- Advertisement -
Beranda blog Halaman 123

De Gadjah Bakal Naik Ring Hadapi Petinju Kelas Berat di No Drama Fight Reborn

No Drama Fight Reborn pada Minggu (24/8/2025) mendatang di Sunset Beach Bar, Seminyak.
No Drama Fight Reborn pada Minggu (24/8/2025) mendatang di Sunset Beach Bar, Seminyak.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Bali kembali menggelar event bertajuk No Drama Fight Reborn pada Minggu (24/8/2025) mendatang di Sunset Beach Bar, Seminyak.

Ajang ini menjadi upaya menambah jam terbang para petinju Bali sekaligus menjaring bibit-bibit potensial di cabang olahraga tinju. Menariknya, Ketua Pertina Bali, Made Muliawan Arya atau akrab disapa De Gadjah, akan turun gunung alias naik ring dalam event tersebut.

Ketua Panitia No Drama Fight Reborn, I Gusti Agung Satrya Wiguna mengungkapkan, ajang ini akan mempertemukan banyak petinju dan menyajikan pertarungan seru, termasuk beberapa partai rematch Nyoman Wibisana alias Crazy Dog vs Kupang Indrayana dan partai atlet Bali.

“Selain beberapa partai itu, bapak De Gadjah ikut naik ring. Sudah ada list lawannya, namun masih belum ditentukan,” ungkap pria yang akrab disapa Gung De itu, Selasa (11/8/2025).

Gung De menjelaskan, kandidat lawan De Gadjah berasal dari Australia, Timor Leste, dan Ambon, namun nama resmi belum dibocorkan. Ia memastikan bahwa lawan De Gadjah merupakan petinju kelas berat (heavy weight) di atas 61 Kg.

Masih menurut Satrya Wiguna, naik ringnya pucuk pimpinan Pertina Bali itu menjadi bentuk dukungan untuk meningkatkan pamor tinju di Bali.

“Kalau nama lawannya, itu kita rahasia dulu. Ya, ini pertandingan terakhir untuk bapak (De Gadjah-red),” sebutnya.

Satrya Wiguna juga menambahkan, keikutsertaan De Gadjah kali ini merupakan jawaban atas banyaknya dorongan dari masyarakat yang ingin melihatnya kembali bertarung.

“Sebagai mentor, bapak selalu bisa menjadi yang terdepan. Tujuannya agar tinju tetap naik di Bali. Karena, semangat untuk selalu menaikkan tinju berkibar, itu terbukti dari 2017 sampai saat ini naik drastis olahraga tinju di Bali,” pungkasnya. (ana)

Pangdam IX/Udayana Melayat Prada Lucky, Tegaskan Proses Hukum Berjalan Transparan

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto saat melayat ke rumah duka Prada Lucky Cepril Saputra Namo di Asrama Kuanino, Kota Kupang, Senin (11/8/2025).
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto saat melayat ke rumah duka Prada Lucky Cepril Saputra Namo di Asrama Kuanino, Kota Kupang, Senin (11/8/2025).

PANTAUBALI.COM – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melayat ke rumah duka Prada Lucky Cepril Saputra Namo di Asrama Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Senin (11/8/2025). Kehadirannya menjadi wujud empati dan dukungan moril kepada keluarga almarhum, sekaligus menegaskan kepedulian pimpinan terhadap prajuritnya.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam menyampaikan belasungkawa mendalam dan menegaskan peristiwa tragis ini menjadi kehilangan besar bagi TNI. Ia memastikan, proses hukum terhadap siapa pun yang terlibat akan dilakukan tegas, transparan, dan sesuai prosedur.

“Pimpinan TNI dari Menhan RI hingga Kasad telah memerintahkan pengusutan mendalam. Perintah ini sudah kami tindaklanjuti sesuai aturan di lingkungan TNI,” tegasnya.

