- Advertisement -
Beranda blog Halaman 530

Dua WNA Viral Kasus Penganiayaan Diamakankan Imigrasi Ngurah Rai

Dua WNA perempuan yang sempat viral melakukan penganiayaan di sebuah salon nail art di area Seminyak, Kuta, Badung, diamakan Kantor Imigrasi Ngurah Rai.
Dua WNA perempuan yang sempat viral melakukan penganiayaan di sebuah salon nail art di area Seminyak, Kuta, Badung, diamakan Kantor Imigrasi Ngurah Rai.

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Dua WNA perempuan yang sempat viral di media sosial karena melakukan penganiayaan di sebuah salon nail art di area Seminyak, Kuta, Badung, berhasil diamakan Kantor Imigrasi Ngurah Rai pada Sabtu (16/12/2023) sekitar pukul 17.30 WITA.

WNA berinisial ACW (37) dari Britania Raya dan CAB (37) dari Amerika Serikat tersebut ditangkap di terminal keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai saat hendak berangkat ke Bangkok.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Suhendra mengatakan, penangkapan berawal ketika petugas imigrasi melihat gerak-gerik mencurigakan kedua WNA tersebut.

“Kedua perempuan tersebut, yang menggunakan masker dan satu di antaranya mengenakan topi, menarik perhatian petugas imigrasi,” ujarnya, Selasa (19/12/023).

Suhendra menjelaskan, sebelumnya pihak Polres Badung telah berkoordinasi dengan Imigrasi Ngurah Rai untuk memantau kedua WNA tersebut jika terlihat melintas. Setelah pengamanan kedua WNA tersebut, tim dari Inteldakim Imigrasi Ngurah Rai berkoordinasi dengan Polres Badung untuk memastikan bahwa kedua WNA tersebut adalah orang yang sedang dicari oleh pihak berwajib.

Kemudian atas hasil pencocokan wajah kedua WNA tersebut berdasarkan video yang sedang viral di media sosial pada 15 Desember 2023 dan diduga keduanya adalah WNA yang sedang dicari oleh pihak Kepolisian terkait kasus dugaan penganiayaan di sebuah salon nail art di area Seminyak, Kuta.

“Setelah dilakukan pendalaman, identitas kedua WNA tersebut pun diketahui. Keduanya baru pertama kali masuk ke Indonesia 6 Desember 2023, melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan menggunakan Visa on Arrival yang berlaku hingga 4 Januari 2024,” ucap Suhendra.

Sebagai tindak lanjut, Kantor Imigrasi Ngurah Rai melakukan penundaan/pencegahan keberangkatan keduanya. “Kemudian pukul 21.30 WITA, dilakukan serah terima kedua WNA tersebut kepada pihak Polres Badung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Romi Yudianto mengapresiasi jajaran Kantor Imigrasi Ngurah Rai yang telah berhasil mengamankan WNA viral yang telah melakukan tindak penganiayaan tersebut.

Romi juga mengingatkan kepada jajaran Keimigrasian Bali agar selalu waspada serta senantiasa meningkatkan pengawasan terhadap WNA yang datang dan berada di Bali mengingat saat ini telah memasuki liburan Natal dan Tahun Baru.

“Peningkatan pengawasan ini penting untuk mencegah terjadinya tindak pelanggaran hukum yang dilakukan WNA khususnya yang berada di Bali” ucap Romi.

Romi Yudianto juga meminta jajaran Imigrasi untuk meningkatkan kerja sama dan sinergitas dengan instansi terkait, seperti Polri, TNI, dan instansi pemerintahan lainnya. Kerja sama ini penting untuk mendukung kelancaran pengawasan WNA di Bali.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keamanan dan ketertiban di Bali,” tambah Romi (jas)

Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Bali Selenggarakan Penguatan Tusi Kehumasan

Kegiatan Penguatan Tugas dan Fungsi Kehumasan pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, Senin (18/12/2023).
Kegiatan Penguatan Tugas dan Fungsi Kehumasan pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, Senin (18/12/2023).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Divisi Pemasyarakatan pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali menyelenggarakan kegiatan Penguatan Tugas dan Fungsi Kehumasan pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, Senin (18/12/2023).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan informasi kepada publik dalam memenuhi kebutuhan akan suatu informasi yang diinginkan oleh masyarakat di bidang Pemasyarakatan.

