- Advertisement -
Beranda blog Halaman 485

Wujud Sinergi Membangun Bali, Bupati Giri Prasta Hibah Rp3,7 Miliar untuk Banjar Pesanggaran

Bupati Nyoman Giri Prasta menerima audiensi Wakil Walikota Denpasar bersama Prajuru Banjar Pesanggaran Pedungan Denpasar Selatan, di Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung, Jumat (1/3/2024).
Bupati Nyoman Giri Prasta menerima audiensi Wakil Walikota Denpasar bersama Prajuru Banjar Pesanggaran Pedungan Denpasar Selatan, di Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung, Jumat (1/3).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sebagai wujud implementasi Badung berbagi untuk Bali, yaitu program inspiratif Bupati Giri Prasta yang menggali secara mendalam konsep sinergi sebagai kunci utama dalam upaya memajukan suatu daerah.

Dengan melibatkan kolaborasi pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan kekuatan bersama dalam rangka mengatasi tantangan yang kompleks.

Bertempat di Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung, Bupati Nyoman Giri Prasta menerima audiensi Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa bersama Prajuru Banjar Pesanggaran,Pedungan, Denpasar Selatan, Jumat (1/3/2024).

Dalam audiensi tersebut Prajuru Banjar Pesanggaran melaporkan Krama Banjar Pesanggaran berencana melakukan pembangunan dan penataan Pura Tedung Sari dan Pura Begawan Penyarikan yang disungsung oleh Banjar setempat.

Untuk merealisasikan rencana Krama Banjar Pesanggaran tersebut, Bupati Giri Prasta menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen memberikan bantuan hibah sebesar Rp 3,7 miliar yang bersumber dari Dana Anggaran Perubahan APBD Badung tahun 2024.

Melalui pemberian bantuan dana hibah ini Bupati Giri Prasta ingin membuka wawasan semua pihak tentang pentingnya sinergi sebagai solusi strategis untuk membangun fondasi yang kokoh bagi kemajuan Bali. (rls)

Kasus Pembakaran Ogoh-Ogoh Kembali Terjadi di Dalung, Ini Tanggapan Dinas Kebudayaan Badung

Kondis ogoh-ogoh terbakar di Banjar Bumi Mekar Sari, Dalung Permai, Kerobokan Kaja, Badung.
Kondis ogoh-ogoh terbakar di Banjar Bumi Mekar Sari, Dalung Permai, Kerobokan Kaja, Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pembakaran ogoh-ogoh kembali terjadi di wilayah Dalung, Kecamatan Kerobokan Kaja, Badung. Terbaru kasus pembakaran ogoh-ogoh terjadi di Banjar Bumi Mekar Sari, yang berada di sebelah selatan Banjar Bhuana Asri yang dibakar seminggu lalu.

Ogoh-ogoh yang digarapnya hampir 80 persen ini hangus dibakar orang tak dikenal, dan diketahui kerugian yang mereka alami sekitar RP 18 Juta rupiah.

Ketua STT Yowana Kertha Winangun I Komang Mas Aditya Purnajaya, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan ogoh-ogoh dibakar sekira pukul 16.00 WITA bertepatan dengan Hari Raya Galungan pada Rabu (28/2/2024) lalu.

“Saya mengetahui kejadian ini setelah ogoh-ogoh sudah hangus terbakar, dengan kondisi sudah siap untuk di cat, rencananya kita lakukan setelah galungan,” ujarnya, Jumat (1/3/2024).

Menanggapi kejadian ini, Kepala Dinas Kebudayaan I Gde Eka Sudarwitha mengungkapkan, pembakaran ogoh-ogoh ini adalah suatu hal yang tidak sepatutnya dilakukan, karena dilihat Ogoh-ogoh adalah salah satu sarana yang dibuat untuk kreativitas anak muda, sebagai refleksi dari aktivitas budaya, keagamaan serta kesenian Bali.

