- Advertisement -
Beranda blog Halaman 440

KPU Bali Targetkan Partisipasi Pilkada 2024 Capai 75 Persen

Komisioner KPU Bali Komisioner KPU Bali I Gede Jhon Darmawan.
Komisioner KPU Bali Komisioner KPU Bali I Gede Jhon Darmawan.

PANTAUBALI, COM, BADUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali menargetkan tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) 2024 mencapai 75 persen.

Komisioner KPU Bali Komisioner KPU Bali I Gede Jhon Darmawan mengungkapkan, target 75 persen itu dipasang dengan pertimbangan dua alasan yakni capaian proses Pemilu 2024 yang mencapai 83,3 persen dan capaian Pilkada 2020 lalu yang diikuti enam kabupaten/kota mencapai 75 persen.

“Capaian pada Pilkada sebelumnya di enam kabupaten ada ketimpangan 80 persen bahkan 54 persen. Jadi kami memasang target ini tidak kurang dari capaian sebelumnya,” ujarnya, Jumat (17/5/2024)

Ia menjelaskan, dalam mencapai target 75 persen tersebut, KPU akan melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

Salah satu disebutkannya yakni dengan menggencarkan sosialisasi ke masyarakat baik secara langsung ataupun melalui sosial media.

“Masyarakat cenderung lebih mengetahui informasi melalui media sosial sehingga kami akan gencarkan sosialisasi di sana,” ungkapnya.

Selain itu, KPU juga berharap para penyelenggara dan peserta Pilkada dalam melakukan kampanye lebih memperhatikan lingkungan. Misalnya mengurangi pemasangan baliho dan penggunaan plastik dalam proses pemungutan suara.

“Lebih baik kampanye di sosial media. Lagi pula, alat peraga kampanye sudah difasilitasi oleh KPU langsung atau lebih baik juga kampanye bertemu langsung dengan masyarakat,” ucap Jhon. (ana)

Momen Meliang-Liang Tingkatkan Kebersamaan Pegawai Pemkab Tabanan

Momen Meliang-Liang Tingkatkan Kebersamaan Pegawai lingkungan Pemkab Tabanan.
Momen Meliang-Liang Tingkatkan Kebersamaan Pegawai lingkungan Pemkab Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN –  Momen ‘Meliang-liang’ yang didahului dengan giat bersih-bersih kantor tetap mendapat sambutan luar biasa dari seluruh pegawai di Pemerintah Kabupaten Tabanan, terlebih saat dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dalam gelaran istimewa tersebut, Jumat (17/5/2024).

Bertempat di Taman Jayaning Singasana, kegiatan ‘Meliang-liang’ ini bukan hanya sekedar ajang untuk berkumpul, tetapi juga menjadi momentum bagi para pegawai untuk merayakan kebersamaan dengan berbagai aktivitas, seperti karaoke bersama dan saling berbagi kebahagiaan. Seluruh OPD serta ASN di lingkungan Pemkab Tabanan turut serta memeriahkan acara ini dan memupuk tali silaturahmi.

Bagi Bupati Sanjaya, kegiatan rutin ini memiliki tujuan yang lebih dari sekadar hiburan semata.

“Meliang-liang menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan di antara para pegawai, serta membangun semangat kerja yang lebih baik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan,” ujar Sanjaya.

Kehadiran Bupati Tabanan saat itu turut memberikan warna tersendiri pada acara ini. Tak hanya memberikan semangat bagi para peserta dan berinteraksi langsung dengan para pegawai, tetapi orang nomor satu di Tabanan itu juga ikut menyanyi dan berjoget bersama dengan penuh sukacita.

Hal ini menunjukkan kedekatan dan kepeduliannya terhadap kesejahteraan dan kebersamaan di lingkungan kerja.

Dimulai dengan kegiatan bersih-bersih pagi di sekitaran lokasi kerja masing-masing, acara Meliang-liang ini juga menjadi ajang untuk melepas penat dan kejenuhan dari rutinitas kerja.

Dengan adanya aktivitas yang santai dan penuh keceriaan, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja para pegawai di masa mendatang. Acara ini juga menjadi wadah bagi para pegawai untuk mengeluarkan bakat dan kreativitas mereka.

