- Advertisement -
Beranda blog Halaman 472

Sekda Badung Serahkan Santunan Pensiun Kepada 72 Anggota KORPRI

Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa selaku Ketua Dewan Pengurus KORPRI Badung menyerahkan santunan kepada para anggota KORPRI yang telah purna tugas dan santunan kematian di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Rabu (6/3/2024.
Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa selaku Ketua Dewan Pengurus KORPRI Badung menyerahkan santunan kepada para anggota KORPRI yang telah purna tugas dan santunan kematian di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Rabu (6/3).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa selaku Ketua Dewan Pengurus KORPRI Badung menyerahkan santunan kepada para anggota KORPRI yang telah purna tugas (Pensiun) sebanyak 72 orang ASN dan santunan kematian sebanyak 3 orang diwakili oleh ahli waris, Rabu (6/3/2024).

Sekda Adi Arnawa menyampaikan, santunan dan sumbangsih tersebut merupakan salah satu program KORPRI Badung sejak tahun 2023 yang anggarannya diperoleh dari iuran KORPRI. D

Kebijakan ini dalam rangka kebersamaan dan silaturahmi agar senantiasa memberikan masukan terkait pelayanan kepada masyarakat.

“Kebijakan ini mulai berlaku tahun 2023 dari dana yang diperoleh melalui iuran KORPRI. Dengan kebijakan ini kami ingin komunikasi tetap berjalan dengan baik, apalagi dengan perkembangan saat ini pensiunan dapat memberikan masukan kepada pemerintah terkait pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya

Adapun perwakilan pensiunan yang menerima santunan secara simbolis diantaranya santunan kematian atas nama I Gusti Ngurah Wiguna S.Sos atau ahli waris, pensiunan perwakilan golongan IV dr. I Gusti Ayu Putri, perwakilan golongan III Ni Luh Gede Suryaningsih SH dan perwakilan golongan II atas nama I Ketut Sujana. (rls)

Serangkaian Hari Suci Nyepi Saka 1945, Ini Imbauan Pemkab Badung

Konferensi pers Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kebudayaan, Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik serta Dinas Perhubungan Kabupaten Badung terkait rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi tahun Baru Saka 1946.
Konferensi pers Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kebudayaan, Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik serta Dinas Perhubungan Kabupaten Badung terkait rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi tahun Baru Saka 1946

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Upacara Perayaan Hari Suci Nyepi tahun Baru Saka 1946 pada 11 Maret mendatang, akan dirangkaikan dengan Pemelastian, Tawur Agung Kasanga, hingga Pengrupukan atau pengarakan ogoh-ogoh.

Untuk memastikan perayaan berjalan dengan baik, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kebudayaan, Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik serta Dinas Perhubungan melaksanakan konferensi pers, Rabu (6/3/2024).

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I Gde Eka Sudarwitha menerangkan, pelaksanaan rangkaian Hari Suci Ryepi di Kabupaten Badung akan diawali upacara melasti ke pantai.

Kemudian, upacara tawur kesanga dan pangerupukan serta pawai ogoh-ogoh yang akan dilaksanakan di setiap desa. Kemudian, akan dilanjutkan dengan pelaksanaan catur brata penyepian dan ngembak geni.

“Untuk Tawur Agung Kesanga kali ini dipusatkan di jaba Pura Lingga Bhuana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung yang dimulai pukul 09.00 WITA. Lalu bendesa Adat se-Kabupaten Badung akan memendak tirta untuk dilaksanakannya pecaruan di masing-masing daerah,” terangnya.

Selanjutnya, setelah dilaksanakannya Tawur Kasanga, dilanjutkan dengan pergelaran atau pengarakan ogoh-ogoh yang dilaksanakan pada masing-masing desa.

Adapun aturan selama pengarakan ogoh-ogoh yang harus ditaati di masing-masing desa antara lain tidak menggunakan jalan protokol atau menyediakan pengalihan lalu lintas dan pelaksanaan pengarakan dibatasi sampai jam 22.00 WITA.

