- Advertisement -
Beranda blog Halaman 591

Tergelincir Akibat Jalan Licin, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Mobil

Polisi melakukan olah TKP kecelakaan di jalan jurusan Kediri - Tanah Lot termasuk Banjar Batanpoh, Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Tabanan.
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan di jalan jurusan Kediri - Tanah Lot termasuk Banjar Batanpoh, Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pengendara sepeda motor, I Wayan Sukadana (47), tewas usai mengalami kecelakaan di jalan jurusan Kediri – Tanah Lot termasuk Banjar Batanpoh, Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Tabanan, Rabu (16/8/2023) sekitar pukul 07.00 WITA.

Pria asal Desa Samplangan, Gianyar, tersebut tergelincir hingga menabarak mobil Toyota Inova dengan Nomor polisi DK 1240 WS). Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat akibat mengalami Cedra Kepala Berat (CKB), patah tulang rahang, remuk tulang bahu dan tulang rusuk.

Kapolsek Kediri Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti mengatakan, sebelum kejadian, Sukadana yang mengendari sepeda motor Honda Vario dengan Nomor Polisi DK 5450 KAN datang dari arah Utara jurusan Kediri menuju arah Selatan jurusan Tanah Lot.

“Saat itu situasi hujan gerimis dan jalan licin,” ujarnya.

Setibanya di tempat kejadian, ia tidak mampu menguasai laju sepeda motornya sehingga tergelincir. Lalu terseret kekanan dan membentur pojok depan kanan kendaraan Toyota Inova nomor polisi DK 1240 WS yang dikemudikan Dewa Nyoman Merta Astawa (42) asal Banjar Benel, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Jembrana.

Sementara itu, pengemudi mobil selamat. Hanya kendaraanya mengalami kerusakan pada tutupan lampu kota kanan depan pecah, bemper kanan depan dan spakbor kanan lepas.

Sedangkan, kerusakan sepeda motor yakni pada batok kanan lecet, dan tutupan spion kanan lecet. Kerugian material diperkirakan Rp700 ribu.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, pengendara sepeda motor kurang waspada saat situasi hujan sehingga jatuh,” kata Sri Subakti. (ana)

Nyoman Mulyadi Dicoret DPD PDIP Bali, Ribuan Warga Kediri Gelar Aksi Solidaritas

Ribuan masyarakat Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan menggelar aksi solidaritas di depan Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Rabu (16/8/2023).
Ribuan masyarakat Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan menggelar aksi solidaritas di depan Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Rabu (16/8/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ribuan masyarakat Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan menggelar aksi solidaritas di depan Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Rabu (16/8/2023).

Aksi tersebut dilakukan karena salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Kediri dicoret dari Daftar Calon Sementara (DCS) Pileg 2024 mendatang.

Warga Kediri tidak terima lantaran, proses pencoretan dinilai tidak sesuai harapan masyarakat dan merasa membutuhkan perwakilan di Provinsi. Dengan alasan memiliki suara terbesar di kabupaten Tabanan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 68.010 suara.

Koordinator aksi Dewa Putu Alit Arta mengatakan, masyarakat telah mengikuti dan memperhatikan proses pencalegan Pileg 2024 dan sesuai dengan rekomendasi DPP nama I Nyoman Mulyadi yang  sebelumnya sudah diusulkan dari struktur anak ranting, ranting dan PAC Kediri bahkan sudah di usulkan pula oleh DPC PDI Perjuangan Cabang Tabanan.

Kemudian, dari usulan itu dibawa ke DPD PDI P Bali. Nyoman Mulyadi pada usulan itu dengan nomor urut 5. Akan tetapi, pada proses pleno di DPD untuk dibawa ke DPP, tidak memperoleh rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan.

“Sehingga ada tuntutan ini bahwa Nyoman Mulyadi harus menjadi caleg di Pileg 2024,” katanya.

Menurutnya, dari proses penjaringan dari ranting hingga ke DPC, sudah sesuai nama Nyoman Mulyadi masuk ke DCS. Namun, proses di DPD untuk dibawa ke DPP, tidak muncul nama Nyoman Mulyadi.

