- Advertisement -
Beranda blog Halaman 764

Ida Bagus Putu Suastika, Asisten III Karangasem, Terpilih sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Karangasem

Karangasem – Pantaubali.com – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Karangasem berhasil memilih Ida Bagus Putu Suastika,S.Sos.M.AP yang merupakan Asisten III Setda Kabupaten Karangasem sebagai ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Karangasem masa bakti 2022-2027 dalam Musyawarah Kwarir Cabang (MUSCAB) yang dilaksanakan pada Minggu,( 27/3) bertempat di Aula Sabha Widya Praja Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karangasem.

Dalam MUSCAB tersebut juga terpiih I Komang Budiarta, SE selaku Ketua Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarcab Karangasem. Pemilihan dilakukan secara aklamasi dari peserta MUSCAB yang berjumlah terdiri dari sebanyak 60 orang yang terdiri dari 5 orang unsur Kwartir Cabang, 40 orang dari 8 unsur Kwartir Ranting, 3 orang peninjau dari Saka dan 12 Orang Unsur Panitia.

Dalam sambutannya ketua Kwarcab terpilih Ida Bagus Putu Suastika,S.Sos.M.AP menyampaikan bahwa peran serta gerakan pramuka sangat lah penting dalam memajukan aktivitas dan kreativitas generasi muda dalam pendidikan karakter. Pramuka sudah terbukti mampu mencetak generasi-generasi yang baik dan berkualitas seperti yang ada di sekolah-sekolah kedinasan dimana sebagian besar dari mereka adalah inputnya berasal dari adik-adik yang dibina dari gerakan pramuka.

Untuk menuju ke arah itu Suastika siap menjalankan amanah bersama segenap jajaran pengurus Kwarcab dan Kwaran Se-kwarcab Karangasem untuk mengembangkan dan memajukan Gerakan Pramuka di Karangasem.

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali I Made Rentin yang didampingi Sekretaris Kwarda Bali ,I Nyoman Aryawan, dalam menyampaikan bahwa dalam mengelola sebuah organisasi penting diterapkan sebuah kepemimpinan yang open manajemen yang artinya transparan dalam pengelolaan organisasi karena transparansi itu membuat pengelolaan organisasi menjadi efektif dan efesien. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali itu juga menekankan pentingnyaa anggota pramuka memiliki kemampuan dalam bidang kehumasan dan informatika karena sesungguhnya setiap pramuka adalah pewarta, sehingga segala informasi yang ada dalam kegiatan pramuka bisa diketahui oleh masyarakat luas.

Hal ini akan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mencontoh aktivitas positif yang dilakukan Pramuka. Di akhir sambutannya Rentin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada kepengurusan masa bakti tahun 2017-2022 di bawah kepemimpinan I Gusti Ngurah Kartika yang telah menorehkan berbagai pencapaian dan prestasi untuk memajukan gerakan pramuka di Karangasem sehingga Gerakan Pramuka Karangasem selalu exist seperti sekarang ini.

Menurut panitia Muscab Made Agung Ari Yasa, S.Pd, M.Pd.H, bahwa Musyawarah Cabang Kwarcab Karangasem tahun 2022 memiliki Agenda Laporan pertangungjawaban Pengurus Masa Bakti tahun 2017-2022 yang sepenuhnya dapat diterima oleh peserta Muscab, Pemilihan Ketua Kakwarcab masa bakti tahun 2022-2027 serta Pemilihan ketua Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwarcab Karangasem.

Selain agenda di atas Musyawarah Cabang juga berhasil melakukan penyusunan Rencana Program Kerja Kwarcab masa bakti 2022-2027 melalui sidang-sidang komisi dengan pembahasan pada masing-masing sidang komisi yang meliputiKomisi A Pembinaan bindamuda, Komisi B Pembinaan Anggota Dewasa, Komisi C Bidang program organisasi hukum dan perencanaan dan penelitian dan pengembangan, komisi D bidang inovasi, aset dan usaha, Komisi E bidang pengabdian masyarakat dan bela Negara, Komisi F Bidang Kehumasan Data dan Informatika serta bidang G Satuan karya Satuan Komunitas dan Gugus Darma.

