- Advertisement -
Beranda blog Halaman 480

Direktur Perusahaan Konsultan Asal Australia Dideportasi Rudenim Denpasar

TAW (54), WNA asal Australia dideportasi Rudenim Denpasar, Rabu (21/2/2024).
TAW (54), WNA asal Australia dideportasi Rudenim Denpasar, Rabu (21/2/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kanwil Kemenkumham Bali melalui Rudenim Denpasar kembali mendeportasi WNA di Bali, kali ini seorang wanita Warga Negara Australia berinisial TAW (54), Rabu (21/2/2024).

Rudenim Denpasar melakukan pendeportasian terhadap TTAW yang berstatus sebagai Direktur PT. TWC. Langkah ini diambil setelah investigasi yang dilakukan oleh pihak imigrasi terhadap status izin tinggal dan aktivitas bisnis TAW.

Sebelumnya TAW yang tinggal di sebuah villa di daerah Kediri Tabanan sejak 2020, adalah pemegang KITAS Investor di PT. TWC sejak 12 September 2019. Namun, setelah penyelidikan lebih lanjut, ditemukan pelanggaran terhadap aturan imigrasi terkait dengan penyalahgunaan izin tinggal dalam aktivitas bisnisnya.

Dalam keterangan yang diperoleh, PT. TWC, yang bergerak dalam bidang konsultasi manajemen, telah bekerja sama dengan salah satu agensi jasa Keimigrasian di Bali (MVB) sejak akhir tahun 2020. Namun, kemudian ditemukan bahwa ada ketidakkonsistenan antara kegiatan bisnis yang dilakukan oleh perusahaan dengan izin yang digunakan.

PT. TWC terbukti menjalankan kegiatan perusahaan tidak sesuai dengan kode KBLI pada lampiran Nomor Induk Berusaha. KBLI adalah singkatan dari ‘Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia’ Ini adalah sistem klasifikasi yang digunakan untuk mengelompokkan unit usaha berdasarkan jenis kegiatan ekonomi yang dilakukan.

Atas dasar temuan ini, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali Romi Yudianto melalui Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Bali,  mengambil keputusan untuk melakukan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa pembatalan izin tinggal keimigrasian sekaligus pendeportasian terhadap TAW.

“Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas pelanggaran yang dilakukan terhadap aturan imigrasi dan ketidaksesuaian antara aktivitas bisnis dengan jenis izin tinggal keimigrasian yang dimiliki,” tegasnya.

Romi Yudianto juga menyebutkan, sesuai Pasal 102 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, penangkalan dapat dilakukan paling lama enam bulan dan setiap kali dapat diperpanjang paling lama enam bulan.

“Namun demikian keputusan penangkalan lebih lanjut akan diputuskan Direktorat Jenderal Imigrasi dengan melihat dan mempertimbangkan seluruh kasusnya”, terang Romi.

Selanjutnya TAW diserahkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar pada 21 Februari 2024 untuk diupayakan pendeportasiannya lebih lanjut.

Selanjutnya, Kepala Rudenim Denpasar Gede Dudy Duwita menerangkan, setelah upaya maksimal dilakukan, pada hari yang sama TAW dapat dideportasi ke kampung halamannya dengan seluruh biaya ditanggung oleh yang bersangkutan.

“Wanita tersebut telah dideportasi melalui bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan tujuan akhir Perth International Airport dengan dikawal oleh petugas Rudenim Denpasar. TAW yang telah dideportasi akan dimasukkan dalam daftar penangkalan ke Direktorat Jenderal Imigrasi,” jelasnya. (jas)

Dua Ogoh-Ogoh di Badung Dibakar Orang Tak Dikenal

Pembuatan ulang ogoh-ogoh STT Banjar Bhuana Asri Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, usai dirusak orang tak dikenal.
Pembuatan ulang ogoh-ogoh STT Banjar Bhuana Asri Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, usai dirusak orang tak dikenal.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dua ogoh-ogoh milik STT Banjar Bhuana Asri dan STT Bhuana Shanti, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung dirusak orang tak dikenal (OTK).

