- Advertisement -
Beranda blog Halaman 737

Wagub Cok Ace Hadiri Acara Kritik Buku Umar Ibnu Alkhatab

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menghadiri acara kritik buku ‘Kisah Seorang Pionir Sepuluh Tahun Membangun Ombudsman Bali’ yang diselenggarakan Jurnalis Bali PENA NTT di Kedai Pica Pojok Sudirman pada Saniscara Paing Wuku Langkir (Sabtu, 25 Juni 2022).

Buku ini merupakan buah karya dari Kepala Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Bali periode 21 Juni 2012-21 Juni 2022 Umar Ibnu Alkhatab. Acara kritik buku juga dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho.

Pada kesempatan itu, Wagub Cok Ace mengapresiasi karya buku yang ditulis khusus oleh Ibnu Alkhatab, menandai berakhirnya 10 tahun masa tugasnya di Pulau Dewata. Ia mengenal sosok Ibnu Alkhatab sebagai pribadi yang sangat baik. Bahkan, Wagub Cok Ace dan Kaper BI Bali Trisno Nugroho sering menghabiskan waktu berdiskusi dengan pria asal Lembata, Flores Timur NTT ini.

“Kami tiga sekawan sering menghabiskan waktu bersama dan sangat banyak hal yang berkesan,” ujar Wagub Cok Ace sembari menunjukkan sejumlah foto yang menunjukkan momen kedekatan mereka. Ia menyebut Alkhatab sebagai orang yang sederhana dan selalu melihat sesuai dari sudut pandang positif.

Lanjut terkait pendapat terhadap buku, Wagub Cok Ace menyampaikan bahwa tata bahasa yang tertuang mencerminkan gaya bertutur Alkhatab yang mengalir dan enak dibaca. Selain itu, buku ini memuat materi yang sangat lengkap menggambarkan sosok Alkhatab. Pada bagian lain, Guru Besar ISI Denpasar ini menyampaikan rasa salut atas keberanian Alkhatab menulis sebuah buku.

“Saya salut atas keberanian beliau menulis tentang diri sendiri,” ucapnya.

Kalau soal kritik terhadap buku, Wagub Cok Ace menyinggung layout yang bagi sebagian pembaca mungkin akan terkesan monoton.

“Tapi kalau pembacanya orang seumuran saya, itu tak jadi masalah. Sebab yang kita cari adalah isi, bukan tampilan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kaper BI Provinsi Bali Trisno Nugroho mengaku kesulitan jika disuruh mengkritik sebuah buku. Sebab menurutnya, menghasilkan karya sebuah buku itu bukan hal yang mudah.

“Saya belum pernah nulis buku, jadi tak berani mengkritik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Trisno Nugroho hanya menyampaikan kesan tentang Alkhatab sebagai sosok yang luar biasa. Ditambahkan olehnya, hampir tak ada kekurangan pada diri Alhkatab yang sederhana dan supel dalam bergaul. Satu hal yang paling dikaguminya adalah kecerdasan Alkhatab dalam memposisikan diri dan berkomunikasi.

“Beliau sangat dekat dengan jajaran pemerintahan, tapi tetap bisa menjaga sikap kritis,” ungkapnya.

Menambahkan penyampaikan Wagub Cok Ace dan Kaper BI Trisno Nugroho, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali Emanuel Dewata Oja mengkritisi judul buku. Menurutnya, lebih tepat kalau Alkhatab menggunakan kosakata ‘Inspiratif’ ketimbang ‘Pionir’. Karena buku itu memuat kisah inspiratif Alkhatab selama 10 tahun bertugas di Pulau Dewata. Kritik lainnya adalah tentang layout yang terkesan monoton.

“Sebenarnya lebih mudah mengapresiasi daripada mengkritik sebuah karya, karena saya tahu membuat buku itu bukan hal yang mudah. Tapi karena diharuskan untuk menyampaikan kritik, itu beberapa saran yang bisa dipertimbangkan untuk revisi,” cetusnya.

Ibnu Alkhatab menyampaikan terima kasih atas kritik yang sangat bermanfaat untuk penyempurnaan karyanya. Terkait dengan ide penyusunan buku yang menandai berakhirnya masa tugasnya di Bali, ia mengaku terinspirasi oleh kebiasaan orang Belanda yang selalu menulis buku setelah mengakhiri masa jabatan di suatu wilayah. Ia berharap, karyanya bermanfaat dan menginspirasi pejabat ORI Bali berikutnya.

Di akhir acara, Wagub Cok Ace menyerahkan kenang-kenangan berupa kain endek. Sementara Trisno Nugroho menyerahkan bingkisan berupa uang bersambung (uncut banknotes) lembaran Rp. 100 ribu lengkap dengan sertifikatnya.

