- Advertisement -
Beranda blog Halaman 224

Presiden Trump Kenakan Bea Masuk untuk Sejumlah Negara, Termasuk Indonesia Kena 32 Persen

Donald Trump mengumumkan kebijakan baru terkait tarif impor pada Kamis (3/4/2025) dini hari WIB.
Donald Trump, mengumumkan kebijakan baru terkait tarif impor pada Kamis (3/4/2025) dini hari WIB.

PANTAUBALI.COM, INTERNASIONAL – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan baru terkait tarif impor pada Kamis (3/4/2025) dini hari WIB.

Dalam kebijakan ini, AS akan mengenakan tarif tambahan sebesar 10 persen untuk hampir semua barang impor, serta memberlakukan skema Tarif Timbal Balik terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Trump menyebut kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat sektor manufaktur dalam negeri dan menyeimbangkan neraca perdagangan AS.

Namun, langkah ini diperkirakan akan memperburuk ketegangan dalam perdagangan global serta menyebabkan kenaikan harga bagi konsumen Amerika di tengah ketidakstabilan ekonomi.

Dalam kebijakan tersebut, AS akan menerapkan tarif dasar sebesar 10 persen untuk semua barang impor, kecuali dari negara yang tergabung dalam perjanjian perdagangan bebas United States-Mexico-Canada Agreement (USMCA). Sementara itu, barang-barang dari negara yang dianggap tidak mematuhi aturan perdagangan akan tetap dikenakan tarif sebesar 25 persen.

Tarif dasar ini mulai berlaku pada Sabtu (5/4/2025) pukul 00.01 waktu setempat. Pejabat Gedung Putih menyebut sekitar 60 negara yang dianggap paling sering memberlakukan tarif tinggi terhadap AS akan dikenakan tarif balasan sebesar setengah dari tarif yang mereka kenakan kepada produk Amerika.

Bagan yang diperlihatkan Trump dalam pengumuman kebijakan ini menunjukkan bahwa AS akan mengenakan tarif 10 persen terhadap barang impor dari Inggris dan 20 persen untuk produk dari Uni Eropa.

Indonesia juga masuk dalam daftar, di mana disebutkan bahwa negara ini mengenakan tarif 64 persen terhadap produk AS. Sebagai tanggapan, AS akan memberlakukan tarif sebesar 32 persen  terhadap barang-barang asal Indonesia yang masuk ke pasar Amerika.

“Mereka mengenakan biaya kepada kami, kami mengenakan biaya kepada mereka. Tidak ada alasan untuk marah,” ujar Trump dalam pidatonya.

Trump menegaskan bahwa dana yang diperoleh dari tarif baru ini akan digunakan untuk menurunkan pajak serta mengurangi utang nasional AS.

Dalam pidatonya di Rose Garden Gedung Putih, ia menyebut kebijakan ini sebagai salah satu keputusan paling bersejarah bagi perekonomian Amerika. “Ini adalah deklarasi kemerdekaan ekonomi kami,” katanya, dikutip dari CNN.

Trump juga berpendapat bahwa kebijakan tarif ini akan mendorong pertumbuhan manufaktur dalam negeri serta meningkatkan daya saing produk-produk Amerika di pasar global. “Dengan lebih banyak produksi dalam negeri, kita akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan daya saing, yang pada akhirnya menguntungkan konsumen,” ujarnya.

Menjelang penandatanganan kebijakan tersebut, Trump menegaskan bahwa pemerintahannya berkomitmen untuk melindungi kepentingan pekerja Amerika. “Hari ini, kita membela pekerja Amerika dan akhirnya menempatkan kepentingan bangsa kita di atas segalanya,” tegasnya.

Ia juga menyatakan bahwa selama ini AS telah banyak membantu negara lain secara ekonomi, namun ketika mulai mengurangi bantuan, negara-negara tersebut menunjukkan ketidakpuasan. “Mereka marah ketika kita mulai mengurangi bantuan, padahal kita hanya berusaha mengutamakan rakyat kita sendiri,” katanya.