Selain itu pelaksanaannya tetap dikoordinir oleh Lurah, Bendesa atau perbekel di setiap Desa,

“Jika ada yang melanggar maka akan mempengaruhi penilaian seluruh Ogoh-ogoh dari satu Desa yang melanggar, terutama kepada Ogoh-ogoh yang masuk pada nominasi lomba,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bandung I Nyoman Suendi menerangkan, bulan Februari dan juga Maret mendapatkan perhatian khusus karena bertepatan dengan Pemilu dan juga rentetan hari raya.

“Kami sudah laksanakan sinergitas daripada TNI/POLRI guna menjaga situasi pada bulan Maret ini yang bersamaan dengan hari raya Idul Fitri. Dari pantauan kami setelah Pilpres serta pelaksanaan pembuatan ogoh-ogoh di masyarakat ternyata kondisi landa dan tenang,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma menjelaskan, selama pelaksanaan pemelastian yang akan dilakukan pada Jumat (8/3/2024), pihaknya sudah membagi dua zona pemetaan yaitu zona Badung Utara dan Selatan.

“Kami sudah menyiapkan dan menempatkan personil di beberapa titik yang rawan kemacetan di setiap persimpangan sehingga dapat membantu rekan kita di kepolisian,” katanya.

Kemudian, titik-titik yang disinyalir akan terjadi kepadatan yaitu, simpang Gunung Sanghyang, Kerobokan, karena ini merupakan titik temu dari 3 Desa Adat yang menuju ke pantai Peti Tenget serta simpang Sender dan simpang Peti Tenget.

“Pemelastian dimulai jam 09.00 WITA sampai jam 17.00 WITA. Kami mengimbau agar tidak melewati simpang-simpang tersebut pada jam pemelastian, karena dipastikan akan adanya kepadatan arus, jika bisa melalui jalan lain demi kenyamanan sampai tujuan,” sebutnya. (jas)

15 Ogoh-Ogoh Ramaikan Masikian Festival, Bupati Jembrana Ajak Anak Muda Lebih Kreatif 

Masikian Festival Jembrana
Masikian Festival Jembrana

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Sebanyak 15 ogoh-ogoh dari 5 kecamatan se-Kabupaten Jembrana mulai dipamerkan dalam acara Masikian Festival Jembrana yang dibuka langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Wabup IGN Patriana Krisna di Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK), Rabu (6/3/2024).

Adapun Festival yang menjadi serangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946 ini mengusung tema ‘Abhitah Yowana Catha’ yang mengandung arti keberanian pemuda dalam berkarya dengan penuh kreasi menuju Jembrana Emas 2026.

Usai membuka Masikian Festival Jembrana, Buyopati Jembrana I Nengah Tamba sangat mengapresiasi kegiatan yang digarap oleh Pasikian Yowana Jembrana. Sebab, Masikian Yowana Festival Jembrana ini bakal memberikan dampak positif kedepannya. Terutama pada kesenian ogoh-ogoh.

“Saya sebagai Bupati sangat bangga merasa melihat kreativitas yowana Jembrana hari ini. Anak- anak muda Jembrana mulai positif, bangkit dan sudah mulai menunjukkan identitasnya. Bahwa anak muda itu  mempunyai masa depan yang bagus,” ujarnya.

Politikus asal Desa Kaliakah ini pun menegaskan pada tahun berikutnya akan menaikkan subsidi pembuatan ogoh-ogoh sebagai bentuk mendukung kreativitas seni para seka truna truni (STT).

“Astungkara tahun depan kita akan naikkan subsidinya,“ tegasnya

Dia menekankan, anak-anak muda Jembrana agar lebih menyiapkan diri dengan belajar lebih tekun serta menciptakan ide kreatif  guna menyongsong Jembrana Emas 2026 mendatang.

“Kita sekarang harus satu tujuan untuk konsep menuju Jembrana emas. Kita butuh anak-anak muda yang luar biasa anak muda yang bertalenta anak muda yang punya kepribadian, anak muda yang semangat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Yowana Festival Jembrana I Kadek Dika Agustian mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menjaga seni dan Budaya Bali serta mendorong kreativitas generasi – generasi muda Jembrana.

