- Advertisement -
Beranda blog Halaman 577

Di Saksikan Langsung Mantan Presiden Megawati, Bupati Tabanan Raih Penghargaan Peduli Pelayanan Publik

Presiden Ke-5 RI Megawati Sukarnoputri hadir dalam acara puncak Ulang Tahun Kompas TV ke-12.
Presiden Ke-5 RI Megawati Sukarnoputri hadir dalam acara puncak Ulang Tahun Kompas TV ke-12.

PANTAUBALI.COM, JAKARTA – Program Bungan Desa ( Bupati Ngantor di Desa ) yang digagas Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mendapatkan penghargaan dari Kompas TV.

Penghargaan dengan katagori Apresiasi Daerah Peduli Pelayanan Publik 2023 tersebut berlangsung di di Golden Ballroom, The Sultan Hotel Residence Jakarta, Senin (11/9/2023).

Yang menarik pemberian Penghargaan dalam acara puncak Ulang Tahun Kompas TV ke-12 itu dihadiri Presiden Ke-5 RI Megawati Sukarnoputri.

Hadir juga Ketua MPR RI, Wakil Presiden ke 10 dan 12, Dr. Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 Prof. Boediono, Jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, DKPP, beberapa perwakilan Duta Besar Negara-negara sahabat, Panglima TNI dan Kapolri, Para Pejabat, Gubernur serta Kepala Daerah di seluruh Indonesia.

Wakil Presiden Prof. KH. Ma’ruf Amin dalam sambutanya mengatakan keterbukaan dalam mendapatkan informasi mencirikan proses demokrasi dan kemajuan pembangunan. “Negara ini telah membuka saluran informasi yang sangat luas, bahkan kini kita memasuki era transformasi digital, layanan informasi publik dan kebijakan semua sektor seperti pemerintah pusat, daerah dan badan publik lainnya semakin bisa diakses oleh siapa saja melalui platform mana saja. menandakan kemajuan, namun menjadi tantangan bagi negara demokrasi” paparnya dalam sambutan malam itu.

Tema yang diusung KompasTV dalam ulang tahunnya yang ke 12 yakni “Indonesia 12aya” melalui rangkaian program spesial dan ragam penghargaan. Hal ini sebagai bentuk apresiasi kepada daerah-daerah unggul di Indonesia, yang bekerja keras dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menerima penghargaan Daerah Peduli Pelayanan Publik berskala Nasional dalam puncak acara Ulang Tahun Kompas TV ke 12 Tahun, di Golden Ballroom, The Sultan Hotel Residence Jakarta, Senin (11/9/2023).

 

Penghargaan Apresiasi Daerah Peduli Pelayanan Publik diterima oleh Bupati Sanjaya, yang diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas, bersama dengan 6 kepala daerah lainnya yang dinobatkan, termasuk dari Kab. Bangka Selatan, Kab. Indragiri Hilir, Kab. Morowali utara, Kab. Puncak Papua Tengah, Kab. Situbondo, dan Kota Tangerang Selatan.

Kategori Apresiasi Daerah Pelayanan Publik diberikan kepada 6 daerah karena dinilai telah memberikan perhatian lebih terhadap pelayanan publik di wilayahnya, sehingga menciptakan lingkungan yang nyaman demi kepuasan masyarakat. Dengan harapan, mampu menjadi motivasi bagi daerah lain di Indonesia, sebab peran daerah sangatlah penting dalam menghimpun kekuatan Indonesia menghadapi berbagai tantangan kedepannya, terutama dalam era transformasi digital.

Apresiasi Daerah Peduli Pelayanan Publik, tentunya saling berkesinambungan dengan program unggulan Bupati Tabanan yakni Bupati Ngantor di Desa, atau yang dikenal dengan ‘Bungan Desa’.

Melalui program tersebut, Bupati Sanjaya secara rutin membawa serta pelayanan publk melalui para OPD di lingkungan Pemkab, menjawab dan mengatasi langsung permasalahan masyarakat di Desa yang dikunjungi.

Manfaatnya selain selain dapat mendekatkan diri dengan masyarakat melalui diskusi langsung, melihat dan mengembangkan potensi unggulan masing-masing desa, serta memantau pelayanan publik langsung dan memberikan solusi bagi kendala-kendala yang dialami desa dalam pembangunan di Tabanan.

