- Advertisement -
Beranda blog Halaman 743

Kejari Denpasar Akhirnya Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi LPD Serangan

DENPASAR – Pantaubali.com – Kejaksaan Negeri Denpasar akhirnya menyampaikan perkembangan penanganan perkara tindak pidana korupsi penyimpangan dana LPD Desa Adat Serangan Tahun anggaran 2015 sampai 2020.

Berdasarkan hasil penyidikan diperkuat dengan expose perkara menetapkan dua orang tersangka berinisial, IWJ selaku Kepala LPD Desa Adat Serangan Tahun 2015 sampai 2020 dan NWSY selaku Tata Usaha LPD Desa Adat Serangan Tahun 2015 sampai 2020, itu disampaikan, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Denpasar I Putu Eka Suyantha.

Adapun modus operandi para tersangka mengunakan dana LPD Desa Adat Serangan tidak sesuai dengan rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan belanja LPD Desa Adat Serangan tidak sesuai rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan belanja LPD Desa Adat Serangan, disamping itu para tersangka tidak mencatatkan pembayaran bunga atau piutang pada buku kas LPD Desa Adat, para tersangka membuat laporan pertanggungjawaban khsusnya laba usaha tidak real dengan hasil pembagian hasil jasa produksi tidak sesuai dengan ketentuan.

“Dari penggunaan dana yang tidak sesuai tersebut para tersangka membuat 17 kredit fiktif dan melakukan manipulasi pencatatan buku kas”, jelasnya, Senin,(6/6) di Denpasar.

Dari perbuatan tersebut memperkaya atau menguntungkan diri pribadi para tersangka maupun orang lain.Bahwa, berdasarkan laporan, penghitungan kerugian keuangan negara, diketahui akibat perbuatan para tersangka tersebut merugikan keuangan negara atau daerah.Keuangan LPD Desa Adat Serangan dengan nilai tiga miliar tujuh ratus empat puluh sembilan juta seratus delapan ribu rupiah.

Sembari Dirinya menambahkan, para tersangka disangkakan Pasal 2 ayat (1), Subsidair Pasal 3 Jo Pasal 18 Udang-udang 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jis Pasal 55 Ayat (1) KUHP Jis Pasal 64 ayat (1) KUHP.Untuk selanjutnya Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Denpasar akan segera menyelesaikan pemberkasan agar perkara dapat segera dilimpahkan.

“Dalam waktu dekat akan melakukan proses pemangilan dan penetapan kembali kepada dua tersangka tersebut.Nantinya secepatnya akan dilimpahkan ke Pengadilan guna dilakukan proses persidangan juga”, paparnya.

Sembari Dirinya menambahkan, untuk terduga Bendesa Adat Serangan belum memenuhi persyaratan formal.Maka, masih butuh menggali kembali bukti-bukti yang ada nantinya.

 

Polsek Tabanan Cek Sembako Menjelang Hari Raya Galungan

TABANAN – Pantaubali.com – Bukan hanya minyak goreng dilakukan pengecekan oleh personil Polsek Tabanan, akan tetapi stok sembako dilakukan pengecekan ketersediaannya menjelang Hari Raya Galungan yang akan jatuh pada hari Rabu tanggal 8 Juni 2022. Seperti halnya pada hari Minggu,(5/6) tampak personil Polsek Tabanan dipimpin Kapolsek Tabanan pada pasar Tradisional Dauh Pala Tabanan, Pasar Tabanan, Pasar Terminal Persiapan, dan pada toko serta warung penjual sembako .

“Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian Polsek Tabanan untuk mencegah terjadinya kelangkaan sembako menjelang hari raya Galungan dan Kuningan yang tinggal beberapa hari lagi. Selain melakukan pengecekan minyak goreng secara khusus ketersediaan sembako kami juga cek”, ujar Kapolsek Tabanan Kompol I Made Pramasetia, Seijin Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, Minggu,(5/6) di Tabanan.

Pengecekan sembako menugaskan personil unit Patroli Samapta, Reskrim, Intelkam, Binmas dan Bhabinkamtibmas. Dalam pelaksanaannya tetap mengedepankan humanisme.

“Selain dari pengecekan sembako tentu personil yang ditugaskan adalah untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas. Agar terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif, kami tetap menghimbau masyarakat untuk berhati-hati membawa barang bawaan. Kunci body sepeda motor saat diparkir dan ditinggal berbelanja. Saat berinteraksi sosial agar jangan berdesak-desakan hal adalah untuk mencegah terjadinya penyebaran covid19”, bebernya.