Ketua PKK Bali, IBI Diharapkan Mampu Ujudkan Keluarga Sehat dan Cerdas

DENPASAR – Pantaubali.com – Ketua PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster menghadiri Rapat Kerja Daerah Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Bali dirangkaikan dengan Perayaan HUT Ikatan Bidan Indonesia ke-71 Tahun 2022, Sabtu, (Saniscara Paing, Langkir) 25 Juni 2022 bertempat di Auditorium Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali.

Selain dihadiri oleh Ketua PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Rakerda Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali turut dihadiri oleh Ketua Pengurus Pusat IBI, Emi Nurjasmi yang hadir secara daring, Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali, Ny. Tjokorda Putri Hariyani Ardhana Sukawati, Wakil Rektor ITEKES Bali, Dinas Kesehatan Provinsi Bali serta Pengurus Daerah IBI Kabupaten/Kota se-Bali.

Sebagai salah satu mitra utama PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster tak lupa memberikan selamat kepada Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang tahun ini telah berumur 71 Tahun. Di usia IBI yang telah menginjak 71 Tahun, tentunya telah banyak berpengalaman dalam menjaga kesehatan Ibu dan Anak Indonesia. Hal ini pun sejalan dengan visi PKK hasil Rakernas ke-9 Tahun 2021 yaitu, mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas dan dapat memberdayakan kecerdasannya dengan baik berdasarkan akhlak yang mulia dan budi pekerti luhur.

Rakerda IBI Tahun ini terbilang unik, karena tidak hanya diisi oleh rapat kerja biasa namun juga ditampilkan fashion show endek Bali yang diperagakan langsung oleh ibu-ibu bidan peserta Rakerda.Ny. Putri Koster yang merupakan Ketua Dekranasda Bali pun sangat mengapresiasi usaha IBI Bali dalam upaya pelestarian kain tenun endek khas Bali ini.

“Sungguh menampilkan kepribadian seorang bidan Indonesia. Simple, Elegan dan Anggun,” begitu tanggapan pendamping orang nomor satu Bali ini saat fashion show berakhir.

Terkesima dengan penampilan para bidan dalam peragaan busana, Ny. Putri Koster lantas mengundang IBI untuk turut berpartisipasi dalam fashion show pembukaan Bali Bangkit yang akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang.

“Dengan memberikan kesempatan kepada ibu-ibu bidan Bali untuk tampil, ini akan membangkitkan kreasi design kain tradisional Bali agar tidak kalah dengan daerah lain. Harapan saya ibu-ibu dapat turut serta berpartisipasi dalam pembukaan IKM Bali Bangkit, baik itu fashion show busana adat ke kantor, pakaian ke kantor dan pakaian kasual. Mari kita mengedukasi, mengajak dan menjadi trend setter model untuk krama Bali,” ungkap Ny. Putri Koster seraya mengatakan, bahwa ini juga menunjukkan bahwa Perempuan Indonesia tidak hanya anggun, berwibawa dan berkharisma namun juga luar biasa peranannya dalam pembangunan sesuai dengan Trisakti Bung Karno.

Kembali Bunda Putri mengajak IBI serta seluruh ibu serta masyarakat Bali untuk bergandeng tangan bersama, berkolaborasi bersama PKK meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya dalam menurunkan angka stunting di Bali sesuai dengan fokus Pemerintah Provinsi Bali demi mewujudkan visi Pembangunan Bali yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

KSPAN Cara Efektif Menghindarkan Remaja dari AIDS, Narkoba dan Kenakalan Remaja

GIANYAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengapresiasi acara Passion III KSPAN (Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba) SUKMA (SMAN 1 Sukawati) yang berlangsung di SMAN 1 Sukawati, Gianyar pada Sabtu (Saniscara Paing Langkir), 25 Juni 2022.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Bali sangat mengapresiasi dan bangga atas sumbangsih adik-adik serta semangatnya dalam menghindarkan bahaya AIDS, Narkoba serta kenakalan remaja,” jelasnya seraya menambahkan jika KSPAN yang digawangi para remaja ini tentu menjadi komunikasi yang efektif untuk mengajak sesama remaja menjauhkan hal-hal tersebut.

Menurutnya, ada dua faktor kenapa anak-anak bisa terjerumus, yaitu internal dan eksternal. Internal adalah dari diri sendiri dan eksternal dari luar.

“Nah jika faktor eksternal adalah pengaruh luar mereka menggunakan narkoba, maka peranan adik-adik dari segi eksternal juga sangat membantu agar mereka tidak semakin terjerumus lagi,” imbuhnya.

Lebih jauh, Wagub Cok Ace yang juga merupakan Ketua PHRI Bali itu menyampaikan jika kenakalan remaja yang bisa menjadi anak-anak terjerumus narkoba dan AIDS adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya anak-anak dan pemerintah saja, namun semua pemangku kepentingan, sekolah masyarakat bahkan keluarga sendiri yang mempunyai peranan sangat penting.

