- Advertisement -
Beranda blog Halaman 399

DPRD Tabanan Gelar Paripurna Penyampaian Pidato Bupati terkait Ranperda APBD 2025 dan Perubahan APBD 2024

Rapat paripurna penyampaian dua ranperda di ruang Rapat DPRD Tabanan, Jumat (6/9/2024).
Rapat paripurna penyampaian dua ranperda di ruang Rapat DPRD Tabanan, Jumat (6/9/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan melangsungkan Paripurna Penyampain Pidato Pengantar Bupati Tabanan terhadap rancangan peraturan daerah (Ranperda), bertempat di ruang rapat DPRD Tabanan, Jumat (6/9/2024).

Adapun dua Ranperda yang dibahas yakni tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dan tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2023 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Sementara DPRD Tabanan I Made Dirga dan dihadiri oleh anggota dewan serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tabanan.

Dalam rapat tersebut, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menjelaskan, Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2025 adalah rencana keuangan tahunan daerah yang disusun dengan mengacu pada Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara.

Ranperda ini menjadi pedoman dalam menyusun rancangan APBD Kabupaten Tabanan Tahun Anggaran 2025.

Pada rancangan APBD tersebut, jumlah APBD direncanakan sebesar Rp2,013 triliun, mengalami penurunan sebesar Rp270,958 miliar atau 11,86 persen dari APBD induk Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp2,284 triliun.

Pendapatan daerah untuk Tahun Anggaran 2025 direncanakan sebesar Rp1,931 triliun, yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp698,199 miliar dan pendapatan transfer sebesar Rp1,233 triliun.

Belanja daerah direncanakan sebesar Rp1,994 triliun, yang meliputi belanja operasi sebesar Rp1,646 triliun, belanja modal sebesar Rp87,373 miliar, belanja tidak terduga sebesar Rp4,388 miliar, dan belanja transfer sebesar Rp256,021 miliar.

“Dengan demikian, terdapat defisit anggaran sebesar Rp62,802 miliar yang akan ditutup dari pembiayaan netto, bersumber dari estimasi SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) Tahun Anggaran 2024,” ujarnya.

Selanjutnya terkait Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2023 mengenai APBD Tahun Anggaran 2024. Ranperda ini telah disesuaikan dengan perubahan Kebijakan Umum Anggaran serta perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Tahun 2024, mempertimbangkan dinamika perekonomian daerah, pemenuhan kebutuhan masyarakat, serta agenda pembangunan.

Pendapatan daerah dalam RAPBD-P 2024 direncanakan sebesar Rp2,321 triliun, yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp704,956 miliar dan pendapatan transfer sebesar Rp1,616 triliun.

Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp2,323 triliun, yang meliputi belanja operasi sebesar Rp1,765 triliun, belanja modal sebesar Rp298,669 miliar, belanja tidak terduga sebesar Rp4,901 miliar, dan belanja transfer sebesar Rp254,654 miliar.

“Defisit anggaran dalam RAPBD-P 2024 diperkirakan sebesar Rp2,093 miliar, yang akan dibiayai dari selisih antara penerimaan pembiayaan sebesar Rp21,324 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp19,231 miliar,” lanjutnya.

Sanjaya menegaskan, berdasarkan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Ranperda tentang APBD serta rancangan perubahan APBD harus dievaluasi oleh gubernur.

Oleh karena itu, ia berharap agar Ranperda APBD Tahun Anggaran 2025 dan perubahan APBD Tahun Anggaran 2024 dapat segera disampaikan untuk dievaluasi dan disahkan.

“Saya harap pembahasan kedua Ranperda ini dapat dilakukan secara konstruktif demi mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” ucapnya.

Selanjutnya, Ketua Sementara DPRD Tabanan I Made Dirga mengatakan, rapat paripurna dilanjutkan dengan pembahasan pandangan umum dari fraksi-fraksi DPRD Tabanan yang akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku. (ana)

Terlibat Kasus Korupsi, Bendesa Adat Berawa Dituntut 6 Tahun Penjara

Bendesa Adat Berawa, I Ketut Riana, saat sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor Denpasar, Kamis (5/9/2024).
Bendesa Adat Berawa, I Ketut Riana, saat sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor Denpasar, Kamis (5/9/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Bendesa Adat Berawa I Ketut Riana dituntut hukuman enam tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Bali dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar, Kamis (5/9/2024).

