- Advertisement -
Beranda blog Halaman 305

Desainer Bali Diminta Tonjolkan Kain Tenun Tradisional di Fashion Show 2025

Penjabat (Pj) Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Ida Mahendra Jaya, saat memantau persiapan para desainer Fashion Show Dekranasda Bali 2025 pada Senin (13/1/2025).
Penjabat (Pj) Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Ida Mahendra Jaya, saat memantau persiapan para desainer Fashion Show Dekranasda Bali 2025 pada Senin (13/1/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Para desainer lokal Bali telah bersiap menjelang pergelaran Fashion Show Dekranasda Bali 2025. Bahkan, Penjabat (Pj) Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Ida Mahendra Jaya, melakukan kunjungan untuk memantau persiapan para desainer pada Senin (13/1/2025).

Kunjungan tersebut juga bertujuan untuk memastikan seluruh busana yang akan dipamerkan memenuhi ketentuan, termasuk menonjolkan penggunaan kain tenun tradisional Bali.

Ida menegaskan pentingnya penggunaan kain tenun tradisional Bali sebagai bahan utama dalam desain busana. Ia menetapkan komposisi minimal 70 persen kain tenun Bali pada setiap busana yang dipamerkan.

Bersama desainer kenamaan Bali, Tjok Abi, serta Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, I Made Sudarsana, Ia memberikan masukan terhadap detail setiap desain yang ditampilkan.

“Pemilihan aksesori harus diperhatikan dengan cermat,” ujar Ida saat kunjungan. Ia juga meminta para desainer menyelesaikan desain tepat waktu, mengingat pergelaran Fashion Show Dekranasda Bali 2025 hanya tinggal beberapa hari lagi dan dijadwalkan berlangsung pada 24 Januari 2025 mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Ida mengunjungi tiga desainer lokal, yaitu Gede Yudi Desain, Kwace Bali, dan Krins Studio. Gede Yudi Ardana dari Gede Yudi Desain menampilkan koleksi berbahan kain tenun endek untuk pakaian kasual, gaun malam, hingga pakaian anak-anak.

Sementara Luh Putu Diah Gitanjali dari Kwace Bali menggabungkan kain tenun Bali dengan teknik bordir untuk memberikan kesan mewah. Kadek Krisna Dwipayana dari Krins Studio memilih menonjolkan desain kasual dan modern yang menjadi ciri khasnya.

Sebanyak 12 desainer Bali akan berpartisipasi dalam Fashion Show Dekranasda Bali 2025, dengan masing-masing desainer menampilkan 10 koleksi busana. Koleksi ini mencakup dua desain pakaian anak, dua desain pakaian laki-laki, serta enam desain pakaian wanita, baik kasual maupun gaun malam.

Acara ini diharapkan menjadi wadah untuk mempromosikan kain tenun tradisional Bali sebagai warisan budaya yang dapat dikemas dalam berbagai jenis busana modern. (rls)

Kendalikan Prostitusi di 129 Negara dari Bali, Dua WNA Rusia Ditangkap Polda Bali

Ilustrasi prostitusi. (foto:freepik).
Ilustrasi prostitusi. (foto:freepik).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR — Dua warga negara (WN) Rusia, berinisial AK dan MT, ditangkap oleh Kepolisian Daerah (Polda) Bali dan Polres Badung atas dugaan praktik prostitusi internasional yang dikendalikan melalui sebuah situs daring dari Bali.

Penangkapan ini dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya mengatakan, kedua tersangka berperan sebagai pengendali jaringan prostitusi internasional.

“Kami berhasil membongkar praktik prostitusi daring atau TPPO yang melibatkan jaringan internasional. Dua tersangka berhasil diamankan dan kasus ini akan terus kami kembangkan,” ujar Daniel dalam konferensi pers, Senin (13/1/2025).

Menurut Daniel, AK bertindak sebagai mucikari sekaligus pengendali operasional prostitusi daring di wilayah Bali. AK diketahui memiliki izin tinggal terbatas (KITAS) yang berlaku hingga Juni 2025. Sementara itu, MT yang berperan sebagai manajer operasional, memiliki KITAS yang berlaku hingga November 2025.