Hal ini, menjadi kealpaan DPD atas kader yang sudah benar-benar dipilih oleh rakyat Kediri. Buktinya saja, saat ini pada Rabu 16 Agustus 2023, 2.795 warga Desa Adat di Kecamatan Kediri turun untuk melakukan aksi solidaritas. Dan ini baru saja perwakilan dari warga Desa Adat di Kecamatan Kediri. Belum seluruh warga yang mendukung Nyoman Mulyadi, menjadi wakilnya di DPRD Tingkat 1.

“Yang kami sayangkan nama Nyoman Mulyadi ini tidak dikirim oleh DPD ke DPP. Padahal Nyoman Mulyadi merupakan kader PDI P yang benar-benar sudah berbuat untuk rakyat Kediri,” tegasnya.

Adapun enam poin tuntutan, yakni pertama Kecamatan Kediri memiliki potensi yang sangat besar pendukung suara dengan Kecamatan pemilih terbanyak DPT 68.010 pemilih. Kemudian, I Nyoman Mulyadi, satu-satunya calon didukung penuh oleh anak ranting, ranting dan pac Kediri untuk maju sebagai calon DPRD Provinsi Bali.

Poin ketiga, yang bersangkutan sebagai ketua PAC Kediri dan sudah tidak diragukan lagi kekaderan dan supportnya untuk masyarakat dan membesarkan partai PDI Perjuangan.

“Ke empat apabila kami di Kecamatan Kediri tidak ada mewakili aspirasi sebagai calon DPRD Provinsi dikhawatirkan suara PDIP turun drastis,” tegasnya.

Yang kelima menjadi poin dan bahan pertimbangan yakni masyarakat mendesak supaya Kediri ada perwakilan dengan alasan terdapat dua Kecamatan yang jumlah pemilihnya lebih sedikit.

Akan tetapi memperoleh masing-masing dua calon ke DPRD Provinsi. Yakni Kecamatan Marga dengan DPT 35.256 dua calon, dan Kecamatan Penebel dengan DPT 42.858 dengan dua calon juga.

“Bahkan ada calon yang tidak menduduki struktur partai tetapi memperoleh rekomendasi,” tegasnya lagi.

Dewa mengaku, mempertimbangkan sesuai hasil Rakernas dengan Surat Keputusan Partai bahwa diutamakan jabatan struktural dan mempertimbangkan keterwakilan daerah pemilihan.

“Dengan pertimbangan tersebut, dengan tidak mengurangi rasa hormat dan tunduk aturan Partai PDI Perjuangan maka seluruh elemen Masyarakat Kediri dengan didukung oleh Pendukung Solid. Yakni elemen masyarakat Se Kecamatan Kediri mohon untuk dipertimbangkan usulan aspirasi kami DPD dan DPP PDI Perjuangan memberikan rekomendasi Bapak I Nyoman Mulyadi, S.H. sebagai calon DPRD Tingkat I provinsi Bali di Pileg 2024. Kami siap mengamankan dan memenangkan PDIP Perjuangan yang kita cintai,” tegasnya. (ana)

Wagub Cok Ace Kukuhkan Paskibraka Provinsi Bali Tahun 2023

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bali Tahun 2023 di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Selasa (Anggara Pon Langkir) 15 Agustus 2023.

Upacara pengukuhan diawali dengan kumandang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan penghormatan pasukan kepada Wagub Cok Ace yang bertindak selaku pembina upacara. Berikutnya dibacakan pengantar pengukuhan yang diikuti pengucapan Ikrar Putra Indonesia dipandu Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Bali I Made Dana Tenaya. Suasana pengukuhan terasa makin khidmat saat prosesi mencium Sang Merah Putih oleh pemimpin upacara I Komang Rio Arjana yang diiringi kumandang lagu ‘Bagimu Negeri’.

Pengukuhan Paskibraka Bali ditandai dengan pembacaan pernyataan pengukuhan oleh Wagub Cok Ace yang dilanjutkan dengan pemasangan lencana kehormatan dan kendit kepada I Komang Rio Arjana. Upacara pengukuhan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada Paskibraka Bali 2023 oleh Wagub Cok Ace dan jajaran Forkopimda serta Pimpinan OPD Pemprov Bali yang hadir.

