- Advertisement -
Beranda blog Halaman 742

Jumlah Kunjungan Meningkat, Polisi Amankan DTW Alas Kedaton

TABANAN – Pantaubali.com – Sehubungan dengan meningkatnya jumlah pengunjung yang berkunjung di Daerah Tujuan Wisata Alas Kedaton, pada Kamis,(9 Juni 2022 , Personil Polsek Marga meningkatkan pengamanan di DTW alas Kedaton.

“Seperti kita ketahui bersama DTW Alas Kedaton yang berada di Desa Kukuh, Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan tersebut merupakan tempat wisata alam yang sering juga disebut dengan Monkey forest dimana di tempat tersebut dihuni dengan kelompok binatang Kera”, jelas Kapolsek Marga AKP I Gede Budiarta, S.H., M.H.,seijin Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H.

“Saat ini merupakan hari umanis Galungan, masyarakat banyak yang datang berkunjung ke DTW alas Kedaton. Dengan adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan terutama didominasi oleh wisatawan lokal Bali dan Wisnu serta wisman tentu kami dari Polsek Marga akan memberikan pelayanan demi keamanan dan kenyamanan para pengunjung”, paparnya.

Lebih lanjut Kapolsek Marga menjelaskan bahwa “Dalam pengamanan ini ditugaskan unit Patroli Samapta, Reskrim, Intelkam , Binmas dan Bhabinkamtibmas.

Selain memberikan himbauan kamtibmas kepada para pengunjung, kami juga tetap menghimbau agar masyarakat pengunjung tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Mari kita semua tetap disiplin menerapkan prokes terutama memakai masker.Karena Sesuai arahan pemerintah pandemi covid19 belum berakhir, mari kita semua ikuti peraturan pemerintah untuk tetap prokes

“Dalam pengamanan ini kami tetap berkolaborasi dengan pihak Desa Adat serta pecalang untuk bersinergi melakukan pengamanan.Demikian juga dengan TNI dari Koramil Marga. Sampai saat ini situasi masih kondusif”, pungkasnya.

Tingkatkan kesadaran hukum Prajurit dan meminimalisir tingkat pelangaran, Kodim 1619/Tabanan Menerima Penyuluhan Hukum

TABANAN – Pantaubali.com – Kegiatan Penyuluhan Hukum terhadap personel Kodim 1619/Tabanan diikuti anggota Persit KCK cabang XXXVI disampaikan oleh, Hukum Daerah Militer (Kumdam) IX/Udayana TW II TA. 2022 dengan tema Melalui penyuluhan hukum kita tingkatkan kesadaran hukum Prajurit guna meminimalisir tingkat pelangaran di satuan TNI AD diselenggarakan di Makodim 1619/Tabanan, pada, Senin (6/6).

Penyuluhan dipimpin oleh, Waka Kumdam IX/Udayana Letkol Chk Ahmad Solihin beserta 2 orang personel Letda Chk Kadek Duwi Muliantara dan Letda Chk Bastanta Barus yang diterima langsung oleh Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf Dewa Putu Oka diikuti oleh Para Perwira Staf Kodim 1619/ Tabanan, Danramil jajaran Dim 1619/Tabanan, PNS Kodim 1619/Tabanan dan Ibu-ibu Persit kodim 1619/Tabanan

Waka Kumdam IX/Udayana Letkol Chk Ahmad Solihin dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Penyuluhan hukum merupakan wahana untuk menggugah kesadaran hukum meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan hukum serta untuk memberikan wawasan kepada seluruh prajurit dan PNS agar dapat mengurangi angka pelanggaran terjadi.

“Tujuan penyuluhan untuk membekali Prajurit dan PNS untuk membentengi diri dalam melaksanakan tugas juga dalam kehidupan bermasyarakat sehingga tidak terjadi pelanggaran mengingat masih terjadinya tindak pidana yang dilakukan oleh Prajurit dan PNS TNI karena kurangnya pemahaman dan pengetahuan terhadap masalah hukum”, paparnya.

