- Advertisement -
Beranda blog Halaman 389

Nyoman Arnawa Terima Rekomendasi PDIP Sebagai Ketua DPRD Tabanan 

Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa.
Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi menetapkan I Nyoman Arnawa sebagai penerima rekomendasi sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan.

Dengan begitu politisi yang akrab disapa Komet itu menggantikan I Made Dirga yang saat ini menjabat sebagai Ketua Sementara DPRD Tabanan yang dilantik pada 5 Agustus lalu.

Dikonfirmasi pada Jumat (23/8/2024), Komet membenarkan bahwa dirinya telah menerima rekomendasi sebagai Ketua DPRD Tabanan periode 2019-2024.

Rekomendasi telah diserahkan di kantor sekretariat DPD PDIP Provinsi Bali.

“Iya rekomendasi Ketua DPRD sudah keluar atas nama I Nyoman Arnawa. Secara formal diberikan tadi di Kantor DPD PDIP Provinsi Bali pukul 12.00 tadi,” ungkapnya Komet yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PDIP Tabanan.

Komet menyebut, rekomendasi yang telah diterima nantinya akan diserahkan kepada DPC dan DPRD Tabanan untuk diproses.

Sementara itu, terkait posisi Ketua Fraksi PDIP di DPRD, Arnawa menyatakan sampai saat ini, belum kader yang ditunjuk untuk menduduki posisi ketua fraksi.

Namun, jika melihat potensi dan prestasi dari kader PDIP Tabanan, Arnawa menyatakan ada dua nama yang berpeluang menduduki posisi ketua fraksi PDIP.

“Dua kader yang berpotensi yakni I Putu Eka Putra Nurcahyadi yang mendapatkan perolehan suara tinggi dalam Pemilu 2024 dan AA Nyoman Dharma Putra,” ungkapnya.

Kedua kandidat ini, disebutkannya memiliki potensi karena kedua kandidat ini memiliki keunggulan tersendiri.

Eka Nurcahyadi sebagai kader dengan suara terbanyak sedangkan untuk AA Nyoman Dharma Putra yang di struktural partai sebagai bendahara DPC.

“Keduanya berpotensi, namun belum diputuskan. Kami masih menunggu rapat pembahasannya di DPC,” imbuhnya. (ana)

Sempat Molor, Pemkab Jembrana Pastikan THR dan Gaji 13 Guru 2023 Cair Oktober 2024

Bupati Jembrana Pastikan Gaji Ke-13 ASN Cair Sebelum Lebaran 2024
Bupati Jembrana Pastikan Gaji Ke-13 ASN Cair Sebelum Lebaran 2024

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kepastian pembayaran gaji 13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2023, yang sempat menjadi polemik dikalangan Tenaga Pendidikan atau Guru di Kabupaten Jembrana, akhirnya terjawab.

Pemerintah Kabupaten Jembrana menjanjikan, pembayaran akan dicairkan sekitar bulan oktober tahun ini.

Total anggaran yang disediakan Pemerintah Kabupaten Jembrana sebesar Rp3,8 miliar, bersumber dari APBD Jembrana di tahun anggaran perubahan 2024 ini.

Kepastian itu sekaligus wujud komitmen pemerintah daerah untuk memastikan apa yang menjadi hak hak guru dan tenaga pengajar terpenuhi.

“Akan dicairkan setelah pengesahan APBD perubahan kisaran bulan September atau paling lambat Oktober 2024. Kita alokasikan untuk guru PNS dan P3K sekitar 942 orang,“ terang Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra, dihubungi jumat (23/8/2024).

Sebelumnya kata Anom, pembayaran gaji ke-13 dan THR untuk guru dan P3K di Jembrana sempat terlambat, dikarenakan tidak adanya transfer dana dari pusat kedaerah untuk alokasi pembayaran tersebut.

Ia berharap kepastian itu juga dapat menjawab pertanyaan guru guru serta lanjutnya tetap fokus bekerja.

“Karena sudah dianggarkan, pembayaran ini pasti akan dilaksanakan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Pelaksana tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah I Komang Susila.

Pihaknya memastikan gaji ke -13 dan THR guru akan diberikan paling cepat bulan Oktober atau setelah APBD Perubahan disahkan.

