- Advertisement -
Beranda blog Halaman 484

Sekda Dewa Indra Minta TPID Antisipasi Potensi Kenaikan Angka Inflasi Jelang Hari Raya Beruntun

 

PANTAUBALI.COM,TABANAN – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra meminta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi dan Kabupaten/Kota mengantisipasi kemungkinan naiknya angka inflasi menjelang hari raya beruntun mulai dari Galungan, Kuningan, Nyepi yang kemudian diikuti dengan datangnya bulan ramadhan. Penekanan tersebut diutarakannya saat membuka Rapat Koordinasi TPID dan Penyusunan One Page Summary dalam rangka TPID Award 2024 di Ballroom HOMM Saranam Baturiti Tabanan, Jumat (16/2/2024).

Lebih jauh Sekda Dewa Indra mengungkap, rangkaian hari raya biasanya diikuti meningkatnya kebutuhan masyarakat. “Akhir Februari ada Galungan, kemudian awal Maret ada Kuningan yang dirangkai dengan Nyepi. Setelah itu, lanjut datangnya bulan ramadhan,” urainya. Diimbuhkan olehnya, berdasarkan pengalaman yang sudah lewat, rangkaian hari raya cenderung diikuti meningkatnya kebutuhan. “Oleh sebab itu, kita harus bisa pastikan ketersediaan suplai agar tak terjadi inflasi. Ini merupakan tanggung jawab semua,” cetusnya.

Dewa Indra meyakini jajaran TPID mampu menyikapinya dengan melakukan langkah antisipasi yang dibutuhkan. Selama ini, Dewa Indra menambahkan, Bali beberapa kali menghadapi situasi yang memicu inflasi. “Dan sejauh ini kita mampu mengendalikan angka inflasi pada rentang yang aman sehingga lonjakan harga tak terkendali dapat dicegah,” tambahnya.

Terkait antisipasi hari raya beruntun, birokrat kelahiran Singaraja ini mengajak jajaran TPID melakukan pengawasan intensif pada ketersediaan kebutuhan seperti daging dan bahan makanan lainnya. Selain itu, ia juga menaruh perhatian terhadap naiknya harga beras. “Untuk menekan laju kenaikan harga beras di pasaran, kami terus melakukan koordinasi dengan Bulog,” imbuhnya.

Masih dalam arahannya, Sekda Dewa Indra kembali mengingatkan TPID untuk memedomani prinsip 4K yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif. Lebih dari itu, ia mendorong penguatan koordinasi dan kerjasama lintas kabupaten/kota. “Pola ini sudah kita bangun dan saya harap terus dioptimalkan. Semua kabupaten jaga kestabilan produksi sesuai potensi masing-masing,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali R. Erwin Soeriadimadja dalam paparannya mengapresiasi keberhasilan jajaran TPID seluruh Bali dalam pengendalian angka inflasi yang terakhir tercatat 2,6 persen. Menurutnya, capaian ini adalah buah kerja keras jajaran TPID provinsi dan kabupaten/kota yang telah melakukan langkah tepat dalam pengendalian inflasi. Pada bagian lain, ia juga menyinggung keunikan Bali sebagai daerah tujuan pariwisata. “Suplai untuk Bali bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya, tapi juga untuk wisatawan yang berkunjung. Karena itu, Bali bukan hanya menjadi daerah penghasil tapi juga tergantung pada daerah lain,” bebernya.

Rakor TPID menghadirkan sejumlah pembicara yaitu Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Bustanul Arifin, M. Sc dan Analis Kebijakan Ahli Muda Kemenko Perekonomian RI Sri Purwanti. Prof. Bustanul dalam paparannya memberikan langkah-langkah dalam menjaga ketersediaan suplai bahan kebutuhan pokok.