Kegiatan diikuti dengan sangat antusias oleh para peserta dan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Letda Chk Kadek Duwi Muliantara terkait proses perceraian di lingkungan TNI AD dan tindak pidana pelaku pelanggaran KUHAP serta penyampaian dari Letda Chk Bastanta Barus terkait Pelaksanaan perundang- undangan lalulintas dan Hukum Humaniter.(Rilis)

Sampai Hari Ini, Pelajar Terseret Arus Masih Dalam Pencaharian di Pantai Double Six

BADUNG – Pantaubali.com – Seorang warga Jalan Pulau Galang terseret arus di Pantai Double Six, Seminyak, Badung, Rabu (7/6) pagi sekitar pukul 08.30 Wita. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) mendapatkan informasi dari Polair Kuta pada pukul 10.40 Wita. Diketahui identitas target atas nama Muhammad Aidil Mubarok (16).

Sebelum kejadian Aidil bersama teman-temannya bermain bola, sesaat kemudian mereka berenang pada area yang sudah diberi tanda bendera merah. Petugas sempat mengingatkan mereka namun setelah ia kembali ke pos yang jaraknya jauh, didapatkan informasi ada pengunjung terseret arus. Menindaklanjuti laporan tersebut, diberangkatkan 6 orang personil menuju Pantai Double Six.

“Sementara itu petugas siaga terus berkoordinasi dengan Polair Kuta dan Balawista Kuta”, ujar,Kepala Kantor Basarnas Bali (Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar), Gede Darmada dalam keterangan Persnya,Selasa,(7/6) di Badung.

Proses pencarian target di perairan dilakukan dengan menggunakan 2 unit jetski, speedboat dan juga dibantu para peselancar di sekitar lokasi. Di lain tempat, SRU darat menyisir sepanjang bibir pantai ke arah utara dan selatan.

“Hingga saat ini target belum bisa ditemukan”, ucapnya

Sembari Dirinya menambahkan, tim SAR gabungan yang terlibat diantaranya Basarnas Bali, Radio 115, Barisan Relawan Pemadam Kebakaran, Ditpolair Polda Bali, Ditpolair Polresta, Balawista, pihak keluarga dan relawan lainnya.

BBTF 2022 Kembali Digelar, Wagub Cok Ace Harap Ada Perubahan dari Tahun-Tahun Sebelumnya

BADUNG – Pantaubali.com – Setelah sempat terhenti selama dua tahun akibat Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) tahun 2022 kembali digelar. Menyambut kembali digelarnya setelah vakum sekian lama, Wakil Gubernur Bali Prof. TJokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) berharap gelaran BBTF 2022 berbeda dengan sebelumnya.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan konferensi pers BBTF 2022 bertempat di Bali International Convention Center (BICC), ITDC, Badung, pada Senin (6/6/2022).

Hal berbeda menurut Wagub Cok Ace yang juga merupakan Ketua PHRI Bali tersebut adalah, promosi pariwisata yang diusung oleh Pemprov Bali melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui pola pembangunan berencana menuju Bali era baru.

“Dalam visi misi tersebut sudah jelas arah pariwisata Bali ke depan adalah pariwisata yang berkelanjutan dan berkualiats,” jelasnya dalam kesempatan yang turut juga dihadiri oleh Koordinator Pemasaran Pariwisata Nusantara Area I (Sumetare) Kemenparekraf Taufik Nurhidayat, Ketua GIPI/ BTB Bali Ida Bagus Agung Partha Adnyana, GM Multi Property Vice President – The Westin Resort Nusa Dua Bali Oriol Montal serta Ketua Komite BBTF 2022 I Putu Winastra.

Dilanjutkannya, pariwisata berkelanjutan adalah aktivitas pariwisata yang tidak mrusak sumber daya Bali, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Sedangkan pariwisata berkualitas adalah pariwisata yang memberikan manfaat serta kesejahteraan bagi masyarakat sekitarnya.

“Sejahtera ini bukan berarti materi, tapi bisa juga berupa transfer of knowledge yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Seperti dokter atau penulis yang banyak datang ke Bali bisa memberikan manfaat yang besar untuk Bali,” imbuhnya.

Tokoh Puri Ubud ini pun menambahkan bahwa ini adalah momentum yang sangat baik memperkenalkan pariwisata yang berkelanjutan dan berkualitas pasca pandemi Covid-19. Ia pun melihat, pasca pandemi terjadi diversifikasi ekonomi seperti tahun 1920, dimana terjadi perubahan besar-besaran dalam tatanan kehidupan ekonomi masyarakat Bali dari agraris ken pariwisata.