“Kami menghimbau, agar seluruh banjar di kelurahan Kerobokan dan Kabupaten Badung untuk memasang CCTV, serta memperketat keamanan, sehingga dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, pemerintah sudah mengkoordinasikan  ke setiap banjar untuk dilakukan pemantauan dan pengawasan selama 24 jam. Serta untuk kasus sudah ditangani pihak kepolisian untuk diusut lebih lanjut.

“Pihak kepolisian sudah melaksanakan identifikasi terhadap pelaku, semoga harapannya dapat ditangkap agar tidak melakukan kegiatan yang sama di tempat lain,” terangnya.

Berikutnya Dirinya menyarankan, pemuda atau Sekha Truna Kabupaten Badung dalam menuangkan kreativitas khususnya dalam pembuatan Ogoh-ogoh ini tetap menjaga keamanan, baik itu dalam jagra (pekemitan) ataupun pemasangan CCTV,  agar dapat terjaga dari ulah oknum yang melakukan pengerusakan tersebut. (jas)

Polsek Tabanan Cek Harga Barang Kebutuhan Pokok Selama Hari Raya

Personil Polsek Kota Tabanan melakukan pemantauan harga barang kebutuhan pokok salah satu toko yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Desa Dauh Peken.
Personil Polsek Kota Tabanan melakukan pemantauan harga barang kebutuhan pokok salah satu toko yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Desa Dauh Peken.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Tabanan melakukan pemantauan harga barang kebutuhan pokok selama hari Raya Galungan dan Kuningan serta menjelang bulan Puasa yang akan berlangsung pada petengahan bulan Maret 2024 ini.

Seperti hari ini Jumat (1/3/2024), personel Polsek Tabanan melakukan pengecekan harga beras di salah satu toko yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Desa Dauh Peken.

Kapolsek Tabanan Kompol I Nyoman Sumantara mengatakan, kegiatan pengecekan ini bertujuan untuk memastikan ketersedian bahan kebutuhan pokok selama Galungan dan menjelang puasa hingga Idul Fitri.

“Selain itu, pengecekan harga bahan pokok ini untuk memantau fluktuasi harga barang kebutuhan pokok di wilayah hukum Polsek Tabanan selama hari raya bulan ini,” ujarnya.

Adapun hasil pengecekan yang dilakukan di Toko Pandak, ungkap Kompol Sumantara, harga eceran tertinggi (HET) beras HET untuk jenis beras biasa yakni masih stabil di angka Rp15 ribu per kilogram. Sedangkan, untuk beras premium masih tetap Rp18 ribu per kilogram.

“Dari pengecekan, stok masih terpenuhi dan harga masih stabil,” ungkapnya.

Sumantara menambahkan, kegiatan pengecekan ini akan rutin dilaksanakan selama hari raya dengan menyasar pasar dan juga toko-toko penyedia bahan pokok di wilayah Kabupaten Tabanan.

“Tentu (pengecekan) akan rutin kami laksanakan untuk memastikan ketersediaan barang pokok,” pungkasnya. (ana)

Kawal program BAAS, Bupati Tamba dan Wabup Ipat Kunjungi Anak Stunting

Bupati Tamba mengunjungi anak asuhnya yang tinggal di Banjar Pangkung Buluh dan Banjar Peh desa Kaliakah.
Bupati Tamba mengunjungi anak asuhnya yang tinggal di Banjar Pangkung Buluh dan Banjar Peh desa Kaliakah

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA –  Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) kembali mengunjungi anak stunting yang menjadi anak asuhnya dalam program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) yang dimulai pada Desember tahun lalu.

Bupati Tamba mengunjungi anak asuhnya yang tinggal di Banjar Pangkung Buluh dan Banjar Peh desa Kaliakah sedangkan ditempat terpisah, Wabup Ipat juga mengunjungi anak asuhnya yang tinggal di Banjar Kepuh, desa Mendoyo Dauh Tukad, Jumat (1/3/2024).