Berdasarkan hasil pemantauan dilapangan Untuk harga sembako sebagai berikut, Gula Pasir Lokal : Rp. 13.000,-/Kg (tetap), Tepung Terigu Biasa: Rp. 8.000,-/Kg (tetap), Minyak Goreng Kemasan : Rp. 24.000,-/liter (tetap) , Minyak Goreng Curah : Rp. 15.500,-/kg (tetap) ,Garam Lokal : Rp. 5.000,-/Kg (tetap),Daging Sapi Kelas 1 : Rp. 100.000,-/Kg (tetap), Daging Sapi Kelas 2 : Rp. 95.000,-/Kg (tetap), Daging Ayam Ras : Rp. 37.000,-/Kg (tetap) ,Daging Babi : Rp. 80.000,-/Kg (turun) ,Telur Ayam Ras : Rp 40.000,-/Krat isi 30 butir (tetap) ,Telur Ayam Kampung : Rp 50.000,-/Krat isi 30 butir (tetap), Telur Bebek : Rp 60.000,-/Krat isi 30 butir (tetap). Sedangkan beras Premium Rp. 12.000,-/kg (tetap), Beras Medium : Rp. 10.000 -/kg (tetap), Kedelai : Rp. 8.000,-/kg (tetap), Cabai Merah Besar : Rp. 25.000,-/kg (tetap), Cabai Kecil/Rawit : Rp. 35.000,-/kg (tetap) , Cabai Merah Keriting : Rp. 30.000,-/kg (tetap), Bawang Merah Rp.24.000,-/Kg (tetap), Bawang Putih Rp.22.000,- /Kg (tetap) ,Jagung Rp.6000,-/bungkus (turun), Tomat : Rp. 10.000,-/Kg (tetap), Kacang Panjang : Rp. 5.000,-/ikat (tetap) ,Wortel : Rp. 15.000,-/Kg (tetap).

“Dari hasil patroli dan pengecekan sembako situasi sampai saat ini masih kondusif. Sedangkan kebutuhan pokok semuanya masih mencukupi.Kami tetap menghimbau kepada masyarakat jangan ada yang melakukan penimbunan sembako”, tutupnya.

Puluhan Seniman Ikuti Kontes Mural In Bali, Tandai Bangkitnya Pariwisata Pulau Dewata

DENPASAR – Pantaubali.com – Puluhan seniman dari berbagai daerah mengikuti kontes dan pameran mural dengan tema Mural In Bali yang berlangsung sejak 25 April hingga awal Juni 2022 di Kopi Joglo Jalan Sedap Malam Denpasar. Kontes mural digelar lantaran seni melukis ini lagi in di Bali.

Penyelenggara acara kontes Mural In Bali Fransiscus Stevy mengatakan kegiatan ini digelar untuk mendorong kebangkitan pariwisata Bali usai pandemi Covid-19. Saat ini geliat pariwisata di Pulau Dewata sudah kembali normal. Harapannya Bali bisa segera kembali bangkit dengan berbagai kegiatan yang mendukung pariwisata, salah satunya lewat kontes Mural In Bali ini.

Hasil karya seni mural para seniman ini bisa dilihat oleh masyarakat sekitar serta wisatawan secara langsung di Kopi Joglo Jalan Sedap Malam Denpasar. Karya yang dipamerkan ini adalah hasil kreasi para seniman terpilih yang memenangkan kontes tersebut.

“Mural adalah salah satu karya seni yang lagi In di Bali. Ada lima karya terpilih yang kami pamerkan sampai seminggu ke depan. Kami menggelar acara ini dengan menggandeng salah satu komunitas mural terbesar di Bali yakni komunitas Djamur,” jelasnya, kemarin (Sabtu (4/6).

Panitia acara Mural In Bali Made Manggala Diapramana mengatakan acara ini berlangsung lebih dari satu bulan. Awalnya panitia membuka kompetisi secara online. Dari sana ada puluhan seniman yang mendaftar terhitung sejak 25 April hingga 15 Mei 2022.

“Peserta yang mendaftar kemudian mengupload karya mereka di media sosial, setelah diunggah kemudian kami kurasi menjadi 12 besar,” ucapnya.

Dewan juri yang terdiri dari seniman ternama Bali seperti Apel Hendrawan, Gennetik dari komunitas Djamur, serta Dwimabim seorang seniman mural Bali. Mereka kemudian memilih lima karya terbaik.

