- Advertisement -
Beranda blog Halaman 280

Dorong Pelestarian Lingkungan di Bali, Rentin Ajak Dunia Usaha Gunakan Tumbler

Plt. Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Made Rentin.
Plt. Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Made Rentin.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Plt. Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Made Rentin mengajak seluruh dunia usaha untuk turut serta dalam aksi nyata pelestarian lingkungan, khususnya di Bali.

Hal tersebut disampaikannya dalam memimpin rapat dukungan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diikuti oleh BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta di Bali pada di Ruang Rapat Sad Kerthi Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Rabu (19/2/2025).

Ia mengingatkan peserta untuk membawa tumbler masing-masing sebagai bagian dari gaya hidup ramah lingkungan serta sebagai implementasi Surat Edaran Sekda Provinsi Bali tentang penerapan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 mengenai Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

“Dunia usaha memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan Bali yang lebih hijau, berkelanjutan, dan harmonis dengan alam,” jelasnya.

Selain itu, Made Rentin juga menekankan pentingnya penguatan strategi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk berkolaborasi dalam mewujudkan pembangunan hijau di Bali.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan lingkungan, mulai dari deforestasi, pencemaran air dan udara, hingga dampak perubahan iklim yang semakin nyata.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh dunia usaha untuk turut serta dalam aksi nyata pelestarian lingkungan, baik melalui rehabilitasi lahan kritis, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, pengurangan emisi karbon, maupun edukasi lingkungan bagi masyarakat.

“Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kolaborasi dengan dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan lestari,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rentin menyampaikan TJSL bukan hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga membangun reputasi perusahaan sebagai entitas yang peduli terhadap keberlanjutan. Menurutnya, perusahaan yang aktif dalam TJSL akan lebih dihargai oleh masyarakat dan konsumen, yang kini semakin sadar akan pentingnya aspek sosial dan lingkungan dalam bisnis.

Dukungan TJSL yang dapat dilakukan sebagai bagian dari upaya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan antara lain mendukung rehabilitasi hutan dan lahan kritis guna menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah bencana alam.

Selain itu, mendorong inovasi dalam pengelolaan sampah dan limbah B3 agar dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan bebas dari pencemaran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis hasil hutan bukan kayu, seperti madu, tanaman obat, dan ekowisata. (ana) 

Komisi I DPRD Tabanan Konsultasi Pengadaan PPPK Paruh Waktu ke KemenpanRB

Komisi I DPRD Tabanan bersama OPD terkait melakukan konsultasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) pada Selasa (19/2/2025).
Komisi I DPRD Tabanan bersama OPD terkait melakukan konsultasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) pada Selasa (19/2/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi I DPRD Tabanan melakukan konsultasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) pada Selasa (19/2/2025).

Konsultasi ini membahas mekanisme pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja di pemerintahan daerah.

Dalam konsultasi tersebut, turut hadir Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan.

Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani menjelaskan, ada dua fokus utama dalam konsultasi tersebut. Pertama, terkait dengan mekanisme dan regulasi PPPK penuh waktu dan paruh waktu.

Kedua, terkait kepastian status peserta seleksi PPPK Tahap II khususnya bagi mereka yang tidak lolos dan tidak masuk dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN), tetapi telah bekerja di pemerintahan daerah selama lebih dari dua tahun.

“Mengingat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2025 hanya mengatur tenaga non-ASN yang sudah terdata di BKN. Sementara itu, peserta seleksi Tahap II ini ada tenaga kerja yang tidak masuk database. Nah ini yang kami pertanyakan,” ucapnya dikonfirmasi Rabu (19/2/2025).

Omardani menyebut, bagi peserta seleksi Tahap I yang memenuhi syarat tetapi tidak lolos dalam tes seleksi maka mereka akan diangkat sebagai PPPK paruh waktu dengan masa kerja minimal satu tahun. Setelah itu, mereka dapat diusulkan menjadi P3K penuh waktu.

Sementara itu, bagi mereka yang tidak lolos seleksi Tahap II dan tidak tercatat dalam database BKN, maka mereka harus menunggu regulasi selanjutnya yang akan disiapkan setelah batas akhir pengumuman hasil verifikasi administrasi.

“Kami melakukan konsultasi ini secara lebih spesifik untuk tenaga kerja yang telah mengabdi lebih dari dua tahun tetapi tidak masuk dalam database BKN. Sebab, sesuai Keputusan Menteri Nomor 16 Tahun 2025, yang berhak mengikuti seleksi adalah mereka yang sudah terdaftar dalam database tersebut. Saat ini, regulasi lebih lanjut memang belum dikeluarkan karena proses pengumuman verifikasi masih berlangsung,” jelas Omardani.