“Untuk itu mari kita semua bahu membahu, bersama-sama, selamatkan generasi bangsa dari bahaya AIDS, Narkoba serta kenakalan remaja,” gugahnya.

Tak lupa, ia pun terus mendorong generasi muda, terutama anggota KSPAN SUKMA untuk terus berinovasi dan berkarya dalam mengajak para remaja menyelamatkan masa depan generasi bangsa.

“Saya bangga, SMAN 1 Sukawati terus berkarya dan berinovasi. Teruskan semangat itu,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 1 Sukawati I Wayan Widya juga menyampaikan rasa kagum kepada anak-anak didiknya yang begitu semangat mengadakan acara ini. Kegiatan ini sangat berguna bagi para remaja serta mengharumkan nama sekolah juga.

Namun yang terpenting, menurutnya bukanlah lomba-lomba ini, tapi bagaimana kita sebagai remaja dan generasi muda bisa mengaplikasikan serta mensosialisasikan bahaya AIDS, Narkoba dan Kenakalan remaja dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia Ni Kadek Fitria Parahita melaporkan jika acara kali ini bertemakan “Young Generations Take the Action” yang bisa diartikan bahwa sudah saatnya anak-anak muda mengambil peran dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba, AIDS dan kenakalan remaja. Sejak dimulai dari tahun 2017, penyelenggaraan kali ini menjadi sangat penting, karena untuk pertama kalinya acara lomba KSPAN bisa diadakan di tingkat provinsi, dengan menghadirkan 230 peserta dari sekolah SMP yang tersebar di 6 Kabupaten/Provinsi se-Bali.(Rilis)

Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster Sebut, PHBS Dapat Dimulai dari Diri Sendiri

DENPASAR – Pantaubali.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster berkesempatan menjadi salah satu narasumber dalam Talkshow BKKBN Bali dengan tema Peran Keluarga dan remaja dalam Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Bali bertempat di Studio Bali TV, Denpasar pada Jumat (Sukra Umanis Langkir), 24 Juni 2022.

Dalam acara yang turut juga dihadiri oleh Kepala BKKBN Provinsi Bali dr. Ni Luh Gede Sukardiasih dan Duta Genre Provinsi Bali tahun 2021 Marssel Bagia serta dipandu oleh moderator Made Sukadana Karang, Ny. Putri Koster mengingatkan pentingnya gaya hidup sehat untuk mencegah stunting sejak dini.

“Kita bisa mulai dari diri sendiri dulu, terutama untuk kalangan remaja. Jika melaksanakan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat-red) terlebih dahulu itu akan berdampak positif untuk jangka Panjang dan juga memberikan efek positif untuk keturunan kelak,” ujarnya.

Berikutnya ia melanjutkan jika peranan orang tua sangat diperlukan terutama dalam pemenuhan gizi seimbang sejak dini kepada anggota keluarga.

“Para orang tua juga bisa membekali putra putri mereka yang masih remaja untuk mengambil peranan dalam upaya pencegahan stunting bagi keturunan mereka kelak,” imbuhnya.

Wanita yang dikenal sebagai seniman serba bisa ini juga mengatakan bahwa keberlangsungan bangsa dan negara ke depan bergantung pada generasi penerus yang tidak hanya sehat fisik dan rohani, namun juga berakhlak serta cerdas. Dan fenomena stunting merupakan penghambat tujuan tersebut.

Ia menyatakan, meskipun Bali mendapat predikat angka terendah stunting secara nasional, namun semua pihak tidak boleh lengah. Semua stakeholder harus bahu membahu menghapus stunting di Bali.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri karena butuh peranan semua pihak. Pemerintah mungkin bisa mengeluarkan skema dan rencana pencegahan, namun tetap ujung tombak pencegahan stunting ada di masyarakat terutama keluarga,” bebernya.

Lebih lanjut, pendamping orang nomor satu di Bali ini menyatakan bahwa TP PKK Prov Bali mempunyai program yang bisa dibagi menjadi dua yaitu sosialisasi dan aksi sosial. Dalam program sosialisasi menurutnya menjadi ajang penyebaran informasi tentang bahaya stunting serta kiat-kiat mencegah stunting, sedangkan aksi sosial PKK langsung terjun memberikan bantuan kepada masyarakat, terutama kepada bayi, balita dan Ibu Hamil demi mencegah stunting.

Sementara Ketua BKKBN Provinsi Bali dr. Ni Luh Gede Sukardiasih mengatakan jika indikator kesehatan untuk anak-anak adalah menurunkan angka kematian bayi dan balita, berikutnya angka stunting. Ia menjelaskan bahwa stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang terjadi sejak masih dalam kandungan.

