- Advertisement -
Beranda blog Halaman 560

Hilang Sejak Selasa Dini Hari, Pria Paruh Baya di Desa Riang Belum Ditemukan

Tim gabungan melakukan pencarian I Dewa Ketut Sudiarta (88) asal Banjar Riang Kubu, Darma Kelod, Desa Riang, Kecamatan Penebel, Tabanan, yang hilang sejak Selasa dini hari.
Tim gabungan melakukan pencarian I Dewa Ketut Sudiarta (88) asal Banjar Riang Kubu, Darma Kelod, Desa Riang, Kecamatan Penebel, Tabanan, yang hilang sejak Selasa dini hari.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pria paruh baya bernama I Dewa Ketut Sudiarta (88) asal Banjar Riang Kubu, Darma Kelod, Desa Riang, Kecamatan Penebel, Tabanan, dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Rabu (18/10/2023) kemarin.

Korban diketahui sudah meninggalkan rumah sejak Senin (16/10/2023) dini hari sekitar pukul 02.30 WITA.

Kepala BPBD Tabanan Nyoman Srinadha Giri mengatakan, usai menerima laporan pihaknya menerjunkan tim TRC regu 1 berkoordinasi dengan tim gabungan untuk melakukan pencarian.

Upaya pencarian pun dilakukan di sekitar tempat tinggal dengan menyisiri sawah dan aliran sungai bersama keluarga. Namun, belum menemukan hasil.

“Hingga siang ini, Kamis (19/10/2023), kami belum belum bisa menemukan keberadaan korban,” jelasnya.

Dia mengatakan, pencarian secara niskala dengan balian (orang pintar) juga sempat dilakukan oleh keluarga korban.

“Kemarin sore dilakukan upacara, tetapi belum juga ditemukan,” ungkapnya.

Srinadha Giri menambahkan, pencarian saat ini melibatkan Tim SAR Gabungan dengan Basarnas Bali dan BPBD Tabanan. Bahkan dari informasi bapak itu tidak kuat berjalan sampai 100 meter.

“Penyisiran akan kami lakukan hingga sore pukul 07.00 WITA nanti,” imbuhnya. (ana)

Dikira Batu Biasa, Siswa SMP Temukan Granat Aktif di Sungai Yeh Empas

Tim Gegana saat mengamankan temuan geranat di Banjar Celuk, Desa Denbantas, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, Rabu (18/10/2023).
Tim Gegana saat mengamankan temuan geranat di Banjar Celuk, Desa Denbantas, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, Rabu (18/10/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Siswa SMP berinisial IGA (13) menemukan benda diduga granat di aliran Sungai Yeh Empas, Banjar Celuk, Desa Denbantas, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, Rabu (18/10/2023).

Awalnya dia bersama teman temannya yang sedang bermain di sungai dan mengira granat tersebut hanya bongkahan batu biasa.

Kapolsek Tabanan AKP I Nyoman Sumantara mengatakan, penemuan granat ini terjadi sekitar pukul 14.00 WITA. Lalu, dilaporkan ke Polsek Tabanan sekitar pukul 19.00 WITA.

“Kami mendapatkan laporan dari Babinkamtibmas, bahwa ada penemuan diduga Granat aktif,“ ujarnya.

Dia menjelaskan, IGA sempat menjadikan granat tersebut mainan dan dilihat oleh pamannya. Namun, setelah di cek ternyata batu tersebut adalah granat aktif. Mengetahui hal itu, pamannya lantas melapor ke Bhabinkamtibmas Desa Denbantas.

“Selanjutnya kami dari Polsek melakukan SOP penanganan daripada temuan tersebut dengan menghubungi G-BOM. Sebelumnya kami juga sudah laporkan kepada bapak kapolres terkait temuan tersebut,” sebutnya.

Kemudian, Tim G-BOM Polda Bali datang untuk melakukan penanganan benda diduga granat nanas tersebut sekitar pukul 23.00 WITA.

