- Advertisement -
Beranda blog Halaman 750

Bersih-bersih Warga Loloan Timur Terjebak di Sumur 15 Meter

JEMBRANA – Pantaubali.com – Seorang warga Ketugtug Banjar Kemenuh, Kelurahan Loloan Timur terjebak di sumur sedalam kisaran 10-15 meter, Kamis (19/5) . Dari laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), diketahui identitas korban atas nama Muhammad Fariz (21).

“Informasi kami terima tadi dari lurah Loloan Timur pada pukul 09.43 Wita untuk meminta bantuan evakuasi, ” terang Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada.

Tinggi bibir sumur berkisar 30 cm dan berada di dalam rumah. Kronologis kejadian berawal saat korban bersih-bersih dengan turun kebawah menggunakan tangga, namun tak lama berselang ia meminta pertolongan. Ayah korban berusaha menolong akan tetapi tidak bisa menjangkau.

Sebanyak 9 personil dari Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dengan menggunakan peralatan mountainnering. Satu orang rescuer diturunkan ke bawah sumur dengan bantuan larkin rescue frame dan sudah memakai perlengkapan SCBA. Pada pukul 11.30 Wita korban terlah terevakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Hasil pemeriksaan dari pihak Inafis Polres Jembrana kematian korban diduga karena sesak nafas. Selanjutnya jenasah Fariz langsung diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.

Selama proses evakuasi turut melibatkan Basarnas Bali, Polres Jembrana, Polsek Jembrana, BPBD Jembrana, Babinsa Loloan Timur, Babinkamtibmas Loloan Timur, SAR 115, Puskesmas Jembrana.

Wagub Cok Ace Sampaikan, 2022 – 2023 Semua RS Di Bali Harus Sudah Terakreditasi

BADUNG – Pantaubali.com – Bali memiliki visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang salah satu program prioritasnya adalah kesehatan yaitu utamanya meningkatkan akses dam kualitas pelayanan kesehatan. Dalam hal kualitas atau mutu pelayanan kesehatan, program unggulan yang ditargetkan yaitu rumah sakit yang terakreditasi standar internasional. Demikian penegasan yang disampaikan Wagub Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat menghadiri dan membuka secara resmi acara Kick Off dan Launching “Standar Akreditasi Rumah Sakit”, di The Stones Hotel Legian, Kuta, Nadung Selasa (Anggara Pon, Warigadean) 17 Mei 2022.

Akreditasi rumah sakit adalah sebuah proses penilaian dan penetapan kelaikan pelayanan di rumah sakit yang dilakukan oleh lembaga independen akreditasi berdasarkan standar pelayanan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

“Dengan kata lain juga merupakan pengakuan bahwa setelah dinilai rumah sakit telah memenuhi standar pelayanan rumah sakit yang berlaku untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit secara berkesinambungan,” ungkap Wagub dengan sapaan akrab Cok Ace ini.

Selaku Pemimpim, Wagub Bali pu menyadari bahwa saat ini dan kedepan tantangan pelayanan kesehatan semakin meningkat seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas. Apalagi Bali yang merupakan tujuan wisata dunia maka sangat dibutuhkan pelayanan kesehatan berstandar internasional.

“Untuk itu sebagai upaya mewujudkannya adalah mewajibkan semua pelayanan kesehatan harus terstandar dan diakui secara internasional. Hal ini tentunya tidak mudah karena perlu dukungan sarana, prasarana, alat kesehatan dan juga sumber daya manusia yang mumpuni. semua itu harus mulai dipersiapkan dan sesegera mungkin dipenuhi agar kualitas pelayanan kita semakin baik,” Ujar Wagub.

Pemerintah Provinsi Bali pada tahun 2020 lalu pun memiliki target bahwa seluruh RS yang ada harus terstandar atau terakreditasi seluruhnya atau 100 persen, namun karena terkendala pandemi Covid-19 sehingga seluruh proses akreditasi dari pertengahan 2020 sampai saat ini ditunda oleh Kementerian Kesehatan sebagai upaya bidang kesehatan fokus dalam penanganan pandemi.

