- Advertisement -
Beranda blog Halaman 186

Sidak LPG 3 Kg di Buleleng, Tim Pengawas Temukan Tabung Tanpa Rubber Seal dan Cal Seal

Tim Disperindag Bali saat sidak LPG 3 Kg di Kabupaten Buleleng, Kamis (22/5/2025).
Tim Disperindag Bali saat sidak LPG 3 Kg di Kabupaten Buleleng, Kamis (22/5/2025).

PANTAUBALI.COM, BULELENG – Tim Pengawasan Terpadu Disperindag Provinsi Bali menemukan masih banyak tabung LPG 3 kilogram yang tidak sesuai standar saat melakukan inspeksi mendadak di lima lokasi distribusi dan penjualan LPG di Kabupaten Buleleng, Kamis (22/5/2025).

Temuan utama adalah tabung-tabung gas tanpa rubber seal dan cal seal, yang berpotensi membahayakan keselamatan konsumen.

Inspeksi ini melibatkan sejumlah instansi seperti PT Pertamina, Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Satpol PP, hingga Biro Hukum Setda Provinsi Bali. Tim menyasar satu Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan empat pangkalan LPG di wilayah Kecamatan Kubutambahan dan sekitarnya.

Koordinator Tim Pengawasan, I Wayan Pasek Putra, menjelaskan bahwa inspeksi dilakukan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai LPG 3 kg yang tidak sesuai ketentuan. Hasil sidak di SPBE PT Gaya Investama yang berlokasi di Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, menunjukkan adanya tabung siap distribusi yang tidak memenuhi standar karena tidak dilengkapi rubber seal dan cal seal.

“Kondisi ini sangat membahayakan konsumen. Kami bersama Pertamina langsung memberikan teguran dan peringatan kepada pihak SPBE agar tidak mengulangi pelanggaran serupa,” ujar Pasek.

Selain SPBE, empat pangkalan LPG juga diperiksa. Salah satunya, Toko Satwam milik I Made Susarsana di Banjar Dinas Kajanan, dikenai sanksi administrasi berupa kewajiban menandatangani surat pernyataan karena melanggar ketentuan distribusi.

Sales Branch Manager IV Bali PT Pertamina, M. Affriyana Al Heilmi, menegaskan bahwa sidak dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk memastikan distribusi LPG berjalan sesuai prosedur dan aman untuk masyarakat.

“Ini merupakan langkah preventif atas potensi kelalaian, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Kami ingin memastikan tidak ada celah yang membahayakan konsumen,” ujarnya.

Inspeksi kali ini turut didampingi oleh Pengawas Perdagangan Ahli Muda dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi UKM Kabupaten Buleleng, Dewa Made Swarsawijaya. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan menjaga kepercayaan publik terhadap distribusi LPG subsidi di tingkat akar rumput.

Lima lokasi yang disidak meliputi SPBE PT Gaya Investama serta pangkalan milik Komang Dony (PT Arta Sanjaya), Ketut Sugiarta (Rangga Mart), Ngurah Dwitya Krisnantara (PT Bagas Putra Sari), dan I Made Susarsana (Toko Satwam). (rls)

Proyek Bali Benoa Marina Dimulai, Ditargetkan Jadi Pusat Wisata Bahari Internasional

Groundbreaking proyek Bali Benoa Marina di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Pelabuhan Benoa
Groundbreaking proyek Bali Benoa Marina di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Pelabuhan Benoa, Kamis (22/5/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR — Proyek strategis pembangunan Bali Benoa Marina di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Pelabuhan Benoa, Denpasar resmi dimulai. Proyek ini ditargetkan menjadi pusat wisata bahari bertaraf internasional dan pendorong pertumbuhan ekonomi baru di Bali.