Riana dinyatakan bersalah atas tindak pidana korupsi pemerasan berlanjut, sebagaimana diatur dalam Pasal 12 huruf e UU Tipikor juncto Pasal 18 juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Tuntutan yang dibacakan oleh JPU Oka Adikarini mencakup pidana penjara selama enam tahun, denda sebesar Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan, serta pembayaran uang pengganti sebesar Rp 50 juta.

Jika tidak mampu membayar uang pengganti tersebut, Riana akan menghadapi hukuman tambahan berupa pidana penjara.

“Meskipun tidak berstatus sebagai PNS, Riana yang menjabat sebagai Bendesa Adat Berawa periode 2020-2025 menerima insentif dari Pemprov Bali dan honorarium dari Pemkab Badung,” jelas JPU Oka Adikarini.

JPU menilai Riana terbukti menguntungkan diri sendiri dengan menerima uang sebesar Rp 50 juta dan Rp 100 juta dalam dua pertemuan terpisah.

Selain itu, Riana juga diklaim meminta kontribusi pembangunan sebesar Rp 10 miliar dari PT Berawa Bali Utama, meskipun permintaan tersebut tidak pernah disetujui dalam rapat resmi.

JPU juga mengungkapkan bahwa Riana menyalahgunakan wewenangnya dengan tidak menandatangani berita acara perizinan sebelum uang Rp 10 miliar itu dipenuhi.

Setelah sidang, Riana terlihat syok dan enggan memberikan komentar lebih lanjut. Tim penasihat hukumnya, Komang Lila Adnyani dan I Nyoman Widayana, menilai tuntutan JPU cukup berat jika dibandingkan dengan kasus serupa, namun mereka tetap menghormati proses hukum yang berlaku.

Sidang lanjutan dijadwalkan pada 19 September dengan agenda pembelaan. (ana)

Pasar Umum Negara Siap Dibuka Mulai 10 September

Bupati Jembrana I Nengah Tamba serahkan kunci kios kepada pedagang di Pasar Umum Negara.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba serahkan kunci kios kepada pedagang di Pasar Umum Negara.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Persiapan pembukaan Pasar Umum Negara (PUN) yang dijadwalkan pada 10 September 2024 semakin matang. Pasar yang menjadi kebanggaan masyarakat Jembrana ini baru saja dilakukan upacara Melaspas.

Upacara tersebut dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Ketut Putra Kemenuh dari Griya Kemenuh Suka Taman Ketugtug.

Menurut Bupati Jembrana I Nengah Tamba pelaksanaan upacara Melaspas ini menandai hampir rampungnya pembangunan pasar dengan tingkat penyelesaian mencapai 98 persen.

“Kami bersyukur perjalanan pembangunan pasar dari awal hingga saat ini berjalan dengan baik. Hanya tinggal pembersihan beberapa bagian kecil,” ungkap Bupati Tamba di Pasar Umum Negara pada Kamis (5/9/2024).

Bupati Tamba menambahkan, persiapan untuk peresmian pasar terus dimaksimalkan. Dia berharap Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dapat hadir secara langsung untuk meresmikan pasar yang diproyeksikan sebagai pusat ekonomi baru dan kebanggaan masyarakat Jembrana.

“Astungkara, Bapak Presiden Jokowi bisa hadir untuk meresmikan pasar ini. Semoga kehadirannya membawa berkah bagi masyarakat Jembrana,” harapnya.

Pasar Umum Negara dirancang dengan fasilitas modern dan nyaman, tidak hanya untuk ibu-ibu yang biasa berbelanja di pasar tradisional, tetapi juga generasi muda.

Lokasinya yang strategis, menghubungkan jalan nasional dengan Polres Jembrana, diharapkan menjadikan pasar ini sebagai pusat kegiatan ekonomi yang aktif selama 24 jam.

“Soft opening akan dilakukan pada tanggal 10 September. Setelah jam 5 sore, akses jalan menuju pasar akan bebas kendaraan untuk menciptakan suasana seperti Malioboro di Yogyakarta,” jelas Bupati Tamba.