Adapun kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Bali, Putu Murdiana dengan diikuti oleh seluruh Kepala UPT beserta pengampu tugas dan fungsi kehumasan pada UPT Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Kemenkumham Bali dengan menghadirkan dua orang narasumber dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Putu Murdiana menyampaikan di era keterbukaan dan digitalisasi informasi dan perkembangan teknologi yang kian meningkat dengan pesat semakin menjadikan masyarakat lebih maju dan bersifat kritis terhadap segala informasi yang aktual. Kondisi tersebut menjadi suatu tantangan bagi setiap instansi/organisasi khususnya yang membidangi penyampaian pelayanan informasi kepada publik.

Bali menjadi perhatian dunia internasional, sebagai tempat tujuan wisata dari mancanegara, setiap peristiwa yang terjadi di Bali akan menjadi perhatian dari masyarakat dunia. Jadi sangat penting untuk menjaga kondusifitas di wilayah Bali dengan menyampaikan informasi yang aktual ke masyarakat, agar pariwisata yang menjadi penunjang ekonomi masyarakat Bali tidak terganggu.

“Kita harus asah kemampuan kehumasan, sehingga apa yang menjadi tugas dan fungsi kehumasan bisa optimal diselenggarakan oleh UPT Pemasyarakatan. Untuk itu saya mohon kepada peserta untuk serius menyimak materi paparan serta berusaha menanyakan langsung apabila ada hal-hal yang perlu di jelaskan lebih jauh mengenai implementasi di lapangan,” ucap Putu.

Setelah sambutan dari Kadiv Pemasyarakatan Bali, acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan oleh para narasumber. Dalam kegiatan ini seluruh pengampu tugas dan fungsi kehumasan pada UPT Pemasyarakatan Bali diberikan pelatihan dalam membuat pers rilis yang baik, menggunakan bahasa yang baik dan benar, cara menjawab pertanyaan wartawan, dan penyampaian informasi ke masyarakat. (jas)

Pria Asal Tanggerang Tenggelam di Pantai Double Six

Pencarian korban tenggelam di Pantai Double Six, Kuta, Badung.
Pencarian korban tenggelam di Pantai Double Six, Kuta, Badung.

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Seorang wisatawan bernama Ramandika Noprio Pareri (25) tenggelam di Pantai Double Six Seminyak, Kuta, Badung.

Wisatawan asal Tanggerang, Banten tersebut tenggelam pada Senin (18/12/2023) sekitar pukul 17.00 WITA.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan, kejadian tersebut dilaporkan sekitar pukul 19.55 WITA oleh personil Balawista Kuta. Kemudian, pihaknya mengerahkan 15 personil, serta menggerakkan 2 unit jetski dan 1 unit rubber boat untuk melakukan pencarian korban.

“Malam kemarin upaya pencarian dilakukan dengan menyisir sepanjang bibir pantai, namun tidak ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban,” ucapnya, Selasa (19/12/2023).

Sidakarya menambahkan, pencarian hari kedua ini kembali dilanjutkan dengan dibantu alat deteksi berupa drone thermal dan aqua eye (alat deteksi di bawah permukaan air).

“SRU laut bergerak dari Pantai Kelan menuju area pencarian sementara itu tim darat langsung menuju lokasi kejadian,” jelasnya. (ana)

Remaja Tenggelam di Pantai Pengeragoan Belum Ditemukan

Tim Sar lakukan pencarian terhadap remaja yang terseret arus di Pantai Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana pada
Tim Sar lakukan pencarian terhadap remaja yang terseret arus di Pantai Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana pada

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Seorang remaja bernama Aditya Fikri Ahimsah (18) tenggelam di Pantai Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana pada Senin (18/12/2023) kemarin.

Hingga hari kedua pencarian oleh Tim SAR Gabungan, remaja asal Banyuwangi, Jawas Timur tersebut belum ditemukan.

Dari informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban bersama tiga orang temannya yakni M Rizal F, I Gusti Ayu Kade Dwi Antari dan I Kadek Agus Widiadnyana berenang di pantai Pengeragoan sekitar pukul 06.30 WITA. Tiga orang kemudian berenang di pantai itu, sedangkan Gusti Ayu Kade duduk di tepi pantai.