Program BAAS menyasar 147 anak stunting yang berasal dari keluarga kurang mampu yang rencananya akan berlangsung selama enam bulan, dimulai dari bulan Desember 2023 kemarin hingga Mei 2024.

Bupati Tamba mengatakan intervensi langsung para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak yang mengalami stunting.

“Semenjak deklarasi daripada program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting ini bagaimana kita memerangi stunting dari keluarga yang tidak mampu. Rata-rata sekarang kemajuannya sudah sangat positif,” ujarnya.

Pihaknya menyampaikan program BAAS yang membantu anak stunting untuk mencukupi kebutuhan gizinya, secara bertahap telah meningkatkan tumbuh kembang anak secara baik.

“Kita sudah turun 4 kali selama dua bulan ini untuk membantu anak-anak dengan makanan maupun susu yang akan menambah pertumbuhan dan perkembangan anak-anak ini. Pada saat pertama kita kesini, anak ini masih lemas dan sekarang berat badannya sudah bisa naik 3 ons,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu orang tua anak yang mengalami stunting, Ni Kadek Ariani mengatakan anaknya yang berusia 3 tahun ini sejak mendapat program BAAS mulai menunjukan perkembangan yang baik.

“Perkembangannya setiap bulan sudah mau naik, kenaikannya kadang 2 sampai 3 ons untuk berat badannya, untuk tinggi badannya tetap naik 1 sampai 1,5 cm, tetap ada kemajuan,” ujarnya.

Kadek Ariani pun merasa senang dengan adanya program BAAS yang telah bisa membantu anaknya dan berharap perkembangan anaknya akan terus membaik.

“Terima kasih kepada bapak Bupati sudah memberikan bantuan untuk kami. Harapan saya agar anak kami bisa semakin sehat,” pungkasnya. (rls)

Pabrik Roti di Kediri Terbakar Akibat Kelalaian Karyawan

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebuah pabrik roti yang berlokasi di Jalan Tukad Yeh Ho, Banjar Jadi Desa, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, terbakar pada Jumat (1/3/2024) sekitar pukul 13.30 WITA.

Kebakaran dipicu karena kelalaian salah seorang karyawan saat memanggang roti di oven. Akibat kejadian tersebut, pemilik pabrik yakni Kadek Aryani (54) mengalami kerugian mencapai Rp5 juta.

Kapolsek Baturiti Kompol Ni Komang Sri Subakti mengungkapkan, kejadian ini berawal saat karyawan korban bernama I Putu Cita Sentana Putra (26) hendak memanggang roti oven.

Namun saat menaruh roti, tanpa disadari ada roti jatuh ke api yang mengakibatkan api membesar hingga membakar tempat pemanggangan.

“Diduga api timbul karena kesalahan saat menaruh roti pada oven sehingga roti jatuh ke api yang mengakibatkan api membesar,” jelasnya.

Subakti menyebut, kobaran api baru bisa dipadamkan selama 30 menit dengan tiga unit mobil pemadam kebakaran.

“Beruntung tidak ada korban jiwa. Korban juga tidak melaporkan peristiwa tersebut karena menganggapnya sebagai musibah,” imbuhnya. (ana)

Ketua DPRD Tabanan Apresiasi Pawai Ogoh-Ogoh Mini Festival Singasana 2024

Ketua DPRD Tabanan apresiasi pergelaran Pawai Ogoh-Ogoh Mini dalam rangkaian Festival Singasana tahun 2024 di Taman Bung Karno pada Minggu (25/2/2024).
Pawai Ogoh-Ogoh Mini dalam rangkaian Festival Singasana tahun 2024 di Taman Bung Karno pada Minggu (25/2/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga apresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tabanan yang menggelar Pawai Ogoh-Ogoh Mini dalam rangkaian Festival Singasana tahun 2024 di Taman Bung Karno pada Minggu (25/2/2024).

