- Advertisement -
Beranda blog Halaman 628

Tingkatkan Pengetahuan, Staf Bagian Prokopim Tabanan Ikuti Pelatihan Keprotokolan Pemerintah

BKPSDM Kabupaten Tabanan menggelar Pelatihan Protokoler Pemerintah pada Rabu, (26/7/2023) di Pondok Indi, Desa Pitra, Penebel.
BKPSDM Kabupaten Tabanan menggelar Pelatihan Protokoler Pemerintah pada Rabu, (26/7/2023) di Pondok Indi, Desa Pitra, Penebel.

PANTAUBALI.COM, TABANAN –  BKPSDM Kabupaten Tabanan menggelar Pelatihan Protokoler Pemerintah untuk meningkatkan etika protokoler dalam menghendel pimpinan ketika berhadapan dengan masyarakat.

Yang mana pelatihan ini dibuka secara langsung oleh Sekda Tabanan, I Gede Susila, di Pondok Indi, Desa Pitra, Penebel pada Rabu, (26/7/2023).

Pelatihan dengan tema ‘Etika Keprotokolan dan Tata Cara Penerimaan Tamu bagi Petugas Protokol, Peliputan, FO, dan SR’ pada Pemkab Tabanan turut dihadiri oleh Kepala BKPSDM Tabanan, Kepala Bagian, Kasubag dan Japung pada Bagian Prokopim Setda Tabanan, beserta seluruh staf pada Subbagian Protokol dan Dokumentasi Pimpinan, FO dan SR pada Bagian Prokopim Setda Tabanan.

Dalam sambutannya, Sekda I Gede Susila mengatakan, setiap personal harus memahami tupoksi masing-masing. Pelatihan khusus di Bagian Prokopim diberikan harus betul-betul dipahami dalam setiap mendampingi tugas pimpinan.

“Makanya hari ini, sepakat melaksanakan kegiatan ini karena akumulasi dua tahun terakhir ini ada koreksi-koreksi dari pimpinan,” ujarnya.

Untuk itu, Sekda menghimbau kepada seluruh peserta dan pihak terkait agar mengikuti pelatihan ini dengan baik dan sungguh-sungguh agar mampu meningkatkan pengetahuan pengimplementasian di lapangan.

Yang mana, aktivitas terbanyak dari Kabupaten/Kota se-Bali, bahwa Bupati Tabanan selaku pimpinan paling banyak melaksanakan aktivitas kepemerintahan, sehingga pengetahuan yang maksimal sangat dibutuhkan dalam setiap mendampingi pimpinan, baik Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan jajaran.

Kepala BKPSDM Tabanan Kristiadi Putra, menyampaikan, kerapian dan kedisiplinan serta kekompakan sangat penting sebagai pribadi, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam melaksanakan tugas.

Disamping itu, Bagian Prokopim dalam pelaksanaan tugas sangat dekat dengan pimpinan dan banyak sisi yang bisa dimanfaatkan dan kalau salah, bisa sebaliknya terjadi.

“Maka dari itu, manfaatkanlah tugas Bapak/Ibu dengan sebaik mungkin,” tegasnya.

Pihaknya juga menghimbau agar saling mengayomi dalam melaksanakan tugas, dan lakukan sharing dalam pelatihan ini. Dimana dalam pelatihan, menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang keprotokolan dan pendokumentasiaan tugas pimpinan, yakni, Bapak Mahadi Sanatana (Sekretaris BKPSDM Provinsi Bali), dan Bapak Partha Kesuma (Widya Iswara Provinsi Bali).

Diharapkan nanti mampu memberikan inspirasi serta menghadirkan semangat bagi semua dalam upaya meningkatkan performance.

Kabag Prokopim Gusti Putu Winiantara menambahkan, Pelatihan ini adalah berkah bagi kita semua di Bagian Prokopim karena bisa berkumpul bersama sembari mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru.