“Oleh karena itu kami targetkan setelah proses akreditasi ini bisa berjalan lagi maka di tahun 2022 sampai 2023, semua rumah sakit di Bali baik milik pemerintah maupun swasta harus semuanya terakreditasi dan saya harap sebagian besar lulus paripurna atau bintang lima,” pungkas Wagub yang juga seniman Topeng ini.

Bali saat ini memiliki 72 rumah sakit yang 65 (90,3%) diantaranya sudah terakreditasi, dengan 20 (27,8%) diantaranya sudah terakreditasi paripurna/bintang lima, dan terdapat 7 rumah sakit yang belum terakreditasi dimana rumah sakit ini merupakan rumah sakit baru yang terhalang pelaksanaan akreditasinya akibat pandemi Covid-19.

Ketua Panitia dr. Made Koen Virawan menyampaikan Pedoman Standar Akreditasi RS secara komprehensif kepada penyelenggara perumahsakitan sesuai UU. No.44/2009 Tentang Rumah Sakit dan Amanah PP.No.47/2021 Tentang Penyelenggaraan Rumah Sakit, dalam rangka mewujudkan peningkatan mutu pelayanan RS dan keselamatan pasien sehingga tercapai Tata Kelola RS dan Tata Kelola Klinis yang baik, serta pelaksanaan program pembangunan kesehatan nasional, perlu dilakukan akreditasi sesuai dengan Standar Akreditasi Rumah Sakit dan upaya menciptakan organisasi rumah sakit yang aman, efektif dan dikelola dengan baik (good corporate governance).

Standar akreditasi RS menurutnya terbagi 16 Bab dan dikelompokkan menjadi 4 bagian, yakni : Kelompok Manajemen RS; Kelompok Pelayanan Berfokus Pada pasien; Kelompok Sasaran Keselamatan Pasien; dan Kelompok Program Nasional (PROGNAS). (Rilis)

Satu Orang Hilang Terseret Arus di Pantai Kuta

BADUNG – Pantaubali.com – Satu orang terseret arus dan tenggelam saat berenang dj Pantai Kuta, Badung, Rabu (18/5) sekitar pukul 18.30 Wita.

Anggota Polsek Kuta yang melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas Bali belum mengetahui identitas korban.

“Laporan kami terima pukul 19.05 Wita dari bapak Sutayana, adanya 1 orang terseret arus di Pantai Kuta, di depan salah satu mall,” jelas Kepala Kantor Basarnaa Bali (Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar), Gede Darmada, Menanggapi informasi tersebut, digerakkan 4 orang personil menuju lokasi untuk melakukan koordinasi.

Pencarian dengan penyisiran di laut tidak memungkinkan, mengingat jarak pandang sangat terbatas.

“Tim yang ada di Pantai Kuta melakukan koordinasi dengan unsur SAR lainnya dan juga menyisir sepanjang bibir pantai, ” ungkapnya.

Apabila malam ini upaya pencarian tidak memberikan hasil maka operasi SAR akan dilanjutkan besok pagi.

Polisi Ringkus Tujuh Orang Pelaku Penyalahgunaan Narkoba di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com -Selama Dua minggu Polres Tabanan meringkus tujuh orang pelaku pengedar narkotika jenis shabu, satu diantaranya oknum anggota TNI aktif Kodam IX/Udayana saat ini kasusnya ditangani Detasemen Polisi Militer (Denpom), sedangkan satu orang lainnya merupakan residivis kasus serupa baru keluar masa tahanan pada 2020.

Adapun penangkapan dimulai dari, INS (44) oknum anggota TNI aktif dan rekannya IWS(54) di Jalan Darmawangsa, Banjar Taman Sari, Desa Kelod Peken, atau dekat dengan kantor pusat Pemerintahan Tabanan ini tidak sengaja.

Pengembangan pendalaman pada salah satu tersangka yakni, WWP (37) dengan menyisir TKP.

Kebetulan petugas melihat dua tersangka pelaku berhenti di pinggir jalan sembari mencari sesuatu dengan penerangan handphone. Ketika didekati oleh petugas, mereka kabur dan sempat membuang sesuatu yang setelah dicek ternyata paket shabu berisi sabu-sabu seberat 0,28 gram bruto atau 0,20 gram netto, itu disampaikan, Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra,Rabu,(18/5).