Festival yang mengusung tema ‘Nyomnya Bhuta Kala Nyanggra Nawa Warsa Icaka 1946 Nyujur Paduraksa Jayananing Singasana’ ini diikuti oleh 10 TK dari 3 desa dinas yang ada di wilayah Kota Tabanan.

Adapun festival ini digelar usai di hari sebelumnya melombakan ogoh-ogoh tingkat dewasa yang diikuti 12 peserta di Kecamatan Tabanan.

Menurut Dirga, dengan menggelar festival seperti ini bisa mengajarkan generasi muda untuk melestarikan adat, agama dan budaya sejak dini.

“Acara seperti ini juga sebagai simbul kreativitas anak muda. Saya sangat apresiasi langkah Pemkab Tabanan,” ujarnya.

Politisi asal Desa Sudimara ini berharap, festival ogoh-ogoh mini di Kabupaten Tabanan terus digelar dari tahun ke tahun dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi.

“Ya, semoga bisa terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan I Made Yudiana selaku Panitia Festival ogoh-ogoh mini mengatakan, semarak perlombaan ogoh-ogoh mini dengan partisipasi dari 10 TK di Wilayah Kota Tabanan yakni, TK Star Kids (Desa Dauh Peken), TK Saraswati (Desa Delod Peken), TK Sinta Pradnya (Desa Dauh Peken), TK Pradnya Paramita Sadu (Desa Dauh Peken).

Kemudian, TK Kemala Bhayangkari 3 (Desa Dajan Peken), TK Dewi Kumala (Desa Delod Peken) TK Negeri Pembina Kec. Tabanan, (Desa Dajan Peken), TK Negeri Pertiwi (Desa Delod Peken), TK Panca Sari I (Desa Dajan Peken), TK Budhi Nirmala (Desa Dauh Peken). Masing-masing peserta mendapatkan uang kepesertaan senilai Rp5 juta rupiah.

“Festival ini bertujuan untuk memberikan apresiasi atas kreativitas seni anak-anak sebagai generasi emas Tabanan. Diharapkan dapat memelihara kelestarian tradisi, seni, adat dan budaya yang ada,” ungkapnya. (ana)

Tahun Politik 2024, Bapemperda DPRD Tabanan Optimis Rampungkan Pembahasan Ranperda

Ketua Bapemperda DPRD Tabanan I Wayan Eddy Nugraha Giri menyampaikan Ranperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan Wawasan Kebangsaan dalam Rapat Paripurna DPRD Tabanan.
Penyampaian Ranperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan Wawasan Kebangsaan dalam Rapat Paripurna DPRD Tabanan oleh Ketua Bapemperda DPRD Tabanan I Wayan Eddy Nugraha Giri. (Dok)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Tabanan optimis akan merampungkan pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) di tahun politik 2024.

Ketua Bapemperda DPRD Tabanan I Wayan Eddy Nugraha Giri mengatakan, pada tahun 2024 ini masih ada sepuluh Ranperda Kabupaten Tabanan yang masih dalam program pembahasan.

“Kami tetap optimis program pembahasan Ranperda akan tetap berjalan sesuai dengan agenda, meski tahun 2024 merupakan tahun Pemilu baik Pemilu yang sudah lewat dan nanti juga akan ada Pilkada,” jelasnya Senin (26/2/2024).

Eddy Nugraha memaparkan, sepuluh Ranperda yang akan dibahas tahun 2024 ini antara lain, Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK), Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023, APBD 2025, Perubahan APBD 2024.

Selanjutnya, Revisi Perda Pencegahan serta Peningkatan Kualitas Perumahan dan Pemukiman Kumuh, revisi Perda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Kemudian, Ranperda Pembentukan, Penghapusan, atau Penggabungan Banjar Dinas dalam Desa, Ranperda Pembentukan Perusahaan Perseroan Daerah dan Ranperda Inovasi Daerah.

Meskipun demikian, pihaknya mengaku belum bisa memastikan semua Ranperda tersebut akan rampung dibahas secara keseluruhan.

