- Advertisement -
Beranda blog Halaman 653

Bupati Sanjaya Rakor Bersama Gubernur Koster, Bahas Kondisi Pariwisata Bali

Rapat Koordinasi terkait Maraknya Perilaku Wisatawan Mancanegara di Bali yang berdampak merusak nama baik dan citra Pariwisata Bali. Kegiatan tersebut dilangsungkan di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, yang dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Rabu (31/5/2023).
Rapat Koordinasi terkait Maraknya Perilaku Wisatawan Mancanegara di Bali yang berdampak merusak nama baik dan citra Pariwisata Bali. Kegiatan tersebut dilangsungkan di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, yang dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Rabu (31/5/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Wujud dukungan kepada penyelenggaraan pariwisata Bali yang berbudaya dan berkualitas, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, didampingi Sekda dan Kepala OPD terkait, menghadiri undangan Rapat Koordinasi terkait Maraknya Perilaku Wisatawan Mancanegara di Bali yang berdampak merusak nama baik dan citra Pariwisata Bali. Kegiatan tersebut dilangsungkan di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, yang dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Rabu (31/5/2023).

Turut hadir, Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra, Pimpinan DPRD Bali dan jajaran Forkompinda Bali, Kepala Instansi Vertikal dan BUMD di Bali, Bupati/Walikota se-Bali, serta Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Bali dan jajaran Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab/Pemkot se-Bali, juga undangan terkait lainnya. Nampak seluruh peserta sangat serius mendengarkan arahan Gubernur Bali, apalagi menyangkut perkembangan pariwisata Bali.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster menyampaikan rasa syukurnya karena Dunia, Indonesia dan Bali pada khususnya telah mampu melewati masa Pandemi, sehingga kembali lagi bisa berfokus pada pemulihan sektor pariwisata. Setelah sektor pariwisata bangkit, namun adanya gangguan-gangguan yang mengusik pemulihan pariwisata Bali. Untuk menanggulangi hal tersebut, Gubernur Koster meminta kepada seluruh jajaran dan pemangku kepentingan di Bali agar bersatu padu mengantisipasi ataupun menghilangkan gangguan-gangguan tersebut.

Sebagai langkah penanggulangan, serta dalam rangka mewujudkan pariwisata berbasis budaya, berkualitas dan bermartabat, Gubernur Bali mengeluarkan kebijakan yang dituangkan dalam Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 4 Tahun 2023 tentang tatanan baru bagi wisatawan mancanegara selama di Bali. Dalam surat edaran tersebut terdapat 10 poin yang menjadi kewajiban dan larangan bagi wisatawan mancanegara. Diantaranya, mewajibkan kepada wisatawan mancanegara untuk memuliakan kesucian Pura, Pratima dan simbol-simbol keagamaan yang disucikan, menghormati adat istiadat, wajib melakukan transaksi dengan uang rupiah, dan lainnya.

Wisatawan yang melanggar ketentuan yang diatur dalam Surat Edaran tersebut akan dikenakan sanksi tegas atau berupa proses hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Dalam poin 4 juga tertera, semua pihak agar bersungguh-sungguh memahami, melaksanakan, dan mensosialisasikan surat edaran kepada seluruh jajarannya serta wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali. Selain itu pada poin terakhir, Pelaku usaha jasa pariwisata dan seluruh komponen masyarakat Bali ditegaskan agar bersama-sama menjaga nama baik dan citra pariwisata Bali.

Terkait dengan hal ini, Bupati Tabanan, Sanjaya sangat mengapresiasi sekaligus mendukung kebijakan dari Gubernur Koster. Menurut Sanjaya, gangguan apapun yang merusak citra pariwisata Bali harus mendapat perhatian serius yang sesegera mungkin harus ditanggualangi. Oleh karena itu, Sanjaya sangat sejalan dengan kebijakan tersebut guna mewujudkan pariwisata yang diharapkan, yakni pariwisata berbasis budaya, berkualitas, dan bermartabat.