Gubernur Bali, Wayan Koster Apresiasi Bali United Raih Juara BRI Liga I 2021 – 2022

DENPASAR – Pantaubali.com – Gubernur Bali, Wayan Koster memberikan apresiasi serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemain, pelatih, dan manajemen Bali United atas prestasinya sebagai Juara BRI Liga I 2021 – 2022.

Apresiasi tersebut disampaikannya langsung dihadapan Pemilik Klub Sepakbola Bali United, Pieter Tanuri dan Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun pada, Minggu (Redite Paing, Sinta) 27 Maret 2022 di Gedung Gajah, Jayasabha.

Sebagai apresiasi dan penghargaan yang dicapai oleh Bali United, Gubernur Bali menegaskan bahwa di pertandingan akhir BRI Liga I 2021 – 2022 antara Persik Kediri vs Bali United pada Hari Kamis, Tanggal 31 Maret 2022 akan berlangsung juga acara penyerahan Piala kepada Bali United bertempat di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

“Saya sudah bicara dengan Ketua PSSI, karena ini tidak lagi menentukan posisi juara, maka dimungkinkan tempat pertandingannya dilaksanakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta,” jelas Gubernur Bali jebolan ITB ini sembari mengucapkan Saya sebagai Gubernur Bali mewakili Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali memberikan apresiasi serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemain, pelatih, dan manajemen Bali United.

“Ini prestasi yang membanggakan dan mengangkat dunia olahraga di Bali dalam rangka memajukan olahraga serta menjadikan olahraga bagian dari sport tourism,” katanya.

Selain mengupayakan pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, orang nomor satu di Pemprov Bali ini juga memberikan kesempatan kepada para penonton untuk menyaksikan pertandingan secara langsung ke stadion.

“Alasannya karena Bali sudah berada di Level II dalam Covid-19 yang menurut aturan itu dibolehkan jumlah penonton yang hadir sebanyak 75 persen dari kapasitas stadion. Karena itu, Stadion Kapten I Wayan Dipta yang kira-kira menampung 25 ribu penonton, Kita bisa mentolerir batasan kira – kira 15.000 lebih penonton dan tanpa dipungut biaya atau gratis,” tegas Gubernur Wayan Koster.

Namun untuk penonton bisa masuk ke Stadion Kapten I Wayan Dipta harus sudah memiliki persyaratan seperti, Sudah Mengikuti Vaksin Bosster, Menunjukan Surat Keterangan Negatif Swab Antigen dari Puskesmas, Rumah Sakit atau Dinas Kesehatan, Menggunakan Masker; dan Harus Datang Tertib dan Disiplin dengan Menunjukan Aplikasi Peduli Lindungi.

“Bagi yang akan menonton, masih ada waktu lagi 4 hari. Untuk itu Saya mengajak dan menghimbau kepada penonton agar mulai sekarang mengikuti Vaksin Bosster dan kemudian H-1 mengikuti Swab Antigen di Puskesmas, Rumah Sakit, atau di Dinas Kesehatan masing – masing atau setempat,” jelas Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Guna memperlancar pertandingan ini, selama penonton menuju stadion akan ada Tim Satgas yang bertugas melakukan pemeriksaan di sejumlah titik. Sehingga Saya mengajak Bapak Pieter Tanuri dan Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun untuk menyiapkan dengan sebaik-baiknya, sehingga pertandingan ini betul – betul bisa disaksikan secara aman, nyaman dan damai. (Rilis)

Mengidap Penyakit Lupa Ingatan, Pria Paruh Baya Ditemukan Mengambang di Kali

TABANAN – Pantaubali.com – Ditemukan seorang Pria paruh baya pengidap penyakit lupa ingatan sempat menghilang dua hari berinisial IKR(86) asal Banjar Dinas Samsaman Kelod, Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan,Tabanan di temukan telah mengambang di kali samping Bendungan Kawan, Banjar Dinas Selingsing Kaja, Desa Pangkungkarung, Kerambitan,Tabanan, Sabtu,(26/3) jam 11.00 Wita.

