- Advertisement -
Beranda blog Halaman 781

Ciptakan Kamseltibcar Lantas, Sat Lantas Polres Tabanan Lakukan Pengerukan Sungai Dengan Alat Berat

TABANAN – Pantaubali.com – Upaya Sat Lantas Polres Tabanan Ciptakan Kamseltibcar Lantas Dengan Pengerukan Sungai Di Jalur Denpasar , Gilimanuk Depan Pos Dakdakan, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Personil unit Kamsel Sat Lantas Polres Tabanan, melakukan pengamanan jalur saat dilakukan pengerukan sungai, yang menggunakan alat berat.Pengerukan sungai dilaksanakan pada, Kemarin,(Sabtu,(22/1) pukul 09.00 wita.

Bahwa kegiatan pengerukan sungai ini dilakukan adalah untuk menciptakan Keamanan Keselamatan Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas pada jalur tersebut. Aliran sungai yang mengaliri persawahan Subak Tungkub Desa Kaba Kaba tersebut sering tersumbat pada terowongan yang ada di depan Pos dadakan. Disamping terjadi penyumbatan aliran sungai juga terjadi pendangkalan , sehingga sering terjadi Banjir meluap ke Jalan Raya,” jelas Kasat Lantas Polres Tabanan, AKP Kanisius Franata.

“Tentu saat terjadi banjir, akan menghambat arus lalu lintas dan mengancam keselamatan pengendara, karena banjir,” jelasnya.

Dari hasil koordinasi dengan pekaseh subak Tungkub sebelumnya atau sebelum melakukan pengerukan dan pengamanan arus lalu lintas saat pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh personil unit Kamsel Sat Lantas Polres Tabanan.

Sehinga saat ini arus air sudah lancar mengalir ke arah selatan menuju persawahan subak Tungkub.

“Pesan Kami kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih lagi ke sungai sehingga akan berdampak pada kita semua,” pungkasnya.

Bupati Tabanan Apresiasi Pitra Yadnya di Griya Daha Bedha; Ingatkan Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

TABANAN – Pantaubali.com – Kembali tunjukkan komitmen untuk mendukung kegiatan keagamaan di masyarakat demi terwujudnya pembangunan di Tabanan secara sekala dan niskala, Jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan hadir di tengah-tengah masyarakat dalam Upacara Ngaben Masal, Sabtu (22/1).

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M mendatangi langsung lokasi upacara di Griya Daha, Banjar Bedha, Bongan-Tabanan yang dimulai pada pukul 10 pagi tersebut. Sanjaya didampingi oleh Ketua DPR Tabanan, Anggota DPR RI I Made Urip, Sekda, Camat Tabanan, Kasatpol PP, OPD terkait di lingkungan Sekda serta Tokoh-tokoh, para penglingsir dan masyarakat yang mengikuti upacara.

Rangkaian pelaksanaan Upacara Pengabenan Masal tersebut telah dimulai sejak tanggal 11 Januari 2022, dengan puncak pelebon di tanggal 25 Januari mendatang. Griya Daha dalam hal ini menyatakan kewajibannya untuk memfasilitasi Pengabenan masal sebagai sebagai wadah bagi masyarakat untuk membantu meringankan beban dalam melakukan upacara. Upacara atiwa-tiwa ini diadakan untuk 15 sawa yang berasal dari 5 lokasi di Bongan-Tabanan.

Bagi Bupati Sanjaya, kegiatan ini patut mendapat apresiasi yang sangat luar biasa. Sebab, pelaksanaan upacara yang dilandasi dengan kebersamaan dan gotong-royong adalah langkah yang sangat baik dalam mengimplementasikan unsur-unsur sad kerthi dalam visi dan misi Tabanan. Ia juga merasa bangga atas susunan rangkaian upacara oleh Griya Daha yang telah memenuhi unsur kesusastraan agama tersebut.

Dalam rangka menjalankan program Visi dan Misi, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), Bagi Sanjaya, harus memperhatikan pembangunan dari hulu, tengah dan hilir, agar terintegrasi sesuai dengan visi dan misi.