Ogoh-ogoh STT Banjar Bhuana Asri dirusak dengan cara dibakar hingga sisakan besi rangkanya saja. Sementara, ogoh-ogoh STT Bhuana Shanti yang bersebelahan dengan Balai Banjar STT Banjar Bhuana Asri juga dibakar tetapi tidak separah mgoh-ogoh milik tetangganya tersebut.

Ketua STT Banjar Bhuana Asri I Wayan Adi Saputra membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kejadian itu terjadi pada Rabu (21/2/2024) dan diketahui sekitar pukul 11.30 WITA.

Kejadian itu, pertama kali diketahui oleh tim juri dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Saai itu, keadaan ogoh-ogoh milik STT Bhuana Asri telah hangus menjadi abu dan hanya menyisakan kerangka besinya saja.

“Semalam sebelum kejadian, kami masih bekerja melanjutkan pembuatan Ogoh-ogoh yang sudah 50 persen hingga malam sekitar pukul 02.00 WITA. Keesokan paginya, datanglah tim juri untuk melaksanakan penilaian dengan keadaan Balai Banjar tertutup, dan setelah dibuka tim juri dikagetkan dengan kondisi Ogoh-ogoh yang telah menjadi abu,” terangnya, Kamis (22/2/2024).

Pihaknya pun tidak mengetahui apa motif dari para pelaku melakukan aksi pengerusakan tersebut. Apalagi para pemuda di lingkungan tersebut tidak pernah konflik dengan pemuda lain maupun masyarakat sekitar.

“Kami tidak tahu apa motif dari pelaku sebenarnya. Kami serahkan saja kepada pihak berwajib untuk mengusut dan menyelidiki pelaku, saya dan teman-teman tidak boleh terprovokasi akan terjadinya kejadian ini,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, STT Banjar Bhuana Asri  terpaksa harus menggarap ulang ogoh-ogoh dengan support dari Kapolres, Kapolsek, pemerintah serta para pemuda di Dalung Permai, yang memberikan bantuan seperti bahan-bahan kepada STT nya.

Pembuatan ogoh-ogoh kembali digarap ulang sejak malam setelah kejadian tersebut, dengan konsep dan sketsa yang sama.

“Saya titip pesan kepada seluruh pemuda di Bali, agar lebih waspada akan kejadian seperti ini, jangan sampai kita terprovokasi,” pesannya. (jas)

Atasi Kelangkaan, Pertamina Tambah Kuota Pasokan Gas LPG 3 Kg  

Sekda Badung melakukan koordinasi ke Kantor Pertamina Cabang Denpasar, Kamis (22/2/2024).
Sekda Badung melakukan koordinasi ke Kantor Pertamina Cabang Denpasar, Kamis (22/2/2024).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Menindaklanjuti kondisi kelangkaan Gas LPG 3 Kg di wilayah Kabupaten Badung,  Sekda Wayan Adi Arnawa melakukan koordinasi ke Kantor Pertamina Cabang Denpasar, Kamis (22/2/2024).

Sales Branch Manager Rayon IV Badung dan Gianyar Hasanudin Ritonga menjelaskan, Pertamina setiap harinya sudah memberikan realisasi penyaluran tabung gas 3 kg sebanyak 28.000 tabung untuk wilayah Badung.

Untuk menyikapi kondisi kelangkaan gas 3 kg di masyarakat, dirinya menyebut sudah mengambil langkah-langkah dengan melakukan penambahan jumlah distribusi yang dimulai dari 20 – 21 Februari kemarin dengan total 26.000 tabung gas.

“Masing-masing hari sekitar 13.000 tabung gas. Dan tentu karena penambahan ini baru saja dilakukan, hari ini atau besok pihak pertamina akan mengevaluasi sejauh mana dampak dari pada penambahan penyaluran tabung gas tersebut terhadap kondisi yang terjadi di masyarakat,” terangnya.

Sementara, Sekda Adi Arnawa berharap penambahan kuota penyaluran gas 3 kg untuk Kabupaten Badung, bisa secepatnya dapat didistribusikan ke masyarakat sehingga permasalahan yang ada di masyarakat saat ini dapat diatasi secara maksimal.