”Setelah kami konsultasi kepada kementerian keuangan, ternyata tanggungjawab daerah. Total anggaran yang disediakan sebesar Rp3,8 miliar dari APBD Jembrana, bukan dari transfer pusat. Paling cepat Oktober sudah terealisasi,” tegasnya. (rls)

Jembrana Kembali Jadi Tuan Rumah Tarkam Kemenpora, Pertandingkan 4 Cabor

Fun run Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam) 2024 di Kabupaten Jembrana.
Fun run Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam) 2024 di Kabupaten Jembrana.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Kabupaten Jembrana kembali terpilih menjadi tuan rumah Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam) 2024 yang diinisiasi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Tahun ini, kejuaraan akan mempertandingkan empat cabang olahraga (cabor), yaitu fun run, lomba senam, bola voli, dan bulu tangkis.

Pembukaan Tarkam Kemenpora 2024 dilaksanakan di depan Kantor Bupati Jembrana pada Jumat (23/8/2024), dengan peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Jembrana.

Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Triyono, didampingi oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba.

Dalam sambutannya, Triyono menyampaikan, meskipun Bali memiliki sembilan kabupaten/kota, hanya dua yang terpilih sebagai tuan rumah Tarkam, yaitu Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Jembrana.

“Pemilihan ini murni dari Kemenpora tanpa intervensi dari jajaran Disdikpora Kabupaten Jembrana. Ini menunjukkan perhatian Kemenpora untuk memajukan kejuaraan dan mencetak atlet yang bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Triyono menjelaskan Tarkam bertujuan untuk menggali potensi atlet di daerah. “Kita tahu bahwa atlet-atlet unggul sering muncul dari daerah. Dengan kejuaraan antar kampung ini, kita berharap bisa menemukan dan mengembangkan bakat-bakat yang ada,” jelasnya.

Triyono juga berharap, dengan adanya kegiatan ini, perekonomian daerah dapat meningkat karena melibatkan partisipasi UMKM setempat.

“Kami berharap kejuaraan Tarkam ini bisa memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah melalui partisipasi UMKM,” tambahnya.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, mengapresiasi Kemenpora atas pemilihan Jembrana sebagai lokasi Kejuaraan Antar Kampung.

“Kami berterima kasih kepada Kemenpora yang kembali menunjuk Jembrana sebagai tuan rumah. Semoga tahun depan anggaran ditingkatkan dan Jembrana terpilih kembali,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Jembrana, I Komang Trilaksmana, menjelaskan bahwa ini adalah kali kedua Jembrana menjadi tuan rumah Tarkam Kemenpora, dengan empat cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Tahun ini, kami mempertandingkan empat cabor, yaitu fun run, lomba senam, bola voli, dan bulu tangkis. Hadiah untuk para juara disediakan langsung oleh Kemenpora, karena seluruh anggaran kegiatan ini berasal dari Kemenpora,” pungkasnya. (rls)

Lagi, 4 Remaja Tersesat di Gunung Batukaru

Evakuasi empat pendaki tersesat di Gunung Batukaru, Tabanan.
Evakuasi empat pendaki tersesat di Gunung Batukaru, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pendaki tersesat kembali terjadi di Gunung Batukaru, Kabupaten Tabanan.

Kali ini, empat orang remaja dilaporkan tersesat saat hendak turun menuju kaki gunung pada Kamis (22/8/2024).

Identitas keempat remaja tersebut yakni I Made Satria Nadi Kusuma (19), David Hartawan (19), I Komang Rizki Putra Wibawa dan I Made Agus Satria Winanta (19).

Beruntungnya mereka berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh Tim SAR Gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya menerangkan, pihaknya menerima laporan adanya empat orang tersesat di Gunung Batukaru sekitar pukul 14.00 WITA.

Setelah menerima informasi tersebut, diberangkatkan tujuh personil dari Pos SAR Buleleng.

Upaya penyisiran juga melibatkan unsur SAR lainnya dari Polsek Pupuan, Kepala Dusun Pupuan, Bhuana Bali Rescue, Babhinkamtibmas dan Babinsa Desa Pujungan serta pemandu lokal.

Sekitar 11 orang tim SAR gabungan memulai pendakian pada pukul 16.55 WITA menuju lokasi diperkirakan korban berada.