Di Kabupaten Tabanan, terdapat sekitar 995 tenaga kerja yang mengikuti seleksi tahap kedua tetapi belum terdata dalam database BKN. Oleh karena itu, langkah konsultasi ini dilakukan untuk mencari solusi terbaik bagi tenaga kerja yang telah lama mengabdi di pemerintahan daerah. (ana)

Purna Tugas, Bupati Tamba Sampaikan Salam Perpisahan

Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi istri Ny. Candrawati Tamba menyampaikan salam perpisahan kepada ASN di Lingkungan Pemda Jembrana.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi istri Ny. Candrawati Tamba menyampaikan salam perpisahan kepada ASN di Lingkungan Pemda Jembrana.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi istri Ny. Candrawati Tamba menyampaikan salam perpisahan kepada para aparat Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana.

Mengingat, pada 19 Februari  2025, I Nengah Tamba sudah memasuki purna tugas dari jabatannya sebagai Bupati Jembrana selama satu periode atau efektif selama 3 setengah tahun.

Hal itu disampaikan I Nengah Tamba saat acara pelepasan purna dan ramah tamah Bupati Jembrana periode 2021-2025 yang diselenggarakan di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Rabu (19/2/2025).

Dihadiri, Sekda I Made Budiasa serta Pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Jembrana, I Nengah Tamba menyampaikan pesan  agar semua para ASN senantiasa untuk selalu menjaga integritas. Karena, ASN dituntut harus selalu terbaik dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

Secara pribadi dan atas nama keluarga, Bupati asal desa Kaliakah ini meminta maaf sekaligus apresiasinya atas dedikasi seluruh ASN dan pegawai di Jembrana, lantaran sudah cukup lama bersama-sama bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana.

”Dalam bekerja bersama-sama tentunya saya selaku manusia biasa banyak salah dan khilafnya. Saya menyampaikan juga permohonan maaf kepada seluruh ASN, dan memberi semangat dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Tamba mengaku banyak suka duka sejak menjabat sebagai Bupati Jembrana dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Meski dengan kondisi anggaran yang terbatas Pemerintah Kabupaten Jembrana tentunya dirinya sebagai kepala daerah dan seluruh jajaran ASN Kabupaten Jembrana harus kerja keras.

”Meski banyak hambatan dan tantangan. Namun berkat team work yang kuat, banyak hal yang sudah kita ukir untuk Kabupaten Jembrana. Seperti halnya sajak awal menjabat konsen saya terhadap kebudayaan Jembrana khususnya makepung, kita mampu meloby pusat dengan menghadirkan sirkuit all in one sebagai wadah pelestarian makepung dan budaya yang lainnya yang ada di Jembrana,” ucapnya.

Selain itu, dari sisi penguatan UMKM, kata Tamba juga mampu menghadirkan Setra Tenun sebagai wadah para pegiat UMKM dalam pemasaran produk UMKM unggulan dengan harapan produk-produk tersebut semakin dikenal luas. Demikian pula dengan pembangunan pasar umum negara yang dibantu oleh pemerintah pusat. Sehingga harapan kedepan  pasar ini bisa menjadi pusat niaga terbesar di Jembrana.

Disisi sektor pertanian dan perkebunan, Ia menyebut adanya RMU yang berada desa Penyaringan juga diharapakan mampu dalam menstabilkan harga gabah yang selama ini menjadi polemik para petani yang ada di Kabupaten Jembrana.

“Kakao sebagai komoditi unggulan, juga menjadi konsen kita di Jembrana. Hadirnya RPB Coklat Jembrana merupakan bentuk hilirisasi coklat Jembrana, jadi yang selama ini kita ekspor barang mentah, saat ini mampu mengekspor barang yang sudah jadi. Meskipun belum sepenuhnya optimal semoga kedepannya bisa dioptimalkan lagi. Selain itu, event-event berskala internasional juga sudah kita lakukan dalam hal ini agar coklat Jembrana semakin mendunia,” tuturnya.

Dari sisi, penciptaan peluang kerja sendiri, politikus asal desa Kaliakah tersebut juga menyebut hadirnya investasi Mitra Prodin mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal. Bahkan sampai hari masih banyak diperlukan untuk bekerja di Pt. Mitra Prodin tersebut. Prioritas itu wujud kerjanya mendukung terciptanya  lapangan pekerjaan di Jembrana.

