- Advertisement -
Beranda blog Halaman 344

Pjs Bupati Jembrana Serahkan Santunan Duka Korban Tertimpa Pohon di Mendoyo

Pjs Bupati Jembrana menyerahkan bantuan kepada korban tertimpa pohon perindang di Jalan Denpasar-Gilimanuk pada Rabu (16/10/2024).
Pjs Bupati Jembrana menyerahkan bantuan kepada korban tertimpa pohon perindang di Jalan Denpasar-Gilimanuk pada Rabu (16/10/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – I Wayan Arsana (53), korban tertimpa pohon perindang di Jalan Denpasar-Gilimanuk tepatnya wilayah Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, meninggal dunia mendapat bantuan dana duka dari Pjs Bupati Jembrana. Santunan duka cita diserahkan kepada ahli waris dan keluarga pada Rabu (16/10/2024).

Dalam kesempatan yang sama, Pjs Bupati Jembrana  I Ketut Sukra juga meminta OPD terkait melakukan mitigasi sekaligus evaluasi sehingga kejadian serupa tidak terjadi kembali.

“Mitigasi dengan melakukan pengecekan pohon-pohon, yang berpotensi tumbang. Semua harus waspada dan hati-hati. Musibah ini akan jadi evaluasi bersama, agar ke depan jangan sampai terulang,’’ ucapnya.

Istri korban, Ni Ketut Sri Astuti mengatakan, suaminya meninggal dunia setelah mendapat perawatan di RSU Negara. Kemudian dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah untuk memperoleh penanganan yang intensif.

“Selama kurang lebih 11 (sebelas) hari di rawat di RSUP Prof Ngoerah, suami tiang meninggal dunia. Untuk upacara pengabenannya sendiri sudah dilaksanakan pada 29 September yang lalu di Krematorium Pekutatan. Keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Putu Agus Artana Putra mengatakan, bantuan yang diserahkan tersebut berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk santunan duka cita.

“Adapun jumlah santunan duka cita yang diserahkan yakni sejumlah Rp10 Juta,” pungkasnya.  (ana)

Debat Pilkada Tabanan Dirancang Tiga Sesi

Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra.
Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan tengah mematangkan persiapan debat bagi dua pasangan calon bupati (Cabup) dan wakil bupati (Cawapub) dalam Pilkada 2024.

Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra mengatakan, debat akan dijadwalkan berlangsung sebanyak tiga kali. Pertama akan dilaksanakan pada 31 Oktober, debat kedua pada 13 November, dan debat ketiga pada 20 November.

Awalnya, debat pertama dijadwalkan pada 30 Oktober, namun diundur sehari karena berbarengan dengan pelaksanaan debat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur oleh KPU Provinsi Bali.

“Kami menggeser jadwal debat sehari agar tidak berbenturan dengan jadwal provinsi,” kata Suwitra, Rabu (16/10/2024).

Ia menyebut, pihaknya berencana melaksanakan debat di tiga lokasi berbeda. Sejauh ini, ada tiga lokasi yang diusulkan adalah Hotel Homm Saranam di Baturiti, Hotel Aston, dan Hotel Prime Plaza di Denpasar.

“Ketiga lokasi itu dipilih karena dianggap representatif, tetapi keputusan final masih dalam pembahasan,” ujarnya.

Begitu juga dengan jumlah peserta yang dapat hadir langsung di lokasi debat, Suwitra menegaskan bahwa pembatasan akan diterapkan.

Namun, seluruh rangkaian debat akan disiarkan langsung melalui stasiun televisi agar masyarakat luas bisa mengikuti jalannya debat secara transparan dan terbuka.

“Kami akan menyesuaikan kapasitas lokasi. Jika tempatnya luas, mungkin lebih banyak pendukung yang bisa diizinkan masuk,” katanya.

Terkait materi debat yang akan dibahas, Suwitra mengaku, saat ini pihaknya sedang membentuk tim perumus untuk menyusun materi debat.

“Tim perumus materi masih dalam proses pembentukan, sehingga tema dan materi yang akan dibahas belum diputuskan,” jelasnya. (ana)

Komisi II DPRD Tabanan Cek Proyek Restoran Bodong di Desa Mengesta

Komisi II DPRD Tabanan bersama dinas terkait melakukan pengecekan proyek pembangunan restoran di Desa Adat Wongaya Betan, Desa Mengesta, Kecamatan Penebel, Rabu (16/10/2024).
Komisi II DPRD Tabanan bersama dinas terkait melakukan pengecekan proyek pembangunan restoran di Desa Adat Wongaya Betan, Desa Mengesta, Kecamatan Penebel, Rabu (16/10/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan melakukan pengecekan proyek pembangunan restoran di Desa Adat Wongaya Betan, Desa Mengesta, Kecamatan Penebel, Rabu (16/10/2024).