Pagi bersih-bersih, bonusnya hiburan meliang-liang dan kembali bekerja. “Terima kasih semuanya atas semangatnya. Saya juga sampaikan tadi kepada para kepala OPD agar ajak serta stafnya, supaya semua bersemangat membangun Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” tegas Bupati Sanjaya dengan penuh semangat saat itu.

Pihaknya juga berpesan untuk para pegawai agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan kerja sebelum ikut meliang-liang.

Dengan demikian, kegiatan ‘Meliang-liang’ di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan bukan hanya sekedar acara rutin mingguan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kegembiraan, dan semangat kerja yang tinggi.

Dukungan penuh dari Bupati Sanjaya serta partisipasi aktif dari seluruh pegawai, menjadikan acara ini sebagai bagian integral dari budaya organisasi yang positif dan berkelanjutan. (ana)

Sempat Dilaporkan Hilang, Warga Desa Bantiran Pupuan Ditemukan di Buleleng

PANTAUBALI.COM, TABANAN – I Komang Tirtayasa (35), warga Banjar Dinas Asah, Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan, yang dilaporkan hilang akhirnya ditemukan, Kamis (16/5/2024) dalam keadaan selamat.

Ia ditemukan di rumah saudaranya di Desa Tinggarsari, Kecamatan Busung Biu, Buleleng.

“Pukul 12.44 WITA, korban ditemukan di Desa Tinggarsari. Dari rumah target menuju titik ditemukannya kurang lebih 6 KM di arah utara,” terang Koordinator Pos SAR Buleleng Dudi Librana.

la menjelaskan, sebelumnya Tirtayasa berjalan melewati ladang-ladang, hingga ada warga yang melihatnya melintasi Desa Tinggarsari, Kecamatan Busung Biu, Kabupaten Buleleng.

Pihak keluarga yang akhirnya mengetahui keberadaan I Komang Tirtayasa langsung melaporkan kepada tim SAR gabungan.

Dengan telah ditemukannya dan memastikan kondisi korban, maka upaya pencarian dihentikan.

Diberitakan sebelumnya seorang warga Banjar Dinas Asah, Desa Bantiran, Pupun belum kembali pulang ke rumah usai pergi ke ladang pada Rabu (15/5/2024) siang.

Malam itu pihak keluarga bersama masyarakat sudah berupaya melakukan pencarian namun hasilnya nihil.

Unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian diantaranya Pos SAR Buleleng (Basarnas Bali), Bhabinkamtibmas Desa Bantiran, Babinsa Desa Bantiran, BPBD Tabanan, aparat Kecamatan Pupuan, aparat Desa Bantiran, keluarga dan masyarakat setempat. (ana)

DPRD Tabanan Dukung Rencana Pembentukan Kawasan Terintegrasi Perkebunan dan Pariwisata

Rapat koordinasi pembahasan kawasan terintegrasi perkebunan dan pariwisata di Kecamatan Tabanan.
Rapat koordinasi pembahasan kawasan terintegrasi perkebunan dan pariwisata di Kecamatan Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan sedang merancang pembentukan kawasan terintegrasi perkebunan dan pariwisata di daerah Tabanan Barat yang meliputi dua kecamatan yakni Kecamatan Selemadeg Barat dan Pupuan.

Rencana pembentukan kawasan terintegrasi itu mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Komisi I DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani.

“Kami sangat mendukung, karena ini menjadi harapan masyarakat Tabanan khususnya yang ada di wilayah Tabanan Barat agar bisa memanfaatkan potensi lokal yang dimilikinya secara maksimal,” ujarnya, Kamis (16/5/2024).

Omardani mengaku, sejatinya pengembangan potensi hasil pertanian dan perkebunan di wilayah Tabanan Barat telah dilakukan sejak lama. Salah satunya yakni pembentukan desa buah yang mengembangkan potensi buah-buahan lokal di masing desa tersebut.

Seperti contohnya pengembangan buah durian di Desa Mundeh Kangin dan Desa Belimbing di Kecamatan Pupuan yang sekaligus dijadikan kawasan pariwisata. Termasuk juga desa-desa yang lain dengan potensi buah seperti manggis, salak madu dan wani.

“Namun, untuk mendukung kegiatan pengembangan ini dibutuhkan regulasi seperti surat keputusan (SK) dari Badan Pengelola, SK Pembentukan Desa Buah, serta regulasi lainnya. Inilah yang kami harapkan dari adanya rencana pembentukan kawasan terintegrasi oleh Bapak Bupati Tabanan,” ucapnya.