Namun saat berenang, korban mandi terlalu ke dalam, sedangkan temannya Rizal mandi agak menepi, Rizal sempat terbawa arus namun berhasil menepi. Saat berada ditepi Rizal melihat korban terbawa arus kemudian menghilang. Mengetahui hal tersebut Rizal sempat meminta bantuan kepada warga yang berada di Pantai.

“Operasi SAR hari ke dua ini melibatkan 5 personil Pos SAR Jembrana dengan menggerahkan 1 unit RIB dan 1 unit rubber boat,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya, Selasa (19/12/2023).

Unsur SAR gabungan lainnya yang terlibat yakni TNI AL Pengambengan, Polair Polres Jembrana, Polsek Pekutatan, Pol PP Kabupaten Jembrana, Potensi SAR 115 Kabupaten Jembrana, Bhuana Bali Rescue dan masyarakat setempat.

“Tim yang melakukan pencarian dengan menggunakan RIB serta rubber boat fokus melakukan pencarian di sekitaran lokasi korban terseret arus, dengan luas penyisiran berkisar 5,16 Nm²,” jelasnya. (ana)

Rangkaian Upacara Ngenteg Linggih di Kantor Bupati Tabanan, Bupati Sanjaya Mulang Pekelem di Danau Tamblingan 

Upacara Ngaturang Pekelem yang merupakan rangkaian Dudonan atau Eed Karya Agung Kantor Bupati Tabanan di Danau Tamblingan, Buleleng, Senin (18/12/2023).
Upacara Ngaturang Pekelem yang merupakan rangkaian Dudonan atau Eed Karya Agung Kantor Bupati Tabanan di Danau Tamblingan, Buleleng, Senin (18/12/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya  menghadiri Upacara Ngaturang Pekelem yang merupakan rangkaian Dudonan atau Eed Karya Agung Kantor Bupati Tabanan yang dilakukan di Danau Tamblingan, Buleleng, Senin (18/12/2023).

Turut serta dalam persembahyangan, Sekda, Para Asisten, Kepala OPD beserta staf bersama para Pemangku dan Prawartaka Karya yang turut serta mengikuti upacara sakral yang dipimpin oleh Ida Pedande Gede Sukawati Manuaba, Gria Punia Wati Taman Sari Tabanan.

Upacara mapekelem ini sebagai wujud yadnya kehadapan Ida Bhatara untuk pengambilan air suci yang digunakan untuk menyucikan karya agung Panca Wali Krama di Kantor Bupati Tabanan untuk mewujudkan tatanan Kabupaten Tabanan yang harmonis dengan masyarakat yang hidup damai tentram dan sejahtera baik secara sekala maupun niskala. Ritual ini sekaligus pelaksanaan pelestarian tradisi masa lalu yang diwariskan oleh leluhur.

Usai persembahyangan bersama yang berlangsung khidmat, Bupati Sanjaya beserta jajaran lainnya turut andil ngayah ngaturang Pekelem ke tengah danau dengan menggunakan sampan. Suasana sakral menyelimuti upacara yang menggunakan upakara dan madra yaitu hewan seperti kambing hitam, bebek hitam dan ayam hitam sebagai sarananya.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Tabanan tersebut menyampaikan filosofi akan kemakmuran air di Kabupaten Tabanan yang tidak terlepas dari sumber air yang ada di Danau Tamblingan. Pihaknya sekaligus menyampaikan harapannya untuk upacara ini juga berbagai rangkaian Karya Agung di Kantor Bupati Tabanan agar dapat berjalan dengan lancar.

“Harapan kita mudah-mudahan ritual suci yang kita lakukan melalui Mulang Pekelem tujuannya adalah apa yang kita harapkan di Tabanan untuk mewujudkan kesejahteraan di Kabupaten Tabanan ini guna menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, Madani bisa kita wujudkan bersama. Untuk kesejahteraan Tabanan melalui ritual-ritual yang dilakukan,” harap Sanjaya.