“Pertumbuhan meliputi bertambahnya ukuran anak secara fisik, sementara perkembangan berkaitan dengan perubahan kognitif berupa bertambah pintar dan spiritual. Jadi stunting adalah gangguan pertumbuhan fisik dan mental,” jelasnya.

Ia sepakat dengan Ny. Putri Koster jika pencegahan stunting bisa dilakukan sejak dini, dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Jika kebiasaan itu sudah ada minimal sejak remaja, tentu itu berguna jika kelak kita sudah menjadi Ibu,” imbuhnya.

Ia juga sepakat jika pencegahan stunting bukan hanya ranah kesehatan semata, namun menjadi tanggung jawab Bersama. Karena penyebab stunting adalah multifaktor, sehingga stakeholder yang menangani juga harus lintas sektor, tak terkecuali masyarakat itu sendiri.

Duta Genre Provinsi Bali 2021 Marssel mengatakan bahwa Duta Genre adalah Duta Generasi Berencana dibawah naungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). BKKBN sebagai salah satu lembaga pemerintah non kementerian yang memiliki tugas tentang kependudukan dan menyiapkan keluarga berkualitas mengadakan pemilihan Duta Genre ini untuk remaja.

Adapun berbagai kegiatan menurutnya yang telah dilakukan untuk mencegah angka stunting seperti sosialisasi yang dilaksanakan langsung maupun melalui webinar. Ia pun mengaku pihaknya terus mengedukasi para remaja untuk terus mengaplikasikan gaya hidup sehat, seperti makan makanan dengan gizi seimbang dan sesuai kebutuhan serta berolahraga.

“Kita tahu kebiasaan para remaja saat ini yang suka makan junk food atau malas bergerak karena sudah asik dengan gadget. Kita berusaha mengedukasi mereka. Karena seperti yang kita ketahui bahwa stunting tidak hanya tergantung dengan kondisi saat bayi masih dalam kandungan. Namun kondisi kesehatan orang tua, bahkan kondisi kesehatan calon orang tua saat mereka masih remaja juga sangat menentukan,” tandasnya.(Rilis)

Wagub Cok Ace Sambut Hangat Bali Dijadikan Tuan Rumah Penyelenggaraan Indonesia International Marathon

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati memberi apresiasi sekaligus menyambut hangat dipilihnya Bali sebagai tuan rumah penyelenggaraan Indonesia International Marathon yang akan diselenggarakan pada hari Minggu 26 Juni ini. Selain memberikan dampak positif bagi pertumbuhan perekonomian karena panitia penyelenggara melibatkan pelaku IKM/UMKM dalam penggunaan sejumlah atribut dan souvenir yang akan diberikan kepada peserta. Hal ini disampaikan Wagub Bali yang akrab disapa Cok Ace dihadapan sejumlah media massa saat jumpa pers di Hotel Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Jumat (Sukra Umanis Langkir), 24 Juni 2022.

Ditambahkan Cok Ace, terpilihnya Bali dalam event ini tentu saja akan memberikan angin segar bagi bangkitnya pariwisata Bali setelah sempat tiarap selama tiga tahun.

“Nama Bali menjadi magnet untuk menarik peserta nasional maupun internasional untuk mengikuti event Indonesia International Marathon ini. Secara tidak langsung memberikan manfaat bagi Bali, bahkan, IKM/ UMKM Bali juga ikut dibantu dengan adanya kegiatan ini. Dampak positif dan promosi luar biasa bagi Bali. Terselenggaranya lomba yang diikuti oleh 3500 peserta baik nasional maupun internasional (15 negara lain, red) kami harapkan dunia melihat Bali aman dikunjungi pasca pandemi Covid-19”, papar Cok Ace.

Hal senada juga disampaikan oleh KASDAM IX/Udayana, Brigjen Harfendi bahwa KODAM IX/ Udayana bersama POLDA Bali mengerahkan anggotanya sebanyak empat (4) kompi untuk mengamankan Indonesia Internasional Maraton, termasuk 500 anggota yang akan ikut berlari dalam lomba maraton.

“Bali saat ini sudah mulai didatangi wisatawan. Melalui event ini kami harapkan mampu menarik lebih banyak lagi wisatawan. Peserta diharapkan turut menjaga ketertiban saat event ini”, ungkapnya.

Sekjen KONI Pusat, Tubagus Ade Lukman juga menyampaikan bahwa Indonesia International Marathon menjadi momentum kebangkitan olahraga di Indonesia yang vakum cukup lama akibat pandemi Covid-19.

“Indonesia International Marathon juga akan ada pemecahan rekor nasional. Mari kita jadikan even ini momentum bagi kebangkitan pariwisata dan olahraga di Indonesia,” ujarnya.

Indonesia International Marathon akan menjadi agenda tahunan dan diharapkan dapat dilaksanakan di berbagai daerah atau tujuan wisata utama, selain menjadi ajang kompetisi bagi atlet nasional, sehingga mampu menggairahkan kembali perekonomian dan dunia pariwisata di Indonesia.