“Jika nanti ada upacara pengabenan, sudah pasti masuk dalam unsur visi dan misi tersebut, terutama Jana Kerthi, manusianya. Bagaimana kita membangun konsep pembangunan secara sekala dan niskala melalui upacara” Tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Sanjaya juga lakukan aksi untuk lebih dekat dengan masyarakat desa Bongan, dengan mengadakan kuis tanya jawab berhadiah. Hal tersebut, semata-mata agar masyarakat bisa merasa lebih akrab dengan pemerintah Tabanan. di sela-sela sambutannya, ia juga menekankan pentingnya untuk terus mengedepankan protokol kesehatan dalam setiap pelaksanaan upacara. Sehingga, kegiataan keagamaan tidak menjadikan cluster baru bagi perkembangan Covid-19 kedepannya.

Menanggapi komitmen pemerintah dalam peran sertanya untuk selalu berada dan mendengar aspirasi masyarakat. Tokoh Masyarakat Griya Daha sampaikan ungkapan terima kasih kepada pemerintah yang telah berkenan hadir sebagai saksi dalam pengabenan masal, serta bagi seluruh masyarakat yang telah bergotong-royong dan berpartisipasi dalam rangkaian pelaksanaan upacara. (Rilis)

Cegah Omicron Objek Wisata Ini Didatangi TNI – Polri

TABANAN – Pantaubali.com – TNI – POLRI gencar turun ke tengah masyarakat salah satunya, menyasar wilayah kecamatan Penebel, Tabanan. Hal tersebut dilakukan dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 varian baru.Kegiatan dilaksanakan, Sabtu,(22/1) mulai pukul 08.00 sampai 10.30 Wita.Melibatkan personil Polsek Penebel, Polres bersinergi dengan TNI Koramil Penebel, Tabanan.

“Kegiatan yustisi bersama TNI Koramil 1619-08 Penebel ini sebagai bentuk sinergitas dan sebagai wujud kepedulian kami terhadap masyarakat, untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 varian baru omicron,” kata Kapolsek Penebel, AKP I Artadana.

TNI – POLRI terus turun ke tengah masyarakat guna melakukan pendisiplinan Protokol Kesehatan (Prokes ) tentunya.

“Mari kita semua tetap disiplin memakai masker, menjaga jarak saat berinteraksi sosial dengan orang lain. Jangan berkerumun, manfaatkan sarana prokes yang telah tersedia di area publik, termasuk penggunaan aplikasi Pedulilindungi,” jelasnya.

Tempat-tempat berpotensi terjadi kerumunan menjadi sasaran seperti, Objek Wisata Air Panas Penatahan, Kompleks Pertokoan Pasar senganan, Pasar Senganan , Swalayan Desa Senganan , obyek wisata Jatiluwih , pasar tradisional Penebel dan tempat-tempat lain yang berpotensi terjadi kerumunan.

Sembari menambahkan, Dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan ( KRYD ) Polsek Penebel juga menemukan 3 pelanggar Prokes memakai masker tidak sesuai ketentuan kesehatan.

“Kami tindak dengan teguran lisan,” tutupnya. (tmr)

Bertemu Konsulat Kehormatan Ceko dan Konsulat Kehormatan Ukraina, Wagub Cok Ace Sampaikan Bali Masih Relevan untuk Pertumbuhan Ekonomi

DENPASAR- Pantaubali.com -Pandemi Covid-19 yang melanda dunia di penghujung tahun 2019 telah meninggalkan bekas dalam diri kita semua. Bali dan seluruh dunia telah memfokuskan semua energi dan pikiran selama 2 tahun terakhir untuk mengekang penyebaran virus.

“Bali telah melalui banyak tantangan di masa lalu, tetapi tidak ada yang seperti ini. Untuk beradaptasi dan mengatasi tantangan pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Bali telah bekerja sebaik mungkin dengan serangkaian kebijakan dan peraturan yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara manusia dan alam. Setidaknya ada dua (2) titik fokus dalam upaya yang dilakukan pemerintah Provinsi Bali terkait ketidakseimbangan pembangunan antar wilayah di Bali dan ketidakseimbangan antar sektor ekonomi di Bali”. Hal ini disampaikan Wagub Bali Prof. Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati saat didaulat menjadi narasumber utama dalam Bali Consular Corps Monthly Cosular Luncheon, yang diselenggarakan oleh Konsulat Kehormatan Ceko dan Konsulat Kehormatan Ukraina, di Hotel Griya Santrian, Sanur, Denpasar, Jumat (21/1).

Pemerintah Provinsi Bali mengatasi ketidakseimbangan ini melalui visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” yang berarti melestarikan alam Bali dan segala isinya baik secara fisik (Sekala) dan spiritual (Niskala). Dengan demikian, pemerataan pembangunan di Bali tidak hanya menjaga keseimbangan antar kabupaten, tetapi juga menjaga aspek lingkungan.