Posyankumhamdes Kemenkumham Bali Jadi Solusi Mediasi Masalah Hukum di Desa

Kakanwil Kemenkumham Bali Romi Yudianto.
Kakanwil Kemenkumham Bali Romi Yudianto.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pos Pelayanan Hukum dan HAM Desa (Posyankumhamdes) yang merupakan inovasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali mampu menjadi solusi penanganan permasalahan hukum di tingkat desa dengan pendekatan mediasi.

Kakanwil Kemenkumham Bali Romi Yudianto menyatakan, salah satu inovasi Kanwil Kemenkumham Bali adalah Posyankumhamdes yang telah dijadikan percontohan oleh beberapa wilayah lain, sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan dan kemudahan akses keadilan bagi warga di tingkat desa.

“Semenjak diresmikan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada tahun 2020 silam, hingga kini Posyankumhamdes sudah terbentuk sebanyak 325 Pos yang tersebar di 9 Kabupaten/Kota di Bali,” jelas Romi, Jumat (16/2/2024).

Ia menjelaskan, sebagai miniatur Kanwil Kemenkumham Bali, berbagai layanan berupa konsultasi hukum, bantuan hukum, penyuluhan hukum, yankomas, layanan asistensi pendaftaran KI, maupun layanan di bidang AHU, Keimigrasian dan Pemasyarakatan juga tersedia di sana.

“Berbagai permasalahan hukum di tingkat desa telah berhasil ditangani dengan pendekatan mediasi di posyankumhamdes terdekat. Kasus perusakan pelinggih, kasus sengketa hak waris di desa Medahan, kasus perkelahian antar kelompok warga di desa Kemenuh dan sebagainya,” paparnya.

Romi menambahkan, mediasi kasus ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan di Posyankumhamdes sebagai ujung tombak penyelesaian masalah di tingkat desa.

“Melalui pemberdayaan peran Kepala Desa sebagai juru damai desa maka permasalahan hukum warga setempat diharapkan dapat tertangani secara lebih efisien baik waktu, tenaga maupun biaya dan sejalan dengan semangat restorative justice, ” tambahnya.

Gandeng 24 UMKM Lokal, Pemkab Badung Gelar ‘Jumat Ceria’

Acara Jumat Ceria di Lapangan Pusat Pemerintahan Badung, Jumat (16/2/2024).
Acara Jumat Ceria di Lapangan Pusat Pemerintahan Badung, Jumat (16/2/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Digelar di lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, acara ‘Jumat Ceria’ menggandeng 24 UMKM lokal se-Kabupaten Badung, Jumat (16/2/2024).

Acara tersebut dibuka pukul 06.30 sampai 12.00 WITA juga dihadiri seluruh jajaran pegawai pemerintahan. Adapun 24 UMKM yang hadir terdiri dari stand kuliner, dan juga stand aksesoris beserta pakaian yang berasal dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Badung.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Badung I Made Widiana mengatakan, para pelaku UMKM yang terlibat dalam ‘Jumat Ceria’ ini tidak ada sistem seleksi secara detail dan dilaksanakan secara bergilir. Berbeda dengan pameran di mall dan diajak ke luar daerah baru diseleksi.

“Acara ini kita sudah persiapkan juga untuk tanggalnya, yaitu pada saat tunjangan para pegawai kita sudah cair, dan diharapkan mereka dapat berbelanja sesuai kebutuhan mereka,” ujarnya.

Dia menjelaskan, acara kali ini diawali dengan senam bersama pada pegawai di lingkungan Pemkab Badung. Usai senam bersama mereka dapat berbelanja kuliner maupun pakaian di stand yang sudah dipersiapkan.

“Tadi kita awali dengan senam bersama dengan harapan, para pegawai di pemerintahan ini ceria dan sehat tentunya. Sementara, untuk UMKM kita berikan mereka ruang yang gratis untuk memasarkan produknya, sehingga kedepannya kita rencanakan untuk diberikan subsidi untuk harga kepada mereka,” jelasnya.

Widiana berharap dengan adanya ‘Jumat Ceria’ ini UMKM dapat merasakan kehadiran pemerintah dalam mendukung usaha mereka.

