- Advertisement -
Beranda blog Halaman 132

Tanah Lot Art & Food Festival #6 Dibuka, Parade Gebogan hingga Kuliner Lawas Bali Jadi Daya Tarik 

Parade Gebogan dalam pembukaan Tanah Lot Art & Food Festival #6.
Parade Gebogan dalam pembukaan Tanah Lot Art & Food Festival #6.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tanah Lot Art & Food Festival #69 resmi dibuka di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, pada Jumat (22/8/2025). Festival tahunan ini akan berlangsung selama lima hari hingga Senin, 25 Agustus 2025.

Pembukaan festival ditandai dengan pembunyian alat musik Okokan oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga bersama jajaran Forkopimda.

Setelah itu, dilanjutkan dengan pertunjukan parade gebogan yang melibatkan delapan kelompok PKK dari desa adat se-Kecamatan Kediri. Parade dimulai pukul 17.45 WITA dengan barisan pertama dari Desa Adat Beraban, dilanjutkan Kediri, Abian Tuwung, Dalem Hyang Api, Suralaga, Kelaci Kelod, Kaba-kaba, dan terakhir Kelaci Kaja.

 

ORute parade mengambil start dari gapura pintu masuk barat DTW Tanah Lot menuju panggung utama dengan latar indah matahari terbenam. Antusiasme penonton terlihat tinggi saat menyaksikan iringan gebogan yang meriah.

Tahun ini, festival mengusung tema Prayajana Samudrasya Adiswara, yang bermakna persembahan dan pengorbanan terhadap kekuatan samudra demi terciptanya keharmonisan, keagungan, dan kemuliaan Tanah Lot.

Sama seperti tahun sebelumnya, daya tarik yang juga dihadirkan dalam festival ini adalah Klinik Kuliner, di mana wisatawan bisa melihat langsung proses pembuatan dua kuliner lawas Bali yang hampir punah, yaitu Penyon dan Serapah.

Serapah merupakan olahan daging babi, ayam, atau bebek dengan bumbu genep, santan, dan tepung beras, yang biasanya disajikan bersama sate serapah. Sedangkan Penyon, dikenal juga sebagai lawar basah, terbuat dari daging dan sayuran dengan tambahan kelapa bakar, bumbu kalas, serta rempah khas Bali.

Selain itu, pengunjung juga dapat bernostalgia dengan jajanan tradisional era 1960–1980-an, seperti Jaje Serebet (singkong goreng manis berlapis gula merah) dan Jaje Rengas (kue bulat berbahan ubi, tepung beras, kelapa, dan gula merah).

Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar festival ini mampu mendongkrak pariwisata Tanah Lot ke kancah internasional.

“Saya meminta kepada badan pengelola dan managemen oprasional DTW Tanah Lot, untuk selalu melakukan terobosan-terobosan strategis, dan membuat inovasi-inovasi, sehingga pura tanah lot bisa tetap menjadi tujuan wisata religius di tingkat international,” ujarnya.

Dirga juga menilai pelaksanaan Tanah Lot Art & Food Festival merupakan langkah tepat dalam mempromosikan budaya lokal sekaligus menggali potensi kesenian dan kuliner tradisional.

“Dengan begitu, akan tercipta perputaran ekonomi yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas,” imbuhnya.

Festival yang digelar keenam kalinya ini semakin semarak dengan hadirnya 37 stan UMKM yang menyajikan beragam produk kuliner dan kerajinan khas Bali. (ana)

Polres Tabanan Amankan 6 Tersangka Kasus Narkoba, 2 Diantaranya Residivis

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Satresnarkoba Polres Tabanan berhasil mengungkap empat kasus tindak pidana narkotika selama Agustus 2025. Dalam pengungkapan tersebut, enam orang tersangka berhasil diamankan bersama barang bukti berupa enam paket shabu dengan total berat 2,9 gram netto.

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di wilayah hukumnya. la juga mengingatkan keluarga, khususnya orang tua, agar memperhatikan anak-anaknya.