Trump menutup pidatonya dengan optimisme bahwa kebijakan ini akan membawa Amerika menjadi lebih kuat secara ekonomi. “Kita bisa menjadi jauh lebih kaya dibanding negara mana pun. Ini bukan sekadar harapan, ini adalah strategi yang akan membuat kita lebih cerdas dalam perdagangan global,” pungkasnya. (ana) 

Harga Tiket Masuk DTW Jatiluwih Naik, Wisatawan Tetap Membludak saat Libur Lebaran

DTW Jatiluwih Tabanan.
DTW Jatiluwih Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih telah menaikkan harga tiket masuk bagi pengunjung, baik itu dari domestik di luar pulau Bali maupun mancanegara.

Penyesuaian harga tiket di objek wisata yang terkenal dengan keindahan terasering sawah di Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali ini sudah mulai berlaku sejak dua hari lalu yakni Selasa (1/2/2025).

Adapun rincian harga tiket masuk terbaru di DTW Jatiluwih yakni untuk wisatawan domestik anak-anak naik Rp5 ribu dari Rp10 ribu menjadi Rp15 ribu. Sedangkan domestik dewasa naik menjadi Rp25 ribu dari harga tiket sebelumnya hanya Rp15 ribu.

Kemudian untuk wisatawan mancanegara kategori anak naik Rp10 ribu dari harga sebelumnya yakni Rp40 ribu kini menjadi Rp50 ribu. Sedangkan untuk dewasa naik menjadi Rp75 ribu dari harga sebelumnya Rp50 ribu.

Manager Operasional DTW Jatiluwih I Ketut Purna mengatakan, selama dua hari sejak diterapkannya harga tiket baru tidak menyebabkan penurunan kunjungan wisatawan. Bahkan, dengan libur panjang perayaan Lebaran 2025 ini sangat berdampak pada lonjakan kunjungan.

“Kunjungan mengalami lonjakan signifikan dari hari biasanya yang hanya 300 orang per hari kini bisa mencapai 2.500 orang per harinya dengan didominasi oleh wisatawan domestik,” ujar pria yang akrab disapa John itu ketika dikonfirmasi Kamis (3/4/2025).

Ia menjelaskan, kenaikan harga tiket ini telah melalui kajian serta penyelarasan dengan DTW lain di Kabupaten Tabanan seperti Tanah Lot dan Ulun Danu Beratan yang telah memberlakukan kenaikan harga tiket sejak tahun 2024 lalu.

Melalui kenaikan harga tiket ini, pihaknya ingin meningkatkan pelayanan kepada para pengunjung. Misalnya dengan menghadirkan program wisata menarik baru bagi pengunjung serta penambahan lahan parkir yang selama ini menjadi kendala utama di DTW Jatiluwih. “Kami akan berikan pelayanan terbaik bagi pengunjung,” tegas John. (ana) 

Kebakaran Hanguskan Rumah di Banjar Semaon, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Kebakaran rumah di Banjar Semaon, Desa Puhu, Kecamatan Payangan.
Kebakaran rumah di Banjar Semaon, Desa Puhu, Kecamatan Payangan.

GIANYAR, PANTAUBALI.COM – Sebuah kebakaran terjadi pada Kamis, 3 April 2025, sekitar pukul 11.30 WITA, di Banjar Semaon, Desa Puhu, Kecamatan Payangan, yang menghanguskan sebuah rumah dengan luas bangunan 8×6 meter. Rumah tersebut dihuni oleh I Ketut Ririk dan Ni Made Doman, yang berhasil menyelamatkan diri.

Peristiwa ini bermula ketika saksi, Ni Made Budiari, yang sedang berolahraga, melihat kepulan asap dari pekarangan rumah korban. Awalnya, ia mengira asap itu berasal dari pembakaran sampah, namun semakin lama asap tersebut semakin membesar.

Setelah memeriksa lebih dekat, ia menyadari bahwa api telah mulai membakar rumah tersebut dan segera berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar.

Saksi lain, Ni Kadek Septiari, yang berada di rumah bersama ayahnya, I Made Jelimat, mendengar teriakan minta tolong dan segera menuju lokasi. Setibanya di sana, mereka melihat api sudah menghanguskan hampir seluruh rumah.