“Hal itu juga saya lihat dewasa ini, setelah pandemi terjadi diversifikasi dair pariwisata ke ekonomi kreatif. Hal itu harus disambut baik oleh pelaku pariwisata, serta dipromosikan di ajang BBTF kali ini. Karena ini ke depan yang akan menopang perekonomian Bali,” jelasnya.

Ia pun berharap, ajang BBTF 2022 ini bisa menjadi momentum untuk membangkitkan pariwisata Bali yang sempat terpuruk. Wagub Cok Ace meyakini jika transaksi kali ini tidak seperti sebelum-sebelumnya, namun ini salah satu lompatan besar kebangkitan perekonomian Bali.

“Jadi kita buat kemasan-kemasan baru, supaya tidak seperti sebelumnya. Bali yang damai pasca Covid-19 bisa kita tonjolkan juga di ajang tersebut,” pungkasnya.

Sementara sebelumnya Ketua paniti BBTF I Putu Winastra mengatakan bahwa BBTF 2022 akan digelar dari tanggal 14-17 Juni 2022 mendatang di Kawasan ITDC Nusa Dua. Meskipun di tengah sulitnya kondisi akibat pandemi, namun ia bersyukur respon positif berdatangan dari pelaku pariwisata baik dari dalam maupun luar negeri.

Dia mengungkapkan bahwa akan terdapat 181 sellers dari 30 Kabupaten/Kota daro 13 Provinsi di seluruh Indonesia, serta 200 buyers dari seluruh dunia. Menurutnya banyak negara baru bermunculan sebagai buyers, terutama negara-negara dari Kawasan Afrika. Ia pun mengatakan target transaksi kali ini sebesar 5,2 triliun atau naik sekitar 22% dari tahun 2021.

“Sama halnya dengan Pak Wagub, saya harap gelaran BBTF kali ini juga bisa dijadikan ajang kebangkitan pariwisata Bali”, pungkasnya.(Rllis)

PPDB SMAN dan SMKN Dibuka 22 Juni 2022, Tampung 45.721 Lulusan SMP

DENPASAR – Pantaubali.com – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMAN dan SMKN Tahun Pelajaran 2022/2023 akan dibuka mulai tanggal 22 Juni 2022. Lulusan SMP yang dapat ditampung pada SMA-SMK Negeri di Provinsi Bali sebanyak 45.721 siswa. Informasi itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali Dr. KN. Boy Jayawibawa dalam jumpa pers dengan awak media di Ruang Rapat GTK Disdikpora Bali, Senin (6/6/2022). Dalam jumpa pers itu, Kadisdikpora didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali I Ketut Sudarma, S.Sos, Kepala Bidang Pembinan SMA Drs. I Nyoman Ratmaja, M.Pd dan Kepala UPTD. Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan Disdikpora Bali Luh Made Seriarningsih, S.Kom, MAP.

Mengawali paparannya, Kadisdikpora Boy Jayawibawa menyampaikan bahwa pelaksanaan PPDB Tahun Pelajaran 2022/2023 berpedoman pada Peraturan Gubernur Bali Nomor 17 Tahun 2021 Tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan serta Keputusan Gubernur Bali Nomor: 288/03-A/HK/2022 Tahun 2022 Tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru Pada SMA dan SMK Tahun Pelajaran 2022/2023.

Dalam PPDB tahun ini, jumlah lulusan SMP di Provinsi Bali tercatat sebanyak 66.617 siswa, sedangkan daya tampung SMA-SMK Negeri di Provinsi Bali sebanyak 45.721 siswa. Jumlah tersebut akan tertampung di 89 SMA Negeri dan 56 SMK Negeri. Sementara daya tampung SMA-SMK Swasta di Provinsi Bali tercatat sebanyak 41.833 siswa yang terdiri dari 74 SMA Swasta dan 119 SMK Swasta.

Ditambahkan Kadisdikpora, Pemprov Bali terus berupaya meningkatkan daya tampung SMA dan SMK Negeri melalui pembangunan sekolah baru. Tahun ini, akan dibuka 4 (empat) unit sekolah baru SMA/SMK dan langsung menerima peserta didik baru yaitu SMA Negeri 3 Kuta Selatan di Kecamatan Kuta Selatan, SMA Negeri 3 Mengwi di Kecamatan Mengwi, SMK Negeri 2 Kuta Selatan di Kecamatan Kuta Selatan dan SMK Negeri 1 Mengwi di Kecamatan Mengwi.