Kepada awak media, Wagub Cok Ace menyampaikan bahwa prosesi pengukuhan adalah momentum yang sangat mengharukan bagi para pelajar yang tergabung dalam Paskibraka Bali Tahun 2023. “Setelah sekian minggu digembleng, tidak saja disiplin dan baris berbaris tapi juga pemahaman tentang wawasan kebangsaan, tentu ini menjadi momen baik dan sangat ditunggu-tunggu,” ujarnya. Ia berharap, sekembalinya ke sekolah atau lingkungan tempat tinggal, pelajar yang tergabung dalam Paskibraka Bali Tahun 2023 bisa menjadi contoh dan panutan bagi teman-teman mereka. Sehingga dengan demikian, generasi penerus mampu mewarisi serta meneruskan semangat para pahlawan. “Memang saat ini kita tak lagi berperang dengan mengangkat senjata melawan penjajah. Namun semangat pahlawan kita butuhkan untuk melawan musuh seperti kebodohan dan ketidakdisiplinan,” urainya. Mengakhiri wawancara, Wagub Cok Ace menyampaikan selamat bertugas kepada Paskibraka Bali Tahun 2023 dalam puncak peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI yang akan dilaksanakan pada Kamis (17/8) di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar.

Sementara itu, Pembina Paskibraka Provinsi Bali I Wayan Darma Sasmara S.Sos menyampaikan, Paskibraka yang dikukuhkan berjumlah 36 orang dan nantinya akan mengisi formasi pasukan 17 dan 8. Berbeda dari sebelumnya, seleksi tahun ini menerapkan sistem tarung bebas, bukan lagi berbasis kuota per kabupaten/kota. Sebelum dikukuhkan, Paskibraka Bali Tahun 2023 telah mengikuti proses pelatihan dari tanggal 5 Agustus 2023.

Tinjau Jalan Longsor di Jl. Raya Suweta – Ubud, Wagub Cok Ace Minta Segera Diperbaiki

 

PANTAUBALI.COM, GIANYAR – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok Oka Sukawati didampingi Kepala Dinas PUPR Provinsi Bali Nusakti Yasa Weda, Kalaksa BPBD Provinsi Bali Made Rentin, Kepala Dinas PU Kabupaten Gianyar I Dewa Gede Putra Hartawan, Kalaksa BPBD Kabupaten Gianyar Ida Bagus Putu Suamba meninjau jalan penghubung Ubud dan Tegalalang yang longsor sejak 7 Juli 2023.

“Jalan yang longsor akibat hujan deras ini secara otomatis menghambat lalu lintas wisatawan dan warga yang menggunakan akses jalan kabupaten ini,” ungkap Wagub Cok Ace saat meninjau jalan longsor di Jl. Raya Suweta Ubud, Gianyar, Selasa (15/8).

“Perbaikan akan segera dilakukan agar tidak terlalu lama mengganggu lalu lintas jalan penghubung antara Ubud dan Tegalalang, bahkan jika tidak segera mendapat penanganan akan mengakibatkan semakin melebarnya longsor jalan ini,” kata penglingsir Puri Ubud ini.

Sesuai koordinasi dengan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gianyar bahwa upaya penanganan akan dilakukan setelah tanggal 17 Agustus ini, dan pada tanggal 19 dan 20 Agustus akan dilakukan penutupan jalan secara total dengan agenda akan dipasang tanda pembatas sementara. Setelah itu akan dilakukan manajemen lalu lintas atau pengaturan dan rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.

Untuk perbaikan jalan akan dianggarkan pada anggaran perubahan tahun 2023, atau anggaran induk tahun 2024 yang akan disesuaikan dengan survei tipe pondasi lalu lintas jalan secara keseluruhan, agar semua menjadi matang dan tidak terjadi penggemburan pada pondasi atau dasar jalan yang kemudian menyebabkan kembali longsor lagi.

Kepala Lingkungan setempat, I Kadek Budiarta menjelaskan bahwa jalan yang longsor ini terjadi sudah sebulan atau jauh sebelum hari raya Galungan, dan selama ini dilakukan rekayasa buka tutup jalan untuk menghindari kemacetan panjang, karena jalan ini merupakan jalur dua (2) arah, dan jebolnya hingga memakan badan jalan,” ucapnya.