“Selanjutnya datang tim G-BOM ke TKP dan dibawa untuk disposal di tempat aman oleh Tim Gegana. Syukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, “ungkapnya. (jas)

Siswa SMP Banjar Celuk Denbantas Temukan Granat Aktif di Sungai Yeh Empas

Tim Gegana saat mengamankan temuan geranat di Banjar Celuk, Desa Denbantas, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, Rabu (18/10/2023).
Tim Gegana saat mengamankan temuan geranat di Banjar Celuk, Desa Denbantas, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, Rabu (18/10/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Warga Banjar Celuk, Desa Denbantas, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, dihebohkan dengan penemuan sebuah benda diduga granat, Rabu (18/10/2023).

Kapolsek Tabanan AKP I Nyoman Sumantara mengatakan, granat ini pertama kali ditemukan oleh siswa SMP berisial IGA (13) di Sungai Yeh Empas yang tinggal di sekitar lokasi sekitar pukul 14.00 WITA.

“Setelah dibawa pulang dan dilihat oleh pamannya ternyata barang itu diduga gramat yang masih aktif,” jelasnya.

Karena takut, sambung Sumantara, paman korban malapor ke Bhabinkamtibmas Banjar Celuk, Desa Denbantas, atas temuan tersebut sekitar pukul 19.00 WITA.

“Barang tersebut diamankan di pinggir jalan dekat lahan kosong. Selanjutnya, kami dari Polsek Kota Tabanan melaporkan temuan tersebut ke Gegana Polda Bali. Sebelumnya kami juga sudah berkoordinasi dengan Kapolres Tabanan terkait temuan tersebut,” ungkapnya.

Tim Gegana datang mengamankan temuan tersebut sekitar pukul 23.15 WITA. Selanjutnya akan dimusnahkan di tempat yang aman.

“Diduga granat aktif karena ven masih utuh namun gelang penarik tidak utuh karena kondisi sudah lama di sungai,”

Selanjutnya penanganan dilakukan oleh tim gegana untuk melakukan tindak lebih lanjut pemusnahan sesuai SOP. “Syukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujarnya.

Konsisten Berantas Stunting, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Lakukan Penilaian Final Lomba Posyandu di Selemadeg Barat

Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, dalam menjalankan mandat sebagai Bunda Asuh Stunting Kabupaten Tabanan.
Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, dalam menjalankan mandat sebagai Bunda Asuh Stunting Kabupaten Tabanan

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tekad dan semangat Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, dalam menjalankan mandat sebagai Bunda Asuh Stunting Kabupaten Tabanan dibuktikan dengan komitmen yang serius.

Dalam kurun waktu satu minggu, pihaknya roadshow berkeliling Desa untuk memberikan penilaian terhadap kinerja Posyandu sebagai wujud inovasi gerak cepat menangani kasus stunting di Kabupaten Tabanan.

Seperti halnya hari ini, Rabu (18/10/2023), Bunda Rai kembali memberikan penilaian lomba final Posyandu tingkat Kabupaten yang telah mamasuki 3 besar di Balai Banjar Yeh Silah, Desa Lumbung Kauh, Selemadeg Barat.

Kehadirannya saat itu, disamping memberikan penilaian terhadap kinerja Posyandu yang telah turut andil secara gotong-royong menyukseskan program PKK, juga untuk bertatap muka dan temu rindu dengan masyarakat Selemadeg Barat. Tujuan inovasi program melalui Lomba Posyandu ini tiada lain adalah untuk berfokus dalam mengatasi permasalahan stunting yang menjadi program prioritas Pemerintah Pusat, Provinsi, hingga Kabupaten.

“Posyandu Tunjung Mekar kalau sudah masuk ke 3 besar, sudah luar biasa namanya. Lomba ini dibuat sebenarnya untuk lebih memberi semangat lagi, karena Posyandu, kan memang sudah berjalan rutin di setiap bulan, di lomba ini saya ingin memantapkan lagi program penurunan stunting karena itu menjadi prioritas utama kita, dari pusat sampai ke seluruh daerah. Di Posyandu bisa ditambah lagi misalnya lewat sosialisasi dan pemberian makanan tambahan,” sebutnya Bunda Rai.