Setelah diamankan di Mapolres bersangkutan diserahkan kepada pihak Kodam IX/Udayana guna di proses hukum secara militer melalui Denpom IX/Udayana, sedangkan rekannya IWS diproses lebih lanjut di Polres Tabanan.

Pelaku lainnya, sebagai pengguna merupakan pengedar juga. Bahkan saat diamankan mengaku usai menyebar (tempel) paket sabu di sejumlah TKP. Misal, IMADAP (33), residivis asal Penebel tinggal di Desa Banjar Anyar Kediri diamankan di depan Mesjid Agung Tabanan, desa Dauh Peken Tabanan pada (7/5).

Selain menemukan satu paket shabu, pelaku mengaku menaruh shabu di empat lokasi dipinggir jalan Melati, banjar Gerogak Tengah, Delod Peken, pinggir jalan Teratai desa Dauh Peken, termasuk ditemukan lagi barang bukti di rumah kontrakan tersangka yang difungsikan sebagai laundry di Banjar Penyalin, Desa Samsam, Kerambitan dan rumah kost diitinggali pelaku di desa Banjar Anyar, Kediri.

“Dari Cik ini barang bukti yang ditemukan 40 paket shabu dengan berat keseluruhan 13,16 gram netto,” bebernya.

Pelaku berinisial WWP (37) asal Desa Delod Peken, Tabanan diamankan pada (12/5) di pinggir jalan Wagimin, Desa Kediri. Dari pengakuan, pelaku sebelumnya sudah menyebarkan barang haram tersebut di beberapa titik, di 8 TKP.

“Jadi paket shabu ditaruh oleh tersangka di sejumlah TKP sesuai kesepakatan transaksi dan menandai dengan patok dari kayu yang ujungnya diruncingi terlilit plaster warna bening, dan semua barang bukti sudah diamankan total ada 25 paket dengan berat seluruhnya 14,91 gram neto,” katanya.

Kemudian IPMA (31) dan IMAP (29) sama- sama berasal dari desa Payangan, Marga Tabanan. Untuk kedua tersangka ini diamankan (6/5) di pinggir jalan banjar Tunjuk Selatan, desa Tunjuk, Tabanan.

“Dengan barang bukti lima paket shabu dengan total berat 1 gram netto disimpan dalam pembungkus rokok,” pungkasnya.

Kisruh Kasus Dugaan Korupsi LPD Serangan, Mantan Kepala LPD Angkat Bicara

DENPASAR – Pantaubali.com – Terkait kasus dugaan korupsi Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Serangan pada 2015 sebesar lebih dari, Rp 6 miliar terus berproses.

Diketahui sebelumnya sempat perwakilan warga dari, lima Banjar di Desa Adat Serangan, Denpasar telah menempuh jalur niskala serta penuhi undang Kejari Denpasar untuk berdialog sekaligus menyerahkan surat pernyataan warga, pada Rabu,(11/5) lalu.

Kali ini giliran mantan Kepala LPD Serangan Periode 2015-2020, I Wayan Jendra, angkat bicara terkait kisruh LPD Serangan tersebut.

Dirinya menyampaikan, jangan sampai dalam dugaan kasus korupsi orang tidak melakukan korupsi malah menjadi tersangka.

“Dari sisi lain ketakuatan saya jika orang tidak melakukan korupsi akan menjadi tersangka.Kejarlah tersangka itu sesuai dengan fakta”, ujarnya,Rabu,(18/5) di Kejari Denpasar.

Dalam hal ini, hasil audit dipercayakan karena, hasil audit tersebut menentukan.

Fakta apapun hasil audit tentu akan menjadi acuan nantinya

Dirinya juga sedikit memaparkan, Fakta lain terbukti saat LPD meminjam uang karena, kekurangan likuiditas di koperasi Bulit Sedana sebesar Rp 50 juta dimasukkan ke rekening pribadi, dilakukan oleh saudari Sunita Yanti jabatan tata usaha. Selanjutnya, Made Sedana ada pinjaman sebesar Rp 1,4 milyar. Dibayar namun dimasukkan ke rekening pribadi, itu bukti konkrit mereka telah melakukan kecurangan.