“ Kita juga mendorong agar pemuda-pemudi yang ada di Kabupaten Jembrana untuk bekerja keluar negeri, karena peluang kerja sangat luas disana. Selain menekan angka pengangguran juga sebagai langkah dalam mengangkat derajat keluarga kearah yang lebih baik,” tuturnya.

Bupati menyadari selama memimpin Jembrana pasti terdapat sejumlah kekurangan . Ia menyadari dengan PAD yang kecil Jembrana , ada keterbatasan sehingga perlu uluran tangan dari mesti dibantu pemerintah pusat, provinsi maupun  dari  BKK Badung.

“Kita bekerja perlu adanya proses, tidak bisa juga sim salabim langsung jadi. Karena itu saya juga telah melakukan sejumlah lobi sehingga Jembrana bisa diperhatikan,” tambahnya.

Bupati Tamba berpesan, kepada siapa pun nanti pemimpin yang menggantikan dirinya sebagai Bupati Jembrana dia menyampaikan untuk terus solid bekerja. ”Untuk program-program yang di rasakan sudah baik, ya mungkin bisa untuk dilanjutkan, yang masih kurang bisa di perbaiki atau di evaluasi,” tutupnya. (rls) 

Rem Blong, Truk Tronton Muatan 28 Ton Bata Putih Tabrak Pohon di Jalur Denpasar-Gilimanuk

Truk tronton kecelakaan tunggal di Jalan Nasional jurusan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Turunan Singin, Banjar Dinas Singin, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Rabu (19/2/2025).
Truk tronton kecelakaan tunggal di Jalan Nasional jurusan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Turunan Singin, Banjar Dinas Singin, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Rabu (19/2/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Truk tronton dengan nomor polisi P 9901 UQ mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Nasional jurusan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Turunan Singin, Banjar Dinas Singin, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Rabu (19/2/2025).

Insiden kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.00 WITA. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan pengemudi dalam keadaan selamat.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengatakan, kecelakaan berawal saat truk tronton yang dikemudikan oleh Heri Saktiawan (32), warga Probolinggo, itu melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.

Namun ketika melintasi jalan lurus dengan turunan tajam di lokasi kejadian, truk yang membawa muatan bata putih seberat 28 ton itu tiba-tiba mengalami rem blong.

“Untuk menghindari kecelakaan yang lebih parah, pengemudi membanting setir ke kiri hingga menabrak pohon perindang di bahu jalan sebelah utara,” kata Berata.

Berata menyebut, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hanya saja kerugian material diperkiran mencapai Rp5 juta. “Nihil korban jiwa. Pengemudi selamat tanpa mengalami luka,” ungkapnya.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. “Anggota sudah ke lokasi untuk berkoordinasi dengan pengemudi untuk pemindahan muatan dari truk serta mengatur arus lalu lintas untuk menghindari terjadinya kemacetan,” tambahnya. (ana)

1,5 Tahun Jadi Pj Gubernur Bali, Mahendra Jaya Pamit

Sang Made Mahendra Jaya akhiri jabatan sebagai Pj Gubernur Bali.
Sang Made Mahendra Jaya akhiri jabatan sebagai Pj Gubernur Bali.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sang Made Mahendra Jaya mengakhiri masa tugasnya sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Bali selama hampir 1,5 tahun.

Meskipun pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur Bali terpilih baru akan dilaksanakan pada 20 Februari 2024, Mahendra Jaya sudah melaksanakan tugas baru sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Irjen Kemendagri) pasca secara resmi dilantik pada Selasa, 11 Februari 2025 lalu.

“Sebagai Irjen salah satu tugas melakukan pengawasan di internal Kementerian Dalam Negeri dan juga pembinaan dan pengawasan di daerah, pemerintahan daerah provinsi, kabupaten/kota,” ujarnya, Selasa (18/2/2025) sore.

Ia menambahkan, dirinya sudah selesai melaksanakan tugas di Bali dan akan segera ke Jakarta untuk menjalankan sebagai Irjen Kemendagri. “Saya sudah mulai bekerja. Besok ke Jakarta,” ujarnya.

Di Jakarta, Mahendra Jaya akan mengikuti rangkaian kegiatan pelantikan kepala daerah. Bahkan Ia akan mengikuti retret Kepala Daerah di Magelang. “Saya ikut juga ke Magelang sebagai Irjen,” pungkasnya.