Indonesia International Marathon yang mengambil titik start dan finish di Grand Inna Bali Beach, Sanur, Bali ini, menggunakan trek jalan raya yang akan melewati beberapa landmark terkenal dan titik wisata paling populer di Bali. Selain trek yang menerapkan standar yang ditetapkan World Athletics-AIMS, kondisi geografis dan iklim yang menguntungkan di bulan Juni juga dianggap akan memberikan kesempatan kepada pelari untuk menorehkan prestasi terbaiknya.

Selain itu juga diharapkan, akan mampu menyuguhkan pengalaman baru bagi peserta lari, termasuk peserta dari mancanegara yang ikut berkompetisi di berbagai kategori mulai dari 5K, 10K, Half Marathon hingga Marathon.(Rilis)

Wagub Cok Ace, Apresiasi Aacara Mengedepankan Energi Terbarukan

BANGLI – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), mengikuti acara Press Conference dalam rangka Bali Electric Vehicle (EV) Goes to Museum Gunung Api Batur-Bangli, pada Jumat (Sukra Umanis, Langkir), 24 Juni 2022.

Dalam keterangan persnya, Wagub Cok Ace memberikan apresiasi terhadap acara yang mengedepankan energi terbarukan. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan Visi Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali yaitu “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru dengan salah satu tujuannya di sektor energi yaitu menjaga keandalan kelistrikan Bali serta menuju Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih.

Wagub Cok Ace lebih jauh mengatakan bahwa even dan kegiatan Bali EV Goes to Museum Gunung Api Batur ini sangat sejalan dengan visi, arah kebijakan Pemerintah Provinsi Bali sebagai salah satu program yang mengkolaborasikan antara wisata, edukasi serta implementasi Energi Bersih dengan tujuan akhir adalah menciptakan Pariwisata yang Berkualitas dan Berkelanjutan. Dimulai dari Alun-alun Kota Bangli, menuju ke Wisata Proklim Desa Penglipuran kemudian meninjau PLTS 1 MWp Kayubihi dan diakhiri di Museum Gunung Api Batur, dimana para peserta menggunakan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (electric vehicle/EV), menikmati wisata serta edukasi lingkungan, Energi Bersih dan edukasi kegunungapian.

Selain itu, Wagub Asal Puri Ubud ini mengatakan bahwa Isu dunia mengenai Transisi Energi, tidak hanya menjadi salah satu tematik dalam perhelatan Presidensi G20, namun sudah menjadi salah satu program prioritas Bali yang telah dituangkan dalam Pembangunan Ekonomi Kerthi Bali melalui Program BALI HIJAU (mengembangkan Energi Bersih dan Energi Baru Terbarukan, Transportasi Ramah Lingkungan dan Transformasi Pengelolaan Persampahan), dan telah diterbitkan beberapa regulasi dan kebijakan daerah antara lain, Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 9 Tahun 2020 tentang Rencana Umum Energi Daerah Provinsi (RUED-P) Bali 2020-2050 yang bertujuan untuk mengatur pengelolaan dan pembangunan sistem Energi yang mandiri, mudah terjangkau, berkeadilan, berkelanjutan, dan mensejahterakan dengan memprioritaskan Energi Bersih, ramah lingkungan yang menjaga kesucian, dan keharmonisan alam Bali sesuai dengan visi Pembangunan Daerah “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui pola pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru dalam satu kesatuan wilayah, satu pulau, satu pola, dan satu tata kelola.

Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih, Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), Keputusan Gubernur Bali Nomor 123/03-M/HK/2020 tentang Rencana Umum Ketenagalistrikan Daerah Provinsi Bali tahun 2020-2039, dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pemanfaatan PLTS Atap di Provinsi Bali.

“Dalam pelaksanaan penyelenggaraan ini, tentunya Saya sangat mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dan mendukung baik secara langsung maupun tidak langsung dalam ikut serta berpartisipasi membangun Bali,” kata Wagub Cok Ace.

Wagub juga menyampaikan, apresiasi yang tinggi kepada Kementerian ESDM, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemerintah Kabupaten Bangli, CORE Universitas Udayana, PT PLN UID Bali, PT. Indonesia Power, PT. Dewata Energi Bersih, USAID, WRI, Perusda Bali, Perusda Bumi Mukti Bakti Bangli, BPD Bali, Balimall, Vendor Kendaraan Listrik yang ada di Bali, dan tentunya pelajar, mahasiswa dan masyarakat yang berpartisipasi mengikuti kegiatan ini.