Bentuk kecurangan ditemukan adalah adanya dana dibayarkan oleh Made Sedana dimasukkan ke rekening pribadi dan di rekening suaminya sehingga, hasil audit dilakukan Pak Ramanta tersebut benar bahwa, nasabah bukan nasabah.

“Ini menyebabkan kebingungan, sebenarnya saya awam masalah LPD sehingga, profesional menurut saya memakai orang profesional dibidangnya hanya tata usaha, jadi apapun namanya kegiatan administrasi LPD”, terangnya

Disini tata usaha mengetahui semua dan sebagai Ketua karena, ketidak cakapan, hanya dapat menanyakan bagaimana keuangan dan proses keuangannya.

“Selama ini terus balance dan tidak ada rasa curiga dan bangga punya tata usaha yang cerdas. Dalam pengelolaannya juga karena, keterbatasan saya dan menjamin tidak ada seperti LPD Serangan membuka ruang publik untuk saya di audit dan di cek setiap 3 bulan paling lambat 4 bulan pada masa kepemimpinan saya setelah itu saya di PLT”, bebernya.

Untuk kinerja LPD kedepan tidak mengetahui seperti apa sistemnya mudah-mudahan tidak seperti sekarang. Kecurangan setelah ada hasil audit menurut Dirinya disana baru diketehui bahwa ada kecurangan.

“Dari hasil audit dan koprintasi di Kejaksaan Sunita Yanti otak dari semua kejahatan itu”, cetusnya.

Dalam kaitan kasus tersebut, Kejari meminta dokumen LPD pada tahun 2016.Artinya dari Kejaksaan masih mengerjakan apa menjadi tuntutan masyarakat agar LPD segera diangkat prosesnya.

Sembari Jendra sangat berharap, agar segera mungkin ditetapkan tersangkanya karena, sesuai fakta perbuatan telah dilakukan sudah jelas sehingga, LPD mengalami kerugian.

Ketua DPRD Tabanan Apresiasi Kinerja Pemkab Tabanan WTP Delapan Kali

TABANAN – Pantaubali.com – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi pada Pemerintah Kabupaten Tabanan atas prestasi delapan kali memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Made Dirga ikut menghadiri undangan rapat paripurna penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi, Kabupaten/ Kota se-Bali 2021 bertempat di ruang sidang utama gedung DPRD Provinsi Bali.

Pada acara itu, hadir langsung Gubernur Bali Wayan Koster, Ketua DPRD Provinsi Bali, Anggota VI BPK, Dr Pius Lustrilanang, S.IP, M.Si, CSFA, CFrA , Auditor Utama Keuangan Negara VI BPK, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali, Bupati/ Walikota se Bali serta Ketua DPRD Kab/ Kota se Bali.

“Ini menjadi bukti dan komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam pengelolaan keuangan,” ujar Dirga seusai acara Selasa, (17/5).

Made Dirga juga berpesan, agar Pemkab Tabanan lebih fokus untuk program yang pro-rakyat terutama pemulihan ekonomi pasca pandemi. Ia juga menyatakan, inovasi menggali sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) sangat diperlukan.

“Kami di legislatif yang memiliki fungsi penganggaran, berharap Pemkab Tabanan bisa meningkatan PAD,” ujarnya.

Politisi asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara ini berharap komunikasi intens harus selalu dibangun antar pihak eksekusif dan legislatif. Sehingga program dan inovasi yang dirancang bersama bisa terwujud dan dirasakan masyarakat. (Rilis)

Ketua DPRD Tabanan Harapkan Peran Generasi Milenial Pada Pasemetonan Pratisentana Sira Arya Kubon Tubuh – Kuthawaringin

TABANAN – Pantaubali.com – Anak muda atau generasi milenial sangat diperlukan untuk menjadi jembatan sehingga sebuah kebudayaan akan tetap ajeg. Hal tersebut dilontarkan oleh Ketua DPRD Tabanan, Made Dirga seusai menghadiri undangan pelantikan Pengurus Generasi Milenial Pasemetonan Pratisentana Sira Arya Kubon Tubuh – Kuthawaringin masa bakti 2022 – 2027 pada Senin, (16/5).

