- Advertisement -
Beranda blog Halaman 399

PPDS Tabanan Perpanjang Kerjasama dengan Marriott Group

Pemda Tabanan bersama Marriott Group menandatangi perpanjangan kerjasama Nusa Dua, Badung pada Rabu (31/7/2024). 
Pemda Tabanan bersama Marriott Group menandatangi perpanjangan kerjasama Nusa Dua, Badung pada Rabu (31/7/2024). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan melalui Perusahaan Umum Daerah Dharma Santhika (PDDS) memperpanjang kerjasama dengan Marriott Group International.

Perpanjangan kerjasama tersebut ditandai dengan penandatangan MOU antara PDDS dengan pimpinan Marriot Grup di Nusa Dua, Badung pada Rabu (31/7/2024).

Adapun, kerjasama ini telah dimulai pada akhir tahun 2021 hingga 2024, nilai transaksi telah mencapai Rp9,6 miliar.

Direktur Utama Perumda Dharma Santhika Kompyang Gede Pasek Weda menjelaskan, saat ini PDDS telah bekerjasama dengan 53 hotel dengan dua komoditi yang dikerjasamakan yakni beras dan telur.

Untuk beras yang disuplai mencapai 7,5 sampai 10 ton per bulan dan telur sebanyak 6.000 sampai 8.000 per hari.

“Sementara untuk daging ayam masih tahap penjajakan,” ujarnya usai penandatanganan MOU.

Ia mengungkapkan, nilai transaksi dari kerjasama dengan 53 hotel tembus hingga Rp800 hingga Rp1 miliar per bulan.

“Sementara untuk group Marriott dengan total 17 hotel saat ini nilai transaksi baru Rp500 juta. Kami target Rp2 miliar per bulan dengan adanya kerjasama ini,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, kerjasama ini kedepannya bisa terus terjalin dengan baik sebab bermanfaat memperkuat dan mendukung perekonomian lokal dan potensi UMKM lokal di Tabanan.

Yang mana, PDDS. bertindak sebagai perpanjangan tangan memperkuat hilirisasi produk UMKM lokal dan potensi pertanian, perkebunan hingga peternakan di wilayah Kabupaten Tabanan.

“Tabanan yang sebelumnya dikenal sebagai lumbung pangan Bali, bisa kembali menggeliat menjadi sentra pangan Bali dengan produk berkelas internasional,” tambahnya.

Kemudian, Area Vice President Marriott International Ramesh Jackson mengatakan sangat mengapresiasi kerjasama ini.

“Kami sangat mendukung kerjasama ini dan akan terus mensupport produk lokal. Namun, tentu saja kami berharap kualitas produk tetap dijaga sehingga bisa menghasilkan produk pangan yang bernilai tinggi,” ucap Ramesh.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tabanan I Gede Susila mengatakan, kerjasama ini telah mampu menopang pasokan lokal dan memberdayakan UMKM lokal dengan hasil produksi pertanian bisa menembus pasar nasional bahkan internasional.

“Untuk itu kita harus berbenah baik dari sisi kualitas maupun standar yang dipersyaratkan oleh Marriott maupun hotel lainnya yang sudah diajak kerjasama,” ucap Susila. (ana)

Melawan Saat Ditangkap, DPO Curanmor Tewas Tertembak Tim Reskrim Polres Tabanan di Probolinggo

Ilustrasi penembakan.(foto:tribunnews)
Ilustrasi penembakan.(foto:tribunnews)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Satu orang buronan kasus pencurian motor (curanmor) yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) tewas ditembak anggota Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Tabanan.

Pelaku bernama Emat (50) yang merupakan satu dari empat komplotan curanmor yang selama dua bulan telah menjadi buronan.

Emat berhasil ditemukan di rumahnya di Desa Tlogosari, Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggi, Jawa Timur.

Dalam proses penangkapannya, Emat tewas setelah mendapatkan tembakan dibagian dada.

Sementara, satu pelaku lagi bernama Kamal yang juga masuk dalam daftar DPO masih dalam pencarian tim Opsnal Sat Reskrim Polres Tabanan.

Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Moh. Taufik Effendi saat dikonfirmasi Rabu (31/7/2024) membenarkan mengenai tewasnya pelaku Curanomor saat proses penangkapan.

“Untuk penembakan terhadap buronan DPO kasus curanmor terjadi pada Jumat (26/7/2024) lalu sekitar pukul 21.30 WITA,” ujarnya.