“Harapan Saya, even-even harus lebih intensif diadakan, tidak hanya di Bangli namun di Kota-kota lainnya seluruh Bali, karena masing-masing daerah mempunyai potensi yang besar dalam menciptakan destinasi wisata baru dengan mengkolaborasikan dan mengimplementasikan Energi Bersih,” kata Wagub Cok Ace yang juga merupakan salah satu Guru Besar di ISI Denpasar.

Sementara itu, Deputi Direktur Kantor Lingkungan Hidup USAID Indonesia Mark Newton menyampaikan USAID sebagai salah satu pendukung acara juga menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan even di Bali.

“USAID sangat gembira dapat mendukung kegiatan keuangan berkelanjutan dan perencanaan energi di Bali, terutama yang terkait kendaraan listrik, listrik surya atap dan pemutakhiran peta kelistrikan provinsi. Ini adalah contoh dari kemitraan jangka panjang antara Pemerintah Amerika Serikat dan Indonesia,” kata Mark Newton.

Untuk diketahui acara tersebut diikuti oleh 50 motor listrik, yang melakukan touring dari alun-alun Kota Bangli yang dilepas oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dan undangan terkait lainnya.(Rilis)

Optimalisasi Perda, Bupati Tabanan Sampaikan Tiga Ranperda pada Rapat Paripurna DPRD Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Sebagai upaya penyempurnaan Peraturan Daerah, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menyampaikan Pidato Pengantar Bupati tentang 3 (tiga) buah Ranperda Kabupaten Tabanan pada Rapat Paripurna Ke – 3 (tiga) masa persidangan II tahun sidang 2022, dilanjutkan Rapat Paripurna ke – 4 (empat) masa persidangan II tahun sidang 2022 tentang Pemandangan Umum Fraksi terhadap Pidato Pengantar Bupati yang dilaksanakan di aula Rapat DPRD Kabupaten Tabanan, Jumat (24/6) pagi.

Dalam sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tabanan tersebut, Bupati Sanjaya menyampaikan 3 Ranperda, diantaranya : “Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021; Ranperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, dan Ranperda tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas”. Dimana, penyampaian Ranperda tersebut dilatar belakangi oleh berbagai faktor dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Seperti halnya Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2021, memenuhi Amanat Pasal 194 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah menyatakan bahwa, Kepala Daerah menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kepada DPRD dengan dilampiri laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan serta ikhtisar laporan kinerja dan laporan keuangan BUMD paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun anggaran berakhir.

“Secara keseluruhan BPK RI Perwakilan Provinsi Bali telah menyampaikan laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Tabanan tahun 2021 kepada DPRD pada tanggal 17 mei 2022 dengan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), yang merupakan opini tertinggi atas audit laporan keuangan. Hal ini sekaligus berarti kita dapat mempertahankan opini wtp yang sudah kita peroleh untuk ke-delapan kalinya secara berturut-turut,” ujar Sanjaya saat itu.

Dengan pengakuan atas opini tertinggi dari audit laporan keuangan tersebut, Sanjaya mengajak semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk selalu melakukan pembenahan karena BPK masih menemukan adanya kelemahan sehingga masih perlu dilakukan penyempurnaan.

Sanjaya berpesan, jangan sampai perolehan opini wtp tersebut membuat lupa diri, namun harus mampu sebagai evaluasi untuk menjadi yang lebih baik.

Pertanggungjawaban laporan keuangan ini harus bersifat sustainable atau berkelanjutan dan selalu dijadikan prioritas karena sangat diyakini pertanggungjawaban keuangan yang baik akan menghasilkan program-program yang baik juga.

Sebagai gambaran umum Realisasi Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Tabanan Tahun Anggaran 2021 pada garis besarnya dapat dijelaskan sebagai berikut ; Pendapatan Daerah dianggarkan sebesar Rp 1,88 triliun lebih, sampai akhir tahun anggaran realisasinya mencapai sebesar Rp 1,79 triliun lebih atau 94,96%. Realisasi tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 362 milyar lebih, pendapatan transfer sebesar Rp 1,37 triliun lebih, dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 60 milyar lebih.

Sedangkan Ranperda Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, dilator belakangi adanya penyesuaian dengan PP Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, Sehingga Perda Nomor 1 Tahun 15 2010 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah sudah tidak sesuai dengan perkembangan hukum dan kondisi saat ini. Dan, Ranperda tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas dilatarbelakangi adanya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

Dimana, untuk menjamin perlindungan dan pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Tabanan diperlukan adanya suatu payung hukum berupa Peraturan Daerah.