Untuk diketahui bersama, pada tahun 2022, Kabupaten Tabanan telah sukses menurunkan angka stunting yang mulanya sebesar 9,2 persen hingga 8,2 persen. Bunda Rai optimis, di tahun 2023 ini, angka stunting bisa lebih menurun lagi, hingga bisa mencapai target provinsi yakni sebesar 6 persen.

Pihaknya beserta jajaran dan seluruh komponen terkait, selalu berupaya bekerja keras serta berkolaborasi untuk menangani permasalahan stunting, khususnya yang ada di Kabupaten Tabanan.

“Kemarin kita sudah meraih juara untuk Petik Aksi, penanganan stunting terbaik seluruh Indonesia, itu tidak terlepas dari kerjasama kita semua, baik dari Pemerintah, Stakeholder, Masyarakat semua sinerginya sudah baik. Kalau kita lebih maksimal, presentase bisa kita turunkan lagi. Saya tidak bisa berjalan sendiri, tapi kalau kita semakin bersinergi dari dinas dan stakeholder kekuatannya luar biasa, menjalankan program masing-masing dengan tujuan utama yang sama,” papar Srikandi Tabanan itu.

Lomba Posyandu sebagai salah satu aksi nyata dalam upaya penanganan stunting, di mana hulunya adalah di Desa. Dari Posyandu, dapat terdeteksi anak-anak yang berpotensi stunting dan dapat segera diberikan penanganan dengan kolaborasi bersama Puskesmas setempat dan para kader Posyandu di Desa. Penanganannya pun dapat diatasi dengan beragam cara, seperti pemeriksaan kesehatan rutin, pemberian PMT bagi Ibu hamil dan balita, perhatian dan pola asuh orang tua, hingga konseling pra-nikah.

Dijelaskan oleh I Ketut Arsa Widana selaku Perbekel Desa Lumbung Kauh yang saat itu menyambut langsung kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan beserta jajaran, beragam inovasi untuk mendukung keberlangsungan program dikatakannya telah dioptimalkan. Termasuk, program-program yang secara rutin dilaksanakan oleh Desa yang bersinergi di kader PKK maupun Posyandu yang ada di wilayah Banjar.

“Keberadaan Posyandu di Desa Lumbung Kauh, ada Posyandu Balita, Remaja dan Lansia, Posyandu untuk Catin atau Calon Pengantin dan Ibu Hamil. Inovasinya juga sudah melalui kunjungan rumah, Inovasi Desa Lumbung Kauh, ada juga program Gertak Senjamu atau Gerakan Serentak Sehat Dengan Minum Jamu, Program Pintar atau Peningkatan Karakter Anak Sejak Dini dengan Budaya Mesatua berkolaborasi dengan PKB Bina keluarga Balita, Bank Sampah Desa, UP2K PKK dan rutin pemberian PMT untuk ibu hamil,” jelasnya. (rls)

Badung Gelontorkan Dana Hibah dan BKK Sebesar Rp105 Miliar

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta secara simbolis menyerahkan Dana Hibah dan Bantuan Keuangan Khusus kepada Pemkab Klungkung, di Wantilan Desa Nyalian Banjarangkan Klungkung, Rabu (18/10/2023).
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta secara simbolis menyerahkan Dana Hibah dan Bantuan Keuangan Khusus kepada Pemkab Klungkung, di Wantilan Desa Nyalian Banjarangkan Klungkung, Rabu (18/10/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyerahkan secara simbolis Dana Hibah dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dengan jumlah total bantuan sebesar Rp105 miliar lebih kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung pada perubahan anggaran pendapatan belanja daerah tahun anggaran 2023, Rabu (18/10/2023).

Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan BKK kepada Bupati Nyoman Suwirta, dengan total bantuan sebesar Rp72 miliar lebih diperuntukkan bagi 203 kegiatan.

BKK ini digunakan untuk program pemberdayaan masyarakat dan percepatan pembangunan dalam rangka meningkatkan partisipasi dan swadaya masyarakat di dalam membangun atau memelihara fasilitas umum atau infrastruktur prasarana dan sarana di lingkungannya masing-masing.

Sedangkan bantuan hibah dengan total bantuan sebesar Rp32 miliar lebih diberikan kepada 92 penerima, dipergunakan untuk membantu pembangunan fisik di bidang agama dan adat budaya.

Disampaikan Bupati Giri Prasta penyerahan hibah dan BKK ini merupakan bentuk komitmen dari program ‘Badung Angelus Buana’ yang bermakna Badung Berbagi, dari Badung untuk Bali merupakan program membantu pembangunan fisik untuk mensejahterakan masyarakat.

Dana yang diperoleh dari penyisihan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) yang diberikan kepada masyarakat di berbagai wilayah Provinsi Bali untuk menggerakkan perekonomian pada sektor informal, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kemampuan daya beli sekaligus meringankan beban masyarakat.

“Kita semua Semeton Bali umat sedharma harus bersatu membangun jembatan emas untuk generasi masa depan, dengan membangun infrastruktur, sarana dan prasarana di berbagai bidang demikian pula di bidang keagamaan sebagai wujud sradha dan bhakti sebagai umat Hindu,” ujarnya.

Disisi lain ia juga mengingatkan para penerima hibah agar betul-betul memanfaatkan dana yang diperoleh untuk kepentingan masyarakat bukan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu saja.

Disebutkan bahwa tim monitoring Pemkab Badung akan selalu melakukan pengawasan dan evaluasi kebawah, sesuai dengan tatanan regulasi agar jangan sampai maksud baik Pemkab Badung menjadi preseden buruk menimbulkan masalah hukum dalam pelaksanaannya di tingkat bawah.

“Ketika program ini kita tetapkan di APBD, sudah mendapatkan pengawasan dan verifikasi dari Provinsi. Melalui kegiatan ini, saya ingin bantuan ini berbicara sehingga siapapun yang mendapatkan bantuan agar betul-betul dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat jangan sampai bantuan ini dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu saja. Tim monitoring Pemkab Badung akan selalu melakukan monev atas realisasi bantuan hibah dan BKK ini, begitu juga kita mengajak Ketua DPRD sebagai wujud pengawasan dewan terhadap pelaksanaan program yang sudah kita sepakati dilakukan,” jelas Bupati Giri Prasta.

Sementara itu, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menjelaskan bahwa penyerahan bantuan dana hibah dan BKK oleh Pemkab Badung kepada Pemkab Klungkung telah sesuai dengan regulasi yang berlaku sehingga tidak ada pelanggaran dan kesalahan yang terjadi. Diharapkan niat baik kedua Pemerintah Kabupaten ini bisa berhasil dan mempunyai manfaat yang baik kepada masyarakat Kabupaten Klungkung.

“Atas nama seluruh masyarakat Kabupaten Klungkung saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Giri Prasta dan Pemerintah Kabupaten Badung atas semua dan bantuan supportnya. Kami berharap komunikasi dan kerjasama ke depan antara Kabupaten/Kota ini berjalan dengan baik sehingga Bali secara keseluruhan bisa optimal melakukan pembangunan dan selalu dalam keadaan damai,” harapnya. (rls)

DPRD Tabanan Gelar Sidang Paripurna Tanggapan Bupati Terhadap Pemandangan Umum Terhadap Ranperda Inisiatif

Sidang Paripurna terkait Jawaban dan Penjelasan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya terhadap pemandangan umum Fraksi DPRD Tabanan.
Sidang Paripurna terkait Jawaban dan Penjelasan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya terhadap pemandangan umum Fraksi DPRD Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Menindaklanjuti hasil Rapat Sidang Paripurna ke -17 dan 18 yang telah berjalan sebelumnya, Eksekutif dan Legislatif Tabanan kembali gelar Sidang lanjutan.