“Mudah-mudahan bisa tercapai, kami tetap optimis, apalagi ada beberapa Ranperda yang mengacu pada hal-hal prinsip di tingkat kabupaten yang perlu diatur lebih jauh ke dalam bentuk perda,” imbuhnya.  (ana)

Disambar Petir, Gedong Pura Dalem Purwa Desa Cau Belayu Terbakar

Kondisi Pura Dalem Purwa, Banjar Seribupati, Desa Cau Belayu tersambar petir pada Rabu (29/2/2024) sore.
Kondisi Pura Dalem Purwa, Banjar Seribupati, Desa Cau Belayu tersambar petir pada Rabu (29/2/2024) sore.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tabanan, mengakibatkan Pura Dalem Purwa, Banjar Seribupati, Desa
Cau Belayu, Kecamatan Marga, Tabanan, tersambar petir pada Rabu (28/2/2024) kemarin.

Petir menyambar atap salah satu bangunan pura yang terbuat dari ijuk sehingga mengakibatkan kebakaran.

Perbekel Cau Belayu I Putu Eka Jayantara ketika dikonfirmasi Kamis (29/2/2024) mengungkapkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WITA.

“Ya kejadiannya kemarin sore saat hujan deras. Petir menyambar atap gedong penyimpanan pratima yang terbuat dari ijuk,” ungkapnya.

Adapun kejadian itu pertama kali diketahui oleh warga yang sedang berada di balai banjar berjarak 50 meter dari pura.

Mereka melihat asap mengepul dari atap gedong. Mengetahui hal itu, mereka segera memberitahukan warga lain dan menghubungi kelian adat untuk mendapat penanganan.

“Astungkara sudah tertangangi. Disamping itu sedang hujan deras sehingga api tidak membesar dan hanya membakar bagian atas atap saja,” ujarnya.

Eka Jayantara mengungkapkan, selain membakar atap gedong, kerasnya sambaran petir juga mengakibatkan keretakan pada kayu balok penyangga atap gedong. Namun, beruntungnya tidak ada korban jiwa sebab saat kejadian tidak ada warga di pura.

Kejadian ini pun sudah dilaporkan ke Bhabinkamtibmas dan juga BPBD Tabanan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Untuk jumlah kerugian, kami belum bisa menafsirkan. Hari ini kami rencananya akan melakukan upacara metuun secara niskala dan akan dilanjutkan pembongkaran gedong untuk mengetahui pasti kerusakannya,” imbuhnya. (ana)

Tim Tari Kanwil Kemenkumham Bali Raih Juara 3, Ini Harapan Kakanwil Romi Yudianto

Tim Tari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Bali raih juara 3 dalam perlombaan tari daerah bertempat di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), Kamis (29/2/2024).
Tim Tari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Bali raih juara 3 dalam perlombaan tari daerah bertempat di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), Kamis (29/2/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) yang ke-20, Tim Tari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Bali berkesempatan mengikuti perlombaan tari daerah bertempat di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), yang diikuti oleh perwakilan PIPAS dari masing-masing Kanwil Kemenkumham di seluruh Indonesia, Jakarta, Kamis (29/2/2024).

Tim Tari Kanwil Kemenkumham Bali, menampilkan tari kreasi Lung Sri Sunari dan meraih juara 3 dalam perlombaan tersebut. Dalam mempersiapkan perlombaan tersebut Tim Tari Kanwil Kemenkumham Bali telah melakukan latihan selama kurang lebih dua minggu yang dilatih langsung oleh pelatih tari profesional pulau Dewata.

Tari Lung Sri Sunari, sebuah tarian daerah Bali, yang diberi sentuhan kreasi dengan konsep yang sangat sederhana. Sri Sunari bermakna, sinar kedamaian yang dimiliki oleh simbol Dewi Sri sebagai Dewi Kesuburan. Tarian ini digarap untuk memberikan esensi kepada wanita yang menjaga keseimbangan.

