- Advertisement -
Beranda blog Halaman 515

PDIP Tabanan Menang Banyak di Putaran Pemilu 2024

Ketua DCP PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat menggelar konferensi pers di kantor DPC PDIP Tabanan, Sabtu (18/2/2024).
Ketua DCP PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat menggelar konferensi pers di kantor DPC PDIP Tabanan, Sabtu (18/2/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) rupanya masih menguasai perolehan suara di Kabupaten Tabanan.

Itu dibuktikan dengan perolehan suara untuk Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor 03 yakni Ganjar Pranowo – Mahfud MD mencapai angka 58,74 persen atau mendekati 60 persen. Selain itu, raihan kursi di DPRD Tabanan juga bertambah 3, dari sebelumnya 28 menjadi 31 kursi.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan, memasuki hari ketiga setelah pencoblosan Pemilu 2024, suara yang sudah masuk mencapai 99 persen dan perolehan kemenangan suara untuk Pilpres merata di sepuluh Kecamatan.

“Tabanan menjadi salah satu pemenang Ganjar-Mahfud di Bali. Dan kemenangan diperoleh merata di 10 Kecamatan, dengan perolehan suara mencapai 58,74 persen,” ujarnya saat menggelar konferensi pers di kantor DPC PDIP Tabanan, Sabtu (18/2/2024).

Selain itu, dikatakan Sanjaya, PDIP juga berhasil melampaui target kursi di DPRD Tabanan. Dari 40 kursi yang tersedia, PDIP berhasil memperoleh 31 kursi di putaran pemilu ini. Padahal sebelumnya hanya menargetkan 28 kursi.

Adapun rinciannya, yakni Dapil 1 (Tabanan-Kerambitan) naik 1 kursi. Yang mana sebelumnya, PDIP memperoleh 7 kursi, 2 Golkar dan 1 NasDem. Namun, sekarang PDIP memperoleh 8 kursi, 1 Golkar dan 1 Gerindra.

Sementara perolehan kursi di Dapil 2 (Pupuan – Selemadeg Raya) tetap bertahan seperti sebelumnya yakni ada PDIP 8 kursi, Golkar dan Gerindra masing-masing 1 kursi.

Selanjutnya, Dapil 3 (Penebel – Baturiti) ada penambahan 1 kursi. Dulu PDIP memperoleh 5 kursi dan Golkar, Gerindra, Demokrat dan NasDem masing-masing 1 kursi. Namun kini, PDIP berhasil merebut kursi NasDem.

Yang terakhir, Dapil 4 (Kediri – Marga) dari 11 kursi yang diperebutkan, PDIP berhasil menambah 1 kursi. Yang mana sebelumnya, PDIP memperoleh kursi 8, sisanya nasdem, golkar, dan gerindra masing-masing 1 kursi. Namun NasDem sekarang digantikan dengan PDIP.

“Jadi ada 3 kursi partai nasdem di Tabanan kali ini yang hilang dan digantikan dengan PDIP,” ungkap Sanjaya.

Menurut Politisi asal Desa Dauh Pala ini, hasil kemenangan menjadi bukti bahwa Tabanan tetap mampu menjadi Kandang Banteng meskipun di tengah dinamika politik yang terjadi sekarang ini.

“Astungkara, di tengah dinamika perpolitikan Bali dan Nasional tapi PDIP Tabanan tetap menunjukkan taringnya. Jadi kandang banteng betul-betul terbukti di Kabupaten Tabanan,” ucapnya. (ana)

Pemkab Tabanan Gelar Musrenbangcam 2025

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Semesta Berencana (RKPD SB) Kecamatan (Musrenbangcam) tahun 2025 yang dilakukan secara hybrid melalui tayangan virtual, Jumat (16/2/2024). 
Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Semesta Berencana (RKPD SB) Kecamatan (Musrenbangcam) tahun 2025 yang dilakukan secara hybrid melalui tayangan virtual, Jumat (16/2/2024). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Semesta Berencana (RKPD SB) Kecamatan (Musrenbangcam) tahun 2025 yang dilakukan secara hybrid melalui tayangan virtual, Jumat (16/2/2024).