Peletakan batu pertama (groundbreaking) dilakukan pada Kamis (22/5/2025), dihadiri Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Luh Puspa, serta jajaran Direksi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan pemangku kepentingan lainnya.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Luh Puspa menekankan pentingnya menjaga arah pembangunan pariwisata Indonesia yang kini bertransformasi dari berbasis kuantitas menuju kualitas.

“Indonesia sudah bergerak menuju pariwisata yang berkualitas. Bukan lagi soal jumlah wisatawan, tetapi kualitas pengalaman dan dampak yang dihasilkan. Saya berharap marina ini tumbuh dengan tetap menjaga prinsip quality tourism – memperhatikan keberlanjutan lingkungan, menghormati masyarakat lokal, dan memberikan dampak ekonomi serta sosial yang nyata,” ungkap Luh Puspa.

Ia menambahkan, Bali saat ini telah ditetapkan sebagai regenerative tourism area dalam RPJMN. Oleh karena itu, seluruh pembangunan, termasuk infrastruktur pariwisata bahari, diharapkan tetap memperhatikan nilai-nilai kearifan lokal seperti Tri Hita Karana dan arsitektur khas Bali.

Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, menegaskan, pembangunan marina ini harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat lokal. Ia meminta agar proyek tidak semata fokus pada investasi dan pariwisata, tetapi juga melibatkan pelaku UMKM dan nelayan sekitar.

“Libatkan UMKM lokal, berdayakan nelayan dan tenaga kerja setempat, agar proyek ini benar-benar jadi kantong ekonomi baru bagi masyarakat Bali,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut dan keindahan alam bawah laut di sekitar kawasan pembangunan.

Sementara itu, Direktur Strategi PT Pelindo, Prasetyo, menyampaikan, proyek ini merupakan tonggak penting dalam transformasi Pelabuhan Benoa menjadi marina hub bertaraf internasional. Ia menilai Bali memiliki posisi strategis untuk pengembangan yacht tourism Indonesia.

“Ini adalah milestone dalam pengembangan Pelabuhan Benoa menjadi pusat marina tourism. Indonesia sebagai negara kepulauan membutuhkan infrastruktur marina kelas dunia, dan Bali adalah titik awal yang sangat tepat,” ujar Prasetyo.

Menurutnya, Bali Benoa Marina akan memiliki kapasitas 180–220 berth yang bisa ditingkatkan hingga 500. Ia optimistis fasilitas ini akan menarik kapal pesiar dan yacht dari mancanegara serta menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Denpasar, Direktur PT MDI, Eksekutif Direktur 3 Pelindo Regional, serta sejumlah undangan dari instansi terkait. (rls)

Hendak Ambil Drone, Pegawai Kontrak Kominfo Badung Jatuh Terseret Arus di Air Terjun Nungnungan

Proses pencarian I Made Gede Putra Yana (19), staf Kominfo Badung yang terseret arus di Air Terjun Nungnungan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Kamis (22/5/2025).
Proses pencarian I Made Gede Putra Yana (19), staf Kominfo Badung yang terseret arus di Air Terjun Nungnungan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Kamis (22/5/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Seorang pegawai kontrak di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung dilaporkan hilang setelah jatuh dan terseret arus sungai di Air Terjun Nungnungan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Kamis (22/5/2025) siang.

Korban bernama I Made Gede Putra Yana (19) asal Jalan Seroja Gang Jambu, Kelurahan Sanglah, Denpasar Timur. Saat kejadian, korban tengah menerbangkan drone bersama dua rekannya di sekitar air terjun.

Peristiwa bermula ketika drone yang mereka operasikan jatuh dan tersangkut di sekitar jurang air terjun. Putra Yana kemudian berusaha mengambil perangkat tersebut. Namun, nahas, ia terpeleset dan jatuh ke aliran air. Ia sempat tersangkut di bebatuan sebelum akhirnya terseret arus deras.

Kedua rekannya berupaya menolong, namun tidak berhasil. Warga sekitar yang datang membantu juga tidak mampu melawan derasnya arus. Kejadian itu lantas dilaporkan ke pihak berwajib.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya mengatakan informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 13.05 Wita dari rekan korban, Trisna Saraswati.