Selain mempersiapkan fasilitas fisik, Bupati Tamba juga memastikan adanya edukasi bagi para pedagang agar lebih siap dalam berdagang secara efektif.

Menurutnya, pedagang tidak hanya langsung menempati kios, tetapi juga akan dilatih untuk memahami cara berdagang yang menarik minat pembeli.

“Pedagang sudah merasa senang dan nyaman. Mereka mulai memasukkan barang-barang dagangan secara bertahap, dan kami juga akan memberikan edukasi agar mereka lebih siap dalam menarik minat pembeli,” tambahnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Jembrana I Komang Agus Adinata menyampaikan kunci kios dibagikan sesuai ukuran kios yang dimiliki oleh masing-masing pedagang.

“Mulai hari ini, kami akan bagikan kunci sesuai dengan kategori ukuran. Hari ini untuk ukuran 3×4 meter, besok ukuran 3×3 meter, dan lusa untuk ukuran 2×3 meter. Pada tanggal 9 September, kami akan membagikan kunci untuk los,” jelasnya.

Sementara itu, seorang pedagang pakaian di Pasar Umum Negara bernama Ketut Sanda, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas pembangunan pasar yang rapi dan teratur.

“Kami berharap pasar ini menjadi pusat perekonomian yang maju dan mendukung para pedagang seperti kami,” ucapnya. (rls)

Badung Dapatkan 6.870 Formasi PPPK Tahun 2024

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Wabup Ketut Suiasa dan Kepala BKPSDM Badung Gede Wijaya.
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Wabup Ketut Suiasa dan Kepala BKPSDM Badung Gede Wijaya.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung menerima kabar gembira setelah permohonan perekrutan tenaga kontrak menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) disetujui oleh pemerintah pusat.

Berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Nomor 329 Tahun 2024, Kabupaten Badung mendapatkan kuota sebanyak 6.870 formasi PPPK.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Kemenpan RB dan pemerintah pusat yang telah mengabulkan permohonan Kabupaten Badung.

“Kami telah mengajukan permohonan ini ke pusat sebagai wujud komitmen kami untuk memastikan tenaga kontrak yang telah berkontribusi selama ini kepada Pemerintah Kabupaten Badung dapat diangkat menjadi ASN melalui skema PPPK,” ungkap Bupati Giri Prasta di Puspem Badung, Kamis (5/9/2024).

Dari total 6.870 formasi yang disetujui, terdapat alokasi untuk beberapa jabatan, yaitu, guru 256 formasi, tenaga Kesehatan 168 formasi dan tenaga teknis 6.446 formasi.

Untuk itu Bupati Giri Prasta mengingatkan para calon pelamar yang memenuhi persyaratan agar mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti proses seleksi yang akan segera dilaksanakan.

Namun, hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Badung masih menunggu jadwal seleksi yang akan ditetapkan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

“Dengan penetapan ini, Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui perekrutan tenaga profesional yang siap bekerja di berbagai sektor vital di Kabupaten Badung,” tegasnya.

Sementara, Kepala BKPSDM Badung Gede Wijaya menghimbau kepada semua calon pelamar untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya dalam mempersiapkan diri, karena proses seleksi akan dilakukan.

“Nantikan pengumuman resmi dari kami terkait jadwal seleksi begitu kami menerima informasi lebih lanjut dari pusat,” ucapnya. (ana)

Empat Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di By Pass Ngurah Rai Denpasar

Kondisi kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Bay Pass Ngurah Rai Selatan, Denpasar Selatan, pada Rabu malam (4/9/2024). 
Kondisi kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Bay Pass Ngurah Rai Selatan, Denpasar Selatan, pada Rabu malam (4/9/2024). 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Bay Pass Ngurah Rai Selatan, Denpasar Selatan, pada Rabu malam (4/9/2024).

Tabrakan ini terjadi pada pukul 23.30 WITA, dengan melibatkan mobil Toyota Inova berplat DK 1552 SS, yang dikendarai I Dewa Nyoman Putra Budiaana.

Mobil Daihatsu Xenia DK 1378 WF, yang dikendarai I Wayan Sri Martabeng dan mobil Toyota Avansa DK 1816 ACI yang dikendarai oleh Hairudin.