Adapun kronologis kejadian tersebut menurut, Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagio dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, pada Sabtu,(26/3) sekira jam 11.00 Wita, ditemukan korban IKR (inisial) dalam keadaan mengambang telungkup dikali disamping bendungan dengan menggunakan celana pendek kuning sudah dalam keadaan meninggal dunia.

IKR pertama kali ditemukan Pak Wini asal Banjar Dinas Sakeh, Desa Sudimara,Tabanan seorang penganggon bebek, kemudian yang bersangkutan menghubungi saksi lainya I Wayan Subawa selanjutnya, menghubungi pihak keluarga.

“Sebelumnya korban sekira 2 hari lalu meninggalkan rumah tanpa pesan kepada keluarga mengingat korban mempunyai penyakit lupa ingatan sehingga, warga samsaman kelod telah melakukan pencarian wilayah Samsaman dan diareal bendungan kawan Banjar, Dinas Selingsing Kaja, Desa Pangkungkarung, Kerambitan, Tabanan,” jelasnya.

Setelah korban ditemukan kemudian korban dibawa kerumah Sakit Umum Tabanan guna dilakukan pemeriksaan luar pada korban.Dengan hasil pemeriksaan dari Dokter Rumah Sakit Umum Tabanan dr. Dendra yaitu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban murni terjatuh dan tenggelam.

“Dikepala bagian atas korban ditemukan luka robek kemungkinan akibat terjatuh,” tutup Subagio.

Ditahan KPK, Rumah Mantan Bupati Tabanan Terlihat Sepi di Banjar Tegeh

TABANAN – Pantaubali.com – Sejak ditetapkan mantan Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti sebagai tersangka korupsi Dana Insentif Daerah (DID) untuk Kabupaten Tabanan pada tahun anggaran 2018 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlihat rumah kelahiran Eka Wiryastuti di Banjar Tegeh, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Tabanan terlihat sepi.

Perbekel Angseri, I Nyoman Warnata saat ditemui di Desa setempat menyampaikan, sebelumnya untuk keseharian beliau tentunya tidak mengetahui persis berapa kali beliaunya pulang dan kapan terakhir pulang.

“Tentu kami tidak mengetahui sedetail itu keseharian beliau secara personal.Tidak mungkin standbay disana untuk mengitai,” jelasnya, Jumat,(25/3).

Dalam kurun waktu dua tahun terakhir komunikasi masih bagus dilakukan dengan Ibu.

“Bertemu saat beliaunya menjelang purna tugas,” ujarnya.

Dalam kaitan kasus menimpa Ibu Eka tentunya tetap merasa iba dan prihatin.Jika dilihat Ibu Eka Wirastuti sudah banyak berbuat untuk Desa Kami khususnya dan kepada masyarakat Tabanan umumnya.

“Secara keseluruhan beliau merupakan warga kami, kami respek.Kami angap beliau tokoh di Desa Kami atau dapat dikatakan sebagai penglingsir di Desa kami,” katanya.

Terlepas dari sisi baik, buruknya tentu itu masih manusiawi, tentu tidak dapat lempeng 100 persen begitu saja.Apa lagi belum ada sidang keputusan hanya baru sebagai penetapan sebagai tersangka saja.

“Ini masih berproses tidak dapat diduga-duga,” cetusnya.

Selanjutnya, Kaling Banjar Tegeh Nyoman Sudarya menyampaikan, sampai saat ini masyarakat belum banyak juga mengetahuinya. Selain itu juga selaku Kaling Tegeh juga tidak mengetahui kejadian dialami Ibu Eka.

“Saya selaku Kepala Wilayah merasa prihatin dan semoga Ibu Eka Wirastuti tabah menghadapi cobaan ini,” tutup Sudarya.