“Kami selaku pemerintah dan pihak pertamina menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik, karena bagaimanapun juga Pertamina sudah mengambil Langkah cepat, serta jika dengan penambahan yang sudah dilakukan masih tetap terjadi kelangkaan di masyarakat, kita juga mendorong untuk dilakukan penambahan lagi sehingga dipastikan kebutuhan gas LPG 3 Kg bersubsidi Kabupaten Badung dapat terpenuhi,” ujarnya.

Adi Arnawa mengakui kelangkaan gas 3 kg saat ini mengakibatkan kondisi masyarakat Badung menjadi cukup berat, karena menjelang hari raya kebutuhan gas LPG cukup besar, di samping itu Badung juga merupakan daerah wisata.

“Kami sudah meminta kepada pihak Pertamina untuk benar-benar dapat diperhatikan serta kita mendorong agar kuota di Bali dilakukan penambahan mengingat kebutuhan di Bali yang cukup besar dengan perkembangan pariwisata yang terus meningkat,” tambahnya

Terkait dengan permasalahan ini, dirinya menghimbau masyarakat, apabila menemukan hal yang tidak beres, masyarakat diminta untuk tidak segan-segan menghubungi Call Center Pertamina dengan nomor 135.

“Disini dapat diperoleh informasi yang lebih valid lagi terkait keberadaan gas LPG 3 Kg Bersubsidi,” imbuh Adi Arnawa. (ana)

Pencurian Powerbank Berujung Penganiayaan di Marga Tabanan, 2 Pelaku Diamankan

Pelaku penganiayaan di pinggir Jalan Raya Alas kedaton, Banjar Dinas Denuma, Desa Kukuh, Marga, Tabanan, diamankan.
Pelaku penganiayaan di pinggir Jalan Raya Alas kedaton, Banjar Dinas Denuma, Desa Kukuh, Marga, Tabanan, diamankan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Peristiwa penganiayaan terjadi di Pinggir Jalan Raya Alas kedaton, Banjar Dinas Denuma, Desa Kukuh, Marga, Tabanan, Rabu (21/2/2024).

Pelaku penganiayaan yakni dua pengawai toko bangunan UD Kania bernama Rivanthio Adam Mau Awang (19) dan Jordin Tamu Sama (19) asal Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Akibat kejadian tersebut, seorang pegawai PDAM bernama I Wayan Febri Antara (35) asal Banjar Batannyuh Kelod, Desa Batannyuh, Marga, Tabanan, mengalami luka terbuka di tangan kanan.

“Korban mengalami luka terbuka di tangannya dan harus mendapat jaritan. Kini masih dirawat di RSUD Tabanan,” ujar Kapolsek Marga AKP I Ketut Tunas saat dikonfirmasi Kamis (22/2/2024).

Ia menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat korban I Wayan Febri Antara datang ke toko UD Kania sekitar pukul 13.00 WITA untuk membeli tandon air.

Saat itu pelaku Rivanthio dan saksi I Wayan Sukarsa (34) asal Nusa Penida, Klungkung diperintahkan oleh bos mereka untuk mengambil tandon air di gudang menggunakan mobil pickup milik korban.

Berselang 15 menit, korban membayar ke kasir. Namun, setelah pembayaran selesai, korban kehilangan satu unit powerbank yang sebelumnya diletakka di kendaraannya.

Lalu, korban kembali dan menanyakan powerbank miliknya kepada saksi dan pelaku tetapi tidak mengaku. Korban yang menaruh curiga terhadap pelaku sempat terlibat cekcok hingga mengundang perhatian warga sekitar.

Kemudian, saksi Wayan Sukarsa mengaku telah mencuri. Mendengar itu korban tersulut emosi dan salah seorang warga yang ada di lokasi langsung memukul Wayan Sukarsa dengan kepalan tangan.

Pelaku Rivanthio berusaha melerai dengan cara memegang kedua tangan warga tersebut, sedangkan korban mengamankan pelaku dengan cara mengunci leher dan pelaku 2 yakni Jordin berlari menghampiri, lalu korban tanpa sengaja memukul wajah Jordin dengan kepalan tangan kanan.

Perkelahian antara korban, kedua pelaku, dan saksi pun semakin memanas.