Tim SAR yang beranggotakan tujuh personel langsung diberangkatkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 15.25 Wita. Setibanya di lokasi, tim segera berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya. Kondisi cuaca di lokasi hujan deras, menyebabkan debit air meningkat dan arus semakin deras. Hal ini menyulitkan upaya pencarian korban.

“Pencarian hari ini kami hentikan karena keterbatasan pencahayaan, arus yang semakin kuat, dan debit air yang terus naik. Operasi akan dilanjutkan besok pagi bersama tim SAR gabungan,” kata Sidakarya.

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, antara lain Dit Samapta Polda Bali, Polres Badung, Polsek Petang, Diskominfo Badung, BPBD Badung, Damkar Badung, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pelaga, perangkat Desa Pelaga, serta masyarakat setempat. (ana)

Ngantor di Desa Desa Apuan, Bupati Tabanan Apresiasi Inovasi Pertanian Lokal 

Program Bungan Desa (Bupati Ngantor di Desa) di Desa Apuan, Kecamatan Baturiti, Kamis, (22/5/2025).
Program Bungan Desa (Bupati Ngantor di Desa) di Desa Apuan, Kecamatan Baturiti, Kamis, (22/5/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk mewujudkan pembangunan Tabanan yang Aman Unggul dan Madani (AUM) dimulai dari Desa secara responsif dan berdampak, kembali diwujudkan melalui Program Bungan Desa (Bupati Ngantor di Desa) di Desa Apuan, Kecamatan Baturiti, Kamis, (22/5/2025).

Kunjungan Bungan Desa ke – 57 ini dan yang kedua kepemimpinan Sanjaya-Dirga dipimpin langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, didampingi Wakil Bupati, I Made Dirga, dan jajaran, Forkopimcam Baturiti, tokoh masyarakat beserta undangan terkait lainnya.

Program Bungan Desa yang konsisten dilakukan ini bukan sekadar simbolis, tetapi menjadi bentuk nyata kehadiran pemimpin daerah bersama lintas sektor di tengah masyarakat untuk mendengar aspirasi, melihat kondisi langsung dan kebutuhan yang diperlukan di setiap sudut desa.

Sanjaya berharap kehadirannya bersama jajaran dapat memberikan dampak dan pengaruh positif bagi perkembangan pembangunan desa, baik UMKM, IKM dan pembangunan infrastruktur lainnya serta dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Kunjungan Sanjaya di Desa Apuan, Baturiti, diawali dengan kehadirannya di Rumah keluarga yang masuk dalam kategori stunting di Banjar Jelantik, Apuan dilanjutkan dengan mengunjungi Rumah Bibit Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Wijaya Kusuma di Banjar Tinungan.

Di lokasi ini, Sanjaya meninjau langsung penyemaian bibit cabai, terong hingga bunga rosela. Bahkan Bupati Sanjaya turut serta menyemai bibit cabai bersama para anggota kelompok tani dan panen bunga Rosella sebagai bentuk dukungan terhadap inovasi pertanian lokal.

Bunga Rosella sebagai tanaman herbal memiliki manfaat bagi kesehatan yang begitu luar biasa dengan kandungan antioksidan tinggi, membantu menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Hal ini menjadi sorotan bagi Bupati Sanjaya, pihaknya menilai melalui kegiatan Bungan Desa ini, tidak hanya memperkenalkan teh rosella sebagai minuman sehat, tetapi juga sebagai potensi ekonomi yang bisa dikembangkan oleh masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian herbal dan industri UMKM.