I Made Jelimat langsung masuk ke dalam kamar Ni Made Doman yang dalam keadaan buta untuk mengevakuasinya. Setelah berhasil mengevakuasi korban, I Made Jelimat menghubungi Satpol PP dan Damkar Gianyar untuk meminta bantuan.

Kapolsek Payangan, AKP Putu Mulyatra, mengungkapkan bahwa sebelum kebakaran, Ni Made Doman sedang menyalakan kompor gas untuk memanaskan air dan juga menyalakan dupa sebagai bagian dari ritual sesajen di dalam kamarnya.

“Diduga kebakaran ini berasal dari kompor gas dan dupa yang masih menyala,” ujarnya.

Empat unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Gianyar tiba di lokasi pada pukul 11.40 WITA dan segera melakukan pemadaman. Pemadaman api juga dibantu oleh anggota Polsek Payangan, Bhabinkamtibmas Desa Puhu, Bhabinsa Puhu, serta warga setempat. Api berhasil dipadamkan pada pukul 12.20 WITA.

Namun, meskipun api berhasil dipadamkan, sebagian besar barang di rumah tersebut hangus terbakar, termasuk almari pakaian, televisi, meja belajar, mesin jahit, perabotan rumah tangga, serta perhiasan seperti giwang, kalung, dan cincin. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 200 juta. (*)

Pakai Kunci Palsu, Pria asal Gorontalo Curi Motor dan Dijual Online

Billy Tamberongan (36) diamankan di Mapolsek Denpasar Timur. (Istimewa)
Billy Tamberongan (36) diamankan di Mapolsek Denpasar Timur. (Istimewa)

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Seorang pria asal Gorontalo bernama Billy Tamberongan (36) diamankan aparat Polsek Denpasar Timur usai mencuri sepeda motor jenis Yamaha Mio warna biru muda. Kejadian itu terjadi di Jalan Kenyeri, depan Balai Banjar Peken, Desa Sumerta Kaja, Denpasar Timur.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi menerangkan bahwa saat kejadian pada Senin, 31 Maret 2025, sekitar pukul 19.00 WITA, I Komang Suka Ardana memarkir sepeda motor Yamaha Mio di depan Balai Banjar Peken.

“Setelah selesai latihan menari, sekitar pukul 21.40 WITA, ia kembali untuk mengambil sepeda motornya, namun sepeda motor tersebut sudah hilang,” terang Sukadi.

Meskipun sempat menanyakan kepada teman-temannya di Balai Banjar dan mencari di sekitar lokasi, sepeda motor tidak ditemukan. Kendaraan tersebut diparkir dalam keadaan terkunci dan STNK ada di dalam jok.

Usai menerima laporan, tim Opsnal Polsek Denpasar Timur yang dipimpin oleh Kanit Reskrim AKP I Made Sena melakukan penyelidikan dengan mengecek lokasi kejadian dan mencari informasi melalui aplikasi jual beli online. Pelaku berhasil diamankan di wilayah Kesiman, Denpasar.

“Yang bersangkutan mengakui perbuatannya. Ia juga telah melakukan aksi serupa di beberapa lokasi lainnya menggunakan modus yang sama, yaitu dengan menggunakan kunci palsu,” tambahnya.

Setelah mencuri sepeda motor, pelaku menjualnya secara online dengan harga Rp 2.000.000 dan menggunakan uang hasil kejahatan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Barang bukti yang diamankan yaitu unit sepeda motor Yamaha Mio DK 5690 IY tahun 2005 warna biru muda, satu buah kunci palsu, satu buah celana panjang warna hitam, satu buah jaket warna hitam, dan sepasang sepatu kain warna merah putih.

Kasus ini telah ditangani oleh Polsek Denpasar Timur, dan pelaku kini akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.(*)

Curi Motor Scoopy di Desa Tiying Gading, Pelaku Tinggalkan Sepeda Polygon

Olah TKP kasus pencurian sepeda motor di Banjar/Desa Tiying Gading, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Bali.
Olah TKP kasus pencurian sepeda motor di Banjar/Desa Tiying Gading, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Bali.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pencurian sepeda motor terjadi di Banjar/Desa Tiying Gading, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Bali. Motor yang dicuri yakni Scoopy dengan nomor polisi DK 3327 GAN milik warga bernama Ni Nengah Sutini (47).