Selain itu, tindakan tegas berupa sanksi ataupun proses hukum yang berlaku dipandang Sanjaya sangat relevan untuk memberikan efek jera serta kehati-hatian dari wisatawan asing sebelum bertindak. Melalui Rakor ini ataupun Surat Edaran tersebut, Bupati Sanjaya berharap langkah ini benar-benar mampu meningkatkan kesadaran dari seluruh elemen masyarakat Bali untuk bersama-sama menjaga nama baik dan citra Bali, sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi di Pulau Dewata. (Rls)

Semarakan Bulan Bung Karno dan HLH se-Dunia, Pemkab Tabanan Lakukan Penyemprotan Eco Enzyme

Penyemprotan eco enzyme.
Penyemprotan eco enzyme.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam rangka menyemarakan Bulan Bung Karno pada bulan Juni sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Tabanan melakukan langkah nyata dukungan bagi lingkungan hidup. Diantaranya, berpartisipasi dalam kampanye pengendalian sampah plastik, penuangan dan penyemprotan eco enzyme ke perairan dan udara serta penanaman pohon penghijauan, Rabu (31/5/2023).

Kegiatan tersebut ditandai dengan penyerahan eco enzyme kepada Tim Polres, PMI dan Damkar Tabanan serta pelepasan kendaraan penyemprotan eco enzyme di depan kantor Bupati Tabanan oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya,S.E.,M.M. yang diwakili Sekda I Gede Susila.

Turut hadir saat itu, Perwakilan Polres Tabanan, Asisten III dan Kepala OPD terkait, serta bekerjasama dengan komunitas peduli lingkungan, seperti, Komunitas atau Yayasan Eco Enzyme Nusantara Bali, Komunitas Bersih-Bersih, Forum Peduli lingkungan serta LSM Kunti Bakti.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia dilaksanakan setiap tahun pada tanggal 5 Juni, sebagai salah satu upaya meningkatkan kesadaran tentang perlindungan lingkungan hidup dan konservasi sumber daya alam. Dengan adanya pertumbuhan populasi dan peningkatan industrialisasi, maka keberlanjutan dan konservasi sumber daya alam semakin menjadi isu yang mendesak.

“Oleh karena itu, Hari Lingkungan Hidup pun hadir untuk memberikan kesempatan bagi individu, organisasi dan pemerintah untuk berkomitmen dalam menciptakan dunia yang lebih bersih, sehat dan lestari,” ujar Sekda I Gede Susila saat membacakan sambutan Bupati Tabanan dan dilanjutkan pelepasan kendaraan penyemprotan eco enzyme di depan kantor Bupati Tabanan.

Dengan mengambil tema “Kendalikan Sampah Plastik” dengan kampanye #Beat Plastic Pollution#, dengan harapan suatu hari nanti polusi plastik akan semakin berkurang dan akhirnya menjadi sejarah. Sebab sadar atau tidak, dikatakan Susila bahwa saat ini dunia sedang dibanjiri oleh plastik. Sampah plastik yang terbuang menyumbat pembuangan dan sangat berbahaya bagi kesehatan serta jarang diketahui, bahwa micro plastik bisa masuk dalam makanan, minuman, bahkan udara yang kita hirup.

“Kabupaten Tabanan sudah berkomitmen untuk mengatasi permasalahan sampah serta sudah memulai langkah serius dalam upaya melestarikan lingkungan hidup dengan melakukan percepatan pengelolaan sampah berbasis sumber di wilayah Desa dan Desa Adat. Ditandai dengan menerbitkan Perda Kabupaten Tabanan Nomor 5 Tahun 2021 tentang pengolahan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga,” imbuh Susila.