Pengecekan dilakukan bersama dengan dinas terkait seperti Dinas PUPRPKP, Dinas PMPTSP, Dinas Pertanian, Camat serta aparat desa terkait.

Adapun pengecekan dilakukan karena proyek tidak memiliki izin lengkap alias bodong. Selain itu, bangunan restoran yang didirikan di tengah lahan persawahan itu mencaplok sekitar 1,2 hektare lahan pertanian produktif.

Ketua Komisi II DPRD Tabanan I Wayan Lara mengatakan, pengecekan dilakukan setelah menerima laporan dari tokoh masyarakat setempat terkait adanya pelanggaran izin proyek tersebut.

Kemudian, lokasi pembangunan restoran berada di jalur hijau lahan pertanian produktif, yang seharusnya dilindungi dan tidak boleh dibangun secara sembarangan.

“Memang ada laporan dari tokoh-tokoh masyarakat bahwa pembangunan ini tidak berizin. Setelah kami turun ke lapangan, memang itu terbukti benar,” ujarnya.

Lara menyebut, pembangunan restoran ini sebenarnya sudah sempat dihentikan oleh Satpol PP Tabanan karena belum memiliki izin resmi. Namun, faktanya di lapangan, proyek tersebut masih berjalan.

“Kami menyarankan agar pembangunan ini dihentikan sementara sampai semua izin lengkap. Jika tidak ada penyelesaian, kami akan memanggil investor bersama perbekel untuk dimintai penjelasan di DPRD Tabanan,” tegasnya.

Pihaknya pun menegaskan jika menyambut baik investor yang ingin berinvestasi di Tabanan. Namun, selama proses pembangunan mengikuti peraturan dan perizinan yang berlaku. “Kami menerima investor, tapi harus patuh aturan,” tambahnya. (ana)

Apotek Melati Farma Tabanan Terbakar Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp7 Miliar

Apotek Melati Farma dan Laboratorium Taksu yang berlokasi di Jalan Ngurah Rai, No.45, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, terbakar pada Rabu (16/10/2024) pagi.
Apotek Melati Farma dan Laboratorium Taksu yang berlokasi di Jalan Ngurah Rai, No.45, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, terbakar pada Rabu (16/10/2024) pagi.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kebakaran hebat melanda Apotek Melati Farma dan Laboratorium Taksu yang berlokasi di Jalan Ngurah Rai, No.45, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Rabu (16/10/2024) pagi.

Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 7 miliar.

Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana mengatakan, insiden tersebut pertama kali dilaporkan oleh I Ketut Suranata selaku Bendesa Adat Sanggulan.

Kronologi kejadian Menurut keterangan saksi-saksi, kobaran api terlihat sekitar pukul 07.00 WITA. Gustu Nuggy, staf analis di Laboratorium Taksu, menjadi salah satu saksi yang melihat api pertama kali.

“Samsi mendengar teriakan minta tolong dari arah Apotek Melati Farma dan segera berusaha mengambil alat pemadam api ringan (APAR) untuk memadamkan kobaran api. Namun, api telah membesar di dalam ruangan,” ungkap Sukadana.

Saksi lain, Ibu Rus, yang bekerja di Apotek Melati Farma, mengaku berusaha menyelamatkan barang-barang dari laboratorium ketika melihat api mulai menjalar dari gudang di sebelahnya.

Sementara itu pengakuan dari I Nyoman Gastama, penjaga di apotek tersebut, menyebut bahwa dirinya sempat melakukan pengecekan area sekitar pukul 06.00 WITA, tetapi tidak menemukan tanda-tanda adanya kebakaran atau hal yang mencurigakan.

Lima unit armada pemadam kebakaran Kabupaten Tabanan dikerahkan ke lokasi, dengan bantuan satu unit tambahan dari Kabupaten Badung.

“Setiap armada harus bolak-balik mengisi air untuk memadamkan api yang terus membesar,” ungkapnya.

Sukadana menyebut, dari hasil olah tempat kejadian serta keterangan dari damkar, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik.