Melanjutkan penjelasan tentang teknis PPDB Tahun 2022, Boy Jayawibawa menerangkan bahwa calon peserta didik SMA/SMK dapat melakukan pendaftaran maksimal melalui 3 (tiga) jalur pendaftaran secara bersamaan dalam satu tahapan sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Pendaftaran, seleksi dan pengumuman PPDB SMA/SMK akan dilaksanakan secara bersamaan untuk semua jalur (jalur afirmasi, jalur inklusi, jalur sertifikat prestasi, jalur zonasi, jalur rangking nilai rapor) dalam satu tahapan. Tahap pendaftaran akan dilaksanakan pada tanggal 22 s.d. 25 Juni 2022, seleksi tanggal 26 Juni s.d. 2 Juli 2022, dan pengumuman tanggal 4 Juli 2022. Daftar ulang bagi peserta didik yang dinyatakan diterima dilakukan pada tanggal 5 s.d. 7 Juli 2022.

Selanjutnya Boy Jayawibawa mengurai presentase jalur pendaftaran pada PPDB tahun ini. Jalur Pendaftaran PPDB SMA dibagi menjadi jalur zonasi (50 persen), jalur afirmasi termasuk jalur inklusi (15 persen), jalur perpindahan tugas orang tua/wali (5 persen), jalur sertifikat prestasi (20 persen) dan jalur rangking nilai rapor (10 persen). Sedangkan jalur pendaftaran PPDB SMK dibagi menjadi jalur zonasi termasuk Jalur perpindahan tugas orang tua/wali (10 persen), jalur afirmasi termasuk jalur inklusi (30 persen), jalur sertifikat prestasi (15 persen), jalur ranking nilai rapor (45 persen).

Seleksi PPDB SMA dilakukan berdasarkan urutan jalur inklusi, jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orangtua/wali, jalur sertifikat prestasi, jalur zonasi dan jalur rangking nilai rapor. Sementara seleksi PPDB SMK dilakukan berdasarkan urutan jalur inklusi, jalur afirmasi,jalur sertifikat prestasi, jalur zonasi dan jalur rangking nilai rapor.

Dalam mengikuti tahapan PPDB, peserta didik baru wajib mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Untuk membantu kelancaran pelaksanaan PPDB, telah dibentuk posko di masing-masing satuan pendidikan SMA/SMK Negeri, termasuk memfasilitasi daerah-daerah yang memiliki hambatan dalam pelaksanaan pendaftaran secara daring (online) karena keterbatasan infrastruktur/peralatan.

Untuk kelancaran proses PPDB, calon peserta didik baru diminta menyiapkan dokumen yang menjadi persyaratan PPDB, kemudian melakukan pendaftaran secara online pada portal PPDB Provinsi Bali. Calon peserta didik yang akan mendaftar di jenjang SMA dapat mengakses website http://smabali.siap-ppdb.com, sedangkan calon peserta didik yang akan mendaftar di jenjang SMK dapat mengakses http://smkbali.siap-ppdb.com.

Jika ada kendala saat melakukan pendaftaran, dapat menghubungi Posko PPDB di sekolah pilihan. Informasi lebih lanjut terkait PPDB dapat dilihat di website https://disdikpora.baliprov.go.id atau menghubungi Disdikpora Provinsi Bali Telp. (0361) 226119.(Rilis)

Menjelang Galungan, Bupati Tabanan Ngobrol Pintar (Ngopi) dengan Pewarta

TABANAN – Pantaubali.com – Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan tahun 2022, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, didampingi Sekda, Asisten III dan OPD terkait, bersama Persatuan Wartawan Tabanan (Pewarta), “Ngopi” (Ngobrol Pintar) di Rumah Jabatan Bupati Tabanan, Senin, (6/6) siang.

“Kegiatan ini merupakan rutinitas dalam rangka menyambut hari raya Galungan dan Kuningan. Jadi 6 bulan sekali teman-teman Pewarta saya ajak berkumpul disini meliang-liang dan secara khusus saya ajak makan siang disini,” ujar Bupati Sanjaya membuka acara saat itu.