Serta satu kendaraan yang belum diketahui identitasnya karena meninggalkan tempat kejadian.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, kejadian berawal dari keempat kendaraan tersebut bergerak beriringan dari arah selatan menuju ke utara.

Yang mana pengendara yang meninggalkan tempat berada di posisi paling depan. Kemudian, di belakangnya pengendara mobil Avansa, diikuti mobil Daihatsu Xenia dan terakhir mobil Innova.

“Sampai di TKP, tiga pengendara di depan sudah berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah, namun karena keadaan pengendara mobil Innova mengantuk, dengan kecepatan sedemikian menabrak mobil Daihatsu Xenia yang berada di depannya,” terang Kasi Humas seusai dikonfirmasi Kamis (5/9/2024).

Akibatnya terjadilah tabrakan beruntun dan pengendara terdepan meninggalkan tempat kejadian. Adapun total kerugian material dari kecelakaan diperkirakan mencapai Rp 90 juta.

“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun pengendara mobil Xenia I Wayan Sri Martabeng, mengalami sakit pada telinganya dan langsung dilarikan ke RS Bali Mandara,” ujar Sukadi. (jas)

Paslon Mulyadi-Sengap dan Sanjaya-Dirga Lolos Pemeriksaan Kesehatan 

Penyerahan hasil pemeriksaan kesehatan dua paslon di KPU Tabanan, Kamis (5/9/2024).
Penyerahan hasil pemeriksaan kesehatan dua paslon di KPU Tabanan, Kamis (5/9/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dua bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan yakni I Nyoman Mulyadi – I Nyoman Ardika alias Sengap dan I Komang Gede Sanjaya – I Made Dirga dinyatakan lolos dalam pemeriksaan kesehatan.

Kedua pasangan calon (paslon) tersebut sebelumnya telah melakukan pendaftaran di KPU Tabanan yang dilanjutkan pemeriksaan kesehatan di RSUD Bali Mandara pada 30 – 31 Agustus 2024.

Adapun surat keterangan hasil pemeriksaan kesehatan tersebut diserahkan langsung kepada masing-masing Liaison Officer (LO) paslon di Kantor KPU Tabanan pada Kamis (5/9/2024).

Komisioner KPU Tabanan Divisi Penyelanggaraan Pemilu Ni Komang Yuni Lestari mengatakan, hasil pemeriksaan kesehatan kedua paslon telah diumumkan oleh RSUD Bali Mandara pada Rabu kemarin.

“Dari kedua bakal calon dinyatakan tidak terindikasi penyalahgunaan narkotika serta mampu secara jasmani dan rohani sebagai Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Serentak 2024,” ucapnya usai penyerahan hasil tes kesehatan di Kantor KPU.

Ia menyebut, dengan dinyatakannya kedua paslon lolos maka mereka bisa mengikuti tahapan selanjutnya yakni perbaikan persyaratan bakal calon. “Tahapan ini akan dilakukan mulai tanggal 6-8 September 2024,” terangnya.

Diakui Yuni, selama proses pemeriksaan administrasi pendaftaran kedua paslon, masih ditemukan beberapa persyaratan yang memerlukan perbaikan. Misalnya dari penulisan hingga tanggal.

“Masing-masing paslon akan mengecek dan mengupload data perbaikan di aplikasi Silonkada kemudian kembali mengkonsultasikan perbaikan persyaratan kepada kami hingga 8 September nanti,” ucapnya. (ana)

Desa Pulukan Ditetapkan Sebagai Desa Cantik 2024

Desa Pulukan, Pekutatan, Jembrana terpilih untuk mengikuti program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).
Desa Pulukan, Pekutatan, Jembrana terpilih untuk mengikuti program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Desa Pulukan di Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana terpilih untuk mengikuti program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

Program ini merupakan program percepatan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas desa dalam mengidentifikasi kebutuhan data dan potensi yang dimiliki desa.

Kick Off Desa Cantik Pulukan dilaksanakan oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba  Tamba didampingi Kepala BPS Jembrana, Kepala UPTD KPH Bali Barat, Camat Pekutatan dan Perbekel Pulukan di Agro Wisata Desa Pulukan, Rabu (4/9/2024).