Sebelumnya Ketua Panitia Kegiatan, Anom Dwi Paramita, berharap mampu menumbuhkan dan meningkatkan serta mendorong kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan. Ia juga menyampaikan, bahwa kegiatan ini juga mengutamakan semangat gotong-royong, yakni para jajaran dan staf di LH Tabanan bekerja sama dengan organisasi maupun yayasan dan LSM me-punia untuk kegiatan. Pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak terkait yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Beberapa agenda kegiatan yang dilaksanakan pada pagi hari tersebut, diantaranya : bersih-bersih sampah, pembukaan bank sampah, penyemprotan dan penuangan eco enzyme di seputaran Kota Tabanan guna membersihkan udara serta menetralisir polusi udara dan virus. Dimana kegiatan ini melibatkan Polres, PMI dan Damkar Tabanan, serta bekerjasama juga dengan Polres Badung. Pada pelaksanaan puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni mendatang akan digelar juga bersih-bersih pantai yang berlokasi di Yeh Gangga serta penanaman pohon penghijauan. (Rls)

SMAN 1 Tabanan Buka 9 Rombel di PPDB 2023/2024

Posko PPDB SMAN 1 Tabanan
Posko PPDB SMAN 1 Tabanan

PANTAUBALI.COM, TABANAN – SMA Negeri 1 Tabanan membuka sembilan rombongan belajar (rombel) pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2023-2024. Setiap rombel akan berisi 36 siswa.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Wakasek Humas) SMA Negeri 1 Tabanan Ni Wayan Kompiang Kusumawati mengatakan, jumlah rombel itu disesuaikan dengan ruang kelas dan tenaga pendidik yang tersedia.

“Ada sembilan rombel dengan kuota maksimal 36 orang per rombel. Jadi kami menerima sekitar 324 siswa baru untuk lulusan SMP,” katanya, Rabu (31/5/2023).

Ia menjelaskan, PPDB untuk jenjang SMA tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Masih sama menggunakan beberapa jalur PPDB. Jalur afirmasi, zonasi, perpindahan orang tua dan prestasi. “Hampir sama dengan tahun lalu,” kata Wayan Kompiang Kusumawati.

Adapun persiapan yang dilakukan yakni sekolah telah mendirikan Posko PPDB untuk membantu para orang tua mendaftarkan anaknya.

Walaupun sudah tidak ada istilah sekolah favorit, tetapi masih saja ada stigma masyarakat yang menganggap SMAN 1 Tabanan menjadi sekolah pilihan pertama.

Menyikapi hal itu, beberapa sekolah SMA di Tabanan akan melakukan sosialisasi dengan mengundang Kepala Sekolah SMP untuk memberikan penjelasan mengenai juknis PPDB tahun ini. Seperti cara pendaftaran online, pengisian form dan persyaratan lainnya.

“Itu (sosialisasi) akan dilakukan dalam waktu dekat atau setelah pembagian rapor,” sebut Kompiang Kusumawati.

Sementara itu, untuk pelaksanaan PPDB jenjang SMA di Tabanan akan dimulai Juni 2023 secara daring. Saat ini tahapan PPDB baru memasuki tahap sosialisasi.

Kemudian, pendaftaran akan dimulai pada 21-24 Juni 2023 mendatang. Dilanjutkan dengan pengumuman hasil seleksi pada 1 Juli 2023 dan pendaftaran ulang dilakukan pada 3-4 Juli 2023.

Ada empat jalur yang dibuka, yakni jalur zonasi dengan kuota 50 persen, perpindahan tugas orang tua 5 persen, afirmasi 15 persen dan prestasi 30 persen. Untuk jalur afirmasi dibagi menjadi dua yakni jalur afirmasi umum dan inklusi.