Dikesempatan itu, Bupati Sanjaya juga mengungkapkan kebahagiaannya bisa berkumpul dengan teman-teman pewarta sambil ngobrol santai melakukan evaluasi program-program yang telah terlaksana maupun yang baru berjalan. Mengingat, kasus pandemi kemarin menyebabkan silaturahmi dengan Pewarta terhambat akibat pembatasan aktivitas.

“Tidak terasa saya sudah ngayah menjadi Bupati selama 1,5 tahun, tepatnya satu tahun empat bulan dan di momen ini kita patut bersyukur karena kita bisa berkumpul tanpa memakai masker lagi karena kasus pandemi telah mereda,” pungkas Sanjaya.

Dalam momen ini, orang nomer satu di Tabanan itu juga meminta dukungan kepada teman-teman pewarta karena Sanjaya sangat menyadari di kurun waktu 1,5 tahun pemerintahannya ada banyak kekurangan yang harus digapai. Sanjaya berharap, disisa waktu kepemimpinannya segala program yang dirancang dalam visi misi bisa terlaksana.

“Apalagi teman-teman media sudah tahu, saya ini sekarang tancap gas dengan Pak Sekda dan kawan-kawan karena jabatan kita hanya 3,5 tahun. Jadi pertanggungjawaban saya dengan masyarakat di 3,5 tahun ini, sampai 2024 harus tancap gas. Walaupun dengan situasi, kondisi apapun, wajiblah kita tancap gas dengan kegiatan-kegiatan sosial dan lain-lainnya,” imbuh Sanjaya.

Sanjaya juga meminta kepada seluruh Pewarta agar terus meningkatkan komunikasi dan sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini. Pihaknya mengaku membuka ruang selebar-lebarnya bersama kawan-kawan Pewarta, sehingga sangat komunikatif serta mampu memberikan masukan dan kritikan dalam mewujudkan visi misi Pemkab.

“Jalinan hubungan kerja dan silaturahmi ini penting, sangat penting. Bukan permaslahan yang lain-lain, tetapi hubungan komunikasi ini, silaturahmi ini sangat baik. Hubungan ini tetap dipertahankan, apalagi memasuki Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani ini, harus lebih ditingkatkan,” pinta Sanjaya.

Ketua Pewarta Donny Darmawan mewakili seluruh anggota pewarta, menyambut baik keinginan Bupati. Dikesempatan itu, pihaknya menyampaikan beberapa keinginan dan masukan dari teman-teman Pewarta sekaligus mengucapkan terimakasih atas undangan Bupati, sehingga bisa bertatap muka melakukan diskusi santai.

“Komunikasi yang terjalin selama ini sudah sangat baik sekali Bapak Bupati. Jadi, apapun itu konfirmasi terhadap berita pun kami selalu lakukan, karena kami ingin bersinergi dengan Pemerintah Daerah membangun Tabanan yang AUM, Aman, Unggul dan Madani,” ucap Donni. (Rilis)

Pemerintah Kabupaten Tabanan Ucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan 2022

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam rangka mennyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan, mewakili segenap jajaran Pemerintah Kabupaten beserta seluruh Masyarakat Tabanan, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya., S.E..M.M didampingi oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan, S.E mengucapkan, Selamat Merayakan Hari Raya Suci Galungan dan Kuningan bagi seluruh umat yang merayakan.

Hari Raya Galungan yang dimaknai sebagai wujud kemenangan Dharma (Kebenaran) melawan Adharma (Kejahatan) ini jatuh pada Rahina Buda Kliwon Wuku Dungulan, Rabu 8 Juni 2022 dengan rangkaian Penampahan Galungan (Anggara Wage Dungulan), Hari Raya Galungan (Buda Kliwon Dungulan) dan Umanis Galungan (Wraspati Umanis Dungulan). Dan perayaan Hari Raya Kuningan pada Rahina Saniscara Kliwon Kuningan, Sabtu 18 Juni 2022.

Persembahyangan Galungan dan Kuningan yang jatuh setiap 210 hari atau 6 bulan sekali, menjadi momen bagi umat Hindu untuk berdoa dan mengucap syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta Dewa/Bhatara atas seluruh manifestasinya demi keselamatan dan kesejahteraan manusia di bumi.