“Peserta lima besar ini kemudian kami minta untuk menuangkan ide-idenya dan membuat mural secara langsung di media triplek yang sudah disiapkan. Tim juri melihat secara langsung para peserta mengeksekusi karyanya,” cetusnya.

Dari lima besar ini kemudian diambil dua pemenang, yakni best of the best serta runner up. Sebagai pemenangnya adalah karya dengan judul Ngiring Melali oleh Wiwana. Kemudian runner up adalah karya yang berjudul Bali Menari Kembali oleh Krishna Argamayasa.

“Untuk peserta yang masuk 12 besar sebelumnya kami juga beri hadiah, untuk lima besar masing-masing mendapatkan Rp1 juta, kemudian best of the best Rp2,5 juta, runner up Rp1,5 juta. Saat acara kemarin di lokasi acara juga ada art market, serta sejumlah industri kreatif lainnya yang ikut meramaikan acara ini,” sebutnya.

Selain sebagai pertanda bangkitnya Bali pasca pandemi, kontes mural ini juga digelar untuk memberikan ruang khusus kepada para muralis atau para seniman mural untuk berkarya. Sembari Dirinya menambahkan, selama ini mural hanya dijadikan sebagai acara pelengkap saja saat ada acara-acara besar, kini pihaknya ingin memberikan ruang dengan menempatkan mural sebagai acara utama.

WNA Italia, Cedera Kaki Dihantam Ombak

KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Seorang WNA asal Italia atas nama Alessandra R (41) mengalami cedera saat berenang di Kelingking Beach, Sabtu (4/6). Sekitar pukul 14.00 Wita ia berenang dan tergulung ombak hingga dicurigai cedera parah kaki.

“Korban pada saat kejadian sedang jalan-jalan di pantai sambil berenang ringan, kemudian ada ombak menghantam lalu korban terjatuh,” jelas Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida, Cakra Negara.

Segera setelah menerima laporan kejadian dari Putu Rudana dan permintaan untuk evakuasi, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas Bali) memberangkatkan personil dari Unit Siaga SAR Nusa Penida sebanyak 4 orang. Tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi dengan menggunakan speed boat Ocean Rider. Disamping itu, koordinasi juga dilakukan dengan BPBD Nusa Penida dan Klinik Nusa Medika.

“Karena gelombang cukup tinggi, maka kami melakukan evakuasi dengan berenang ke pinggir, kita membawa tali dan tandu spinal,” ujarnya.

Di pantai korban diberikan penanganan terlebih dahulu pada bagian kaki cedera agar ketika dilakukan evakuasi dapat meminimalisir guncangan yang berakibat memperparah kondisinya.

Proses evakuasi memakan waktu berkisar 30 menit. Kurang lebih pukul 17.15 Wita korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Padangbai, Kabupaten Karangasem. Selama proses evakuasi melibatkan unsur SAR dari Basarnas Bali, BPBD Nusa Penida, Tim Medis Nusa Medica, ABK Speed Boat Ocean Rider, Pemandu wisata dan masyarakat setempat.

Hari Bhayangkara ke-76, Polri Gelar Lomba Menembak di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam rangka hari Bhayangkara ke-76 tanggal 1 Juli 2022 Polres Tabanan menggelar lomba menembak yang diikuti oleh Personil Polres Tabanan, Personil TNI dari Kodim 1619 Tabanan Dan Pewarta (Persatuan Wartawan Tabanan).

Kegiatan yang berlangsung di lapangan tembak Praja Rastra Gandewa Polres Tabanan tersebut berlangsung pada Hari Sabtu, tanggal 4 Juni 2022 pukul 07.00 sampai dengan 13.30 Wita, dipimpin Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K.., M.H., Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1619 Tabanan Letkol Infanteri Ferry Adianto, S.I.P., Waka Polres Tabanan, Kasdim 1619 Tabanan, PJU Polres Tabanan, PJU Kodim 1619 Tabanan, Ketua Pewarta dan anggota , para Kapolsek jajaran Polres Tabanan , Danramil Jajaran Kodim 1619 Tabanan,para peserta lomba menembak jajaran Polres Tabanan.

“Kegiatan ini digelar adalah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-76. Disamping melatih ketrampilan penggunaan senjata bagi personil hal ini juga sebagai ajang silaturahmi antara TNI – POLRI dan Pewarta untuk turut serta menjaga Kabupaten Tabanan dalam harkamtibmas” Ujar, Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H.