Rapat membahas terkait Jawaban dan Penjelasan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya terhadap pemandangan umum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang dilanjutkan dengan Jawaban Fraksi-fraksi DPRD terhadap pendapat Bupati terkait Ranperda Inisiatif yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tabanan, Rabu (18/10/2023).

Dipimpin oleh Ketua DPRD Tabanan, Rapat dihadiri oleh Para Wakil Ketua DPRD dan anggota, Wakil Bupati Tabanan, Jajaran Forkopimda dan atau yang mewakili, Asisten 1 Setda Tabanan, Para Kepala OPD dan para kepala instansi Vertikal terkait, serta Para Camat Se-Kabupaten Tabanan.

Bupati Sanjaya dalam sambutannya yang saat itu dibacakan oleh Wakil Bupati I Made Edi Wirawan menyampaikan, jawaban dan penjelasan terhadap pemandangan umum DPRD yang dipaparkan dalam delapan point penting.

Pertama, APBD merupakan rencana penerimaan dan pengeluaran pada pemerintah daerah selama satu tahun anggaran yang ditetapkan dengan peraturan daerah. “Yang kedua, kami sependapat dengan saran Dewan dalam rangka penurunan angka stunting harus terus diupayakan serta meningkatkan dukungan anggaran pada program penanganan dan pencegahan stunting termasuk tim penggerak PKK,” jelas Bupati Sanjaya.

Lebih lanjut, pihaknya menyatakan sependapat untuk menempatkan tenaga-tenaga kesehatan yang handal dan dukungan peralatan kesehatan yang memadai guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada rumah sakit dan puskesmas.

Kemudian, mengenai data kemiskinan ekstrim seusai dengan Inpres Nomor 4 tahun 2022 yang mengamanatkan kriteria kategori kemiskinan ekstrem dan ditetapkan melalui keputusan Bupati Nomor 180/1180/02/HK/2022, jumlah kemiskinan ekstrim menjadi 44 KK dengan 166 Jiwa.

Pihaknya sependapat untuk meningkatkan dukungan anggaran pendidikan mulai Bunda Paud, hingga jenjang yang lebih tinggi termasuk meningkatkan kesejahteraan tenaga honor melalui rekruitmen P3K.

Dianjutkan, penataan lapangan Alit Saputra bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olah raga bagi siswa dan masyarakat setempat, serta untuk mewujudan ketahanan pangan, perlunya mempertahankan lahan pertanian dengan pembatasan dan mengkaji secara cermat.

“Kami sependapat dengan dewan untuk meningkatkan infrastruktur, baik jalan, bangunan gedung kantor maupun sarana prasarana pendukung lainnya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” tutupnya.

Dalam rapat Paripurna lanjutan, Kedua Fraksi dari PDI Perjuangan dan Fraksi Partai Golkar sampaikan tanggapan terhadap pendapat Bupati Tabanan terkait Ranperda Inisiatif DPRD yang dibagi dalam beberapa point.

Dibacakan oleh Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Tabanan, I Wayan Eddy Nugraha Giri, para Fraksi sampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Bupati terhadap Ranperda Inisiatif. Hal ini menunjukkan adanya pemahaman yang sama terhadap tugas pokok dan fungsi diantara penyelenggara pemerintahan daerah dengan tetap mengedepankan keterbukaan dan sinergitas untuk mewujudkan tata Kelola pemerintahan yang baik, khususnya dalam pembentukan peraturan daerah.