Hingga saat korban terjatuh, pelaku Jordin mengambil pecahan keramik hingga mengenai tangan kanan korban dan mengakibatkan luka robek pada tangannya. Korban dan kedua pelaku lantas diamankan oleh warga sekitar.

“Kami tetapkan dua tersangka dalam kasus ini. Sedangkan, saksi 1 masih kami periksa untuk mendalami kasus,” ujarny.

AKP Tunas menambahkan, untuk korban sampai dengan saat ini masih dirawat di RSUD Tabanan. “Sementara korban, belum dapat memberikan keterangan kepada penyidik,” ucapnya. (ana)

Dalam Sehari, Dua Pencurian Motor Terjadi di Tabanan

Dua lokasi pencurian sepeda motor di wilayah Desa Dauh Peken, Tabanan.
Dua lokasi pencurian sepeda motor di wilayah Desa Dauh Peken, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dua unit sepeda motor digasak maling di wilayah Kabupaten Tabanan dalam satu hari.

Pencurian ini terjadi Jalan Teratai, Desa Dauh Peken, Tabanan. Motor Honda Vario 160 cc milik I Gede Made Yuliana yang terparkir di garase rumahnya dilaporkan hilang pada Rabu (22/2/2024) sekitar pukul 05.00 WITA.

Motor dengan nomor polisi DK 5683 GBG itu diketahui hilang saat korban hendak membeli gas LPG untuk memasak. Dugaan sementara, pelaku pencurian dengan mudah masuk ke halaman rumah karena pintu gerbang tidak terkunci dan mengambil sepeda motor di garase saat malam hari.

Dimana, kunci kontak atau remote cadangan motor berada di dasboard bawah stang motor. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp29,5 juta.

Kemudian, pencurian motor juga terjadi di Banjar Dukuh, Desa Dauh Peken, Tabanan. Kali ini, motor Honda Scoopy milik I Putu Juniarta yang juga terpakir di garase rumahnya.

Korban mengetahui motornya hilang saat akan membuka warung sekitar pukul 06.00 WITA. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp18 juta.

Adapun dugaan sementara, terduga pelaku dengan mudah masuk ke halaman rumah dengan membuka pintu gerbang dan melepas gembok pengaman yang tidak terkunci. Lalu, mengambil sepeda motor di garase saat malam hari.

Kapolsek Kota Tabanan Kompol I Nyoman Sumantara membenarkan kejadian tersebut. Para korban telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Tabanan.

“Laporan sudah kami terima. Saat ini, kami bersama Unit Opsnal Reskrim Polres Tabanan sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian,” ujarnya. (ana)

469 Peserta Ikuti Seleksi Pakibraka 2024 Badung

Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Badung I Nyoman Trisna Aditya Warma.
Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Badung I Nyoman Trisna Aditya Warma.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sedang melaksanakan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Pakibraka) di tingkat Kabupaten melalui pendaftaran online.

Sebanyak 469 peserta calon Paskibraka yang terdiri dari 297 laki-laki dan 172 perempuan, mendaftarkan dirinya di website paskibraka.bpip.co.id.

Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Badung I Nyoman Trisna Aditya Warma mengatakan, seleksi Paskibraka Kabupaten Badung sampai saat ini sudah berjalan sampai dengan pendaftaran online, dan sedang dilaksanakan pendataan untuk dipanggil kembali dan melaksanakan tes selanjutnya.

“Sesuai dengan arahan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), awalnya yang kami laksanakan sosialisasi pembukaan pendaftaran kepada seluruh SMA/SMK di Kabupaten badung. Kami juga sudah memasang baliho guna mendukung sosialisasi tersebut,” ujarnya, Rabu (21/2/2024).

Ia menjelaskan, seleksi Paskibraka ini memiliki beberapa tahapan antara lain, seleksi administrasi, seleksi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, lanjut ke seleksi intelegensia umum, seleksi Kesehatan, seleksi Parade, seleksi Baris Berbaris dan kesamaptaan serta seleksi Kepribadian.

Setelah dinyatakan lolos seluruh tahapan tersebut, maka akan diumumkannya asil akhir dari tes tersebut.

“Nantinya kita mencari calon Paskibraka sejumlah 70 orang dengan 35 orang laki-laki dan juga 35 perempuan yang akan dididik dan dilatih di lapangan pusat pemerintahan (Puspem) Badung. Mereka juga akan melaksanakan tugas pengibaran di tempat yang sama,” tambahnya.

