- Advertisement -
Beranda blog Halaman 780

Ketua TP PKK Tabanan Mantapkan Program Kerja 2022

TABANAN – Pantaubali.com – Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, meminta kepada seluruh pengurus dan anggota TP PKK Tabanan dari tingkat Kecamatan sampai tingkat Desa untuk memberikan kinerja yang optimal dalam mewujudkan program kerja di Tahun 2022.

Hal itu disampaikannya saat memberikan pengarahan dalam rangka membahas program kerja TP PKK Kabupaten Tabanan Tahun 2022, yang dilangsungkan di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Tabanan, Rabu, (26/1).

“Kegiatan program TP PKK Kabupaten Tabanan Tahun 2022 mengacu dengan program unggulan TP PKK Provinsi Bali. Terdapat dua program yang difokuskan di masa pandemi ini, yaitu : melakukan sosialisasi program dan aksi sosial,” ujar Ny. Rai Wahyuni Sanjaya.

Dalam mensosialisasikan program TP PKK, Ia menekankan ada beberapa langkah yang harus dilakukan, diantaranya : mensosialisasikan program melalui dialog interaktif, melalui webinar, melalui sosialisasi tata muka, lomba vlog kegiatan-kegiatan di masing-masing Pokja dan tertib administrasi, serta lomba pelaksana terbaik tertib administrasi.

Aksi sosial TP PKK meliputi : Pasar Rakyat yang dilaksanakan di 9 Kabupaten/Kota se-Bali dan aksi sosial memberikan bantuan kepada Ibu Hamil (KEK), Lansia di Desa Binaan 2022, dan kepada Kader PKK yang tersebar di 133 Desa di Tabanan. Untuk Kabupaten Tabanan, Pasar Rakyat akan dilaksanakan di Gedung Kesenian I Ketut Maria pada pertengahan Tahun ini.

“Kepada para Ketua TP PKK Kecamatan, saya minta mulai sekarang sudah mendata hasil pertanian, hasil UP2K PKK dan Kuliner yang akan ditampilkan. Khususnya, hasil pertanian yang dijual untuk paket agar dikemas dengan baik. TP PKK Kecamatan ikut menjadi panitia menyambut masing-masing TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali,” imbuh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya.

Disamping dua program andalan tersebut, TP PKK Tabanan dikatakannya juga mempunyai kegiatan-kegiatan inti yang harus dilaksanakan. Seperti, Peringatan Puncak HKG PKK, melaksanakan pembinaan di 20 Desa Binaan PKK, monitoring HATINYA PKK, dan Pilot Project keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana, peduli stunting dan peduli lingkungan program unggulan Pokja IV.

“Mengingat program unggulan Pokja IV yang sudah dituangkan dalam Rakernas IX Tahun 2021, kami minta kepada Ketua TP PKK Kecamatan setiap tahun menyiapkan Desa Pilot Project keluarga sehat tanggap bencana dan tangguh bencana,” tegas Ketua TP PKK Tabanan tersebut. (Rilis)

44 juta UUM Tercatat di Tanah Air Umi Hadir Siap Membantu Permodalan

DENPASAR – Pantaubali.com – Menurut Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Ririn Kadariyah Dikutip dari kemenkeu.go.id, belum lama ini menyebutkan, di Indonesia jumlah pelaku usaha skalanya ultra mikro sangat besar. Total pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Tanah Air ada sekitar 64 jutaan, dan sekitar 44 jutanya adalah Usaha Ultra Mikro (UUM).

Ketika kesejahteraan usaha ultra mikro tersebut meningkat akan berdampak pada tingkat Produk Domestik Bruto (PDB) yang lebih besar. Selain itu, tentu akan mampu menyerap tenaga kerja lebih besar lagi.

Jika dilihat dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini membuat banyak masyarakat kehilangan pekerjaan. Dari menjadi pekerja, kini beralih menjadi pelaku usaha.