Ia berharap, momentum ini menjadi awal rasa skeptis menjadi optimisme, sehingga lebih memotivasi dalam melaksanakan tugas, begitu juga mampu menampilkan wajah yang baik dari pimpinan dan Pemerintah Kabupaten Tabanan. (rls)

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Berbelanja dan Berbagi di Kabupaten Buleleng

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Berbelanja dan Berbagi di Kabupaten Buleleng
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Berbelanja dan Berbagi di Kabupaten Buleleng

PANTAUABALI.COM, BULELENG – Bersinergi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota se-Bali, TP PKK Provinsi Bali kembali menyapa masyarakat melalui program Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi yang kali ini dilaksanakan di Eks. Pelabuhan Buleleng, Rabu (26/7/2023).

Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi merupakan program rutin dari TP PKK Provinsi Bali dengan mengajak TP PKK Kabupaten/Kota untuk berbagi kepada masyarakat.

Program pasar rakyat ini mengusung konsep gotong-royong dimana UMKM lokal dilibatkan dengan membuka stand lalu Tim Penggerak PKK berbelanja dan membagikan kembali hasil belanjaannya kepada masyarakat yang kurang beruntung.

Jumlah bantuan berupa paket belanjaan yang dibagikan mencapai 300 paket bantuan kepada 100 masyarakat penerima. Dimana 20 paket bantuan diserahkan oleh TP PKK Kabupaten Buleleng, masing-masing 10 paket bantuan diserahkan oleh TP PKK Kabupaten Gianyar, Jembrana, Tabanan, Bangli, Klungkung, Karangasem dan Kota Denpasar serta 10 paket bantuan oleh Manggala PAKIS MDA Bali. Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Putri Koster menyerahkan 200 paket bantuan kepada masyarakat Buleleng. Sehingga masing-masing penerima mendapatkan 3 paket belanjaan.

Bunda Putri sendiri menyampaikan bahwa kegiatan pasar rakyat berbelanja dan berbagi merupakan salah satu dari program Tim Penggerak PKK Provinsi Bali untuk menggerakkan UMKM pasca pandemi di masing-masing daerah. Disamping itu, terdapat juga program Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi dimana TP PKK Provinsi Bali beserta dengan instansi terkait dan mitra kerja berkolaborasi untuk menyapa masyarakat sembari memberikan bantuan sembako kepada 400 penerima yang dilaksanakan selama 2 hari di masing-masing Kabupaten/Kota.

“Hari pertama ibu hadir di 4 desa untuk memberikan bantuan, lalu malamnya sebagai Manggala Utama Paiketan Krama Istri MDA Bali menghadirkan 150 masyarakat. Lalu hari ke-2 hadir ke 4 desa lagi,” jelas Bunda Putri.

Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Bunda Putri tidak hanya aktif berbagi kepada masyarakat melalui program pasar rakyat maupun aksi sosial namun juga turut membantu pemerintah Provinsi Bali untuk mensosialisasikan program-program strategis pemerintah maupun capaian program kerja dan pembangunan Pemerintah Provinsi Bali melalui media radio, televisi hingga sosialisasi online melalui webinar.

Mensosialisasikan program kerja pemerintah menurutnya sangat penting dilakukan untuk menggerakkan partisipasi aktif masyarakat sehingga masyarakat dapat mengetahui apa saja program dan kebijakan yang telah dilakukan oleh pemerintah khususnya Pemerintah Provinsi Bali.

“Aturan akan tetap menjadi aturan jika tidak dilaksanakan oleh masyarakat,” ungkap Bunda Putri. Ia menyoroti mengenai aturan dan kebijakan yang masih belum efektif berjalan di masyarakat seperti Pergub Bali No. 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan Pergub Bali No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Menurutnya akan percuma pemerintah susah payah membuat aturan namun tidak didukung oleh masyarakat untuk patuh menjalankannya.

“Kalaupun Gubernur yang membuat aturan tapi pelaksanaannya berjenjang. Percuma Gubernur membuat aturan jika di kabupaten dan kecamatan tidak mau melaksanakannya,” jelas Bunda Putri.

Oleh sebab itulah menurutnya seluruh peraturan yang dibuat oleh Gubernur harus ditindaklanjuti secara berjenjang di daerah.

