupati Tabanan dalam hal ini diwakili oleh Sekda I Gede Susila, pimpin Apel Gelar Pasukan Perlengkapan/Sapras dalam mengantisipasi cuaca ekstrim yang dilaksanakan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Senin pagi (6/12).

Apel gelar pasukan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab Pemerintah atas keselamatan masyarakatnya dan pemerintah harus hadir dalam menjaga amanat penderitaan rakyat. Turut hadir saat itu, Kapolres Tabanan, Dandim 1619 Tabanan, KasatpolPP, Kalak BPBD dan OPD terkait.

Dalam sambutan Bupati Tabanan yang dibacakan Sekda I Gede Susila, mengatakan bahwa Apel gelar pasukan ini perlu dilakukan. Mengingat, beberapa hari belakangan ini wilayah Tabanan sedang dilanda perubahan cuaca yang cukup ekstrim dan terjadi curah hujan yang tinggi disertai angin kencang yang berlangsung dalam intensitas di atas normal.

Kabupaten Tabanan memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis dan demografis yang memungkinkan terjadinya bencana, baik yang disebabkan oleh faktor alam, faktor non alam, maupun faktor manusia. Apabila kondisi ini tidak diantisipasi, dapat menyebabkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan , kerugian harta benda dan dampak psikologis yang dalam keadaan tertentu dapat menghambat pembangunan.

“Seperti yang kita ketahui bencana alam tidak dapat kita prediksi, namun kita bisa antisipasi guna mencegah dampak-dampak yang mungkin akan ditimbulkan. Untuk itu, diperlukan sinergitas semua pihak guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana” pintanya.

Susila menambahkan, Apel Gelar Pasukan Perlengkapan/Sapras ini diharapkan dapat dijadikan alat untuk mengukur kewaspadaan masyarakat, kesiapsiagaan diri maupun perlengkapan sapras yang harus disiapkan untuk keselamatan masyarakat Tabanan. Sehingga kedepannya mampu mempersiapkan mental dan fisik dalam menghadapi penanggulangan bencana alam.

Senada dengan Sekda Susila, Kapolres Tabanan AKPB Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H, dan Dandim 1619 Tabanan Letkol Inf Ferry Adianto S.I.P. mengatakan apel gelar pasukan perlengkapan sangat tepat dilakukan sebagai upaya antisipasi di situasi cuaca sekarang yang ekstrim.

“Kita, Kapolres dan Dandim selalu bersinergi, bekerjasama untuk untuk mengantisipasi bencana yang akan timbul di suasana cuaca yang ekstrim ini dan berharap dapat meminimalisir dampak dari bencana tersebut,” imbuh Kapolres Tabanan. (Rilis)

Ketua Dekranasda Provinsi Bali : Sektor IKM dan UMKM Bagaikan Lilin Yang Berusaha Tetap Menyala Di Tengah Kegelapan

DENPASAR – Pantaubali.com – Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster dalam sambutannya di acara webinar dan diklat pengembangan UMKM di Museum Geopark, Kintamani, Bangli, Senin (6/12).Menyampaikan,bahwasannya di tengah pandemi Covid-19 yang menghantam sektor pariwisata, sektor IKM dan UMKM berusaha untuk terus bertahan serta tetap produktif di masa pandemi sehingga, menggerakkan perekonomian Bali yang terpuruk.

“Sektor IKM dan UMKM bagaikan lilin yang berusaha tetap menyala di tengah kegelapan,” jelasnya.

Dekranasda Provinsi Bali bersinergi dengan Dekranasda Kabupaten/Kota se-Bali terus berupaya agar IKM dan UMKM tetap produktif di masa pandemi. Secara rutin dilakukan sosialisasi terkait produk kerajinan IKM, baik melalui media cetak maupun media elektronik.

Tidak hanya itu, sejak November 2020, Dekranasda Provinsi Bali memberikan ruang kepada para IKM dan UMKM untuk melakukan pameran hasil kerajinannya secara bergilir di Taman Budaya Art Centre Denpasar.

“Hingga saat ini penyelenggaran pameran IKM UMKM Bali Bangkit sudah digelar kelima kalinya,” ujarnya.

Bunda Putri juga menyampaikan, pandemi Covid-19 telah mengajarkan banyak hal khususnya bagi pelaku IKM dan UMKM. Dengan terjadinya pandemi, para perajin mau tidak mau, suka tidak suka harus memasuki pasar digital untuk menjual produknya dan transaksinya.