“Pemilik apotek menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak melaporkan insiden tersebut ke ranah hukum,” tambahnya. (ana)

De Gadjah Minta Tim Hukumnya Laporkan Dugaan Intimidasi Mangku Melanting Pasar Tabanan ke Bawaslu Pusat

Calon Gubernur Bali Nomor Urut I, De Gadjah, usai melakukan simakrama dengan masyarakat di Banjar Gaduh, Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Tabanan, Selasa (15/10/2024).
Calon Gubernur Bali Nomor Urut I, De Gadjah, usai melakukan simakrama dengan masyarakat di Banjar Gaduh, Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Tabanan, Selasa (15/10/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Calon Gubernur Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah sangat menyayangkan keputusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang menyatakan kasus dugaan intimidasi terhadap Jro Mangku Pura Melanting Pasar Tabanan tak memenuhi unsur pelanggaran.

Begitu juga dengan laporan intimidasi yang dialami oleh salah seorang warga di Banjar Kesiut Tengah Kaja, Desa Kesiut, Kerambitan.

De Gadjah pun meminta tim kuasa hukumnya untuk melanjutkan laporan ke Bawaslu Pusat, Dewan Kehormatan Penyelengara Pemilu (DKPP) atau pihak berwajib.

“Tim kuasa hukum kami, Legal Advokat Gadjah Agus Suradnya (LAGAS), akan segera melaporkan kasus dugaan intimidasi itu ke DKPP, Bawaslu Pusat dan aparat penegak hukum,” ujar De Gadjah, usai menghadiri simakrama di Banjar Gaduh, Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Tabanan, pada Selasa (15/10/2024).

De Gadjah mengatakan, pelaporan ini bukanlah langkah main-main. Sebab, tindakan intimidasi kepada masyarakat terutama saat masa kampanye Pilkada merupakan bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

“Masyarakat yang diitimidasi itu sudah melanggar HAM, yakni kebebasan masyarakat untuk berdemokrasi. Tiidak boleh ada intimidasi lagi. Kita berdemokrasi dengan gembira dan santun,” tegas De Gadjah. (ana)

BPK RI Periksa Kinerja SPBE Tabanan

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kinerja Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Tabanan.
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kinerja Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kinerja Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Tabanan.

Tim BPK RI yang dipimpin oleh Erin Kania Mita Soendari disambut hangat oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabanan I Made Sumerta Yasa, di ruang rapat dinas setempat pada, Selasa (15/10/2024).

Erin mengungkapkan, tujuan utama pemeriksaan ini adalah untuk mengevaluasi secara langsung efektivitas implementasi SPBE yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan.

“Kami ingin melihat sejauh mana SPBE telah memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ucapnya.

Kabupaten Tabanan juga terpilih sebagai salah satu sampel pemeriksaan karena nilai kinerja SPBE 2023 yang sangat baik.

Sebelumnya, BPK RI telah mengirimkan kuesioner kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki aplikasi layanan kepada masyarakat.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK RI ini akan menjadi bahan pertimbangan penting bagi pemerintah pusat dalam menyusun kebijakan SPBE untuk tahun mendatang.

“Kami berharap hasil pemeriksaan ini dapat menjadi rekomendasi yang konstruktif bagi pemerintah pusat untuk terus meningkatkan kualitas SPBE di seluruh Indonesia,” tambah Erin.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Tabanan, I Made Sumerta Yasa mengungkapkan, evaluasi yang dilakukan oleh BPK merupakan bentuk apresiasi atas upaya Pemkab Tabanan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi.

“Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kinerja SPBE Kabupaten Tabanan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya. (ana)

Bali Catat Penerimaan Pajak Rp188 Miliar, Sekda Apresiasi Wajib Pajak dan Instansi Terkait

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra,

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali berhasil mencatat penerimaan pajak sebesar Rp188 miliar selama program relaksasi pajak kendaraan bermotor. Jumlah itu melampaui target awal sebesar Rp98 miliar.

Atas capaian itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, memberikan apresiasi kepada para wajib pajak yang telah membayar pajak dan tunggakan pajak kendaraan bermotor selama program relaksasi pajak.

Apresiasi juga diberikan kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), BPKAD, serta instansi terkait atas upaya pemungutan pajak.

Hal itu disampaikannya saat acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten/Kota terkait Sinergitas Penerimaan PKB, BBNKB, dan Pajak MBLB di The Meru Hotel, Denpasar, Selasa (15/10/2024).