“Ini harus difasilitasi. Khusus untuk 2021 saja kami ditargetkan menjangkau 1,8 juta pelaku usaha mikro. Harapannya lebih banyak lagi masyarakat yang bisa mendapatkan permodalan tambahan untuk usahanya,” jelas Kadariyah.

Maka dari itu, Pemerintah hadir serta memberi program yang dikenal dengan nama Pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Selain menyalurkan pembiayaan, PIP juga membantu pendampingan dilakukan oleh penyalur UMi.

“Kami bukan hanya menjawab masalah permodalan juga meningkatkan keterampilan pelaku usaha mikro serta dibantu pemasarannya,” tutupnya.

Mencegah Penyebaran Covid-19 Varian Baru Omicron, Upacara Pengabenan Mendapat Pengamanan Polisi di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Demi kelancaran pelaksanaan upacara ngaben berlangsung di Grya Daha Bedha, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan,Selasa,(25/1).Serta demi pelayanan keamanan bagi masyarakat Polsek Tabanan melakukan pengamanan terhadap kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan Upacara pengabenan diselenggarakan keluarga Griya Daha Bedha Polsek Tabanan selaku Pelindung pengayom dan pelayan masyarakat berkewajiban melakukan pengamanan.

Upacara Ida nak Lingsir I Gede Putu Subawa dari griya Daha Bedha ini adalah merupakan Sulinggih dari Keluarga Bujangga Wisnawa, dimana saat upacara pengabenan juga disertai dengan beberapa pengiring dari luar keluarga griya, sehingga peserta upacara berpotensi terjadinya kerumunan.

“Kami dalam pengamanan ini menugaskan semua fungsi dan staf dari Polsek Tabanan. Pengaturan arus lalu lintas pun telah kami atur sedemikian rupa sehingga kepentingan masyarakat lainnya tidak merasa terganggu,” jelas Kapolsek Tabanan Kompol I Made Pramasetia.

Untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 varian baru omicron, pelaksanaan upacara ngaben tetap menerapkan Protokol Kesehatan yang mana, para peserta sebelum memasuki area upacara harus mencuci tangan pada tempat telah disediakan panitia. Mengukur suhu tubuh dan memakai masker. Tidak ketinggalan juga panitia telah memberikan himbauan tertulis bagi para peserta untuk tetap Prokes.

Pengawasan pelaksanaan Prokes berkomitmen dengan TNI Koramil Tabanan dan Pecalang, agar setiap peserta tidak ada melakukan pelanggaran-pelanggaran Prokes.

“Mari kita semua untuk selalu waspada terhadap penyebaran covid19 varian baru, dengan tetap disiplin Prokes,” tutupnya.

Perumda TAB Bidik Pengembangan Perumahan Sebagai Pelangan Potensial

TABANAN – Pantaubali.com -Di 2022 Perumda Tirta Amertha Buana (TAB) terus memperluas jaringan dengan berupaya menambah pelangan.

Khususnya dalam menggaet pelangang-pelangan potensial seperti salah satunya pengembangan perumahan yang mulai bangkit pasca Pandemi Covid-19.

Selanjutnya, dalam upaya mendorong pembayaran tagihan Perumda Tirta Amertha Buana juga terus memperbanyak loket pelayanan, itu disampaikan, Kepala Bagian Hubungan Langganan TAB Tabanan, I.B. Marjaya Wirata, didampingi Kasubag Humas Perumda TAB, Agus Suanjaya.

“Dengan melakukan kerjasama dengan pihak ke tiga dengan sistem pembayaran secara On Line,” katanya, Selasa,(25/1) di Tabanan.

Selanjutnya dalam upaya memberi pelayanan maksimal ke para pelanggan tentu rutin melakukan pengecekan meter air untuk menghindari kebocoran terjadi.

Selain itu, inovasi juga tetap dilakukan salah satunya, menggunakan sistem simpel TAB yang saat ini masih dalam proses peyempurnaan.

Sembari Wirata menambahakan, jika dilihat berdasarkan data per Desember 2021 Perumda Tirta Amertha Buana memiliki 60.328 SR.