Sebelumnya pada Senin (17/2/2025) malam, Mahendra Jaya juga sudah melakukan matur piuning di Kantor Gubernur Bali dan rumah jabatan Jayasabha karena sudah mengakhiri masa jabatannya sebagai Penjabat Gubernur Bali.

Secara khusus Mahendra Jaya menyampaikan terima kasih kepada segenap masyarakat Bali atas segala dukungannya sehingga masa kepemimpinannya yang singkat dapat berjalan dengan lancar. Ia mohon doa restu dalam melaksanakan tugas baru sebagai Irjen Kemendagri.

Ia berharap masyarakat Bali tetap memiliki semangat Ngrombo untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Bali guna mewujudkan Bali yang maju dan sejahtera. “Terima kasih kepada masyarakat Bali atas segala dukungannya selama ini,” imbuhnya. (ana) 

Sanjaya-Dirga Ikuti Gladi Pelantikan Bupati-Wakil Bupati di Jakarta

Bupati dan Wakil Bupati Tabanan terpilih I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga mengikuti gladi kotor menjelang Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih Periode 2025-2030, se-Indonesia bertempat di Kawasan Monumen Nasional Jakarta, Selasa (18/2/2025).
Bupati dan Wakil Bupati Tabanan terpilih I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga mengikuti gladi kotor menjelang Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih Periode 2025-2030, se-Indonesia bertempat di Kawasan Monumen Nasional Jakarta, Selasa (18/2/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati dan Wakil Bupati Tabanan terpilih I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga mengikuti gladi kotor menjelang Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih Periode 2025-2030, se-Indonesia bertempat di Kawasan Monumen Nasional Jakarta, Selasa (18/2/2025). Kemudian dilanjutkan gladi bersih pada Rabu, (19/2/2025), di Istana Kepresidenan Jakarta.

Bupati Sanjaya dan Wabup Dirga mengikuti kegiatan dengan semangat dan tertib menyatu dengan para pimpinan daerah tersebut. Selain menyehatkan, kegiatan ini juga bermanfaat untuk menyatukan semangat, menyatukan pemikiran, kegiatan ini juga bermanfaat sebagai wadah silaturahmi bagi Kepala Daerah Terpilih.

Hal ini sudah tentu akan menumbuhkan sinergi yang baik ke depan antara Kepala Daerah, baik itu Provinsi dengan Kabupaten/Kota, Provinsi dengan Provinsi dan pihak terkait lainnya.

Untuk diketahui, sebelum Gladi Kotor dan Gladi bersih dilaksanakan, Sanjaya dan Dirga melaksanakan Registrasi, Pengecekan Kesehatan dan pengambilan undangan serta tanda Pangkat dan Jabatan di Gedung Kemendagri RI, pada Senin, 17 Februari 2025.

Kemudian, sebanyak 481 Kepala Daerah nantinya akan mengucapkan sumpah/janji jabatan saat pelantikan yang dilaksanakan pada hari Kamis, 20 Februari 2025 dan secara langsung dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan. (ana)

Dua Pelaku Narkoba Diringkus di Badung, Polisi Sita Setengah Kilo Sabu

Dua pelaku penyalahgunaan narkoba berinisial MCP (42) dan IS (42) berhasil dibekuk jajaran Satres Narkoba Polres Badung.
Dua pelaku penyalahgunaan narkoba berinisial MCP (42) dan IS (42) berhasil dibekuk jajaran Satres Narkoba Polres Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dua pelaku penyalahgunaan narkoba berinisial MCP (42) dan IS (42) berhasil dibekuk jajaran Satres Narkoba Polres Badung pada Februari 2025.

IS, seorang residivis, berperan sebagai kurir sabu, sementara MCP merupakan pengguna ganja. Adapun jumlah barang bukti yang berhasil diamankan dari keduanya yakni 486,7 gram sabu dan 94,82 gram ganja.

Kapolres Badung AKBP Arif M Batubara mengungkap, pelaku MCP ditangkap lebih dahulu pada 7 Februari 2025 di Jalan Padang Tawang, Kuta Utara, saat mengambil paket ganja yang dipesannya via Instagram seharga Rp 1,2 juta.

“Pelaku mengaku menggunakannya karena insomnia (susah tidur),” ucapnya dalam pers rilis di Polsek  Mengwi, Selasa (18/2/2024).

Kemudian, pelaku IS ditangkap di mesnya di Padangsambian Kaja pada 10 Februari 2025. Ia ditugaskan oleh pemasok berinisial Mr G melalui WhatsApp untuk menyimpan dan membagi sabu seberat 500 gram. Kemudian menempelkannya di lokasi tertentu. IS mendapat upah Rp 4 juta.