Motor tersebut diketahui hilang saat terparkir di samping rumahnya pada Selasa (1/4/2025) pagi sekitar pukul 06.30 WITA.

Menariknya, pelaku pencurian diduga menukar motor curiannya dengan sepada Polygon merah. Sepeda tersebut ditemukan di rumah pemilik motor.

Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Moh Taufik Effendi dikonfirmasi Kamis (3/4/2024) membenarkan peristiwa pencurian tersebut. Pemilik motor telah melaporkan kejadian tersebut dan kini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku.

“Sementara kami masih melakukan penelusuran CCTV di seputar TKP (Tempat Kejadian Perkara),” ujar Taufik.

Adapun pencurian motor berawal ketika, suami korban memarkir motor tersebut di halaman rumah usai kembali dari warung untuk membeli lauk pauk sekitar pukul 06.00 WITA. Bahkan, setelah itu ia juga sempat menikmati kopi sebelum berangkat ke sawah dengan mengendarai motor lain untuk bekerja.

Namun, hanya berselang beberapa menit, anak korban menyadari motor Scoopy yang biasa ia gunakan sehari-hari itu tidak ada di rumahnya.

Mengetahui hal itu, ia lantas menghubungi anggota keluarga untuk menanyakan keberadaan motornya. Akan tetapi tidak ada yang membawa bahkan mengetahui keberadaan motor tersebut.

Korban pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Wilayah (Kawil) Tiying Gading dan diteruskan ke Polsek Selemadeg Barat untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Modus pencurian karena situasi rumah dalam keadaan sepi dan kondisi pintu tidak tertutup. Ditambah kunci motor yang masih nyantol memudahkan pelaku untuk melakukan pencurian,” tambah Taufik. (ana) 

Tragis, Mahasiswi Magang Asal Buleleng Tewas dalam Kecelakaan Maut di New Orleans

Kadel Melly Mudiani. (foto: FB/Adiada Gede)
Kadel Melly Mudiani. (foto: FB/Adiada Gede)

PANTAUBALI.COM – Sebuah tragedi menimpa seorang mahasiswi magang asal Buleleng, Bali, Kadek Melly Mudiani, yang tewas akibat kecelakaan fatal di persimpangan Jalan St. Claude, New Orleans, Amerika Serikat, pada Sabtu (29/3/25). Melly, yang berasal dari Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, diketahui baru saja tiba di Amerika Serikat sekitar tiga bulan lalu untuk mengikuti program magang.

Dikutip dari laporan media lokal setempat, kecelakaan maut itu terjadi ketika sebuah mobil yang dikemudikan oleh Amindio Castillo Aguilera (21) melaju dengan kecepatan tinggi. Mobil tersebut menabrak pembatas jalan dan kehilangan kendali sebelum akhirnya menabrak mobil yang ditumpangi oleh Melly.

Tabrakan yang sangat keras membuat Melly, yang duduk di kursi penumpang, terlempar keluar dari kendaraan dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.

Menurut informasi yang beredar melalui akun Facebook Adiada Gede, Melly baru tiga bulan berada di New Orleans untuk menjalani program magang. Pihak keluarga di Bali, serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Houston, sudah diberi tahu terkait kejadian ini, sementara jenazah Melly saat ini berada di Medical Examiner Office untuk proses autopsi.

Proses pemulangan jenazah ke Indonesia masih dalam tahap pengurusan klaim asuransi oleh pihak sponsor dan agen di Bali. Namun, menurut Adiada, proses ini diperkirakan akan memakan waktu dua hingga tiga bulan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban, komunitas Indonesia di New Orleans bersama Adiada Gede berencana untuk melakukan penggalangan dana guna mempercepat proses pemulangan jenazah. Diperkirakan biaya pemulangan jenazah mencapai USD 12.000 (sekitar Rp190 juta). (*)

Makna Upacara Ida Bhatara Turun Kabeh yang Dilaksanakan Setiap Tahun di Pura Besakih

Upacara Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih. (foto:Kemenag Bali)
Upacara Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih. (foto:Kemenag Bali)

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Umat Hindu di Bali akan memperingati upacara Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih pada Sabtu (Saniscara Wage, Julungwangi), 12 April 2025. Upacara yang dilaksanakan setiap setahun tahun sekali ini bertepatan dengan Purnama Sasih Kadasa.