Wagub Cok Ace Harap Penertiban Gepeng dan Pengamen Jalanan Dilakukan secara Manusiawi

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) memandang keberadaan pengemis (gepeng) serta pengamen berpakaian adat Bali bisa merusak citra Bali. Maka dari itu ia harap bisa dilakukan penertiban oleh pihak-pihak yang berwenang, namun tentu saja rasa kemanusiaan lebih dikedepankan.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Penanganan Gepeng Dan Pengemis Jalanan bertempat di Ruang Rapat Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa (25/1).

“Jadi pertama-tama tentu kita bina dulu, diajak bekerja bagi mereka yang tidak punya pekerjaan, atau dipulangkan. Kita tidak bicara sanksi, pokoknya kita kedepankan asas kemanusiaan terlebih dahulu. Jika terus dilakukan berulang-ulang baru akan dikenakan sanksi,” ujarnya dalam kesempatan wawancara.

Menurutnya untuk alasan kurangnya mata pencaharian, pandemi Covid-19 selalu menjadi alasan klasik pengamen berpakaian adat bali setiap kali diamankan Satpol PP. Padahal mereka bukan dari kelompok yang terdampak langsung dari pandemi ini. Mereka bukan dari pekerja pariwisata. Kendatipun terdampak, namun tidak terlalu signifikan.Wagub Cok Ace tentu sangat menyayangkan fenomena tersebut.

“Jika dilihat dari peralatan yang mereka gunakan, harganya tergolong mahal. Bahkan membaca teks lagu melalui telepon pintar. Takutnya mereka ada yang membiayai,” ungkap Cok Ace yang dalam kesempatan tersebut didampingi oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemprov Bali I Dewa Nyoman Rai Darmadi.

Tokoh Puri Ubud itu pun melanjutkan Satpol PP sudah kerap kali melakukan penertiban, dan mereka kewalahan. Karena begitu diamankan, kemudian dibawa ke Dinas Sosial untuk dipulangkan, ternyata pengamen tersebut kembali turun ke jalan. “Dari dulu sebenarnya sudah ada. Hanya saja saat pandemi ini meningkat dan beralih menggunakan pakaian adat Bali,” ujarnya.

Dijelaskan, rapat ini untuk menyikapi fenomena ini dengan Satpol PP Kabupaten/Kota, DInas Perhubungan Provinsi Bali, Dinas Ketenagakerjaan Kerja Provinsi Bali, Dinas Pemajuan Masyarakat Adat, Dinas PUPR Provinsi Bali, dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak Provinsi Bali. “Saya mengundang beberapa Dinas terkait Pemprov Bali, untuk berintegrasi menyelesaikan masalah ini bersama,” katanya.

Wagub membeberkan peran dan tugas instansi yang dilibatkan dalam rapat tersebut. Diantaranya Disnaker untuk memberikan solusi tentang lahan pekerjaan bagi mereka.

“Di Bali saat ini banyak ada proyek besar yang membutuhkan ribuan tenaga kerja. Untuk itu saya undang PUPR. Jika saja datang Kepala Dinas PUPR tentu dengan segera bisa memberikan jawaban. Meminta para kontraktor untuk mempekerjakan masyarakat lokal. Proyek besar dari pusat itu untuk memberikan lapangan pekerjaan,” bebernya.

Sementara Wagub Cok Ace juga meminta Dinas Perhubungan untuk menindaklanjuti dengan memulangkan mereka ke tempat asal jika mereka tidak mau bekerja.

“Sementara untuk Dinas PMA agar mau bekerjasama dengan Desa Pakraman dalam menertibkan mereka, dan Dinas Sosial ikut membantu terkait pemberdayaan serta tupoksi di instansi,” jelasnya.

Ia pun berharap, dengan penanganan yang lebih intens, mampu mengubah perilaku masyarakat tersebut. “Saya juga ingin ubah mental mereka agar mau bekerja apapun dan di mana pun,” harapnya.