Melalui penghargaan yang diberikan, diharapkan Bupati Sanjaya sebagai pemacu untuk lebih meningkatkan pelayanan publik Tabanan semakin baik ke depan. Capaian tersebut, baginya merupakan penanda bahwa pemerintah daerah selaku pelayan masyarakat senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, demi mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

“Hari ini saya merasa berbahagia, khususnya buat Pemerintah Kabupaten Tabanan dan Masyarakat Tabanan, karena hari ini kita mendapatkan penghargaan yang sangat luar biasa dari KompasTV tepat di hari ulang tahunnya yang ke-12. Di mana penghargaan tentang pelayanan publik menandakan Pemerintah Kabupaten Tabanan bersama-sama masyarakat, mampu memberikan pelayanan yang terbaik. Mudah-mudahan penghargaan ini menjadi penyemangat buat kita, untuk melayani publik, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat bisa kita laksanakan dengan baik. Selamat hari ulang tahun KompasTV ke-12 semoga selalu menjadi media terpercaya, independen dan dicintai Indonesia, selamat dan sukses. Jaya, jaya, jaya,” papar Sanjaya usai acara. (ana)

Dukung Pengerajin Lokal Tabanan, Bupati Sanjaya dan Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Kriyanusa 2023

Bupati Sanjaya dan Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya Selaku Ketua Dekranasda Tabanan Hadiri Kriyanusa 20232
Bupati Sanjaya dan Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya Selaku Ketua Dekranasda Tabanan Hadiri Kriyanusa 20232

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan serta Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menghadiri Pameran Kriyanusa Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang bertujuan untuk mempromosikan produk produk kriya dari seluruh Indonesia.

Kehadiran Bupati Sanjaya dan Ny. Rai Wahyuni merupakan wujud dukungan terhadap pengrajin lokal Tabanan yang turut serta dalam pameran Kriyanusa Tahun 2023,

Acara yang bertemakan ‘Kriya Unggul, Indonesia Maju’ itu juga dibuka oleh Pembina DEKRANAS yang juga selaku Ibu Negara, Iriana Joko Widodo didampingi oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Wury Ma’ruf Amin dengan menabuh rebana bersama-sama dengan para anggotanya.

“Ini adalah wadah yang tepat untuk mempromosikan karya-karya para perajin Indonesia yang mengagumkan,” ujar Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Wury Ma’ruf Amin.

Wury menambahkan, diperlukan wadah yang tepat kriya sebagai bagian budaya di Indonesia, karena hasil tangan para perajin Nusantara tersebut memiliki peranan penting untuk pelestarian hingga pengembangan budaya lokal.

Senada dengan hal tersebut, Bunda Rai selaku Ketua Dekranasda Tabanan menyampaikan sangat mendukung diselenggarakan kriyanusa ini.

Pihaknya juga sangat getol mendorong para pelaku usaha di Kabupaten Tabanan yang bergerak di bidang kerajinan agar produknya lebih berkembang melalui berbagai promosi. Salah satunya melalui pojok Dekranasda yang memamerkan produk-produk para pengrajin lokal di Loby Kantor Bupati Tabanan.

“Selain itu, kami juga mempromosikan produk-produk maupun karya-karya pengrajin dikaitkan dengan berbagai kegiatan, salah satunya dalam setiap kegiatan/event. Bahkan, Pojok Dekranasda telah hadir di setiap Kecamatan di Kabupaten Tabanan. Kami selalu memberikan ruang bagi pelaku IKM untuk mempromosikan produknya. Dimana setiap event yang ada di kabuoaten Tabanan, baik sekala besar maupun sekala kecil,selalu melibatkan IKM,” imbuh Bunda Rai.

Untuk diketahui, dalam kesempatan ini Dekranasda Kabupaten Tabanan menampilkan berbagai macam produk kerajinan lokal unggulan, antara lain : Kerajinan Keramik dari MK Keramik Marga dan Tanteri Keramik Desa Pejaten, Gerabah, fashion jineng Kebaya, Songket Pupuan, lukisan Sution Kreasi, Kerajinan Besi Warna Warni, Tas Rajut Deva, dan Bali Aksesories.

Pameran Dekranas dalam Kriyanusa 2023 mengajak lebih dari 300 perajin kriya Nusantara mengikuti ajang tersebut agar budaya-budaya dari setiap daerah di Indonesia bisa lebih dikenali oleh masyarakat mulai dari Ibu Kota. (rls)

Implementasi SPBE dan Smart City, Sekda Badung Buka Rapat Persiapan Evaluasi

Sekda Adi Arnawa saat membuka sekaligus memimpin Rapat SPBE dan Smart City bertempat di Ruang Rapat Lantai III Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung, Kamis (14/8/2023).
Sekda Adi Arnawa saat membuka sekaligus memimpin Rapat SPBE dan Smart City bertempat di Ruang Rapat Lantai III Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung, Kamis (14/8/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa Membuka sekaligus memimpin Rapat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Smart City bertempat di Ruang Rapat Lantai III Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung, Kamis (14/8/2023).