Selanjutnya, jalur prestasi juga dibagi menjadi dua yakni jalur sertifikat prestasi dengan kuota 20 persen dan jalur rangking nilai rapor 10 persen. (ana)

22 SD di Tabanan Diregrouping Jadi Sebelas Sekolah

Sosialisasi regrouping SD oleh Dinas Pendidikan Tabanan di SDN 3 Jatiluwih.
Sosialisasi regrouping SD oleh Dinas Pendidikan Tabanan di SDN 3 Jatiluwih.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Memasuki Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023, Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan akan menggabungkan atau meregrouping 22 sekolah dasar (SD) menjadi sebelas sekolah.

Penggabungan dua sekolah menjadi satu sekolah tersebut dilakukan di empat kecamatan yakni Penebel, Selemadeg Barat, Kerambitan, dan Tabanan.

Rinciannya, di Kecamatan Penebel SDN 6 Senganan menjadi SDN 4 Senganan, SDN 4 Tengkudak menjadi SDN 2 Tengkudak, SDN 3 Jatiluwih menjadi SDN 1 Jatiluwih, SDN 4 Penatahan menjadi SDN 2 Penatahan dan SDN 3 Wongaya Gede menjadi SDN 4 Wongaya Gede.

Di Kecamatan Selemadeg Barat SDN 2 Tiying Gading menjadi SDN 1 Tiying Gading dan SDN 2 Bengkel Sari menjadi SDN 1 Bengkel Sari.

Selanjutnya, di Kecamatan Kerambitan SDN 1 Kerambitan menjadi SDN 3 Kerambitan dan SDN 2 Meliling menjadi SDN 1 Meliling.

Di Kecamatan Tabanan SDN 4 Gubug menjadi SDN 1 Gubug dan SDN 5 Delod Peken menjadi SDN 3 Delod Peken.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Tabanan I Made Sukanitera menjelaskan, alasan melakukan regrouping ini karena jumlah siswa di sekolah tersebut kurang dari 60 orang, status tanah sekolah masih milik adat atau perorangan serta lokasi kedua sekolah berdekatan.

“Upaya ini kami lakukan untuk mengefektifkan biaya operasional dan kekurangan tenaga pendidik,” jelasnya, Rabu (31/5/2023).

Made Sukanitera, menjelaskan, jika status tanah sekolah masih milik adat maka pengajuan perbaikan sekolah ke pusat lewat Dana Alokasi Khusus (DAK) akan sulit.

Selain itu, jumlah siswa sedikit maka dalam pemanfaatan DAK juga akan sedikit. Setiap sekolah akan melihat Data Pokok Pendidik (Dapodik), bisa DAK tidak diberikan pusat.

Contohnya, sambung Sukanitera, jumlah siswa di SDN 3 Wongaya Gede secara keseluruhan hanya berjumlah 15 orang.

“Dengan jumlah siswa segitu, bagaimana operasional bisa berjalan? Itulah yang menjadi pertimbangan kami,” kata Sukanitera.

Ia menambahkan, tahapan regrouping 22 SD ini sudah sampai tahap sosialisasi. Surat Keputusan (SK) dipastikan bakal turun sebelum tahun ajaran baru digelar.

Pihaknya berharap dalam proses regrouping ini bisa berjalan lancar dan tidak ada gejolak di masyarakat. (ana)

Tersinggung, Buruh Proyek Aniaya Sopir Bus di Kuta

Satu dari empat tersangka penganiayaan sopir bus yang sudah ditangkap pihak Polsek Kuta.
Satu dari empat tersangka penganiayaan sopir bus yang sudah ditangkap pihak Polsek Kuta.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Aparat Unit Reskrim Polsek Kuta menangkap salah satu dari empat pelaku penganiayaan terhadap sopir bus di Gudang Bus Merpati, Jalan Bhineka Jati Jaya, Tuban, Kuta, Badung, Jumat (26/5/2023), Komang Supartama (56).

Supartama dalam keadaan mabuk dan mendatangi korban dengan niat ingin melindungi temannya.

Kapolsek Kuta Kompol Yogie Pramagita mengatakan, kasus penganiayaan itu bermula saat korban asal Buleleng tersebut memergoki salah seorang pria berinisial SA yang mabuk dan muntah di halaman gudang bus.