Sama halnya dengan Kasat Pol PP I Dewa Nyoman Rai Ardana juga berharap permasalahan ini bisa segera dituntaskan. Menurutnya Satpol PP yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab yang terbatas tentu memerlukan pihak lain dalam menuntaskan masalah ini.

Ia pun mengaku permasalahan ini sudah terjadi dari dulu dan turun menurun. Jikapun dibiarkan bisa merusak wajah pariwisata ke depannya.

“Dengan integrasi banyak pihak, saya harap permasalahan ini bisa segera terselesaikan,” tutupnya. (rilis)

Ingin Modal Usaha, UMi Solusi Ditawarkan Pemerintah ke Tengah Masyarakat

DENPASAR- Pantaubali.com – Dalam upaya menghindari agar masyarakat tidak menggunakan jasa keuangan digital yang ilegal dalam kondisi ekonomi saat ini.Yang dianggap oleh sebagian masyarakat salah satu solusi dalam mendapatkan pinjaman dengan cara cepat dan mudah oleh masyarakat.

Maka dari itu bagi masyarakat yang ingin mendapatkan modal usaha, pemerintah telah memberikan program dikenal dengan nama Pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Sehingga, tidak perlu tergiur dengan pinjol ilegal maupun rentenir.

Jika dilihat dari dari data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), sejak tahun 2018 tercatat 4.874 akun pinjol telah ditutup. Sedangkan di tahun 2021, Kemkominfo telah menutup 1.856 akun pinjol.

“Program UMi diluncurkan oleh Menteri Keuangan pada 2017 dengan konsep pengelolaan dana bergulir yang bersumber dari APBN. Sebagai pengelolanya adalah Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (BLU PIP),” jelas Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Ririn Kadariyah Dikutip dari laman kemenkeu.go.id, belum lama ini.

UMi memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya penyaluran dilakukan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) yang tidak mensyaratkan adanya agunan layaknya bank. Plafon pinjaman adalah sebesar Rp10 juta (sesuai dengan PMK Nomor 193 tahun 2020, plafon telah ditingkatkan menjadi Rp20 juta.

Selain itu, LKBB wajib memberikan pendampingan dan pelatihan kepada para debitur agar usaha mikro ini dapat lebih maju dan berkembang. Ditjen Perbendaharaan mencatat sampai dengan Semester I 2021, BLU PIP telah menyalurkan Rp14,75 triliun kepada 4,48 juta pelaku usaha melalui 46 mitra penyalur. Selain itu koordinator pendanaan di bidang pembiayaan ultra mikro dengan syarat-syarat yang lebih ringan dibandingkan dengan pembiayaan dari perbankan.

“Jadi untuk yang masih unbankable, dengan nama Pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Kami menyalurkan Pembiayaan UMi melalui LKBB, termasuk koperasi. Harapan kami makin banyak koperasi yang bergabung sebagai penyalur UMi. Sehingga makin banyak pula pelaku usaha mikro yang dapat memperoleh manfaat pembiayaan dari pemerintah,” paparnya.

Mulai 2021 dengan adanya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 193 tahun 2020, PIP bisa menyalurkan pembiayaan UMi melalui koperasi secara langsung sehingga sekarang jalurnya lebih singkat.

“Ini sebuah peluang untuk menyalurkan pembiayaan UMi kepada sebanyak mungkin masyarakat,” pungkas Kadariyah.

“Sinergi membangun Negeri”, Kodim 1619/Tabanan Bersama Pihak Terkait Bantu Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

TABANAN – Pantaubali.com – Kodim 1619/Tabanan sebagai Satuan Teritorial di Wilayah Kabupaten Tabanan terus berupaya membantu kesulitan rakyat yang ada diwilayahnya salah satunya adalah dengan dilaksanakannya bedah rumah untuk RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) warga tidak mampu di banjar Belanban Desa Petiga Kecamatan Marga, Kodim 1619/Tabanan bersama Pemerintah Daerah, Polres Tabanan dan BRI Cabang Tabanan membantu warga yang layak mendapatkan bantuan dengan melaksanakan bedah rumah, pada Senin, (24/1).