Sementara Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng Paramita Lihadnyana menyampaikan terima kasih kepada Ketua TP PKK Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota karena telah hadir dan memberikan bantuan yang sangat bermanfaat kepada masyarakat Buleleng. Ia juga menyampaikan seluruh UMKM yang dilibatkan merupakan UMKM lokal di Kabupaten Buleleng dengan rincian 14 UMKM kuliner, 25 UMKM di bidang pertanian dan olahan serta 10 UMKM di bidang kerajinan.

Di sisi lain Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana juga sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh PKK. Menurutnya sebagai mitra kerja pemerintah peran PKK sangatlah penting. Walaupun tidak digaji namun menurutnya PKK memberikan andil yang sangat besar dalam membantu melaksanakan tugas pemerintah.

“PKK juga patut diacungi jempol karena pada saat pandemi yang notabene aktivitas ekonomi mandek tapi PKK tetap menjalankan kegiatannya dan hasilnya per Maret ini Bali meraih tingkat kemiskinan terendah di Indonesia,” puji Pj. Bupati Buleleng tersebut.

Truk Bermuatan 20 Ton Tepung Terguling di Tanjakan Samsam

Kondisi truk fuso bermuatan 20 ton tepung terguling di jalur Denpasar - Gilimanuk tepatnya di tanjakan Samsam 2 termasuk Banjar Dinas Samsam, Desa samsam, Kecamatan Kerambitan.
Kondisi truk fuso bermuatan 20 ton tepung terguling di jalur Denpasar - Gilimanuk tepatnya di tanjakan Samsam 2 termasuk Banjar Dinas Samsam, Desa samsam, Kecamatan Kerambitan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebuah truk fuso bermuatan 20 ton tepung terguling di jalur Denpasar – Gilimanuk tepatnya di tanjakan Samsam 2 termasuk Banjar Dinas Samsam, Desa samsam, Kecamatan Kerambitan pada Rabu (26/7/2023) sekitar pukul 17.00 WITA.

Kapolsek Kerambita Kompol I Gusti Putu Sudara mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi kerena sopir mengalami out of control (OC). Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai Rp3 juta.

“Tidak ada korban jiwa. Sopir mengalami luka ringan dan mengeluhkan sakit pinggang kanan,” ujarnya, Rabu (26/7/2023).

Sudara menjelaskan, truk dengan Nomor Polisi DK 8238 JA yang dikemudikan Benny Mujianto (33) datang dari arah Utara jurusan Gilimanuk menuju Selatan Arah Denpasar.

“Truk bermuatan tepung tersebut datang dari Surabaya dan hendak ke Denpasar,” jelasnya.

Setibanya di TKP, melewati jalan tanjakan tajam, truk tidak kuat menanjak sehingga sopir mundurkan kendaraannya. Namun, saat mundur posisi truk berada di bahu jalan sebelah Timur tiba-tiba roda belakang kiri luar dan meledak.

Kemudian, truk terperosok dan terguling di timur bahu jalan serta muatan tumpah keluar.

“Kejadian ini tidak mengganggu arus lalu lintas. Upaya evakuasi barang dan kendaraan juga telah dilakukan,” imbuh Sudara. (ana)

Dua WNA Diduga Hipnotis Karyawan Toko di Marga, Polisi Selidiki Kasusnya

Tangkapan layar dari video CCTV saat dua WNA terekam melakukan aksi hipnotis kepada karyawan Toko Dewi Seri di Jalan Wisnu Marga, Banjar basa, Desa Marga, Kecamatan Marga, Selasa (25/7/2023) malam.
Tangkapan layar dari video CCTV saat dua WNA terekam melakukan aksi hipnotis kepada karyawan Toko Dewi Seri di Jalan Wisnu Marga, Banjar basa, Desa Marga, Kecamatan Marga, Selasa (25/7/2023) malam.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang Warga Negara Asing (WNA) diduga menghipnotis karyawan Toko Dewi Seri di Jalan Wisnu Marga, Banjar basa, Desa Marga, Kecamatan Marga, Selasa (25/7/2023) malam.

Aksi WNA ini terekam CCTV toko dan ramai beredar di media sosial. Dalam video yang beredar, tampak ia melancarkan aksi tersebut bersama satu orang temannya.

Korban, Ni Luh Putu Helen Purnamasari (25) saat ditemui pada Rabu (26/7/2023) menuturkan, ia sedang berada di kasir toko dan satu orang temannya menata barang di belakang toko.