“Setelah cukup lama pencarian akhirnya mereka berhasil ditemukan pada pukul 20.45 WITA di ketinggian 1775 mdpl dalam keadaan sehat,” jelasnya.

Selanjutnya, keempat korban dipandu menuju posko gabungan di Pura Batur Sari, Kecamatan Pupuan, Tabanan.

Akhirnya dini hari tadi, Jumat (23/8/2024) sekitar pukul 01.55 WITA, tim SAR gabungan beserta para korban tiba di Posko Pura Batur Sari. Kemudian mereka dijemput oleh pihak keluarga.

Adapun dari pengakuan para pendaki, mereka memulai pendakian pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WITA.

Namun, ketika berada di ketinggian kurang lebih 1752 MDPL keempat nya tak bisa menemukan jalan sehingga meminta bantuan evakuasi. (ana)

Pasca Putusan MK Terkait Syarat Pilkada, KPU Tabanan Tunggu Arahan KPU RI

Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra
Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Usai penetapan aturan mengenai persyaratan cabup-cawabup dalam Pilkada 2024 oleh Mahkamah Konstitusi (MK), sampai saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan masih mengacu pada ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) RI Nomor 8 Tahun 2024.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra saat rapat koordinasi persiapan penerimaan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Tabanan dan bimbingan teknis Silonkada dalam Pilkada 2024 pada Kamis (22/8/2024).

“Sesuai arahan pimpinan untuk sosialisasi persyaratan cabup-cawabup dalam Pilkada 2024 yang kami lakukan hari ini masih mengacu pada PKPU Nomor 8 Tahun 2024,” jelasnya usai rapat di kantor KPU Kabupaten Tabanan.

Suwitra menyatakan, apabila nanti dalam tahap pendaftaran pasangan calon, ada perubahan persyaratan, maka KPU sebagai penyelenggara akan segera menyampaikan perubahan tersebut kepada partai politik (parpol).

Adapun pengumuman pendaftaran cabup-cawabup akan dilaksanakan pada 24-26 Agustus 2024. Kemudian dilanjutkan dengan tahap pendaftaran pada 27-29 Agustus 2024.

“Nanti jika ada arahan untuk menggunakan ketentuan baru atau petunjuk teknis baru, itu yang akan kami gunakan. Sementara arahan sampai saat ini, kami tetap menggunakan regulasi yang sudah ada. PKPU Nomor 8 Tahun 2024,” tegasnya. (ana)

Koster-Giri Resmi Kantongi Rekomendasi PDIP di Pilkada 2024 Bali

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi memberikan rekomendasi bupati dan wakil bupati Bali kepada petahana I Wayan Koster dan mantan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta di Pilkada 2024.

Koster dan Giri merupakan kader PDIP. Koster menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Provinsi Bali sedangkan Giri sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Badung.

“Dari Provinsi Bali, Dr.I Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta,” sebut Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dikutip melalui live streaming PDI Perjuangan, Kamis (22/8/2024).

Sebelum mereka resmi berpasangan, PDIP Bali merekomendasikan dua calon Wakil Gubernur, yakni Giri Prasta dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace yang merupakan pasangan Koster di periode pertama.

Namun, dinamika internal di PDIP Bali cukup kuat untuk memasangkan Koster – Giri dalam Pilkada yang akan berlangsung bulan November 2024 mendatang.

Selain Gubernur, PDIP juga mengeluarkan rekomendasi kepada beberapa calon Bupati dan Wakil Bupati.

Seperti di Kabupaten Karangasem PDIP mencalonkan I Gede Dana yang merupakan calon petahana, Kabupaten Klungkung mencalonkan I Made Putra sebagai Bupati. Sedangkan Kabupaten lainnya belum diumumkan. (ana)

Curi Perhiasan Senilai Rp1,27 Miliar Milik Majikan, Seorang ART Diamankan Polsek Densel

ART pencuri perhiasan majikan diamankan Polsek Denpasar Selatan.
ART pencuri perhiasan majikan diamankan Polsek Denpasar Selatan.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Asisten Rumah Tangga (ART) perempuan asal Jawa Barat, diamankan Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan karena telah melakukan pencurian perhiasan majikannya di Jalan Tirta Akasa gang IV, Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan.