“Kami mengimbau para orang tua agar betul-betul menjaga anak-anaknya. Jangan sampai salah pergaulan hingga terjebak penyalahgunaan narkoba. Mari bersama-sama waspada terhadap peredaran dan penggunaan narkotika,” ujar AKBP Bayu Pati dalam pres rilis, Jumat (22/8/2025).

Kasat Narkoba Polres Tabanan AKP I Ketut Ananta menambahkan, dari empat kasus yang terungkap, terdapat enam tersangka dengan berbagai latar belakang pekerjaan.

“Para tersangka memesan barang terlarang ini dari orang tak dikenal melalui online, lalu ditempel di salah satu tempat. Semua tersangka merupakan pemilik sekaligus pengguna narkoba,” jelasnya.

Pengungkapan kasus pertama, polisi menangkap EP (33), buruh harian lepas asal Banyuwangi di Pinggir Jalan Maurip, Desa Bengkel, Kediri, Tabanan pada 1 Agustus 2025. Barang Bukti: 1 paket shabu seberat 0,36 gram netto.

Kemudian, KM (43), wiraswasta asal Tabanan. Barang bukti ditemukan di dua lokasi di wilayah Kediri, Tabanan pada 12 Agustus 2025. Total Barang Bukti 3 paket shabu seberat total 2,2 gram netto.

Selanjutnya, SA (30) dan BW (29), mahasiswa asal Tabanan dan Denpasar diamankan di Jalan Ayani I, Desa Kaba-Kaba, Kediri, Tabanan, pada 18 Agustus 2025. Polisi berhasil menyita 1 klip plastik berisi shabu seberat 0,17 gram netto dari tangan pelaku.

“Kedua pelaku ini merupakan residivis kasus narkoba. Mereka baru keluar penjara pada 2021 dan 2022,” jelas AKP Ketut Ananta.

Kemudian, tersangka KAC (33) karyawan swasta, dan DA (35) karyawan honorer, keduanya asal Tabanan. Pelaku diamankan di Jalan menuju Setra Adat Denbantas, Desa Denbantas, Tabanan pada 21 Agustus 2025. Dengan Barang Bukti berupa 1 klip plastik berisi shabu seberat 0,17 gram netto.

Polres Tabanan berharap masyarakat turut berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkoba dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya peredaran maupun penyalahgunaan. (ana)

Percepat Ungkap Kasus Kriminal, Polres Tabanan Usulkan Perda CCTV ke Pemda

Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati.
Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Polres Tabanan mengusulkan pembentukan peraturan daerah (Perda) tentang pemasangan CCTV kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Melalui perda ini, kamera pengawas di instansi pemerintah maupun tempat usaha akan terkoneksi langsung dengan pemda dan Polres, sehingga mempermudah pemantauan tindak pidana.

Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati, menjelaskan usulan tersebut sudah dikoordinasikan dengan Bupati Tabanan.

“Saya sudah koordinasikan dengan Bapak Bupati agar dibuatkan Perda. Nantinya CCTV ini terkoneksi di Pemda maupun ke Polres,” kata Bayu Pati saat konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolres Tabanan, Jumat (22/8/2025).

Menurutnya, perda ini sangat penting untuk mempercepat pengungkapan kasus kriminal. Sebab, selama ini keberadaan CCTV sangat membantu kepolisian dalam mengungkap berbagai tindak pidana di wilayah hukum Polres Tabanan.

“Harapannya, ketika ada tindak pidana, pengungkapan bisa lebih cepat dan mudah dilakukan. Ketika kamtibmas kondusif, pergerakan ekonomi juga bisa berjalan selaras dengan kesejahteraan masyarakat. Langkah ini tentu membutuhkan dukungan instansi pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

AKBP Bayu Pati menyebut, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya pun memberikan sinyal positif atas usulan tersebut. Bupati Sanjaya pun siap membahas konsep bersama dan menyampaikannya melalui forum Forkopimda.