“Provinsi Bali menjadi daerah pertama yang berhasil menyelesaikan instrumen ini, sehingga setiap kabupaten/kota memiliki cukup waktu untuk menyesuaikan aturan daerah berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah,” ucapnya.

Regulasi ini mencakup sumber penerimaan daerah seperti pajak dan retribusi, serta pengelolaan Transfer ke Daerah (TKD).

Selain itu, pemerintah daerah diberi kewenangan untuk memungut pajak dan retribusi dengan penguatan melalui restrukturisasi jenis pajak, penyederhanaan retribusi, dan harmonisasi UU Cipta Kerja.

Dewa Indra mengajak Bapenda dan BPKAD se-Bali untuk turun langsung ke lapangan guna menggali potensi dan menagih tunggakan pajak, terutama di daerah pelosok.

Berbagai upaya dapat dilakukan untuk meningkatkan pendapatan daerah, seperti sistem jemput bola pembayaran pajak, layanan drive-thru, dan memperpanjang jam operasional Samsat.

Dengan penandatanganan PKS ini, beberapa langkah segera dilaksanakan, seperti sinergi dengan UPTD Pelayanan Pajak, perencanaan program pemungutan pajak, serta penganggaran cost sharing dalam APBD 2025.

Upaya bersama untuk menggali potensi dan menagih tunggakan pajak di seluruh Bali akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan daerah. (ana)

PSN Tabanan Dukung Sanjaya-Dirga Lanjutkan Kepemimpinan

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Tabanan nomor urut 2, Sanjaya - Dirga, mendapatkan dukungan penuh dari PSN Kabupaten Tabanan.
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Tabanan nomor urut 2, Sanjaya - Dirga, mendapatkan dukungan penuh dari PSN Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Tabanan nomor urut 2, I Komang Gede Sanjaya dan Made Dirga, mendapatkan dukungan penuh dari Persatuan Sulinggih Nusantara (PSN) Kabupaten Tabanan.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Ketua PSN Kabupaten Tabanan, Jero Mangku I Wayan Mertana pada Senin (14/10/2024).

Mangku Mertana menyampaikan rasa terima kasih kepada Sanjaya yang merupakan calon petahana atas kerja sama yang baik selama masa jabatannya sebagai Bupati Tabanan.

Menurutnya, berbagai kegiatan PSN dapat berjalan lancar berkat dukungan dan bantuan yang diberikan oleh Sanjaya.

“Bapak Komang Gede Sanjaya selama ini telah membantu dan bekerja sama dengan baik, sehingga kegiatan PSN berjalan sesuai harapan. Selama beliau menjabat, segala kegiatan kami mendapatkan dukungan penuh,” ujar Mertana.

Ia juga menegaskan, PSN siap mendukung paket SANDI itu agar terpilih kembali dalam Pilkada 2024. Dengan harapan, pasangan ini bisa melanjutkan program-program bermanfaat untuk masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan operasional para pemangku.

“Harapannya, beliau bisa kembali menjabat untuk periode kedua. Dengan begitu, kami bisa terus menjalankan kegiatan dengan dukungan operasional yang diberikan. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberikan kesempatan kepada beliau,” ucapnya. (ana)

Pj. Gubernur Bali Harap Pilkada Bali ‘Zero’ Masalah

PJ Gubernur Bali terima audiensi KPUD Bali bertempat di Ruang Tamu Gubernur Bali, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, pada Senin (14/10/2024).
PJ Gubernur Bali terima audiensi KPUD Bali bertempat di Ruang Tamu Gubernur Bali, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, pada Senin (14/10/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Persaingan pasangan calon kepala daerah di Pilkada 2024 semakin terlihat jelas dalam tahapan kampanye yang berlangsung hingga 23 November mendatang.

Untuk itu, Pj. Gubernur Bali, S.M. Mahendra berharap tahapan Pilkada mendatang bisa berjalan dengan baik, bahkan hingga ‘zero’ permasalahan.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi KPUD Bali bertempat di Ruang Tamu Gubernur Bali, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, pada Senin (14/10/2024).

Mahendra Jaya juga mengungkapkan, Pemprov Bali mempunyai kewajiban untuk mengawal serta memfasilitasi Pilkada agar bisa berjalan dengan sukses.