Pemilik rumah berinisial RAAW kehilangan enam buah kalung emas, dua buah berlian, dua buah gelang, anting dua pasang, serta cincin emas dan berlian sebanyak tujuh buah, dengan total kerugian mencapai Rp1,27 Miliar.

Kejadian berawal pada 14 Agustus 2024, korban berinisial RAAW menemukan keadaan kamar berantakan dan sejumlah perhiasan miliknya hilang.

Setelahnya, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke polsek Denpasar Selatan. Setelah dilakukan pendalaman serta pemeriksaan didapatilah pelaku yang merupakan ART korban bernama Windasari.

“Pada saat pengecekan kita menemukan beberapa kejanggalan hingga dugaan mengarah ke pelaku,” jelas Kapolsek Densel Kompol Herson Djuanda, Kamis (22/8/2024)

Salah satu hal yang dapat mencurigai pelaku yaitu karena pelaku mempunyai akses untuk masuk ke rumah korban dan saat dilakukan introgasi pelaku mengakui perbuatannya. Dan pelaku berhasil diamankan pada Jumat (16/8/2024).

Pelaku menggunakan uang tersebut tak lain untuk kebutuhan sehari-hari dan memenuhi gaya hidupnya.

“Pelaku mengambil perhiasan korban sejak bulan Juli 2024, hal itu dapat dia lakukan karena dia telah mengetahui tempat kunci kamar korban,” tambahnya.

Total sebanyak dua kali pelaku melakukan tindakan pencurian tersebut, dan polisi telah menyita sisa perhiasan yang belum sempat dijual dan uang sebanyak Rp25 juta serta kartu ATM.

Karena tindakannya tersebut, pelaku dikenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. (jas)

Ketahui 7 Manfaat Buah Mengkudu untuk Kesehatan Tubuh

Buah mengkudu
Buah mengkudu

PANTAUBALI.COM – Buah mengkudu dikenal memiliki manfaat kesehatan yang telah lama diketahui. Buah dengan nama latin Morinda citrifolia ini banyak ditemukan di Australia, India, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Buah ini populer sebagai bahan obat herbal dan suplemen.

Meskipun rasanya sangat pahit, banyak masyarakat Indonesia memanfaatkan buah ini untuk mengobati berbagai penyakit, seperti sakit kepala, flu, hingga diabetes.

Selain itu, buah mengkudu juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh yang perlu Anda ketahui. Berikut akan dijelaskan tujuh manfaat buah mengkudu untuk kesehatan tubuh dilansir dari situs Alodokter.

1. Mencegah dan Memperbaiki Kerusakan Sel Tubuh

Buah mengkudu dikenal mampu mengurangi kadar radikal bebas dan memperbaiki kerusakan sel akibat paparan asap rokok, polusi, racun, radiasi, atau sinar matahari berlebih.

Namun, untuk memaksimalkan manfaat ini, Anda juga perlu menjalani gaya hidup sehat, seperti tidak merokok, mengurangi stres, rutin berolahraga, dan mencukupi waktu istirahat.

2. Menjaga Kadar Kolesterol dalam Darah

Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak atau jus buah mengkudu dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida.

Hal ini baik untuk mencegah penumpukan kolesterol di pembuluh darah yang berpotensi menyebabkan penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan penyakit jantung.

Efek ini diyakini berasal dari tingginya kandungan antioksidan dan antiradang dalam buah mengkudu.

3. Mengurangi Nyeri Sendi

Secara tradisional, buah mengkudu digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan di tubuh.

Ekstraknya terbukti bermanfaat dalam mengurangi nyeri dan pembengkakan pada sendi, seperti yang dialami penderita osteoarthritis.

4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Salah satu manfaat penting dari buah mengkudu adalah memperkuat daya tahan tubuh.
Dengan sistem kekebalan yang kuat, tubuh lebih mampu melawan bakteri dan virus penyebab penyakit, sehingga Anda tidak mudah jatuh sakit.

5. Menurunkan Kadar Gula Darah

Buah mengkudu juga baik untuk penderita diabetes. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa buah ini dapat menurunkan dan menjaga kadar gula darah tetap stabil, diduga melalui peningkatan efektivitas hormon insulin dalam mengatur gula darah.

6. Menjaga Berat Badan Tetap Ideal

Penelitian mengungkapkan bahwa buah mengkudu dapat membantu menjaga berat badan dan mencegah obesitas.