Sebelumnya, situasi di toko saat itu sedang ramai pembeli karena menjelang hari raya. Uangnya hasil penjulan juga banyak di laci kasir berisi pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu

Sekitar pukul 20.13 WITA datang dua orang WNA berbelanja ke Toko Dewi Seri.

“Saat masuk ke toko, bule itu senyum-senyum melihat saya sedang menghitung uang,” ujarnya.

Ia menyebut, WNA tersebut membeli satu makanan ringan dan membayarnya ke kasir.

“Saat itu, bule itu bayar dengan uang pecahan seratus. Waktu saya kasi uang kembaliannya, ia menawarkan saya uang kertas pecahan seribu. Dia bilang this is for you (ini untuk kamu), tapi saya tolak,” jelasnya.

Kemudian, WNA tersebut menunjukkan dompetnya sambil mengeluarkan uang pecahan Rp75 ribu. “Saya juga lihat ada mata uang dolar,” sambung Helen.

Ketika menunjukkan uang tersebut, fokus Helen teralihkan. Tidak hanya itu, saat perempuan asal Desa Geluntung, Kecamatan Marga itu mengambil uang di laci kasir, WNA juga berusaha ikut mengambilnya.

“Setelah itu saya lupa. Kalau diingat lagi saya trauma,” akunya.

Setelah WNA tersebut keluar dari toko, ia menaruh uang yang sempat dikeluarkannya dari dalam laci dan melayani teman WNA tersebut yang saat itu membeli satu minuman.

“Bule sebelumnya sempat masuk ke toko lagi menghampiri temannya. Setelah mereka berdua pergi, saya menghitung uang dan kaget uang yang saya pegang jumlahnya berkurang,” ungkap Helen.

Ia sempat keluar untuk menemui kedua WNA tersebut, tetapi telah menghilang.

“Saya tidak tahu mereka datang dengan motor atau mobil, tetapi teman saya melihat mereka datang dengan berjalan kaki,” katanya.

Adapun jumlah kerugian yang dialami Toko Dewi Seri yakni mencapai Rp3,5 juta.

Sementara itu, Kapolsek Marga AKP I Wayan Suta Arcana membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya juga sedang melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

“Korban tidak mau melaporkan kasus ini. Namun, kami tetap melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi,” jelasnya. (ana)

Kecelakaan Antara Mobil Avanza dan Motor Supra di Tabanan Tewaskan Dua Orang

Polisi melakukan olah TKP Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua orang terjadi di jalan umum jurusan Denpasar - Gilimanuk termasuk Banjar Dinas Selabih Tengah, Desa Selabih Kecamatan Selemadeg Barat, Selasa (25/7/2023).
Polisi melakukan olah TKP Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua orang terjadi di jalan umum jurusan Denpasar - Gilimanuk termasuk Banjar Dinas Selabih Tengah, Desa Selabih Kecamatan Selemadeg Barat, Selasa (25/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan lalu lintas menewaskan dua orang terjadi di jalan umum jurusan Denpasar – Gilimanuk termasuk Banjar Dinas Selabih Tengah, Desa Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat, Selasa (25/7/2023).

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengatakan, kecelakaan melibatkan kendaraan Toyota Avanza Nomor Polisi W 1836 WL dengan Honda Supra Nomor Polisi DK 3842 OZ terjadi sekitar pukul 13.00 WITA.

“Tabrakan depan – depan,” jelasnya Rabu, (26/7/2023).

Ia menjelaskan, sebelum kejadian kendaraan Toyota Avanza yang dikemudikan I Nyoman Sudira (63) datang dari arah Barat jurusan Gilimanuk menuju arah Timur jurusan Denpasar.

Setibanya di TKP, pria asal Sidoarjo, Jawa Timur tersebut mengantuk sehingga hilang kendali dan oleng ke kanan.

Di saat bersamaan, dari arah Barat jurusan Gilimanuk datang sepeda motor Honda Supra yang dikendarai Ida Bagus Suanda (60) membonceng Ida Ayu Putu Purnawati (65) dan Ida Ayu Laksmi Purnama Dewi (4) asal Desa Padang Sambian Kaja, Denpasar Barat.