“Ini sudah menjadi tanggung jawab kami, selain menjaga kondusifitas Bali. Kami juga memastikan Pilkada bulan depan di Bali bisa berjalan lancar dan sukses,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung netralitas ASN selama perhelatan Pilkada. Menurutnya, komitmen untuk menjaga netralitas ASN terus dilakukan.

Bahkan, pihaknya telah membentuk Satgas Netralitas ASN yang terus berkeliling memantau dan mensosialisasikan tentang netralitas ASN selama Pilkada.

“Saya menjamin ASN di lingkungan Pemprov Bali tidak ada yang terlibat aktif dalam kampanye pasangan calon tertentu,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua KPUD Bali I Dewa Gede Agung Lidartawan mengatakan, KPUD Bali telah menjalani semua persiapan Pilkada, termasuk penyediaan fasilitas alat peraga kampanye bagi semua pasangan calon.

“Contohnya, kami sudah memfasilitasi 1 spanduk di masing-masing desa bagi para paslon, dan lima baliho di masing-masing kabupaten/kota. Paslon bisa menambahkan baliho tersebut maksimal 200 persen artinya hanya 15 baliho, tidak lebih,” ujarnya.

Mengenai penertiban alat peraga kampanye, pihaknya sudah bekerja sama dengan Satpol PP, sehingga tidak ada lagi Satpol PP yang bertindak sendiri dalam menertibkan alat peraga.

“Semua komando berasal dari KPUD. Jika ada indikasi pelanggaran yang dilaporkan Bawaslu ke kami, maka KPUD akan menindak bersama dengan Satpol PP,” tambahnya.

Saat ini, pihaknya sedang memenuhi kebutuhan logistik Pilkada serta merancang format debat pasangan calon kepala daerah.

Selain itu, logistik seperti bilik suara hingga kertas pemungutan suara, sudah mulai berdatangan. Sementara untuk format debat, diharapkan bisa dilakukan sebanyak tiga kali, tetapi jika tidak memungkinkan, maka debat akan dilakukan dua kali.

“Untuk pelaksanaan pemungutan suara, kami harap Bapak Pj. Gubernur bisa ikut turun ke TPS-TPS bersama kami saat Pilkada berlangsung,” tutupnya. (ana)

Diduga Kelelahan, Pedagang Canang di Dalung Tewas Dipinggir Jalan

wanita berinisial Ni Nyoman DW (49) ditemukan meninggal dunia di Jalan Tegal Luwih 1 Blok OO, Br Tegal Luwih, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, pada Senin (14/10/2024) pagi.
wanita berinisial Ni Nyoman DW (49) ditemukan meninggal dunia di Jalan Tegal Luwih 1 Blok OO, Br Tegal Luwih, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, pada Senin (14/10/2024) pagi.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Warga Banjar Tegal Luwih, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung digegerkan dengan penemuan mayat wanita di pinggir Jalan Tegal Luwih 1 Blok OO, pada Senin (14/10/2024) sekitar pukul 06.00 WITA.

Mayat wanita itu berinisial Ni Nyoman DW (49) yang merupakan pedagang canang. Ia tinggal tidak jauh dari lokasi itu.

Kasi Humas Polres Badung IPDA Putu Sukarma mengungkapkan, korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan mulut menganga dan tidak jauh dari sepeda motornya, Yamaha Mio biru DK 2651 UT yang membawa pisang.

Dari hasil pemeriksaan diduga korban kelelahan karena banyak melayani pesanan canang hingga membuatnya setiap hari bergadang.

“Tim Polres Badung melakukan identifikasi dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkapnya.

Sukarma menjelaskan, penemuan korban berawal dari saksi KS (36), saat itu sedang berjalan menuju tempat kerja.

Saat melintasi TKP, saksi melihat sepeda motor berwarna biru terjatuh dan seorang wanita tergeletak di sampingnya.

“Saksi segera meminta bantuan warga sekitar, dan mereka mendapati korban sudah tidak bernapas,” ungkapnya.

Sementara itu, dari penuturan kerabat dekat KS bahwa sebelumnya korban sempat mengeluh pusing setelah begadang untuk menyelesaikan pesanan canang. Kemudian Senin pagi, korban berencana untuk berjualan mulai pukul 04.30.

Dari keterangan itu maka diduga korban mengalami kelelahan dan serangan jantung. Jasad korban lantas dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kabupaten Badung menuju RSUP Prof Ngoerah Denpasar.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian korban,” pungkas Sukarma. (ana)