Puncak Karya Ida Bhatara Turun Kabeh dilaksanakan Nyejer selama 21 hari, sampai dengan Sabtu (Saniscara Kliwon, Kuningan), 3 Mei 2025. Lantas apa makna dari Upacara Ida Bhatara Turun Kabeh di pura terbesar Pulau Dewata ini?

Dilansir dari YouTube RRI Denpasar, Wakil Ketua Hubungan Antar Lembaga PHDI Provinsi Bali Jro Mangku Wayan Wenen menjelaskan, upacara Bhatara Turun Kabeh ini jika mengacu dari arti kata maka ‘Bhatara’ artinya pelindung, sebagai umat harus pasrah, tulus ikhlas terhadap apa yang dihadapi kepada Ida Bhatara. ‘Tedun’ artinya turun atau hadir. ‘Kabeh’ artinya semua atau banyak.

“Maka Ida Bhatara Turun Kabeh artinya Ida Bhatara semua yang ada di wilayah nusantara ini diharapkan turun secara bersama-sama dalam rangka penghormatan umat Hindu dengan persembahan melalui upacara karya Ida Bhatara Turun Kabeh,” jelasnya.

Lebih lanjut Jro Mangku Wenen menerangkan karya Ida Bhatara Turun Kabeh sangat erat kaitannya dengan upacara Tawur Agung Kesanga yakni upacara Butha Yadnya yang bertujuan untuk kesejahteraan alam dan lingkungan. Upacara ini dilakukan sehari sebelum hari Raya Nyepi yakni pada Tilem Sasih Kesanga. Pelaksanaan upacara dilakukan pada tengah hari.

Selain untuk memohon penyucian bagi alam beserta isinya, upacara Tawur Agung Kesanga juga sebagai bentuk rasa syukur atas berkah yang dikaruniakan Ida Sanghyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa.

“Upakara itu tujuannya adalah bagaimana menciptakan keharmonisan, itu ada di caru. Kalau sudah harmonis bhuana agung dan bhuana alit, di situ akan tercipta kedamaian alam. Dalam alam yang damai kita akan mendapat ketenangan lahir batin,” jelasnya.

Ia menambahkan rangkaian upacara Ida Bhatara Turun Kabeh ini ini menjadi momen bagi seluruh umat Hindu sedarma agar dapat mengaturkan baktinya kepada sang pencipta. Hal itu juga dibuktikan saat berlangsungnya upacara ini umat Hindu dipastikan membludak ke pura yang berlokasi di Kabupaten Karangasem, Bali itu.

“Tetap tertib, tetap disiplin, tetap lascarya ngaturang bakti, sehingga apa yang menjadi tujuan kita di dalam melakukan persembahyangan untuk mendapatkan anugerah dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” tambahnya. (ana)

Bupati Sanjaya Bersama Wagub Giri Prasta Hadiri Pemelaspasan Kantor Desa Kesiut dan Ngenteg Linggih Desa Adat Wanasari

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prastas, saat menghadiri Uleman Upacara Pemelaspasan Kantor Desa Kesiut, Kecamatan Kerambitan.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prastas, saat menghadiri Uleman Upacara Pemelaspasan Kantor Desa Kesiut, Kecamatan Kerambitan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prastas, menghadiri Uleman Upacara Pemelaspasan Kantor Desa Kesiut, Kecamatan Kerambitan dan Uleman Ngupasaksi dalam rangkaian Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Ngusaba Desa, dan Tawur Balik Sumpah Agung di Pura Desa, Desa Adat Wanasari, Tabanan, Rabu (2/4/2025).

Prosesi Pemelaspasan Kantor Desa dan rangkaian Upacara Dewa Yadnya ini mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Gubernur Giri Prasta dan Bupati Sanjaya. Keduanya menyoroti semangat gotong-royong masyarakat dalam mewujudkan pembangunan.