Kemudian, terjadi tabrakan di sebelah Selatan As Jalan atau di jalur sepeda motor Honda Supra.

Akibat kecelakaan tersebut, Ida Bagus Suanda meninggal dunia di TKP dan Ida Ayu Putu Purnamawati dinyatakan meninggal setelah mendapat penanganan di RSUD Tabanan sekitar pukul 18.50 WITA.

Sedangkan, Ida Ayu Laksmi Purnama Dewi dalam keadaan kritis sempat dirawat di RSUD Tabanan dan selanjutnya dirujuk ke RS Sanglah.

“Dua orang meninggal dunia dan satu luka berat. Kerugian material ditaksir mencapai Rp4 juta rupiah,” imbuh Berata. (ana)

KRM Perkuat Kolaborasi Daerah Kelola Hutan Mangrove

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri acara Peresmian Hutan Mangrove Gunung Anyar Surabaya sebagai Kebun Raya Mangrove Presiden RI Ke-5 sekaligus Ketua Dewan Pengarah BRIN Hj. Megawati Soekarnoputri

 

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri acara Peresmian Hutan Mangrove Gunung Anyar Surabaya sebagai Kebun Raya Mangrove atau KRM oleh Presiden RI Ke-5 sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Hj. Megawati Soekarnoputri, Rabu (26/7).

Selain sebagai Kebun Raya, BRIN siap menjadikan Hutan Mangrove Gunung Anyar Surabaya sebagai Pusat Budidaya Tanaman Mangrove di Tanah Air dan menjadi wadah peneliti dari perguruan tinggi, mahasiswa dan lain sebagainya. Turut hadir Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Walikota Surabaya Eri Cahyadi beserta undangan lainnya

Seusai mengikuti seluruh rangkaian acara, Bupati Giri Prasta menyebutkan bahwa dirinya sangat menyambut baik peresmian KRM Surabaya oleh Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri, dikatakan KRM akan menjadi wadah berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam memacu pengelolaan mangrove secara berkelanjutan, mengingat mangrove memiliki nilai penting secara ekonomi dan sosial sekaligus strategis dalam pengendalian perubahan iklim. Pihaknya juga menyatakan Kabupaten Badung sebagai daerah yang memiliki ekosistem mangrove sangat serius untuk memastikan kelestarian hutan mangrove. “Kebun raya mangrove ini akan menjembatani, mengkoordinasi dan memperkuat kolaborasi di antara semua stakeholder pada semua tingkatan di berbagai daerah untuk mendukung pengelolaan hutan mangrove,” ujarnya seraya menekankan pentingnya hutan mangrove secara ekologi dan ekonomi.

Disebutkan juga mangrove menjadi tempat hidup biota laut bernilai ekonomis penting bagi masyarakat. Mangrove juga banyak dimanfaatkan untuk kegiatan ekowisata oleh masyarakat. “Secara ekologis, mangrove menjadi benteng dari abrasi dan tsunami. Keberadaan mangrove tidak hanya penting untuk keanekaragaman hayati di pesisir tapi juga mendukung ketahanan pangan dan penciptaan lapangan kerja,” kata Giri Prasta.

Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Hj. Megawati Soekarnoputri dalam sambutannya menyampaikan KRM ini inisiasi pihaknya bersama Tri Rismaharini ketika masih menjabat sebagai Walikota Surabaya. Megawati bercerita ketika itu Ibu Risma bertanya kepadanya tentang kondisi Kenjeran yang gersang agar bisa menjadi hijau, dengan spontan dirinya mengaku menyuruh ibu Risma agar menanami kawasan tersebut dengan pohon cemara udang yang memiliki karakter dapat menahan banjir Rob ataupun sebagai pemecah tekanan gelombang tsunami karena akarnya sangat kuat sehingga tidak cepat roboh. “Terkait kebun raya mangrove ini, Surabaya kan kota yang panas jadi mangrove itu bisa membuat sejuk karena mengeluarkan oksigen dan mengambil polutan. Oleh sebab itu juga biota laut senang berada di hutan mangrove, ada ikan, ada udang, ada kepiting dan kawasan ini jadi tempat pembenihan mereka,” ucapnya.