“Mudah-mudahan Perda ini bisa segera terwujud, karena tujuannya untuk kepentingan bersama, khususnya dalam mengawasi lingkungan di luar jam kerja,” ucapnya. (ana)

Tuntutan Ekonomi Jadi Alasan Bapak ajak Anak di Tabanan Curi Uang Kepeng di Pura

Polres Tabanan saat menggelar press rilis pengungkapan kasus pencurian uang kepeng, Jumat (22/8/2025).
Polres Tabanan saat menggelar press rilis pengungkapan kasus pencurian uang kepeng, Jumat (22/8/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Polres Tabanan merilis pengungkapan kasus pencurian uang kepeng di Pura Dalem Desa Adat Sambian, Banjar Dinas Sambian Tengah, Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan. Aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.

Kasus ini dirilis Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati, didampingi Kasat Reskrim AKP M. Taufik Effendi pada Jumat (22/8/2025).

Pelaku diketahui berinisial GGAG (34), karyawan swasta asal Desa Gadungan, Selemadeg Timur. Ia ditangkap di rumahnya di Perumahan Graha Candra Asri, Desa Meliling, Kerambitan, pada Rabu (20/8/2025).

“Tersangka mencuri empat sandang atau tempat uang kepeng dan sesari, dengan total kerugian mencapai Rp7 juta. Motifnya murni karena alasan ekonomi,” jelas AKBP Bayu Pati.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, tersangka bahkan terlihat mengajak anaknya saat beraksi. Namun, anak tersebut tidak diproses hukum karena masih di bawah umur. “Karena di bawah umur kami tidak ikut sertakan saat ini sesuai SOP,” tegas AKBP Bayu Pati

Sementara itu, AKP Taufik mengungkapkan modus tersangka adalah memanfaatkan pintu pura yang tidak terkunci, lalu merusak gembok dan engsel pintu gedong dalem dengan tang untuk mengambil uang serta empat sandangan berisi kepeng.

“Pelaku juga mengakui pernah melakukan aksi serupa di sejumlah lokasi lain, di antaranya Pura Dalem Desa Adat Dalang, Pura Dalem Desa Adat Nyatnyatan, Desa Gadung Sari, serta Pura Jaga Balu Banjar Jelijih Pondok, Desa Megati, Selemadeg Timur,” ujarnya.

Dari pengakuan tersangka, uang kepeng hasil curian itu dijual secara online. Atas perbuatannya, GGAG dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-5e KUHP junto Pasal 64 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Hingga kini, polisi masih mendalami kemungkinan keterkaitan pelaku dengan kasus pencurian uang kepeng di Pura Puseh Desa Adat Dadia, Banjar Dinas Dadia, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, serta pencurian kotak amal di Masjid Nurul Falah, Pesiapan. (ana)

527 Kontingen Tabanan Siap Berlaga di Porprov Bali 2025

Pelepasan Kontingen Kabupaten Tabanan, menuju Porprov Bali 2025, pada Kamis (21/8/2025) di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan.
Pelepasan Kontingen Kabupaten Tabanan, menuju Porprov Bali 2025, pada Kamis (21/8/2025) di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebanyak 409 Atlet dan 108 pelatih Kabupaten Tabanan akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI/2025 yang berlangsung di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar sebagai tuan rumah utama.

Bupati Tabanan yang diwakili oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, secara resmi melepas Kontingen Kabupaten Tabanan, Kamis, (21/8/2025) di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan.

Wabup Dirga menyampaikan, keikutsertaan atlet Tabanan di Porprov Bali merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar yang harus diemban dengan sepenuh hati.

“Hari ini kita melepas putra dan putri terbaik Tabanan yang telah berlatih penuh semangat, disiplin, dan dedikasi untuk mengikuti Porprov Bali XVI. Mereka tidak hanya mewakili cabang olahraga masing-masing, tetapi juga membawa nama baik daerah yang kita cintai ini dan wajib kita dukung bersama,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya untuk menjadikan momentum Porprov ini sebagai ajang pembuktian kemampuan, sportivitas, dan tekad pantang menyerah dalam meraih prestasi guna mengharumkan nama daerah.

“Jadikan pengalaman ini sebagai ajang pembuktian kemampuan sportivitas dan dan tekad pantang menyerah untuk meraih prestasi. Bertandinglah dengan hati berjuang sepenuh jiwa dan tunjukkan pada semua orang, bahwa kita orang Tabanan adalah pejuang sejati di bidang olahraga,” tegas Dirga.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada KONI Tabanan beserta seluruh pihak yang telah mempersiapkan kontingen dengan baik, sehingga mampu berpartisipasi penuh dengan persiapan dalam ajang tahunan ini.