“Praktik ini melibatkan jaringan prostitusi yang mencakup 129 negara dan 10 kota di Indonesia, termasuk Bali. Pelanggan bisa memilih wanita penghibur dari berbagai negara melalui katalog daring yang disediakan di situs web,” kata Daniel.

Pengoperasian situs tersebut dilakukan dengan cara pelanggan membuat akun, memilih lokasi, dan berkomunikasi lebih lanjut melalui WhatsApp untuk menentukan tempat pertemuan. Salah satu lokasi yang digunakan untuk transaksi di Bali adalah sebuah hotel di Canggu, Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Polisi berhasil menangkap AK dan MT di sebuah vila di kawasan Canggu pada 10 Januari 2025. Dalam penggerebekan, sejumlah barang bukti diamankan, di antaranya empat paspor, 17 telepon genggam, satu laptop, beberapa kartu ATM, serta perlengkapan yang digunakan dalam aktivitas prostitusi seperti sprei, sarung bantal, dan empat kondom bekas pakai.

Daniel mengungkapkan, tarif yang ditawarkan untuk satu wanita penghibur berkisar antara 300 hingga 350 dolar AS (sekitar Rp4,5 juta hingga Rp5,2 juta). Uang hasil transaksi dibagi menjadi tiga, yaitu 50 persen untuk PSK, 40 persen untuk AK, dan 10 persen untuk MT. (*)

Kebakaran Hanguskan Empat Kendaraan Milik Warga di Denpasar

Kebakaran di Jalan Dewi Madri X No. 19, Desa Sumerta Kelod, pada Senin malam (13/01/2025).
Kebakaran di Jalan Dewi Madri X No. 19, Desa Sumerta Kelod, pada Senin malam (13/01/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Kebakaran besar melanda wilayah Denpasar Timur pada Senin malam (13/01/2025), tepatnya di Jalan Dewi Madri X No. 19, Desa Sumerta Kelod. Kebakaran itu menghanguskan empat kendaraan dan merusak sebagian rumah. Tidak korban jiwa.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, mengungkapkan bahwa kebakaran bermula sekitar pukul 22.00 WITA. Saat itu, korban yang bernama Vina Varadilla baru saja memarkir mobil Picanto miliknya di garasi setelah mengambilnya dari bengkel. Beberapa saat setelah itu, korban mendengar suara mencurigakan yang diiringi dengan gonggongan anjing peliharaannya.

“Korban yang berada di lantai 2 segera turun dan menemukan api sudah muncul dari bagian depan kap mesin mobil Picanto miliknya. Meskipun korban mencoba memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan, api malah semakin membesar,” ujar Sukadi pada Selasa (14/01/2025).

Korban lalu berteriak minta tolong kepada tetangga sekitar. Meskipun upaya tetangga untuk memadamkan api dengan alat seadanya, api tidak bisa dikendalikan dan malah merembet ke kendaraan lain yang terparkir di garasi. Keadaan semakin memburuk hingga saksi mata, Arito (33), yang mendengar teriakan minta tolong, langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Sekitar pukul 23.20 WITA, lima unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Denpasar tiba di lokasi dan segera berusaha memadamkan api. Api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 01.30 WITA. Namun, kerusakan yang ditimbulkan cukup parah, dengan empat kendaraan yang terbakar habis, yaitu 1 unit mobil Picanto, 1 unit mobil Xenia, 1 unit sepeda motor Yamaha NMAX, dan 1 unit sepeda motor TVS Calisto.

Selain itu, bagian depan rumah, termasuk plafon dan garasi, juga rusak parah akibat kobaran api. Tiga unit AC di lantai 2 rumah mengalami kerusakan karena panas yang merembet dari kebakaran.

Penyelidikan sementara mengungkapkan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada mobil Picanto yang baru saja diperbaiki di bengkel. Kerusakan pada sistem kelistrikan mobil tersebut diperkirakan memicu kebakaran yang kemudian merambat ke kendaraan lainnya. (*)

Perdana Digelar di Tabanan, Program Makan Bergizi Sasar Ribuan Siswa PAUD hingga SMA di Selemadeng Timur

Pelaksanaan program MBG di SMKN 3 Tabanan, Senin (13/1/2025).
Pelaksanaan program MBG di SMKN 3 Tabanan, Senin (13/1/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Tabanan pada Senin (13/1/2025) yang menyasar sekolah dari PAUD hingga SMA/SMK di Kecamatan Selemadeg Timur.

Satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dalam pelaksanaan MBG ini adalah warung makan Paon Kita yang berlokasi di Desa Bantas Kecamatan Selemadeg Timur.

Salah satu sekolah yang tersasar program MBG ialah SMKN 3 Tabanan. Ada sebanyak 1.066 siswa yang menerima program ini.

Plt Kepala SMKN 3 Tabanan, Wayan Sudarsana mengatakan, sebenarnya di SMKN 3 Tabanan ada sebanyak 1.396 siswa. Namun, 330 siswa sedang praktik kerja lapangan (PKL).

“Sehingga terdata 1066 yang mendapatkan MBG hari ini. Nanti siswa yang sedang PKL ini, akan kami ajukan datanya ke penyelenggara ketika mereka kembali ke sekolah,” kata Sudarsana.

Salah satu siswa SMKN 3 Tabanan, Putu Restu Ananda mengatakan manu makanan yang disajikan enak tetapi porsinya kurang banyak.

“Menunya ada nasi, sayur dan ayam ditambah buah semangka. Rasanya enak, cuma porsinya kurang banyak,” ujarnya

Di tempat terpisah, Kepala SDN 2 Bantas, Ni Made Surati mengatakan pihak sekolah mendapatkan surat per 3 Januari 2025 dari Badan Gizi Nasional meminta jumlah siswa. “Sudah kami berikan datanya. Sekolah kami ada 90 siswa,” ujarnya.

Setelahnya ada rapat sosialisasi dan diinformasikan jika program MBG ini dilaksanakan mulai 13 Januari 2025 setiap Senin hingga Jumat.

“Sudah mulai per Senin hari ini. Anak-anak suka dengan makanannya,” ujarnya.

Ia pun berharap, untuk menu dari MBG ini bisa bisa divariasikan. “Sekarang ayam, nanti bisa ikan atau telur. Kalau ada orangtua yang memiliki saran atau permintaan menu akan kami teruskan penyelenggara,” ucapnya. (*)

Tiga Ranperda Disahkan Jadi Perda, Salah Satunya Terkait Pelindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan

Rapat Paripurna I DPRD Kabupaten Jembrana Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024/2025 dilaksanakan pada Senin (13/1/2025).
Rapat Paripurna I DPRD Kabupaten Jembrana Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024/2025 dilaksanakan pada Senin (13/1/2025)

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Rapat Paripurna I DPRD Kabupaten Jembrana Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024/2025 dilaksanakan pada Senin (13/1/2025) bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Jembrana.

Dalam rapat tersebut menetapkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda). Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi.

Tiga Ranperda yang ditetapkan menjadi Perda diantaranya Rancangan Peraturan Daerah tentang Penanggulangan Bencana; Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2015 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan; Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Bangunan Gedung

Bupati Jembrana, Bupati I Nengah Tamba mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada DPRD Kabupaten Jembrana atas peranannya dalam menjalankan fungsi legislasi yang diembannya.

Hal tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta bersama-sama menyediakan landasan hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang terbaik bagi masyarakat Jembrana.

Bupati Tamba mengungkapkan bahwa dengan persetujuan bersama terhadap ketiga ranperda ini untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah, satu tugas yang diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan telah berhasil dituntaskan namun masih banyak tugas dan kewajiban yang harus diselesaikan juga.

“Saya meyakini, melalui hubungan yang harmonis dan kerjasama yang baik antara legislatif dan eksekutif yang telah terbina selama ini, merupakan modal berharga dalam kesuksesan penyelenggaraan pemerintahan daerah guna mewujudkan masyarakat Jembrana Bahagia,” pungkas Tamba.(rls)

Bupati Sanjaya: Ngaben Massal Cerminan Kepedulian dan Keseimbangan Budaya

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya saat menghadiri upacara Pitra Yadnya dan Upacara Manusa Yadnya di Banjar Adat Graha Santhika Grogak Gede, Desa Adat Kota Tabanan.
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya saat menghadiri upacara Pitra Yadnya dan Upacara Manusa Yadnya di Banjar Adat Graha Santhika Grogak Gede, Desa Adat Kota Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menghadiri upacara Pitra Yadnya dan Upacara Manusa Yadnya di Banjar Adat Graha Santhika Grogak Gede, Desa Adat Kota Tabanan, Minggu (12/1/2025).