“Korban tinggal sementara di gudang bus bersama keluarganya. Korban marah karena melihat orang mabuk dan muntah sembarangan di halaman dan pelaku yang tidak terima karena korban menegurnya sempat marah,” katanya, didampingi Kanit Reskrim IPTU Anggi Wahyu, Rabu (31/5/2023).

Korban lantas memukul kepala pelaku SA menggunakan sebuah palu yang langsung mengenai kepala korban hingga korban terjatuh. Saat itu, pelaku sempat meminta maaf dan pergi dari lokasi.

“Korban lantas ngobrol bersama-sama rekannya di gudang. Dan tak berselang lama, pelaku SA mengajak tiga temannya salah satunya tersangka Agus Budianto kembali ke TKP,” imbuh Yogie.

“Usai melakukan penganiayaan para pelaku yang merupakan buruh proyek itu melarikan diri. Teman-teman korban berupaya mengejar para pelaku hingga ke pinggir jalan,” sambungnya.

Akhirnya, Agus Budianto pria asal Banyuwangi, Jawa Timur itu ditangkap oleh rekan korban. Pria yang bekerja di salah satu proyek mewah di Jalan Raya Legian, Kuta itu dibawa ke Polsek Kuta.

“Tersangka mengaku saat menganiaya korban dalam pengaruh minuman keras. Dia tidak kenal dengan korban, niatnya membantu temannya yang kepalanya dipukul oleh korban. Kami masih mengejar tiga pelaku lainnya,” tutupnya

Saat ini korban masih dalam menjalani perawatan yang intensif di RSUP Prof. Ngoerah di Sanglah, Denpasar, karena luka di kepala.

Saat ini pelaku telah menjadi tersangka kekerasan sesuai dalam Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (ann)

Tabrak Polisi, Pemotor Berknalpot Brong Diburu

Barang bukti motor berknalpot brong yang diamankan di Polsek Denpasar Selatan.
Barang bukti motor berknalpot brong yang diamankan di Polsek Denpasar Selatan.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Polsek Denpasar Selatan (Densel) merazia motor berknalpot brong yang telah memakan korban dari pihak kepolisian, Minggu (28/5/2023) dini hari.

Sejumlah anggota Polsek Densel, termasuk Kanit Intelkam AKP Kirma, turut menjadi korban kecelakaan tersebut.

Razia berlangsung hingga 30 menit ini telah mengamankan 70 motor yang telah melanggar aturan, termasuk berknalpot brong, motor tidak ada spion, plat nopol, dan tidak menggunakan helm saat berkendara.

Kapolsek Denpasar Selatan AKP Ida Ayu Made Kalpika mengatakan, plat nomor polisi yang menabrak dua anggota kami terjatuh di lokasi. Kami masih memburu pengendara itu.

“Dua anggota kami ditabrak oleh pemotor yang kabur melihat razia. Razia ini kami gelar di depan Polsek Densel,” ucapnya, Rabu (31/5/2023).

Menurut Kalpika, razia kendaraan itu digelar karena menindaklanjuti keluhan masyarakat yang terganggu dengan suara bising knalpot brong.

“Beberapa kendaraan berusaha menghindari razia dengan cara memutar arah serta melawan arus. Mereka berhasil dicegat petugas berpakaian preman,” katanya.

Diketahui terkait usia pemilik motor masih dominan mahasiswa dan ada satu orang dibawah umur dan terdapat komunitas motor.

Dari 70 motor yang diamankan, sebagian besar menggunakan knalpot brong serta tanpa dilengkapi TNKB, plat kendaraan maupun spion. (ann)

Marak WNA Berulah, PHRI Badung Serahkan ke Satgas Pariwisata

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung IGN Rai Suryawijaya.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung IGN Rai Suryawijaya.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung menyerahkan penanganan warga negara asing (WNA) berulah kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai.