Untuk calon Paskibraka yang lolos, akan mendapatkan fasilitas baju latihan, hotel dan Pusdiklat selama 14 hari sebelum pengibaran, sehingga diharapkan calon Paskibraka dapat lebih fokus dan semangat dalam mengabdi kepada negara melalui bidangnya.

“Saya berharap semoga kita bisa mempersiapkan anak muda yang lebih kreatif dan juga memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi serta mempunyai rasa bela negara, menuju generasi emas 2045 mendatang,” harapnya. (jas)

Hendak Menyeberang, Seorang Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Mobil Box

Polisi olah TKP kecelakaan lalu lintas menewaskan seorang pejalan kaki terjadi di Jalan Cokroaminoto, tepatnya di Selatan Kimia Farma Kilometer 6, Kota Denpasar, Rabu (21/2/2024).
Polisi olah TKP kecelakaan lalu lintas menewaskan seorang pejalan kaki terjadi di Jalan Cokroaminoto, tepatnya di Selatan Kimia Farma Kilometer 6, Kota Denpasar, Rabu (21/2/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Kecelakaan lalu lintas menewaskan seorang pejalan kaki terjadi di Jalan Cokroaminoto, tepatnya di Selatan Kimia Farma Kilometer 6, Kota Denpasar, Rabu (21/2/2024).

Korban I Wayan Wiradana (67) yang beralamat di Jalan Ken Dedes, Denpasar tewas di tempat usai ditabrak pengendara mobil box. Korban mengalami cedera berat di bagian kepala dan luka lecet di bagian kaki kanan.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, kejadian ini terjadi sekitar pukul 08.20 WITA. Awalnya Fadly Rachmad, pengendara mobil Daihatsu Box dengan DK 8937 DO melaju dari arah Utara menuju ke Selatan.

Setibanya di tempat kejadian, sopir tidak melihat korban menyeberang dari arah Timur menuju ke Barat hingga terjadilah tabrakan. Setelah kejadian tersebut, korban langsung dilarikan ke RS Wangaya.

“Kecelakaan ini terjadi akibat pengendara mobil box kurang berhati – hati sehingga menabrak pejalan kaki tersebut,” terang Sukadi. (jas)

Sekda Adi Arnawa Launching Survei NTP dan NTUP Badung

Sekda Adi Arnawa saat menghadiri acara Launching hasil survei penghitungan NTP dan NTUP di Kabupaten Badung, Rabu (21/2/2024), di Kuta, Badung.
Sekda Adi Arnawa saat menghadiri acara Launching hasil survei penghitungan NTP dan NTUP di Kabupaten Badung, Rabu (21/2/2024), di Kuta, Badung.

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa, menghadiri acara Launching hasil survei penghitungan Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) di Kabupaten Badung, bertempat di Hotel Aryaduta Bali Jl. Kartika Plaza Lingkungan Segara Kuta, Badung, Rabu (21/2/2024).

Dalam sambutannya Sekda Adi Arnawa mewakili Bupati Badung menyampaikan di Kabupaten Badung Tahun 2023 hasil survei meningkat NTP Kabupaten Badung 112,39 dan NTUP Kabupaten Badung 114,25 ini menunjukan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian sangat mengurangi beban petani.

Dalam kesempatan ini juga Sekda Adi Arnawa memberikan apresiasi kepada Dinas Pertanian sebagai indikator dari pada apa yang menjadi program-program selama ini sangat menyentuh berarti dari program yang diberikan itu sangat bisa mengurangi beban dari pada petani dan otomatis akan memberikan dampak yaitu peningkatan daripada pendapatan petani.

Disamping itu juga apa yang dilakukan kadis pertanian ini adalah dalam rangka untuk mengimplementasikan visi misi khususnya misi kedelapan pada misi Bapak Bupati RPJMD Semesta Berencana tahun 2021-2026 dalam rangka memperkuat pariwisata dan pertanian yang berorientasi pada agroindustri dan pelestarian sumberdaya alam.