Balimall. Id adalah salah satu platform digital yang mempertemukan para UMKM dengan konsumen dan transaksi yang dilakukan juga menggunakan digital. Untuk itu, pendamping Orang Nomor Satu di Bali ini terus mengedukasi dan melakukan sosialisasi kepada pelaku IKM dan UMKM agar memasuki era digital, baik dalam pemasaran produk maupun transaksinya.

“Para pelaku IKM maupun UMKM dapat terus menjaga kualitas produknya masing-masing tanpa meninggalkan ciri khas yang dimiliki yang tentu saja berbeda satu daerah dengan daerah lainnya,” katanya.

Selanjutnya, Wakil Ketua Harian 2 Dekranas, Nanny Hadi Tjahjanto dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi atas segala langkah positif yang telah dilakukan Dekranasda Provinsi Bali beserta kabupaten/kota se-Bali dalam upaya membangkitkan IKM dan UMKM di tengah pandemi, jangan sampai para pelaku IKM dan UMKM banting setir melakukan hal lain karena mengalami kendala dan masalah akibat pandemi

“Dirinya juga meminta agar para perajin meningkatkan terus hasil kerajinannya sehingga kerajinan kita bisa menjadi tuan rumah di negara sendiri,” cetusnya.

Terlebih Bali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan KTT G20 yang sudah mulai akhir tahun ini hingga tahun 2022, dan ini merupakan peluang besar bagi IKM dan UMKM Bali untuk memperkenalkan produk terbaik mereka hingga ke mancanegara.

“Para peserta webinar dan pelatihan memanfaatkan kesempatan emas ini dengan baik, mengingat Dekranas menghadirkan pelatih terbaik untuk melatih para pelaku UMKM, baik dari segi pengemasan produk maupun pemasaran,” paparnya.

Dirinya juga mengajak Dekranasda Provinsi Bali untuk ikut mengawal kain tenun Bali agar dapat didaftarkan di lembaga dunia UNESCO. Pembukaan webinar dan diklat pengembangan UMKM diselenggarakan atas sinergitas Kementerian ESDM dan Dekranas dibuka secara resmi ditandai dengan pemukulan kulkul secara bersamaan oleh Ny. Nanny Hadi Tjahjanto , Ny. Endang Budi Karya, Ny.Franka Makarim, Ny. Metty Herindra, Ny. Putri Koster, Bupati Bangli Nyoman Sedana Arta beserta Ny. Sariasih Sedana Arta.

Pembukaan workshop dan diklat pada pagi hari ini juga diisi dengan pameran hasil kerajinan para IKM Bangli baik berupa kerajian berbahan bambu, kopi serta minuman khas kabupaten Bangli yaitu Loloh Daun Cemcem.

Kesekian Kalinya, Bawaslu Tabanan Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif 2021

TABANAN – Dalam upaya mengawasi pelaksanaan Pemilu agar berjalan sesuai aturan,regulasi mapun perudang-udangan yang ada.Sehinga Pemilu nantinya dapat terlaksana secara demokratis jujur dan adil.Maka, terkait hal tersebut Bawaslu Tabanan mengelar sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif tahun 2021 di Buruan, Tabanan,Senin,(6/12).

“Karena, keterbatasan Bawaslu tentu membutuhkan keterlibatan masyarakat untuk turut serta ikut terlibat aktif dalam pengawasan Pemilu,” jelas Ketua Bawaslu Kabupaten Tabanan, I Made Rumada.

“Dalam hal ini melakukan kegiatan sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif merupakan program kegiatan harus dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengawasan Pemilu partisiparif dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat,OKP,Kelompok masyarakat, Mahasiswa dan sebagainya,”paparnya.

Kegiatan nantinya akan dilakukan secara berkesinambungan mulai dari, telah dilakukan di daerah barat,timur serta pada 2022 nantinya akan diprogramkan ke daerah-daerah yang belum dilakukan kegitan tersebut di Tabanan.

Sembari Rumada menambahkan, adapun lembaga-lembaga terlibat khususnya yang berpotensi strategis dilibatkan dalam pengawasan Pemilu baik yang akan datang maupun telah lewat.