Pihaknya sependapat terkait Pandangan Bapak Bupati terhadap Ranperda ini, sangat diperlukan untuk penguatan pemahaman Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

“Secara Substansi, Ranperda tersebut juga sudah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Pendidikan Wawasan Kebangsaan diselenggarakan untuk peningkatan pengamalan Pancasila, membina kerukunan dan toleransi masyarakat yang majemuk, memperkuat persatuan dan kesatuan, meningkatkan kepedulian sosial dan mempersiapkan generasi masa depan sehingga terwujud masyarakat Kabupaten Tabanan yang sejahtera dan bahagia baik secara sekala dan niskala,” imbuhnya.

Wayan Eddy menambahkan, dengan dilandasi niat yang baik serta tekad dan komitmen yang kuat untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), kepemimpinan Bupati yang didukung legislatif serta partisipasi aktif masyarakat merupakan modal yang sangat berharga yang dapat menambah optimisme bahwa apa yang menjadi tujuan dibentuknya Ranperda ini akan terwujud.

“Selanjutnya kami mohon persetujuan Rapat Paripurna agar Ranperda penyelenggaraan Pendidikan Wawasan Kebangsaan dapat dibahas pada tahap selanjutnya,” tutupnya. (rls)

DPC PDIP Tabanan Siap Menangkan Ganjar-Mahmud MD pada Pilpres 2024

Ketua DPC PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya
Ketua DPC PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri mengumumkan Mahfud MD resmi dipilih sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres) untuk mendampingi bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo dalam Pemilu 2024.

Keputusan tersebut diumumkan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2023).

Terkait hal itu, Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyatakan pihaknya siap memenangkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

“Wajib bagi kami untuk all out total mengamankan dan memenangkan,” ujarnya usai menghadiri sidang Paripurna di DPRD Tabanan, Rabu (18/10/2023).

Politisi asal Desa Dauh Peken, Tabanan ini berharap, pasangan Ganjar Pranowo – Mahfud MD bisa menang satu putaran dalam Pemilihan Presiden (Pilres) 2024.

“Itu komitmen karena memilih pemimpin harus memiliki integritas yang betul-betul melanjutkan pembangunan Bapak Jokowi,” ungkapnya.

Menurut Sanjaya, sosok Mahmud MD adalah pribadi yang cerdas dan berwawasan luas. “Kita juga lihat beliau sebagai Menkopolhukam yang cerdas, bersih, profesional sebagai ahli hukum.

“Beliau panglima hukum, mudah-mudahan hukum menjadi baik di Indonesia,” imbuhnya. (ana)

Pj. Gubernur Bali Harap Joint Kick-Off Meeting Sarbagita eBRT & EVCP Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik dan Angkutan Publik

 

PANTAUBALI.COM, Denpasar – Pemerintah Provinsi Bali mendorong penggunaan kendaraan listrik dalam mendukung komitmen penurunan emisi karbon melalui penggunaan energi bersih. Salah satunya adalah dengan bantuan pemerintah pusat dan lembaga donor dari sejumlah negara sahabat. Hal tersebut disampaikan oleh Pj. Wakil Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya saat membuka Joint Kick-Off Meeting Sarbagita Electric Bus Rapid Transit (eBRT) dan Electric Vehicle Charging Point (EVCP), Rabu (18/10) bertempat di Ruang Rapat Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali.

Pj. Gubernur Bali dalam kesempatan tersebut mengapresiasi bantuan dari Millenium Challenge Corporation (MCC) yang telah memberikan komitmen pendanaan hibah Compact II untuk dua rencana proyek di Bali, yaitu Proyek Electric Vehicle Bus Rapid Transit (EV BRT) dan Electric Vehicle (EV) Infrastructure, yang dimulai dengan pelaksanaan kick-off meeting eBRT & EVCP serta dukungan pendanaan dalam pelaksanaan studi kelayakan melalui Millenium Change Account Indonesia II (MCAI-II) dan Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT).