Bupati Tamba melihat kesiapan desa Pulukan dari berbagai sisi sehingga dinilai layak untuk menjadi Desa Cantik Tahun 2024 terutama dalam penyediaan berbagai data yang bisa dimanfaatkan untuk mengoptimalkan potensi yang ada di desa.

“Desa Pulukan memang siap, dari sisi kesiapan dan ketangguhan desanya termasuk infrastruktur serta perangkat desa yang bergerak untuk bagaimana memberikan data-data yang akurat dalam rangka suksesnya Desa Cantik,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati Tamba mengatakan program Desa Cantik dapat memberikan manfaat yang besar bagi pelaksanaan  pemerintahan di tingkat desa untuk dapat memberikan pelayanan yang optimal pada masyarakat.

“Desa Cantik ini sangat penting untuk suatu desa karena dimana seorang Kepala Desa bisa bekerja dengan tepat, cepat dan juga mempunyai kredibilitas yang tinggi,” ujarnya.

Terakhir, Bupati Tamba mendorong seluruh desa bisa mengelola data dengan baik terutama dengan adanya program JSDDD (Jembrana Satu Data Dari Desa) yang selama ini sudah bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Ini hal-hal yang kita dorong ke seluruh Desa yang ada di Jembrana. Jembrana Satu Data Dari Desa ini di tahun 2025 akan kita mantapkan, akan kita sukseskan semua,” tutupnya.

Sementara Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jembrana, Rocky Gunung Hasudungan mengatakan Desa Cantik Pulukan mengambil tema harmoni ekonomi dan alam untuk Bali Net Zero Carbo untuk membangun desa Pulukan dengan data.

Pihaknya mengatakan perekonomian Bali sangat dipengaruhi oleh faktor pariwisata yang dimana geliat tumbuh pariwisata juga dibarengi dan mobilitas yang semakin tinggi yang sering kali menyebabkan kemacetan dan menimbulkan gas emisi yang dapat mencemari lingkungan.

“Untuk itu, nanti dalam program ini kita akan mengukur seberapa besar kontribusi hutan di Jembrana khususnya di Pulukan karena sebagai pilot project yang emisinya mampu diserap hutan yang ada di Jembrana,” kata Rocky.

Selain itu, pihaknya menambahkan akan dilaksanakan pengukuran terkait dengan manfaat pelestarian hutan dengan kesejahteraan masyarakat yang ada di sekitar kawasan hutan.

“Kemudian yang kedua juga akan mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat karena slogan bahwa hutan lestari masyarakat sejahtera itu tidak hanya sebuah slogan nantinya, tapi juga harus ada parameter ukurannya, seberapa lestari dan sejahtera,” pungkasnya. (ana)

Dua Pelaku Pencurian Uang Rp 19 Juta dari WN Arab Ditangkap, Dua Lainnya Masih Buron

Dua pelaku kasus tindak pidana pencurian uang milik WN Arab diringkus Polsek Kuta Utara.
Dua pelaku kasus tindak pidana pencurian uang milik WN Arab diringkus Polsek Kuta Utara.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Unit Reskrim Polsek Kuta Utara ungkap kasus tindak pidana pencurian uang yang terjadi pada, Jumat (23/8/2024) sekitar pukul 04.00 WITA.

Dua orang pelaku berhasil diamankan yakni, I Komang Dayuh (37) dan I Gede Darmawan (37) serta dua orang lainnya, Komang Kuncir (50) dan Daniel (20) masih dalam pencarian.

Korban yang merupakan Warga Negara Arab yaitu Yassin Mohamed Sameh Fikry Ahmed Elbadawy (23) mengalami kerugian atas kejadian ini sebesar Rp19 juta.

Kapolsek Kuta Utara AKP Yusuf Dwi Admodjo menerangkan, kejadian berawal dari korban yang sedang menarik uang di Circle K, tepatnya didepan canvas village resor seminyak dan kartu ATM milinya masih tertinggal.

“Setelah dicek kembali, kartu miliknya sudah hilang dan menerima notifikasi sebanyak enam kali uang ke luar dengan total jumlah Rp 19 juta,” terangnya dikonfirmasi Kamis (5/9/2024).

Selanjutnya, korban melaporkan kejadian yang menimpanya serta dilakukan penyelidikan dari pihak kepolisian.