“Kami mengajak para Yowana  sebagai tombak memajukan kreasi yang mana sebagai garda terdepan untuk menjaga adat dan tradisi budaya Bali,”

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih atas perhatian dan kepedulian Bupati Jembrana terhadap Yowana se Jembrana.

“Kami ucapkan terima kasih kepada bupati Jembrana yang telah memberikan dana subsidi untuk pembuatan ogoh-ogoh untuk STT se Jembrana sebesar Rp2,5 juta per STT. Itu merupakan bukti sayang dan perhatian  pemerintah Jembrana dengan Yowana se Jembrana,” tandasnya. (rls)

Jaga Pasokan Kebutuhan Pokok Menjelang Nyepi, TPID Badung Gelar Operasi Pasar Murah 

TPID Kabupaten Badung menyelenggarakan operasi pasar murah.
TPID Kabupaten Badung menyelenggarakan operasi pasar murah.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Untuk menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga barang kebutuhan pokok di pasar, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Badung kembali menyelenggarakan operasi pasar murah.

TPID ini terdiri dari Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, juga bekerjasama dengan Perum Bulog Divisi Regional Bali, Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana dan UMKM Kabupaten Badung.

Adapun kegiatan operasi pasar murah ini digelar selama dua hari, yakni Selasa (5/3/2024) dilaksanakan di Lapangan Parkir Pura Sada, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi.

Selanjutnya, Rabu (6/3/2024) dilaksanakan operasi pasar murah di Jaba Pura Desa, Desa Mekar Buana, Kecamatan Abiansemal, serta di Abiansemal.

Komoditas yang dipasarkan adalah barang kebutuhan pokok antara lain, beras, minyak goreng, gula pasir, aneka bumbu (cabai, bawang merah, bawang putih), telur ayam ras, daging ayam ras, aneka sayuran dan buah-buahan.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Badung I Made Widiana mengatakan, operasi pasar murah ini digelar menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yang sedang berjalan maupun yang akan datang seperti Galungan, Kuningan, Nyepi, Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, baik dengan anggaran APBD maupun secara mandiri dengan melibatkan Bulog Bali dan Perumda Pasar dan Pangan MGS.

“Saat HBKN ini, identik dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat, seperti pada periode Maret-April 2024, diperkirakan terjadi potensi peningkatan harga, terutama harga pangan. Hal itu diperkirakan karena adanya peningkatan terhadap permintaan masyarakat, serta adanya dampak EL Nino yang masih berlangsung,” terangnya

Menurutnya, masyarakat sangat membutuhkan kegiatan operasi pasar murah agar mampu menjaga stabilitas harga serta dapat menyediakan kebutuhan pokok yang harganya terjangkau dan sesuai dengan HET, seperti beras SPHP yang disediakan oleh Bulog dengan HET Rp10.900/kg atau Rp52.500/5 kg

“Terkait realisasi inflasi pada periode HBKN beberapa tahun terakhir yang secara umum telah terkendali dengan baik, diharapkan dapat diwujudkan kembali di tahun ini dan tidak terdapat kendala,” papar Widiana. (jas)

Jelang Nyepi dan Bulan Puasa, Polsek Kediri dan Forkopincam Gelar Rakor

Polsek Kediri bersama Forkopincam gelar rapat Koordinasi dalam rangka persiapan Pengamanan Rangkaian Hari Raya Nyepi caka 1946.
Polsek Kediri bersama Forkopincam gelar rapat Koordinasi dalam rangka persiapan Pengamanan Rangkaian Hari Raya Nyepi caka 1946.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam rangka persiapan pengamanan rangkaian Hari Raya Nyepi tahun Caka 1946, Polsek Kediri bersama Forkopimcam melaksanakan rapat koordinasi (rakor) bertempat di Aula Polsek Kediri, Rabu (6/3/2024).

Rakor ini dihadiri oleh Camat Kediri, Danramil, Ketua Forum Perbekel, Perbekel, Bendesa adat, tokoh agama hingga perwakilan karang taruna.

Kapolsek Kediri Kompol Ni Komang Sri Subakti mengatakan, rakor ini bertujuan untuk menjaga keamanan bersama selama rangkaian Hari Raya Nyepi yang berbarengan dengan hari pertama Puasa Umat Muslim.