Selain kegiatan menembak Polres Tabanan juga melaksanakan kegiatan lainnya seperti Bhakti sosial berupa donor darah dan Vaksinasi, dipersilahkan juga untuk rekan rekan Pewarta berpartisipasi dalam kegiatan dimaksud” Kata Kapolres Tabanan

Sementara Dandim 1619 Tabanan menyampaikan, Apa yang dilaksanakan dalam menyambut hari Bhayangkara ke 76 ini, oleh Polres Tabanan kami dari TNI sifatnya mendukung dan mensupport. Terlebih lagi kegiatan yang menyangkut Bhakti sosial membantu masyarakat.

‘Harapan kami semoga covid19 tetap terkendali dan kedepannya kita bisa beraktivitas seperti biasa lagi”, harapnya.

Berdasarkan hasil monitoring dari Panitia lomba Bahwasanya dalam kegiatan lomba ini senjata api yang digunakan adalah senpi jenis HS cal 9×19 mm dan senpi jenis Revolver cal 38 Spc yang merupakan senjata api inventaris Polres Tabanan, dengan menggunakan teknik Centre Fire dan Double Action).

Kegiatan lomba menembak dibagi dalam 5 kategori, antara lain, Kategori Excekutif TNI-Polri, Kategori Pewarta, Kategori antar personil/antar satuan fungsi, Kategori Srikandi dan Kategori Profesional.

Dari hasil pelaksanaan lomba menembak tersebut yang berhasil meraih juara, Kategori Excekutif TNI-POLRI, Juara I atas nama AKP GUSTI KADE ALIT MURDIASA, S.H., M.H. (Kasat Samapta Polres Tabanan) dengan nilai 79, Juara II atas nama KOMPOL NI KETUT SENI PANIYANTINI, S.H., M.H.(Kabag SDM Polres Tabanan dengan nilai 77 dan Juara III atas nama KAPTEN KAV HARIYANTO ( Pasiops Kodim 1619/Tabanan) dengan nilai 75 Kategori Pewarta / Awak media Juara I atas nama NGURAH MANIK dengan nilai 37, Juara II atas nama MANG ARTA dengan nilai 33 dan Juara III atas nama GEK YUNI dengan nilai 18

Kategori antar personil/antar satuan fungsi, Juara I atas nama Aiptu I Gede Sudarsana (Ps. Panit 2 Unit Binmas Polsek Tabanan) dengan nilai 71, Juara II atas nama Briptu I Gede Deny Krisna Pratama (Bamin 4 Bag Ops Polres Tabanan) dengan nilai 69, Juara III atas nama Ipda I Nyoman Suaya (Baur Sikespol Sidokkes Polres Tabanan) dengan nilai 66

Kategori Srikandi, Juara I atas nama Iptu Made Arie Tarakumalasari, S.T.K, (KBO Satlantas Polres Tabanan) dengan nilai 81, Juara II atas nama AKP NI Made Lestari, S.H., M.H. (Ps. Kabag Ren Polres Tabanan) dengan nilai 67, Juara III atas nama AKP NI Luh Komang Sri Subakti, S.H., M.H. (Kapolsek Selemadeg Timur) dengan nilai 48

Kategori Profesional, Juara I atas nama Aiptu NI Ketut Sariati ( Ps. Paurmin Baglog Polres Tabanan) dengan nilai 76, Juara II atas nama Peltu I Gusti Agung Widiarsa (Personel Kodim 1619/Tabanan) dengan nilai 73 dan Juara III atas nama Pelda I Komang Sudarmawan. (Personel Kodim 1619/Tabanan) dengan nilai 68). (Rilis)

Seorang Mahasiswa Cedera, Saat Mendaki Berhasil Dievakuasi di Gunung Agung

KARANGASEM – Pantaubali.com – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki mengalami cedera pada pergelangan kaki saat pendakian di Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Sabtu (4/6).

Seorang mahasiswa bernama Ilham Saputra (21), memulai pendakian bersama 2 rekan lainnya sejak dini hari, pukul 01.00 Wita dari Pos Pendakian Pengubengan.