“Ini harus dijaga bagaimanapun juga ini akan memberikan satu ruang dalam rangka mewujudkan tagline kita bangga menjadi petani, kalau petani kita sudah bangga tentu kita akan cepat mendorong bagaimana mendorong peningkatan produksinya terutama dalam rangka memenuhi kesediaan akan pangan kita,” ujarnya.

Lebih lanjut Adi Arnawa menyampaikan, selain pariwisata, sektor pertanian juga patut mendapatkan prioritas utama, inilah tantangan kedepan yang membutuhkan dukungan semua pihak.

“Kita ingin mewujudkan tourism berkelanjutan berbasis tri hita karana, untuk itu beberapa hal yang ditekankan kepada dinas pertanian dan pangan untuk dapat menjadi program prioritas,” ungkapnya.

Selain itu, dapat menumbuhkan petani milenial, serta mendorong petani dengan memberikan penguatan modal, apalagi, di tahun 2023, Bupati sudah mengambil kebijakan dengan memberikan penyertaan modal untuk Perumda Pasar Mangu Giri Sedana. Penyertaan modal tersebut digunakan membeli gabah petani Badung. Selain itu memberi insentif bagi petani berupa permodalan, pupuk, bibit dan lainnya. “Dengan membeli produksi petani ini, sebagai upaya memotivasi petani untuk bangga menjadi petani, mampu menekan alih fungsi lahan pertanian serta menekan laju inflasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana mengatakan Launching hasil survei penghitungan NTP dan NTUP di Badung, yang telah dilaksanakan melalui survei/penghitungan di tahun 2023 sebagai upaya mengetahui tingkat kesejahteraan petani di Kabupaten Badung dan pemenuhan data pada rencana pembangunan jangka menengah daerah semesta berencana kabupaten badung tahun 2021-2026.

“Di Kabupaten Badung mengingat NTP/NTUP sudah tercantum dalam RPJMD Sehingga wajib dilaporkan setiap tahun dan pada akhir jabatan kepala daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pemerintah atasan maupun kepada masyarakat. Oleh karena itu, tahun 2023 pemerintah kabupaten badung melalui dinas pertanian dan pangan bekerjasama dengan BPS Kabupaten Badung melaksanakan kegiatan survei untuk menghitung besarnya NTP/NTUP di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Hadir dalam kesempatan ini Statistisi Ahli Madya Direktorat Statistik Harga Dedi Wiyatno sekaligus sebagai narasumber dalam acara Launching NTP dan NTUP Badung, Kepala BPS Provinsi Bali Ibu Endang Retno Sri Subiyandani, OPD Terkait di lingkungan Pemkab Badung.

Kemudian, Ketua Majelis Madya Subak Kabupaten Badung, Ketua Majelis Alit Subak Se-Kabupaten Badung, Ketua Forum Perbekel, Lurah, Kepala UPDT dan koordinator BPP Lingkup Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung. (rls)

Permintaan Tinggi Jelang Galungan, Kelangkaan Gas Melon Tak Terjadi di Tabanan

Pasokan gas LPG 3 Kg di salah satu pangkalan gas LPG di Banjar Demung, Desa Kediri, Tabanan.
Pasokan gas LPG 3 Kg di salah satu pangkalan gas LPG di Banjar Demung, Desa Kediri, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sejumlah wilayah di Bali mengalami kelangkaan gas LPG 3 kilogram atau gas melon menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Namun, kondisi tersebut tidak terjadi di Kabupaten Tabanan.

Hal itu diungkapkan oleh salah seorang pedagang di Banjar Panti, Kediri, Tabanan bernama Ni Ketut Sukariani. Menurutnya, sejak satu minggu terakhir memang terjadi peningkatan permintaan dari konsumen.

Namun, ia tetap bisa mendapat pasokan dari pangkalan gas LPG sehingga tidak sampai terjadi kelangkaan.

“Pasokan dari pangkalan masih normal, tetapi permintaannya konsumen yang naik. Biasanya mereka membeli dua atau tiga tabung sekaligus per hari,” ujarnya, Rabu (21/2/2024).

Sukariani menyebut, peningkatan permintaan gas ini biasa terjadi menjelang hari raya sebab masyarakat lebih banyak menggunakannya untuk persiapan keperluan hari raya.