Sekda Adi Arnawa selaku koordinator SPBE di Badung mengatakan, pihaknya akan senantiasa melakukan pembinaan, pengendalian dan monitoring terhadap implementasi SPBE di Badung,  mulai dari penganggaran, perencanaan, implementasi, review hingga dampak atau outcome yang akan ditimbukan nanti.

“Sekarang ini kita harus betul-betul selektif, tidak hanya sekedar untuk mendapatkan reward saja tapi yang paling penting manfaatnya bagi masyarakat. Saya minta kepada bapak dan ibu semua, terkait dengan kegiatan-kegiatan sebagai bentuk komitmen pemerintah Daerah terhadap penerapan SPBE ini,” ujarnya.

Menurutnya, semua OPD harus ikut peduli karena kegiatan SPBE ini tidak bisa menyerahkan kepada Kominfo saja, semua perangkat daerah ikut terlibat di dalamnya.

Aplikasi yang dibangun itu harus ada dampaknya terkait dengan percepatan pelayanan kepada masyarakat contohnya stunting, kemiskinan melalui dinas terkait,” jelasnya.

Sekda Adi Arnawa juga mengingatkan perangkat daerah agar sebisa mungkin berbuat untuk menaikkan tata kelola kinerja, proses bisnis SOP agar disederhanakan. “Sebisa mungkin dikerjakan dan kita fungsikan juga dengan baik aplikasi yang sudah ada di command centre,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo I Gusti Ngurah Jaya Saputra mengatakan, pihaknya dalam menerapkan perencanaan SPBE untuk Manajemen Keamanan Informasi sebagai pengelola TIK Kabupaten Badung.

Hal itu mengacu pada Renstra Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung Program Penyelenggaraan Persandian Untuk Pengamanan Informasi Kegiatan penyelenggaraan Persandian Untuk Pengamanan Informasi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota sesuai dengan data dukung dan telah menerapkan keamanan informasi dengan mengikuti regulasi yang sudah dimiliki. (rls)

 

Pemerintah Badung Segera Bangun RS Abiansemal dan RS Petang

Sekda Adi Arnawa membuka Rapat Perkembangan Pembangunan Rumah Sakit Abiansemal dan Petang di Ruang Rapat Sekda, Puspem Badung, Kamis (14/9/2023).
Sekda Adi Arnawa membuka Rapat Perkembangan Pembangunan Rumah Sakit Abiansemal dan Petang di Ruang Rapat Sekda, Puspem Badung, Kamis (14/9/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA– Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa membuka Rapat Perkembangan Pembangunan Rumah Sakit Abiansemal dan Petang di Ruang Rapat Sekda, Puspem Badung, Kamis (14/9).

Sekda Adi Arnawa mengatakan, tahapan-tahapan perkembangan rencana pembangunan dua rumah sakit tersebut untuk segera ditindaklanjuti dan dicarikan solusi terhadap masalah-masalah yang timbul terhadap pembangunan RS tersebut.

“Saya minta kepada Kadis Kesehatan untuk segera memproses terhadap apa-apa yang menjadi kesiapan terhadap kebutuhan rumah sakit tersebut, baik itu perizinan, alat kesehatan hingga kebutuhan SDM untuk operasional rumah sakit tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan dr.Made Padma Puspita mengatakan, waktu pembangunan fisik gedung Rs Abiansemal dan Rs Petang menghabiskan waktu 105 hari kerja dengan harapan bisa terselesaikan tepat waktu.

Pemenuhan terhadap segala ijin dan lain halnya terkait syarat berdirinya rumah sakit tersebut sudah dijalankan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku baik IMB, Surat Komitmen hingga rekomendasi ortal Provinsi Bali terkait pengisian struktur dan pengisian tenaga kesehatan serta administrator.

”Diharapkan pembangunan fisik bisa selesai sesuai dengan waktu yang disepakati sehingga rencana kita untuk soft opening pada tanggal 22 Desember 2023 untuk RS Petang dan 28 Desember 2023 untuk RS Abiansemal bisa kita laksanakan, dan berdasarkan hitungan kajian lembaga rumah sakit dibutuhkan tenaga sekitar 228 orang yang akan bekerja disana,” jelasnya.