Usai menerima laporan pada pukul 11.15 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) memberangkatkan 10 orang personil Pos SAR Karangasem menuju lokasi. Tim SAR menempuh perjalanan dari dekat pura Pengubengan hingga sampai posisi korban berkisar 2 jam lamanya.Pada pukul 15.30 Wita korban berhasil dievakuasi dengan selamat

“Tepat di ketinggian 2000 kami bertemu dengan target kemudian kami menangani target untuk cederanya.Mereka tiba di bawah pukul 17.40 Wita, selanjutnya dibawa ke Puskesmas Rendang menggunakan ambulance PMI Kabupaten Karangasem,” terang Koordinator Pos SAR Karangasem, I Gusti Ngurah Eka W.

Kondisi target cukup baik, bisa jalan perlahan dengan dibantu, terlihat sedikit bengkak di atas pergelangan kaki kiri.

“Selama proses pencarian hingga terevakuasi tidak ditemukan kendala karena cuaca sangat mendukung”, katanya.

Unsur SAR yang terlibat selama operasi SAR diantaranya Pos SAR Karangasem, BPBD Karangasem, Polsek Rendang, Bhabinsa Besakih, Babinkamtibmas Besakih, Damkar Karangasem, PMI Karangasem, potensi SAR lainnya, pihak keluarga dan masyarakat setempat.

 

Serahkan Dokumen Perkawinan, Bupati Tabanan Tegaskan Jaga Kesakralan dan Komitmen Perkawinan

TABANAN – Pantaubali.com -Perkawinan bukan hanya tentang tanda tangan dokumen semata, tetapi lebih pada ikatan suci yang diikrarkan saat upacara perkawinan tersebut berlangsung. Karenanya, janji suci, kesakralan serta komitmen perkawinan harus selalu dijaga. Demikian disampaikan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya., S.E., M.M saat menghadiri undangan Penyerahan Akta Perkawinan, Kartu Keluarga dan KTP kepada Warga yang menikah di Desa Kukuh Kerambitan, terkait percepatan kepemilikan Dokumen Kependudukan, Jumat siang (3/6).

Bertempat di Rumah masyarakat I Putu Adnyana Putra Sukadiarsa, Banjar Dinas Samsaman Alas, Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan Tabanan, Bupati Sanjaya dalam kunjungannya didampingi oleh anggota DPRD Tabanan I Wayan Lara, Sekda, Asisten dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat serta unsur Muspika Kecamatan Kerambitan. Kunjungannya tersebut disambut baik oleh kedua mempelai yang saat itu didampingi oleh orang tua, Perbekel dan Bendesa Adat setempat.

Program ini merupakan sinergi program Disdukcapil Tabanan, dimana Pemerintah Desa Kukuh, Kerambitan, memfasilitasi masyarakat Desa yang berkenan mendapatkan dokumen kependudukan tersebut.

“Jadi saya merasa berbahagia pada hari ini bisa menyaksikan krama kita di Tabanan yang khususnya berada di Desa kukuh kerambitan, melakukan pernikahan sekaligus menyerahkan dokumen kependudukan,” ujar Bupati Sanjaya.

Orang nomor satu di Tabanan itu juga menyampaikan, bahwa tugas Pemerintah Kabupaten Tabanan adalah memberikan doa restu kepada masyarakat sekaligus mengapresiasi program Desa yang sangat inovatif.

“Perlu saya sampaikan apa yang kita lakukan hari ini selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” tegasnya

Bupati Sanjaya menginginkan agar sebuah visi misi itu bukan saja hanya slogan tetapi bagaimana harus diimplementasikan sengan sebagai mana mestinya. Apalagi pernikahan merupakan sebuah hal yang sakral haru direncanakan dengan matang.

“Menurut Bali serta merta tidak hanya tanda tangan dan sebagainya, namun upacara ini sangat sakral. Maka dari itu, konsep hari ini disisni dan juga sudah dilakukan di beberapa desa di Tabanan, mudah- mudahan bisa menjadi pilot project di Desa Kukuh, Kerambitan,” harap Sanjaya.

Aman, Unggul dan Madani di Tabanan bisa tercapai atas kerja keras dan komitmen yang kuat dari masyarakat dengan pemerintah. Untuk itu, Sanjaya meminta agar program ini dilakukan secara berkelanjutan di Desa Kukuh. Disamping itu, progran ini ditekankan agar selaras dengan konsep Tri Hita Karana, sehingga selain melakukan pernikahan sekaligus juga menjaga kelestarian alam dan lingkungan juga tradisi, adat, Agama dan budaya.

Atas kehadiran program ini dan juga kehadiran Bupati beserta jajaran, pasangan mempelai merasa sangat terbantu dan terhormat.