Terlepas dari segala kekurangan dan keterbatasan sumber daya akibat dampak pandemi terhadap sektor pariwisata, Pemerintah Provinsi Bali telah mengedepankan komitmen terbaik untuk berdiri bersama seluruh masyarakat Bali.Semua pemangku kepentingan termasuk komunitas lokal dan bisnis telah bekerja sama untuk mengurangi penyebaran virus ke tingkat terendah.

Pemerintah kemudian menggerakan beberapa rencana strategis untuk pemulihan ekonomi Bali yang turun menjadi -9,7% di tahun 2021. Rencana strategis tersebut mencakup beberapa poin salah satunya merumuskan lembaga regulasi, dan bekerja sama dengan kementerian untuk bisnis. Bali telah bekerja sangat keras untuk mencapai hasil yang baik dalam mengendalikan pandemi, karena pariwisata Bali masih relevan bagi pertumbuhan dan perkembangan perekonomian Bali.

Dengan mengangkat tema “Peran Konsulat dan Perwakilan Negara Sahabat di Bali Menyambut Perekonomian Bali Era Baru Pasca Pandemi”, ada beberapa point yang disampaikan oleh Wagub Cok Ace, yakni sekalipun Visa on Arrival (VOA) masih dicabut, namun Cok Ace ingin meyakinkan bahwa proses aplikasi visa akan berjalan lancar dan semua birokrasi telah memperhatikan hal ini sebagai hal yang sangat penting. Karantina wajib dapat menunda calon wisatawan mancanegara yang akan berlibur tetapi di Bali, tetapi dapat dipastikan bahwa karantina tidak akan merepotkan.

Karena Bali memastikan bahwa keramahan terbaik akan selalu menjadi hal utama untuk memanjakan semua kebutuhan selama masa karantina. Selain itu asuransi kesehatan wajib bagi wisatawan internasional yang selama ini dianggap merepotkan bagi banyak orang, juga dipastikan bahwa pemerintah provinsi Bali telah melakukan negosiasi dengan pemerintah pusat untuk meringankan cakupan asuransi (dan biaya), dan uji coba untuk mengizinkan wisatawan internasional untuk mengakses asuransi perjalanan pada saat kedatangan sudah dilakukan.

Dengan dilaksanakannya pertemuan ini diharapkan mampu menjadi simbol kerjasama, persahabatan dan perdamaian yang baik antara Indonesia khususnya Bali dengan Ceko dan Ukraina.

Ny. Putri Koster Dorong Sinergitas dan Pergerakan TP PKK

DENPASAR – Pantaubali.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster terus mendorong terciptanya sinergitas yang baik mulai dari PKK tingkat Provinsi, Kabupaten/kota, Kecamatan, Desa hingga Dasa Wisma. Tidak hanya itu, Ny. Putri Koster juga mendorong agar TP PKK terus bergerak di tengah masyarakat melalui program kerja nyata yang hasilnya dapat dirasakan langsung dan memberi peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.

Demikian disampaikan Ny. Putri Koster saat menjadi salah satu narasumber dalam acara ‘Perempuan Bali Bicara” di Studio Bali TV, Denpasar, Jumat (21/1).

Lebih jauh wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri ini menyampaikan sebagai organisasi yang terstruktur dari tingkat pusat hingga Dasa Wiswa, sinergitas memegang peran yang sangat penting sehingga program kerja dapat terlaksana dengan baik dan bersama-sama mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Sinergitas dapat diibaratkan dengan sapu lidi. Ketika bersatu maka dapat berfungsi dan melakukan sesuatu dengan baik, tetapi sebaliknya jika sendiri maka tujuan tidak tercapai. Untuk itu, kita samakan gerak langkah, pemahaman sehingga tujuan bersama akan tercapai,” ujarnya.

Pada bagian lain, pendamping Orang Nomor Satu di Bali ini juga mendorong terus pergerakan PKK di tengah masyarakat yang disesuaikan dengan perkembangan serta kebutuhan masyarakat. PKK diharapkan bisa menyusun program kerja yang realistis dan hasilnya nyata sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat.

“Kita harus bisa menemukan cara-cara yang inovatif dan sesuai dinamika dan kebutuhan masyarakat, PKK tidak membuat program awang-awang. Kita lakukan hal kecil dengan ketulusan hati sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.