Lebih lanjut Megawati Soekarnoputri menuturkan, ketika menjadi Wapres dirinya menyebut suka main di kebun raya yang ada di seluruh Indonesia yang saat itu jumlahnya ada 5 buah antara lain Kebun Raya Bogor, Cibodas, Bedugul, Purwodadi dan Cibinong. Dimana kondisi semua kebun raya yang ada saat itu disebutkan kurang terawat. “Bagaimana ini bisa menarik wisatawan kalau kurang terawat dan lain sebagainya, pendek cerita lalu saya bikinlah Yayasan Kebun Raya Indonesia sampai hari ini. Seperti apa yang disampaikan Kepala BRIN dari 5 kebun raya sekarang menjadi 45 kebun raya di Indonesia. Membuat kebun raya tidak boleh sembarangan ada kriteria dan standarisasinya. Kebun raya berfungsi untuk melindungi tumbuhan endemic, sebagai tempat penelitian lalu menjadi bagian dari pariwisata,” jelasnya.

 

Terpidana Korupsi LPD Sunantaya Serahkan Uang Pengganti Rp435 Juta

Kejari Tabanan melalui Kasi Pidsus menyerahkan uang pengganti senilai Rp435 juta kepada Ketua LPD Sunantaya Pande Nyoman Renata dan Bendesa Adat Sunantaya I Ketut Partana, Selasa (25/7/2023).
Kejari Tabanan melalui Kasi Pidsus menyerahkan uang pengganti senilai Rp435 juta kepada Ketua LPD Sunantaya Pande Nyoman Renata dan Bendesa Adat Sunantaya I Ketut Partana, Selasa (25/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Terpidana korupsi LPD sekaligus mantan Bendesa Adat Sunantaya, Kecamatan Penebel, I Gede Wayan Sutarja menyerahkan uang pengganti kerugian negara senilai Rp435 juta.

Pengembalian itu dilakukan pihak keluarga Sutarja kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan pada Selasa (25/7/2023).

Uang pengganti kerugian negara itu akan nantinya akan diserahkan ke LPD atau nasabah sebagai ganti rugi.

Karena itu, pada saat yang sama pihak Kejari Tabanan menyerahkan langsung uang pengganti itu kepada Ketua LPD Sunantaya Pande Nyoman Renata dan Bendesa Adat Sunantaya I Ketut Partana.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kaspidsus) Kejari Tabanan I Nengah Ardika menyebut, jumlah uang pengganti yang diserahkan tersebut sesuai putusan Mahkamah Agung (MA).

“Kami berharap uang ini bisa diserahkan secara proporsional kepada nasabah yang berhak karena mungkin (nasabah) yang menabung atau memiliki deposito melebihi jumlah uang yang bisa kami selamatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Sunantaya I Gede Ketut Partana mengatakan, pihaknya akan menggelar paruman desa adat bersama masyarakat sebelum uang tersebut dikembalikan.

“Kami akan sampaikan putusan MA kepada masyarakat dan jumlah uang yang dikembalikan. Sesuai keputusan, uang hanya dikembalikan pokoknya saja,” jelasnya.

Untuk diketahui, Sutarja dinyatakan terbukti melakukan korupsi di LPD Sunantaya dalam kapasitasnya sebagai Ketua Badan Pengawas periode 2007-2017.

Perbuatannya itu mengakibatkan kerugian negara senilai Rp1,164 miliar lebih.

Mantan anggota DPRD Tabanan ini divonis dua tahun penjara dan diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp435 juta untuk mengembalikan rumah beserta sertifikat yang sebelumnya disita Kejari Tabanan. (ana)

Bupati dan Bunda Rai Sanjaya Dukung Tumbuh Kembang Anak Tabanan Menuju Indonesia Emas

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya S.H., M.M, selaku Bunda PAUD Kabupaten Tabanan menghadiri secara langsung acara Gebyar PAUD yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Anak Nasional 2023 yang diselenggarakan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Senin (24/7/2023).
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya S.H., M.M, selaku Bunda PAUD Kabupaten Tabanan menghadiri secara langsung acara Gebyar PAUD yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Anak Nasional 2023 yang diselenggarakan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Senin (24/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Gebyar PAUD yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Anak Nasional 2023 yang diselenggarakan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Kabupaten Tabanan yang ditujukan sebagai wadah kreativitas anak-anak, mendapat dukungan penuh dari Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya S.H., M.M, selaku Bunda PAUD Kabupaten Tabanan.