“Dan inilah salah satu tujuan pemerintah datang mensupport program ini, sehingga betul-betul nanti kita membantu memasarkan di sentra unit pasar-pasar modern, perhotelan, restoran. Itulah tujuan kita berkantor di desa, Bungan Desa ini dengan melihat eksisting daripada semua produk pertanian di Tabanan. Jadi, Tabanan ini bukan hanya padi, kelapa, manggis, salak, ternyata kita juga punya bunga rosella, sangat luar biasa,” jelas Sanjaya.

Lebih lanjut, pihaknya berharap dengan kegiatan ini dapat membuka wawasan masyarakat akan pentingnya memanfaatkan kekayaan alam Desa Apuan secara bijak dan berkelanjutan, dengan turut mengajak peran semua pihak dan lintas sektor untuk saling bersinergi menciptakan terobosan baru berbasis tanaman lokal, agar masyarakat tidak hanya sehat, tetapi juga mandiri secara ekonomi. Sehingga tujuan pemerintah yakni mewujudkan masyarakat yang Aman, yang Unggul dan yang Madani benar-benar bisa tercapai.

“Saya yakin, dengan komitmen dan kerjasama yang baik, kita dapat membawa pertanian bunga rosella ini menuju kesuksesan yang lebih besar dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah,” imbuh Sanjaya, seraya berharap pertanian lokal khususnya di desa Apuan berkembang pesat dan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat sekitar.

Selaku Ketua KWT Mekar Wijaya Kusuma, Ni Luh Gede Santidewi, menyampaikan rumah bibit kelompoknya menyemai berbagai jenis tanaman, dengan rosella sebagai unggulan. Ia berharap pemerintah dapat memberikan dukungan dalam budidaya rosella, khususnya dalam pengolahan tanah dan sarana penyemaian untuk meningkatkan produksi hingga memperluas pasar. Perhatian juga diberikan pada aspek pembangunan sumber daya manusia. Berdasarkan data, Desa Apuan memiliki dua kasus terduga stunting.

Bupati Sanjaya menekankan pentingnya kolaborasi antara kader, pemerintah desa, dan dinas terkait dalam mewujudkan generasi bangsa yang bebas stunting.

Ia bahkan mengapresiasi para bidan dan perawat dan tenaga medis lainnya sebagai pahlawan stunting yang perlu diberikan penghargaan atas peran penting mereka dalam membantu dan memberikan edukasi dan asupan gizi dalam pengentasan stunting di Kabupaten Tabanan. Tidak hanya itu, Sanjaya juga mengajak masyarakat untuk saling bersinergi mewujudkan Bali Bersih, Tabanan bersih sesuai arahan Gubernur Bali.

Di kesempatan yang sama, Perbekel Desa Apuan, I Made Admaja, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kunjungan Bupati beserta jajaran. Ia menyebut kegiatan Bungan Desa sebagai kehormatan besar dan kesempatan emas untuk menyampaikan potensi, tantangan, serta harapan pembangunan desa ke depan. “Kami yakin sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat membawa Desa Apuan menuju kemajuan yang lebih baik,” pungkasnya.

Perpustakaan Keliling, Samsat Keliling, pembagian 108 kacamata gratis, pelayanan perizinan oleh Dinas PMPTSP, serta pelayanan administrasi kependudukan oleh Dinas Dukcapil berupa penyerahan KTP Elektronik dan lainnya hadir di Desa Apuan.

Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pembayaran PBB dari Bakeuda, serta pembagian door prize kepada enam siswa bernama Ketut. Kegiatan Bungan Desa ini ditutup dengan penanaman pohon Tabebuya serta pemberian konseling dan arahan bagi calon pengantin yang dilaksanakan di Kantor Perbekel Desa Apuan. (rls)

Gedung Parkir Bertingkat RSUD Tabanan Ditarget Berfungsi Tahun 2025

Proyek parkir RSUD Tabanan.
Proyek parkir RSUD Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan tengah mempercepat penyelesaian proyek pembangunan parkir RSUD Tabanan. Parkir yang dibangun di bekas Kantor Dinas Pariwisata tepatnya di sisi Barat rumah sakit rencananya dibuat bertingkat tiga lantai.