Ia menyampaikan bahwa banyaknya jumlah wisatawan yang datang ke Bali menyumbang angka kemacetan yang signifikan di Bali khususnya pada akses dari dan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Begitu pun dengan jumlah kendaraan bermotor di Bali. Menurutnya pertumbuhan kendaraan pribadi khususnya sepeda motor di Bali sangat tinggi. “Kepala Bappeda lapor kepada saya yaitu jumlahnya sudah lebih dari 4,4 juta, jumlahnya sudah lebih banyak dari penduduk Bali,” ungkapnya.

Mahendra Jaya berharap output dari kajian eBRT & EVCP dapat dilanjutkan dengan pilot project berupa hibah fisik armada bus listrik pada koridor rute terpilih, yang didukung pembangunan fasilitas pendukung. Antara lain halte, pedestrian, park and ride, fasilitas feeder, layanan first miles and last miles dan fasilitas lainnya serta pembangunan sebaran EV Charging Station di sejumlah lokasi di Bali. “Pengembangan pilot project EV Bus dan EV Charging ini juga diharapkan menjadi contoh pelayanan angkutan publik (EV Bus) yang ramah lingkungan dan dapat memicu peralihan dari penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan publik,” jelasnya.

Sementara Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas, Evan Maksum menyampaikan bahwa Menko Marves Luhut Pandjaitan telah memberikan arahan agar masalah kemacetan di Bali agar dapat segera diselesaikan khususnya di daerah sekitar Bandara I Gusti Ngurah Rai. “Kalau Bali tidak ada penyelesaian di Ngurah Rai maka tahun 2026 ini sudah stuck karena sudah 26 juta yang masuk,” jelas Evan.

Ia juga menyampaikan selain tetap mempertahankan adat, tradisi, budaya dan lokal wisdom-nya, hal penting yang fundamental yang harus diselesaikan di Bali adalah peralihan menuju transportasi publik.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Direktur Eksekutif MCA Indonesia Maurin Sitorus dan Minister Counsellor Australian Embassy Jakarta, Tim Stappleton.

Ketua DPRD Tabanan Berharap APBD 2024 Fokus pada Pemulihan Ekonomi

Rapat Paripurna DPRD Tabanan.
Rapat Paripurna DPRD Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – DPRD Kabupaten Tabanan telah melakukan serangkaian tahapan pembahasan terhadap pidato pengantar Bupati Tabanan pada 11 Oktober 2023 mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.

Pemandangan Umum Fraksi- Fraksi pada tanggal 16 Oktober 2023, serta Tanggapan/Jawaban Bupati pada tanggal 17 Oktober 2023, telah membuka pintu pembahasan sebagai wujud pelaksanaan tugas, wewenang, dan fungsi DPRD di bidang Penganggaran.

Badan Anggaran DPRD Kabupaten Tabanan, setelah melakukan kajian, pembahasan, konsultasi, dan rapat kerja dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Tabanan, mengambil peran sebagai lembaga yang memastikan keselarasan dengan peraturan perundang-undangan.

Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga menyampaikan penyusunan Rancangan APBD TA. 2024 didasarkan pada Peraturari Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 dan Permendagri No 77 Tahun 2020 tentang pengelolaan keuangan daerah. la menekankan perlunya merumuskan target secara rasional, terutama mengingat situasi pandemi yang masih berlangsung.

“Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) menjadi prioritas utama, diupayakan untuk memberikan dukungan maksimal terhadap pembangunan daerah,” ujar Dirga.

Rancangan APBD TA. 2024 difokuskan pada pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), pemenuhan urusan pemerintahan wajib terkait pelayanan dasar Standar Pelayanan Minimal (SPM), dan Amanat Mandatori.

Semua ini disusun sesuai dengan program dan kegiatan berskala prioritas yang selaras dengan Visi dan Misi Daerah, yaitu “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru: Aman, Unggul, dan Madani. [AUM]

Dalam hasil pembahasan, Badan Anggaran sepakat bahwa Rancangan APBD TA. 2024 yang diusulkan merupakan perkiraan yang terukur secara rasional dan memiliki dasar hukum penerimaan yang jelas. Target Pendapatan Daerah direncanakan sebesar Rp2.074 triliun, naik 6,44 persen dari APBD Induk TA. 2023. Sementara itu. Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp2,204 triliun, naik 8,20 persen dari APBD Induk TA 2023.