“Tentu dalam hal ini melibatkan komponen masyarakat,” pungkasnya

Banyak Pejabat Terjerat Kasus Hukum, Ini Kata Akademisi

BADUNG – Pantaubali.com – Akademisi Unud menyebut, ada beberapa faktor mengapa pejabat setelah menjabat sebagian besar terjerat kasus korupsi.

Salah satu faktornya disebabkan karena tidak cukup memahami aturan-aturan terkait adanya perpindahan uang atau apapun, itu disampaiakan, Akademisi FISIP Universitas Udayana (Unud) Dr. Ni Made Ras Amanda G.

“Tidak cukup memahami tatacara, SOP, Keuangan atau penyerahan bantuan. Jadi, dia tidak cukup memahami aturan-aturan terkait adanya perpindahan uang atau apapun,” jelasnya belum lama ini di Badung.

Memang tidak ada pejabat yang niat untuk korupsi atau bentuk-bentuk lain dari korupsi. Akan tetapi, lanjutnya ketidakpahaman terhadap tata cara dan yang lainnya akhirnya ada terjerat.

“Bisa saja pelaku korupsi bukan pihak yang bermain, akan tetapi menjadi ikut-ikutan. Atau masuk dalam sistem merugikan atau menariknya ke dalam pusaran tersebut. Sehingga, seakan-akan mereka bertanggung jawab,” bebernya.

Lantas kenapa para pejabat terjerat korupsi, ia menyebut kemungkinan karena membutuhkan uangnya kembali.

“Berapa keluar dan berapa yang kembali dengan cara-cara tertentu,” ucapnya.

Dalam hal ini, ia tidak melihat dari sudut pandang persfektif yang negatif, akan tetapi melihat kasusnya terlebih dahulu jika telah ada bukti bahwasanya ada indikasi.

“Ya,itu perlu dipertanyakan dan memang sangat disayangkan setelah diberikan kepercayaan publik kemudian mengkhianati kepercayaan publik tersebut,” tutupnya.

Danramil Penebel Turun Langsung,Ingatkan Tetap Ikuti Anjuran Pemerintah Terkait Prokes

TABANAN – Pantaubali.com -Dimasa pandemi covid-19 hendaknya warga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah karena covid-19 belum sepenuhnya hilang walaupun kasus sudah menurun, sebaiknya pada setiap aktifitas sehari-hari, kegiatan keagamaan ataupun kegiatan lainnya protokol kesehatan menjadi suatu keharusan untuk menjaga diri sendiri dan orang lain.

Hal tersebut disampaikan Danramil 1619-08/Penebel Kapten Inf I Nyoman Arya Kepakisan pada saat dikonfirmasi setelah memantau langsung pelaksanaan kegiatan contact tracking yang dilaksanakan terhadap warga yang kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi covid-19 di Banjar Dinas Wangaya Kangin Desa Wangaya Gede Kec. Penebel, pada,Jumat (3/12).

Danramil Penebel ini juga menambahakan didalam pelaksanaan contact tracking ini kita bersama Kepolisian dan Instansi terkait juga sekaligus memberikan pemahaman dan mengedukasi warga masyarakat agar apabila ada yang kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi Positif covid-19 agar melaporkan diri dan membantu petugas dengan memberikan informasi yang diperlukan. Selain itu warga yang dinyatakan wajib isolasi agar mendukung anjuran pemerintah untuk melaksankan isolasi terpusat yang telah difasilitasi oleh pemerintah.

“Yang terpenting adalah, kita semua selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan agar kita semua terhindar dari virus Covid-19 kaena dengan melaksanakan protokol kesehatan tersebut resiko penyebaran dan penularan Covid-19 akan semakin rendah,” jelasnya.

Menurut Danramil kegiatan contact tracking terhadap 5 orang warga yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi covid-19 dilaksanakan oleh Tim Tracking dari Puskesmas Penebel 2 dengan didampingi oleh Perbekel Desa Wongaya Gede,Babinsa Desa Wongaya Gede, Bhabinkamtibmas Desa Wongaya Gede, Satgas Covid 19 Desa Wongaya Gede.serta serta Kawil Wongaya Kangin.

Sembari Dirinya menambahkan, sementara hasil dari ke 5 orang warga melaksanakan Tes Swab ke 2 tersebut hasilnya seluruhnya negatif dan bisa melaksanakan aktifitas seperti biasa.