Proyek ini dirancang untuk menjawab masalah krisis lahan parkir dan kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di sekitar RSUD Tabanan. Pembangunan gedung parkir tersebut dilakukan secara bertahap dan ditargetkan dapat difungsikan mulai tahun 2025.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP)  Kabupaten Tabanan I Made Dedy Darmasaputra mengatakan, pengerjaan tahap kedua telah dimulai sejak April 2025, dengan fokus pada penyelesaian lantai pertama dan kedua.

Sebelumnya, pengerjaan tahap pertama yang meliputi pembangunan pondasi, basement, tiang pancang, serta pengerukan, sudah rampung pada 2024 dengan menggunakan anggaran sebesar Rp 6,8 miliar lebih.

“Tahun ini kami melanjutkan pembangunan dengan dana Rp 15 miliar dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung. Meski belum selesai seluruhnya, kami targetkan sudah bisa digunakan tahun ini,” jelasnya, Kamis (22/5/2025).

Ia menjelaskan, gedung parkir bertingkat ini dirancang memiliki tiga lantai, terdiri dari basement, lantai satu, dan lantai dua. Nantinya gedung parkir bisa menampung sekitar 60 mobil di setiap lantai serta kendaraan roda dua.

Lokasinya berada di atas lahan seluas 16 are dan dalam jangka panjang akan dihubungkan langsung ke RSUD Tabanan melalui terowongan bawah tanah. Namun, proyek baru bisa dilakukan tahun 2026 mendatang. Hal itu dikarenakan adanya efisiensi anggaran yang mengakibatkan pemangkasan anggaran DAK. “Kami sudah usulkan tahun depan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa proyek ini merupakan solusi permanen untuk mengatasi permasalahan parkir yang selama ini membuat pasien dan pengunjung kesulitan mencari tempat parkir, terutama di jam-jam sibuk.

Selama ini, RSUD Tabanan hanya memiliki area parkir terbatas di halaman depan dan belakang serta memanfaatkan badan jalan di sisi barat gedung. Sering kali, kendaraan diparkir di sepanjang jalan depan rumah sakit, menyebabkan gangguan arus lalu lintas.

Dengan pembangunan gedung parkir ini, Pemkab Tabanan berharap kenyamanan dan kelancaran akses ke rumah sakit akan meningkat signifikan. (ana)

Munculkan Konten Judol, Komdigi Blokir Situs PeduliLindungi

Aplikasi PeduliLindungi.
Aplikasi PeduliLindungi. (foto: Kementerian Komunikasi dan Informatika)

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) secara resmi memblokir situs PeduliLindungi.id. Pemblokiran dilakukan setelah ditemukan konten perjudian online pada laman yang sebelumnya digunakan sebagai platform penanganan pandemi COVID-19 tersebut.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar mengungkapkan, pemblokiran dilakukan menyusul laporan masyarakat yang menemukan situs tersebut menampilkan tautan mengarah ke situs-situs judi online.

Adapun hasil verifikasi tim Komdigi menunjukkan bahwa PeduliLindungi.id telah diretas (defacement) dan disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.

“Tindakan ini merupakan komitmen kami untuk menjaga ruang digital nasional dari konten ilegal, khususnya judi online, dan memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya, dikutip pada Kamis (22/5/2025).

Alexander menjelaskan, pihaknya telah menelusuri bukti berupa tangkapan layar dan URL dari laporan masyarakat sebelum mengambil tindakan tegas berupa pemutusan akses (take down).

Menurutnya, pelanggaran terhadap prinsip keamanan informasi seperti ini sangat serius karena berpotensi membahayakan masyarakat baik dari sisi data pribadi maupun paparan terhadap konten ilegal.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap situs-situs tak resmi dan melaporkan konten digital mencurigakan melalui kanal pengaduan resmi aduankonten.id. “Kami terus berkomitmen menjaga ruang digital Indonesia agar tetap aman, sehat, dan terpercaya,” imbuh Alexander.