Dukungan tersebut ditunjukkan dengan menghadiri secara langsung kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Senin (24/7/2023).

Antusias peserta terlihat dari dipadatinya Gedung Maria oleh anak-anak yang didampingi Orang Tua dan Para Guru.

“Luar biasa buat anak-anak kita, tepuk tangan buat anak-anak kita karena anak-anak ini adalah nantinya sebagai pelita, tunas bangsa dan harapan bagi Tabanan, Bali, bahkan untuk Indonesia di mata dunia kedepan. Luar biasa untuk anak-anak kita yang terlahir di Tabanan ini,” ujar Bupati Sanjaya yang saat itu juga didampingi Sekda, para Asisten, Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Tabanan.

Senada dengan Bupati Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya juga menegaskan, perlindungan terhadap anak-anak harus terus dilakukan bersama-sama dengan melibatkan seluruh komponen bangsa, mulai dari orang tua, keluarga, masyarakat, dan pemerintah guna mewujudkan cita-cita, anak-anak sebagai generasi penerus yang akan membawa Indonesia lebih maju dan sejahtera sesuai visi menuju Indonesia Emas 2045.

Tidak salah dengan apa yang selalu didengung-dengungkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo, bagaimana di tahun 2045 menuju Indonesia Emas adalah berangkatnya dari anak-anak.

Kabupaten Tabanan dengan jumlah penduduk sekitar 640 ribu orang yang 21 persennya, yakni hampir 79 ribu orang adalah terdiri dari anak-anak yang harus dibina riang gembira, diajarkan sopan santun dan budi pekerti yang luhur.

“Saya lihat anak-anak tadi sudah sangat luar biasa karena kita juga selalu mensupport mereka, baik melalui Pemkab Tabanan, juga saya selaku Bunda PAUD dan sudah barang tentu kedepannya akan lebih kami perhatikan lagi. Kami perhatikan fasilitas bermainnya, kami perhatikan fasilitas belajarnya dan kami juga akan memperhatikan fasilitas gizinya. Itu yang utama agar bagaimana nanti kedepannya adalah anak-anak kita inilah yang akan menjadi penerus, tunas bangsa untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Tabanan,” sambung Bunda Rai.

Untuk diketahui, puncak acara kegiatan ini diikuti juga oleh para kepala BUMD di Tabanan, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini dan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia se-Kabupaten Tabanan, Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Tabanan serta undangan terkait lainnya.

Sebelum acara puncak ini digelar, berbagai kegiatan juga telah dilakukan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, seperti berbagai kegiatan lomba kreativas, lomba permainan tradisional, lomba mesatwa, hingga menggelar seminar anti bulying yang ditujukan untuk mewujudkan budaya anti bullying guna menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif di Sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, dirangkaikan dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang diserahkan secara langsung oleh Bupati Sanjaya bersama Bunda Rai Sanjaya kepada perwakilan anak-anak PAUD serta pemberian hadiah kepada juara-juara lomba. Acara kemudian ditutup dengan hiburan yang diselenggarakan oleh penampilan para juara, serta persembahan tari dan lagu dari anak-anak SLB. (rls)

Kembangkan Kampung Pancasila, Bupati Giri Prasta Terima Kunja Pemkab Banyumas

Bupati Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda I Wayan Adi Arnawa dan Ketua TP PKK Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta menerima kunjungan studi komparasi rombongan Pemkab Banyumas di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Senin (24/7/2023).
Bupati Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda I Wayan Adi Arnawa dan Ketua TP PKK Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta menerima kunjungan studi komparasi rombongan Pemkab Banyumas di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Senin (24/7/2023).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda I Wayan Adi Arnawa dan Ketua TP PKK Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta menerima kunjungan studi komparasi Bupati Banyumas Provinsi Jawa Tengah Achmad Husein bersama Wakil Bupati Sadewo Tri Lastiono terkait pengembangan Kampung Pancasila, Senin (24/7/2023) bertempat di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung.