Rapat turut dihadiri Inspektur Kab. Badung Ni Luh Suryaniti, Kadis Kesehatan dr.Made Padma Puspita, Kadis PUPR Ida Bagus Surya Suamba, Kadis DLHK I Wayan Puja, Kepala Bappeda I Made Wira Dharmajaya, Kabag SDA I Made Adi Adnyana, Kabag Hukum dan Ham AA Gde Asteya Yudha, perwakilan BPKAD,  Direktur RSD Mangusada I Nyoman Darta. (ana)

Perumda TAB Berencana Naikkan Tarif, Komisi III DPRD Minta Sosialisasikan ke Masyarakat

Rapat kerja Komisi III DPRD Tabanan dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Amertha Buana (TAB) Kabupaten Tabanan, Kamis (14/9/2023).
Rapat kerja Komisi III DPRD Tabanan dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Amertha Buana (TAB) Kabupaten Tabanan, Kamis (14/9/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi III DPRD Tabanan melakukan rapat kerja dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Amertha Buana (TAB) Kabupaten Tabanan, Kamis (14/9/2023).

Raker yang dilaksanakan di ruang rapat kantor DPRD Tabanan ini membahas rencana kenaikan tarif hingga soal penyertaan modal.

Direktur Umum Perumda TAB I Gede Nyoman Wirah Adnyana mengatakan, pihaknya berencana menaikkan tarif air minum dari Rp1.300/m3 menjadi Rp3.500/m3. Diketahui, terakhir kali Perumda Tirta Amerta Buana melakukan kenaikan tarif pada 2010.

“Penetapan tarif maksimal pada Oktober 2023 dan dilaksnakan pada November 2023. Dimana kajian harus mendapat persetujuan dari dewan pengawas dan bupati,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kajian kenaikan tarif dengan ini dilakukan dengan melibatkan konsultan independen.

Hasilnya, setiap kepala keluarga di Tabanan menggunakan 5/m3 hingga 10/m3 setiap bulannya. Kajian konsultan independen untuk tarif air di Tabanan sebesar 6.500/M3. Sementara Perumda TABmengajukan angka sebesar 3.500/M3.

“Adapun deviden atau bagi hasil laba perusahaan sebesar 55 persen per tahun. Untuk biaya tarif bisa ditarik berdasarkan undang-undang. Kami bisa ambil beban dasar sebesar 4 persen dikali UMK, dimana 0 hingga 10/m3 diangka Rp90 ribu,” ujarnya.

Terkait penyertaan modal, Wirah Adnyana menyebut, penyertaan modal telah dilaksanakan dari 2015 hingga 2019. Sedangkan temuan dari BPKP pada neraca Perumda TAB.

Pihaknya melakukan penelusuran penyertaan modal tersebut dan kejelasaan sarana dan prasarana. Pada penyertaan modal tersebut 99 persen berupa barang melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Tabanan Anak Agung Nyoman Dharma Putra berharap rencana kenaikan tarif tersebut harus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat serta memperhitungkan agar dampak dari kenaikan tarif ini.

“Harus sesuai dengan kajian-kajian yang jelas dan adanya sosialisasi ke masyarakat karena ini menyangkut nama baik Pemda,” tegasnya. (ana)

Harga Gabah di Tabanan Capai Rp7 ribu Per Kilogram

Ilustrasi gabah (foto: iNews.id)
Ilustrasi gabah (foto: iNews.id)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Harga Gabah Kering Panen (GKP) tingkat petani di Tabanan kini mencapai harga Rp.6.800. Sebelumnya harga GKP sebesar Rp6.000.

Bahkan, pembeli dari Jawa siap menyerap hasil panen di tingkat lokal dengan harga Rp7.000 per kilogram.

Ketua Persatuan Perusahaan Penggilingan Padi (Perpadi) Tabanan I Ketut Budiarta mengatakan, harga gabah di tingkat petani di Tabanan terus mengalami kenaikan selama tahun 2023.

“Akhir Agustus lalu, harga GKP meningkat dari Rp6.000 menjadi Rp6.300 per kilogram,” katanya, Kamis (14/9/2023).

Menurutnya, kenaikan harga gabah dikarenakan sebaran panen padi yang masih sedikit di wilayah Tabanan. Sehingga mempengaruhi sedikitnnya stok gabah dan harga jualnya.

Selain itu, permintaan pembelian hasil panen petani dari pembeli luar Bali juga tinggi. Bahkan, beberapa pembeli dari Jawa berani menaikkan harga dari Rp6.800 hingga Rp7.000 per kilogram.