Kehadiran Wagub dan Bupati beserta jajaran dalam upacara ini menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian tradisi, adat dan budaya yang ada, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat setempat.

Wagub Giri Prasta menyampaikan kebanggaannya kepada masyarakat dan juga mengapresiasi kepemimpinan Bupati Tabanan selama ini.

“Apa yang membuat saya bangga kepada masyarakat Tabanan apalagi dengan Bupati selaku murdaning jagat Tabanan? Karena tiang mengetahui, sebelum Bapak Komang Gede Sanjaya jadi Bupati dan dikala beliau menjadi Bupati, pendapatan asli daerah Kabupaten Tabanan naik 100 persen. Artinya, pemimpin itu berhasil. Patut napi ten (benar apa tidak),” ujarnya.

Giri Prasta menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar selalu berupaya menjaga agar adat dan budaya yang ada tetap lestari. “Daerah kita boleh maju, namun dengan kemajuan daerah kita ini agar jangan sampai menggerus akar adat dan budaya kita. Itu yang titiang harapkan,” imbuhnya.

Ia juga juga berharap Pemerintah di Desa baik itu jajaran Perangkat Desa dan Desa Adat agar selalu tertib administrasi dalam berbagai kegiatan yang menyangkut masyarakat, sehingga program pembangunan bisa berjalan dengan baik dan program-program pemerintah dan desa berkesinambungan.

Senada dengan Wagub Giri Prasta, Bupati Sanjaya juga menyampaikan kebanggaannya bisa tetap hadir dalam pembangunan yang dilakukan oleh masyarakat. Pun dengan kehadiran Wagub Giri Prasta dan jajaran sangat diapresiasi oleh Sanjaya yang selalu memberikan manfaat yang positif bagi perkembangan pembangunan di Kabupaten Tabanan.

“Bapak Wakil Gubernur, di Kecamatan Kerambitan ada 29 Desa Adat, semua hadir, kompak hadir. Ada 15 Perbekel, semuanya juga hadir, luar biasa,” ucap Sanjaya. Seraya berharap kekuatan hirarki tetap dijaga, yakni pemerintah desa dan desa adat selalu kompak bersatu membangun wilayah secara sekala dan niskala.

Selain itu, Sanjaya juga berharap kedepannya Bapak Giri selaku wakil Pemerintah Provinsi Bali agar terus bisa memberikan dukungan dan bantuan khususnya kepada seluruh Desa dan Desa Adat yang ada di Tabanan.

Untuk itu, besar harapannya agar sinergi dan komitmen ini terus berjalan dan terus meningkat di tahun-tahun kedepan, sehingga mampu memberikan manfaat positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Dalam mewujudkan pembangunan Tabanan menuju Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani, kita tidak bisa sendiri. Maka dari itu, kita sangat perlu sinergi dan bantuan dari saudara-saudara kita,” imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Ida Bagus Komang Wiraguna selaku Ketua Panitia Pelaksana pembangunan Gedung Kantor Desa Kesiut, mewakili seluruh masyarakat menyampaikan terima kasihnya kepada Bupati Sanjaya dan Wagub Giri Prasta, dan jajaran terkait lainnya atas bantuan dan dukungannya.

“Mudah-mudahan bangunan Kantor Desa ini dapat dimanfaatkan seluas-luasnya untuk melayani masyarakat desa Kesiut yang membutuhkan. Selanjutnya, besar harapan kami kepada Bapak Bupati meresmikan gedung ini dan kami mohon kepada Bapak Wakil Gubernur menyertai,” pintanya.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting lainnya, termasuk anggota DPRD Bali, Wakil Bupati Tabanan dan anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda Tabanan serta para perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan. (rls)

Hampir Sebulan, Pelaku Pembuangan 2 Bayi di Tabanan Belum Terungkap

Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Moh Taufik Efendi.
Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Moh Taufik Efendi

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sudah hampir satu bulan, polisi belum berhasil mengungkap pelaku dari dua kasus pembuangan bayi di Kabupaten Tabanan.