Diikuti oleh para OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan serta seluruh Camat dan Unsur Muspika Kecamatan se-Kabupaten Tabanan, Giat Musrembangcam juga dihadiri oleh para peserta secara langsung, di ruang Rapat Bappeda, Pemkab Tabanan dan dipimpin langsung oleh Sekda Susila.

Di kesempatan itu, Sekda Susila membuka kegiatan sekaligus sampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi seluruh pihak dalam mewujudkan tanggung jawab dan komitmen untuk mendukung tercapainya Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui pelaksanaan Musrenbangcam.

Adapun pelaksanaan Musrenbangcam tahun 2025 dilakukan berdasarkan amanat undang-undang 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional.

Dimana dalam kerangka Pembangunan Daerah, peran serta dan partisipasi masyarakat memiliki arti penting, sehingga perlu diberikan ruang untuk menyalurkan aspirasinya, salah satunya melalui kegiatan Musrenbang di Kecamatan.

Pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kecamatan ini merupakan perwujudan pendekatan perencanaan secara Bottom-Up yang diawali dengan pelaksanaan kegiatan Musrenbang tingkat Desa.

“Untuk itu, saya berharap agar pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kecamatan dapat dilakukan sebaik-baiknya, sehingga menghasilkan usulan-usulan sesuai dengan kebutuhan dan mampu menjawab isu strategis dan permasalahan di wilayah masing-masing” Sebut Sekda Susila saat itu.

Pihaknya juga menjelaskan, sesuai arah kebijakan Pembangunan RPJMD SB Kabupaten Tabanan Tahun 2021-2026, Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2025 diarahkan untuk Meningkatkan Daya Saing Regional dan Global Produk Unggulan Daerah.

Kebijakan ini menyangkut dua hal yaitu pertama program/kegiatan untuk peningkatan daya saing daerah dari sisi infrastruktur fisik dan yang kedua, program/kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi, terutama pada peningkatan daya saing produk unggulan daerah meliputi produk pertanian, perkebunan maupun perikanan.

“Kebijakan ini, menjadi strategis, mengingat Tabanan merupakan daerah agraris, di mana sektor pertanian, perkebunan dan perikanan menjadi sektor basis bagi perekonomian Tabanan. Oleh karena itu, hilirisasi pertanian perlu terus kita dorong melalui peningkatan kualitas produk olahan, yang diharapkan produk unggulan daerah memiliki daya saing baik pada pasar regional maupun pasar global,” imbuh Susila.

Pihaknya seraya berharap, Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah di Kecamatan Tahun 2025 ini dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan kesepakatan yang mencerminkan kebutuhan masyarakat serta menjawab permasalahan dan isu strategis daerah.

Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Perencanaan Daerah, I Gede Urip Gunawan memaparkan RKPD SB Kabupaten Tabanan Tahun 2023, sesuai amanat Perda 11 tahun 2021 tentang RPJMD SB Kabupaten Tabanan.

Isu yang dibahas terkait strategis arah kebijakan dan sasaran Pemerintah untuk Kabupaten Tabanan di Tahun 2025, yang berfokus pada regulasi SDM dan infrastruktur, transformasi kehidupan digital, manajemen agrowisata, penataan pertanian hulu, hilir serta lingkungan. (rls)

Sekda Dewa Indra Minta TPID Antisipasi Potensi Kenaikan Angka Inflasi Jelang Hari Raya Beruntun

 

PANTAUBALI.COM,TABANAN – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra meminta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi dan Kabupaten/Kota mengantisipasi kemungkinan naiknya angka inflasi menjelang hari raya beruntun mulai dari Galungan, Kuningan, Nyepi yang kemudian diikuti dengan datangnya bulan ramadhan. Penekanan tersebut diutarakannya saat membuka Rapat Koordinasi TPID dan Penyusunan One Page Summary dalam rangka TPID Award 2024 di Ballroom HOMM Saranam Baturiti Tabanan, Jumat (16/2/2024).