Untuk diketahui, PeduliLindungi merupakan platform resmi milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang digunakan selama masa pandemi COVID-19. Namun sejak tahun 2023, sistem PeduliLindungi telah diintegrasikan ke dalam layanan SatuSehat, dan domain resminya kini berada di satusehat.kemkes.go.id. Setelah integrasi, situs PeduliLindungi.id sudah tidak lagi aktif dan tidak dalam kendali operasional Kemenkes. (ana)

Razia Blok Hunian Narapidana Lapas Tabanan, Petugas Temukan Barang Berpotensi Ganggu Keamanan

Petugas Lapas Tabanan razia blok hunian narapida.
Petugas Lapas Tabanan razia blok hunian narapida, Kamis (22/5/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan kembali melakukan langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan dengan menggelar razia di kamar hunian warga binaan, Kamis (22/5/2025).

Razia ini merupakan bagian dari program rutin Tim IV Pemantauan, Pengamatan dan Deteksi Dini (Pamandini). Kegiatan ini difokuskan di Kamar Batukaru 3 dan 4, yang ditempati oleh narapidana baru selesai menjalani masa pengenalan lingkungan (mapenaling).

Selain merazia kamar, tim juga menggelar sesi sosialisasi serta mendengarkan langsung keluhan warga binaan sebagai bentuk pendekatan persuasif.

Ketua Tim IV Pamandini sekaligus Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Pidana dan Kegiatan Kerja, Komang Suryana menjelaskan, kegiatan ini merupakan upaya membangun komunikasi aktif dengan warga binaan sekaligus sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi pelanggaran.

“Kami ingin memastikan warga binaan memahami peraturan serta hak dan kewajiban mereka selama menjalani masa hukuman. Ini penting agar mereka bisa beradaptasi dan menjalani pembinaan dengan baik,” ujar Komang.

Dalam razia yang dilakukan secara menyeluruh oleh anggota tim, tidak ditemukan barang-barang terlarang seperti handphone maupun narkotika. Namun, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang dianggap berpotensi mengganggu keamanan, seperti tiga sendok besi, dua alat pengguris, dan satu korek api gas.

“Barang-barang tersebut langsung kami amankan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan di dalam lapas. Ini komitmen kami dalam mencegah potensi gangguan sejak dini,” tambah Komang Suryana.

Lapas Tabanan secara konsisten melakukan upaya preventif melalui program-program pembinaan dan pengawasan seperti ini, guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga binaan. (ana)

Polisi Beberkan Kronologi Keributan Antar Buruh di Proyek Villa Pecatu

Petugas mendatangi lokasi keributan antar buruh proyek di kawasan pecatu, Badung.
Petugas mendatangi lokasi keributan antar buruh proyek di kawasan pecatu, Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Suasana malam di kawasan proyek pembangunan Villa Elmes, Desa Pecatu, Kuta Selatan, mendadak memanas pada Minggu (18/5/2025) sekitar pukul 21.30 Wita. Keributan antar pekerja proyek pecah di bedeng kawasan Jalan Pantai Cemongkak, hingga memicu keresahan warga sekitar.

Dugaan awal, keributan dipicu aksi minum-minuman keras sekelompok pekerja yang kemudian ditegur oleh salah satu rekan mereka. Bukannya mereda, teguran itu justru memantik emosi hingga berujung perkelahian.

Suprianto (41), saksi mata yang juga tinggal di bedeng proyek, menjelaskan bahwa korban awalnya hanya bermaksud menegur agar suasana tetap kondusif. Namun sekelompok pekerja yang diduga sudah dalam pengaruh alkohol malah balik menyerang.