“Akibatnya harga gabah semakin mahal. Hasil panen banyak yang lari ke luar Bali karena mereka berani membeli dengan harga tinggi,” ujar Budiarta.

Kenaikan harga GKP juga berimbas pada harga beras di tingkat usaha penggilingan yang juga ikut naik.

Sejak seminggu lalu, harga beras kualitas medium kemasan 10 kilogram dijual dari Rp12.700 per kilogram dan saat ini kembali naik menjadi Rpp13.000 per kilogram.

Sedangkan, harga beras kualitas medium isian 5 kilogram naik mencapai Rp13.500 per kilogram.

Meskipun begitu, lonjakan harga beras tidak berdampak pada turunnya permintaan pasar. “Dapat beli gabah di petani tapi jumlahnya tidak tentu. Ketika sudah dapat langsung terserap habis oleh pasar dalam bentuk beras. Tidak ada stok gabah di gudang saat ini,” ungkapnya. (ana)

Kenakan Busana Adat, Ny. drg. Ida Setiawati Promosikan Kerajinan Bali pada Ajang Kriyanusa di JCC

 

PANTAUBALI.COM, JAKARTA – Ny. drg. Ida Setiawati selaku Penjabat (Pj) Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali memberi perhatian serius pada upaya pelestarian dan pengembangan sektor kerajinan Bali. Perhatian itu ditunjukkan dengan melakukan pendampingan terhadap para perajin binaan Dekranasda Bali yang tengah mengikuti Kriyanusa Tahun 2023, ajang pameran nusantara terbesar yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) dan dibuka secara langsung oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Rabu (Buda Paing, Krulut), 13 September 2023.

Hadir pada acara pembukaan Kriyanusa, Ida Setiawati dengan bangga mengenakan busana adat lengkap dengan sanggul Bali. Tampil dengan paduan kebaya merah modifikasi lukisan bunga dan pis bolong rancangan khas Desainer Body and Mind serta bawahan tenun songket warna gelap, perempuan berlatar belakang dokter gigi ini nampak luwes dengan busana yang ia kenakan. Pada acara pembukaan, Ida Setiawati bersama Ketua Dekranasda dari seluruh Indonesia tampil dalam peragaan busana nusantara yang menjadi bagian dalam rangkaian acara pembukaan.

Usai mengikuti prosesi pembukaan, Ida Setiawati mengunjungi stand pameran Dekranasda Bali dan sejumlah kabupaten yang turut berpartisipasi pada ajang Kriyanusa di JCC. Bahkan, ia tak canggung menarik pengunjung untuk mampir ke stand Dekranasda Bali dan menawarkan untuk membeli kerajinan khas yang panjang. Ditemui di sela-sela kegiatan menghadiri pembukaan Kriyanusa, Ida Setiawati menyampaikan apresiasi dan kagum dengan ragam kerajinan khas Bali yang begitu menarik. Ia berharap, ke depannya sektor kerajinan Bali akan makin berkembang dan memberi manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Pulau Dewata.
Pada bagian lain, ia juga menyinggung banyak manfaat positif yang bisa diperoleh pelaku IKM/UMKM yang mendapat kesempatan mengikuti pameran. Apalagi, ajang yang mereka ikuti adalah pameran bertaraf nasional seperti Kriyanusa. Selain menjadi media promosi, melalui kegiatan ini para pelaku IKM/UMKM dapat menimba pengalaman serta menambah wawasan. “Di sini kita dapat melihat produk kerajinan dari berbagai daerah yang kita harapkan mampu memacu kreativitas dan inovasi para perajin,” ujarnya. Lebih dari itu, ia menyebut Kriyanusa sebagai media promosi yang sangat efektif karena dikunjungi oleh orang dari berbagai daerah. Oleh sebab itu, ia mengajak pelaku IKM/UMKM Bali memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan I Wayan Jarta yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Dekranasda Bali menambahkan, dalam pameran kali ini pihaknya menyertakan enam pelaku IKM/UMKM yang terdiri dari kategori fashion, wastra dan perhiasan. “Untuk fashion ada dua yaitu Taksu dan Body and Mind, dua perajin tenun songket dan endek serta dua perajin perhiasan emas dan perak,” urainya.