Ritual Ngaturang Pekelem ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan spiritual, namun juga merupakan upaya untuk memuliakan Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta merawat dan menghargai warisan budaya adiluhung, juga alam yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kekayaan dan kemakmuran Kabupaten Tabanan. (rls)

Bupati Tabanan Resmikan Jembatan Kajang di Desa Tua Marga

Bupati Tabanan Resmikan Jembatan Kajang Merah di Desa Tua Marga.
Bupati Tabanan Resmikan Jembatan Kajang Merah di Desa Tua Marga.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pembangunan jembatan penghubung antara Desa Apuan – Marga di Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan yang putus diterjang banjir pada pertengahan Oktober 2022 lalu telah rampung.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya pada Senin (18/12/2023) meresmikan jembatan tersebut disambut antusias oleh seluruh warga setempat yang telah menanti-nanti hadirnya jembatan penghubung dua wilayah tersebut.

“Hari ini jalan bisa kita resmikan dan kita berikan nama jalan ini, namanya Jalan Kajang Merah, Jembatan Kajang Merah, karena dari jaman dulu ini memang namanya jembatan kajang dan kenapa merah, karena kebetulan jembatan ini di cat warna merah,” ucap Sanjaya sebelum melakukan pemotongan pita sebagai tanda jalan resmi dibuka.

Dengan rampungnya pembangunan jembatan ini, arus lalu lintas antara Kecamatan Marga dan Kecamatan Baturiti kembali lancar. Kemudian diharapkan, bahwa hal ini akan memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat, tidak hanya dalam hal kelancaran transportasi, tetapi juga dalam meningkatkan aktivitas ekonomi dan mengurangi waktu tempuh untuk melewati jalur Marga – Apuan.

Dalam hal ini, Bupati Tabanan juga meminta kepada seluruh warga untuk turut berkontribusi memelihara ataupun merawat jembatan ini, agar umurnya bisa bertahan lama. Warga juga diharapkan agar tidak membuah sampah/potongan kayu/bambu ke aliran sungai, yang bisa menyebabkan terjadinya banjir.

“Apalagi saat ini, cuaca tidak bisa kita prediksi akibat perubahan iklim yang melanda bumi kita,” imbuh Sanjaya.

Nampak masyarakat dan pengguna jalan sudah berlalu lalang melalui jembatan yang sudah dinanti-nanti tersebut. I Made Sudirta salah satu warga setempat menyampaikan ucapan terima kasihnya atas dibangunnya jembatan tersebut.

“Dengan dibangunnya, kami sebagai masyarakat sangat berantusias dan berterima kasih kepada Bapak Bupati Tabanan yang telah memperjuangkan jembatan penghubung Marga – Apuan, sehingga masyarakat atau lalu lintas menjadi sangat lancar,” seru Made Sudirta.

Seperti diketahui, jembatan yang dikenal dengan Jembatan Yeh Kajang tersebut, sempat lumpuh total sejak 16 Oktober 2022 akibat terjangan air bah pada aliran Tukad Yeh Kajang.

Sampai akhirnya mulai dibangun pada Mei 2023 dan menghabiskan waktu pengerjaan selama 180 hari kalender, dengan panjang 30 meter dan lebar 7,6 meter. Pembangunannya sendiri menghabiskan dana dengan total Rp11,1 M Rupiah dari APBD Kabupaten Tabanan tahun 2023. (ana)

Curi HP di Minimarket, Satpam Hotel Diamankan Polisi

Dondi Agus Prayoga (27) pelaku pencurian HP di sebuah minimarket di Jalan Uluwatu 1, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan.
Dondi Agus Prayoga (27) pelaku pencurian HP di sebuah minimarket di Jalan Uluwatu 1, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Satuan Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan mengamankan Dondi Agus Prayoga (27) atas dugaan tindak pidana pencurian HP.

Pria asal Desa Kotakan, Situbondo, Jawa Timur, yang bekerja sebagai satpam di salah satu hotel di Kuta, Kabupaten Badung, ini diamankan pada Minggu (17/12/2023) pagi.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menjelaskan, penangkapan pelaku berawal dari laporan Melkianus Sadi Awang (25) yang kehilangan HP di meja kasir tempat kerjanya di Minimarket, Jalan Uluwatu 1, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan pada Senin (11/12/2023) sekitar pukul 19.00 Wita.