Karya Pitra Yadnya yang dipuput oleh Pandita Empu Nabe Paramayogi Swara ini dipusatkan di Bale Banjar Adat Grogak Gede, Desa Adat Kota Tabanan dengan partisipasi masyarakat setempat yang sangat antusias dan penuh kebersamaan.

Puncak pelaksanaan karya ngaben telah dilakukan pada 11 Januari 2025 lalu, dengan total 14 sawa yang dilaksanakan dengan biaya Rp2,5 juta per sawa.

Selain itu, juga dilaksanakan upacara Nyekah untuk dua orang yang dikenakan biaya Rp1,5 juta per sawa, dan upacara Ngelungah untuk 23 sawa dengan biaya 750 ribu per sawa.

Selanjutnya, upacara Manusa Yadnya diikuti oleh 25 peserta Metatah dengan biaya 300 ribu per orang, serta Upacara Tiga Bulanan atau Nyambutin yang diikuti oleh 7 orang dengan biaya Rp200 ribu per orang.

Selain itu, terdapat juga Upacara Menek Kelih/Mara Jaswala yang diikuti oleh 6 orang dengan biaya Rp. 200 ribu per orang.

Bupati Sanjaya dalam sambutannya mengapresiasi antusiasme dan gotong-royong masyarakat dalam pelaksanaan yadnya ini.

Ia menekankan pentingnya kekompakan dan kebersamaan dalam membangun yadnya sebagai wujud keharmonisan dan kelestarian budaya Bali.

“Kalau sudah kompak semuanya dan pemerintah selalu hadir di tengah-tengah masyarakat kita. Terbukti hari ini, ketika membangun yadnya, saya juga berkontribusi,” ucapnya.

Sanjaya menambahkan, dalam membangun yadnya, penting untuk tidak hanya memandang biaya yang dikeluarkan, tetapi juga esensi dari tri upa saksi yang harus lengkap agar karya dapat berlangsung paripurna.

“Ngaben adalah salah satu yadnya yang sangat penting bagi umat Hindu. Sebagai penghormatan terakhir untuk mempersiapkan reinkarnasi. Oleh karena itu, bersama Pemerintah Daerah membuka solusi dengan membangun krematorium sebagai alternatif bagi banjar adat yang tidak memiliki fasilitas untuk melaksanakan yadnya secara mandiri,” tambahnya.

Orang nomor satu di Tabanan itu juga menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat mendukung pelaksanaan ngaben bersama atau ngaben kolektif seperti ini. Program ini, menurutnya merupakan solusi yang terjangkau dan hemat biaya namun tetap menjaga esensi dari upacara ngaben dan terlebih mampu meringankan beban masyarakat.

“Tabanan menjadi contoh terbaik dalam pelaksanaan ngaben bersama, dengan biaya yang lebih murah namun tidak mengurangi makna dan esensi dari yadnya itu sendiri,” imbuh Sanjaya.

Sementara itu, Ketua Panitia Yadnya, I Made Nuada menyampaikan, keberhasilan pelaksanaan upacara ini tidak lepas dari semangat gotong-royong yang luar biasa dari masyarakat sekitar serta dukungan dari pemerintah daerah.

“Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama yang solid antara masyarakat dan pemerintah. Terima kasih atas dukungan Bapak Bupati dan pihak terkait lainnya,” ungkapnya.

Turut hadir dalam upacara yakni Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda, para kepala Perangkat Daerah Terkait serta Bendesa Adat setempat. (ana)

Bupati Sanjaya Dukung Lomba Mancing Kreativitas Pemuda

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya saat menghadiri lomba mancing, Minggu (12/1/2025).
Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya saat menghadiri lomba mancing, Minggu (12/1/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kabupaten Tabanan kembali diramaikan dengan lomba mancing yang digelar di dua desa pada Minggu (12/1/2025). Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya turut hadir membuka dan menutup acara tersebut sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan yang melibatkan ribuan peserta ini.