Cok Ace Akan Pajang Chevrolet Flat Master Koleksi Puri Ubud

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Dukungan untuk acara pameran mobil klasik bertajuk Custom War 2023 terus berdatangan. Tak tanggung-tanggung, dukungan kali ini datang dari orang nomor dua di Bali, Wakil Gubernur Bali Cok Oka Sukawati atau yang akrab disapa Cok Ace. Kali ini salah satu tokoh Puri Ubud itu akan berpartisipasi memajang salah satu mobil koleksi dari Puri Ubud, yaitu Chevrolet Flat Master.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima Naskleeng13 (NK13) panitia Custom War 2023 bertempat di Ruang Wakil Gubernur Bali, Denpasar pada Selasa, 15 Agustus 2023.

Apresiasi juga disampaikan oleh Cok Ace kepada panitia karena sudah menyelenggarakan even ini. Menurutnya ini sebuah lompatan besar, selain bisa menyelenggarakan even bertaraf internasional sebagai salah satu daya tarik baru, panitia juga bisa menyulap lahan terbengkalai. “Lahan ini bisa menjadi produktif lagi, serta bisa membangkitkan sektor lain di sekitarnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia pun berharap agar kegiatan ini bisa sukses dan terus berlanjut. Karena begitu banyak penggemar mobil klasik baik di Indonesia maupun di mancanegara, sehingga mereka bisa berpartisipasi. “Acara seperti ini juga saya harapkan bisa menjadi role model daerah lain untuk menyelenggarakan acara serupa,” tutupnya.

Perwakilan panitia Ida Bagus Rai Biomantara mengatakan bahwa kegiatan ini termasuk unik karena menyulap lahan terbengkalai seluas 2,5 hektar untuk menjadi kegiatan bertaraf internasional. “Kami akan menyuguhkan deretan pameran motor dan mobil custom, juga klasik dari kolektor dan builder terbaik Indonesia, sehingga memanjakan mata pengunjung,” suguhnya.

Tidak hanya itu, kegiatan juga memberikan ruang bagi builder untuk menunjukkan karya terbaik mereka, sehingga bisa memberikan pengalaman tersendiri dan tidak dilupakan oleh pengunjung.

Hendak Menolong Temannya, Karyawan Ekspedisi di Denpasar Utara Ditombak

Gede Sutama alias Robot (41) ditangkap aparat Unit Reskrim Polsek Denpasar Utara karena menganiaya karyawan ekspedisi di Jalan Wandira Sakti, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara.
Gede Sutama alias Robot (41) ditangkap aparat Unit Reskrim Polsek Denpasar Utara karena menganiaya karyawan ekspedisi di Jalan Wandira Sakti, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Kepolisian Sektor (Polsek) Denpasar Utara menangkap Gede Sutama alias Robot (41), pelaku penombakan terhadap Muammar Khadafi (29) yang merupakan karyawan ekspedisi.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi di Jalan Wandira Sakti, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Sabtu (12/8/2023) sekitar pukul 06.30 Wita. Akibatnya, korban harus dilarikan ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar akibat mengalami luka di kepala dan tangan.

Kapolsek Denpasar Utara Iptu I Putu Carlos Dolesgit mengatakan, peristiwa itu berawal saat seorang wanita berinisial NS menangis histeris di TKP. Diketahui, NS merupakan teman tersangka yang Beberapa hari lalu baru bebas dari penjara akibat kasus narkotika.

“NS sambil mabuk menangis histeris di depan rumah Robot (TKP). Tak jauh dari rumah Robot terdapat gudang truk ekspedisi, tempat korban bekerja,” katanya, didampingi Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi.

Tangisan NS lantas didengar oleh Khadafi dan teman-temannya dari gudang ekspedisi. Selanjutnya Khadafi mendekati NS dengan maksud memberikan bantuan.

“Saat itu NS tidak menjawab. Dia hanya menangis sambil menghadang truk yang lewat di TKP,” kata Carlos.

Karena hiba, Khadafi lantas menenangkan NS dan mengajaknya ke salah satu warung di wilayah Ubung. Dan NS dibelikan bir. Selesai minum bir, Kadafi dan NS jalan-jalan ke Kuta dengan sepeda motor NS.

“Setibanya di Pantai Kuta keduanya kembali minum bir. Saat itu, NS mengaku menaruh rasa dendam terhadap seseorang (tersangka Robot) karena menjebaknya menggunakan narkoba hingga ditangkap polisi dan dipenjara lima tahun,” imbuh Carlos.