“Setelah dilakukan pendalaman, ditemukan ciri-ciri menuju ke pelaku Komang Dayuh dan I Gede Darmawan, dengan modus melihat nomor pin korban dan mengambil kartu ATM yang tertinggal di mesin,” ujarnya.

Dari hasil curian tersebut, I Komang Dayuh mendapat bagian sebesar Rp6 juta, Gede Darmawan mendapat bagian sebesar Rp3 juta dan sisanya di pegang oleh daniel dan komang kuncir.

Setelahnya, mereka diamankan di Polsek Kuta Utara guna penyelidikan serta interogasi lebih lanjut. (ana)

Bupati Tabanan Hadiri Mepekeling dan Rapat Pujawali Pura Luhur Batukau 

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya hadiri acara Mepekeling dan Rapat Nyanggra Pujawali Pura Luhur Batukau.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya hadiri acara Mepekeling dan Rapat Nyanggra Pujawali Pura Luhur Batukau.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya hadiri acara Mepekeling dan Rapat Nyanggra Pujawali Pura Luhur Batukau yang dilaksanakan di Kawasan Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan, Rabu (4/9/2024).

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ida Kebayan, Ida Cokorda Anglurah Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta para anggotanya, Sekda dan Para Kepala OPD terkait.

Selain itu, hadir juga Camat, Perbekel, Bendesa Adat, serta tokoh masyarakat setempat, dimana kegiatan ini adalah momen penting untuk membahas berbagai hal terkait pembangunan dan pengelolaan kawasan Pura Luhur Batukau pada khususnya.

Dalam acara tersebut, fokus utama adalah melaksanakan persembahyangan mapakeling sebagai rangkaian karya nyanggra pujawali di Pura Luhur Batukau, termasuk pembahasan mengenai kesiapan rencana pembangunan Pura Luhur Batukau serta laporan keuangan yang disampaikan oleh Bendahara Desa.

Rencana pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan fasilitas Pura Luhur Batukau sebagai  Pura Sad Kahyangan Jagat, pusat kegiatan keagamaan dan budaya bagi masyarakat sekitar.

Laporan keuangan yang disampaikan mencakup penggunaan anggaran yang telah dialokasikan untuk proyek pembangunan tersebut serta transparansi dalam pelaksanaannya.

Bupati Sanjaya dalam kesempatan ini memberikan sambutan dan dukungannya terhadap proses pembangunan dan semangat masyarakat dalam menyambut Pujawali Khayangan Pura Batukau.

Pihaknya sangat mengapresiasi komitmen masyarakat dan para pihak terkait dalam mempersiapkan Pujawali ini. Proses pembangunan yang sedang berjalan menunjukkan tekad dan dedikasi yang tinggi dalam menjaga dan melestarikan adat, agama, seni dan budaya di Tabanan.

Lebih lanjut, Bupati Sanjaya juga memberikan apresiasi terhadap transparansi laporan keuangan yang disampaikan oleh Bendahara Desa.

“Transparansi adalah kunci dalam setiap proses pembangunan. Saya senang melihat laporan keuangan yang jelas dan akuntabel. Ini adalah contoh yang baik untuk pengelolaan dana publik yang efektif dan efisien,” jelasnya.

Di kesempatan itu, Bupati Sanjaya juga sekaligus mengajak seluruh undangan yang hadir untuk bersama-sama memohon ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, agar pujawali di Pura Luhur Batukau yang akan datang dapat berjalan dengan lancar, tanpa halangan.

“Mari kita satukan hati dan pikiran dalam memohon kerahayuan, kesejahteraan dan kedamaian bagi seluruh umat manusia,” pesannya.

Proses pelaksanaan Pujawali ini melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat yang aktif berpartisipasi dalam setiap tahap persiapan.

Keterlibatan masyarakat dalam proses kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari prinsip gotong royong yang menjadi bagian dari budaya Bali.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak-pihak terkait, diharapkan pembangunan ini dapat berjalan dengan lancar dan mencapai hasil yang optimal.

Mengawali rapat penyelenggaraan pujawali saat itu, pihak pengelola dan panitia pujawali menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Bupati dan jajaran serta pihak Legislatif.

Saat itu, Jero Bendesa Adat Wangaya Gede, I Ketut Sucipto juga menyampaikan laporan kegiatan membahas secara garis besar, laporan keuangan Pujawali Pura Luhur Batukau yang tercatat sejak 28 Februari 2024.