Lomba pertama digelar di ST. Eka Dharma Panca Kerthi, Br. Adat Subamia Bale Agung, Desa Subamia, Tabanan, sedangkan lomba kedua diadakan di ST. Kusuma Winangun, Banjar Kebayan, Desa Nyambu, Kediri, Tabanan.

Bupati Sanjaya yang saat itu didampingi oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda, Kepala Perangkat Daerah Terkait, serta Perbekel setempat menyambut baik kegiatan ini.

Kehadiran Bupati Sanjaya dalam acara tersebut semakin menambah semaraknya lomba mancing yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan. Meskipun saat itu diguyur hujan deras, dalam sambutannya, Sanjaya menyampaikan kebanggaannya atas kegiatan yang digagas oleh para anak muda setempat.

“Tidak mengenal hujan atau panas, setiap minggu lomba mancing di sini selalu semarak. Terutama untuk adik-adik sekaa teruna yang menyelenggarakan lomba ini sebagai bagian dari penggalian dana, apalagi menjelang Hari Raya Nyepi, yang akan digunakan untuk kegiatan seperti lomba ogoh-ogoh,” ungkap Sanjaya.

Ia juga mengungkapkan, lomba mancing ini telah menjadi salah satu tren positif di kalangan pemuda Tabanan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya meramaikan suasana di hari minggu, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal.

“Saya sangat salut dengan apa yang dilakukan oleh adik-adik semua. Lomba ini diikuti dengan antusias oleh banyak peserta, yang menunjukkan betapa kegiatan ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Tabanan,” lanjutnya.

Dalam acara pertama, Lomba Mancing ST. Eka Dharma Panca Kerthi, Komang Agus Udy Yanto selaku panitia melaporkan, kegiatan ini diadakan untuk menyambut Hari Raya Nyepi Saka 1947 dan ulang tahun ST. Eka Dharma Panca Kerthi yang ke-49.

Lomba tersebut berhasil menarik kurang lebih 400 peserta, dengan total hadiah yang cukup menggiurkan, termasuk hadiah jutaan rupiah dan doorprize. Selain itu, sebanyak 3 kwintal ikan lele dan 6 ekor ikan master disebar untuk para pemancing, dimana lele master yang terberat tersebut nantinya yang akan masuk sebagai juara.

Sementara itu, di STT Kusuma Winangun yang diadakan di Banjar Kebayan, lomba mancing diikuti oleh lebih dari 850 peserta dengan biaya pendaftaran Rp60 ribu per kupon. Di lomba ini, sebanyak 500 kg ikan lele dan 15 ekor ikan master turut ditebar untuk para peserta.

“Kegiatan ini dilakukan untuk penggalian dana dalam menyambut hari raya Nyepi yang akan datang, sekaligus untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga” ujar I Gede Windu Wicaksana selaku Ketua panitia lomba ST. Kusuma Winangun.

Lomba ini diharapkan dapat terus menjadi wadah bagi masyarakat Tabanan untuk berkarya dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah. (rls) 

Mohon Kerahayuan Jagat, Bupati Sanjaya Melaksanakan Persembahyangan di 4 Pura Kahyangan 

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya melaksanakan persembahyangan bersama di empat Pura Kahyangan di Bali, Sabtu (11/1/2025).
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya melaksanakan persembahyangan bersama di empat Pura Kahyangan di Bali, Sabtu (11/1/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebagai bagian dari upaya spiritual dan dukungan terhadap pelestarian adat serta tradisi Bali, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya melaksanakan persembahyangan bersama di empat Pura Kahyangan di Bali, Sabtu (11/1/2025).

Pertama persembahyangan di Pura Luhur Tanah Lot, Beraban, Kediri, Tabanan. Kemudian di Pura Puser Tasik – Pusering Jagat Tabanan; Pura Luhur Batukau, Wongaya Gede, Penebel, dan terakhir di Pura Kancing Gumi, Desa Sulangai, Petang, Badung.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Bupati dalam menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan sesuai dengan konsep Tri Hita Karana. Persembahyangan ini juga menjadi simbol doa bersama untuk kesejahteraan Kabupaten Tabanan serta seluruh umat.

Turut hadir, Wakil Bupati Tabanan Terpilih, I Made Dirga, Ketua DPRD Tabanan dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Tabanan serta Perangkat Daerah terkait.