Bupati Sanjaya di kesempatan ini, mengucapkan Rahajeng Rahina Suci Galungan Lan Kuningan Majeng Ring Umat Sedharma. “Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan yang Maha Kuasa, selalu memberikan anugerah kepada kita semua di saat menjalankan swadarma di kehidupan kita semua” Kata Sanjaya.

Lebih lanjut pihaknya juga berharap bagi masyarakat Tabanan, agar selalu diberikan kesehatan, kekuatan dan kedamaian, bersama-sama dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan, selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan demi terwujudnya Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). (Rilis)

Buka Kejuaraan Bola Voli Putra Vodka Cup III, Bupati Tabanan Harap Generasi Muda Mampu Kembangkan Potensi Diri

TABANAN – Pantaubali.com – Selain sebagai ajang penyaluran hobi dan kegemaran, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, meyakini bahwa, olah raga mampu memberikan pengaruh yang signifikan dalam pengembangan potensi diri generasi muda menuju arah yang lebih baik. Hal itu diungkapkan Bupati Tabanan saat membuka Kejuaraan Bola Boli Putra Vodka Cup III, Sabtu, (4/6) malam.

Bertempat di Lapangan Voli Putra Vodka, Dukuh Pulu Kaja, Seltim, kedatangan Bupati Sanjaya beserta jajaran disambut antusias masyarakat yang telah memadati tribun lapangan. Nampak hadir saat itu, anggota DPR RI I Made Urip, anggota DPRD Bali I Ketut Purnaya, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga, Sekda, OPD terkait, Camat dan unsur Muspika Kecamatan Seltim.

“Juga tidak kalah pentingnya, kejuaraan Voli ini dapat dijadikan ajang silaturahmi, memperkokoh persatuan, persaudaraan dan kebersamaan serta menumbuhkan semangat sportivitas yang mengalir dalam semangat pemuda. Sebagai tulang punggung bangsa yang dapat melebur menjadi semangat pembangunan yang terus menggelora untuk membawa Tabanan menuju Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” ungkapnya

Kegiatan ini mendapat apresiasi dan penghargaan yang tinggi serta ucapan terimakasih dari Bupati Sanjaya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kejuaran Voli ini. Diharapkan juga, kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda tahunan dan diselenggarakan secara reguler dan berkelanjutan di masa mendatang bukan hanya di Seltim, tetapi diseluruh Kecamatan di Kabupaten Tabanan.

“Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik sesuai harapan dan tujuan serta dapat meningkatkan eksistensi, minat dan perhatian masyarakat terhadap olah raga Bola Voli, sehingga menghasilkan atlet yang handal dan mampu berprestasi. Selamat berlomba dengan penuh semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” imbuhnya

Ketua Panitia Kejuaraan I Ketut Joko, mengatakan, pelaksanaan turnamen ini dimulai dari tanggal 4 Juni 2022 sampai dengan 17 Juli 2022 dan diikuti oleh 32 Club Voli dari berbagai daerah di Bali. Kejuaraan yang menyuguhkan total Rp. 40 juta sebagai hadiah ini ditujukan untuk penggalian dana untuk melakukan upacara Ngenteg Linggih di Pura Dalem setempat tahun 2023 mendatang.

Disamping itu, kerjasama dengan KONI Tabanan ingin mengembangkan existensi Voli di Tabanan bahkan mampu bersaing di tingkat Provinsi bahkan tingkat Nasional. Pihaknya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Terlebih kepada Bupati beserta jajaran yang telah berkenan memberikan semangat dan dukungan. (Rilis)

Gubernur Wayan Koster Gelar Seminar Aktualisasi Kepemimpinan Bung Karno Dalam Bali Era Baru

DENPASAR – Pantaubali.com – Gubernur Bali, Wayan Koster secara resmi membuka Seminar “Aktualisasi Kepemimpinan Bung Karno Dalam Bali Era Baru” pada, Senin (Soma Pon, Dungulan) 6 Juni 2022 di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar dengan menghadirkan narasumber, I Gusti Ngurah Kusuma Kelakan dari Anggota Komisi VIII DPR RI, Anak Agung Gede Oka Wisnu Murti dari pakar politik dan dosen Universitas Warmadewa, Prof. I Wayan Ramantha sebagai pakar ekonomi dan guru besar di Universitas Udayana dan Prof. I Wayan “Kun” Adnyana sebagai pakar budaya dan Rektor Institute Seni Indonesia – Denpasar dengan moderator I Ketut Sumarta.