“Melalui kegiatan ini saya berharap kepada adik-adik, para atlet para official dan pelatih dapat memanfaatkan momen ini untuk menambah pengalaman dan menjadikannya sebagai wadah guna meningkatkan mental berkompetisi yang nantinya sangat bermanfaat bagi kemajuan prestasi olahraga di Kabupaten Tabanan,” imbuh Dirga.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Kontingen Kabupaten Tabanan, Mulyadi Djoyo alias Joyok, dalam laporannya menyampaikan, KONI Tabanan sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah senantiasa berkomitmen membina atlet berprestasi sesuai visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Disebutkannya, Porprov Bali XVI mempertandingkan 48 cabang olahraga dengan 620 nomor pertandingan, dan Tabanan turut serta dalam 35 cabang olahraga dengan mengirimkan total 527 orang, terdiri dari 409 atlet (161 tertanggung, 248 mandiri) dan 108 pelatih (51 tertanggung, 67 mandiri). (ana)

Lomba Cipta Menu Jembrana 2025, Putri Koster Tekankan Pemanfaatan Pangan Lokal

Lomba Cipta Menu Khas Jembrana Berbasis Pangan Lokal 2025 di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Kamis (21/8/2025).
Lomba Cipta Menu Khas Jembrana Berbasis Pangan Lokal 2025 di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Kamis (21/8/2025).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber makanan sehat dan bergizi. Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri Lomba Cipta Menu Khas Jembrana Berbasis Pangan Lokal 2025 di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Kamis (21/8/2025).

Lomba yang digelar dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI, HUT ke-67 Provinsi Bali, serta HUT ke-130 Kota Negara ini diikuti lima tim TP PKK dari masing-masing kecamatan di Jembrana.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), didampingi istrinya yang juga Sekretaris I TP PKK Kabupaten Jembrana, Ny. Inda Swari Dewi Patriana Krisna.

Ny. Putri Koster menekankan, kegiatan ini bukan hanya kompetisi, melainkan sarana mengangkat kreativitas masyarakat dalam mengolah potensi pangan lokal yang beragam, bergizi, dan seimbang.

“Kita tidak harus bergantung pada beras. Dari pekarangan dan lingkungan sekitar, banyak tanaman yang bisa diolah menjadi menu sehat, bergizi, dan bervariasi,” ujarnya.

Ia mengajak, seluruh kader PKK untuk terus menggerakkan partisipasi masyarakat, khususnya keluarga, dalam menyiapkan makanan sehat berbasis pangan lokal. Menurutnya, hasil lomba harus berlanjut dalam praktik sehari-hari, bukan sekadar seremonial.

Selain menyoroti pangan, Ny. Putri Koster yang juga Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) Palemahan Kedas (PADAS) turut mensosialisasikan pengelolaan sampah. Ia menekankan pola lama membuang sampah ke TPA tidak lagi relevan karena menimbulkan masalah lingkungan.

“Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah, sekolah, desa, hingga tempat umum. Sampah organik bisa dikelola dengan komposter atau teba modern, sedangkan sampah anorganik ditangani desa melalui TPS3R atau TPST,” jelasnya.

Pada akhir acara, diumumkan para pemenang lomba. Juara 1 diraih TP PKK Kecamatan Negara, disusul Kecamatan Melaya Juara 2, Pekutatan Juara 3, Jembrana Juara 4, dan Mendoyo Juara 5.