“Penanganan WNA sudah ditanganin pihak satgas pariwisata yang sudah dibentuk Gubernur Bali, terutama untuk kasus yang bermasalah di Ubud dan Kuta,” ujar Ketua PHRI Badung IGN Rai Suryawijaya, Rabu (31/5/2023).

Rai menjelaskan, satgas pariwisata yang terdiri dari TNI/Polri, MenKumHam, Imigrasi, Satpol PP, Dinas Pariwisata sudah dibentuk agar permasalahan untuk WNA berulah cepat terlaksana.

“Dalam kasus pelanggaran WNA tidak bisa semua langsung dideportasi, namun diperiksa terutama masalah kejiwaan dan pelanggaran yang dilakukan seperti contohnya yang di Ubud ya,” imbuh Rai.

Saat ini WNA yang baru datang di Bali sudah mulai diawasi secara ketat.

“Pemerintah Provinsi Bali terutama Satgas Pariwisata pastinya berharap Bali akan memfilter WNA yang datang ke Bali,” imbuhnya. (ann)

Ketua DPRD Tabanan Salut dengan Semangat Beryadnya Masyarakat Yeh Gangga

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga bersama Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memenuhi uleman warga yang melaksanakan Karya Balik Sumpah, Mamungkah, Ngenteg Linggih lan Padudusan Alit di Pura Baturancang, Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, Selasa (30/5/2023).

Secara pribadi, la salut dengan semangat warga melaksanakan karya, meski jalur yang ditempuh menuju Pura harus melewati pantai sepanjang satu kilometer.

“Jalur ke Pura cukup menantang. Tapi kami hadir untuk memenuhi uleman sekaligus melihat kondisi masyarakat dan menyerap aspirasi,” ujarnya seusai acara uleman.

Pada kesempatan itu, Gubernur Bali Wayan Koster memberikan bantuan langsung berupa uang tunai sebesar Rp 30 juta. Serta bantuan vocher dari Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Tampak juga Sekretaris Daerah I Gede Susila bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Politisi PDI Perjuangan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara ini menyatakan salut dengan semangat masyarakat melaksanakan kegiatan sosial maupun kegiatan yadnya. Ia berpesan agar hal tersebut tetap dijaga.

“Tetap kompak dan jalin komunikasi dengan tokoh atau pimpinan di daerah,” ujarnya.

Dirga juga berharap, dalam melaksanakan karya atau yadnya masyarakat menjalaniya dengan tulus dan iklas. Sehingga persembahan yang dilakukan menjadi paripurna atau labda karya.

“Sebagai manusia kan kita tidak hanya bisa meminta saja. Tapi memelakukan persembahan itu wajib. Sehingga kehidupan sekala dan niskala itu berimbang,” ujarnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Yeh Gangga sekaligus sebagai ketua panitia karya, I Ketut Dolia mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya karena sudah berkenan memenuhi uleman warga.

“Selain itu, terimakasih juga kami ucapkan kepada Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga, karena berkat support moral dan meteriil, karya ini bisa berjalan dengan baik dan lançar,” ujarnya.

Selesai melakukan uleman di Pura Baturancang, Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara rombongan berlanjut ke uleman Karya Agung Ngenteg Linggih di Pura Kahyangan Dalem, Desa Adat Meliling Kecamatan Kerambitan. (ana)

Empat WNA Edarkan Narkotika di Bali

Lima tersangka narkotika yang empat di antaranya berstatus WNA berkewarganegaraan Rusia dan Uzbekistan. Mereka ditangkap Ditresnarkoba Polda Bali.
Lima tersangka narkotika yang empat di antaranya berstatus WNA berkewarganegaraan Rusia dan Uzbekistan. Mereka ditangkap Ditresnarkoba Polda Bali.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Empat orang warga negara asing (WNA) mengedarkan narkotika di Bali. Aktivitas mereka terungkap oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Bali.