Pihaknya berharap, dengan dibentuknya kawasan desa buah ini maka kendalanya yang sering dihadapi petani yakni penurunan harga pasca panen bisa teratasi. Misalnya saat masa panen durian dan manggis yang melimpah, harga beli yang diterima petani justru turun.

“Nah dengan adanya campur tangan pemerintah daerah, kami berharap harga itu bisa stabil,” harapnya. (ana)

Pastikan Kemananan Pintu Masuk Bali Jelang WWF ke-10, Polres Jembrana Siagakan Personel di Pelabuhan Gilimanuk

Pelabuhan Gilimanuk.
Pelabuhan Gilimanuk.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Dalam memastikan keamanan menjelang World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan berlangsung 18 – 25 Mei 2024 di Nusa Dua, Bali.

Belasan personel kepolisian Polres Jembrana ditugaskan melakukan pengamanan di pintu masuk Bali Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

Menurut informasi, WWF ke-10 akan dihadiri peserta dan delegasi dari 43 negara, sehingga pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk sebagai pintu masuk utama Bali dari Pulau Jawa menjadi prioritas utama.

Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto mengatakan, dalam proses pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk. Ia akan menugaskan sebanyak 16 personel tambahan.

Selain itu, personel yang ditugaskan dilengkapi dengan berbagai peralatan seperti borgol, metal detector, dan mirror detector.

Alat-alat ini digunakan untuk mengawasi kendaraan atau orang-orang yang masuk ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk.

“Mengantisipasi jika ada orang-orang yang dicurigai, atau teroris atau sebagainya. Tapi mudah-mudahan tidak ada,” ungkapnya, Kamis (16/5/2024).

Pihaknya berharap, dalam pengamanan tersebut tidak terdapat adanya gangguan-gangguan tertentu, dan berharap agar proses WWF dapat berjalan dengan lancar.

Selain penebalan pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk, Polres Jembrana juga akan meningkatkan kegiatan patroli di daerah pesisir dan melakukan patroli laut.

“Tujuannya adalah untuk memastikan keamanan di wilayah Jembrana dan Bali secara keseluruhan selama WWF berlangsung,” pungkasnya. (ana)

Warga Desa Bantiran Pupuan Dilaporkan Hilang Usai Pamit Pergi ke Kebun

Tim SAR Gabungan lakukan pencarian warga Desa Bantiran, Pupuan, Tabanan, yang dilaporkan hilang di kebunnya, Kamis (16/5/2024).
Tim SAR Gabungan lakukan pencarian warga Desa Bantiran, Pupuan, Tabanan, yang dilaporkan hilang di kebunnya, Kamis (16/5/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – I Komang Tirtayasa (35), warga Banjar Dinas Asah, Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan, yang dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Kamis (16/5/2024).

Sebelumnya pada Rabu (15/5/2024) sekitar pukul 11.00 WITA, ia sempat berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi ke kebun miliknya yang tidak jauh dari rumahnya. Namun, hingga Kamis pagi, Tirtayasa tak kunjung pulang ke rumah.

Pihak keluarga bersama masyarakat sudah berupaya melakukan pencarian. Namun, tak kunjung ditemukan.

“Kami terima laporannya hari ini, jam 05.10 dari saudaranya, dimana lokasi ladangnya berada dekat rumah tinggalnya di Desa Bantiran, Tabanan,” jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) I Nyoman Sidakarya.

Usai menerima laporan adanya orang hilang, Basarnas Bali memberangkatkan 6 personil dari Pos SAR Buleleng. Adapun pola pencarian dilaksanakan dengan membagi tim SAR gabungan menjadi 2 SRU.

“Mereka fokus di titik-titik yang biasa dilalui korban ketika pergi berladang dan kami juga menggunakan drone sehingga jarak pantau udara lebih luas,” terangnya.

Jarak dari rumah korban hingga area pencarian berkisar 3 KM. Tim SAR juga menyisiri di daerah lembah perkebunan pada rata-rata kemiriang kurangkebih 60 derajat.

“Sampai saat ini unsur SAR yang terlibat diantaranya Basarnas Bali (Pos SAR Buleleng), Bhabinkamtibmas, aparat desa adat setempat, keluarga serta masyarakat masih melakukan upaya pencarian,” ungkapnya. (ana)

Truk Kontainer dan Pikap Bermuatan Tanaman Hias Terlibat Kecelakaan di Jalur Denpasar-Gilimanuk 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalur Denpasar-Gilimanuk termasuk Banjar Dukuh, Desa Dauh Peken, Tabanan, Kamis (16/5/2024) sekitar pukul 10.30 WITA.