BPJSK, Pastikan Peserta Jamsostek Menikmati Manfaat Lebih Besar

DENPASAR – Pantaubali.com -Program jaminan sosial ketenagakerjaan disebut telah memberi manfaat besar bagi peserta dan ahli waris.
Bahkan, manfaatnya lebih besar dari iuran ditanggung per bulannya, itu disampaikan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar Opik Taufik belum lama ini saat dikonfirmasi via Telphone.

“Apapun programnya, peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mendapat manfaat lebih besar dari iuran yang ditanggung per bulannya. Manfaat yang kami berikan jauh lebih besar dari iuran setiap bulan yang mereka bayarkan. Untuk cacat sebagian atupun cacat tetap, mendapat santunan Rp 56 juta, dengan santunan berkala Rp 12 juta. Sedangkan kecelakaan kerja yang berakibat kematian, santunan sekaligus sebesar Rp 48 juta, santunan berkala Rp 12 juta dan biaya pemakaman Rp 10 juta,” paparnya.

Adapun program Jamsostek terdiri dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT).Program JKK misalnya yang mengakibatkan peserta tidak mampu bekerja lagi, pada 12 bulan pertama mendapatkan santunan 100 persen dari jumlah upah yang diterima. Dalam bulan berikutnya mendapatkan 50 persen dari upah.

“JKK ini upah dasarnya Rp 1 juta, dan setiap bulan peserta hanya membayar iuran Rp 10 ribu untuk sejumlah manfaat pada item jaminan kecelakaan kerja,” jelasnya.

Selanjutnya, program Jaminan Kematian (JKM), iuran bulanannya Rp 6.800. Dengan manfaat yang diterima meliputi, santunan kematian dan beasiswa pendidikan anak maksimal 2 orang anak. Jumlah santunan kematian di program JKM total Rp 42 juta terdiri dari, santunan kematian sekaligus Rp 20 juta, santunan berkala Rp 12 juta dan biaya pemakaman Rp 10 juta.

Kemudian, Jaminan Hari Tua (JHT) iuran per bulannya Rp 20 ribu. Di program ini, peserta mendapat manfaat pengembalian iuran beserta hasil pengembangannya.

“Hasil pengembangan ini dihitung dari bunga yang rasionya diatas rata-rata deposito bank,” uacapnya.

Adapun manfaat didapat peserta dari program BP Jamsostek, setiap bulan total iuran sebesar Rp 36.800.Dimasukkan dalam tabungan Rp 20 ribu dan asuransi Rp 16.800.Sembari Dirinya menambahkan, besarnya manfaat Jamsostek bagi peserta maka, masyarakat diimbau untuk tidak ragu mendaftarkan dirinya, baik secara mandiri maupun secara kolektif dari tempat bekerja

Pemkab Tabanan Melantik Langsung Ketua Harpi Tabanan Periode 2021 – 2025

TABANAN – Pantaubali.com – Pemkab Tabanan dalam hal ini diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian & Pembangunan Sekda Kab Tabanan, Ir. I Wayan Kotio, MP, Hadir dalam pengesahan Acara Pelantikan atau Pengukuhan Ketua dan Pengurus DPD Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Kabupaten Tabanan tahun 2021, di Ruang Rapat lantai III, Kantor Bupati Tabanan, Minggu (5/11).

Nampak hadir dalam undangan pagi itu, perwakilan dari Ketua TP PKK, Kepala Dinas Pendidikan, Ketua Tiara Kusuma, Plt. Ketua DPD Harpi Melati Provinsi Bali dan anggota, Ketua DPC Harpi Melati Se-Bali, serta Pengurus DPC Harpi Melati Kabupaten Tabanan.

Himpunan Ahli Rias Penganti Indonesia atau yang biasa disebut Harpi Melati, sebagai suatu organisasi profesi yang di dalamnya beranggotakan para ahli tata rias. Di mana etos kerja dari para anggotanya harus dapat meningkatkan kreatifitas dan mampu menjaga serta melestarikan profesinya sehingga tersedia sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, sesuai dengan visi Kabupaten Tabanan Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani.

Sinergitas dan harmoni bekerja, sesuai dengan Visi Kabupaten Tabanan tersebut, merupakan modal utama dan telah menjadi agenda prioritas Pemerintah Daerah dalam Rencana Strategis Pemerintah Daerah guna tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Harpi Melati selain sebagai wadah berkumpul para ahli tata rias pengantin juga sebagai wahana untuk menyalurkan bakat generasi muda di bidang keterampilan tata rias pengantin yang memiliki tujuan melestarikan budaya adat lokal, sebagai warisan budaya bangsa serta memperkenalkan kembali tata rias daerah Bali.

Dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pendidikan selaku Pembina, melantik langsung I Gusti Kade Juni Arisandi sebagai ketua Cabang Harpi Melati Kabupaten Tabanan beserta jajaran pengurus DPC Harpi Melati periode 2021 – 2025, dengan harapan kedepannya mampu melaksanakan tugas sebaiknya sesuai dengan tanggung jawab yang dibebankan, serta mampu menjaga dan melestarikan pengantin pakem nusantara khususnya adat budaya pengantin Bali.

Lebih lanjut, mewakili Bupati Tabanan, Wayan Kotio mengajak seluruh pengurus terlantik yang mengemban tugas berikutnya untuk membesarkan nama Harpi Melati Tabanan dengan berbagai kelebihan dan keunggulan yang dimiliki masing-masing anggotanya.

“Saya yakin, ke depan organisasi ini akan menjadi organisasi yang berkembang dan dapat membuka peluang kerja bagi generasi berikutnya di dunia tata rias” tutupnya.

Pelaksanaan Jambore Cabang Tabanan Tahun 2021 Resmi Ditutup

TABANAN – Pantaubali.com – Pelaksanaan Jambore Cabang Tabanan tahun 2021 resmi ditutup hari ini, minggu (5/12). Acara Penutupan Kemah Pramuka Kwarcab Tabanan tersebut ditutup langsung oleh Ketua Kwarcab Tabanan yang dalam hal ini diwakili oleh Ketua Komisi Aset Kwarcab Tabanan, AA Dalem Trisna Ngurah, S.Sos, di Desa Sekartaji Tabanan.

Pada Penutupan Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 3 hingga 5 Desember tersebut juga dihadiri oleh Panitia penyelenggara, Para Pembina Pendamping, Babinsa, Komisi Pembinaan anggota Dewan dan para peserta Jambore.

Diikuti oleh 24 peserta, 2 pembina dan pendamping, 2 pimpinan kontingen cabang, serta 17 panitia, pelaksanaan Jambore Cabang Tabanan tahun 2021 itu dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Para peserta dan seluruh komponen yang terlibat, wajib melakukan tes swab antigen yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Tabanan, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik hingga hari ini.

Adapun materi yang disampaikan oleh para kakak Pembina kepada peserta dalam kegiatan jamboree cabang tesebut meliputi; Zona petualangan yang menyangkut komponen paralintang panjat tebing dan permainan, diikuti oleh Zona Wahana yaitu wahana dirgantara dan bahari. Dilanjutkan dengan Zona Global Development Village yang terdiri dari Pemadaman Kebakaran dan Mitigasi Bencana. Selanjutnya ialah Zona Wisata yaitu wisata sejarah dan budaya, dan yang terakhir adalah Zona Teknologi yakni broadcasting, fotografi dan jurnalistik.

Menurut Trisna, Semua kegiatan tersebut nantinya mengacu pada kegiatan Jambore daerah yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 sampai 21 Desember 2021 mendatang, dan berlangsung di Bumi Perkemahan Margarana Tabanan.

“Kegiatan kita ini guna mempersiapkan adik-adik kita untuk mengikuti Jambore Daerah Bali 2021 nantinya. Dan kegiatan ini juga terlaksana oleh kerjasama yang sangat baik antara peserta, panitia dan dukukungan Lembaga terkait” Pungkas Trisna.

Di akhir laporan, Ia juga tidak lupa mengucap syukur atas lancarnya kegiatan yang berlangsung serta ungkapan terima kasih kepada Kakak Ketua Wartir Cabang Tabanan dan Jajaran, Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Tabanan, seluruh tokoh masyarakat dan tentunya bantuan oleh masyarakat Desa Sekartaji yang senantiasa diberikan untuk kelancaran kegiatan.(Rilis)

Ketua BKOW Ny. Cok Ace Buka Muswil V Salimah Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali Ny. Tjokorda Putri Hariyani Ardhana Sukawati (Ny.Cok Ace) membuka Musyawarah V Persaudaraan Muslimah (Salimah) Bali yang berlangsung secara daring melalui aplikasi zoom meeting, Minggu (5/12).