Acara pelantikan ini berlangsung di Balai Banjar Taman Sekar, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri. Hadir juga dalam acara tersebut, Assisten 1 Setda Kabupaten Tabanan, anggota DPRD Tabanan dari Fraksi PDI Perjuangan Ibu Sagung Ani, Muspika Kec Kediri, Ketua Umum Pasemetonan, Perbekel Desa Banjar Anyar hingga tokoh masyarakat setempat.

“Regenerasi dan peran serta anak muda atau generasi milenial sangat dibutuhkan untuk pembangunan bangsa. Bisa dimulai dari berbagai sektor, salah satunya kebudayaan,” kata Made Dirga.

Ia juga mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus Generasi Milenial Pasemetonan Pratisentana Sira Arya Kubon Tubuh – Kuthawaringin masa bakti 2022 – 2027. Dirga berpesan, agar generasi milenial ini yang memberikan penyegaran serta membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

“Anak muda harus bisa adaptif terhadap perubahan sosial, perkembangan teknologi sehingga bisa memajukan sebuah kebudayaan,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara ini juga mengingatkan, generasi milenial Pasemetonan Pratisentana Sira Arya Kubon Tubuh – Kuthawaringin yang nantinya akan melanjutkan eksistensi pasemetonan sehingga bisa berperan dalam pembangunan Tabanan, hingga Bali.

“Jadi harus mau belajar juga, jangan terjebak pada ego sehingga tidak mau menerima saran dari senior atau para tokoh. Sehingga apa yang dicita-citakan bersama bisa terwujud,” katanya.(RILIS)

Salurkan Beras Rusak ke ASN, Ini Kata PERPADI Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Adanya dua penyosohan beras anggota Persatuan Pengilingan padi dan Pengusaha Beras Indonesia ( PERPADI ) di Tabanan kena suspend dari Perusda Darma Santika.

Maka, terkait hal tersebut Ketua Dewan Pimpinan Cabang DPC PERPADI Tabanan, Ketut Budiarta menyampaikan, memang ada dua anggota PERPADI di suspend oleh Perusda Darma Santika Tabanan.

Hal tersebut disebabkan adanya temuan beras tidak bagus dikirimkan penyosohan anggota DPC PERPADI Tabanan.

“Ada dua anggota kami menang di sanksi karena, ada memberi beras yang tidak layak konsumsi.Dengan ditemukan hal tersebut tentu akan melakukan pengawasan lebih ketat terhadap para nggota.Sehingga penyaluran beras tidak ada masalah, jika nanti ada anggota tidak mematuhi MoU kami akan berikan sanksi juga”, paparnya, Senin,(16/5) di Tabanan.

Terkait standar beras yang harus dikirimkan ke Darma Santika merupakan beras setara premium.

“Beras dikirimkan adalah, setara beras premium, golongannya C4, dengan kadar pecah mencapai 15 persen, beras tidak berbau dan tidak kotor”, cetusnya.

Jika dilihat dari pengadaan beras standar premium diinginkan oleh Darma Santika sangat mudah ditemukan di Tabanan. Sembari Budiarta menambahkan, kwalitas gabah dihasilkan di Tabanan maupun teknologi dimiliki oleh penyosohan sampai saat ini cukup bagus.

Protes Jalan Rusak Parah, Warga Juwuk Legi Tanam Pohon Pisang

TABANAN – Pantaubali.com – Warga Dusun Juwuk Legi, Desa Batunya, Baturiti, Tabanan protes karena jalan di desa tersebut bertahun-tahun tetap dibiarkan rusak parah. Padahal telah lama warga setempat mendambakan jalan mulus yang dijanjikan oleh Pemkab Tabanan.

Namun sampai perayaan Rahina Tumpek Landep,Sabtu (14/5) janji manis pemerintah tersebut tidak pernah terwujud, hingga warga kesal dengan menanam pohon pisang di tengah badan jalan.

