- Advertisement -
Beranda blog Halaman 376

Kembangkan Layanan Stem Cell, Suiasa Rapat dengan RDS Mangusada

Plt. Bupati Badung, I Ketut Suiasa bersama jajaran pimpinan RSD. Mangusada saat rapat pembahasan pengembangan Layanan Stem Cell atau Sel Punca di RSD Mangusada di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Kamis (10/10).
Plt. Bupati Badung, I Ketut Suiasa bersama jajaran pimpinan RSD. Mangusada saat rapat pembahasan pengembangan Layanan Stem Cell atau Sel Punca di RSD Mangusada di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Kamis (10/10).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung bersama Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada melaksanakan rapat membahas pengembangan Layanan Stem Cell atau Sel Punca, Kamis (10/10/2024).

Layanan Stem Cell ini akan dikembangkandi RSD Manggusada. Stem cell memiliki potensi untuk digunakan dalam pengobatan regeneratif dan transplantasi.

Beberapa penyakit yang sedang dipelajari untuk diobati dengan stem cell di antaranya, diabetes tipe 1, penyakit Parkinson, Sklerosis Lateral Amiotrofik, gagal jantung, osteoartritis.

Direktur Utama PT. Biu Bavana Inti Urip mengungkapkan, ada beberapa aspek yang perlu segera ditindaklanjuti dalam pengembangan layanan Stem Cell ini. Misalnya izin, lisensi alat, serta penelitian yang mendukung pengembangan layanan Stem Cell.

Industri farmasi memegang peran penting dalam pengurusan Sertifikat CPOB, izin edar, pemasaran, dan produksi produk Stem Cell.

Selain itu, kolaborasi dengan institusi pendidikan, seperti Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, akan mendukung kegiatan penelitian yang diperlukan untuk memperkuat basis ilmiah layanan ini.

RSD Mangusada sendiri diharapkan mampu menyediakan fasilitas dan tenaga medis yang terlatih sesuai dengan standar yang ditetapkan, termasuk laboratorium yang memenuhi standar BPOM.

“Ada beberapa syarat penting terkait izin yang perlu dipenuhi agar layanan ini bisa berjalan, termasuk lisensi alat serta penelitian yang harus dikembangkan,” ujar Direktur Utama RSD Mangusada dr. I Wayan Darta.

Sementara Plt. Bupati Badung Ketut Suiasa menegaskan pentingnya penyusunan proposal kerjasama oleh pihak PT, sebagai dasar untuk mempercepat proses pengembangan layanan Stem Cell di RSD Mangusada.

“Proposal perlu disusun dengan jelas dan sesuai dengan prosedur, sehingga bisa kita tindak lanjuti dengan cepat,” tutupnya. (ana)

Forkopimda Jembrana Fokus Cegah Konflik dan Kerawanan di Pilkada 2024

Jajaran Forkopimda Kabupaten Jembrana menggelar rapat untuk memantapkan stabilitas keamanan.
Jajaran Forkopimda Kabupaten Jembrana menggelar rapat untuk memantapkan stabilitas keamanan.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Dalam tahapan Pilkada serentak 2024, Penjabat sementara (Pjs) Bupati Jembrana,  I Ketut Sukra Negara bersama jajaran Forkopimda, menggelar rapat untuk memantapkan stabilitas keamanan.

Rapat yang berlangsung di Rumah Kreteg Nyirang, Kecamatan Negara, Jembrana pada Kamis (10/10/2024) ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah antisipatif terhadap potensi kerawanan yang mungkin terjadi selama tahapan kampanye.

Rapat dihadiri oleh Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto, Kajari Jembrana, Salomina Meyke Saliama, Wakil Ketua DPRD Jembrana, I Wayan Wardana, Sekda Jembrana I Made Budiasa  serta perwakilan dadi Kodim 1617 Jembrana dan Pengadilan Negeri Negara.

Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto memaparkan, berbagai isu yang perlu dicermati, seperti gesekan antar pendukung calon, praktik money politics, black campaign, politik identitas, serta kemungkinan tindakan pidana pemilu.

Ia menegaskan, setiap calon yang ikut dalam kontestasi Pilkada 2024 harus bersaing secara sehat dan fair. Kemudian untuk unsur TNI-Polri dan ASN agar menjaga netralitas dan menyampaikan informasi yang menyejukkan media sosial.