Ny. Cok Ace yang mengikuti kegiatan dari Kediaman Resmi Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pengurus Wilayah (PW) Salimah Bali karena bisa melaksanakan Muswil tepat waktu di tengah situasi pandemi Covid-19. Ini menandakan, PW Salimah Bali punya komitmen yang kuat dalam menjaga kesinambungan organisasi. Sebagai bentuk apresiasi, selaku Ketua BKOW, ia akan selalu memberi dukungan kepada organisasi kewanitaan yang tergabung dalam wadah ini.

“Meski tak bisa memberi dukungan dalam bentuk pendanaan, tapi kami akan memberi dukungan moral dengan kehadiran pada kegiatan Muswil seperti ini,” ucapnya.

Ditambahkan olehnya, ke depan BKOW Bali akan terus berupaya mendorong seluruh organisasi kewanitaan agar memiliki standar kualitas yang baik dalam kelembagaan. Dalam penilaiannya, Salimah Bali adalah salah satu organisasi yang konsisten dan mampu mempertahankan tata kelola organisasi dengan sangat baik.

Pada bagian lain, Ny. Cok Ace mengingatkan makin kompleksnya tantangan yang dihadapi organisasi sejalan dengan pesatnya perkembangan teknologi di bidang informasi. Untuk itu, ia mengajak jajaran yang tergabung dalam organisasi kewanitaan terus mengasah kemampuan agar bisa mengikuti perkembangan tersebut. Mengakhiri sambutan singkatnya, Ny. Cok Ace menyampaikan harapan agar pandemi Covid-19 segera berlalu agar kehidupan bisa kembali berjalan normal.

Gubernur Bali Dampingi Wapres RI Berdialog dengan Pedagang Pasar Guwang Sukawati

GIANYAR – Pantaubali.com – Gubernur Bali Wayan Koster berkesempatan mendampingi Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin yang melakukan kunjungan sekaligus berdialog dengan para pedagang yang berjualan di Pasar Seni Guwang Sukawati, pada Minggu (5/12) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu pedagang bernama Ni Wayan Surati (56) atau yang akrab disapa Ibu Ari menyampaikan bahwa sejak pandemi Covid-19 dirinya bersama rekan-rekan pedagang lainnya mengalami penurunan omzet penjualan, bahkan dalam satu hari kadang tidak ada dagangan yang terjual. Dirinya sudah mencoba untuk berjualan online, namun tetap tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Namun sejak Bali dibuka untuk wisatawan domestik, Pasar Guwang mulai berangsur-angsur dikunjungi para wisatawan domestik, walaupun tidak seramai sebelum pandemi. Meski demikian, dirinya mensyukuri bahwa mulai ada pergerakan ekonomi. Untuk itu, ia berharap dengan adanya kunjungan Wapres RI, maka pariwisata Bali akan bangkit kembali dan pergerakan ekomoni bisa membaik bahkan lebih baik dari sebelumnya.

Menanggapi hal tersebut, Wapres Ma’ruf Amin yang juga didampingi oleh Ibu Hj Wury Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Pusat khususnya Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster terus berusaha untuk membangkitkan perekonomian Bali, tentunya dengan berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan.

Terlebih saat ini vaksin Vovid-19 dosis pertama di Provinsi Bali sudah mencapai lebih dari 100%, diharapkan hal tersebut dapat memberikan peluang kepada Bali untuk kembali meningkatkan ekonominya.

“Tahun depan Bali juga sudah ditunjuk sebagai tuan rumah presidensi G-20, serta beberapa acara internasional lainnya. Untuk itu saya harap masyarakat Bali tetap menjaga kondusivitasnya, sehingga masyarakat internasional percaya di mana Bali teman aman untuk dikunjungi,” ujar Wapres Ma’ruf Amin.

Wapres RI mengharapkan supaya untuk para pedagang di Pasar Guwang ini khususnya, haruslah tetap semangat.

“Kami dari pemerintah terus berusaha yang terbaik tapi perlu juga didukung oleh masyarakat yang menaati aturan dan menjalankan setiap kebijakan yang dikeluarkan. Jadi secepatnya kita semua berharap ekonomi pariwisata Bali bisa bangkit dan pulih seperti sediakala,” kata Wapres yang akan bertolak hari ini kembali ke Jakarta.

Dalam kesempatan kunjungan ke Pasar Guwang tersebut, Gubernur Bali didampingi oleh Ny Putri Koster. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra beserta istri, Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra serta beberapa undangan terkait.