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1619/Tabanan di wakili Kasdim Mayor Inf Dewa Putu Oka, Anggota DPRD Kab. Tabanan Ni Putu Yuni Widiadnyani. SS, Perwakilan BRI Cabang Tabanan I Gst Putu Adhi.A.W, Camat Marga Drs I Gst Agung Alit Adiatmika, Danramil 1619-06/Marga Kapten Inf I Made Widiarta, Kapolsek Marga AKP I Gede Budiarta, S.H., M.H, Perbekel Desa Petiga I Wayan Sugita, Staf Desa Petiga, Staf Ter Kodim 1619/Tabanan, Kelian Dinas Banjar Belanban, Kelian Adat Banjar Belanban, Anggota Koramil 1619-06/Marga, Anggota Polsek Marga, Babinsa Desa Petiga, Babinkamtibmas Desa Petiga, Mahasiswa KKN dari Undiknas, Bidan Desa Petiga, Masyarakat Banjar Belanban.

Adapun Warga yang mendapat Bantuan bedah rumah kali ini yaitu Ni Made Bontok, 74 Tahun di Banjar Belanban, Desa Petiga, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan.

Perbekel Desa Petiga pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang hadir di mana warga kita kali ini mendapat bantuan bedah rumah dan kami merasa bersyukur warga kami mendapat bantuan bedah rumah di mana kegiatan ini merupakan bantuan dari Kodim 1619/Tabanan, Polres Tabanan, Pemerintah Daerah dan bekerjasama dengan Bank BRI Tabanan.

Lebih lanjut Ia berharap mudah-mudahan kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan baik dan selanjutnya akan meminta kepada pemerintah Daerah agar kegiatan bedah rumah ini tidak hanya di sini saja namun juga kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tabanan yang berhak dan layak mendapatkan bantuan bedah rumah seperti sekarang ini, tandasnya.

Sementara Penyampaian dari Anggota DPRD asal Marga Ni Putu Yuni Widiadnyani. SS pada intinya mengucapkan terima kasi atas bantuan yang diberikan oleh kodim 1619/Tabanan yang bekerjasama dengan Bank BRI Tabanan dan dirinya sangat bersyukur di mana warganya di Desa Petiga mendapatkan bantuan bedah rumah apa lagi kita sekarang masih dalam masa pandemi Covid-19.

‘Mari kita bersama-sama membatu masyarakat seperti kegiatan bedah rumah ini dan bukan hanya di sini saja kita akan membantu semua masyarakat yang bener-benar layak mendapatkan bantuan” ucapnya.

Sedangkan Dandim 1619/Tabanan diwakili Kasdim 1619/Tabanan menyampaikan, ucapan terima kasih atas kedatangan semua unsur terkait yang hadir pada kegiatan bedah rumah ini, yang mana kegiatan ini bukan semata-mata dari Kodim 1619/Tabanan namun merupakan bantuan dari program CSR Bank BRI Cabang Tabanan bekerjasama dengan Kodim 1619/Tabanan, Polres Tabanan dan Pemerintah Daerah.

“Semoga bedah rumah ini bisa selesai sampai tuntas dan mohon doa dan dukungan kepada semua pihak sehingga kegiatan ini bisa berjalan lancar nantinya dan dapat bermanfaat bagi warga kita yang membutuhkan,” jelas Kasdim.