Sanjaya menyampaikan, persembahyangan bersama ini bukan hanya untuk meningkatkan spiritualitas diri sebagai umat serta mohon kerahayuan jagat.

Persembahyangan ini juga merupakan wujud kepedulian dalam menjalankan tugas sebagai seorang pemimpin di Tabanan. Sekaligus menegaskan betapa pentingnya nilai-nilai religius sebagai landasan membangun daerah, yakni menuju visi misi besar Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

“Kesejahteraan dan kedamaian masyarakat sangat penting, begitu juga kelancaran pemerintahan termasuk menciptakan kebijakan yang berpihak pada masyarakat dan lingkungan. Menguatkan semangat untuk melestarikan tradisi, adat dan budaya khususnya di Tabanan, sehingga alam Tabanan tetap terjaga sekaligus mampu menguatkan dan mendukung sektor pertanian dan pariwisata yang berkelanjutan,” ujar Sanjaya.

Sanjaya juga berharap, apa yang kita cita-citakan bisa segera terwujud dan senantiasa diberkahi kesejahteraan dan kemajuan di segala bidang.

Disamping itu, Ia juga menginginkan masyarakat Tabanan tetap bersatu, menjaga keharmonisan dan selalu melestarikan tradisi, seni, adat dan budaya ya ada sebagai warisan leluhur yang berharga.

Kelangsungan pembangunan daerah juga diharapkan berkelanjutan di segala bidang agar memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Tren Teknologi Terbaru yang Akan Bermanfaat di Tahun 2025

PANTAUBALI.COM – Teknologi terus berkembang dengan cepat, membawa perubahan signifikan di berbagai aspek kehidupan. Tahun 2025 menjadi tahun di mana sejumlah inovasi teknologi semakin matang dan merubah cara manusia bekerja, berkomunikasi, dan hidup. Berikut adalah beberapa tren teknologi terbaru yang sedang mencuri perhatian:

1. Kecerdasan Buatan yang Lebih Canggih
Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) terus menjadi pusat perhatian dengan kemampuan yang semakin kompleks. AI generatif, seperti ChatGPT, telah berkembang untuk menciptakan konten yang lebih kreatif dan relevan, dari teks hingga gambar. Selain itu, AI digunakan dalam berbagai sektor seperti kesehatan, di mana teknologi ini membantu dalam diagnosis penyakit, dan di sektor finansial untuk prediksi pasar.

2. Internet of Things (IoT) yang Lebih Terkoneksi
IoT mengalami kemajuan besar dengan adopsi perangkat pintar yang semakin meluas. Rumah pintar dengan perangkat yang dapat saling berkomunikasi memberikan kenyamanan yang lebih besar. Selain itu, IoT di industri (Industrial IoT) mendukung efisiensi operasional dengan pengumpulan data real-time dari mesin-mesin pabrik.

3. Jaringan 5G dan Persiapan untuk 6G
Jaringan 5G telah membawa revolusi dalam kecepatan internet dan konektivitas, memungkinkan penggunaan teknologi seperti mobil otonom dan augmented reality (AR). Di sisi lain, penelitian untuk jaringan 6G mulai memperlihatkan potensi dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi dan latensi yang hampir nol.

4. Teknologi Metaverse
Metaverse menjadi ruang virtual yang menarik perhatian banyak industri, mulai dari hiburan hingga pendidikan. Dengan perangkat augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) yang semakin terjangkau, pengguna dapat merasakan pengalaman yang imersif dalam dunia digital. Perusahaan besar juga mulai menggunakan metaverse untuk menciptakan ruang kerja virtual yang lebih kolaboratif.

5. Komputasi Kuantum
Komputasi kuantum terus menjadi salah satu teknologi yang paling dinantikan. Dengan kemampuan untuk memproses data jauh lebih cepat dibandingkan komputer konvensional, komputasi kuantum memiliki potensi besar dalam pemecahan masalah kompleks seperti simulasi molekul untuk penemuan obat baru atau pengoptimalan logistik global.