“Dengan adanya penyerahan akta ini, sangat bagus untuk kedepannya, karena mengingat jaman-jaman dulu yang menjadi permasalahan kan akta dan sekarang sudah bisa terlaksana dengan baik,” ujar Adnyana.

Sementara, senada dengan Bupati Tabanan, Perbekel Desa Desa Kukuh I Nyoman Widhi Adnyana, mengatakan, ini merupakan program perdana di Desa dan diharapkan dapat berjalan dengan lancar.

“Hari ini merupakan hari pertama kita melakukan program sedemikian rupa. Semoga kedepannya kami bisa secara kontinu lakukan, sehingga masyarakat kami pasca menikah sudah lengkap dokumennya,” terang Widhi.(Rilis)

Operasional Majelis Desa Adat Dari PT. Bank Mandiri Upaya Nyata Gubernur Koster Kuatkan Pelaksanaan Perda Provinsi Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Gubernur Bali, Wayan Koster terus bergerak cepat memperkuat peran serta fungsi Desa Adat di Bali, selain menuntaskan pembangunan Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali, orang nomor satu di Pemprov Bali ini juga kembali memfasilitasi 1 unit mobil operasional yang bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Bank Mandiri pada, Jumat (Sukra Kliwon, Sungsang) 3 Juni 2022.

Acara pemberian CSR 1 Unit Mobil dari PT. Bank Mandiri kepada MDA Provinsi Bali ini dilakukan disela-sela acara Peresmian Gedung Menara Mandiri Denpasar yang dihadiri langsung oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Sonny Aprianto, Kapolda Bali, Irjen. Pol. Putu Jayan Danu Putra, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, Kepala OJK Regional 8 Bali-Nusra, Giri Tribroto, Bendesa Agung MDA Provinsi Bali, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, Kepala Dinas Pemajuan

Masyarakat Adat, I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Saputra, dan Direktur Utama PT. Bank Mandiri, Darmawan Junaidi.

Dengan bertambahnya 1 unit mobil CSR dari PT. Bank Mandiri, menjadikan perjuangan Gubernur Bali, Wayan Koster untuk mendukung MDA Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota di Bali di dalam melaksanakan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali semakin cepat, setelah sebelumnya Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini memfasilitasi MDA Kabupaten Buleleng berupa 1 Unit Mobil yang bersumber dari CSR Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Bali pada tanggal 23 Desember 2021, kemudian berlanjut pada tanggal 5 April 2022 BPD Bali dan PT Pengadaian menyerahkan CSR masing – masing berupa 1 unit mobil untuk operasional MDA Kabupaten Bangli dan Karangasem.

Selanjutnya pada tanggal 10 Mei 2022, Gubernur Koster memfasilitasi CSR PT. Bank Central Asia Tbk Cabang Denpasar berupa 1 Unit Mobil yang diperuntukan sebagai operasional MDA Kabupaten Jembrana.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan, ucapan terimakasih kepada PT. Bank Mandiri atas bantuan CSR-nya berupa 1 unit mobil operasional untuk MDA Provinsi Bali. Hal ini merupakan hasil komunikasi yang dilakukan Gubernur Wayan Koster dengan Bank BUMN, PT. Pertamina, PT. Pelindo hingga pihak swasta di Bali untuk mengajak semuanya berkontribusi di dalam upaya bersama menjaga alam, manusia, dan kebudayaan Bali.

“Hal ini sudah terwujud dengan terbangunnya Kantor MDA Provinsi dan Kabupaten/Kota Se- Bali. Astungkara sudah selesai semua di Bali dengan total anggaran CSR Rp 37 Milyar,” kata orang nomor satu di Pemprov Bali ini.

Kemudian untuk melengkapi operasional Kantor MDA Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota Se-Bali ini, Kami mohon bantuan CSR dengan mobil operasional.

“Ternyata Bapak (Direktur Utama PT. Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, red) sudah meresponnya dan hari ini mobil akan diserahkan,” ujar Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini yang disambut tepuk tangan seraya menyatakan mengapa Saya perlu melibatkan pelaku usaha termasuk BUMN di Bali, karena ini merupakan bagian tanggungjawab Kita bersama di dalam memelihara dan menjaga Bali, baik dari alam-nya, manusia-nya, dan budaya-nya.

Sehingga ada lembaga yang menjadi benteng untuk mempertahankan budaya Bali, yang dinamai Desa Adat dengan memiliki jumlah 1.493 Desa Adat.