Badan Anggaran berharap adanya komunikasi dan koordinasi yang baik antara perangkat daerah dan TAPD Kabupaten Tabanan untuk mencapai target pendapatan dan realisasi belanja daerah. Selain itu, Badan Anggaran mendorong optimalisasi pendapatan daerah, terutama sektor pajak dan retribusi, dengan mengarahkan pelaksanaan kegiatan seperti intensifikasi dan ekstensifikasi sumber pendapatan, peningkatan kesadaran masyarakat, dan pengelolaan aset daerah yang potensial.

Badan Anggaran DPRD Kabupaten Tabanan berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pembangunan daerah dengan pendekatan politik, teknokratik, partisipatif, bottom-up, dan top-down. Dengan demikian, diharapkan APBD TA. 2024 dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam mengatasi dampak pandemi dan mendukung pemulihan ekonomi nasional. (ana)

Pemkab Tabanan Konsultasi Publik Revitalisasi Pasar Gudarata Singasana

Direktur Pengembangan Pendanaan Pembangunan Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Kementerian PPN/BAPPENAS Sri Bagus Guritno.
Direktur Pengembangan Pendanaan Pembangunan Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Kementerian PPN/BAPPENAS Sri Bagus Guritno.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemkab Tabanan melaksanakan konsultasi publik terkait dengan revitalisasi Pasar Induk Gudarata Singasana, bertempat di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Rabu (18/10/2023).

Konsultasi publik kedua ini diikuti sekitar 200 orang yang terdiri dari pedagang pasar dan juga masyarakat umum.

Direktur Pengembangan Pendanaan Pembangunan Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Kementerian PPN/BAPPENAS Sri Bagus Guritno mengatakan, konsultasi publik ini bertujuan untuk menyempurnakan desain pasar sesuai dengan masukan dari pedagang dan masyarakat.

“Masukan dari konsultasi publik ini akan dicatat untuk disempurnakan lagi dan disampaikan kembali kepada Bupati Tabanan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, nantinya bangunan pasar akan dibagi menjadi dua gedung dengan konsep tradisional dan modern serta dilengkapi basemen.

Untuk pasar tradisional dibuat lima lantai dengan pintu masuk utama dari timur laut. Sedangkan lantai tiga dan empat dapat masuk dari pusat perbelanjaan atau pasar modern.

Kemudian, pasar modern menghadap ke Jalan Gajah Mada dengan pintu masuk utama berada di sebelah Barat Daya. Bangunan terdiri dari empat lantai dan dilengkapi Rooftop sebagai tempat pertunjukan seni budaya, toko suvenir, restoran dan tempat bermain anak.

“Konsumen yang dari pasar tradisional bisa ke pasar modern, begitu juga sebaliknya. Jadi dua-duanya nanti bisa berkembang,” jelasnya.

Guritno menambahkan, dengan adanya revitalisasi pasar ini akan meningkatkan minat masyarakat untuk berbelanja langsung ke pasar dibandingkan dengan belanja di marketplace. Terlebih, nantinya pasar akan dilengkapi dengan Bioskop.

“Dengan dibangun bioskop maka orang tidak hanya menonton tetapi bisa sambil berkunjung ke pasar tradisional. Itu salah satu cara untuk meningkatkan kunjungan ke pasar,” imbuhnya.

Setelah konsultasi publik ini akan dilanjutkan dengan tahapan penyempurnaan konsep sesuai dengan masukan-masukan yang diterima. Lalu, market sounding atau tanggapan dari para investor.

“Minimal ada persetujuan tiga investor agar konsep ini bisa diteruskan. Jika ada yang tidak setuju kita perbaiki lagi struktur kerja samanya,” imbuhnya. (jas)