Tiga orang terduga pelaku kini tengah diburu pihak kepolisian. Aksi mereka sempat memicu kekacauan sebelum akhirnya dilerai oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, dan pecalang setempat yang bergerak cepat mengamankan situasi.

Kapolsek Kuta Selatan, AKP I Komang Agus Dharmayana W., membenarkan adanya insiden tersebut.

“Kami telah menerima laporan dan langsung menurunkan tim ke lokasi. Keterangan saksi sudah kami kumpulkan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (19/5).

Pihak kepolisian kini fokus mengejar para pelaku sekaligus menelusuri kemungkinan adanya unsur pidana lain dalam keributan ini.

“Kami imbau semua pihak agar menjaga ketertiban di lingkungan proyek. Proses hukum akan kami tempuh sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kapolsek.

Sebagai langkah pencegahan, polisi turut menggandeng pecalang Desa Adat Pecatu untuk menjaga keamanan di area proyek agar kejadian serupa tidak terulang. (mah)

Gedung Layanan Jantung Mulai Dibangun di RSUD Sanjiwani Gianyar, Layani 4 Kabupaten Sekaligus

Peletakan batu pertama pembangunan Gedung Layanan Jantung di RSUD Sanjiwanin oleh Gubernur Bali Wayan Koster
Peletakan batu pertama pembangunan Gedung Layanan Jantung di RSUD Sanjiwanin oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Rabu (21/5/2025).

PANTAUBALI.COM, GIANYAR – Pembangunan Gedung Pelayanan Jantung Terpadu (PJT) di RSUD Sanjiwani Gianyar resmi dimulai. Pembangunan gedung ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat di Kabupaten Gianyar, Bangli, Klungkung, dan Karangasem terhadap layanan jantung di RSUP Prof. Ngoerah (RS Sanglah), Denpasar.

Pembangunan ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Rabu (21/5/2025), didampingi Bupati Gianyar Made Mahayastra, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Ketut Sumedana, dan jajaran Forkopimda Gianyar.

Bupati Mahayastra menyampaikan, hadirnya PJT di RSUD Sanjiwani merupakan bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap tingginya kebutuhan layanan penyakit jantung di Bali Timur.

“Dengan adanya PJT ini, masyarakat dari Gianyar, Bangli, Klungkung, hingga Karangasem tak perlu jauh-jauh ke Denpasar yang macet dan padat. Ini bentuk kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan mendesak layanan jantung,” ungkap Mahayastra.

Ia juga mengungkapkan bahwa tren jumlah pasien jantung dari keempat kabupaten tersebut meningkat setiap tahun. Karena itu, pembangunan fasilitas ini dinilai sangat mendesak.

Saat ini, RSUD Sanjiwani sudah memiliki empat dokter spesialis jantung dan belasan tenaga paramedis yang siap mendukung layanan begitu gedung selesai dibangun. Mahayastra bahkan berharap rumah sakit ini kelak bisa menjadi salah satu pusat medical tourism di Bali.

Sementara itu, Gubernur Koster mengapresiasi kemajuan pesat RSUD Sanjiwani dalam lima tahun terakhir, baik dari segi infrastruktur maupun pelayanan.

“Kita saksikan bersama melalui tayangan video tadi, bagaimana rumah sakit ini bertransformasi dari bangunan tua menjadi fasilitas yang layak dan nyaman. Kehadiran PJT akan melengkapi layanan unggulan yang sudah ada,” kata Koster.

Pembangunan gedung PJT ini juga disambut positif oleh masyarakat. Selain mempercepat layanan, fasilitas ini diharapkan dapat menekan angka kematian akibat penyakit jantung di wilayah Bali Timur.