Ketua Dekranasda Provinsi Bali Tutup Pelaksanaan Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 2 Tahun 2022 Sekaligus Menerima Kunjungan Kerja Dekranasda Kalimantan Tengah

DENPASAR – Pantaubali.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny. Putri Koster secara resmi menutup penyelenggaraan Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 2 Tahun 2022 dan sekaligus menerima kunjungan kerja dari Ketua Dekranasda Kalimantan Tengah beserta jajaran di Gedung Ksiraarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Jumat (25/3).

Mengawali sambutannya, Ny. Putri Koster menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari Ibu Ketua Dekranasda Kalimantan Tengah beserta jajaran ke Pameran IKM Bali Bangkit yang diharapkan dapat mematik semangat para perajin untuk terus berkarya dan berkreativitas.

Wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri ini menyampaikan bahwasanya pelaksanaan Pameran IKM Bali Bangkit yang mulai dilaksanakan akhir tahun 2020 merupakan salah satu langkah nyata yang dilakukan Pemerintah Provinsi Bali melalui Dekranasda untuk membantu para perajin agar tetap bersemangat untuk berkreasi dan berproduksi di masa pandemi, yang salah satunya dengan menyediakan tempat berpameran secara gratis bagi para pelaku IKM.

Langkah kecil yang dilakukan dengan cinta yang besar ini mendapat respon sungguh luar biasa,pameran ini tidak hanya membantu para perajin tetap bergeliat dan berkreativitas di masa pandemi, kehadiran pameran ini juga mendapat apresiasi serta dukungan yang luar biasa baik dari lokal Bali maupun dari nasional. Bahkan di akhir tahun 2021, Presiden RI Bapak Joko Widodo berkesempatan mengunjungi pameran ini dan terinspirasi untuk menghadirkan hasil kerajinan produk nusantara ini pada pelaksanaan G20 yang akan digelar di Bali pada tahun ini. Untuk itu, mari kita bersama sama siapkan produk produk unggulan hasil para perajin daerah kita masing masing untuk dihadirkan di ajang G20 yang akan dihadiri para pemimpin dunia.

Pendamping orang nomor satu di Bali ini juga mengajak Ibu Ketua Dekranasda Kalimantan Tengah beserta jajaran untuk menggalang kerjasama untuk menguatkan kerajinan daerah masing masing yang merupakan warisan dari nenek moyang yang harus kita jaga kelestariannya. Siapa lagi yang menjaga kualitas kerajinan kita, kalau bukan kita sendiri.

Di akhir sambutannya, Ny. Putri Koster mengajak semua pihak untuk bersinergi menjaga warisan leluhur dengan cara menjaga warisan leluhur dari daerah kita masing masing . Produk produk kerajinan sebaiknya diproduksi di daerah asal lalu dipasarkan dan digunakan/ dipakai di seluruh dunia. Jangan sampai produk lokal kita dibuat diluar daerah asalnya atau sebaliknya penduduk lokal kita tidak mengetahui atau tidak bangga menggunakan hasil kerajinan daerahnya sendiri. Produk kerajinan lokal harus bisa menjadi tuan rumah di rumahnya sendiri, kita harus bangga menggunakannya. Maka dengan demikian warisan nenek moyang kita akan terjaga kelestariannya.

Sementara itu Ketua Dekranasda Kalimantan Tengah Ibu Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran dalam sambutannya menyampaikan, Kunjungan kerja Jajaran Dekranasda Kalimantan Tengah ke Provinsi Bali selain untuk menjalin tali silaturahmi juga untuk menjalin kerjasama berkaitan dengan industri kerajinan, dimana potensi yang dimiliki Kalimantan Tengah sangat luar biasa namun belum diekplorasi dengan maksimal. Untuk itu pihaknuya ingin belajar dari Bali bagaimana agar industri kerajinan di Kalteng bisa berinovasi, maju dan berkembang pesat seperti di Bali.