Yang membanggakan, dua hasil kerajinan Bali dinobatkan sebagai Karya Kriya Terbaik pada ajang Dekranas Award 2023 yang digelar serangkaian perhelatan Kriyanusa Tahun 2023. Karya kerajinan itu adalah Songket Negara Djodog Renes yang dinobatkan sebagai Karya Kriya Terbaik Indonesia III untuk kategori kain. Kain songket ini merupakan karya penenun yang tergabung dalam IKM Pertenunan Putri Mas Collection Jembrana. Karya lainnya adalah Kipas Lukis Daun Lontar yang dikukuhkan sebagai Karya Kriya Terbaik Indonesia II untuk kategori serat alam. Produk kipas ini merupakan karya IKM By Kipas Bali Badung. Selain itu, tenun Cakra Sraddha karya IKM Arca Collection Jembrana juga berhasil masuk nominasi pada kategori kain.

Untuk diketahui, Kriyanusa Tahun 2023 mengusung tema ‘Kriya Unggul Indonesia Maju’ dan digelar mulai tanggal 13 hingga 17 September 2023. Ketua Umum Dekranas Ny. Wury Ma’ruf Amin dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, tema yang diusung sejalan dengan komitmen Dekranas untuk mengembangkan sektor kerajinan agar menjadi komoditas yang memiliki daya saing global. Lebih jauh ia menyampaikan bahwa Kriyanusa merupakan media yang tepat untuk mempromosikan hasil kerajinan dari seluruh nusantara. “Indonesia adalah negeri yang kaya budaya serta tradisi, kriya menjadi bagian integral yang mesti dilestarikan dan dikembangkan,” ucapnya. Dalam kesempatan itu, Wury Ma’ruf Amin mengajak masyarakat menyukseskan program pemerintah yaitu bangga buatan Indonesia.

Sementara itu, Ketua Panitia Pameran Kriyanusa 2023 Sri Suparni Bahlil dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pameran Kriyanusa 2023 merupakan wujud nyata program Dekranas dalam upaya pengembangan kapasitas pelaku usaha kriya. Kegiatan ini bertujuan mendorong penciptaan dan pengembangan produk kriya lokal sekaligus melestarikan citra budaya di seluruh daerah di Indonesia. “Pameran ini adalah salah satu sarana untuk membantu pemasaran produk-produk binaan Dekranasda dan memberikan ruang bagi industri kerajinan nusantara untuk terus berupaya memunculkan kreativitas dan inovasi dalam rangka meningkatkan kinerja usahanya serta menampilkan produk unggulan,” paparnya.

Pemkab Tabanan Gelar Sosialisasi Antikorupsi dan Penggunaan Media Pengaduan

Pemkab Tabanan menggelar kegiatan Sosialisasi Antikorupsi dan Penggunaan Media Pengaduan melalui SP4N Lapor di Kabupaten Tabanan yang bertempat di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Tabanan, Rabu (13/9/2023).
Pemkab Tabanan menggelar kegiatan Sosialisasi Antikorupsi dan Penggunaan Media Pengaduan melalui SP4N Lapor di Kabupaten Tabanan yang bertempat di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Tabanan, Rabu (13/9/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN –  Sebagai upaya optimalisasi pembangunan di daerah, Pemkab Tabanan menggelar kegiatan Sosialisasi Antikorupsi dan Penggunaan Media Pengaduan melalui SP4N Lapor di Kabupaten Tabanan yang bertempat di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Tabanan, Rabu (13/9/2023).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Sekda I Gede Susila mewakili Bupati Tabanan dan diikuti para Asisten, Inspektur dan seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Narasumber serta undangan terkait lainnya.

Untuk diketahui bersama, korupsi mampu menimbulkan berbagai bahaya yang meliputi, kerugian keuangan, ketidaksetaraan, ketidakadilan, ketidakpercayaan publik, gangguan pembangunan, termasuk kerusakan lingkungan.

Sekda I Gede Susila mengatakan, korupsi sesungguhnya tidak hanya bentuk pelanggaran hukum dan etika, namun juga bertentangan dengan HAM dan keadilan.

Korupsi merupakan ancaman terhadap kemanusiaaan, ancaman terhadap hak publik dan ancaman terhadap keberlangsungan Bangsa dan Negara, karena korupsi merusak sendi-sendi kehidupan.

“Sebagai Bangsa yang religius dan berbudaya luhur, seharusnya menjadi pengingat yang kuat untuk tidak melakukan tindakan korupsi. Semua Agama yamg dianut Bangsa Indonesia pada hakekatnya tegas melarang umatnya untuk melakukan korupsi. Korupsi bagi umat beragama merupakan bentuk pengingkaran terhadap kepercayaan dan amanah rakyat yang menginginkan keadilan dan kesejahteraan,” ungkap Susila.