Lomba ini diharapkan mampu membangkitkan kembali kuliner khas daerah, mengurangi ketergantungan pada pangan impor, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mandiri dan berkelanjutan dalam mengelola pangan serta lingkungan. (rls)

Pencuri Uang Kepeng di Pura Dalem Kerambitan Ditangkap, Ajak Anak Saat Beraksi

Pelaku pencurian uang kepeng dan sesari terjadi di Pura Dalem, Desa Adat Sambian Tengah, Kecamatan Kerambitan, Tabanan Ditangkap Polsek Kerambitan.
Pelaku pencurian uang kepeng dan sesari terjadi di Pura Dalem, Desa Adat Sambian Tengah, Kecamatan Kerambitan, Tabanan Ditangkap Polsek Kerambitan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Aksi pencurian uang kepeng dan sesari terjadi di Pura Dalem, Desa Adat Sambian Tengah, Kecamatan Kerambitan, Tabanan. Perbuatan pelaku terungkap setelah terekam kamera CCTV yang terpasang di area pura.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat seorang pria mengenakan masker dan jaket masuk ke areal pura. Ia kemudian mengambil uang di kotak sesari serta membobol gedong penyimpanan dengan merusak gembok untuk mengambil uang kepeng. Mirisnya, pelaku tidak beraksi sendirian, melainkan mengajak seorang anak kecil.

Berkat rekaman CCTV, polisi berhasil mengidentifikasi wajah pelaku. Unit Reskrim Polsek Kerambitan kemudian bergerak cepat dan mengamankan pelaku di rumahnya yang berlokasi di Perumahan Graha Candra Asri, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, pada Rabu (20/8/2025) malam.

“Pelaku tidak hanya sekali melakukan pencurian pratima. Ia mengakui sudah beraksi di sejumlah lokasi lain, seperti di Selemadeg Timur, Nyatnyatan, Jelijih, hingga Desa Dalang,” ungkap seorang petugas kepolisian yang enggan disebutkan namanya.

Dalam penyelidikan, polisi menelusuri rekaman CCTV, memeriksa keterangan saksi-saksi, hingga mengidentifikasi jaket yang dipakai pelaku dan sepeda motor Honda Vario hitam berpelat DK 3205 HV yang digunakannya saat beraksi.

Selain itu, polisi juga mengonfirmasi soal keterlibatan anak kecil dalam rekaman CCTV. “Anak yang terlihat di CCTV itu diajak oleh bapaknya. Dari keterangan pelaku saat diamankan, anaknya memang sering ikut jika sang ayah keluar naik motor,” jelas petugas.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain dua jaket yang dipakai saat beraksi, satu unit Honda Vario, sebuah tang untuk merusak gembok, serta empat sandagan (uang kepeng).

Kasus ini masih dalam pengembangan. Polisi tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat sebagai penadah benda sakral hasil curian tersebut. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan desa adat untuk meningkatkan keamanan pura dan mencegah aksi serupa terulang.

Sementara Kapolsek Kerambitan, AKP Putu Budiawan juga membenarkan penangkapan pelaku. la menyebut pengungkapan kasus dugaan pencurian pratima di pura itu akan dirilis di Polres Tabanan. “Tanyakan ke Humas PolresTabanan, karena akan dirilis,” ucapnya singkat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Kamis (21/8/2025). (ana)

Bupati Badung Dorong RS Unud Jadi Pusat Layanan Kesehatan dan Pendidikan Unggulan di Bali

Bupati Wayan Adi Arnawa, bersama Wabup Bagus Alit Sucipta, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus melaksanakan Rakor di Rumah Sakit Universitas Udayana (RS Unud) Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (21/8/2025).
Bupati Wayan Adi Arnawa, bersama Wabup Bagus Alit Sucipta, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus melaksanakan Rakor di Rumah Sakit Universitas Udayana (RS Unud) Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (21/8).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, melaksanakan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Universitas Udayana (RS Unud) di Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (21/8/2025).

Kegiatan ini merupakan upaya konkret komitmen Pemkab Badung dalam memperluas akses pelayanan kesehatan, meningkatkan pemerataan fasilitas medis, serta memperkuat infrastruktur kesehatan yang berdaya guna bagi masyarakat, Kabupaten Badung khususnya di wilayah Kuta Selatan.

Kunjungan diawali dengan peninjauan fasilitas medis yang tersedia di RS Unud, Bupati dan Wabup Badung secara langsung mengidentifikasi kebutuhan prioritas guna mendukung pengembangan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif.