6. Teknologi Berkelanjutan (Green Tech)
Dalam upaya mengatasi perubahan iklim, teknologi berkelanjutan mendapatkan perhatian besar. Energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin didukung oleh inovasi penyimpanan energi yang lebih efisien. Selain itu, teknologi daur ulang yang canggih mulai diterapkan untuk mengurangi limbah elektronik.

7. Automasi dan Robotika
Robotika semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari, dari robot pelayanan di restoran hingga robot medis yang membantu operasi. Teknologi automasi juga merambah industri dengan lebih banyak pabrik menggunakan robot untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi kesalahan manusia.

8. Keamanan Siber yang Lebih Kuat
Dengan meningkatnya serangan siber, teknologi keamanan siber terus berkembang. Solusi berbasis AI mulai digunakan untuk mendeteksi dan mencegah ancaman siber secara real-time. Selain itu, teknologi blockchain digunakan untuk meningkatkan keamanan data dan transaksi digital.

9. Teknologi Bioteknologi dan Kesehatan Digital
Teknologi di bidang bioteknologi semakin berkembang, seperti pengeditan gen menggunakan CRISPR dan pengembangan vaksin mRNA yang lebih efisien. Kesehatan digital juga semakin populer dengan aplikasi kesehatan yang memungkinkan pengguna untuk memonitor kondisi tubuh secara mandiri.

10. Teknologi Pendidikan (EdTech)
Pandemi telah mempercepat adopsi teknologi pendidikan, dan tren ini terus berlanjut. Dengan penggunaan AI, platform pembelajaran online menjadi lebih personalisasi, sementara VR dan AR digunakan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif.

Tren teknologi terbaru di tahun 2025 menunjukkan bahwa inovasi tidak hanya mempermudah kehidupan manusia, tetapi juga membuka peluang baru di berbagai bidang. Dengan perkembangan ini, penting bagi masyarakat untuk terus beradaptasi dan memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung kemajuan yang berkelanjutan. (sm)

Pria 55 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Tukad Beji Denpasar

Penemuan jasad di tukad beji, denpasar. (Istimewa)
Penemuan jasad di tukad beji, denpasar. (Istimewa)

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Penemuan jasad seorang pria di aliran Tukad Beji, Banjar Den-Yeh, Peguyangan Kaja, Denpasar Utara, Sabtu (11/1/2025), mengejutkan warga sekitar. Korban, yang diketahui bernama I Nyoman Artana (55), ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekitar pukul 14.50 WITA oleh dua pemancing.

Menurut keterangan Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, korban terakhir terlihat di rumah oleh istrinya, Ni Nyoman Budiasih (52), sekitar pukul 11.00 WITA.

“Korban meninggalkan rumah tanpa memberi tahu istrinya. Tiba-tiba sudah tidak ada,” ungkap Sukadi, Minggu (12/1/2025).

Peristiwa ini bermula ketika dua pemancing, Imam Sukena (57) dan Selamat (48), sedang mencari ikan di sekitar Tukad Beji pada pukul 13.30 WITA. Mereka melihat sebuah helm hitam hanyut di aliran sungai dari arah utara. Merasa ada yang tidak beres, keduanya memutuskan untuk mengikuti arus ke arah utara.

Di ujung sungai, mereka terkejut mendapati sesosok tubuh manusia dalam kondisi tertelungkup. Awalnya, mereka mengira itu adalah boneka. Namun, setelah memastikan, tubuh itu adalah jasad manusia.

“Korban ditemukan mengenakan kaus merah, celana panjang cokelat, dan jas hujan biru,” jelas Sukadi.

Kaget dengan temuan tersebut, kedua saksi segera memberi tahu warga setempat dan meninggalkan lokasi.

Pihak keluarga korban di Banjar Benbiu, Peguyangan Kaja, segera diberitahu oleh warga. Istri korban pun mendatangi lokasi bersama sejumlah warga dan polisi.

Hasil pemeriksaan tim Inafis Polresta Denpasar menunjukkan adanya luka pada tubuh korban, termasuk robekan di pelipis kiri, luka di kepala bagian kiri, lecet di dahi, serta luka pada jari kelingking.

“Diduga, korban terpeleset di batu licin saat hujan deras hingga terjatuh ke sungai,” tambah Sukadi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar. Pihak keluarga memutuskan tidak melakukan otopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. (sm)