Ibu Ketua juga menyampaikan, di Bali pihaknya sangat banyak melihat hasil kerajinan yang terbuat dari rotan dan kayu yang menghiasi hampir di setiap sudut sudut ruang di Bali. Dimana Kalteng juga mempunyai hasil rotan dan kayu yang melimpah namun belum dimanfaatkan sebagai kerajinan secara maksimal. Untuk itu dengan kunjungan kerja ini diharapkan akan membuka jalan bagi perajin Kalteng untuk lebih kreatif dan dapat meningkatkan kualitas baik produk maupun sumber daya manusianya agar bisa sekreatif dan seinovatif para perajin Bali.

Penutupan Pameran IKM Bali Bangkit Tahap kedua Tahun 2022 pada siang hari ini turut dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Bali Ny. Widiasmini Indra, Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Bali, Jajaran pengurus PAKIS dan PKK Provinsi Bali. Acara juga diisi dengan Peragaan Busana dengan menggunakan kain tenun Bali yang dibawakan sangat apik oleh para ASN di lingkungan Inspektorat Daerah Provinsi Bali dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali.

 

4,5 Ton Migor Dibagikan Dalam Pasar Murah di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam upaya membantu serta meringankan beban masyarakat khususnya dalam ketersedian Minyak Goreng (Migor).Maka, Dinas Perindustrian dan perdagangan Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan mengelar pasar murah dengan menjual minyak goreng curah.

Adapun total Migor dibagikan dalam pasar murah tersebut sebanyak 4,5 ton minyak goreng curah, itu Disampaikan Kadis Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan, I Putu Santika.

“Dari dulu meminta agar di Tabanan ada pasar murahnya dan hari ini baru dapat terealisasi lewat PT. Star dengan total sebanyak 4,5 ton minyak goreng curah.Pembelia dilakukan tentu tetap dibatasi agar ada pemerataan yaitu, maximal 30 kg per orang dengan jumlah kupon sebanyak 1000,” jelasnya, Jumat,(25/3).

Dengan adanya pasar murah setidaknya dapat membantu masyarakat di masa Pandemi.Kedepan Dirinya menyebut, akan terus berkordinasi karena, masyarakat harus dilayani dengan baik.

“Kami berusaha agar dapat membantu masyarakat dan meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Minyak Goreng sebenarnya tidak langka di Tabanan, akan tetapi jumlahnya memang terbatas.Jika biasanya masyarakat membeli Rp. 15.500 per kilo sedangkan membeli di pasar murah per kilo dijual sekitar Rp 14.700, jadi ada keringanan sebesar Rp 800 rupiah.

“Hasil sidak terakhir kalau harga di pasar memang sudah mengacu pada HET untuk Migor curah.Sedangkan, harga Migor kemasan memang relaksasi tergantung karena memang dari pusat direlaksasinya,” ujarnya.

Pengecekan ke pasar kedepan tentunya akan terus dilakukan setiap harinya, bukan hanya Minyak Goreng saja namun stok-stok pangan yang lain juga.Sembari Santika berharap, mudah- mudahan dengan program pasar murah setidaknya dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah kondisi Pandemi.

Kembali Polisi Cek Ketersedian Migor di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam upaya mengantisipasi kelangkaan Minyak Goreng (Migor) di pasaran. Satuan Samapta Polres Tabanan mengecek minyak goreng mulai dari pasar tradisional sampai kebeberapa pertokoan modern, Kamis,(24/3).

Selain melakukan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan, di pasar tradisional Dauh Pala, Pasar Tabanan, parkir transit Tabanan, Terminal Persiapan, pertokoan modern serta tempat lainnya yang berpotensi terjadi kerumunan.Juga tetap memantau ketersediaan minyak goreng di pasaran. Hal tersebut dilakukan dalam upaya mengantisipasi terjadinya kelangkaan minyak goreng, baik minyak curah maupun kemasan, itu disampaikan, Kasat Samapta Polres Tabanan AKP I Gusti Kade Alit Murdiasa.