Effendi melanjutkan, saat pengrebekan di rumahnya, pelaku Emat bersembunyi di atas plafon dan melempari petugas dengan genteng dan beton bubungan.

Petugas kemudian melakukan negoisasi agar menyerahkan diri yang disaksikan keluarga dan kepala desa.

Namun pelaku tetap melawan dengan terus melempar petugas menggunakan genteng dan beton.

Selanjutnya petugas melakukan tembakan peringatan ke udara namun tidak didengar oleh pelaku dan terus melawan.

“Setelah dua jam bernegoisasi pelaku turun dari atap dan melarikan diri kemudian dilakukan tindakan tegas dan terukur oleh Tim Gabungan Polres Probolingo dan Opsnal Polres Tabanan,” ucapnya.

Pelaku Emat meninggal di lokasi penembakan. Jenazahnya sudah dimakamnya di daerah asalnya yaitu Probolinggo.

“Untuk jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan dan untuk keluarga menerima kematian dengan iklas,” terang Effendi.

Effendi melanjutkan saat ini Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Tabanan sedang mencari satu lagi pelaku Curanmor yang masuk dalam DPO atas nama Kamal.

“Untuk DPO Kamal, tim masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaannya,” katanya.

Untuk diketahui, pelaku Emat dan Kamal adalah pelaku Curanmor yang masuk ke jaringan Jawa Timur.

Dua rekannya, Yakin (23) dan Bahul (23) sebelumnya sudah ditangkap pada awal Juni 2024 di salah satu perumahan Banjar Dukuh Pulu Tengah, Desa Mambang, Kecamatan Seltim, Kabupaten Tabanan ketika Polsek Seltim dan aparat desa setempat saat menggelar operasi yustisi.

Aksi kejahatan mereka di Bali diperkirakan sudah berlangsung selama tiga bulan dan beraksi di 12 lokasi Kabupaten Tabanan, dan satu lokasi di Kota Denpasar.

Selama aksinya, para pelaku ini menjual empat unit sepeda motor curiannya ke Pulau Jawa. (ana)

Ipat Nyatakan Mundur Sebagai Wakil Bupati Jembrana

I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) menyatakan pengunduran dirinya sebagai Wakil Bupati (Wabup) Jembrana.
I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) menyatakan pengunduran dirinya sebagai Wakil Bupati (Wabup) Jembrana.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – I Gede Ngurah Patriana Krisna atau yang sering disapa Ipat menyatakan pengunduran dirinya sebagai Wakil Bupati (Wabup) Jembrana di pengujung masa jabatan.

Hal tersebut disampaikan langsung Ipat kepada awak media, Selasa (30/7/2024).

Ipat menegaskan dirinya mengajukan permohonan untuk mengundurkan diri sebagai Wabup Jembrana dan telah mentandatangani surat yang ditujukan kepada Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Yang mana ditindaklanjuti dengan tembusan-tembusan yang kita tunjukan. Ada ke Bupati, ada ke DPRD, dan ada ke PJ Gubernur,” ungkapnya.

Ipat menjelaskan, surat permohonan pengunduran diri tersebut kemungkinan akan dikirim besok setelah dirinya mentandatanginya pada Selasa.

Kemudian, dirinya hanya tinggal menunggu SK putusan pengunduran diri agar resmi sudah tidak menjabat sebagai Wabup Jembrana.

“Yang pasti saya mengajukan permohonan pengunduran diri, kemudian nanti diperoses. Nah, tentang waktunya belum tahu, jadi selama saya belum menerima SK saya masih sebagai Wakil Bupati, ” jelasnya.

Dalam pertimbangannya, kata Ipat, berkaitan dengan pilihan politik pada Pilkada 2024 nanti.

Ia juga menegaskan, hal ini sudah menjadi sebuah keputusan politik walaupun saat ini dirinya masih resmi menjabat sebagai Wabup Jembrana.

“Jadi keputusan politik, dinamika politik yang ada. Saya pikir tidak elok rasanya ketika dalam satu kapal istilahnya, Nahokoda dan saya sebagai Wakilnya itu masih berada didalam kapal yang sama,”

“Karena sudah pasti apa yang saya pribadi lakukan sebagai wakil bupati akan selalu dianggap sebagai berusaha untuk menggembosi dari apa yang dilakukan Bapak Bupati,” ungkap Ipat.