Pada acara yang juga menghadirkan Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem Ny. Nuruasih Gede Dana dan Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana Ny. Gusti Ayu Ketut Candrawati Tamba, wanita multi talenta ini juga menyampaikan bahwa di tahun 2022 ini program PKK difokuskan pada dua hal, yaitu sosialisasi dan aksi sosial. Sosialisasi yang dilakukan baik terkait program PKK maupun kebijakan pemerintah melalui media baik media cetak maupun elektronik.

Ditambahkannya, kegiatan aksi sosial juga dilakukan TP PKK di tahun 2022 ini, yang salah satunya adalah dengan menggelar Pasar Rakyat yang untuk pertama kalinya sudah dilaksanakan di Kabupaten Jembrana, dan nantinya akan dilaksanakan secara bergilir di seluruh kabupaten / kota se-Bali. Kegiatan Pasar Rakyat yang menjual produk hasil pertanian, kuliner serta kerajinan daerah setempat telah terbukti memberi dampak positif bagi pergerakan ekonomi masyarakat .

“Konsep kita pada Pasar Rakyat adalah ‘Terima Kasih” dimana kita membeli hasil pertanian dan kuliner dari masyarakat lalu setelah itu kita berikan/kasih hasil yg kita terima dari pembelian yang kita lakukan kepada 100 masyarakat sekitar. Mari kita bergerak bersama , kalau semua bergerak, bersinergi maka semua tujuan kita bersama akan dapat terwujud, “pintanya. (Rilis)

Kejadian Unik, Bupati Sanjaya dan Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya, Ngayah Nyiratin Staf

TABANAN – Pantaubali.com – Kejadian unik terlihat saat piodalan di rumah jabatan Bupati Tabanan. Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, selaku Bupati Tabanan didampingi Ny. Rai Wahyuni Sanjaya bersama-sama lakukan “Ngayah Nyiratin” seluruh jajaran OPD dan Staf di lingkungan Pemkab Tabanan usai melakukan persembahyangan di Padmasana rumah jabatan Bupati, Kamis, (20/1).

Terkait hal tersebut, seluruh jajaran OPD dan staf yang hadir dalam persembahyangan serangkaian Pujawali saat itu cukup terkejut. Mengingat, merupakan hal yang tidak biasa seorang Bupati dan Istri “ngayah” melayani bawahannya. Nampak hadir saat itu, Sekda, para Asisten dan para OPD serta beberapa staf.

Pada kesempatan itu, Bupati Sanjaya mengatakan bahwa ia sangat bahagia bisa melayani bawahannya. Menurutnya, momen ini merupakan sedikit penghargaan atas kerja keras seluruh jajaran selama hampir setahun masa jabatannya.

Disamping itu, Ia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran, karena telah mampu menunjukan komitmen dan selalu bekerja keras dalam mewujudkan visi misi Pemkab Tabanan. Dimana saat ini Pemkab Tabanan fokus dalam membangun infrastruktur, terutama jalan-jalan yang ada di Desa, serta mewujudkan Desa Presisi berbasis digital secara menyeluruh di Tabanan.

“Mari kita selalu kompak bersatu mewujudkan visi misi Nangun Sad Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani, (AUM),” ajaknya.

Senada dengan pernyataan Bupati, Ny. Rai Sanjaya mengungkapkan bahwa, adalah kewajiban seorang istri untuk membantu suami dalam melaksanakan tugasnya. Selain itu menurutnya, kegiatan “ngayah” seperti ini ialah hal yang biasa dilakukan sehingga menurutnya bukan hal yang baru.

“Ngayah di pura barengan dengan Bapak, sudah sering kita laksanakan. Mungkin saja baru dilihat bahwa kami berdua “ngayah nyiratin”, sehingga banyak yang agak heran”, ungkapnya dengan senyum. (Rilis)

Tokocrypto Luncurkan T-Hub Bali Dorong Pemulihan Ekonomi

BADUNG – Pantaubali.com – Tokocrypto meluncurkan T-Hub di Bali sebagai bentuk dukungan upaya pemulihan perekonomian daerah, sekaligus diharapkan membawa multiplier effect untuk membangkitkan ekonomi nasional melalui pengembangan ekonomi digital dan akselerasi industri berbasis wisata dan hospitality.