Dengan langkah itu, diharapkan Kabupaten Jembrana bisa menjadi contoh penyelenggaraan Pilkada yang aman dan damai.

“Pesan Saya untuk masyarakat Jembrana agar senantiasa ikut serta menjaga situasi dalam hal ini agar senantiasa kondusif. Perkuat sinergitas dalam menyukseskan Pemilukada sampai dilantik siapa pilihan masyarakat,” ucapnya.

Dalam diskusi tersebut, Pjs Bupati Sukra Negara menegaskan pentingnya menjaga situasi kondusif hingga pemilihan pada 27 November 2024.

Ia juga menyampaikan pentingnya menjaga informasi di media sosial agar tidak menimbulkan kegaduhan, sehingga pilkada dapat berjalan dengan baik.

“Terima kasih kepada seluruh Jajaran Forkopimda yang telah bersinergi bersama, bekerja keras menjaga dan turut berkontribusi dalam pembangunan dan kemajuan Kabupaten Jembrana,” imbuhnya. (ana)

Cegah Stunting, Dinas Perikanan Badung Bagi-Bagi 150 Paket Olahan Ikan di Banjar Seminyak 

Dinas Perikanan bagikan paket olahan ikan di Balai Banjar Seminyak, Desa Adat Seminyak, Kuta, Badung, Kamis (10/10/2024).
Dinas Perikanan bagikan paket olahan ikan di Balai Banjar Seminyak, Desa Adat Seminyak, Kuta, Badung, Kamis (10/10/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dinas Perikanan Kabupaten Badung melakukan kegiatan pembagian paket olahan ikan dengan menargetkan ibu hamil dan balita yang berpotensi terkena stunting.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Banjar Seminyak, Desa Adat Seminyak, Kuta, Badung, Kamis (10/10/2024).

Program ini merupakan program rutin di tahun 2024, dari pusat dan diterapkan dan diprioritaskan leh Dinas Perikanan Badung, dengan membagikan sebanyak 150 paket olahan ikan pada setiap lokasi dari delapan wilayah yang dipilih, khususnya di Kabupaten Badung.

Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Badung Gede Ngurah Sedana menekankan, masyarakat harus terbiasa mengonsumsi ikan, karena memiliki khasiat yang baik untuk tubuh.

“Kegiatan ini sudah dilakukan sebanyak tujuh kali, dan fokus meningkatkan kesadaran masyarakat agar terbiasa mengonsumsi ikan. kandungan Omega-3 yang baik untuk tumbuh kembang anak dan meningkatkan kecerdasan, terdapat dalam daging ikan, terlebih lagi harga ikan sangat terjangkau, sehingga siapa pun bisa mendapatkannya”, ucap Ngurah Sedana.

Kedepannya Ngurah Sedana memastikan, kepada seluruh masyarakat khususnya Ibu hamil dan balita di Kabupaten Badung mendapat paket olahan ikan.

“Kami merencanakan untuk membagikan paket olahan ikan di seluruh wilayah di Kabupaten Badung pada tahun 2026, jika tidak ada halangan”, ujarnya.

Lurah Seminyak Kuta I Putu Gede Adhi Karmita Putra mengungkapkan rasa terimakasih kepada Dinas Perikanan Kabupaten Badung dan berharap dapat berkolaborasi untuk mencegah stunting kedepannya.

“Saya sangat berterimakasih kepada Dinas Perikanan Kabupaten Badung sudah membagikan paket olahan Ikan kepada warga khusunya Ibu hamil dan balita yang ada di lingkungan Desa Adat Seminyak, dalam mencegah stunting di wilayah kami, serta dapat berkolaborasi,” ungkapnya

Tindakan yang dikemas dengan sosialisasi tersebut dihadiri oleh Plt. Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Kristiani Suiasa, Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Badung, Gede Ngurah Sedana, Lurah Seminyak, I Putu Gede Adhi Karmita Putra, Ketua TP. PKK Kecamatan Kuta dan pemangku kepentingan lainnya. (jas)

Dukung Olahraga, Mulyadi Nobar Timnas vs Bahrain di Tabanan

Calon Bupati Tabanan nomor urut 1, I Nyoman Mulyadi bersama pengemar sepak bola saat nobar pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain, Kamis (10/10/2024) malam.
Calon Bupati Tabanan nomor urut 1, I Nyoman Mulyadi bersama pengemar sepak bola saat nobar pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain, Kamis (10/10/2024) malam.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Calon Bupati Tabanan nomor urut 1, I Nyoman Mulyadi menunjukkan dukungannya terhadap Timnas Indonesia dengan menggelar nonton bareng (nobar) saat pertandingan melawan Bahrain.