Dalam lanjutan Rapat Paripurna ke – 4 (empat) masa persidangan II tahun sidang 2022 tentang Pemandangan Umum Fraksi terhadap Pidato Pengantar Bupati, semua Fraksi DPRD menyatakan sepakat untuk melakukan pembahasan sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang ada di DPRD. Dimana salah satu fraksi yakni Fraksi PDI Perjuangan berpandangan bahwa pengelolaan keuangan harus dilakukan secara efektif, efisien, ekonomis, transparan, dan bertanggung jawab. Pihaknya sangat menyambut baik dengan diterbitkannya Permendagri Nomor 77 tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2010 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah yang diharapkan mampu payung hukum guna mewujudkan kepastian hukum. (Rilis)

TAB Mencatat, Jumlah SR 60.485 per Mei 2022

TABANAN – Pantaubali.com – Perumda Air Minum Tirta Amertha Buana (TAB) mencatat per Mei 2022 pelangan TAB mencapai, 60.485 Sambungan Rumah (SR), dengan target di 2022 sebesar 1.300 SR.

“Per Mei di tahun ini, kami (TAB) mencatat, 60.485 SR”, jelas, Kepala Bagian Hubungan Langganan TAB Tabanan, I.B. Marjaya Wirata, didampingi Kasubag Humas Perumda TAB, Agus Suanjaya, kemarin, Kamis,(23/6) di Tabanan.

Dalam upaya memberi pelayan terbaik ke para pelangan berbagai upaya dalam penanganan ganguan telah dilakukan dengan respon cepat sehinga, distribusi air dapat kembali normal tersalurkan.

“Memang sempat terjadi gangguan distribusi sebelumnya seperti, di jalur BSI Andika, Graha, Banjar Anyar, Tendean, Baraloka dan sekitarnya karena, dilakukan penggantian air Valve 5 titik dan penggantian Valve 8 di Reservoir Dedari.Saat ini, distribusi air telah mulai normal kembali”, paparnya.

Selanjutnya, dalam upaya mempermudah pelanggan melakukan pembayaran tagihan rekening air.Perumda air minum TAB juga telah menambah loket-loket pembayaran selain dengan cara off line juga dapat dilakukan secara On Line Per 1 Juni 2022.Dengan demikian pelangan dipermudah dalam hal pembayaran tagihan rekening air

“Cukup hanya menyebutkan pembayaran rekening air oleh para pelanggan ke pihak Indomart maupun Alfamart saja”, pungkasnya.

Bali Tuan Rumah Women Endurance Extra (Wextra) 2022, Wagub Cok Ace Harap Makin Banyak event Sport Tourism di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com -Bali kembali mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah ajang bergengsi Wextra (Women Endurance Extra) 2022 yang rencananya akan digelar pada tanggal 16 Juli mendatang.

Hal ini disampaikan Lara Prasetya selaku Founder Wextra yang sekaligus Ketua Women Cycling Community (WCC) dalam audiensinya dengan Wakil Gubernur Bali Prof.Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati di Ruang Kerja Wakil Gubernur Bali, Denpasar, Kamis (Wraspati Kliwon Langkir), 23 Juni 2022.

Lebih jauh, Lara Prasetya menyampaikan bahwasanya Wextra yang merupakan salah satu event yang diinisiasi WCC Bali dengan menggandeng komunitas WCC seluruh Indonesia sebagai komunitas partnernya, diadakan untuk menggugah keberanian perempuan untuk mengikuti kegiatan berskala semi pro pada kategori endurance.

“Kegiatan tahun ini merupakan kegiatan yang kedua kami lakukan dan menggandeng Bank Mandiri sebagai salah satu pendukung kuat kegiatan. Kami berharap kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun ini dapat sebagai alternatif sport tourism bagi wisatawan domestik maupun internasional, imbuhnya.

Lara juga menambahkan dalam Wextra kali ini akan terdiri dari 2 kategori yaitu kategori half Loop atau 200 Km yang diikuti oleh 100 pesepeda putra putri dan kategori 369 Km yang diikuti 15 pesepeda perempuan pilihan perwakilan dari seluruh Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Bali Prof.Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyambut baik dipilihnya Bali sebagai tuan rumah ajang bergengsi tersebut. Kegiatan ini akan menambah daftar prestasi Bali sebagai tuan rumah event event berskala nasional maupun internasional. Dengan penyelenggaraan Wextra ini, Wagub Bali juga berharap dapat menjadi ajang promosi bagi pariwisata Bali sehingga kedepannya lebih banyak lagi even even olahraga diselenggarakan di Bali.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan ini, disamping berolahraga para peserta juga dapat menikmati indahnya pemandangan alam Bali, kedepannya kami akan terus meningkatkan infrastruktur penunjang sehingga semakin banyak even olahraga maupun even lainnya yang diselenggarakan di Bali, ” tuturnya.(Rilis)

Monitoring Proyek PEN, Bupati Tabanan Terima Kunjungan Tim Kerja PT SMI

TABANAN – Pantaubali.com – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya., S.E., M.M menerima kunjungan dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) terkait Kegiatan Monitoring Proyek Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Pelaksanaan Rapat Pertemun dengan Bupati, yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Tabanan, Kantor Bupati Tabanan, Kamis (23/6).