Dipilihnya Bali, karena memiliki potensi ekonomi digital dan kreatif, serta respon atas besarnya animo dan permintaan pasar investasi aset kripto di Pulau Dewata tersebut.

T-Hub merupakan inisiatif Tokocrypto dalam menghadirkan ‘rumah’ yang terbuka bagi para antusias dan komunitas untuk berdiskusi dan mengembangkan berbagai ide guna mendorong perkembangan investasi aset kripto di Tanah Air. Bali menjadi T-Hub kedua Tokocrypto setelah sebelumnya hadir di Patal Senayan, Jakarta.

Nanda Ivens, CMO Tokocrypto mengatakan Bali merupakan salah satu destinasi wisata terbaik di dunia yang kemudian terkena dampak dari pandemi COVID-19.

“Kami juga melihat bahwa Bali memiliki potensi pengembangan pasar kripto yang cukup besar ke depannya. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan jumlah investor aset kripto yang signifikan. Tokocrypto mencatat jumlah investor aset kripto di Pulau Dewata pada tahun 2020 sebanyak kurang lebih 900 pengguna yang berinvestasi di Tokocrypto lalu meningkat sangat pesat di tahun 2021, yaitu lebih dari 28.000 pengguna yang berinvestasi di Tokocrypto,” tutur pria yang akrab disapa Nanda ini.

“Melalui T-Hub, Tokocrypto bukan hanya menjadi sebuah platform, tetapi juga ekosistem yang mewadahi komunitas yang membutuhkan sarana kumpul, edukasi dan diskusi sekaligus mengembangkan berbagai ide tepat guna untuk mendorong perkembangan investasi aset kripto dan penggunaan teknologi blockchain di berbagai sektor digital di Indonesia.

“Sesuai misi kami, menjadikan crypto legitimate dan mainstream dan dengan value yang dimiliki Tokocrypto yaitu; trust, transparency and synergi menjadi kekuatan kami untuk terus mengedukasi, mengadvokasi dan meng-empower demi perkembangan industri aset kripto dan teknologi blockchain,” tutup Nanda.

Senada dengan Nanda, Teguh Kurniawan Harmanda, COO Tokocrypto mengatakan Tokocrypto secara aktif berdiskusi dan berkolaborasi untuk membangun kesamaan value (trust, transparency dan synergy) dengan berbagai stakeholders. Bukan hanya dengan pemerintah, tetapi juga dengan asosiasi, media dan komunitas.

“Bagi kami ini penting, karena seiring dengan bertumbuhnya industri, para pelaku perlu semakin aktif berdiskusi, berkolaborasi dan menyebarkan semangat yang sama demi membangun industri aset kripto dan blockchain di Indonesia,” cetusnya.

T-hub, tambah Manda, merupakan wujud komitmen Tokocrypto untuk memperluas kolaborasi demi mendukung perkembangan industri aset kripto dan blockchain melalui medium diskusi-diskusi untuk penguatan regulasi dan pengawasan agar industri dan ekosistem kripto dan blockchain lebih aman dan lebih dipercaya masyarakat Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan, menyampaikan, selamat atas peresmian T-Hub Bali dan mengapresiasi Tokocrypto yang telah komit bersama-sama pemerintah melakukan pelayanan dan terus mengedukasi masyarakat luas terkait perdagangan aset kripto.

“Ini adalah sebuah sinergi antara membentuk ekosistem yang sehat, membentuk kondisi yang baik dan kondusif untuk kita semua dalam hal pelayanan, perlindungan, literasi, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Masih ada yang belum aware dan familiar terhadap kripto. Kripto itu bukan alat pembayaran, kripto adalah aset, bukan currency,” ujar Wamendag Jerry.

Lebih lanjut, Jerry mengungkapkan pertumbuhan dan perkembangan aset kripto yang luar biasa di Indonesia. Hingga Desember 2021 lalu, pelanggan aktif di kripto di Indonesia sebanyak 11,2 juta pelaku dan total transaksi sepanjang tahun menembus Rp859 triliun.

“Pedagang aset seperti Tokocrypto ini yang berkontribusi, termasuk dengan mendirikan T-Hub yang menjadi sarana forum untuk literasi. Kita apresiasi untuk Tokocrypto.”