Lebih jauh Sekda Dewa Indra mengungkap, rangkaian hari raya biasanya diikuti meningkatnya kebutuhan masyarakat. “Akhir Februari ada Galungan, kemudian awal Maret ada Kuningan yang dirangkai dengan Nyepi. Setelah itu, lanjut datangnya bulan ramadhan,” urainya. Diimbuhkan olehnya, berdasarkan pengalaman yang sudah lewat, rangkaian hari raya cenderung diikuti meningkatnya kebutuhan. “Oleh sebab itu, kita harus bisa pastikan ketersediaan suplai agar tak terjadi inflasi. Ini merupakan tanggung jawab semua,” cetusnya.

Dewa Indra meyakini jajaran TPID mampu menyikapinya dengan melakukan langkah antisipasi yang dibutuhkan. Selama ini, Dewa Indra menambahkan, Bali beberapa kali menghadapi situasi yang memicu inflasi. “Dan sejauh ini kita mampu mengendalikan angka inflasi pada rentang yang aman sehingga lonjakan harga tak terkendali dapat dicegah,” tambahnya.

Terkait antisipasi hari raya beruntun, birokrat kelahiran Singaraja ini mengajak jajaran TPID melakukan pengawasan intensif pada ketersediaan kebutuhan seperti daging dan bahan makanan lainnya. Selain itu, ia juga menaruh perhatian terhadap naiknya harga beras. “Untuk menekan laju kenaikan harga beras di pasaran, kami terus melakukan koordinasi dengan Bulog,” imbuhnya.

Masih dalam arahannya, Sekda Dewa Indra kembali mengingatkan TPID untuk memedomani prinsip 4K yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif. Lebih dari itu, ia mendorong penguatan koordinasi dan kerjasama lintas kabupaten/kota. “Pola ini sudah kita bangun dan saya harap terus dioptimalkan. Semua kabupaten jaga kestabilan produksi sesuai potensi masing-masing,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali R. Erwin Soeriadimadja dalam paparannya mengapresiasi keberhasilan jajaran TPID seluruh Bali dalam pengendalian angka inflasi yang terakhir tercatat 2,6 persen. Menurutnya, capaian ini adalah buah kerja keras jajaran TPID provinsi dan kabupaten/kota yang telah melakukan langkah tepat dalam pengendalian inflasi. Pada bagian lain, ia juga menyinggung keunikan Bali sebagai daerah tujuan pariwisata. “Suplai untuk Bali bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya, tapi juga untuk wisatawan yang berkunjung. Karena itu, Bali bukan hanya menjadi daerah penghasil tapi juga tergantung pada daerah lain,” bebernya.

Rakor TPID menghadirkan sejumlah pembicara yaitu Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Bustanul Arifin, M. Sc dan Analis Kebijakan Ahli Muda Kemenko Perekonomian RI Sri Purwanti. Prof. Bustanul dalam paparannya memberikan langkah-langkah dalam menjaga ketersediaan suplai bahan kebutuhan pokok.

Posyankumhamdes Kemenkumham Bali Jadi Solusi Mediasi Masalah Hukum di Desa

Kakanwil Kemenkumham Bali Romi Yudianto.
Kakanwil Kemenkumham Bali Romi Yudianto.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pos Pelayanan Hukum dan HAM Desa (Posyankumhamdes) yang merupakan inovasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali mampu menjadi solusi penanganan permasalahan hukum di tingkat desa dengan pendekatan mediasi.

Kakanwil Kemenkumham Bali Romi Yudianto menyatakan, salah satu inovasi Kanwil Kemenkumham Bali adalah Posyankumhamdes yang telah dijadikan percontohan oleh beberapa wilayah lain, sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan dan kemudahan akses keadilan bagi warga di tingkat desa.