Disinggung mengenai janji kepada masyarakat yang memilihnya pada Pilkada lalu, pihaknya mengatakan saat ini belum bisa memenuhi janji-janji tersebut kepada masyarakat karena kewenangan yang terbatas.

Menurutnya, dengan adanya keputusan ini nantinya akan berakibat pada dinamika di Pemkab Jembrana khususnya.

“Saya sebagai Wakil Bupati pada periode dengan Tamba-Ipat ini, dengan kewenangan yang diberikan Bapak Bupati ini merasa bahwa saya sebagai Wakil Bupati ini belum bisa memenuhi janji-janji tersebut,” ujarnya.

Dengan permohonan pengunduran diri sebagai Wabup Jembrana, dirinya mengaku tidak ingin menganggu Bupati Jembrana yang melaksanakan tugas selama sisa jabatannya.

Selain itu, dirinya mengaku tidak ingin menggunakan fasilitas negara untuk berpolitik. Hingga akhirnya pihaknya memilih untuk mengajukan permohonan pengunduran diri tersebut.

“Lebih kepada, lebih leluasa nanti untuk kegiatan politik. Jangan sampai kita menggunakan fasilitas-fasilitas negara untuk kegiatan politik,” imbuhnya. (ana)

Peternak Muda di Desa Abiantuwung Kembangkan Peternakan Kambing Etawa

Peternakan Kambing Etawa yang dikembangkan petani Muda di Desa Abiantuwung, Kediri, Tabanan.
Peternakan Kambing Etawa yang dikembangkan petani Muda di Desa Abiantuwung, Kediri, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Di Desa Abiantuwung, yang terletak di Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, kelompok peternak muda menunjukkan inovasinya dengan mengembangkan potensi peternakan kambing Etawa.

Kelompok Peternak Muda beranggotakan sepuluh orang ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Abiantuwung yang berlokasi di Banjar Pasekan Tengah Desa Abiantuwung.

Ketua Kelompok Peternak Muda Desa Abiantuwung Kadek Danny Agus Wahyudi (22) mengungkapkan, peternakan kambing Etawa baru didirikan sejak November 2023 lalu.

Meskipun tergolong baru, peternakan yang dikembangkan oleh anak-anak muda ini sudah menghasilkan produk berupa pupuk dari kotoran kambing Etawa.

“Produk yang kami hasilkan berupa kotoran dan air kencing kambing Etawa yang dijual sebagai pupuk kandang tanaman,” jelasnya, Selasa (30/7/2024).

Ia menyebut, kambing yang ada di peternakan Kambing Etawa ini berjumlah enam ekor, yang terdiri dari tiga ekor indukan dan tiga ekor kambing etawa muda.

Dari enam ekor kambing tersebut bisa menghasilkan sekitar 50 kilogram kotoran kambing basah per Minggu dan satu galon (ukuran 19 liter) berupa air kencing kambing.

Bahkan, pupuk yang dihasilkannya sudah mampu dijual di luar Desa Abiantuwung, salah satunya ke perkebunan alpukat di kawasan Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli.

“Untuk harga, kotoran kambing dijual Rp5 ribu per kantong isian 2 kilogram. Sedangkan, air kencingnya dijual Rp10 ribu per liter,” ucapnya.

Meskipun daerah Desa Abiantuwung bukan habitat asli dari kambing Etawa yang memerlukan suhu udara sejuk, Danny mengakui selama hampir delapan bulan mengembangkan hewan ternak ini belum menemukan kendala.

Hanya saja dalam pemeliharaannya, kambing Etawa cukup rentan terserang penyakit cacingan.

Selain itu, bahan baku pembuatan pakan fermentasi yang digunakan seperti kulit kacang kedelai, kulit kacang hijau hingga pakan hijauan mudah didapatkan.

“Sampai sekarang belum ada kendala berarti. Untuk pasokan pakan juga melimpah karena seluruh bahan baku kami dapat secara gratis di sekitar sini,” akunya.

Untuk kedepannya, Danny bersama kelompoknya ingin memproduksi susu kambing Etawa untuk dijual sebagai produk turunan dari peternakan kambing etawa ini.

Namun, untuk sementara waktu, BUMDes Abiantuwung telah menjual susu kambing Etawa yang dipasok dari peternakan di daerah Kabupaten Gianyar, Bali. Hal ini dilakukan sebagai pengenalan kepada masyarakat akan adanya potensi peternakan yang menghasilkan susu etawa di Desa Abiantuwung. (ana)

Koperasi di Jembrana Didorong Lebih Inovatif dan Akuntabel

Perayaan puncak Hari Koperasi ke-77 tahun 2024 Kabupaten Jembrana, Selasa (30/7/2024). 
Perayaan puncak Hari Koperasi ke-77 tahun 2024 Kabupaten Jembrana, Selasa (30/7/2024). 