Setelah itu, mereka kembali ke Jalan Wandira Sakti. Namun, saat tiba di depan rumahnya Robot, NS berteriak memanggil Robot sedangkan Khadafi duduk di atas motor.

Mendengar panggilan dari NS, Robot keluar dari rumahnya. Melihat Robot, NS langsung menyerang dengan cara memukul. Robot lantas menangkis pukulan NS, hingga wanita itu terjatuh.

Kemudian, NS memanggil Khadafi agar menolongnya. Melihat Khadafi datang, Robot lantas masuk ke dalam rumahnya mengambil tombak panjang yang telah dimodifikasi.

Robot mengayunkan tombak yang dipegangnya tersebut kearah Khadafi. Saat itu korban sempat menghindar.

“Robot kembali menyerang korban dengan tombak. Hingga akhirnya, korban terjatuh. Saat itu korban mengambil batu untuk melempar tersangka. Hanya saja lemparannya meleset,” bebernya.

Robot semakin emosi. Dan kembali menyerang korban. Dan korban terkena tombak di kepala dan telapak tangan kiri. Mengetahui telapak tangannya terluka korban berlari meninggalkan tersangka. NS juga ikut lari.

“Korban akhirnya ditolong warga untuk dibawa ke RS,” imbuh Carlos.

Peristiwa itu lantas dilaporkan ke Polsek Denpasar Utara. Setelah melakukan penyelidikan, tersangka ditangkap di rumahnya, Minggu (13/8/2023) pukul 11.30 WITA. Dari tangan tersangka, Polisi juga mengamankan satu tombak dengan gagang sepanjang 1,5 meter.

“Pada saat kejadian tersangka mengaku sedang menunggu istrinya sembahyang. NS datang dan berteriak memanggil namanya. Ternyata hal itu karena NS dendam dan menuduh tersangka menjebaknya pakai narkoba hingga membuat NS dipenjara lima tahun,” paparnya.

Tersangka Robot saat ini telah diamankan di Polsek Denpasar Utara. Dia dijerat Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara. (ana)

Ketua DPRD Tabanan Hadiri Karya Pedudusan Alit Ngusaba Desa di Desa Tangguntiti

Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga bersama sejumlah petinggi ‘Banteng’ PDIP Tabanan mengadiri Karya Pedudusan Alit Ngusaba Desa Mapahayu Nini lan Masupati Awig di Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Minggu (13/8/2023).
Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga bersama sejumlah petinggi ‘Banteng’ PDIP Tabanan mengadiri Karya Pedudusan Alit Ngusaba Desa Mapahayu Nini lan Masupati Awig di Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Minggu (13/8/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga bersama sejumlah petinggi ‘Banteng’ PDIP Tabanan mengadiri Karya Pedudusan Alit Ngusaba Desa Mapahayu Nini lan Masupati Awig di Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Minggu (13/8/2023).

Kehadiran Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga bersama petinggi Banteng Tabanan disambut tokoh masyarakat Desa Tangguntiti yakni Bendesa Adat  Tangguntiti I Gd Budhi Yadnya, Perbekel Desa Tangguntiti I Gede Astra Wijaya, Ketua Panitia Nyoman Sukayasa dan Nyoman Ardika (Jro Sengap).

Dihadapan 616 KK yang hadir, ketua DPRD Tabanan I Made Dirga menyatakan salut dengan semangat masyarakat Desa Tangguntiti dalam menggelar yadnya.

“Semangat gotong royong masyarakat Desa Tangguntiti patut diberikan apresiasi,” jelas Dirga.

Ketua Panita karya Nyoman Sukayasa mengungkapkan terima kasih atas kehadiran Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga bersama anggota Fraksi PDIP Tabanan.

Dikatakanya, karya ini bisa terlaksana atas semangat masyarakat Desa Tangguntiti yang tinggi sehingga karya Pedudusan Alit Ngusaba Desa Mapahayu Nini lan Masupati Awig di Desa Tangguntiti, Seltim berjalan lancar.