Kemudian Kegiatan di lanjutkan dengan pembongkaran rumah yang akan di bangun dan peletakan batu pertama oleh Anggota DPRD Kab. Tabanan, Dandim 1619/Tabanan di wakili Kasdim, Perwakilan dari Bank BRI Tabanan dan Muspika, Kecamatan Marga, Tabanan. (Rilis)

Masuk Sasaran Prioritas Vaksin Booster? Begini Cara Cek Jadwal Vaksinasinya

DENPASAR – Pantaubali.com – Sesuai dengan program Pemerintah Pusat menghadapi pandemi covid-19, vaksinasi dosis lanjutan (booster) telah resmi dimulai. Presiden RI Joko Widodo dalam arahannya 12 Januari 2022 lalu mengatakan, Program vaksin booster ini akan diberikan secara gratis untuk masyarakat Indonesia dimana untuk Bulan Januari ini, vaksinasi ditargetkan menyasar 21 juta orang.

Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Provinsi Bali lewat Dinas Kesehatan juga memprioritaskan vaksinasi booster dengan beberapa target spesifik.

“Vaksinasi booster diberikan secara gratis, untuk masyarakat usia 18 tahun keatas dengan prioritas sasaran lansia dan penderita imunokompromais, dan telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap minimal 6 bulan sebelumnya,” jelas plt Kadis Kesehatan Provinsi Bali, I Made Rentin di Denpasar, Kemarin,(Minggu (23/1).

Vaksinasi booster ini sendiri bertujuan untuk meningkatkan sekaligus mempertahankan daya tahan tubuh terhadap ancaman penularan COVID-19. Diharapkan, kelompok prioritas vaksinasi booster segera mengakses fasyankes maupun sentra vaksinasi terdekat untuk mendapatkan dosis lanjutan untuk memberikan perlindungan yang optimal.

Rentin melanjutkan, Bagi kelompok prioritas vaksinasi booster yang telah divaksinasi dua kali, bisa mengecek tiket dan jadwal vaksinasi di aplikasi Pedulilindungi.

“Masyarakat yang termasuk dalam Sasaran prioritas ini disarankan rutin mengecek aplikasi Pedulilindungi untuk memastikan apakah sudah menerima tiket & jadwal vaksinasi booster atau belum,” katanya.

“Apabila tiket dan jadwal tidak muncul (di aplikasi pedulilindungi, red) Masyarakat yang masuk kategori sasaran prioritas vaksin booster bisa datang langsung ke fasyankes maupun sentra pelayanan vaksinasi terdekat dengan membawa KTP dan bukti vaksinasi dosis 1 dan 2,” imbuh pria yang juga menjabat sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Bali ini.

Lalu bagaimana jika ada Kesalahan Data Atau Belum Dapat Sertifikat atau bilsudah vaksinasi namun belum menerima sertifikat vaksinasi atau ada kesalahan data di kartu vaksin, Bagaimana cara memperbaikinya. Rentin yang juga Kalaksa BPBD Bali ini menjelaskan, bahwa Masyarajat bisa menyampaikan kendala yang dihadapi melalui email [email protected] dengan mengisi data detail, dalam format email yang berisi Nama Lengkap, NIK KTP, Tempat Tanggal Lahir, serta Nomor Handphone.

“Lampirkan pula sertifikat vaksin yang salah untuk perbaikan,” tutupnya.

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Kuatkan Sinergitas Dengan TP PKK Provinsi Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan mengikuti Dialog Lintas Denpasar Siang bersama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Bali. Dialog tersebut mengambil tema “Sinergitas Program dan Kegiatan Tp PKK Provini Bali dan TP PKK Kabupaten / Kota”, di RRI Denpasar, Senin (24/1)

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Bersama dengan TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster, juga dengan Ny. Seniasih Giri Prasta selaku Ketua TP PKK Kabupaten Badung, mereka bersama-sama membahas terkait sinergitas dan program-program unggulan yang dicanangkan. Termasuk diantaranya, sosialisasi dan edukasi terkait hal-hal yang berpengaruh langsung pada masyarakat yaitu kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial, juga terkait aksi sosial seperti acara tahunan yang diselenggarakan setiap bulan, contohnya pasar rakyat dengan konsep “terima kasih”.

Pada kesempatan ini, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya sampaikan hal-hal yang telah dilaksanakan di Tabanan sebagai Kabupaten yang mayoritasnya adalah lahan pertanian.