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Perayaan puncak Hari Koperasi ke-77 tahun 2024 Kabupaten Jembrana digelar di Gedung Mendopo Kesari, Selasa (30/7/2024).

Untuk meneguhkan peran strategis koperasi dalam mengantarkan Jembrana emas 2026, untuk itu Hut Koperasi Ke-77 di Jembrana menggagas tema ‘Koperasi Mitra Pemerintah Dalam Membangun Ekonomi Kerakyatan menuju Jembrana Emas 2026’.

Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), Ketua Dekopinda Jembrana serta Dinas terkait hadir dalam acara tersebut yang dipadati oleh seluruh koperasi se Jembrana.

Dalam sambutanya, Wabup Ipat mengatakan, momentum ini hendaknya bisa digunakan untuk menyempurnakan gerakan menjawab tantangan zaman yang terus berubah.

Percepat kemampuan adaptasi lebih inovatif dan akuntabel agar koperasi dapat memberikan maanfaat lebih besar kepada anggota dan lingkunganya.

“Akuntabilitas koperasi harus diperkuat, tata kelola koperasi harus semakin baik sehingga koperasi semakin dipercaya untuk menaruh harapan dan mengembangkan usahanya,” ujarnya

Selain itu, lanjut Ipat, peran koperasi menjadi sangat strategis dalam mengonsolidasikan para pelaku usaha seperti contoh pembangunan Rumah Produksi Bersama (RPB) Komoditi kakau Jembrana yang dikelola oleh koperasi untuk mengolah komoditi unggulan rakyat agar menghasilkan produk berkualitas dan bernilai tinggi.

“Koperasi telah menjelma menjadi solusi untuk memberikan kepastian pembelian produk, kepastian terhadap akses inovasi teknologi, akses kemitraan dan bahkan akses permodalan,” ucapnya.

Ia berharap agar lebih banyak lagi koperasi yang menyediakan inovasi dan teknologi sehingga menjadi ekosistem usaha yang lebih menjajikan bagi generasi muda untuk perkiprah.

“Mari manfaatkan kehadiran koperasi multipihak sebagai terobosan untuk menarik minat dan bakat anak anak muda yang terbukti unggul,” ungkap Wabup Ipat.

Sementara itu, Ketua Panitia I Made Sudana menjelaskan, serangkaian kegiatan Hut Koperasi Ke-77 di Jembrana sudah dilaksanakan dari Juni – Juli 2024 dengan diisi berbagai kegiatan.

“Kita sudah mulai dari bulan juni dengan melaksanakan penilaian koperasi berprestasi, kegiatan sosial seperti gerakan kebersihan lingkungan dan penyerahan bingkisan kepada keluarga stunting  persembahyangan dan diklat pengelola koperasi untuk meningkatkan kompetensi,” jelasnya.

Made Sudana berharap, dengan peringatan kegiatan ini bisa bersama-sama dapat terus bersemangat dan bersinergi dalam memajukan koperasi di Kabupaten Jembrana serta mengawal koperasi menjadi koperasi aktif dan sehat. (rls)

Banggar DPRD – TPAD Tabanan Gelar Raker Bahas Rancangan KUA PPAS 2024

DPRD Tabanan mengadakan rapat kerja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Selasa (30/7/2024). 
DPRD Tabanan mengadakan rapat kerja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Selasa (30/7/2024). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tabanan mengadakan rapat kerja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Selasa (30/7/2024).

 

ORapat membahas terkait Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun Anggaran 2024.

Ketua Banggar DPRD Tabanan I Made Dirga menyampaikan apresiasi terhadap target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dipasang oleh pemerintah Kabupaten Tabanan.

Namun, pihaknya juga meminta agar piutang daerah bisa dituntaskan dengan bekerjasama bersama aparat penegak hukum sehingga target PAD sebesar Rp576 miliar pada tahun 2024 bisa tercapai.

“Selain itu, pendataan di masing-masing desa agar diupdate sehingga pencapaian pendapatan bisa direkap kembali,” ujar Dirga.