“Dan juga bagi mereka bisa memasarkan produk-produk terbaiknya. Selain itu pemerintah dapat mengetahui potensi UMKM yang bisa dikembangkan di Kabupaten Badung,” tambahnya. (jas)

Terkoreksi 2 Persen, Perolehan Suara Ganjar – Mahfud di Tabanan Masih Jadi yang Tertinggi di Bali

Suasana perhitungan suara di DPC PDIP Tabanan, Jumat (16/2/2024).
Suasana perhitungan suara di DPC PDIP Tabanan, Jumat (16/2/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan hingga Jumat (16/2/2024) mencatat perolehan suara sementara Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 03 Ganjar – Mahfud MD masih menjadi yang tertinggi di Bali.

Meskipun pada hari kedua setelah pencoblosan ini, angka perolehan suara paslon 03 tersebut mengalami koreksi sekitar 2,1 persen dari yang sebelumnya 61 persen.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Tim Pemenangan Ganjar – Mahfud Tabanan I Gusti Nyoman Omardani. Hasil penghitungan cepat yang dilakukan DPC PDI Perjuangan Tabanan, jumlah suara sah yang diterima PDI Perjuangan Tabanan sebesar 97,8 persen atau sebanyak 316.930 suara.

“Angka perolehannya berubah, per hari ini menjadi 58,8 persen atau sebanyak 186.405 suara dari total suara sah sebanyak 316.930 suara atau sebesar 97,8 persen dari total jumlah DPT Kabupaten Tabanan,” jelasnya.

Omardani menyebut, perolehan suara tersebut masih bisa berubah seiring dengan jumlah suara yang masuk hingga Jumat malam. Disamping itu, meskipun ada koreksi 2 persen tetapi perolehan suara Ganjar – Mahfud di Tabanan masih menjadi yang tertinggi di Bali.

“Angkanya pasti berubah, tetapi tidak signifikan. Nanti setelah data masuk mencapai 100 persen, raihan suara untuk pasangan 03 kembali di angka 60 persen,” ungkapnya.

Sementara itu, hingga Kamis (15/2/2024) malam kemarin, data perolehan suara untuk calon legislatif (caleg) RI yang diusung PDI perjuangan baru mencapai 23 persen atau sebanyak 59 persen. Sedangkan untuk DPRD Provinsi sebanyak 55 ribu atau sekitar 20 persen dari total suara dan untuk DPRD Kabupaten masih di bawah angka 20 persen.

Rinciannya, caleg PDI Perjuangan untuk DPR RI asal Tabanan, Nyoman Adi Wiryatama memperoleh suara sebanyak 34 ribu dari total total suara yang masuk, atau sebanyak 59 ribu.

Selanjutnya untuk komposisi Caleg DPRD provinsi dari Kabupaten Tabanan yang diusung DPC PDIP Tabanan ada enam orang, yakni, I Ketut Suryadi 13 ribu, I Made Suparta 4 ribu, Ni Made Usmantari 11 ribu, I Ketut Purnaya 10 ribu , Ni Putu Sri Utami 1.000 dan I Wayan Adi Agus Darmawan 8 ribu,dari total 55 ribu suara yang diterima DPC PDIP Tabanan.

“Perolehan ini, sifatnya masih sementara, karena angkanya akan terus berkembang seiring dengan jumlah suara yang kami terima. Untuk DPRD Kabupaten, ada pak Dirga (caleg incumbent) PDIP memperoleh suara sekitar 5 ribuan suara,” ucap Omardani. (ana)

Remaja 15 Tahun Ditemukan Tewas Usai Tenggelam di Sungai Desa Tiga Wasa Buleleng

PANTAUBALI.COM, BULELENG – Remaja 15 tahun berinisial KB tenggelam di Sungai Desa Tiga Wasa, Kecamatan Banjar, Buleleng, Kamis (15/2/2024).