Kecelakaan ini melibatkan truk kontainer berpelat W 8823 UQ bermuatan sofa dengan mobil pikap berpelat L 9803 BY yang bermuatan tanaman hias.

Beruntungnya kedua sopir kendaraan yang terlibat kecelakaan selamat dan hanya mengalami luka lecet.

Pantauan di lokasi kejadian, tanaman hias yang diangkut berserakan di badan jalan. Mobil pikap juga mengalami kerusakan di bagian samping.
Proses evakuasi tengah dilakukan oleh pihak kepolisian dibantu masyarakat sekitar.

Arus lalu lintas pun tersendat selama proses pembersihan berlangsung.

Berdasarkan keterangan sopir truk kontainer Wajianto (43) asal Surabaya mengungkapkan, sebelum kejadian ia melaju beriringan dari arah Barat (Gilimanuk) menuju Timur (Denpasar) dengan mobil pikap yang dikemudikan oleh Ferian (23) asal Malang bersama rekannya Andi (35).

Sesaimpainya di lokasi kejadian, ia hendak mendahului mobil pikap. Namun, saat akan menyalip dari sisi kanan mobil, tiba-tiba dari arah Timur atau berlawanan datang sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya.

“Karena panik, saya banting setir ke kiri hingga menabrak pohon perindang di pinggir jalan,” ucapnya.

Kerasnya tabrakan mengakibatkan, box truk kontainer jatuh dan menimpa mobil pikap yang ada di depannya hingga terguling.

“Box truk saya jatuh setelah menabrak pohon perindang dan menimpa mobil pikap,” urainya.

Akibat kejadian ini, ia mengaku mengalami kerugian hingga Rp15 juta. Sedangkan, sopir mobil pikap mengalami luka-luka dan mengaku mengalami kerugian mencapai Rp30 juta akibat kerusakan pada mobilnya.

Sementara itu, Kanit Laka Polsek Kota Tabanan Iptu Gusti Putu Sueakadana mengatakan, kejadian ini sempat mengakibatkan kemacetan lalu lintas kurang lebih 1 kilogram.

“Kami lakukan pengaturan lalu lintas untuk menguraikan kemacetan,” ujarnya.

Selanjutnya, box truk yang terlepas akan dievakuasi dengan menggunakan derek.

Proyek Revitalisasi Pasar Umum Negara Capai 71 Persen

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Proyek revitalisasi Pasar Umum Negara, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana saat ini sudah capai 71 persen.

Kepala Dinas PUPRPKP Jembrana, I Wayan Sudiarta mengatakan, proses pengerjaan proyek Pasar Umum Negara ini ditargetkan rampung pada 17 Juli 2024 mendatang.

“Mudah-mudahan ini bisa kami penuhi, dan kami minta dukungan dari masyarakat agar ini bisa terlaksana dengan baik,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (16/5/2024).

Pihaknya mengaku telah melakukan rapat pemantapan. Pada rapat tersebut, ada beberapa permintaan seperti pagar pada sisi sebelah utara diperendah dan penambahan pintu masuk di sisi sebelah timur.

“Untuk pagar sesuai dengan permintaan dari pada warga, sudah kita akomodir meskipun tidak 100 persen. Artinya, sudah ada kesepakatan agar pintu pagar disebelah utara diturunkan, ” bebernya.

Dimana, saat ini tembok pagar sisi sebelah utara dengan tinggi 2,5 meter tersebut rencananya akan direndahkan menjadi 1,5 meter.

Menurutnya, dari hasil kunjungan Bupati Jembrana I Nengah Tamba penurunan tembok pagar tersebut nantinya agar berkesan terbuka dan bisa melihat ke sungai hal tersebut sudah diakomodir dan kemudian juga untuk kelengkapan-kelangkapan aksesoris agar pasar menjadi aman.

“Ada penambahan loster dan kanopi untuk keamanan dan kenyamanan pedagang juga sudah diakomodir,” jelasnya.