Banggar DPRD Tabanan pada prinsipnya sepakat terkait rancabang perubahan KUA-PPAS tahun anggaran 2024 untuk dilanjutkan ke tahapan selanjutnya ke dalam agenda rapat paripurna persetujuan bersama antara Bupati dengan DPRD. (ana)

Jokowi Teken PP Kesehatan, Larang Penjualan Rokok Eceran 

Ilustrasi penjualan rokok eceran. (foto:Kumparan)
Ilustrasi penjualan rokok eceran. (foto:Kumparan)

PANTAUBALI.COM – Presiden Joko Widodo resmi meneken aturan turunan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang peraturan pelaksanaan UU Kesehatan itu memuat 1.072 pasal.

Beragam aturan dimuat dalam PP tersebut, meliputi penyelenggaraan upaya kesehatan, aspek teknis pelayanan kesehatan, pengelolaan tenaga medis dan tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta teknis perbekalan kesehatan serta ketahanan kefarmasian alat kesehatan.

Termasuk juga membahas soal ketentuan penjualan rokok. Hal itu tertuang dalam pasal 434 yang berbunyi:

(1) Setiap orang dilarang menjual produk tembakau dan rokok elektronik:

a. menggunakan mesin layan diri;

b. kepada setiap orang di bawah usia 21 (dua puluh satu) tahun dan perempuan hamil;

c. secara eceran satuan per batang, kecuali bagi produk tembakau berupa cerutu dan rokok elektronik;

Selain itu, penjual dilarang menempatkan rokok dan produk tembakau lainnya pada tempat yang sering dilalui warga.

Pedagang turut dilarang menjual rokok dengan radius 200 meter dari satuan pendidikan dan tempat bermain anak.

Warga juga dilarang menjual rokok menggunakan situs web atau aplikasi elektronik komersial serta media sosial.

Aturan ini penggunaan situs web dan sejenisnya itu dikecualikan jika terdapat verifikasi umur.

Kemudian, warga yang memproduksi atau mengimpor produk tembakau dan rokok elektronik harus memenuhi standardisasi kemasan.

“Peringatan Kesehatan merupakan tulisan dan gambar pada kemasan yang memberikan informasi dan edukasi mengenai bahaya merokok,” bunyi pasal 436. (ana)

Simak 7 Faktor Penyebab Obesitas, dari Genetik Hingga Berhenti Merokok

Ilustrasi orang mengidap diabetes.
Ilustrasi orang mengidap diabetes.

PANTAUBALI.COM – Obesitas adalah kondisi medis yang ditandai dengan penumpukan lemak tubuh yang berlebihan, yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan hipertensi.

Faktor risiko obesitas tidak hanya berasal dari satu penyebab, melainkan kombinasi dari berbagai faktor yang saling berkaitan.

Dilansir dari halodoc, berikut adalah sejumlah faktor risiko utama yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami obesitas:

1. Genetik

Faktor genetik memainkan peran penting dalam menentukan kerentanan seseorang terhadap obesitas.

Beberapa orang mungkin mewarisi gen yang memengaruhi metabolisme tubuh, penyimpanan lemak, dan distribusi lemak di tubuh.

Meskipun faktor genetik dapat memberikan predisposisi, gaya hidup tetap memiliki peran besar dalam pengembangan obesitas.

2. Gaya hidup dan aktivitas fisik

Gaya hidup yang tidak aktif adalah salah satu faktor risiko utama obesitas. Kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan ketidakseimbangan energi. Dimana jumlah kalori yang dikonsumsi lebih besar daripada yang dibakar.

Gaya hidup yang sibuk dan penggunaan teknologi yang semakin meningkat juga berkontribusi pada penurunan aktivitas fisik.

3. Diet tidak sehat

Pola makan yang tinggi kalori, lemak jenuh, gula, dan garam, serta rendah serat dan nutrisi penting lainnya dapat meningkatkan risiko obesitas.

Konsumsi makanan cepat saji, minuman manis, dan camilan berkalori tinggi sering kali menjadi penyebab utama peningkatan berat badan.

4. Lingkungan

Lingkungan tempat tinggal juga dapat memengaruhi risiko obesitas. Tinggal di daerah dengan keterbatasan akses ke makanan sehat, seperti sayuran segar, buah-buahan, dan produk biji-bijian, dapat membuat orang lebih sulit menjaga pola makan yang seimbang.

Sebaliknya, akses mudah ke makanan cepat saji dan makanan olahan yang tinggi kalori dapat meningkatkan risiko obesitas.