Nobar berlangsung di Posko Pemenangan Mulyadi-Ardika, di Banjar Delod Puri, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan, Kamis (10/10/2024) malam.

Calon yang berpasangan dengan Nyoman Ardika alias Sengap di Pilkada 2024 tersebut berbaur dengan masyarakat setempat penggemar sepak bola.

Antusiasme mereka sangat terlihat menonton pertandingan hingga berakhir, meskipun skor kedua tim sepak bola berakhir imbang 2-2.

Usai nobar, Mulyadi mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan dan semangat pemain Timnas Indonesia. “Sebagai pencinta sepak bola, kita wajib mendukung Timnas,” ujarnya.

Mulyadi juga berkomitmen untuk mendukung semua kegiatan olahraga yang ada di Kabupaten Tabanan.

Selain itu, ia bertekad untuk mengembangkan potensi atlet lokal serta memberikan dukungan penuh terhadap cabang-cabang olahraga seperti bola voli, basket, dan bulu tangkis. (ana)

Komisi II DPRD Tabanan Nilai Kinerja Dinas Lingkungan Hidup Belum Optimal

Raker Komisi II DPRD Tabanan dengan OPD, Rabu (9/10/2024).
Raker Komisi II DPRD Tabanan dengan OPD, Rabu (9/10/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi II DPRD Kabupaten Tabanan menyoroti kinerja sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rapat kerja yang berlangsung pada Rabu (9/10/2024).

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang dinilai belum optimal dalam menjalankan tugasnya.

Ketua Komisi II DPRD Tabanan I Wayan Lara mengkritik operasional mobil pengangkut sampah yang beroperasi di pagi hari. Menurutnya, aktivitas ini sering menyebabkan kemacetan lalu lintas, terutama di jam sibuk saat masyarakat berangkat kerja dan anak-anak menuju sekolah.

“Operasional pengangkut sampah di pagi hari membuat jalan menjadi krodit. Ini sangat mengganggu,” ucap Lara.

Ia membandingkan kondisi ini dengan Kota Surabaya, yang dinilainya berhasil mengelola aktivitas kebersihan tanpa mengganggu arus lalu lintas pagi.

“Di Surabaya, petugas kebersihan mulai bekerja sejak pukul 4 pagi. Jam 6 pagi, kota sudah bersih tanpa ada aktivitas pengangkutan sampah yang menghambat lalu lintas. Kenapa Tabanan tidak bisa mencontoh hal tersebut,” tanyanya.

Lara menjelaskan kritik yang disampaikan bertujuan untuk memacu OPD meningkatkan kinerja agar lebih selaras dengan visi dan misi Bupati Tabanan. Ia menekankan bahwa perbaikan kinerja OPD sangat penting demi mendukung pembangunan daerah yang lebih baik.

Melalui evaluasi tersebut, diharapkan setiap OPD dapat lebih responsif terhadap masukan dan kritik guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (ana)

Pilih Bedak Padat atau Bedak Tabur? Kenali Perbedaannya

Perbedaan bedak tabur dan padat
Perbedaan bedak tabur dan padat

PANTAUBALI.COM – Bagi para penggemar makeup, mungkin Anda sering bertanya-tanya, apa perbedaan antara bedak padat dan bedak tabur? Keduanya merupakan produk penting dalam riasan wajah yang berfungsi untuk mengunci foundation, mengontrol minyak berlebih, serta memberikan hasil akhir yang halus dan flawless.

Namun, meskipun memiliki fungsi serupa, kedua jenis bedak ini berbeda dalam hal tekstur, formula, dan cara pengaplikasiannya. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbandingan antara bedak padat dan bedak tabur, serta keunggulan masing-masing untuk berbagai jenis kulit dan situasi.