Diketahui korban tenggelam saat berenang di lokasi kejadian. Dan memang tempat tersebut merupakan kubangan dan biasa digunakan warga sekitar.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan, kejadian itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 15.00 WITA.

“Laporan kami terima dari BPBD Buleleng, menyebutkan waktu kejadian sekitar pukul 14.30 Wita,” terangnya.

Terpisah, Koordinator Pos SAR Buleleng, Dudi Librana mengatakan, informasi pertama datangnya dari Kepala Dusun Desa Tiga Wasa.

Usai menerima laporan, tujuh personil Pos SAR Buleleng diterjunkan ke lokasi kejadian.

Dalam proses pencarian, tim dilengkapi dengan peralatan selam, drone thermal dan aqua eye. Kemudian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 17.00 WITA.

“Korban ditemukan di kedalaman kurang lebih 3 meter di lokasi titik kejadian,” imbuhnya.

Selanjutnya jenasah korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.

Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Pos SAR Buleleng), Polairud Polres Buleleng, BPBD Buleleng, Babinkamtibmas Desa Tiga Wasa, Babinsa Desa Tiga Wasa, Staf Dinas Desa Tiga Wasa, keluarga korban serta masyarakat setempat. (ana)

Harga Beras Tembus Rp16 ribu, Disperindag Tabanan akan Gelar Operasi Pasar

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan, Ni Made Murjani.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan, Ni Made Murjani.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan akan melakukan operasi pasar.

Hal itu dilakukan menyusul adanya kenaikam harga beras eceran di Kabupaten Tabanan mencapai Rp16.500 per kilogram dan di tingkat penggilingan mencapai Rp15.000 per kilogram.

Kepala Disperindag Tabanan Ni Made Murjani mengungkapkan, kenaikan harga beras ini diprediksi terus berlanjut hingga akhir bulan mendatang.

“Harga beras memang masih di angka Rp 15 ribu sampai Rp16 ribu per kilogram. Ini berlaku sejak awal pekan lalu,” ujarnya, Kamis (15/2/2024).

Menurutnya, kenaikan harga ini salah satunya disebabkan karena saat ini belum memasuki musim panen raya sehingga stok beras di Tabanan berkurang. Disamping itu biaya operasional juga mengalami peningkatan.

“Jadi harga beras ini merangkak naik mengikuti mekanisme pasar,” jelasnya.

Dengan demikian, sambung Murjani, untuk menstabilkan harga beras di pasaran khususnya menjelang hari Raya Galungan dan Kuningan, Nyepi serta Idul Fitri maka perlu dilakukan operasi pasar.

“Selain itu, perlu dilakukan pasar murah menjelang hari Raya ini. Namun untuk waktunya, kami belum bisa tentukan karena kami masih harus berkoordinasi dengan pimpinan terkait kegiatan ini,” akunya. (ana)

Pemerintah Provinsi Bali Dukung Pengembangan Ekosistem Kedirgantaraan di Bali

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali menyambut baik inisiatif Kementerian PPN/Bappenas dan PT. Dirgantara Indonesia untuk mengembangkan industri kedirgantaraan dengan memanfaatkan Bandar Udara Letkol Wisnu melalui Kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Buleleng. Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya saat menghadiri penandatanganan kesepakatan bersama antara Kementerian PPN/Bappenas, Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Buleleng dan PT. Dirgantara Indonesia terkait pengembangan ekosistem industri kedirgantaraan di Provinsi Bali dalam rangka mendukung Transformasi Ekonomi Kerthi Bali bertempat di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali pada Jumat (16/02) siang.

Ia menyampaikan bahwa pengembangan ekosistem kedirgantaraan di Bali akan memberikan dampak yang sangat baik bagi pengembangan perekonomian Bali khususnya di Kawasan Bali Utara. “Transformasi ini akan membuka peluang lapangan kerja di industri kedirgantaraan untuk masyarakat lokal serta pemanfaatan dan pengembangan sumber daya lainnya karena aktivitas Bandara Letkol Wisnu menjadi jauh lebih besar dan melibatkan banyak pihak,” kata Mahendra.