“Kami ingin menyamakan persepsi dengan membuat kesepakatan dari tingkat bawah seperti Desa Dinas, Adat dan pecalang dalam hal kegiatan Nyepi dan Pengerupukan serta rangkian pengarakan ogoh-ogoh,” ujarnya.

Adapun jumlah ogoh-ogoh yang akan diarak saat Pengerupukan di Kecamatan Kediri sebanyak 91 buah.

Sementara itu, Camat Kediri I Made Surya Dharma menambahkan, terkaiti persiapan pengamanan rangkian pengamanan Hari Raya Nyepi akan dilaksanakan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan selama parade ogoh-ogoh di Desa Banjaranyar.

“Nantinya parat desa tetap bersinergi dengan TNI/Polri untuk mewujudkan situasi aman dan kondusif khususnya di wilayah Kediri ini,” tambahnya. (ana)

Polres Tabanan Kerahkan 500 Lebih Personel Amankan Perayaan Nyepi

Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes.
Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kepolisian Resor (Polres) Tabanan akan mengerahkan sebanyak 500 lebih personel untuk mengamankan rangkaian perayaan Nyepi Tahun Saka 1946, yang jatuh pada 11 Maret mendatang.

Ratusan personel itu dari jajaran Polres hingga Polsek. Selain itu, tim gabungan dari TNI, Pecalang dan Forkopimda juga turut terlibat dalam pengamanan.

Kapolres Tabanan AKBP Leo Deddy Defretes mengatakan, seluruh personel keamanan akan melakukan pengamanan mulai dari malam Pengerupukan atau sehari sebelum Nyepi dan Ngembak Geni atau sehari setelah Nyepi yang juga berbarengan dengan puasa pertama.

“Sebelumnya kami sudah melakukan koordinasi lintas sektoral bersama tokoh-tokoh agama dan masyarakat supaya perayaan berjalan baik di saat malam Nyepi atau Pengerupukan hingga pelaksanaan taraweh puasa pertama,” ujarnya, Rabu (6/3/2024).

Ia mengungkapkan, atensi utama dalam pengamanan kali ini yakni antisipasi adanya keributan usai pengarakan ogoh-ogoh dan pemuda minuman yang berpotensi menimbulkan keributan.

Nantinya, seluruh jajaran akan turun berkoordinasi dengan banjar adat masing-masing desa terutama saat melakukan pawai sampai bubar agar tidak ada potensi memicu keributan.

“Sampai sekarang kami juga selalu melakukan deteksi dini dan evaluasi kepada jajaran untuk tetap mengimbau masyarakat agar menghindari munculnya keributan,” ucapnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk saling menjaga toleransi antar umat beragama.

“Saya harap semua umat bisa memberikan toleransi agar pelaksanaan bisa berjalan aman,” harapnya. (ana)

Truk Puso Alami Kecelakaan Tunggal di By Pass Ngurah Rai, Sopir Luka-Luka

Kondisi truk puso alami kecelakaan tunggal di Jalan By Pass Ngurah Rai Km.15, Kecamatan Kuta, Badung, Rabu (6/3/2024).
Kondisi truk puso alami kecelakaan tunggal di Jalan By Pass Ngurah Rai Km.15, Kecamatan Kuta, Badung, Rabu (6/3/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sebuah truk puso box mengalami kecelakaan tunggal di Jalan By Pass Ngurah Rai Km.15, Kecamatan Kuta, Badung, Rabu (6/3/2024).

Truk yang dikemudikan oleh Joni (44) menabrak pembatas jalan hingga keluar dari bahu jalan. Akibatnya truk mengalami ringsek parah pada bagian depan dengan total kerugian mencapai Rp10 juta.

Sementara, sopir truk mengalami luka pada wajah dan mulut mengeluarkan darah.

Kasi Humas Polresta Denpasar I Ketut Sukadi menerangkan, kejadian terjadi sekitar pukul 06.30 WITA. Awalnya mobil Truk Poso Box dengan Nomor Polisi DK 8128 FX bergerak dari arah utara menuju selatan di jalan By Pass Ngurah Rai.