Mengenal Bedak Padat

Bedak padat, sering disebut juga compact powder, adalah bedak wajah yang berbentuk padat dan biasanya dikemas dalam wadah kompak dengan cermin serta spons aplikator. Teksturnya lembut dan halus, membuatnya mudah diaplikasikan serta dibaurkan pada wajah. Bedak ini sangat cocok untuk touch-up di sepanjang hari karena dapat menyerap minyak berlebih dan menyegarkan tampilan makeup. Selain itu, bedak padat juga dapat memberikan daya tutup yang sedang hingga penuh, tergantung pada formula serta jumlah yang diaplikasikan.

Mengenal Bedak Tabur

Bedak tabur atau loose powder adalah bedak wajah dalam bentuk bubuk halus yang umumnya disimpan dalam wadah khusus dengan saringan. Bedak ini memiliki tekstur ringan dan sering diaplikasikan menggunakan kuas besar atau puff bedak. Bedak tabur ideal untuk mengunci foundation dan concealer, serta mencegah riasan menggumpal atau masuk ke garis-garis halus pada wajah. Hasil akhirnya biasanya lebih tipis hingga sedang, sesuai dengan formula yang digunakan dan jumlah produk yang diaplikasikan.

Perbedaan Bedak Padat dan Bedak Tabur

1.Tekstur dan Konsistensi
Bedak padat memiliki tekstur yang lebih padat dan solid, sementara bedak tabur lebih ringan dan halus. Perbedaan ini memengaruhi cara pengaplikasian serta hasil akhir yang dihasilkan.

2.Pengemasan
Bedak padat hadir dalam kemasan yang lebih praktis dan kompak, sering kali dilengkapi dengan cermin serta spons aplikator. Sebaliknya, bedak tabur biasanya disimpan dalam wadah dengan saringan untuk mengatur jumlah bedak yang keluar, membuatnya sedikit kurang praktis untuk dibawa bepergian.

3. Daya Tutup
Bedak padat umumnya menawarkan daya tutup yang lebih tinggi, sehingga mampu menutupi ketidaksempurnaan pada wajah dengan baik. Di sisi lain, bedak tabur memberikan hasil yang lebih ringan dan natural, memungkinkan kulit asli tetap terlihat.

4. Portabilitas
Karena kemasannya yang ringkas, bedak padat lebih mudah dibawa kemana-mana, ideal untuk touch-up di perjalanan. Bedak tabur, karena bentuknya yang bubuk, cenderung lebih sulit dibawa dan berisiko tumpah atau berantakan.

5. Jenis Kulit
Bedak padat sangat cocok untuk kulit berminyak hingga normal, karena mampu mengontrol kilap dan memberikan tampilan matte. Sementara itu, bedak tabur lebih fleksibel dan dapat digunakan oleh semua jenis kulit, termasuk kulit kering dan sensitif, karena sering kali mengandung bahan-bahan yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit.

Baik bedak padat maupun bedak tabur memiliki kelebihan masing-masing, tergantung pada kebutuhan kulit dan kesempatan. Bedak padat ideal untuk sentuhan cepat dan daya tutup yang lebih tinggi, sementara bedak tabur cocok untuk mengunci riasan dengan hasil akhir yang lebih halus dan natural. Pilihlah jenis bedak yang sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhan Anda untuk hasil riasan yang optimal. (sm)

Pasutri Colong Iphone Milik WNA di Toko Sepatu

Pasutri Colong Iphone Milik WNA di Toko Sepatu

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Sepasang suami istri, Zaenap (59) dan Herry Prawiro (54) kedapatan mencuri sebuah iPhone 13 Pro Max milik seorang warga negara asing (WNA) di sebuah toko sepatu Jalan Pantai Kuta, Badung. Keduanya pun mengakui perbuatannya setelah ditangkap oleh Polsek Kuta.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi menerangkan bahwa kejadian berawal pada Sabtu, 21 September 2024, sekitar pukul 21.14 WITA. Saat itu, korban yang merupakan warga negara Rusia bernama Aiaz Abdrakhmanov (24), sedang mencoba sepatu di toko tersebut.