Pengembangan Bandar Udara Letkol Wisnu merupakan First Milestone bagi pengembangan kedirgantaraan di Provinsi Bali. Selain mengembangkan SDM kedirgantaraan nantinya juga akan dikembangkan Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) serta pengembangan wisata bahari dan konektivitas antar pulau.

Seperti diketahui saat salah satu persoalan utama pembangunan Bali adalah terkait pemerataan. Kepariwisataan Bali hanya terpusat di Bali Selatan yang mengakibatkan kesenjangan perekonomian antara Bali Utara dan Bali Selatan. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya mendorong peningkatan pembangunan di Wilayah Bali Utara, Bali Timur dan Bali Barat dengan menggali dan memanfaatkan potensi yang tersedia di wilayah tersebut. Sehingga pengembangan ekosistem kedirgantaraan di Bandara Letkol Wisnu diharapkan dapat menjadi pengungkit aktivitas ekonomi dan bisnis di Bali Bagian Utara.

Sementara Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas, Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa Kementerian PPN/Bappenas telah meluncurkan Master Plan pengembangan sistem industri kedirgantaraan Indonesia Tahun 2023-2045 dengan visi membangun industri kedirgantaraan yang tangguh dan berdaya saing menuju Indonesia Emas Tahun 2045. Ia menjelaskan bahwa pengembangan kedirgantaraan Indonesia saat ini tidak hanya pada industri kedirgantaraannya saja namun juga ekosistem industri kedirgantaraan lainnya antara lain pendidikan dan pelatihan, riset, kerekayasaan dan rancang bangun, tata kelola kelembagaan dan regulasi serta infrastruktur kedirgantaraan.

Layanan Elektronik Pendaftaran Tanah di Badung Resmi Diluncurkan

Peluncuran Layanan Elektronik Pendaftaran Tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Badung, Kamis (15/2/2024).
Peluncuran Layanan Elektronik Pendaftaran Tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Badung, Kamis (15/2/2024).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Kantor Pertanahan Kabupaten Badung melakukan inovasi transformasi digital dengan meluncurkan Layanan Elektronik Pendaftaran Tanah yang diimplementasikan dengan Penerbitan Sertifikat Elektronik kepada masyarakat, Kamis (15/2/2024).

Peluncuran ini ditandai dengan penekanan tombol bersama oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Kakanwil BPN Prov. Bali Andry Novijandri, Kepala pusdatin Pertanahan Lahan Pangan Berkelanjutan, Kepala Kantor Pertanahan Badung Heryanto serta diakhir kegiatan dilanjutkan peninjauan loket layanan.

Wabup Suiasa dalam sambutannya mengatakan, Layanan Elektronik Pendaftaran Tanah pada Kantor Pertanahan Badung yang diwujudkan dalam Implementasi Penerbitan Sertifikat Elektronik akan mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Hemat saya dengan adanya transformasi digital ini sangat fleksibel, efektif dan efisien karena masyarakat bisa melakukan dari rumah, kantor, perjalanan untuk mengajukan pendaftaran tanah. Sedangkan di sisi BPN produktivitasnya meningkat, waktu penyelesaian akan bisa dipercepat termasuk juga bisa menekan biaya-biaya yang timbul serta untuk keamanan dokumen akan lebih terjamin karena sudah dalam bentuk digital,” ucap Suiasa.

Lebih dilanjut disampaikan, terkait langkah atau dukungan Pemkab terhadap Implementasi ini, pertama akan melakukan sosialisasi, kedua mensinergikan data antara BPN dengan Dinas Perizinan, Bapenda dan Dinas PUPR.

“Kita harus bekerja bersama-sama, itulah komitmen kami dari Pemkab Badung,” ujarnya.