Peluncuran T-Hub Bali turut dihadiri oleh key opinion leaders & influencers yang berada di Bali, serta para jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia. Peluncuran T-Hub Bali yang berlokasi di kawasan Seminyak tersebut, juga merupakan rangkaian TokoInvasion, roadshow Tokocrypto dalam rangka literasi terkait investasi kripto. Agenda tersebut telah dimulai sejak 15 Januari 2021 dengan berbagai kegiatan, mulai dari community crypto dan NFT sharing, pameran karya-karya NFT dari berbagai kreator lokal hingga penandatanganan nota kesepahaman (MoU signing) antara Tokocrypto dengan berbagai mitra strategis.

Sebagai informasi, sehari sebelumnya (20/01), Tokocrypto melakukan penandatanganan MoU dengan BRI Ventures, perusahaan modal ventura milik PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), menciptakan TSBA (Tokocrypto Sembrani Blockchain Accelerator) untuk bersama-sama membangun ekosistem inkubasi berbagai startup yang didukung teknologi blockchain. (Rilis)

Gubernur Wayan Koster Buka FGD Transisi Energi Bali Dengan Menghadirkan Dewan Energi Nasional

DENPASAR – Pantaubali.com – Gubernur Bali, Wayan Koster secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) Transisi Energi Bali menuju Net Zero Emission 2045 di Colony Plaza Renon, Kamis (20/1).FGD yang mengangkat tema “Penyusunan Skema Teknis dan Pembiayaan PLTS Atap Sebagai Salah Satu Upaya Transisi Energi Bali serta Penyiapan Sumber Daya Manusia” yang dikoordinatori oleh Kelompok Ahli Bidang Energi Pemerintah Provinsi Bali, Giri Antari ini dihadiri oleh Sekjen Dewan Energi Nasional, Joko Siswanto, Direktur Energi Terbarukan dan Konservasi Energi, KESDM RI, Adriah Feby Mikna, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda, hingga PLN, dan Perbankan di Bali.

Gubernur Bali dalam sambutannya mengapresiasi atas diselenggarakannya FGD Transisi Energi Bali menuju Net Zero Emission 2045. Berbagai terobosan, kata Wayan Koster perlu dilakukan untuk mendapatkan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, terutama mengembangkan tata cara pengelolaan lingkungan menuju masyarakat yang bersih dan sehat, sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno, yakni Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi dan Berkepribadian dalam Kebudayaan melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah dan terintegrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945.

Kehidupan mengembangkan tata cara pengelolaan lingkungan menuju masyarakat yang bersih dan sehat, saat ini terus digenjot oleh Pemerintah Provinsi Bali di era kepemimpinan Gubernur Bali, Wayan Koster. Hal itu ditandai dengan adanya Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Pergub Nomor 45/2019 dan Pergub Nomor 48/2019 bertujuan untuk mewujudkan Bali sehat dan bersih tanpa polusi. Karena udara saat ini semakin tercemar akibat banyaknya jumlah kendaraan yang mengeluarkan polusi sehingga menjadi salah satu penyebab kematian utama bagi mereka yang sering berada di jalan raya. Untuk itu, pertimbangan menggunakan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai bagi masyarakat Bali adalah solusi Kita bersama, ujar mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Selanjutnya, untuk mewujudkan Bali bersih dan masyarakatnya sehat, Gubernur Bali jebolan ITB ini terus mengkampanyekan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 8 Tahun 2019 tentang Sistem Pertanian Organik, Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut.

Dengan menciptakan hidup yang bersih dan sehat, Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini meyakini generasi Kita di Bali mendatang dan seluruh komponen masyarakat akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya.

“Sehat itu tidak hanya bersumber dari bersih di darat (lingkungan, red) dan air saja, namun juga didukung oleh udaranya yang bersih, serta makanan sehat yang diproduksi dari hasil pertanian organik, jelasnya seraya mengajak seluruh peserta FGD untuk tidak menggunakan sedotan plastik, styrofoam, tas kresek, hingga minuman berkemasan plastik,” paparnya.

Sementara itu, Kelompok Ahli Bidang Energi Pemerintah Provinsi Bali, Giri Antari melaporkan FGD ini dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 20 sampai 21 Januari 2022 dengan tujuan dapat menyaring masukan dari berbagai instansi, komponen stakeholder baik dari pemerintah maupun swasta terkait pemanfaatan energi bersih.

Mengakhiri acara pembukaan FGD Transisi Energi Bali menuju Net Zero Emission 2045, Gubernur Bali menyempatkan waktu meninjau pameran energi bersih di Plaza Renon seperti Solar Agriculture, Motor Listrik Gesits, hingga alat pengolahan sampah organik dengan menghasilkan margot BSF dan pupuk organik.