Untuk menutup celah korupsi, Pemerintah telah melaksanakan reformasi birokrasi, perbaikan pelayanan publik, dan penguatan pengawasan secara lebih transparan dan akuntable.

Dalam pemberian perizinan misalnya, pemerintah telah melakukan penyederhanaan birokrasi melalui transformasi organisasi, transformasi SDM Aparatur dan transformasi sistem kerja.

Disamping itu, tata kelola manajemen ASN juga disampaikan Susila harus konsisten agar menjadi lebih profesional dan bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Selain itu, pemanfaatan teknologi digital sangat penting dilakukan melalui pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, seperti e-planning, e-budgeting, e-procurement, e-catalog, e-payment, dan lainnya.

Upaya pemberantasan korupsi membutuhkan kepemimpinan, kegigihan dan konsistensi yang luar biasa. Disamping itu, perlu sinergi dan kolaborasi seluruh instansi dan komponen masyarakat.

Dalam rangka penguatan, optimalisasi, dan internalisasi budaya antikorupsi, Susila minta kepada seluruh hadirin agar memanfaatkan kecanggihan teknologi, terapkan sanksi dan hukuman yang tegas serta bangun mindshet aparatur birokrasi yang berakhlak, juga gencarkan dan pupuk nilai-nilai antikorupsi agar menjadi karakter Bangsa.  (rls)

Jalur Denpasar-Gilimanuk Macet Akibat Pohon Tumbang dan Truk Mogok

Pohon tumbang di sebelah Barat Patung Adi Pura tepatnya di Hutan Lindung, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan.
Pohon tumbang di sebelah Barat Patung Adi Pura tepatnya di Hutan Lindung, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kemacetan panjang terjadi di jalur Denpasar – Gilimanuk akibat pohon tumbang dan truk mogok, Rabu (13/9/2023).

Pohon jenis sengon tumbang di sebelah Barat Patung Adi Pura tepatnya di Hutan Lindung, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan, sekitar pukul 07.30 WITA.

Berselang beberapa jam saat petugas BPBD, PLN, dan Kepolisian menangani pohon tumbang tiba-tiba ranting pohon mahoni patah.

Akibatnya, pohon menimpa pengendara yang sedang melintas, petugas BPBD serta mobil milik BPBD dan DKLH Tabanan.

Selain itu, peristiwa tersebut juga mengakibatkan lima orang terluka. Mereka diantaranya I Ketut Sukarata mengalami patah tulang lengan kanan, istrinya atas nama Ni Wayan Suparniawati dan anaknya mengalami luka memar di kepala dan dirujuk ke RSUD Tabanan. Mereka adalah satu keluarga yang sedang melintas menggunakan sepeda motor.

Sedangkan, korban yang merupakan petugas BPBD atas nama I Made Kurniarta (49) mengalami memar pada paha kanandan dan pihak PLN yakni I Wayan Artawan (49) dirujuk ke RS Darma kerti.

Kapolsek Tabanan Kompol I Nyoman Wiranata mengatakan, akibat pohon tumbang yang melintang dijalan arus lalu lintas tersendat selama beberapa jam hingga menyebabkan kemacetan panjang.

“Untuk mengurangi kemacetan, arus lalu lintas dialihkan ke jalan alternatf dan kami juga dibantu dari Koramil Tabanan dan Dishub Tabanan,” jelasnya.

Kompol Wiranata menambahkan, pohon tumbang juga mengakibatkan tiang listrik dan PLN patah, papan reklame roboh dan kabel listrik roboh hingga menimpa sebuah truk yang sedang melintas.

“Jaringan listrik dan internet sementara putus di wilayah Kecamatan Kerambitan dan Tabanan,” ucapnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Tabanan Gusti Made Berata mengatakan, truk mogok terjadi di tanjakan Samsam termasuk Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.

Truk hino dengan Nomor Polisi L 9025 UL yang dikendarai Suradji (52) mengangkut 25 ton pakan ternak tersebut datang dari arah Utara jurusan Gilimanuk menuju Selatan jurusan Denpasar.

Saat memasuki jalan tanjakan landai lurus tiba-tiba mesin mati. Diperkirakan truk mengalami kerusakan pada bagian mesin sehingga tidak bisa bergerak dan berhenti di tanjakan.