Bendesa Adat Tangguntiti I Gede Budhi Yadnya menambahkan jumlah kepala keluarga  di Desa Adat Tangguntiti sebanyak 616 KK yang tersebar di delapan banjar adat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut yakni anggota Fraksi PDIP I Gusti Nyoman Omardani, I Wayan Edi Nugraha, Gede Purnawan dan Camat Selemadeg Timur I Putu Hendra Manik mewakili Bupati Tabanan. (ana)

Curi Tabung LPG, Pemuda Asal Jawa Timur Diringkus Polsek Kediri

Rohman (20), pelaku pencurian gas LPG di Banjar Delod Puri, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan.
Rohman (20), pelaku pencurian gas LPG di Banjar Delod Puri, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemuda bernama Rohman (20) asal Dusun Kepong, Desa Kepong, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, diringkus unit Reskrim Polsek Kediri.

Pelaku terbukti mencuri empat tabung gas LPG 3 kilogram di tempat usaha rumah potong ayam milik ABD. Shodiq (36) di Banjar Delod Puri, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, pada Sabtu (12/8/2023) sekitar pukul 02.30 WITA.

“Pelaku diamankan dengan barang bukti empat tabung gas LPG 3 kilogram dan satu sepeda motor Honda Vario Hitam DK 4387 ADE,” ujar Kapolsek Kediri Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti seijin Kapolres Tabanan AKPB Leo Dedy Defretes, Selasa (15/8/2023).

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus berawal dari adanya laporan karyawan korban bernama Moh Sobriyadi bahwa ada pencurian tabung gas di rumah potong ayam sekaligus tempat tinggalnya yang dilakukan oleh pelaku sekitar pukul 02.30 WITA.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp800 ribu.

“Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kediri. Setelah itu, unit opsnal melakukan penyelidikan dan tidak berselang lama pelaku berhasil ditangkap,” jelasnya.

Dari hasil interogasi, lanjut Subakti, pelaku mengakui perbuatan yang di lakukannya. Tidak hanya itu, ia juga mengaku sudah pernah mengambil dua buah tabung gas di tempat yang sama saat menjadi karyawan korban.

Adapun modus operandi pelaku mengambil tabung gas dengan melompati pagar. Kemudian, mengambil gas di dapur korban. “Pelaku saat ini ditahan di Polsek Kediri,” imbuh Subakti. (ana)

Ratusan Siswa SDN 4 Jimbaran Gelar Kirab Budaya

Kirab Budaya diikuti sekitar 500 siswa SDN 4 Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.
Kirab Budaya diikuti sekitar 500 siswa SDN 4 Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Sekitar 500 siswa SDN 4 Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, menggelar kirab kearifan budaya lokal. Kegiatan yang digelar di Garuda Wisnu Kencana (GWK) itu untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-78.

Tak hanya pelajar, guru, orang tua dan pengurus, komite sekolah juga turut memeriahkan kirab dengan mengenakan busana khas Bali dan Nusantara. Peserta berjalan dari SDN 4 Jimbaran menuju GWK.

“Selain parade budaya, para siswa juga menggelar pertunjukan seni,” kata Kepala Sekolah SDN 4 Jimbaran, I Made Sudarma S.Pd. M.Pd, Selasa (15/8/2023).

Menurut Made Sudarma, kirab budaya ini merupakan program tahunan SDN 4 Jimbaran. Dan terlaksananya kegiatan ini berkat dukungan dari para paguyuban kelas yang merupakan orang tua siswa, guru-guru, komite dan masyarakat.

“Untuk pesertanya berjumlah 504 siswa. Sedangkan yang datang lebih dari 900 orang, dari paguyuban kelas, komite dan guru-guru,” ucapnya.

Kirab budaya ini bertemakan ‘Merawat Budaya Karya dan Seni’ dengan mengenakan pakaian adat masing-masing daerah. Yaitu, pakaian adat Banten, Maluku, Bali, Papua dan daerah lainnya. “Kegiatan ini udah disiapkan sejak tiga bulan terakhir. Sedangkan untuk pertunjukan, para siswa sudah berlatih melalui ektra kulikuler di sekolah,” imbuh Made Sudarma.

Tujuan digelarnya kirab budaya ini, kata pria asal Karangasem ini, agar para siswa bisa mengetahui dan mengerti budaya-budaya nusantara.