Unit Reskrim Polres Tabanan bersama jajarannya masih melakukan penyelidikan untuk menemukan identitas pelaku pembuangan bayi di Kecamatan Penebel dan Pupuan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP Moh Taufık Effendi mengatakan, pihaknya kesulitan pengungkapan kasus ini karena minimnya saksi di lokasi pembuangan dan ditambah tidak ada CCTV yang menghadap langsung ke jalan di sekitar lokasi pembuangan. “Selain itu juga minim saksi karena lokasi pembuangan itu sepi,” ujarnya, Rabu (2/4/2025).

Meskipun demikian, Taufik menyebut pihaknya terus melakukan penyelidikan hingga pelaku dari dua kasus tersebut bisa terungkap. Seperti dalam kasus penemuan bayi di Kecamatan Pupuan, polisi mendalami tulisan nama yang tertulis di secarik kertas yang berada di dalam ransel.

“Kami sedang mendalami adanya temuan nama dalam ransel yang digunakan untuk membuang bayi tersebut,” ungkapnya.

Seperti diberitakan, dua bayi malang yang dibuang di wilayah Kabupaten Tabanan, Bali. Dua bayi berjenis kelamin perempuan dan laki-laki itu ditemukan dalam rentang satu minggu.

Pertama, bayi perempuan ditemukan dalam kardus di sebuah kebun yang terletak di Pinggir Jalan Pemanis-Marga, Desa Biaung, Kecamatan Penebel pada 1 Maret 2025.

Kemudian berselang satu minggu tepatnya pada 8 Maret 2025, seorang bayi laki-laki ditemukan terbungkus tas ransel di selokan pinggir Jalan Pupuan-Seririt, Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan.

Kedua bayi malang itu ditemukan dalam keadaan sehat dan diduga baru saja dilahirkan. Kemudian, kedua bayi itu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Setelah keluar dari rumah sakit, bayi-bayi malang itu sudah diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bali. (ana)

Wisatawan India Jadi Korban Jambret di Kuta, Pelaku Ditangkap Warga

I Wayan PI kini diamankan di Mapolsek Kuta. (Istimewa)
I Wayan PI kini diamankan di Mapolsek Kuta. (Istimewa)

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Aksi kejahatan kembali menyasar wisatawan di wilayah Kuta, Bali. Kali ini, seorang wisatawan asal India bernama Menaka Selvam Raju, menjadi korban dalam insiden penjambretan yang terjadi pada Minggu malam, 30 Maret 2025, di Jalan Pudak Sari, Kuta, sekitar pukul 21.30 WITA.

Pelaku, seorang remaja berusia 15 tahun bernama I Wayan PI, berhasil ditangkap warga setempat setelah melakukan aksinya. Remaja asal Kubu, Karangasem ini hampir tewas dikeroyok oleh warga yang geram dengan maraknya kejahatan di kawasan Kuta.

“Warga yang menyaksikan kejadian tersebut langsung merekam dan mengunggahnya ke media sosial. Tak lama setelah itu, polisi dari Polsek Kuta datang untuk mengamankan pelaku,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (1/4).

Kejadian bermula ketika korban bersama suami dan anaknya tengah berjalan menuju restoran dari hotel tempat mereka menginap, Best Western Hotel di Jalan Kubu Anyar, Kuta. Tiba-tiba, korban dihampiri oleh seorang pengendara sepeda motor yang memepetnya dan menarik paksa kalung emas yang dikenakannya hingga putus. Kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai lebih dari Rp75 juta.

Aksi jambret tersebut diketahui oleh warga setempat yang segera mengejar pelaku. Setelah menabrak motor pelaku hingga jatuh, warga berhasil menangkapnya. Polisi segera datang untuk mengamankan remaja tersebut, beserta barang bukti berupa kalung emas dan sepeda motor Honda PCX yang digunakan pelaku.

“Pelaku mengaku telah melakukan aksi serupa sebanyak empat kali di wilayah Kuta,” jelas Kapolsek Kuta, AKP Agus Riwayanto Diputra.

Pihaknya menjelaskan bahwa pelaku mengaku nekat melakukan aksi penjambretan karena terdesak kebutuhan ekonomi sehari-hari. (*)