“Kita sudah sering lakukan Penggak PKK, jadi kita kumpulkan hasil-hasil pertaniannya, kita gotong-royong dengan DWP, GOW dan organisasi yang lain. Jadi nanti hasilnya kita bagikan ke masyarakat yang kurang mampu, karena penggak PKK konsepnya gratis untuk rakyat,” ungkapnya.

Sesuai dengan Visi penggerak PKK sampai 2024 yaitu mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas, berdayaguna, berakhlak mulia menuju indonesia maju 2024. Dengan 5 misi bergerak, yaitu menyatukan program nasional yang menjadikan keluarga sebagai perubahan di era pembangunan menuju Indonesia maju. Sinergitas yang dilakukan demi lancarnya program-program PKK harus saling linear dengan TP PKK Pusat, Provinsi, hingga Kabupaten/Kota.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa tugas-tugas acuannya dari pusat, kemudian dilanjutkan ke Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan dan ke Desa.

“Yang paling bawah namanya Dasa Wisma. Kita berusaha sebisa mungkin lakukan program unggulan dengan sosialisasi, terutama di jaman pandemi,” Sebut Ny. Rai Wahyuni Sanjaya,. Ia juga menyatakan bahwa sosialisasi telah dilakukan dalam berbagai platform termasuk media cetak, radio, media sosial, hingga turun langsung ke masyarakat.

Selain sosialiasi terkait langkah-langkah berjuang dan menghadapi pandemi, ia juga menekankan pentingnya program AKU HATINYA PKK.

“Selama pandemi, kami selalu monitoring dan sosialisasikan untuk memanfaatkan lahan pekarangan warga. Jadi, pekarangan itu kita manfaatkan untuk menanam tanaman yang memberikan manfaat kembali kepada masyarakat dan mampu membantu menekan pengeluaran keluarga.,” imbuh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya.

Dalam hal ini, selaku ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster juga berpesan, agar PKK menyadari tanggung jawab sebagai Tim Penggerak, yang tugasnya yaitu menggerakkan.

“Kami juga mohon kepada masyarakat bahwa apa yang kita sampaikan adalah untuk kebaikan masyarakat dan kami harapkan partisipasi aktif dari kita semua demi kesuksesan pembangunan di Bali,” sebutnya. (Rilis)

Jukung Terbalik, Seorang Nelayan Berhasil Selamat Karena Berlindung di Ponton

KARANGASEM – Pantaubali.com – Seorang nelayan asal Bugbug Tengah mengalami kecelakaan di perairan saat sedang melaut menggunakan jukung, Minggu (23/1) pagi, pukul 03.30 Wita. Ketika sedang membuka layar, namun belum terbuka secara sempurna jutru terhantam angin kencang dan jukung terbalik. Diketahui identitas nelayan atas nama I Made Hari Sudarmawan (17) yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan.

“Kami terima informasi tadi pada pukul 07.30 Wita untuk meminta bantuan evakuasi dari bapak Gede Suparimbawa dengan laporan estimasi kejadian sekitar pukul 04.30 Wita di seputaran perairan Pantai Bugbug,” terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada dalam keterangan tertulisnya.

Ketika itu, Sudarmawan berusaha menyelamatkan diri di atas jukung yang terbalik dan terbawa arus sampai di Perairan Pantai Jari.

“Korban berhasil berlindung di ponton apung bekas petani mutiara sebelum akhirnya ditemukan,” jelasnya.

Pada pukul 08.00 Wita tim rescue Pos SAR Karangasem bergerak dengan 5 orang personil. Akhirnya 20 menit setelahnya korban beserta jukungnya berhasil dievakuasi.

“Korban ditemukan kondisi selamat oleh nelayan yang melintas saat hendak memancing di Perairan Jasri, selanjutnya diantarkan ke rumahnya,” tutup Darmada.

Selama operasi SAR berlangsung melibatkan Pos SAR Karangasem, Balawista BPBD Karangasem dan nelayan Pantai Jasri.