Dinas Kesehatan Provinsi Bali Bentuk Forum Komunikasi Risiko One Health Untuk Tangani Pandemi Covid-19, Rabies, dan Krisis Kesehatan Lain

BADUNG – Pantaubali.com – Pemerintah Provinsi Bali mengadakan Lokakarya Komunikasi Risiko dalam Menghadapi Krisis Kesehatan di Provinsi Bali pada 19 dan 20 Januari 2022, yang berhasil menelurkan rencana kerja penanganan Covid-19 dan Rabies dengan menggunakan kekuatan komunikasi risiko, serta membentuk “Forum Komunikasi Risiko One Health” yang menjadi wujud kolaborasi lintas sektor dan lintas pihak, dalam menyikapi ancaman penyakit yang melibatkan manusia dan hewan (zoonosis). Kegiatan yang dimotori oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali ini didukung oleh Australia-Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) – sebuah kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Australia Untuk Ketahanan Kesehatan.

Agenda Provinsi Bali untuk menekan angka kasus Covid-19 dan Rabies menjadi prioritas utama untuk mewujudkan Bali yang berketahanan kesehatan kuat, terutama karena Bali telah membuka diri bagi kunjungan dari pihak luar pulau dan sudah mulai menjadi tuan rumah bagi kegiatan-kegiatan berskala internasional. Forum Komunikasi Risiko One Health yang dibentuk hari ini diharapkan dapat menjadi salah satu aktor aktif untuk memastikan percepatan pencegahan Covid-19 dan Rabies, serta krisis kesehatan lain.

“Merujuk kepada konsep Pentahelix dimana pemerintah, organisasi masyarakat, kelompok akademia, insan pers, dan pelaku usaha bersatu dan bergerak bersama, maka sesi yang diikuti oleh ragam pihak hari ini merupakan pengejawantahan dari apa yang kami gaungkan selama ini. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesadaran dan komitmen para peserta lokakarya untuk bekerjasama menghadapi tantangan Covid-19, Rabies dan penyakit zoonosis lainnya di Provinsi Bali,” jelas Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Made Rentin, Kamis,(20/1).

Rencana Kerja Komunikasi Risiko yang dihasilkan dari forum ini menekankan pada rancangan produksi informasi berkualitas berbasis pengetahuan yang disesuaikan dengan target khalayak, agar dapat membekali mereka dalam memahami berbagai risiko Covid-19 dan Rabies yang masih mengancam, dan membantu menentukan sikap yang tepat bagi keselamatan iri dan lingkungan sekitarnya.

Peserta Lokakarya juga telah memetakan potensi media massa, media sosial dan kerjasama dengan berbagai kelompok komunitas untuk menyalurkan pesan-pesan komunikasi risiko, untuk mencapai tujuan Bali yang taat promosi kesehatan, disiplin dalam melaksanakan tracking, testing dan treating, serta mengoptimalkan cakupan vaksinasi.

Koordinator Substansi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Kesehatan, Direktorat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan, drg. Marlina Ginting M.Kes, yang menjadi salah satu pemateri kegiatan ini menegaskan, Komunikasi Risiko Menjadi Semakin Penting mengingat coronavirus terus bermutasi. Misalnya, saat ini kita berhadapan dengan varian Omicron, sementara kelompok lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lain, terutama yang belum berkesempatan mendapatkan vaksin memerlukan perhatian lebih tinggi agar selamat melewati pandemi ini.

Pada Kesempatan Ini, dua agen pembaharu yaitu Ni Ketut Sri Umayanti, Kader Kebersihan “Laskar Pertiwi” Desa Pejeng, Kabupaten Gianyar dan inisiator pembuatan Perarem Pengendalian Rabies, I Gede Suarta, dari Desa Bengkala, Kabupaten Buleleng, berbagi praktik baik tentang pelibatan warga dalam menangani permasalahan kesehatan Rabies secara mandiri. I Gede Suarta juga memberdayakan penyandang disabilitas tuli dan netra di desanya untuk bersama-sama melaporkan kasus Rabies.

Ir. I Gede Arya Sena, M.Kes yang diaklamasikan sebagai Ketua Forum, membacakan komitmen tertulisnya di akhir acara menyampaikan, selain terbuka bagi berbagai inovasi dalam Rencana Kerja Komunikasi Risiko yang diinisiasi hari ini, serta kolaborasi erat antar pihak.