Salah satu warga bernama Budi mengaku melakukan aksi protes terkait jalan rusak di desa mereka. Warga menanam pohon pisang di tengah jalan tanah dan sudah berlumpur sebagai bentuk protes itu.

“Kami minta jalan ini segera diperbaiki dan diaspal, karena salah satu akses warga dan mengangkut hasil pertanian,” katanya mewakili warga lainnya.

Jalan rusak ini dikatakan tidak sesuai dengan komitmen Pemkab Tabanan untuk membantu akses warga, khususnya petani sebagai ujung tombak Tabanan menyandang predikat Lumbung Beras Bali.

“Warga susah melalui jalan ini, apalagi kalau hujan, pasti becek,” kata Weda, warga lainnya.

Ia mengaku warga Juwuk Legi terpaksa melakukan aksi ini sebagai bentuk protes pada pemerintah yang tak kunjung memperbaiki jalan yang rusak di desa mereka. Menurut warga, jalan ini sudah lama rusak dan tak jarang menyebabkan kecelakaan.

“Jalan yang rusak ini sudah terjadi cukup lama, bahkan sering menyebabkan kecelakaan hingga kami khawatir dapat menelan korban jiwa,” tandasnya.

Sayangnya Kadis PUPR Kabupaten Tabanan belum bisa dikonfirmasi terkait protes warga terhadap jalan yang rusak parah tersebut.(Rilis)

Ulang Tahun ke 42, Dandim 1619/Tabanan Terima Kado Ulang Tahun dari Kapolres

TABANAN – Pantaubali.com – Pada Ulang Tahun ke 42 tahun Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Ferry Adianto S.I.P yang jatuh pada 13 Mei 2020, Mendapat perhatian dari Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Chandra S.I.K, M.H

Dandim Tabanan kelahiran Demak Jawa Tengah tersebut Menerima Kado Ulang Tahun dari Kapolres yang bertandang langsung ke kediaman Dandim 1619/ Tabanan di Banjar Taman sari, Desa Delod Peken Tabanan, pada Jumat (13/5/2022) pukul 18.30 Wita.

Kehadiran Kapolres yang didampingi Waka Polres Tabanan , Kabag Ops, Kapolsek Tabanan tersebut adalah untuk menyampaikan ucapan Selamat Ulang tahun kepada Dandim 1619/ Tabanan Letkol Inf Ferry Adianto, S.I.P. sebagai wujud Sinergitas TNI-Polri yang selalu kompak di Kabupaten Tabanan.

Ketika baru memasuki pintu masuk pekarangan kediaman, Dandim disambut dengan tembakan mercon ringan dan kertas warna warni oleh Kapolres Tabanan, karena saat itu Dandim masih berada dalam perjalanan dari Denpasar menuju Tabanan.

Kapolres Tabanan pun menyiapkan strategi penyambutan ucapan Selamat Ulang tahun. Dandim 1619/Tabanan juga langsung disambut dengan musik lagu “Selamat Ulang Tahun” dari Jamrud.

Pada kegiatan dengan peserta terbatas dan tetap mengedepankan protokol Kesehatan tersebut Kapolres Tabanan menyampaikan, Selamat ulang tahun, Semoga panjang umur, sehat selalu dan sukses dalam karier. Sambil memberikan Kado berupa kue ulang tahun.

Dandim 1619/Tabanan didampingi istri Nyonya Ferry Adianto menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolres Tabanan dan jajaran atas ucapan selamat ulang tahunnya.

“Kami dan keluarga merasa bahagia dan bangga atas kehadiran Kapolres Tabanan bersama rombongan, memberikan ucapan Selamat Ulang tahun yang ke 42. Semoga kita semua diberikan umur panjang , sehat walafiat bersama keluarga dan diridhoi Allah SWT, sekali lagi saya sampaikan terimakasih”, Ucap Dandim 1619/ Tabanan.

Selanjutnya Dandim 1619/Tabanan melakukan pemotongan kue Ulang Tahun dan diberikan kepada Kapolres Tabanan. (Rilis)