Gubernur Wayan Koster menjelaskan bahwa Seminar “Aktualisasi Kepemimpinan Bung Karno Dalam Bali Era Baru” sengaja dilaksanakannya dengan tujuan supaya pemahaman masyarakat tentang ajaran – ajaran Bung Karno berkaitan dengan kebangsaan itu terus disuarakan, disampaikan ke masyarakat.

“Bahwa sebagai bangsa, Kita ini dibangun oleh proklamator Kita, pemimpin pergerakan Kita di Indonesia yang mengantarkan Indonesia menjadi negara yang merdeka,” ujar mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Bung Karno, kata Gubernur Bali tidak saja menjadi pemimpin pergerakan dan menjadi proklamator dan menjadi Presiden RI Pertama di Indonesia, lebih dari pada itu beliau telah memberikan ajaran – ajaran yang sangat fundamental bagi masa depan bangsa Indonesia. Tidak saja membangun spirit masyarakat Indonesia ketika melawan penjajahan, tapi juga membangun spirit bagaimana agar bangsa ini setelah merdeka terus memiliki spirit yang kuat untuk mengisi kemerdekaan dengan pembangunan – pembangunan sesuai konteks perkembangan jamannya.

Itulah sebabnya sebagai generasi penerus Kita harus memahami ini, agar Kita mengetahui dari mana Kita berasal, memahami sejarah panjang bagaimana pemimpin bangsa Kita terdahulu berjuang, hingga mengantarkan Kita saat ini ke pencapaian pembangunan yang Kita laksanakan.

“Saya harapkan di seluruh Indonesia supaya Kita mengenal sejarah atau Jas Merah (Jangan Sekali – kali Melupakan Sejarah, red). Untuk itu Kita harus ingat, bahwa keberadaan Kita hari ini, itu ada yang menggerakan, mengkreasikan, dan menciptakan serta menuntun jalan untuk mencapai segala aspek pembangunan di seluruh Indonesia,” harap orang nomor satu di Pemprov Bali ini.

Lebih lanjut Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini menyebutkan Bung Karno tidak saja mewariskan nilai – nilai yang luar biasa, tapi juga beliau mewariskan pembangunan – pembangunan fisik yang sangat monumental. Jadi Bung Karno itu adalah sosok yang sangat komplit, memiliki pengetahuan dengan membaca referensi yang cukup banyak, sehingga beliau bisa merumuskan tentang bagaimana masa depan Indonesia, bagaimana ideologi Indonesia dengan Pancasila yang dibangun oleh beliau, dan kemudian juga memberikan arahan untuk membangun bangsa ini yang dituangkan dalam konsep Pola Pembangunan Semesta Berencana.

Konsep Pola Pembangunan Semesta Berencana ini bukunya sangat tebal dan ini yang Saya baca sebelum menjadi Gubernur Bali serta mempelajari tentang sejarah peradaban Bali, hingga membaca tentang budaya Bali dari mulai Bali ini ada sejak jaman kuno sampai berkembang saat ini. Jadi Saya merumuskan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali ini tidak asal, tapi betul – betul membaca referensi.

“Satu tahun setelah Pemilu 2014 atau maju ketiga kalinya sebagai DPR RI, mulai ada wacana Gubernur Bali dan nama Saya disebut-sebut, maka mulai Tahun 2016 yang lalu, Saya berinisiatif saja (Saat itu tidak tahu, apakah Saya ditugaskan sebagai Calon Gubernur Bali oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, red) menulis tentang Nangun Sat Kerthi Loka Bali dan ada saja orang yang tidak dikenal datang membawa referensi tentang Bali dan Saya baca selama setahun lamanya, serta Saya kasik tanda buku itu satu persatu untuk Saya rumuskan sesuai konsep Pola Pembangunan Semesta Berencana untuk dijalankan di Pulau Bali,” jelas Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini yang disambut tepuk tangan.