“Para anak didik di SDN 4 Jimbaran adalah hidrogen. Dari berbagai wilayah di Bali. Dan diharapkan mereka bisa saling mengetahui bahkan berkarya dengan seni budaya,” ucapnya, seraya berterimakasih kepada orang tua siswa, paguyuban kelas dan para guru karena mendukung kegiatan itu. (*)

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Dewa Yadnya Desa Adat Nyuh Gading

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM menghadiri rangkaian Karya Agung Ngusabha Desa, Ngusabha Nini Pura Puseh dan Pura Desa, Desa Adat Nyuh Gading, Desa Mundeh, Kecamatan Selemadeg Barat, Senin (14/8/2023).
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM menghadiri rangkaian Karya Agung Ngusabha Desa, Ngusabha Nini Pura Puseh dan Pura Desa, Desa Adat Nyuh Gading, Desa Mundeh, Kecamatan Selemadeg Barat, Senin (14/8/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Selalu membangun sinergitas dengan krama guna mencapai pembangunan menyeluruh di daerah serta berdampak positif bagi masyarakat selalu konsisten dilakukan oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM.

Kali ini, dukungan itu diperlihatkan saat menghadiri langsung rangkaian Karya Agung Ngusabha Desa, Ngusabha Nini Pura Puseh dan Pura Desa, Desa Adat Nyuh Gading, Desa Mundeh, Kecamatan Selemadeg Barat, Senin (14/8/2023).

Bupati Sanjaya menyampaikan syukur dan kebanggaannya bisa bertatap muka langsung dengan krama Desa Adat Nyuh Gading. Serta sangat mengapresiasi Karya yang dilaksanakan oleh krama Desa Adat Nyuh Gading.

“Selama jadi Wakil Bupati selama sepuluh tahun dan Bupati kurang lebih 2,5 tahun, tiang sudah banyak Ngupaksi Uleman Yadnya krama, sampai ratusan, mulai dari Tri Kahyangan, Dang Kahyangan, Desa, Kahyangan Jagat, termasuk titiang menjadi Panitia Pengurip Gumi di Luhur Batukau. Setiap karya, yadnya yang dilakukan masyarakat, tiang selalu berusaha hadir di tengah masyarakat,” imbuh Sanjaya.

Hal tersebut merupakan cerminan dalam mewujudkan visi Pemkab Tabanan, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani. Visi ini berbasis nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi, yaitu Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi serta Jagat Kerthi yang meliputi lima bidang prioritas, yang mana Karya ini mencerminkan pencapaian dalam bidang tradisi, seni, adat, agama dan budaya yang ada.

“Konsep ini sudah berjalan dengan baik, Astungkara inti sari Yadnya ini bisa kita dapatkan, tidak serta merta hanya mencari kebenarannya saja, Satyam. Tidak hanya mencari kesuciannya saja, Siwam. Tapi yang juga kita cari adalah Sundaram, keindahan. Keindahan ini tempatnya diatas kesucian, diatas kebenaran yang bisa dilihat dari persatuan krama dalam membangun Yadnya ini,” ucap Sanjaya.

Sementara itu, Manggala Prawartaka Karya Nyoman Sukayasa mewakili seluruh krama mengucapkan selamat datang karena sudah hadir dalam Karya yang dilaksanakan pihaknya serta sudah bersedia mewujudkan keinginan krama, Ngupasaksi Karya ini.

“Di hari yang baik ini, tiang menyampaikan, bahwa Desa Adat Nyuhgading sudah mempunyai Tri Kahyangan dan Kahyangan Penyirian yang diempon oleh 92 KK. Pada 16 Agustus 2023 mendatang adalah puncak Karya di Kahyangan Puseh dan Desa kami,” pungkasnya.

Kemudian, Ia menyampaikan biaya karya merupakan hasil dari urunan gotong-royong krama, dari khas adat, punia dari pihak Pemerintah, Legislatif, Perbekel setempat hingga Yowana.

“Tiang juga berharap, dengan kehadiran Bupati beserta jajaran, Karya tiang memargi antar dan berlangsung dengan lancar. Untuk selebihnya, tiang minta Bapak Bupati agar bersedia serta bisa membantu kekurangan-kekurangan yang ada,” harapnya.

Di kesempatan itu, orang nomor satu di Tabanan didampingi para Sulinggih, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tabanan dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Kemudian, Camat dan unsur Forkopimcam Selbar, Perbekel dan Bendesa Adat se-Kecamatan Selbar, para Manggala Prawartaka Karya serta krama/masyarakat Desa Adat Nyuh Gading yang menyambut hangat kehadiran Bupati beserta jajaran. (ana)