“Pelaku tidak mengetahui pemasok berinisial Mr G karena hanya berkomunikasi melalui WhatsApp,” ungkapnya.

Selain  barang bukti berupa 486,7 gram sabu dan 94,82 gram ganja, petugas turut disita kotak plastik berisi enam plastik klip sabu, lakban hitam, tiga timbangan digital, dua bendel pipet, satu bungkus tabung micro, empat bendel plastik klip, serta sebuah handphone POCO warna kuning.

Atas perbuatannya, MCP dijerat Pasal 111 ayat (1) atau 114 UU Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 dan paling lama 20 tahun dan denda Rp 1 miliar sampai Rp 10 miliar.

Sedangkan, IS dikenai Pasal 112 ayat (2) atau 114 UU Narkotika dengan ancaman pidana penjara selama 4 tahun hingga 20 tahun penjara dan denda Rp 800 juta-8 miliar. (ana) 

Pelanggan Perumda TAB Diimbau Bijak Gunakan Air

Perbaikan pipa sambungan air Perusahaan Umum Daerah Tirta Amertha Buana (Perumda TAB) Tabanan.
Perbaikan pipa sambungan air Perusahaan Umum Daerah Tirta Amertha Buana (Perumda TAB) Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perusahaan Umum Daerah Tirta Amertha Buana (Perumda TAB) Tabanan mengimbau seluruh pelanggan untuk bijak menggunakan air.

Hal itu disampaikan oleh Plt. Kepala Bagian Hubungan Langganan Perumda TAB Tabanan, I Wayan Agus Suanjaya, didampingi Plt. Kasubag Humas Perumda TAB, I Putu Wahyu Untung Suardana, Selasa (18/2/2025).

Pihaknya menegaskan pentingnya penghematan air demi menjaga ketersediaan pasokan yang merata bagi seluruh pelanggan. “Kami mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan air. Dengan demikian, pasokan air dapat tetap terjaga dan merata,” ujar Agus Suanjaya.

Ia menyebut, dalam memastikan pelayanan optimal, Perumda TAB telah menyiapkan tim yang siap merespons apabila terjadi gangguan. Khusunya saat terjadi gangguan akibat cuaca buruk yang akhir-akhir ini terjadi.

Adapun gangguan pelayanan yang sempat terjadi akibat cuaca ekstrem, lanjut Agus Suanjaya, saat terjadi pohon tumbang di Jembatan Sanggulan, Kediri, yang menimpa dua pipa air.

Akibatnya pasokan air di daerah tersebut terganggu selama hampir satu jam.Selain itu, hujan deras di beberapa daerah seperti Pupuan juga sempat menyebabkan gangguan layanan akibat pemadaman listrik.

“Jika ada gangguan, kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan. Meskipun perbaikannya bisa cepat, normalisasi aliran air membutuhkan waktu,” jelas Agus Suanjaya.

Untuk melaporkan gangguan layanan, pelanggan dapat menghubungi layanan pengaduan melalui WhatsApp di nomor 087816143624 atau melalui aplikasi resmi Perumda TAB, SIMPELTAB, yang tersedia di Google Playstore. Pelanggan juga dapat mengakses informasi melalui media sosial resmi di Facebook dan Instagram.

Selain itu, Perumda TAB juga terus berupaya meningkatkan cakupan pelayanan, khususnya di wilayah Kediri, Tabanan, dan Kerambitan, yang mengalami pertumbuhan pesat. Dalam upaya ini, Perumda TAB bekerja sama dengan para pengembang agar rumah-rumah baru dapat segera mengajukan sambungan air.

Perumda TAB mengajak masyarakat yang belum memiliki akses air bersih untuk segera mengajukan permohonan sambungan baru. Proses pendaftarannya sangat mudah, hanya dengan membawa Fotokopi KTP, denah lokasi pemasangan sambungan baru dan Materai Rp10.000.

Pendaftaran dapat dilakukan langsung di Kantor Pusat Perumda TAB di Jalan Wagimin Nomor 27, Kediri, Tabanan, atau di Kantor Unit Pelayanan Perumda TAB yang tersebar di Unit Kerambitan, Unit Selemadeg, Unit Penebel, dan Unit Baturiti. Biaya sambungan baru saat ini sebesar Rp1.950.000.