Mantan Peneliti Balitbang Depdikbud dari Tahun 1988 sampai 1994 ini meyakini sekiranya Bangsa Indonesia menjalankan konsep Pola Pembangunan Semesta Berencana yang digagas oleh Bung Karno dan dirumuskan oleh sekitar 600 pakar.

“Saya kira Indonesia ini akan jauh lebih maju dari pada kondisi yang Kita lihat saat ini dan akan menjadi negara yang sangat kuat dengan memiliki nilai – nilai kehidupan bangsa-nya, juga bagaimana membangun perekonomiannya dan penuh dengan nilai budaya-nya,” ujar Wayan Koster.

Berakhirnya kepemimpinan Bung Karno sebagai Presiden RI Pertama, maka konsep Pola Pembangunan Semesta Berencana ini juga ikut hilang di masa pemerintahan selanjutnya.

“Walau Indonesia terbebas dari penjajahan negara lain, tapi Indonesia terus mengalami penjajahan ekonomi sampai sekarang dan Kita ini masih dikuasai oleh mafia impor,” ungkap Gubernur Wayan Koster seraya menegaskan inilah yang akan Saya lawan di Bali dan Saya akan tampilkan Garam Bali, Arak Bali, Beras Bali, Endek Bali, Busana Adat Bali, Aksara Bali dan semuanya Bali sesuai pelaksanaan Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali, Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Pelindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali, Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali, Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi Dan/Atau Destilasi Khas Bali, Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali / Kain Tenun Tradisional Bali, dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pemanfaatan Produk Garam Tradisional Lokal Bali.

Ini Saya lakukan dalam rangka memperkuat Bali secara fundamental, berkarakter, berjatidiri, mempunyai nilai – nilai kehidupan yang kokoh sekaligus juga Kita membangun perekonomiannya dengan infrastruktur.

“Kita tidak cukup hanya hidup dengan nilai – nilai filosofi sebagai sumber untuk menjalankan kehidupan agar berkebudayaan dengan sopan santun, beretika, memiliki tata krama, tapi Kita ini harus survive dan sejahtera,” tegas Gubernur Bali jebolan ITB dengan nada semangat.

Jadi ekonomi ini harus dibangun, tapi jika ekonomi dibangun tanpa infrastruktur tidak akan pernah berjalan maksimal. Saya tahu Bali sangat mundur dalam hal infrastruktur, tidak pernah ada desain yang solid mengintegrasikan menjadi master plan tentang kebutuhan infrastruktur Bali. Maka dilihat Bali segitu – segitu saja terus. Sebagai daerah wisata dunia, Bali harus punya infrastruktur, tidak saja untuk pariwisata bahkan untuk menumbuhkan pusat – pusat perekonomian baru dan mengimbas kepada lingkungannya, sehingga dia berdampak secara lebih luas menjadi perekonomian masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaannya.

Itulah sebabnya, begitu dilantik menjadi Gubernur Bali, Saya langsung menjalankan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang berakar dari budaya Bali dan melaksanakan pembangunan secara seimbang antara Bali Selatan, Utara, Timur, Barat dan Bali Tengah. Karena selama ini arahan pembangunan di Bali itu tidak pernah ada, dan terlalu numplek di selatan dan akibatnya ketimpangan ekonomi pun terjadi, perpindahan penduduk dari Bali Utara, Bali Timur, Bali Barat semua jadi numplek ke Denpasar dan Badung.

Maka itulah Saya (Wayan Koster, red) menjadi Gubernur Bali bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat ini sedang gencar menata pembangunan Bali untuk menuju Bali Era Baru sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno, yaitu Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan melalui pembangunan infrastrukturnya yang dimulai dari : 1) Pelindungan Kawasan Suci Pura Agung Besakih; 2) Kawasan Pusat Kebudayaan Bali; 3) Shortcut Singaraja – Mengwitani; 4) Tol Jagat Kerthi Bali; 5) Pelabuhan Segitiga Sanur di Kota Denpasar; 6) Pelabuhan Segitiga Sampalan di Nusa Penida, Klungkung; 7) Pelabuhan Segitiga Bias Munjul di Nusa Ceningan, Klungkung; 8) Bali Maritime Tourism Hub; 9) Bendungan Sidan; 10) Bendungan Tamblang; dan 11) Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali. (Rilis)