Sebagai wujud dukungan konkret terhadap pengembangan Kampung Pancasila dan penguatan toleransi kehidupan beragama di Kabupaten Banyumas, secara pribadi Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan dana motivasi sebesar Rp 50 juta kepada Ketua MUI sekaligus Ketua Yayasan Rahmatan Lil Alamin Kabupaten Banyumas.

Dalam sambutannya Bupati Giri Prasta menyampaikan, Badung merupakan kabupaten yang selalu berkomitmen penuh dalam merawat kebhinekaan dan keberagaman, dengan memberikan sentuhan yang sama rata dan sama rasa kepada semua umat beragama yang ada di wilayah kabupaten Badung.

“Kami meyakini ketika ada aksi maka akan ada reaksi, jadi ketika Pemkab Badung melakukan dan memberikan hal baik kepada seluruh umat beragama, otomatis umat juga akan membalasnya dengan kebaikan pula, karena saya meyakini semua umat beragama itu mengajarkan kebaikan. Oleh sebab itu saya tidak pernah membeda-bedakan umat beragama yang ada di Kabupaten Badung, semua sama dapat dan semua sama rasa,” ujarnya.

Pihaknya juga menyebut semua kebijakan politik dan anggaran Kabupaten Badung dilandasi oleh konsep Tri Hita Karana dan nilai-nilai luhur 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, guna meringankan beban masyarakat, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kehidupan berbangsa dan bernegara, menumbuhkan semangat gotong royong, toleransi dan kerukunan hidup berdampingan sesama umat beragama.

“Kami di Badung memiliki kawasan Puja Mandala, sebagai simbol toleransi dan kerukunan hidup beragama, dimana rumah ibadah semua umat beragama dibangun dalam satu kawasan, jadi di Kabupaten Badung ini tidak ada konflik antar umat beragama,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein mengucapkan terimakasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Bupati Badung beserta jajarannya. Dirinya menyebut Badung sebagai kabupaten berprestasi dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan toleransi sangat tepat dijadikan tempat study tiru untuk menimba pengalaman dalam mengembangkan Kampung Pancasila di Kabupaten Banyumas.

“Kami punya niat untuk membangun Kampung Pancasila di Banyumas dan Kabupaten Badung menjadi tempat yang tepat untuk menimba pengalaman terkait hal itu,” ungkapnya.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Banyumas, jajaran Forkopimda Kabupaten Banyumas, Ketua FKUB dan Ketua MUI Kabupaten Banyumas, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Badung, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Badung Nyoman Suendi dan Ketua FKUB Kabupaten Badung. (rls)

Perempuan Asal Gorontalo Ditemukan Membusuk di Kamar Kos Desa Abiantuwung

Evakuasi mayat yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Banjar Taman Surodadi, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri.
Evakuasi mayat yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Banjar Taman Surodadi, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perempuan bernama Disniati Bakri (29) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Banjar Taman Surodadi, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri.

Korban yang berasal dari Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo ini ditemukan telah membusuk di atas kasurnya. Diduga korban meninggal karena sakit.

“Kami menerima laporan penemuan mayat ini kemarin malam,” ujarnya Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata saat dikonfirmasi, Senin (24/7/2023).

Berata menjelaskan, penemuan mayat pertama kali diketahui oleh Oki Prasetya (27) yang merupakan penghuni kos kamar nomor 1.

Ia menghubungi saksi, Kadek Mahendra Adi Winata (31) bahwa penghuni kos nomor 7 tidak keluar kamar sejak tiga hari lalu.

Disamping itu, ia juga mencium bau busuk dari dalam kamar kost tersebut.

Setelah saksi mengecek kamar nomor 7 yang kebetulan tidak terkunci, didapati penghuni kos telah meninggal dengan kondisi tubuh bengkak dan menghitam.

Selanjutnya, peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Kediri. Saat ini jenazah dititip di Rumah Sakit Prof. Dr. I.G. N .G. Ngoerah dan dilakukan visum luar jenazah.

“Kami juga sedang mencari keberadaan keluarga korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” imbuhnya. (ana)