Acara peletakan batu pertama ditutup dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Koster, Bupati Mahayastra, dan Kajati Ketut Sumedana. Hadir pula Sekda Gianyar I Dewa Gede Alit Mudiarta, Dandim 1616/Gianyar Letkol Cpn. I Gede Winarsa, Ketua KPN Gianyar Putu Endru Sonata, dan Kapolres Gianyar AKBP Umar. (ana)

Bunda PAUD Tabanan Resmikan Gedung TK Kecamatan Kediri, Bagikan PMT dan APE

unda PAUD Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, meresmikan Gedung TK Negeri di Kecamatan Kediri.
unda PAUD Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, meresmikan Gedung TK Negeri di Kecamatan Kediri.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Untuk mendukung komitmen prioritas di bidang pendidikan dan tumbuh kembang anak di Kabupaten Tabanan, Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, meresmikan Gedung TK Negeri di Kecamatan Kediri, sekaligus menyerahkan Makanan Tambahan (PMT) dan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada anak-anak PAUD di Kabupaten Tabanan yang dipusatkan di TK Negeri Kediri, Rabu (21/5/2025).

Dimana pembangunan gedung ini diinisiasi langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Tabanan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak usia dini, khususnya di Kecamatan Kediri.

Kegiatan peresmian dan pemberian bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan anak usia dini, mendukung tumbuh kembang anak, serta memperbaiki status gizi mereka. Dimana perbaikan gedung ini diinisiasi oleh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Bunda PAUD Kabupaten Tabanan.

Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat meningkatkan sarana prasarana pendidikan dan kualitas proses belajar mengajar di satuan pendidikan PAUD khususnya di Kabupaten Tabanan.

Pembangunan gedung TK Negeri Kecamatan Kediri mencakup dua ruang kelas baru yang akan mendukung kenyamanan anak-anak dalam belajar. Pemberian PMT dilakukan di seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan, dan untuk Kecamatan Kediri, 100 paket PMT diserahkan. Selain itu, APE berupa perosotan dan menara terowongan juga diberikan sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan.

Bunda Rai berharap, dengan adanya ruang kelas yang layak dan ramah anak, kualitas proses belajar mengajar dapat meningkat. Pemberian PMT juga diharapkan dapat menjaga kesehatan anak, memastikan tumbuh kembang yang optimal, mencegah stunting, dan menurunkan angka gizi buruk di Kabupaten Tabanan. Ia juga menekankan pentingnya PMT sebagai intervensi untuk mencukupi kebutuhan gizi anak.

“Hari ini, Bunda meresmikan gedung sekolah di Kecamatan Kediri. Ini adalah peresmian yang kedua, setelah bunda tahun lalu meresmikan juga, sekarang di kecamatan marga dan kediri sudah mempunyai gedung baru, sehingga anak-anak bisa bermain, belajar dengan nyaman dan aman,” ungkap Bunda Rai.

Lebih lanjut Bunda Rai menjelaskan, Semua orang tua pasti menginginkan anaknya sehat dan bebas dari stunting. “Pemberian makanan bergizi adalah langkah pertama yang harus diperhatikan, setelah itu barulah kita fokus pada aspek mental melalui pendidikan dan fasilitas yang mendukung,” tegasnya.

Bunda Rai juga berharap bantuan yang diberikan dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, baik di dalam ruangan maupun saat bermain di luar ruangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Ngurah Darma Utama, dalam laporannya mengungkapkan rasa terimakasih atas perhatian  dalam memenuhi sarana dan prasarana serta pemenuhan gizi peserta didik PAUD di kabupaten Tabanan yang diberikan oleh Bunda PAUD dan Bupati Tabanan.

“Kami berharap, kegiatan seperti ini bisa berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi perkembangan anak-anak PAUD di Tabanan,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai undangan, termasuk Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat dan Perbekel setempat, Bunda PAUD Kecamatan Kediri, Kepala Sekolah TK Se-Kecamatan Kediri, para pendidik, tenaga kependidikan, Ketua HIMPAUDI, Ketua IGTKI Tabanan, serta orang tua dan murid TK Negeri Kecamatan Kediri. Kehadiran Bunda PAUD disambut dengan antusiasme tinggi oleh para siswa. (rls)