“Korban bekerja sebagai kepala minimarket tersebut,” jelasnya Senin (18/12/2023).

Setelah menerima laporkan, sambung Sukadi, unit Reskrim Polsek Kuta Selatan langsung melakukan penyelidikan, berdasarkan keterangan korban didukung rekaman kamera CCTV di lokasi TKP pelaku pencurian itu mengarah kepada tersangka.

Setelah mendapatkan informasi tepat kerja tersangka di salah satu hotel berbintang di wilayah Kuta. Polisi langsung mendatangi hotel dimaksud, dan langsung diamankan pada pos satpam tanpa perlawanan.

“HP korban yang hilang itu merk Poco X3 seharga Rp3,4 juta. Sebelum hilang HP itu disimpan di meja kasir lalu mengecek barang. Ternyata pada saat itu pelaku masuk dan mengambil HP yang di meja kasir itu lalu kabur,” terang Sukadi.

Pelaku mengakui perbuatannya pada saat di interogasi. Pada saat itu juga tersangka menyerahkan barang bukti berupa HP yang dicurinya dengan keadaan HP sudah diformat ulang.

“HP itu diambil tersangka pada saat membayar barang belanjaannya. Kasir yang melayaninya tidak menyangka kalau orang pelaku mengambil HP korban yang di simpan di atas meja kasir di sebelahnya. Tersangka kini diamankan di Mapolsek Kuta Selatan untuk diproses lebih lanjut,” terangnya. (jas)

Berkunjung ke Cau Chocolates Bali, Alam Ganjar Belajar Pengolahan Coklat hingga Bertemu Para Petani Muda

Alam Ganjar saat berkunjung ke Cau Chocolates Factory yang terletak di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali pada Senin (18/12/2023).
Alam Ganjar saat berkunjung ke Cau Chocolates Factory yang terletak di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali pada Senin (18/12/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Putra Calon Presiden 2024 Ganjar Pranowo, yakni Muhammad Zinedine Alam Ganjar berkunjung ke Cau Chocolates Factory yang terletak di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali pada Senin (18/12/2023).

Remaja yang akrab dipanggil Alam Ganjar ini dalam kesempatan tersebut didampingi CEO Cau Chocolates Factory, Kadek Surya Prasetya Wiguna menyempatkan diri untuk mengamati proses pembuatan coklat, mulai dari penanaman hingga pengolahan coklat menjadi produk siap makan.

Ia juga sempat mencicipi berbagai olahan cokelat dari Cau Chocolates Factory, mulai dari cokelat dengan berbagai varian rasa hingga es krim.

“Mulai dari proses penanaman, proses pemetikan hingga pengolahan biji kakao tadi sempat kita lakukan. Tterdapat juga beberapa macam cokelat, mulai dari compound, couverture dan organik, dan dengan melihat hal tersebut menjadi optimisme baru terkait dengan pertanian, hal ini juga memberikan banyak edukasi kepada masyarakat,” ucap Alam di sela-sela kunjungan.

Dalam kesempatan tersebut, Alam Ganjar juga bertemu dengan para petani dan peternak muda yang ada di seluruh Kabupaten Tabanan, baik petani strawbery, alpukat, kopi, padi hingga peternak babi.

Sementara itu, Surya Prasetya mengucapkan terima kasih atas kedatangan Alam Ganjar ke pabriknya, sehingga ke depannya petani cokelat, pabrik cokelat serta olahan cokelat dapat diperhatikan dan berkembang dengan baik.

“Semoga Mas Alam sebagai anak muda tetap berkarya dan menjadi corong bagi petani muda sehingga nantinya betul-betul dibantu segala kebutuhan petani mulai dari pupuk hingga SDM,” harapnya. (jas)

Laka Lantas di Tabanan Tahun 2023 Tercatat 850 Kasus, Meningkat Hampir 4 Kali Lipat

Kasus kecelakaan melibatkan sepada motor dan truk di Jalur Denpasar-Gilimanuk termasuk Banjar Dinas Bunut Puhun, Desa Bantas, Selemadeg Timur, Selasa (8/8/2023). 
Kasus kecelakaan melibatkan sepada motor dan truk di Jalur Denpasar-Gilimanuk termasuk Banjar Dinas Bunut Puhun, Desa Bantas, Selemadeg Timur, Selasa (8/8/2023). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Tabanan tahun 2023 mengalami peningkatan empat kai lipat dibandingkan tahun 2022 lalu.

Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes mengatakan, jumlah laka lantas tahun 2023 mencapai 850 kasus dengan korban jiwa mencapai puluhan orang. Sementara, jumlah laka lantas pada tahun 2022 hanya tercatat 180 kasus.

“Dari data per 18 Desember 2023 ini jumlah laka lantas mengalami peningkatan. Total kerugian juga meningkat,” ucapnya, Senin (18/12/2023).

Ia menyebutkan, dari total 850 laporan kasus lakalantas sebanyak 512 kasus telah diselesaikan dan kerugian ditaksir mencapai Rp833,8 juta lebih. Sementara, di tahun 2022 dari 180 laporan kasus sebanyak 121 kasus sudah diselesaikan dengan kerugian ditaksir Rp254,7 juta.

Adapun penyebab meningkatnya kasus lakalantas ini yakni, karena pengendara kurang hati-hati atau human error dan kondisi jalan yang kurang layak. Sementara itu, kasus kecelakaan yang paling sering terjadi di jalur-jalur pedesaan dan juga jalur nasional dari Simpang Adipura hingga Pos Dadakan Kediri (Baypass Ir. Soekarno).

“Umumnya yang paling sering terjadi di jalur-jalur pedesaan ini,” ujar AKBP Leo.

Atas kondisi ini, pihaknya pun telag melakukan langkah-langkah antisipasi yakni gencar melakukan sosialisasi mengenai keselamatan berlalulintas kepada masyarakat pengguna jalan.

“Kami juga berkoordinasi dengan Dinas PU terkait perbaikan jalan dan Dinas Perhubungan untuk menambahkan rambu-rambu lalu lintas jalan,” imbuhnya. (ana)

Daya Tarik Wisata di Tabanan Terkendala Masalah Parkir

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sejumlah Daya Tarik Wisata (DTW) di Kabupaten Tabanan saat ini terkendala masalah parkir. Hal itu menyebabkan perkembangan yang kurang optimal pada DTW tersebut.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengaku selama ini masalah parkir memang menjadi kelemahan sejumlah DTW yang ada di Tabanan. Atas kondisi tersebut, pihaknya telah menyiapkan desain gambar terkait penataan parkir.

“Kami sudah siapkan rancangan desain gambar yang dibuat oleh arsitek terkenal di Bali, termasuk Tabanan. Desainnya sudah ada tapi belum saya publish,” jelasnya, usai membuka Festival Ulun Danu Beratan, Minggu (17/12/2023).

Ia mencontohkan, seperti di DTW Jatiluwih yang ada di Kecamatan Penebel. Kondisi lahan parkir yang minim seringkali membuat wisatawan yang berkunjung kesulitan untuk memarkir kendaraannya.

“Yang saat ini perlu ditata adalah parkirnya agar ketika mengundang orang tidak krodit,” ucapnya.

Begitu juga di kawasan Bedugul, Sanjaya menyebut telah menyiapkan rancangan parkir yang memiliki empat lantai sehingga nantinya bisa menampung ratusan bus hingga ribuan mobil.

“Saya yakin objek wisata yang dimiliki Pemda Tabanan ini menjadi satu kesatuan. Misalnya di Ulun Danu kalau parkirnya bagus, danaunya indah apalagi ada dermaga yang akan segera dibuka maka danau akan menjadi lebih indah,” kata politisi asal Dauh Pala ini.

Keterlibatan desa adat maupun desa dinas di sekitar objek wisata sangat diperlukan dalam mendukung proses pembangunan ini.

Mengingat tren kunjungan wisatawan di Tabanan semakin meningkat pasca Pandemi Covid-19. Tentunya kondisi ini akan berdampak positif bagi perkembangan ekonomi masyarakat.

“Menyangkut anggaran, nanti kami akan kolaborasi anggaran baik dari APBD atapun pihak ketiga. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa dilaunching. Kalau paling jelek tahun 2025 kami pastikan karena anggarannya lumayan,” imbuhnya. (ana)