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Asisten Deputi Perekonomian Daerah dan Sektor Riil selaku Ketua Tim Kerja Lintas Kementerian RI, Perwakilan Kementerian dan SMI Kemendagri beserta jajaran, Perwakilan dari DJPK dan DJKN, PT SMI Leader, Tim Pinjaman Daerah Kabupaten Tabanan, Asisten II dan III beserta Inspektur Kabupaten Tabanan, serta Para OPD Terkait di Lingkungan Setda Tabanan.

Kunjungan ini merupakan pertemuan perdana Bupati Sanjaya dengan para leader PT SMI, di mana selain monitoring, juga akan dilakukan evaluasi terhadap Pelaksanaan Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Pemerintah Kabipaten Tabanan, untuk pembangunan infrastruktur di daerah yang difokuskan pada pemabangunan jalan-jalan utama di Tabanan.

Pelaksanaan on-site monitoring proyek PEN 2021 hari ini, akan dilakukan di 21 Ruas yang tersebar di 10 kecamatan sebagai akses utama penghubung antar kecamatan sebagai pembangunan infrastruktur jalan yang telah berhasil diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan, diantaranya; Proyek Jalan Subamia – Wanasari, Jalan Poh Gending – Dukuh, Jalan Perumnas BKT Sanggulan Indah, Jalan Cut Mutia I dan II, Jalan Pulau Nias, Jalan Mawar, Jalan Pejaten – Bongan Jawa, Jalan Ulun Desa – Nyitdah, Jalan Beraban – Nyitdah dan Jalan SP Beraban Munggu – Pantai Nyanyi.

Di pertemuan tersebut, Bupati Sanjaya sampaikan ungkapan syukur dan bahagianya sekaligus menyampaikan ucapan selamat datang atas kunjungan Tim Kerja Lintas Kementerian yang akan melakukan monitoring selama 1 hari full tersebut. Di Kesempatan itu, Sanjaya juga memperkenalkan keunggulan Kabupaten Tabanan, sebagai kabupaten di Bali yang paling lengkap memiliki potensi alam, dari hamparan pegunungan hingga ke pesisir pantai.

“Karena di Daerah Pertanian, masyarakat kami 75% lebih berprofesi sebagai petani. Karena alam yang begitu subur dan luas, namun tidak terlepas dari infrastruktur yang kita miliki. Kabupaten Tabanan adalah Kabupaten yang wilayahnya saling terkoneksi, alam yang terbentang indah ini, persoalan utamanya yakni infrastruktur, terutama infrastruktur jalan. Karena satu-satunya Kabuapaten di Bali yang memiliki jalan terpanjang, tapi banyak sekali yang rusak” Ungkap Sanjaya dalam diskusi bersama tersebut.

Oleh sebab itu, alokasi Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional, difokuskan Tabanan untuk pembangunan infrastruktur jalan. Dengan permintaan utama langsung dari masyarakat Tabanan, sebab, sebagai daerah agraris Kabupaten Tabanan banyak menghasilkan produk unggulan yang sangat memerlukan dukungan untuk mendapat akses pasar dengan segera. Guna memaksimalkan potensi tersebut, maka Pmerintah Kabupaten Tabanan menekankan perhatian terhadap 3 hal yakni Produksi, Distribusi dan Pemasaran.

“Untuk melaksanakan upaya ini, kami sangat membutuhkan dukungan, khususnya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Saya sangat bersyukur Kabupaten Tabanan diberi kepercayaan mendapat PEN melalui PT SMI. Sebab sarana jalan sebagai urat nadi perekonomian masyarakat yang sebelumnya dikeluhkan sepanjang 53.735 KM akhirnya dapat ditingkatkan kualitasnya” Tambah Sanjaya.

Selain merupakan perwujudan Visi Tabanan Era Baru, perbaikan ruas jalan ini sangat bermanfaat untuk pemulihan ekonomi Kabupaten Tabanan yang selama pandemi terkoreksi sangat dalam. “Dapat kami sampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan sudah tuntas 100% dan kesemuanya telah mendapat pemeriksaan oleh pengawas intern maupun ekstern” Ujarnya lebih lanjut.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Deputi Perekonomian Daerah dan Sektor Riil, Puji Gunawan selaku Ketua Tim Kerja Lintas kementerian RI menyampaikan, perbaikan infrastruktur jalan oleh Pemkab Tabanan merupakan pilihan yang luar biasa. “Menurut kami pembangunan tersebut merupakan suatu pemikiran yang sangat luar biasa, dan sangat kami berikan apresiasi” Ujar Gunawan. Menurutnya, selain pembangunan, maintenance dan pemeliharan juga penting, termasuk inisiasi pembangunan-pembangunan agar selalu optimal sehingga tercipta sinergi yang baik di proyek-proyek kedepannya.(Rilis)