“Setibanya di TKP pengendara truk kehilangan kendali serta oleng mengarah ke kiri. Lalu melewati pembatas jalan dan menabrak tembok yang berada disebelah kiri jalan,” terangnya.

Kejadian ini tidak menimbulkan kemacetan karena truk berada diluar marka jalan. “Korban luka segera dilarikan ke RS Siloam untuk mendapat perawatan,” ungkapnya. (jas)

Rakor Pengamanan Nyepi Caka 1946, Bupati Giri Prasta Ingin Pulau Dewata Miliki Toleransi Tinggi

Bupati Nyoman Giri Prasta menghadiri Rakor serta penandatanganan deklarasi damai pagelaran ogoh-ogoh dalam rangka pengamanan Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1946 di Gedung Pesat Gatra Lantai III Polresta Denpasar, Selasa (5/3/2024).
Bupati Nyoman Giri Prasta menghadiri Rakor serta penandatanganan deklarasi damai pagelaran ogoh-ogoh dalam rangka pengamanan Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1946 di Gedung Pesat Gatra Lantai III Polresta Denpasar, Selasa (5/3/2024).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) serta penandatanganan deklarasi damai pagelaran ogoh-ogoh dalam rangka pengamanan Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1946 bersama Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Wisnu Prabowo di Gedung Pesat Gatra Lantai III Polresta Denpasar, Selasa (5/3/2024).

Bupati Badung Giri Prasta menyampaikan apresiasi terhadap kesiapan dari Polresta Denpasar yang wilayah hukumnya Denpasar dan Kabupaten Badung.

Dengan adanya koordinasi ini diharapkan agenda-agenda serta rute dalam pelaksanaan Melasti selalu saling berkoordinasi sehingga kerjasama yang baik ini bisa dilaksanakan bersama, karena sebagai pemerintah tentunya ingin anak muda/Yowana beserta Bendesa harus selalu ingat tentang melestarikan kesakralan perayaan Hari Raya Nyepi.

Giri Prasta juga berharap kepada MUI kota Denpasar bisa berkoordinasi karena bertepatan akan adanya pengecekan ikhlal yang akan datang, apakah puasa khususnya untuk awal tarawih ini akan berbarengan dengan pengerupukan, Hari Raya Nyep ataupun hari Raya Ngembak Geni.

Jika hal tersebut terjadi diharapkan Kapolresta bisa segera memberikan informasi kepada tokoh-tokoh agama terutama kepada FKUB, seluruh Bendesa Adat yang ada, dan adanya kesiapan dalam pengaturan kegiatan pawai ogoh-ogoh agar bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan ketentuan dan waktu yang dibatasi.

“Semoga perayaan hari Raya Nyepi dan toleransi kita tetap akan berjalan dengan baik antar umat beragama, kami ingin Pulau Dewata benar-benar menjadi Pulau yang toleransinya tinggi,” harap Bupati Giri Prasta.

Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Wisnu Prabowo dalam paparannya mengatakan Hari Raya Nyepi merupakan salah satu hari besar bagi Umat Hindu dan telah ditetapkan pemerintah sebagai Hari Libur Nasional dan pada tahun ini jatuh pada tanggal 11 Maret 2024. Polresta Denpasar beserta jajaran memiliki kemampuan penanggulangan yang cukup untuk mencegah ambang gangguan, potensi gangguan menjadi gangguan nyata.

Rangkaian hari Nyepi akan diawali dengan upacara melasti ke Pantai, Upacara tawur Kesanga/Ngrupuk dilanjutkan dengan Catur Brata Penyepian dan ngembak geni.

Sebelumnya pada saat dan setelah pelaksanaan rangkaian kegiatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1946, sangat perlu dilakukan koordinasi antar Forkopimda Kota Denpasar, Kabupaten Badung, pemangku kepentingan dan instansi terkait yang ada dalam wilayah hukum Polresta Denpasar.