“Korban meletakkan ponselnya di atas sofa dekatnya, namun saat selesai mencoba, ia terkejut mendapati iPhone 13 Pro Max miliknya sudah hilang,” terang Sukadi.

Setelah meminta bantuan karyawan toko untuk melihat rekaman CCTV, terlihat seorang wanita yang mengenakan masker mengambil ponsel tersebut. Korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Denpasar Timur, dan setelah penyelidikan lebih lanjut, polisi mendapatkan informasi keberadaan kedua pelaku.

Keduanya pun dibekuk pada Minggu, 22 September 2024, sekitar pukul 17.00 WITA di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. Polisi berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa iPhone 13 Pro Max berwarna biru yang mereka curi. Dalam interogasi, keduanya mengakui bahwa mereka berniat menjual ponsel tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Dalam menjalankan aksinya, mereka menggunakan mobil Daihatsu Ayla berwarna kuning dengan nomor polisi L 1140 DAJ saat beraksi. Korban mengalami kerugian mencapai belasan juta rupiah atas pencurian ini,” pungkasnya. (sm)

Mulyadi Sentil Pemda Tabanan Tak Optimal Kelola PAD

Kampanye tatap muka di Balai Banjar Jagasatru, Desa Kediri pada Kamis (10/10/2024) malam.
Kampanye tatap muka di Balai Banjar Jagasatru, Desa Kediri pada Kamis (10/10/2024) malam.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – I Nyoman Mulyadi, calon bupati Tabanan nomor urut 1, menyentil optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) yang dinilainya belum maksimal.

Padahal potensi PAD Tabanan cukup besar jika dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah.

Hal itu diungkapkannya saat kampanye tatap muka di Balai Banjar Jagasatru, Desa Kediri pada Kamis (10/10/2024) malam.

Menurutnya, selama ini banyak terjadi kebocoran dalam pengelolaan aset daerah, seperti pajak restoran di kawasan wisata Tanah Lot, Bedugul, dan Jatiluwih. Ia menegaskan akan menindak tegas hal tersebut.

“Tabanan memiliki banyak aset, namun banyak yang hanya tercatat di atas kertas,” ujarnya.

Dengan didampingi pasangannya, calon wakil bupati I Nyoman Ardika, ia berjanji mengoptimalkan PAD untuk kesejahteraan masyarakat Tabanan bila terpilih di Pilkada 2024.

“Astungkara, bila Saya sebagai bupati, ini yang akan kami kejar karena aset-aset ini adalah milik masyarakat Tabanan,” ujarnya.

Dengan upaya optimalisasi itulah, Mulyadi bersama Ardika akan berusaha merealisasikan 21 program unggulan yang dijanjikan. (ana)

Program Satu Miliar Satu Desa Disambut Antusias Warga Banjar Jagasatru Kediri

Paslon Mulyadi-Ardika saat kampanye tatap muka di Balai Banjar Jagasatru, Kamis (10/10/2024).
Paslon Mulyadi-Ardika saat kampanye tatap muka di Balai Banjar Jagasatru, Kamis (10/10/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Calon Bupati Tabanan nomor urut 1, I Nyoman Mulyadi dan pasangannya, I Nyoman Ardika, memperkenalkan program unggulan Satu Miliar Satu Desa yang mendapat sambutan antusias dari warga Banjar Jagasatru, Desa Kediri.

Program ini dirancang untuk mengalokasikan dana sebesar Rp 1 miliar untuk setiap desa di luar Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).

Selain itu, pasangan yang dikenal dengan Paket MS Glowing ini juga menjanjikan Rp500 juta bagi desa adat dan subak.

“Program unggulan saya adalah satu miliar satu desa diluar ADD, serta tambahan Rp500 juta untuk banjar dan subak. Anggaran ini diharapkan bisa dikelola dengan baik dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Nyoman Mulyadi saat kampanye tatap muka di Balai Banjar Jagasatru, Kamis (10/10/2024).

Mulyadi menegaskan komitmennya untuk merealisasikan program-program tersebut melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengelolaan aset yang lebih baik.

“Kami yakin, jika PAD dan aset dikelola dengan maksimal, program ini bisa dijalankan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Mulyadi.