Pihaknya menyampaikan, puncak acara dilaksanakan pada hari raya Galungan pada 25 September 2024 mendatang.

Sucipto juga menjelaskan, bahwa seluruh proses persiapan Pujawali telah berjalan sesuai jadwal dan anggaran yang direncanakan.

“Kami percaya, bahwa dengan keterlibatan langsung Bupati, segala persiapan akan lebih terencana dengan baik dan hasilnya akan lebih optimal,” ujarnya.  (rls)

Tim SAR Kerahkan Anjing Pelacak dan Drone untuk Mencari WNA yang Hilang di Gunung Batukaru

Tim SAR mengerahkan anjing pelacak dan drone dalam upaya pencarian WNA di Gunung Batukaru.
Tim SAR mengerahkan anjing pelacak dan drone dalam upaya pencarian WNA di Gunung Batukaru.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Proses pencarian terhadap Txibo (14), warga negara asing (WNA) asal Prancis yang hilang di Gunung Batukaru, Kabupaten Tabanan, Bali terus berlanjut.

Memasuki hari kesepuluh pencarian, Tim SAR mengerahkan anjing pelacak dan drone dalam upaya pencarian yang kini masih difokuskan di sekitar Desa Karya Sari. Namun hingga Rabu siang (4/9/2024) hasilnya masih nihil.

“Proses pencarian menggunakan anjing pelacak dan drone. Ada dua titik yang dicurigai sebagai lokasi keberadaan korban, tetapi hingga kini belum ada perkembangan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Pupuan AKP I Wayan Sudiarba.

Adapun wilayah pencarian mencakup beberapa area di sekitar Gunung Batukaru, seperti Penebel, Baturiti, Selemadeg, dan Pupuan. Namun, fokus utama pencarian saat ini masih di wilayah Pupuan.

Diketahui, pencarian sempat dilakukan hingga ke wilayah Penebel dan Singaraja, namun keterbatasan peralatan menjadi kendala.

“Dari sabara, sempat menyisir wilayah Penebel, karena peralatan terbatas. Tim dari Singaraja tetap mencari di wilayah Pupuan,” jelasnya.

Keluarga korban juga sempat ikut terlibat dalam pencarian. Mereka bekerja sama dengan tim pencari untuk menyisir beberapa area yang dicurigai.

“Selain menggunakan peralatan canggih seperti drone dan anjing pelacak, pencarian juga dilakukan secara niskala atau spiritual,” imbuhnya.

Sebelumnya, kata AKP Sudiarba, masa pencarian yang diperpanjang selama tiga hari. Namun, ada informasi terbaru dari Konsulat Prancis melalui Basarnas yang mengajukan permintaan perpanjangan waktu pencarian selama tiga hari lagi.

“Permintaan itu diajukan ke Basarnas. Kami belum bisa memastikan apakah informasi ini benar atau tidak, kami hanya menunggu arahan lebih lanjut. Jika ada perpanjangan, kami tetap akan melanjutkan pencarian,” tambahnya.

Personel yang terlibat dalam operasi pencarian ini merupakan gabungan dari berbagai pihak, termasuk Polsek, Basarnas, Samapta Polres, BPBD, dan tim relawan masyarakat setempat.

Diberitakan sebelumnya, Txibo bersama ibunya, Mrs Sooman (45) bersama dua saudaranya, Lucas (17) dan Rafael (12), mendaki ke Gunung Batukaru melalui Pura Malen, Desa Pujungan, Pupuan pada Minggu (25/8/2024).

Namun, hingga pukul 18.00 WITA, mereka tak kunjung tiba di lokasi mereka berencana turun di Desa Wongaya Gede.

Kemudian driver mereka, Gusti Ngurah Kusuma Putra, melapor ke Polsek Penebel sekitar pukul 22.00 WITA.

Keesokan harinya, Mrs Sooman dan Rafael berhasil tiba di Penebel. Namun Txibo dan Lucas masih terjebak di gunung.

Tidak berselang lama, Lucas ditemukan dalam kondisi selamat setelah berhasil menyusuri sungai, namun Txibo masih belum ditemukan. (ana)