Disinggung mengenai kendala dalam proyek Pasar Umum Negara, pihaknya menyampaikan bahwa tidak terdapat kendala karena kesepakatan dari warga dan persetujuan pemerintah daerah yang nantinya berdasarkan berita acara rapat sudah mendapat kesepakatan. (ana)

150 Orang Terima Program Gemarikan dari Dinas Perikanan Badung

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perikanan, tahun ini kembali menggelar kegiatan Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) yang digelar di Balai Serbaguna, Desa Adat Petang, Badung, Rabu (15/5/2024).

Kegiatan Gemarikan ini merupakan kegiatan dari pemerintah pusat di tahun 2024 dengan sasaran dari kegiatan ini kepada bayi, balita, dan ibu-ibu, serta ibu hamil.

Dengan jumlah penerima sebanyak 150 orang. Adapun paket yang diberikan yakni berupa paket ikan dalam bentuk fillet ikan nila dan fillet ikan lele.

Kepala Dinas Perikanan I Nyoman Suardana menerangkan, kegiatan ini merupakan kegiatan kedua dari total sepuluh desa/kelurahan di Badung yang ada yang akan disasar di tahun 2024 ini.

“Kegiatan ini dalam rangka pencegahan potensi stunting, selain itu juga bertujuan untuk menekan inflasi,” ujarnya.

Selanjutnya, program Gemarikan ini, juga untuk mengembangkan kegiatan terkait dengan ketahanan pangan. Untuk menyuplai ikan, pihaknya dari Dinas mendapat suplai ikan dari hasil budidaya yang ada di masyarakat Kabupaten Badung.

“Hari ini kita melaksanakan di desa Petang L, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan kita di tahun 2024,” ucapnya.

Tak berhenti sampai di sini, dari total sepuluh Desa/Kelurahan yang disasar, untuk bulan depan, pihaknya berencana akan menggelar di desa Blahkiuh.

“Kami berharap pemberian paket ikan ini, bisa dilanjutkan oleh masyarakat. Yang mama, ibu-ibu, wanita hamil dan balita, agar tetap diberikan makan ikan. Hal itu penting karena, kandungan protein dari ikan, sangat tinggi,” tutupnya. (jas)

Hingga Pertengahan 2024, Aktivasi IKD di Tabanan Hanya 5.064 Orang

Ilustrasi aktivasi IKD. (Foto: halloriau.com)
Ilustrasi aktivasi IKD. (Foto: halloriau.com)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan mencatat masyarakat yang melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) baru 5.064 orang.

Jumlah tersebut setara dengan 1,31 persen dari total penduduk Tabanan yang sudah melakukan perekaman e-KTP sebanyak 383.965 orang. Capaian tersebut mulai dari program ini dimulai dari Oktober 2022 lalu.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, I Gusti Agung Rai Dwipayana melalui bidang teknis yang menangani IKD, Ardha Candra mengatakan, capaian aktivasi ini masih jauh di bawah target pemerintah pusat yakni mencapai 25 persen dari jumlah penduduk yang telah mempunyai E-KTP di masing-masing daerah.

“Sejauh ini capaian aktivasi IKD di Tabanan baru 1,31 persen. Capaian ini masih jauh dari target pusat,” ucapnya, Rabu (15/5/2024).

Menurutnya, rendahnya capain ini disebabkan oleh masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk mendaftar IKD. “Kita masih perlu kerja keras termasuk meminta dukungan semua pihak,” ucapnya.

Pihaknya sudah melakukan pelayanan dengan sistem jemput bola sehingga masyarakat tidak perlu lagi ke Kantor Dukcapil. Misalnya dengan melakukan register ke rumah sakit, kantor dinas hingga membuka akses IKD di Kantor Desa.

“Dari 133 desa di Tabanan, sudah 85 teregister Aplikasi SIAK. Aplikasi ini berguna untuk memudahkan masyarakat mendaftar IKD,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kesadaran masyarakat untuk registrasi IKD sangat diperlukan sebab berbagai layanan sudah dibuat untuk memudahkan masyarakat seperti akses desa.

IKD perlu ditingkatkan karena sampai saat ini masih banyak layanan yang belum menggunakan IKD sebagai pengganti KTP sepenuhnya.

“Untuk pelayanan sudah bisa mendaftar sampai desa dan kecamatan. Namun, minat masyarakat yang belum begitu tinggi sehingga baru sedikit masyarakat yang ingin aktivasi IKD,” imbuhnya. (ana)