Dengan keberadaan Desa Adat, kata Wayan Koster Bali menjadi eksis secara berkelanjutan seperti saat ini. Kalau Bali tidak bisa merawat alam-nya, manusia-nya, dan budaya-nya, maka ekonomi tidak akan bisa tumbuh dan berkembang di Bali. Oleh karena itu, Kita harus sama- sama merawat ini. Kalau budaya Bali bagus, maka itu akan menjadi ekosistem untuk tumbuhnya perekonomian Bali dan terutama juga pariwisatanya, karena memang orang ke Bali itu tertarik pada budayaBali yang kaya, unik, dan unggul dengan kekuatan Adat Istiadat, Tradisi, Seni Budaya, serta Kearifan Lokal.

“Ini harus dijaga betul – betul dengan kokoh, tanpa budaya, Bali ini tidak akan bisa survive, karena Bali tidak sama dengan daerah lain, tidak punya emas, tembaga, minyak, gas, tambang batubara dan tambang umum lainnya. Jadi Bali hanya punya budaya, sehingga Bali harus bisa eksis, survive, berkelanjutan dengan budaya-nya. Tidak mungkin budaya ini hanya bisa dijaga dengan beban masyarakat Bali yang selama ini sangat dedicate bersama Pemerintahnya, sehingga harus menjadi tanggungjawab bersama. Kalau itu sudah dilakukan, alam Bali ini ramah dan penuh anugerah,” tegas mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Bali, Wayan Koster menyatakan, CSR 1 unit mobil dari PT. Bank Mandiri adalah upaya untuk melestarikan warisan leluhur Bali. Apalagi CSR yang diberikan ini dengan niat tulus, maka PT. Bank Mandiri akan mendapatkan ekosistem yang baik untuk menjalankan bisnisnya di Provinsi Bali.

“Dengan demikian Saya berharap PT. Bank Mandiri tidak hanya di Bali, tapi di Indonesia bisa tumbuh sehat menjadi Bank yang berkelas dan bersaing dengan lembaga keuangan di dunia. Itu harapan dan doa Kita dari Bali, terimakasih dan Saya juga ucapkan selamat atas diresmikannya Gedung Menara Mandiri Denpasar, semoga memberikan kebahagiaan bagi pelayanan masyarakat di Bali,” kata Gubernur Bali jebolan ITB ini seraya menegaskan nanti akan menyusul mobil operasional berikutnya ke MDA Kabupaten/Kota lainnya dari bantuan lembaga keuangan yang saat ini sedang diproses. Karena diperlukan 9 mobil untuk sembilan MDA Kabupaten/Kota Se-Bali.

Sementara Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat, I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Saputra menambahkan, program fasilitas CSR Gubernur Bali, Wayan Koster untuk operasional mobil MDA Kabupaten/Kota di Bali saat ini tercatat sudah ada sebanyak 5 bantuan mobil.

“Untuk itu Kami masih menunggu arahan, siapa yang berhak terdahulu Kita berikan CSR 1 unit mobil dari PT. Bank Mandiri ini, karena MDA Kabupaten Buleleng, MDA Kabupaten Bangli, MDA Kabupaten Karangasem, dan MDA Kabupaten Jembrana sebelumnya telah menerima bantuan CSR 1 unit mobil hasil dari fasilitasi Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster,” tutupnya.

 

DAT, Perekayasa Penculikan Masih Berstatus Wajib Lapor

TABANAN – Pantaubali.com -Kasus rekayasa penculikan dan pemberian keterangan palsu dilakukan DAT, seorang wanita 19 tahun dan mertuanya.

Sebelumnya menurut, Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra menyebutkan, pemeriksaan kasus penculikan dan percobaan pemerkosaannya telah dihentikan karena, telah terbukti merupakan rekayasa dilakukan yang bersangkutan.

Sebelumnya, proses pemeriksaan terhadap DAT dan mertuanya juga telah dilakukan, dengan melibatkan tim Psikolog dari Polda Bali dan tim kesehatan jiwa dari Rumah Sakit Daerah.

Menurut, Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra menyampaikan, sampai saat ini, status DAT wajib lapor karena, masih berupa laporan dan pengembangan awal.

“Statusnya (DAT) sekarang masih wajib lapor karena, ini masih laporan awal pengembangan dari awal”, jelasnya, Sabtu,(4/6) di Penebel, Tabanan.