5. Masalah medis tertentu

Beberapa kondisi medis, seperti hipotiroidisme, sindrom ovarium polikistik (PCOS), dan sindrom Cushing, dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Selain itu, penggunaan obat-obatan tertentu, seperti steroid dan pil KB, juga dapat mempengaruhi penambahan berat badan.

6. Faktor psikologis

Depresi dan stres emosional sering kali dikaitkan dengan pola makan yang tidak sehat dan kebiasaan makan berlebihan.

Beberapa orang mungkin beralih ke makanan sebagai mekanisme pelampiasan emosional, yang dapat mengarah pada peningkatan berat badan.

Selain itu, gangguan tidur juga dapat berkontribusi pada obesitas, karena kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan.

7. Berhenti merokok

Meskipun berhenti merokok memiliki banyak manfaat kesehatan, beberapa orang mengalami kenaikan berat badan setelah berhenti merokok.

Hal ini dapat terjadi karena perubahan metabolisme dan peningkatan nafsu makan sebagai pengganti kebiasaan merokok.

Jokowi Beri Nama Kantor Presiden IKN sebagai Istana Garuda

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat memberikan keterangan pers di Kawasan Istana IKN, Senin (29/7/2024).
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat memberikan keterangan pers di Kawasan Istana IKN, Senin (29/7/2024).

PANTAUBALI.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memberikan nama khusus untuk Kantor Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

Jokowi menamai Kantor Presiden di IKN menjadi Istana Garuda, sedangkan Istana Kepresidenan sebagai Istana Negara.

“Beliau menyampaikan ini Istana Garuda, bukan Kantor Presiden lagi, tapi Istana Garuda yang di bawah Istana Negara. Official namanya,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat memberikan keterangan pers di Kawasan Istana IKN, Senin (29/7/2024).

Istana Garuda nantinya akan menjadi tempat Presiden melakukan pekerjaan.

Kantor Presiden di Jakarta biasanya digunakan Presiden untuk menggelar rapat bersama para menteri kabinet.

Basuki juga menyampaikan, Jokowi meminta agar penataan IKN memprioritaskan partisipasi masyarakat.

Jokowi tidak ingin masyarakat sekitar IKN merasa terpinggirkan bahkan tergusur.

“Kami ada Pak Deputi Kemasyarakatan ini, ini nanti dalam rangka menata kawasan di sekitar IKN ini utamakan partisipasi masyarakat,” ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menjalani hari pertama berkantor di Istana Kepresidenan yang berada di Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (29/7/2024).

Namun, Jokowi menyebut dirinya masih ‘soft ngantor’ karena masih ada pekerja proyek.

“Ya kalo berkantor ya soft ngantor. Karena kan lewat pekerja juga,” kata Jokowi. (ana)

Kunjungan ke Tanah Lot Meningkat Dampak Rembug KTNA 2024, Akhir Agustus Digelar Festival 

Parade gebogan, serangkaian festival Tanah Lot 2023.
Parade gebogan, serangkaian festival Tanah Lot 2023.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, salah satu destinasi wisata ikonik di Bali lonjakan kunjungan wisatawan berkat penyelenggaraan rembug utama dan Agro Expo Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) tahun 2024.

Berdasarkan data terbaru, kunjungan rata-rata di DTW yang terletak di Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan tersebut mencapai 5.400 pengunjung per hari pada bulan ini.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana menyatakan, peningkatan kunjungan tidak hanya berdampak positif pada sektor pariwisata, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal.

“Peningkatan kunjungan ini menunjukkan bahwa Tanah Lot tetap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” kata Sudiana, Selasa (30/7/2024)

Untuk terus menarik minat pengunjung, lanjut Sudiana, manajemen DTW Tanah Lot akan menyelenggarakan kembali Tanah Lot Art and Food Festival yang ke-5 pada bulan Agustus.

Acara tersebut akan berlangsung selama tiga hari yakni 23-25 Agustus dan diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan.

Agenda acara mencakup pertunjukan seni budaya, pasar kuliner tradisional, dan berbagai aktivitas yang melibatkan partisipasi pengunjung.

“Persiapan festival sudah berjalan dengan baik. Selain menikmati keindahan alam dan budaya, pengunjung juga akan mendapatkan pengalaman baru melalui berbagai acara yang kami selenggarakan,” kata Sudiana.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan DTW Tanah Lot dapat terus menjadi destinasi wisata pilihan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. (ana)