“Bulan ini permintaan sudah mulai meningkat khususnya di warung-warung karena mulai persiapan hari raya,” jelasnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Nyoman Trice Perdana, pemilik pangkalan gas LPG di Kediri, Tabanan. Pihaknya masih menerima pasokan dari dari agen LPG dengan jumlah seperti hari biasa yakni 80 tabung per hari.

“Pasokan dari agen masih aman. Saya mendapatkan 80 tabung per hari dengan harga Rp16 ribu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan Ni Made Murjani memastikan, pasokan gas melon di Kabupaten Tabanan tetap aman menjelang hari raya. Disamping itu, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya kelangkaan pasokan LPG.

“Dari pantauan yang telah kami lakukan, peningkatan permintaan memang terjadi menjelang hari raya ini. Kami juga sudah bersurat ke Pertamina untuk menambah pasokan ke agen sebagai antisipasi adanya kelangkaan,” ungkapnya. (ana)

584 Yowana di Badung Ikuti Lomba Ogoh-Ogoh, Penilaian Dibagi Tujuh Zona

Penilaian lomba ogoh-ogoh di Kabupaten Badung.
Penilaian lomba ogoh-ogoh di Kabupaten Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Penilaian lomba ogoh-ogoh di Kabupaten Badung sudah mulai dilakukan Dinas Kebudayaan sejak Senin (19/2/2024) sampai dengan Kamis besok (22/2/2024). Penilaian lomba dilakukan dengan menggunakan zona wilayah yang di bagi menjadi tujuh zona di Kabupaten Badung.

Adapun total yowana dan sekaa teruna yang mengikuti lomba yakni berjumlah 584. Mereka mendapatkan bantuan dana Rp20 juta, dengan anggaran yang dikeluarkan Badung mencapai Rp11 miliar lebih.

Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Eka Sudarwitha mengatakan, setelah penilaian antar zona yang sudah ditetapkan, barulah dilakukan penilaian di tingkat Kabupaten untuk menentukan terbaik I, II dan III.

“Pada penilaian zona ini, tim juri masing-masing Zona menentukan tiga Ogoh-ogoh Nominasi terbaik untuk diajukan pada penilaian oleh Tim Penilai Kabupaten pada setiap zona,” ujar Eka Sudarwitha setelah dikonfirmasi Rabu (21/2/2024).

Dijelaskan pula, penilaian tak jauh berbeda dengan Penilaian ogoh-ogoh yang sebelumnya dilakukan. Dengan sistem penilaian dilakukan dengan dua tahap yakni, antar zona dan penilaian kabupaten sendiri.

“Jadi setalah ditetapkan juara di tingkat zona, baru dinilai lagi di Kabupaten untuk mencari pemenangnya. Untuk tim juri di Kabupaten, nantinya menetapkan tiga ogoh-ogoh sebagai Predikat terbaik I, II, III dan Harapan I, Harapan II dan Harapan III,” sambungnya.

Diakuinya semua ogoh-ogoh di Badung di lombakan. Bahkan seka teruna yang mendapatkan bantuan diwajibkan untuk mendaftar secara online. Pihaknya berharap kreativitas pemuda di Badung semakin meningkat. Bahkan Sekha teruna juga diminta untuk selalu berinovasi pada kreativitas yang dilaksanakan.

“Ada beberapa kriteria yang wajib dipatuhi peserta antara lain, tinggi ogoh-ogoh yakni maksimal lima meter diukur dari atas alas atau kotak. Kemudian, ogoh-ogoh terbuat dari bahan-bahan alam ramah lingkungan, tidak diperbolehkan menggunakan styrofoam, spon, dan plastik sekali pakai,” paparnya.

Selain itu, wujud ogoh-ogoh dapat berupa Santa Rupa (figur Dewa) atau Rudra Rupa (figur Raksasa). Diminta pula narasi atau sinopsis ogoh-ogoh dipajang pada saat penilaian dengan penilaian juga keputusan tim juri berlaku mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

“Bentuk ogoh-ogoh juga diatur harus bercirikan tradisi Hindu Bali dengan tidak menampilkan unsur Politik, SARA, dan Pornografi,” tambahnya. (jas)