“Semenjak diresmikan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada tahun 2020 silam, hingga kini Posyankumhamdes sudah terbentuk sebanyak 325 Pos yang tersebar di 9 Kabupaten/Kota di Bali,” jelas Romi, Jumat (16/2/2024).

Ia menjelaskan, sebagai miniatur Kanwil Kemenkumham Bali, berbagai layanan berupa konsultasi hukum, bantuan hukum, penyuluhan hukum, yankomas, layanan asistensi pendaftaran KI, maupun layanan di bidang AHU, Keimigrasian dan Pemasyarakatan juga tersedia di sana.

“Berbagai permasalahan hukum di tingkat desa telah berhasil ditangani dengan pendekatan mediasi di posyankumhamdes terdekat. Kasus perusakan pelinggih, kasus sengketa hak waris di desa Medahan, kasus perkelahian antar kelompok warga di desa Kemenuh dan sebagainya,” paparnya.

Romi menambahkan, mediasi kasus ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan di Posyankumhamdes sebagai ujung tombak penyelesaian masalah di tingkat desa.

“Melalui pemberdayaan peran Kepala Desa sebagai juru damai desa maka permasalahan hukum warga setempat diharapkan dapat tertangani secara lebih efisien baik waktu, tenaga maupun biaya dan sejalan dengan semangat restorative justice, ” tambahnya.

Gandeng 24 UMKM Lokal, Pemkab Badung Gelar ‘Jumat Ceria’

Acara Jumat Ceria di Lapangan Pusat Pemerintahan Badung, Jumat (16/2/2024).
Acara Jumat Ceria di Lapangan Pusat Pemerintahan Badung, Jumat (16/2/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Digelar di lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, acara ‘Jumat Ceria’ menggandeng 24 UMKM lokal se-Kabupaten Badung, Jumat (16/2/2024).

Acara tersebut dibuka pukul 06.30 sampai 12.00 WITA juga dihadiri seluruh jajaran pegawai pemerintahan. Adapun 24 UMKM yang hadir terdiri dari stand kuliner, dan juga stand aksesoris beserta pakaian yang berasal dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Badung.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Badung I Made Widiana mengatakan, para pelaku UMKM yang terlibat dalam ‘Jumat Ceria’ ini tidak ada sistem seleksi secara detail dan dilaksanakan secara bergilir. Berbeda dengan pameran di mall dan diajak ke luar daerah baru diseleksi.

“Acara ini kita sudah persiapkan juga untuk tanggalnya, yaitu pada saat tunjangan para pegawai kita sudah cair, dan diharapkan mereka dapat berbelanja sesuai kebutuhan mereka,” ujarnya.

Dia menjelaskan, acara kali ini diawali dengan senam bersama pada pegawai di lingkungan Pemkab Badung. Usai senam bersama mereka dapat berbelanja kuliner maupun pakaian di stand yang sudah dipersiapkan.

“Tadi kita awali dengan senam bersama dengan harapan, para pegawai di pemerintahan ini ceria dan sehat tentunya. Sementara, untuk UMKM kita berikan mereka ruang yang gratis untuk memasarkan produknya, sehingga kedepannya kita rencanakan untuk diberikan subsidi untuk harga kepada mereka,” jelasnya.

Widiana berharap dengan adanya ‘Jumat Ceria’ ini UMKM dapat merasakan kehadiran pemerintah dalam mendukung usaha mereka.

“Dan juga bagi mereka bisa memasarkan produk-produk terbaiknya. Selain itu pemerintah dapat mengetahui potensi UMKM yang bisa dikembangkan di Kabupaten Badung,” tambahnya. (jas)

Terkoreksi 2 Persen, Perolehan Suara Ganjar – Mahfud di Tabanan Masih Jadi yang Tertinggi di Bali

Suasana perhitungan suara di DPC PDIP Tabanan, Jumat (16/2/2024).
Suasana perhitungan suara di DPC PDIP Tabanan, Jumat (16/2/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan hingga Jumat (16/2/2024) mencatat perolehan suara sementara Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 03 Ganjar – Mahfud MD masih menjadi yang tertinggi di Bali.