Laporan awal masalah penyekapan telah dihentikan karena,merupakan ceritanya.Jadi, dari pengembangan penanganan dilanjutkan guna membuktikan dan membuka indikasi adanya laporan atau keterangan palsu dari DAT.

“Siapa memulai itu yang ingin kita buktikan”, cetusnya.

Pada hari Minggu lalu telah dilaksanakan gelar perkara juga guna menentukan status penyidikan naik atau tidaknya.

Namun dari pemeriksaan dilakukan penyidik ternyata ada keterangan harus diperdalam lagi. Pertama, keterangan DAT dan Bapak Mertuanya.Akan tetapi, ada perbedaan keterangan terutama dalam hal membuktikannya.

“Sudah kita laksanakan pemeriksaan tambahan terutama untuk DAT, kita jadwalkan minggu depan kalau tidak hari Senin atau Selasa Bapaknya akab diperiksa kembali.Jadi, masih menunggu, kita belum dapat menaikan ke tingkat penyidikan karena, keterangan-keterangan terus kita sinkronkan kembali”, paparnya.

Selain itu, akan dibuktikan niatnya juga kerena, keterangan DAP awal, datang meminta bantuan perlindungan sama Bapaknya. Dari keterangan bapaknya, awalnya memang agak kesulitan bahwa, DAT suka berubah segala macamnya.Jadi, dari Bapaknya responsnya, dia memberi bantuan agar tidak ribut.Dia jengkel dan mengikatnya, akan tetapi tidak ada niat untuk membuat cerita tersebut”, bebernya.

“Murni jengkel karena, DAT suka pulang malam agar tidak ribut dengan suaminya.Niatnya tersebut masih dipertajam lagi, apa ada keterlibatan bapaknya atau hanya DAP sendiri. Hal tersebut akan disinkronkan lagi untuk membuktikan niatnya dari awal harus kita pertajam”, tutupnya.

Penerbangan Internasional Kian Ramai, Batik Air Malaysia Tambahkan Rute Denpasar – Kuala Lumpur Di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai

BADUNG – Pantaubali.com – Rute penerbangan Internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali kembali bertambah dengan mulai beroperasinya maskapai Batik Air Malaysia yang melayani rute Kuala Lumpur – Denpasar – Kuala Lumpur pada hari Kamis (02/05). Penerbangan oleh maskapai Batik Air Malaysia yang dioperasikan Malindo Air tersebut, menggunakan pesawat Boeing 737 – 800 yang dapat menampung hingga 180 penumpang.

“Kami mengucapkan selamat kepada Batik Air Malaysia yang telah membuka rute perdana direct flight Kuala Lumpur – Denpasar – Kuala Lumpur. Kami sangat mengapresiasi pembukaan rute ini dan mendukung sepenuhnya operasional Batik Air Malaysia di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali”, jelas General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Handy Heryudhitiawan.

Pesawat Batik Air Malaysia, dengan kode pesawat OD-306 dengan rute Kuala Lumpur – Denpasar menampung sebanyak 129 penumpang pada penerbangan perdananya. Sedangkan untuk rute Denpasar – Kuala Lumpur, penerbangan perdana Batik Air Malaysia dengan kode penerbangan OD-305 melayani sebanyak 101 penumpang. Kedepannya, penerbangan ini akan terjadwal setiap hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Kemudian, lanjut Handy, penerbangan perdana Batik Air Malaysia ini diharapkan akan semakin meramaikan jumlah penumpang internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali yang saat ini tengah mengalami kenaikan.

“Dengan bertambahnya rute Kuala Lumpur – Denpasar – Kuala Lumpur oleh Batik Air Malaysia tentunya semakin menambah alternatif bagi para pengguna jasa. Kami harap dengan semakin banyaknya maskapai yang melayani rute tersebut, jumlah wisatawan dari Kuala Lumpur juga mengalami peningkatan.” paparnya.

Pada Mei 2022, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali telah melayani sebanyak 1.006.662 penumpang. Dari jumlah tersebut, total penumpang pesawat Domestik adalah 770.007 sedangkan total penumpang internasional berjumlah 236.665.

“Kami selaku operator bandara turut berbahagia dengan meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara di Pulau Bali. Untuk itu, kami berharap untuk rute-rute internasional lainnya agar segera beroperasi kembali, seiring dengan membaiknya situasi pandemi di Indonesia”, tutupnya.