Keempat WNA berkewarganegaraan Rusia dan Uzbekistan itu berinisial KM, KD, AB, dan RD. Selain itu, Polda Bali juga menangkap satu orang warga Indonesia berinisial SU.

Keempat WNA dan satu orang lokal tersebut ditangkap di tempat berbeda pada Rabu (24/5/2023) malam.

“Kami masih mendalami keterangan mereka (tersangka). Katanya baru enam bulan mengedarkan narkoba di Bali. Tapi itu hanya sebatas pengakuan mereka. Kami akan terus dalami,” ujar Wadiresnarkoba Polda Bali AKBP Ponco Indriyo, Selasa (30/5/2023).

Ponco mengungkapkan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat di Jalan Bakung Sari, Kecamatan Kuta, Badung. Informasi awal tersebut menyebut ada beberapa WNA yang kerap bertransaksi narkotika jenis ganja.

“Setelah penyelidikan dilakukan pada Rabu (24/5/2023) polisi berhasil menangkap AB (WN Rusia) dan S (WNI) di area parkiran hotel di Kuta,” jelas Ponco.

Ponco menjelaskan hasil penggeledahan diamankan barang bukti ganja seberat 1.678 gram, haziz seberat 67 gram, dan tiga pucuk senjata airsoft gun.

Sekitar satu jam kemudian, dua orang WNA yang diduga berkaitan dengan aktivitas AB ditangkap. Mereka adalah YO dan MA yang ditangkap di Jalan Kartika Plaza, Kuta,

Selanjutnya tersangka KD dan RD ditangkap di rumah kontrakannya, Jalan Yudistira, Tampaksiring, Gianyar.

“Tersangka ditangkap juga hanya berselang beberapa jam. Dari tangan keduanya diamankan barang bukti berupa narkoba jenis ganja seberat 101,40 gram dan hasis seberat 7,64 gram,” imbuhnya

Tidak cukup sampai di sana, beberapa jam berikutnya yakni Kamis (25/5) sekitar pukul 00.30, giliran tersangka KM yang ditangkap pada salah satu vila wilayah Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung.

“Anggota kami mengamankan sejumlah brang bukti di antaranya kokain 60,88 gram, hasis 129,26 gram dan ganja 45,90 gram,” bebernya. (ann)

Kapolres Tabanan Bagikan Sembako Kepada Komunitas Gojek

Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes memberikan bantuan sembako kepada Komunitas Gojek bertempat di Polres Tabanan.
Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes memberikan bantuan sembako kepada Komunitas Gojek bertempat di Polres Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes memberikan 26 paket bantuan sembako yang berisikan 5 kg beras kepada komunitas Gojek bertempat di Polres Tabanan, Selasa (30/5/2023).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat dalam rangka Bakti Sosial Polri Presisi.

“Jangan dilihat besar kecilnya yang dapat kami berikan. Namun hal ini merupakan bentuk keikhlasan semoga bisa menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ujar AKBP Leo Dedy Defretes.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan tentang program ‘Mesadu AUM’ kepada komunitas Go-jek di ruang studio Harkamtibmas yang merupakan inovasi pelayanan publik Polres Tabanan.

Mesadu artinya menerima setiap pengaduan sedangkan AUM adalah singkatan dari Aman, Unggul dan Madani yang menjadi program Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan.

“Program ini dibuat dalam membangun komunikasi yang cepat (quick respon) untuk mewujudkan Tabanan situasi yang Aman, Unggul, Madani. Kami juga menyediakan nomor telepon Kapolres Tabanan yang bisa langsung dihubungi yaitu 08113982022 jika ada permasalahan yang berkaitan dengan Harkamtibmas,” ujar Leo Dedy.

Ia juga menyampaikan, para komunitas Gojek agar bisa menjadi Polisi bagi dirinya sendiri. Hal ini perlu diterapkan untuk menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan tempat tinggal masing-masing. (ana)