Meskipun pada hari kedua setelah pencoblosan ini, angka perolehan suara paslon 03 tersebut mengalami koreksi sekitar 2,1 persen dari yang sebelumnya 61 persen.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Tim Pemenangan Ganjar – Mahfud Tabanan I Gusti Nyoman Omardani. Hasil penghitungan cepat yang dilakukan DPC PDI Perjuangan Tabanan, jumlah suara sah yang diterima PDI Perjuangan Tabanan sebesar 97,8 persen atau sebanyak 316.930 suara.

“Angka perolehannya berubah, per hari ini menjadi 58,8 persen atau sebanyak 186.405 suara dari total suara sah sebanyak 316.930 suara atau sebesar 97,8 persen dari total jumlah DPT Kabupaten Tabanan,” jelasnya.

Omardani menyebut, perolehan suara tersebut masih bisa berubah seiring dengan jumlah suara yang masuk hingga Jumat malam. Disamping itu, meskipun ada koreksi 2 persen tetapi perolehan suara Ganjar – Mahfud di Tabanan masih menjadi yang tertinggi di Bali.

“Angkanya pasti berubah, tetapi tidak signifikan. Nanti setelah data masuk mencapai 100 persen, raihan suara untuk pasangan 03 kembali di angka 60 persen,” ungkapnya.

Sementara itu, hingga Kamis (15/2/2024) malam kemarin, data perolehan suara untuk calon legislatif (caleg) RI yang diusung PDI perjuangan baru mencapai 23 persen atau sebanyak 59 persen. Sedangkan untuk DPRD Provinsi sebanyak 55 ribu atau sekitar 20 persen dari total suara dan untuk DPRD Kabupaten masih di bawah angka 20 persen.

Rinciannya, caleg PDI Perjuangan untuk DPR RI asal Tabanan, Nyoman Adi Wiryatama memperoleh suara sebanyak 34 ribu dari total total suara yang masuk, atau sebanyak 59 ribu.

Selanjutnya untuk komposisi Caleg DPRD provinsi dari Kabupaten Tabanan yang diusung DPC PDIP Tabanan ada enam orang, yakni, I Ketut Suryadi 13 ribu, I Made Suparta 4 ribu, Ni Made Usmantari 11 ribu, I Ketut Purnaya 10 ribu , Ni Putu Sri Utami 1.000 dan I Wayan Adi Agus Darmawan 8 ribu,dari total 55 ribu suara yang diterima DPC PDIP Tabanan.

“Perolehan ini, sifatnya masih sementara, karena angkanya akan terus berkembang seiring dengan jumlah suara yang kami terima. Untuk DPRD Kabupaten, ada pak Dirga (caleg incumbent) PDIP memperoleh suara sekitar 5 ribuan suara,” ucap Omardani. (ana)

Remaja 15 Tahun Ditemukan Tewas Usai Tenggelam di Sungai Desa Tiga Wasa Buleleng

PANTAUBALI.COM, BULELENG – Remaja 15 tahun berinisial KB tenggelam di Sungai Desa Tiga Wasa, Kecamatan Banjar, Buleleng, Kamis (15/2/2024).

Diketahui korban tenggelam saat berenang di lokasi kejadian. Dan memang tempat tersebut merupakan kubangan dan biasa digunakan warga sekitar.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan, kejadian itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 15.00 WITA.

“Laporan kami terima dari BPBD Buleleng, menyebutkan waktu kejadian sekitar pukul 14.30 Wita,” terangnya.