Tarian ini memberikan irama kesejukan kepada Ibu-Ibu Pemasyarakatan yang diibaratkan sebagai ‘Dewi Sri’ yang selalu memiliki peranan penting dalam memberikan pelayanan dan pengabdian yang tulus ikhlas kepada keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Tarian ini diiringi Gamelan Gong Kebyar dengan menggunakan gerak dan pakem khas tari Bali, serta ditunjang dengan properti sebagai pelengkap sehingga menambah kesan estetik dalam penampilannya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali Romi Yudianto, menyatakan rasa bangganya atas prestasi Tim Tari PIPAS Kanwil Kemenkumham Bali, yang berhasil meraih juara 3 dalam perlombaan tersebut.

“Tarian yang memukau dan penuh makna ini tak luput dari hasil kerja keras dan dedikasi dari para anggota Tim Tari PIPAS Kanwil Kemenkumham Bali. Kami sangat bangga atas semangat dan kekompakan mereka,” ujar Romi.

Romi juga menyampaikan, perlombaan tari daerah ini merupakan salah satu wujud nyata pembinaan dan pengembangan bakat serta kreativitas para anggota PIPAS, juga dapat mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan antar anggota PIPAS di seluruh Indonesia.

“Saya berharap, seluruh anggota PIPAS dapat termotivasi dari prestasi ini, serta terus berkarya dal meningkatkan kemampuannya di berbagai bidang,” tutup Romi. (jas)

Polres Badung Ringkus 25 Orang Tersangka Kasus Penganiayaan dan Narkotika

Konferensi pers pengungkapan kasus penganiayaan dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Badung, Selasa (27/2/2024).
Konferensi pers pengungkapan kasus penganiayaan dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Badung, Selasa (27/2/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kepolisian Resor (Polres) Badung berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana umum serta penyalahgunaan narkotika yang terjadi di daerah hukum Polres Badung.

Dari pengungkapan kasus tersebut, diamankan 25 orang tersangka, yang terdiri dari 17 orang tersangka kasus tindak pidana umum dan 8 orang kasus tindak pidana pennyalah gunaan Narkotika.

Wakapolres Badung Kompol I Made Pramasetia menjelaskan, jajaran Satreskrim Polres Badung mengungkap beberapa kasus diantaranya pencurian alat-alat pertukangan, percobaan pencurian kendaraan bermotor, pencurian kendaraan bermotor dan kasus penganiayaan.

“Dari beberapa kasus tersebut berhasil kita amankan 17 tersangka dengan berbagai macam barang bukti diantaranya sepeda motor, gerinda, trafo, kursi, kaos, kayu dan HP,” ungkapnya dalam konferensi pers yang dilaksanakan di lobby Polres Badung, Selasa (27/2/2024).

Adapun khusus dalam pengungkapan kasus penganiayaan yang terjadi di Sempidi yang menyebabkan korban meninggal dunia, Polres Badung telah berhasil menangkap kembali 2 orang pelaku penganiayaan yang berperan memukul dengan pot bunga dan tersangka diamankan di daerah Madiun.

“Sementara itu, di kasus penganiayaan dengan korban salah satu Babinsa diwilayah Kecamatan Kuta Utara sebanyak 2 tersangka berhasil kita amankan,” terangnya.

Sementara itu, untuk kasus tindak pidana penyalahgunaan Narkotika, Satresnarkoba Polres Badung berhasil mengungkap 7 kasus penyalahgunaan Narkoba.

“Dalam 7 Kasus penyalah gunaan Narkoba kita berhasil mengamankan 8 orang tersangka dengan berbagai macam barang bukti diantaranya Sabu seberat 27,78 gram netto, Ekstasi sebanyak 39 butir, Ganja seberat 7,38 gram netto dan Kokain seberat 0,96 gram netto,” imbuhnya. (jas)