Jam operasional pelayanan yakni Senin-Kamis 08.00 WITA – 14.00 WITA dan Jumat pada pukul 07.30 WITA – 12.00 WITA. (ana)

Indonesia Peringkat Keempat dalam Kasus Pornografi Anak

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid.

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Indonesia menempati peringkat keempat di dunia dalam kasus pornografi anak. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid.

Tentunya kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah dalam upaya menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi anak-anak.

“Untuk kasus pornografi anak, Indonesia termasuk salah satu negara dengan jumlah kasus tertinggi, yakni peringkat keempat di dunia,” ujar Meutya dikutip Selasa (18/2/2025).

Meutya menekankan, digitalisasi membawa tantangan besar, termasuk dalam hal penyebaran misinformasi dan disinformasi. Oleh karena itu, ia berharap agar perempuan dapat berperan aktif dalam menyaring informasi, sehingga masyarakat lebih mudah membedakan berita yang benar dan kredibel.

Dalam upaya menciptakan ruang digital yang aman dan inklusif bagi perempuan dan anak-anak, Menkomdigi menegaskan bahwa pemerintah terus menyusun kebijakan perlindungan.

Salah satu langkah yang diambil adalah penyusunan pedoman pemberitaan yang ramah anak dan perempuan. Kebijakan ini disusun melalui kerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) serta Dewan Pers.

“Kebijakan ini menjadi pedoman serta komitmen bagi semua pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, industri teknologi, masyarakat, hingga komunitas. Tujuannya adalah menciptakan ruang digital yang lebih aman,” jelas Meutya.

Selain itu, Menkomdigi juga menyoroti perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang saat ini menjadi perdebatan global. Ia baru saja menghadiri AI Action Summit di Paris dan bertemu dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, untuk membahas peran kecerdasan buatan dalam berbagai sektor.

Saat ini, negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan China tengah bersaing untuk menjadi pemimpin dalam teknologi AI.

“Indonesia juga memiliki peluang besar untuk mengadopsi teknologi ini secara bijak, terutama bagi negara-negara dengan ekonomi berkembang seperti kita,” tambahnya.

Menkomdigi menegaskan, Indonesia sedang merumuskan pedoman etika dalam penggunaan kecerdasan buatan, termasuk dalam bidang jurnalistik.

“Saat ini, Indonesia juga sedang merancang pedoman etika untuk penggunaan AI, terutama dalam sektor jurnalistik,” tegas Meutya. (ana)

Desa Adat Kota Tabanan Gelar Upacara Tawur Gempang untuk Keseimbangan Alam 

Upacara Tawur Nawa Gempang yang diadakan di Catus Pata Kota Tabanan.
Upacara Tawur Nawa Gempang yang diadakan di Catus Pata Kota Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Upacara Tawur Nawa Gempang yang diadakan di Catus Pata Kota Tabanan oleh Desa Adat Kota Tabanan, Senin (17/2/2025) mendapat perhatian besar dari masyarakat setempat.

Tawur Nawa Gempang sendiri merupakan bagian dari rangkaian upacara adat yang memiliki tujuan untuk menjaga keharmonisan antara alam, manusia, dan Tuhan.

“Melalui upacara ini, kita memohon agar keseimbangan alam tetap terjaga, sehingga kehidupan dapat berjalan harmonis dan berkelanjutan,” ujar Plt. Asisten III Kabupaten Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan.

Menurutnya, upacara ini juga merupakan wujud rasa syukur atas segala anugerah yang diberikan oleh alam. Dalam upacara tersebut, nampak pula kehadiran sejumlah Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, di mana kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ritual yang merupakan bagian dari tradisi adat Bali ini.

Selain itu, para perbekel dan bendesa adat setempat juga hadir memberikan penghormatan. “Keberadaan kita di sini adalah bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga tradisi yang sudah turun temurun,” imbuh Gunawan.

Upacara Tawur Nawa Gempang ini juga menarik perhatian masyarakat yang datang untuk menyaksikan dan turut serta dalam mendoakan agar Tabanan senantiasa diberikan kedamaian serta kesejahteraan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ritual spiritual semata, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kearifan dan tradisi lokal.

Pemerintah Kabupaten Tabanan menghimbau agar seluruh elemen masyarakat terus menjaga hubungan baik, khususnya dengan alam. Pihaknya juga menekankan pentingnya menjaga alam dan warisan budaya agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Harapan itu mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam dan budaya Bali, serta memastikan tradisi Tawur Nawa Gempang terus dilaksanakan dengan penuh rasa hormat dan makna. (ana)