Selain itu, rombongan juga melakukan observasi terhadap sejumlah lahan di kawasan Universitas Udayana yang dinilai memiliki potensi strategis untuk pengembangan infrastruktur pendukung kawasan Kuta Selatan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rapat koordinasi bersama jajaran pimpinan Universitas Udayana.

Rakor ini berfokus pada eksplorasi bentuk kerjasama institusional antara Pemkab Badung dan Universitas Udayana, meliputi penguatan kapasitas Rumah Sakit, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, akselerasi inovasi pelayanan publik berbasis akademik, serta pembangunan infrastruktur berorientasi jangka panjang.

Bupati Wayan Adi Arnawa menekankan, pembangunan sektor kesehatan harus didasarkan pada strategi perencanaan dan pembiayaan yang efektif serta berorientasi langsung pada kebutuhan masyarakat.

“Setiap alokasi anggaran publik harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Badung tengah menghadapi kompleksitas tantangan infrastruktur dan pelayanan dasar. Tidak mungkin kita hanya bergantung pada dana transfer pusat, terlebih alokasinya terus mengalami penurunan signifikan. Oleh sebab itu, pemerintah daerah harus berinovasi dengan memanfaatkan potensi dan aset yang ada, termasuk aset strategis Universitas Udayana, untuk menghasilkan nilai tambah bagi kesejahteraan publik,” ucapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pengembangan berbasis rencana induk (master plan) yang holistik dan berkelanjutan di kawasan Unud. Dalam konteks ekonomi regional, Bupati juga menyoroti dinamika pertumbuhan pariwisata yang berdampak pada eskalasi harga tanah.

Sejak 2012, Pemkab Badung telah menerapkan kebijakan penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 100 persen terhadap lahan non-komersial sebagai upaya proteksi sosial.

“Kawasan Badung Selatan memiliki prospek untuk dikembangkan sebagai kota terintegrasi yang memadukan pusat pendidikan, layanan kesehatan, dan aset budaya. Oleh karena itu, penyusunan master plan yang komprehensif menjadi keharusan, sehingga arah pembangunan RS Unud beserta kawasan sekitarnya benar-benar memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat,” tegas Adi Arnawa.

Sebagai tindak lanjut, Bupati Adi Arnawa menyerahkan draf adendum kerjasama dari Pemkab Basung kepada Rektor Universitas Udayana, sekaligus mendorong percepatan penyelesaian master plan pengembangan kawasan Unud. Dokumen ini diarahkan untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat dan ruang publik berfungsi ganda berupa taman kota.

Ia berharap dari kunjungan ini menghasilkan kesepahaman strategis antara Pemkab Badung dan Universitas Udayana untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam pembangunan ekosistem layanan kesehatan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini tidak hanya menopang pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga menjamin peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Badung serta Bali secara keseluruhan.

Sementara itu, Rektor Unud I Ketut Sudarsana, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Badung. Ia menegaskan, Universitas Udayana memiliki potensi akademik besar, dengan 13 fakultas, 1 program pascasarjana, lebih dari 36.000 mahasiswa, 1.700 Dosen, dan 247 Profesor.

Namun, diakui pula bahwa perkembangan RS. Unud dalam beberapa tahun terakhir belum optimal. Oleh karena itu, pihak universitas menugaskan tim kajian untuk merumuskan langkah revitalisasi.

“Kami berkomitmen untuk menghidupkan kembali fungsi Rumah Sakit ini. Dengan dukungan pemerintah daerah, RS Unud akan kami kembangkan sebagai pusat pendidikan, penelitian, sekaligus pelayanan kesehatan masyarakat yang unggul,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, Unud juga menawarkan kerjasama di bidang pengembangan Rumah Sakit Hewan, Klinik Hewan, dan pusat penitipan hewan, yang dinilai semakin relevan dengan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan hewan di Bali, terutama di kalangan ekspatriat,” jelasnya.