Terpisah, Koordinator Pos SAR Buleleng, Dudi Librana mengatakan, informasi pertama datangnya dari Kepala Dusun Desa Tiga Wasa.

Usai menerima laporan, tujuh personil Pos SAR Buleleng diterjunkan ke lokasi kejadian.

Dalam proses pencarian, tim dilengkapi dengan peralatan selam, drone thermal dan aqua eye. Kemudian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 17.00 WITA.

“Korban ditemukan di kedalaman kurang lebih 3 meter di lokasi titik kejadian,” imbuhnya.

Selanjutnya jenasah korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.

Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Pos SAR Buleleng), Polairud Polres Buleleng, BPBD Buleleng, Babinkamtibmas Desa Tiga Wasa, Babinsa Desa Tiga Wasa, Staf Dinas Desa Tiga Wasa, keluarga korban serta masyarakat setempat. (ana)

Harga Beras Tembus Rp16 ribu, Disperindag Tabanan akan Gelar Operasi Pasar

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan, Ni Made Murjani.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan, Ni Made Murjani.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan akan melakukan operasi pasar.

Hal itu dilakukan menyusul adanya kenaikam harga beras eceran di Kabupaten Tabanan mencapai Rp16.500 per kilogram dan di tingkat penggilingan mencapai Rp15.000 per kilogram.

Kepala Disperindag Tabanan Ni Made Murjani mengungkapkan, kenaikan harga beras ini diprediksi terus berlanjut hingga akhir bulan mendatang.

“Harga beras memang masih di angka Rp 15 ribu sampai Rp16 ribu per kilogram. Ini berlaku sejak awal pekan lalu,” ujarnya, Kamis (15/2/2024).

Menurutnya, kenaikan harga ini salah satunya disebabkan karena saat ini belum memasuki musim panen raya sehingga stok beras di Tabanan berkurang. Disamping itu biaya operasional juga mengalami peningkatan.

“Jadi harga beras ini merangkak naik mengikuti mekanisme pasar,” jelasnya.

Dengan demikian, sambung Murjani, untuk menstabilkan harga beras di pasaran khususnya menjelang hari Raya Galungan dan Kuningan, Nyepi serta Idul Fitri maka perlu dilakukan operasi pasar.

“Selain itu, perlu dilakukan pasar murah menjelang hari Raya ini. Namun untuk waktunya, kami belum bisa tentukan karena kami masih harus berkoordinasi dengan pimpinan terkait kegiatan ini,” akunya. (ana)

Pemerintah Provinsi Bali Dukung Pengembangan Ekosistem Kedirgantaraan di Bali

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali menyambut baik inisiatif Kementerian PPN/Bappenas dan PT. Dirgantara Indonesia untuk mengembangkan industri kedirgantaraan dengan memanfaatkan Bandar Udara Letkol Wisnu melalui Kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Buleleng. Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya saat menghadiri penandatanganan kesepakatan bersama antara Kementerian PPN/Bappenas, Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Buleleng dan PT. Dirgantara Indonesia terkait pengembangan ekosistem industri kedirgantaraan di Provinsi Bali dalam rangka mendukung Transformasi Ekonomi Kerthi Bali bertempat di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali pada Jumat (16/02) siang.

Ia menyampaikan bahwa pengembangan ekosistem kedirgantaraan di Bali akan memberikan dampak yang sangat baik bagi pengembangan perekonomian Bali khususnya di Kawasan Bali Utara. “Transformasi ini akan membuka peluang lapangan kerja di industri kedirgantaraan untuk masyarakat lokal serta pemanfaatan dan pengembangan sumber daya lainnya karena aktivitas Bandara Letkol Wisnu menjadi jauh lebih besar dan melibatkan banyak pihak,” kata Mahendra.

Pengembangan Bandar Udara Letkol Wisnu merupakan First Milestone bagi pengembangan kedirgantaraan di Provinsi Bali. Selain mengembangkan SDM kedirgantaraan nantinya juga akan dikembangkan Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) serta pengembangan wisata bahari dan konektivitas antar pulau.