“Personil ditugaskan dalam kegiatan saat ini dari unit Patroli, Pam Obvit dan Regu Dalmas,” ujarnya.

Dari hasil pengawasan yustisi Prokes disebutkan nihil temukan pelanggaran Prokes. Meski demikian kami tetap menghimbau kepada masyarakat agar selalu patuh dan taat terhadap disiplin protokol kesehatan. Sehingga, dapat terhindar dari Covid-19. Dan berdasarkan hasil pemantauan personil di pasar tradisional dan pertokoan modern.

Sedangkan untuk ketersediaan minyak goreng masih mencukupi, tidak terjadi antrean dalam pembelian minyak goreng.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan penimbunan terhadap minyak goreng,” tutupnya.

Dinkes Bali Gandeng Stakeholders Susun Strategi Dorong Booster Vaksin pada Kelompok Rentan

DENPASAR – Pantaubali.com – Kondisi terkini Covid-19 di Provinsi Bali cenderung membaik, dan diberlakukannya relaksasi kebijakan baik tanpa karantina bagi PPLN maupun tanpa tes swab bagi PPDN, tetapi upaya pengendalian tetap harus dilakukan dengan melibatkan semua stakeholders. Demikian disampaikan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Made Rentin pada acara Rapat Koordinasi Menghadapi Situasi Covid-19 Terkini di Provinsi Bali, yang diselenggarakan di Denpasar, Rabu (23/3).

Rentin yang juga Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Bali menyampaikan tren penurunan Covid-19 Provinsi Bali adalah keberhasilan dari semua stakeholders yang ada di Bali.

Kasus positif di Bali saat ini terkendali di angka 2 digit, sementara vaksinasi Booster di Bali sudah mencapai 47,06%.

Pria yang sehari-hari menjabat Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali menambahkan, semua Kabupaten/Kota di Bali sudah melebihi 30 persen. Bahkan dua kabupaten sudah mencapai lebih dari 40 persen dan 5 Kabupaten sudah mencapai 50 persen atau lebih. Oleh karena itu di hadapan para stakeholders yang diantaranya Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Ia mendorong agar upaya capaian booster terus didorong sehingga Bali bisa segera lepas dari kondisi pandemi.

Dalam rapat ini para stakeholders sepakat untuk mendorong peningkatan cakupan vaksinasi Booster COVID-19 pada lanjut usia dan disabilitas sebagai kelompok rentan.

Untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif terhadap kondisi penanganan Covid18 Provinsi Bali saat ini, Dinas Kesehatan Provinsi Bali bersama dengan Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) mengundang beberapa narasumber dari pemerintah pusat yakni Kementerian Kesehatan, dari pemerintah daerah yakni Bappeda Provinsi Bali, Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia – Cabang Bali, dan Ketua Forum Komunikasi Risiko One Health Provinsi Bali.

Ketua Forum Komunikasi Risiko One Health Provinsi Bali Ir. I Gede Aryasena, M. Kes mengatakan pentingnya komunikasi risiko yang melibatkan semua unsur yang ada di Bali seperti desa adat, forum kemanusiaan, kelompok rentan termasuk relawan dan masyarakat untuk mempercepat pengendalian pandemi.

“Desa Adat harus dilibatkan sebagai garda terdepan,” kata pria yang juga Petengen Agung MDA Provinsi Bali. (Rilis)

Hadiri Ground Breaking PT. Mitra Prodin, Wagub Cok Ace Harapkan Warga Setempat Ikut Ambil Peluang Emas Dalam Peningkatan Sektor Ekonomi

JEMBRANA – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati memberikan apresiasi terhadap masuknya investor PT. Mitra Prodin di Desa Penyaringan, Mendoyo-Negara. Setelah terbangun dan berkembang di wilayah Kertalangu, Gianyar, Mitra Prodin mengepakkan sayap ke wilayah Bali Barat. Dengan maksud menyerap tenaga kerja sebanyak 4000 hingga 6000 orang, industri linting rokok ini diharapkan memberikan kontribusi perputaran ekonomi ke arah yang lebih baik, diharapkan warga setempat ikut ambil bagian memanfaatkan peluang terbukanya lapangan kerja ini nantinya, terlebih pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum juga berakhir.