Efek ini kemungkinan disebabkan oleh kemampuannya dalam mengurangi kolesterol dan lemak, serta meningkatkan metabolisme.
Namun, untuk hasil yang optimal, sebaiknya diimbangi dengan olahraga rutin dan diet sehat.

7. Menurunkan Risiko Kanker

Buah mengkudu juga berpotensi menurunkan risiko kanker, karena kandungan antioksidannya yang tinggi mampu mengurangi stres oksidatif, yang terkait dengan perkembangan berbagai penyakit, termasuk kanker.

Meskipun relatif aman dikonsumsi sebagai makanan atau suplemen, buah mengkudu bisa menimbulkan efek samping seperti sakit perut, diare, pusing, dan sakit kepala.

Beberapa kelompok, seperti ibu hamil, penderita hiperkalemia, penyakit ginjal, atau gangguan hati, perlu berhati-hati.

Selain itu, buah mengkudu dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu. Oleh karena itu, jika Anda berniat menggunakan buah mengkudu untuk pengobatan, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Jelang Pilkada, Disdukcapil Tabanan Kebut Perekaman KTP Pemilih Pemula Lewat Jemput Bola Siswa Sekolah

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan semakin gencar menyasar pemilih pemula untuk perekaman KTP Elektronik.

Percepatan perekaman ini dilakukan melalui program KTP Berkah atau KTP Berbasis Sekolah.

Hasilnya, hingga akhir Agustus 2024, jumlah pemilih pemula yang belum melakukan perekaman tersisa sekitar 1.600 orang, atau sekitar 50 persen dari total target 3.500 orang yang ditetapkan pada Januari 2024.

Kepala Disdukcapil Tabanan I Gusti Agung Rai Dwipayana mengatakan, program KTP Berkah atau KTP Berbasis Sekolah bertujuan untuk menertibkan administrasi kependudukan serta menyukseskan Pilkada yang akan akan berlangsung November 2024 mendatang.

Disamping itu, program ini juga rutin digelar setiap tahun untuk menyasar semua anak-anak sekolah di jenjang SMA sederajat yang berusia 17 tahun.

“Tahun ini kami akan menyasar 18 sekolah. Sampai saat ini sudah ada 11 sekolah yang disasar dengan target diatas 100 orang siswa per sekolah,” ujarnya usai meninjau perekaman KTP elektronik di SMAN 2 Tabanan, Rabu (21/8/2024).

Ia menjelaskan, berdasarkan data DP4 dari KPU, tercatat pemilih pemula yang belum terekam di tahun 2024 mencapai 3.500 orang.

Namun, dari angka itu, hingga saat ini pemilih pemula di Kabupaten Tabanan yang belum melakukan perekaman tersisa sekitar 1.600 orang.

“Target kami di bulan September bisa menuntaskan semuanya,” ucapnya.

Adapun pemilih pemula yang melakukan perekaman KTP ini tidak hanya mereka yang berumur 17 tahun. Mereka yang sudah berumur 16 tahun juga mengikuti perekaman.

Namun sesuai aturan, KTP mereka tidak bisa langsung dicetak dan akan dicetak saat berumur 17 tahun.

“Nanti yang baru berumur 16 tahun ini akan diberikan suket (surat keterangan). Setelah nanti genap berumur 17 tahun akan dicetakkan KTP dengan membawa suket tersebut,” jelas Dwipayana.

Selain menyasar pemilih pemula menjelang Pilkada tahun ini, Disdukcapil bekerjasama dengan KPU dan Bawaslu Kabupaten Tabanan juga melakukan perekaman KTP dengan sistem jemput bola untuk pemilih dalam kategori disabilitas.

Terkait blanko KTP, Dwipayana menyebut, ketersedian di Disdukcapil saat ini masih aman dan mencukupi yakni mencapai 9.900 blanko.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 2 Tabanan I Nyoman Surjana mengatakan, program KTP Berkah ini merupakan inovasi yang sangat bagus dari Pemerintah Daerah melalui Disdukcapil.