“Kita semua menyadari pentingnya untuk memiliki sistem monitoring yang handal agar Provinsi Bali dapat belajar dari hasil evaluasi dan terus menyempurnakan langkah prevensi maupun penanganannya,” pungkasnya. (Rilis)

Pelaku Curanmor Berhasil Diungkap Polisi di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Reskrim Polsek Marga berhasil ungkap kasus pencurian sepeda motor dan handphone.

“Kasus pencurian sepeda motor dan handphone ini berhasil diungkap berkat keuletan Unit Reskrim Polsek Marga dalam melakukan penyelidikan sehingga pelakunya berhasil ditangkap,” jelas Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra,Kamis,(20/1).

Berawal mula kasus ini dilaporkan oleh pihak korban atas nama I Ketut Suardika, kejadiannya pada Minggu,(2/2) Januari 2022 diketahui pukul 04.30 Wita, di rumah miliknya di Banjar Dinas Batannyuh Kaja, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Barang milik korban yang dilaporkan hilang

1 (satu) unit SPM Honda Vario putih biru dengan Nomor Polisi DK 4206 GBC, 1 (satu) buah handphone merk OPPO seri A83 warna emas bersama dengan 1 buah power bank, kerugian kurang lebih Rp.19.299.000,- (sembilan belas juta dua ratus sembilan puluh sembilan ribu rupiah),ungkap Kapolres Tabanan.

“Bahwa modus operandi “pelaku masuk kedalam kamar kemudian mengambil 1 (satu) buah handphone dan power bank, selanjutnya mengambil sepeda motor dengan mudah di garasi karena kunci dalam keadaan nyatol, ” ujarnya.

Adapun kronologis kejadian dijelaskan, bahwa pada hari minggu 2 Januari 2022 pukul 04.30 Wita, pelapor pulang dari sembahyang sesampainya di rumah melihat sepeda motor miliknya semula diparkir di garasi tidak ada, sedangkan istrinya yang hendak mengambil HP miliknya didalam kamar juga mendapati HP miliknya hilang.

“Menyadari rumahnya dibobol maling selanjutnya korban I Ketut Suardika melaporkan ke Polsek Marga,” ucapnya.

Karena mendapat laporan Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Marga turun melakukan penyelidikan yang diawali melakukan pemeriksaan TKP, menggali dan mendalami keterangan para saksi, dan Tim Opsnal mendapat bukti petunjuk, saksi menyebutkan pelakunya adalah orang timur dengan ciri-ciri perawakan agak tinggi, kulit gelap, rambut keriting/ikal tipis dibagian disemir pirang, telinga kiri menggunakan anting percing warna hitam sedikit berkumis dan berjenggot.

“Informasi ini terus dikembangkan, kemudian mendapat informasi sepeda motor DK 5580 CT milik korban yang dilaporkan hilang terlihat di wilayah Dalung,Kab.Badung selanjutnya Tim Opsnal yang dipimpin Kapolsek Marga melakukan penyelidikan di wilayah Dalung, dan berhasil menemukan sepeda motor milik korban yang dikendarai oleh seseorang, setelah diamankan dan diperiksa / dicocokkan nomor rangka dan nomor mesin motor ternyata sesuai dengan SPM motor milik korban yang dilaporkan hilang, namun pengakuan dari yang membawa, mengaku mendapat meminjam dari Oktavianus Dawa ( pelaku ).

“Selanjutnya Tim menuju tempat kos terduga pelaku, Oktavianus Dawa dan berhasil diamankan di tempat kosnya di Banjar Blumbungan, Desa Sibang, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, setelah dilakukan interogasi pelaku mengakui perbuatannya telah mencuri 1 (satu) buah Handphone Merk OPPO seri A83 warna emas, 1 (satu) unit SPM Honda Vario putih biru nomor polisi DK 4206 GBC”,jelas Kapolres Tabanan.

Saat ini pelaku seorang residivis kasus pencurian dengan pemberatan (Curat), diketahui bernama Oktavianus Dawa, laki, umur 29 tahun, asal Sumba Barat Daya, Prov. NTT tinggal sementara di Banjar Blumbungan Desa Sibang, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, tersebut ditahan di Polsek Marga untuk proses penyidikan dan diancam dengan pasal 363 ayat 1 , ke ( 3 ) dan ke ( 4 ) KUHP.