Selain program desa, pasangan Mulyadi-Ardika juga berencana meningkatkan pelayanan kesehatan melalui program Satu Kamar Rumah Sakit untuk Satu Pasien, yang diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.

Program unggulan MS Glowing itu pun mendapat dukungan Banjar Jagasatru, seperti yang diungkapkan oleh salah satu tokoh masyarakat setempat bernama I Wayan Sugita alias Wayan Doye.

Dirinya menyatakan dukungan penuh kepada Mulyadi – Ardika karena percaya pasangan ini akan membawa perubahan yang signifikan untuk Kabupaten Tabanan.

“Saya berharap, jika Pak Nyoman Mulyadi dan Ardika terpilih maka semua program benar-benar terealisasi,” harapnya. (ana)

Style “Old Money” Kembali Trending, Kunci Tampak Anggun dan Klasik

Tips berpakaian ala Old Money Fashion
Tips berpakaian ala Old Money Fashion

PANTAUBALI.COM – Dalam dunia mode yang selalu berubah, ada satu gaya yang tetap bertahan dan kini kembali mencuri perhatian yakni old money fashion. Gaya ini mengusung kesan elegan, berkelas, namun tanpa mencolok, dan mulai digandrungi lagi oleh para pencinta mode di berbagai kalangan, baik pria maupun wanita. Tapi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Old money fashion?

Secara sederhana, gaya old money menggambarkan penampilan klasik yang sering diasosiasikan dengan kaum bangsawan atau mereka yang telah mewarisi kekayaan dari generasi ke generasi. Profesor hukum Stanford, Richard Thompson Ford, dalam bukunya Dress Code: How the Laws of Fashion Made History, menjelaskan bahwa gaya ini merujuk pada mode yang berkembang di kalangan elite East Coast Amerika Serikat pada era 1950-an.

Contohnya adalah busana yang dikenakan di lingkungan akademi seperti Ivy League, yang mencerminkan penampilan simpel, berkualitas tinggi, dan tanpa tren berlebihan.

Menurut Ford, kunci utama gaya old money adalah penggunaan busana klasik yang dibuat untuk tahan lama, bukan hanya trendi sesaat.

“Item fesyen ini tidak akan pernah terlihat aneh, apakah dikenakan hari ini atau 100 tahun yang lalu,” ujarnya dikutip GQ.

Gaya old money sangat berbeda dari new money, yang kerap dianggap lebih mencolok dan gemerlap. Mereka yang mengadopsi gaya old money memilih pakaian yang tidak menonjolkan merek, tetapi tetap terlihat berkelas dan elegan. Kesan elegan ini hadir dari bahan berkualitas seperti katun, kasmir, dan wol, serta potongan busana yang pas di tubuh dengan warna-warna netral.

Penulis dan penganut gaya old money, Zach Weiss, menyebutkan bahwa ada banyak “ilmu” di balik kesederhanaan tampilan ini. “Bahkan ada versi gaya kasual seperti sweter rajut yang disampirkan di bahu tanpa terlalu memikirkan keformalitasan,” ujarnya.

Contoh paling jelas dari gaya ini dapat dilihat pada sosok Carolyn Bessette-Kennedy, istri mendiang John F Kennedy Jr., yang dikenal dengan gaya minimalis nan elegan. Untuk pria, Pangeran William sering menjadi inspirasi dengan setelan jas yang selalu rapi dan klasik.

Untuk mengadopsi gaya old money, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan. Pertama, pilih pakaian dengan potongan klasik dan berkualitas tinggi seperti blazer navy, kemeja putih, dan celana chino.

Pastikan bahan yang digunakan nyaman dan tahan lama. Kedua, utamakan warna-warna netral seperti putih, krem, cokelat, dan navy, yang tidak hanya mudah dipadukan tetapi juga menciptakan kesan elegan tanpa berlebihan. Ketiga, perhatikan detail kecil seperti kancing berkualitas dan jahitan rapi, yang akan membuat perbedaan besar dalam penampilan.

Pada akhirnya, old money fashion bukan sekadar gaya, melainkan sebuah filosofi dalam berpakaian. Fokusnya bukan pada tren terbaru, tetapi pada merawat item klasik yang dapat bertahan lama dan tetap relevan kapan saja. (sm)