“Arus lalu lintas untuk kendaraan kecil bisa melalui sebelah kiri truk yg mogok namun kendaraan besar dilakukan buka tutup,” terangnya. (ana)

Soal Penunjukan Plh. Ka BKPSDM, Sekda Dewa Indra: Niatnya Positif

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra memberikan penjelasan terkait arahan Penjabat (Pj.) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya untuk menunjuk Pelaksana Harian Kepala BKPSDM Provinsi Bali yang saat ini tugas-tugasnya masih dilaksanakan Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana. Penjelasan ini disampaikan dalam siaran persnya di Denpasar, Selasa (12/9).

“Duduk persoalannya adalah bahwa Penjabat Gubernur adalah pejabat yang berasal dari Kementerian Dalam Negeri, tentu saja beliau sering mendengar arahan dari bapak Menteri Dalam Negeri yang selalu meminta kepada Kepala Daerah termasuk juga Penjabat Kepala Daerah baik di tingkat Provinsi, Kabupaten maupun Kota agar benar-benar fokus memberikan perhatian penuh terhadap tugas-tugas sebagai Kepala Daerah, seperti penurunan kemiskinan ekstrem di tahun 2024 harus bisa nol, pengendalian inflasi dan penurunan stunting,” ujar Sekda Dewa Indra membuka penjelasan.

“Semua Kepala Daerah dan Penjabat Kepala Daerah diminta untuk melakukan upaya yang sungguh-sungguh, konsisten, berkelanjutan dalam pengendalian inflasi di daerah masing-masing sehingga inflasi tetap terkendali dengan baik, memimpin penurunan stunting terutama di daerah-daerah tertentu yang angka stuntingnya masih cukup tinggi, serta memimpin peningkatan penggunaan produk dalam negeri di daerah masing-masing baik pada tingkat pemerintahan maupun masyarakat,” jelasnya lagi

“Itu beberapa arahan dari Bapak Presiden dilanjutkan lagi oleh Bapak Menteri Dalam Negeri kepada para Kepala Daerah dan juga Penjabat Kepala Daerah yang diingat betul oleh Pj. Gubernur kita, Bapak Sang Made Mahendra. Oleh karena itu beliau memberikan arahan supaya Pj. Bupati Buleleng fokus memberikan perhatian penuh, mencurahkan seluruh energi, pikiran dan waktunya untuk melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh Presiden dan Mendagri, di Kabupaten Buleleng,” kata birokrat asal Singaraja.

Ia menambahkan, tugas itu hanya mungkin terlaksana dengan baik apabila tugas-tugas yang lainnya dibebaskan, maka dari itu Pj. Gubernur memberikan arahan agar Pj. Bupati fokus di Buleleng, sedangkan tugas-tugas sebagai Kepala BKPSDM ditunjuk Pelaksana Harian. Hal ini sesuai dengan regulasi yang ada yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penjabat Gubernur, Penjabat Bupati dan Penjabat Walikota.

Dimana di dalam Permendagri ini sudah diatur bahwa Pejabat Tinggi Pratama atau Madya yang melaksanakan tugas sebagai Penjabat Kepala Daerah baik Bupati maupun Walikota, jabatannya agar diisi dengan Pelaksana Harian sesuai ketentuan perundang-undangan.

Oleh karena itu maka arahan Pj. Gubernur untuk menunjuk Pelaksana Harian Kepala BKPSDM Provinsi Bali harus dimaknai secara baik dan positif yakni untuk memberikan waktu, energi, pikiran kepada Ketut Lihadnyana agar fokus melaksanakan tugas-tugas Penjabat Bupati di Buleleng, sedangkan tugas-tugas administratif di BKPSDM nanti dilaksanakan oleh Pelaksana Harian.

“Jadi sekali lagi jangan dikembangkan kemana-mana karena ini adalah satu kebijakan yang positif, satu arahan yang positif supaya sekali lagi para Penjabat Kepala Daerah dapat melaksanakan tugasnya, mencurahkan segala pikiran, energi dan waktunya sebagai kepala daerah memimpin pelaksanaan program-program prioritas di daerah masing-masing,” imbuhnya.

Terkait penunjukan Plh. Kepala BKPSDM, Sekda Dewa Indra mengatakan telah ditunjuk Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bali, I Dewa Putu Sunartha. Hal ini mengingat Asisten Administrasi dan Umum, job deskripsinya adalah mengkoordinasikan tugas-tugas beberapa perangkat daerah termasuk tugas-tugas BKPSDM,

“Jadi sehari-hari memang koordinasi untuk Badan Kepegawaian dilaksanakan oleh Asisten Administrasi dan Umum,” pungkasnya.