“Kami menyambut baik program ini karena anak-anak didik kami bisa mendapatkan pelayanan yang maksimal dari Disdukcapil dan waktunya juga efisien daripada mereka datang langsung ke kantor Dukcapil,” ucapnya. (ana)

Viral Guru SMPN 2 Kerambitan Dinilai Eksploitasi Siswi Lewat Konten, Disdik Tabanan Panggil Pihak Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Darma Utama.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Darma Utama

PANTAUBALI.COM, TABANAN – SMP Negeri 2 Kerambitan di Kecamatan Tabanan kini menjadi sorotan lantaran salah satu oknum guru membuat konten di media sosial yang terkesan mengeksploitasi beberapa siswinya.

Oknum guru dengan akun Instagram Nangkela sering membuat konten dengan modelnya sejumlah siswi SMPN 2 Kerambitan dan video dibuat di areal lingkungan sekolah.

Konten-konten tersebut pun viral dan menjadi perbincangan pengguna media sosial sebab dalam beberapa video, para siswi itu mengenakan seragam sekolah yang terkesan menonjolkan aura tubuh mereka.

Dari informasi, guru tersebut berstatus sebagai tenaga PPPK sejak 2023. Ia mengajar mata pelajaran seni budaya dan memang sangat kreatif dalam kegiatan mengajar serta praktek seni dan budaya.

Dikonfirmasi terkait kasus ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Darma Utama mengungkapkan, pihaknya telah melakukan rapat bersama guru yang bersangkutan, pengawas hingga Kepala Sekolah SMP 2 Kerambitan.

“Kemudian hari ini, kami di dinas sudah melakukan rapat dengan melibatkan para kabid (kepala bidang) yang menangani Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) termasuk Kepala BPKSDM, Kabid SMP, Kepala sekolah, Wakil kepala sekolah hingga guru,” ujarnya ketika dikonfirmasi Rabu (21/8/2024).

Darma Utama mengungkapkan, guru yang bersangkutan telah mengakui bahwa akun Instagram Nangkela adalah akun milik pribadinya.

Yang bersangkutan juga mengakui bahwa menggunakan anak-anak di smp itu atas seijin orang tua dan ada surat pernyataannya.

“Guru yang bersangkutan sekaligus pemilik akun sudah minta maaf dan juga menghapus akun,” tegasnya.

Ia menyebut, yang bersangkutan juga mengakui bahwa akun itu dijadikan ruang untuk menampung kreativitas para siswa tanpa ada maksud untuk mencari keuntungan.

Namun, beberapa hal menjadi sorotan dari masyarakat di media sosial adalah cara berpakaian mereka.

“Untuk cara berpakaian di sekolah sudah ada yang mengatur di Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022. Disitu ukuran pakaian tidak dicantumkan, seperti bentuk dan warna. Namun dari video itu, barangkali yang menjadi sorotan adalah rok dan pakaian yang terkesan menonjolkan aura,” ucapnya.

“Jadi terkait itu, Kepala sekolah hingga guru menyampaikan, bahwa banyak anak-anak yang masih mengenakan pakaian yang dibeli saat baru masuk. Sehingga ukurannya kecil saat mereka masuk di kelas 8 atau 9. Jadi mereka tidak ada maksud untuk menonjolkan aura,” tambahnya.

Adapun, sanksi untuk guru itu sesuai dengan hasil koordinasi maka diberikan teguran tertulis berupaya larangan untuk menggunakan objek sekolah atau warga sekolah untuk kepentingan akun pribadi.

Disamping itu, hasil koordinasi dengan yang bersangkutan bahwa video tersebut dibuat atas koordinasi guru dan siswa.

“Jadi bukan siswa mau atau tidak tetapi sering siswa yang meminta membuat akun, ide cerita, ide gerakan. Disamping itu, media resmi SMP 2 Kerambitan juga sangat bagus, sering mengunggah berbagai kegiatan yang dilakukan pihak sekolah hingga siswanya, seperti podcast hingga kegiatan digitalisasi lainnya,” ucapnya.

Menurut Darma Utama, ada dua hal yang menjadi sorotan disini. Pertama penggunaan akun pribadi dari guru. Kemudian, terkesan adanya tindakan eksploitasi siswa.

“Saya tidak berani menjustice bahwa ini adalah tindakan eksploitasi siswa karena dari penjelasan tadi. Mungkin hari ini atau besok kami akan mengkonfirmasi langsung ke siswa yang bersangkutan,” tambahnya. (ana)