Adapun peluncuran ini turut dihadiri oleh Kakanwil BPN Provinsi Bali Andry Novijandri, Kepala pusdatin ATR, Kepala Kejaksaan Negeri Badung Suseno, Kepala Kantor Pertanahan Kab. Badung Heryanto, Forkopimda Kabupaten Badung, Ombudsman kab. Badung, Kadis PMPTSP Made Agus Aryawan, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta. (ana)

Perolehan Suara Ganjar-Mahfud di Tabanan Unggul 61 Persen, Tertinggi di Marga

Ketua Komisi I DPRD Tabanan Gusti Nyoman Omardani.
Ketua Komisi I DPRD Tabanan Gusti Nyoman Omardani.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Hasil perhitungan sementara pasangan presiden dan wakil presiden paslon 03 yakni Ganjar – Mahfud memperoleh 61 persen suara di Kabupaten Tabanan.

Artinya untuk sementara perolehan suara Ganjar-Mahfud di Tabanan unggul dari pasangan 02 (Prabowo-Gibran) dan 01 (Anis – Muhaimin).

Hal itu disampaikan Ketua Tim Pemenangan Ganjar Pranowo-Mahfud Tabanan I Gusti Nyoman Omardani, Kamis (15/2/2024).

“Sementara baru 61 persen. Artinya sudah berani pastikan pasangan Ganjar-Mahfud menang di Tabanan,” ujarnya.

Omardani menyebut, perolehan suara Ganjar-Mahfud yang tertinggi ada di Kecamatan Marga. Selanjutnya Kecamatan Selemadeg, Selemadeg Timur, Pupuan, Penebel, Selemadeg Barat, Tabanan, Kerambitan, Baturiti dan terakhir Kediri.

“Tertinggi du Kecamatan Marga sekitar 75 persen. Sedangkan, Kediri sekitar 50 persen,” ungkapnya.

Menurutnya, perhitungan tersebut berdasarkan data Real Count (C1) yang dikumpulkan saksi di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dengan data suara yang sudah masuk secara keseluruhan mencapai 70 persen.

“Sampai siang ini, data yang telah masuk mencapai angka 70 persen. Mudah-mudahan sore ini bisa klir semua,” ucap Omardani.

Pihaknya berharap, perolehan suara Ganjar-Mahfud di Kabupaten Tabanan ini bisa sejalan dengan perolehan suara pada tingkat pemilihan legislatif.

“Data itu tidak akan berubah karena C1 sudah di atas 50 persen. Kami optimis sesuai target,” imbuhnya. (ana) 

82 Warga Binaan Hindu Lapas Tabanan Diusulkan Remisi Khusus Nyepi

Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Kelas IIB Tabanan Wayan Sadiasa.
Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Kelas IIB Tabanan Wayan Sadiasa.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Menjelang perayana Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 11 Maret 2024 mendatang, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan mengusulkan Remisi Khusus (RK) untuk warga binaan beragama Hindu.

Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Kelas IIB Tabanan Wayan Sadiasa mengatakan, jumlah warga binaan yang diusulkan mendapat remisi Hari Raya Nyepi ini terdapat yakni 82 orang.

“Besaran remisi berbeda-beda mulai dari 15 hari sampai dengan 1 bulan 15 hari,” ujarnya, Kamis (15/2/2024).

Dia menjelaskan, pemberian remisi keagamaan ini telah diatur pada Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

“Warga Binaan yang diusulkan tentunya juga telah memenuhi segala persyaratan yang ada yaitu syarat administratif dan substantif,” terangnya.

Hal senada disampaikan, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja mengatakan, pemberian remisi ini tidak diberikan begitu saja tetapi tentunya setelah dilaksanakan penilaian terhadap WBP bersangkutan.

“Pemberian remisi ini merupakan langkah pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada Warga Binaan yang telah menunjukkan perilaku positif semasa menjalani masa pidana di Lapas Tabanan,” tambahnya. (ana)