Hadir pada kegiatan tersebut Sekda Badung IB. Surya Suamba beserta para Kepala OPD terkait, Tim Perumus Kebijakan, Direktur RS Unud, Prof. Anak Agung Wiradewi Lestari beserta jajaran. (ana)

Pemuda 19 Tahun Tewas Tersengat Listrik Saat Angkat Besi di Ruko Abiansemal

Polisi menangani kasus kematian KK (19) akibat tersengat listrik di sebuah ruko di Jalan Raya Semana, Mambal, Abiansemal, Badung.
Polisi menangani kasus kematian KK (19) akibat tersengat listrik di sebuah ruko di Jalan Raya Semana, Mambal, Abiansemal, Badung.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Peristiwa nahas menimpa seorang pemuda berinisial KK (19) asal Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu, Buleleng. Ia tewas setelah tersengat listrik di sebuah ruko di Jalan Raya Semana, Mambal, Abiansemal, Badung, pada Senin (18/8/2025) sekitar pukul 14.30 WITA.

Kapolsek Abiansemal, Kompol I Nyoman Karang Adiputra, membenarkan kejadian tersebut.

“Korban saat itu sedang membantu merapikan besi sisa proyek di lantai dua. Saat menaikkan besi panjang sekitar enam meter, diduga terjadi kontak dengan aliran listrik hingga korban tersengat,” jelasnya.

Salah seorang saksi, IPWP (30), menuturkan bahwa sebelum kejadian korban sempat beristirahat siang bersama karyawan lainnya. Sekitar pukul 14.30 WITA, saksi mendengar suara ledakan dari lantai dua. Ketika diperiksa, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

“Korban langsung kami bawa ke RS Windu Usadha, namun pihak rumah sakit menyatakan korban sudah meninggal dunia,” kata saksi.

Pihak keluarga korban yang tiba di rumah sakit sepakat menyelesaikan peristiwa ini secara kekeluargaan, karena kematian korban dianggap sebagai murni kecelakaan kerja.

Pemilik ruko juga menyanggupi menanggung biaya upacara pengabenan yang rencananya digelar pada 24 Agustus 2025 di Singaraja.

“Pihak keluarga menerima dengan ikhlas musibah ini dan tidak menempuh jalur hukum. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan pendataan dan meminta keterangan saksi-saksi,” tambah Kapolsek Abiansemal. RA

Profil Wamenaker Immanuel Ebenezer yang Dikabarkan Kena OTT KPK

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer.

PANTAUBALI.COM, NASIONAL – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto pada Kamis (21/8/2025). “Benar,” kata Fitroh Rohcahyanto seperti dilansir dari Antara.

Fitroh menyebut OTT tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan, dan terdapat 10 orang lainnya yang ditangkap bersama Wamenaker. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang telah tertangkap.

Lantas, siapa sebenarnya Immanuel Ebenezer, dan bagaimana rekam jejaknya sebelum menjabat Wamenaker di Kabinet Merah Putih?

Immanuel Ebenezer Gerungan lahir di Riau pada 22 Juli 1975. Pria yang akrab disapa Noel ini merupakan lulusan Sarjana Sosial Universitas Satya Negara Indonesia. Noel dikenal luas sebagai Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman) yang aktif mendukung pasangan Joko Widodo–Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Pada 12 Juni 2021, Noel diangkat menjadi Komisaris Utama PT Mega Eltra, anak perusahaan PT Pupuk Indonesia. Namun, jabatan tersebut hanya bertahan setahun.

Ia diberhentikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir setelah namanya dikaitkan dengan kasus terorisme Munarman, di mana Noel sempat menjadi saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Februari 2022.

Di kancah politik, Noel kembali aktif pada Pilpres 2024. Awalnya, Jokowi Mania yang dipimpinnya mendukung Ganjar Pranowo sebelum PDIP resmi mengusung calon presiden.

Namun, ketegangan dengan PDIP melahirkan kelompok relawan baru, Ganjar Mania. Situasi semakin panas setelah pencalonan Ganjar resmi, hingga akhirnya Noel menarik dukungan dan membubarkan Ganjar Mania.

Langkah tersebut diambil seiring keputusan Jokowi Mania untuk mengalihkan dukungan ke Prabowo Subianto, terutama setelah putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, ditetapkan sebagai calon wakil presiden. Pada akhirnya, Immanuel Ebenezer resmi bergabung dengan Partai Gerindra. (ana)