Seperti diketahui saat salah satu persoalan utama pembangunan Bali adalah terkait pemerataan. Kepariwisataan Bali hanya terpusat di Bali Selatan yang mengakibatkan kesenjangan perekonomian antara Bali Utara dan Bali Selatan. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya mendorong peningkatan pembangunan di Wilayah Bali Utara, Bali Timur dan Bali Barat dengan menggali dan memanfaatkan potensi yang tersedia di wilayah tersebut. Sehingga pengembangan ekosistem kedirgantaraan di Bandara Letkol Wisnu diharapkan dapat menjadi pengungkit aktivitas ekonomi dan bisnis di Bali Bagian Utara.

Sementara Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas, Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa Kementerian PPN/Bappenas telah meluncurkan Master Plan pengembangan sistem industri kedirgantaraan Indonesia Tahun 2023-2045 dengan visi membangun industri kedirgantaraan yang tangguh dan berdaya saing menuju Indonesia Emas Tahun 2045. Ia menjelaskan bahwa pengembangan kedirgantaraan Indonesia saat ini tidak hanya pada industri kedirgantaraannya saja namun juga ekosistem industri kedirgantaraan lainnya antara lain pendidikan dan pelatihan, riset, kerekayasaan dan rancang bangun, tata kelola kelembagaan dan regulasi serta infrastruktur kedirgantaraan.

Layanan Elektronik Pendaftaran Tanah di Badung Resmi Diluncurkan

Peluncuran Layanan Elektronik Pendaftaran Tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Badung, Kamis (15/2/2024).
Peluncuran Layanan Elektronik Pendaftaran Tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Badung, Kamis (15/2/2024).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Kantor Pertanahan Kabupaten Badung melakukan inovasi transformasi digital dengan meluncurkan Layanan Elektronik Pendaftaran Tanah yang diimplementasikan dengan Penerbitan Sertifikat Elektronik kepada masyarakat, Kamis (15/2/2024).

Peluncuran ini ditandai dengan penekanan tombol bersama oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Kakanwil BPN Prov. Bali Andry Novijandri, Kepala pusdatin Pertanahan Lahan Pangan Berkelanjutan, Kepala Kantor Pertanahan Badung Heryanto serta diakhir kegiatan dilanjutkan peninjauan loket layanan.

Wabup Suiasa dalam sambutannya mengatakan, Layanan Elektronik Pendaftaran Tanah pada Kantor Pertanahan Badung yang diwujudkan dalam Implementasi Penerbitan Sertifikat Elektronik akan mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Hemat saya dengan adanya transformasi digital ini sangat fleksibel, efektif dan efisien karena masyarakat bisa melakukan dari rumah, kantor, perjalanan untuk mengajukan pendaftaran tanah. Sedangkan di sisi BPN produktivitasnya meningkat, waktu penyelesaian akan bisa dipercepat termasuk juga bisa menekan biaya-biaya yang timbul serta untuk keamanan dokumen akan lebih terjamin karena sudah dalam bentuk digital,” ucap Suiasa.

Lebih dilanjut disampaikan, terkait langkah atau dukungan Pemkab terhadap Implementasi ini, pertama akan melakukan sosialisasi, kedua mensinergikan data antara BPN dengan Dinas Perizinan, Bapenda dan Dinas PUPR.

“Kita harus bekerja bersama-sama, itulah komitmen kami dari Pemkab Badung,” ujarnya.

Adapun peluncuran ini turut dihadiri oleh Kakanwil BPN Provinsi Bali Andry Novijandri, Kepala pusdatin ATR, Kepala Kejaksaan Negeri Badung Suseno, Kepala Kantor Pertanahan Kab. Badung Heryanto, Forkopimda Kabupaten Badung, Ombudsman kab. Badung, Kadis PMPTSP Made Agus Aryawan, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta. (ana)