Hal tersebut disampaikan Wagub Cok Ace dalam sambutannya serangkaian acara ground breaking PT. Mitra Prodin di Desa Penyaringan, Mendoyo-Negara, Rabu (23/3).

Sebagai yang terdepan di bidang manufaktur cone kertas, reputasi Mitra Prodin di bangun di atas sebuah pondasi yang mencakup kualitas istimewa dalam hal produk, dan juga etos brand yang mewakili industri yang etis dan bertanggung jawab.

“Kami menciptakan peluang kerja untuk masyarakat di lingkungan yang aman, saling menghormati serta bahagia dengan mengembangkan produk yang inovatif, diidamkan dan dapat diandalkan dengan tolok ukur baru dalam hal kualitas dan inovasi untuk cone dan perangkat pengisiannya, dan yang menjadikan kami sebagai pemasok pilihan utama bagi brand apapun di industri ini,” terang Direktur Operasional PT. Mitra Prodin, Robert Hensby.

Sejalan dengan nilai-nilai utama Mitra Prodin, management memiliki komitmen untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di lingkungan sekitar yang aman, saling menghormati dan tentunya mengembangkan produk yang inovatif dan diandalkan.

Industri linting rokok yang dibangun di atas lahan seluas 5 hektar ini, akan menjadi peluang perputaran ekonomi di Jembrana dan diharapkan mampu mengangkat kesejahteraan bersama untuk masyarakat umum, khususnya warga sekitar. (Rilis)

Agar Bertahan Ditengah Pandemi, Ini Hal Dilakukan Salah Satu Pengelola Koperasi di Badung

BADUNG – Pantaubali.com – Di tengah Pandemi membuat beberapa usaha di Bali mengalami mati suri, tidak hanya di sektor Pariwisata, Perbankan bahkan menyentuh ke pengelolaan Koperasi juga.

Menurut salah satu, Pengelola Koperasi di Kabupaten Badung, Ketua Koperasi Lumbung Harta Notarius, Gusti Ayu Nilawati menyampaikan, ada beberapa langkah dilakukan dalam upaya pengelolaan Koperasi agar mampu berjalan di tengah Pandemi dalam ketidakmampuan dan ketidak rutinan para anggota dalam membayar di Koperasi.

“Kendala mengelola Koperasi di tengah Pandemi akhirnya membuat para anggota tidak memiliki kemampuan membayar yang maksimum.Selain itu juga membuat penghasilan para anggota tidak rutin juga,” katanya, Rabu,(23/3) di Badung.

Dalam kondisi tersebut, membuat para anggota harus mengeluarkan kebijakan misal, adanya KTA, Pinjaman Normal seperti, pinjaman perbankan akhirnya dibijaksanai juga.

“Jadi bagi para anggota pada masa ini kita longgarkan minimal untuk pembayaran bunga saja,” cetusnya.

Dalam situasi pandemi saat ini agar koperasi dapat bertahan maka, ada beberapa upaya dilakukan misal, sementara tidak menerima Deposito.

“Kami hanya menggunakan uang ini saja agar beban koperasi tidak terlalu tinggi, kami hanya memutar uang ini saja atau dengan modal yang ada saja sementara,” ujarnya.

Meskipun demikian Dirinya menyebut, tetap optimis kedepan kondisinya akan baik-biak saja karena, yakin pandemi akan berakhir serta percaya pemerintah dapat mengatasinya dengan baik.

“Harapan kami khususnya kepada anggota agar memanfaatkan koperasi ini sebagaimana halnya pada judul koperasi yaitu, koperasi simpan pinjam. Selain itu, kami menghimbau kepada seluruh anggota agar menyimpan dan meminjam yang manfaatnya nanti tentu akan dikembalikan ke para anggota dalam bentuk sisa hasil usaha,” Tutup Nilawati.