“Sangat perlu dilakukan pengamanan yang terencana dengan baik melibatkan instansi terkait dan pemangku kepentingan agar pelaksanaan rangkaian hari Suci Nyepi dapat berjalan dengan baik,” ungkap Kombes Pol Wisnu Prabowo.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Arya Wibawa, Dandim 1611/Badung Teguh Waluyo, serta seluruh Ketua MDA, Ketua PHDI Bendesa Adat, Ketua Pasikian Pecalang se-Kabupaten Badung dan se-Kota Denpasar. (rls)

Pj Gubernur Mahendra Jaya Hadiri Rakornas Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang HBKN

PANTAUBALI.COM, Jakarta – Penjabat (Pj.) Gubernur Bali S. M. Mahendra Jaya, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (4/3).

Rakornas yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, M. Tito Karnavian tersebut membahas upaya bersama dalam pengendalian stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Ramadan dan Idul Fitri 1446 H tahun 2024.

Seperti ditekankan Mendagri bahwa Gubernur sebagai Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sehingga harus bergerak cepat dalam memastikan ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat. “Juga pada bupati dan wali kota se-Indonesia agar juga melakukan pengendalian pangan dengan berkoordinasi dengan sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di wilayah masing-masing,” tukasnya.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bappanas) Arief Prasetyo Adi, mengatakan Rakornas digelar sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang meminta Bappanas terus menjaga pangan sehingga bisa tetap stabil secara pasokan dan harga terjangkau di masyarakat terutama menjelang HBKN Idul Fitri. “Juga sebagai upaya membentuk sinergi secara menyeluruh antara kementerian dan lembaga bidang pangan, kepala daerah se-Indonesia, hingga pelaku usaha untuk menyeimbangkan harga pangan dengan baik, yang tidak memberatkan petani, pengusaha, hingga masyarakat,” paparnya.

Rakornas yang diinisiasi Badan Pangan Nasional ini menghadirkan berbagai stakeholder, termasuk Kemenko Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Bank Indonesia, Mabes Polri, Perum Bulog, Badan Pusat Statistik, Kepala Daerah se-Indonesia serta para pengusaha dan asosiasi di bidang pangan serta pihak terkait lainnya.

Lolos ke DPRD Bali dengan Perolehan 51 Ribu Suara, Ini Kata Ketut Purnaya

I Ketut Purnaya.
I Ketut Purnaya

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Politisi senior PDI Perjuangan I Ketut Purnaya yang mencalonkan diri di pemilihan DPRD Provinsi Bali Dapil Tabanan memperoleh suara yang sangat fantastis mencapai 51.035.

Purnaya berstatus sebagai incumbent dan menjadi anggota Komisi III DPRD Provinsi. Perolehan suara paling tinggi diperolehnya di Kecamatan Marga dengan total 17.000 lebih dan di Kediri mencapai 9.500 lebih.

Dengan begitu, Politisi asal Desa Belayu, Marga, Tabanan ini dipastikan akan kembali menduduki kursi DPRD Provinsi periode 2024 – 2029.

Adapun perolehan suara Ketut Purnaya mengungguli lima kader PDIP lainnya yakni Ni Made Usmantari yang juga merupakan istri Politisi Senior PDIP, I Made Urip, memperoleh suara 45.948.

Selanjutnya I Ketut Suryadi memperoleh 44.947 suara, I Made Suparta 27.199 suara, I Wayan Adi Agus Darmawan 27.002 suara, dan terakhir Ni Putu Sri Utami.

Ditanya mengenai perolehan suaranya ini, Purnaya mengaku memang sejak awal sudah membuat analisa sendiri dengan turun langsung ke masyarakat.

“Analisa saya di awal mencapai 60 ribu suara. Itu saat saya turun langsung ke lapangan. Namun meleset,” ujarnya, Selasa (5/3/2024).

Disinggung mengenai reward dari internal partainya, Purnaya mengaku tidak memikirkan hal itu.

“Saya kurang tau, itu urusan pimpinan partai. Selaku kader, saya hanya bekerja dan bekerja,” ucapnya.

Namun, ia memastikan tugasnya sebagai politisi yang sudah berpengalaman selama dua periode duduk di DPRD Bali untuk tetap menyalurkan aspirasi masyarakat.

“Masih sama seperti dulu memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tegasnya. (ana)