Berdasarkan laporan sementara, empat prajurit telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Subdenpom Ende, sementara 16 prajurit lainnya masih menjalani penyidikan intensif dan segera ditahan. Rekonstruksi kejadian akan dilakukan dalam waktu dekat, sedangkan motif peristiwa masih didalami Polisi Militer Kodam IX/Udayana.

Pangdam juga menyampaikan permintaan keluarga korban, khususnya ayah almarhum, Serma Christian Namo, yang menginginkan agar seluruh pelaku dihukum sesuai ketentuan hukum militer tanpa pandang bulu. Ia menegaskan sanksi terberat akan dijatuhkan bagi pihak yang terbukti bersalah.

Di akhir kunjungan, Pangdam mengimbau masyarakat untuk mempercayakan proses hukum kepada TNI. Seluruh informasi resmi terkait perkembangan kasus akan disampaikan melalui Penerangan Kodam IX/Udayana. Ia berharap tragedi ini menjadi pelajaran berharga agar tidak terulang di masa mendatang. RA

Gerakan Pangan Murah, Polres Tabanan Bersama Bulog Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga

Gerakan pangan murah
Gerakan pangan murah digelar Polres Tabanan dan Bulog pada Selasa (12/8/2025) pagi di halaman parkir Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Polres Tabanan bersinergi dengan Bulog Kediri 1 Kabupaten Tabanan menggelar Kegiatan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras SPHP.

Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (12/8/2025) pagi di halaman parkir Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan.

Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati menyampaikan, program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

“Melalui sinergi dengan Bulog, kami berupaya memastikan kebutuhan pokok, khususnya beras, tersedia dengan harga yang stabil di pasaran,” ujarnya.

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WITA dengan pendistribusian beras SPHP kemasan 5 kilogram kepada warga sekitar.

Total beras yang disalurkan Satgas Pangan Polres Tabanan mencapai 2 ton atau 2.000 kilogram, setara dengan 400 sak. Setiap sak dijual dengan harga Rp58.000 per 5 kilogram, jauh di bawah harga pasar.

Masyarakat terlihat antusias memanfaatkan kesempatan ini. Penyaluran berlangsung tertib, dan seluruh stok yang dibawa habis terjual dalam waktu singkat.

AKBP Bayu Pati menambahkan, kegiatan pangan murah akan terus digelar secara berkala di wilayah hukum Polres Tabanan untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok.

“Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga merupakan upaya nyata dalam menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Tabanan,” pungkasnya.

Kegiatan berakhir pada pukul 08.25 WITA dengan situasi aman, tertib, dan lancar. (ana)

Gubernur Koster Ajak Hanura Terus Bersinergi untuk Kemajuan Bali

Musyawarah Daerah (Musda) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Bali yang berlangsung Senin (11/8/2025).
Musyawarah Daerah (Musda) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Bali yang berlangsung Senin (11/8/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Partai Hanura Bali selama ini telah ikut serta berperan dalam menjaga suasana politik yang kondusif, santun, dan penuh etika. Hanura Bali juga telah menunjukkan sikap terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, demi kemajuan  Bali.

Hal itu disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali dihadapan peserta Musyawarah Daerah (Musda) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Bali yang berlangsung Senin (11/8/2025) sore di The Trans Resort Bali, Badung.

“Sinergi dan kolaborasi antara Hanura dan Pemerintah Provinsi Bali telah dibangun dengan baik dalam membangun Bali secara bersama-sama,” ungkap Gubernur asal Desa Sembiran Buleleng itu.

Gubernur Koster menyambut baik atas dilaksanakannya Musyawarah Daerah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Bali ke-4 yang mengambil tema Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Daerah Berdaya dan Indonesia Sejahtera. Dikatakan Koster, tema tersebut sejalan dengan visi pembangunan Bali di bawah kepemimpinannya.

“Tema yang diambil sejalan dengan visi pembangunan Bali saat ini yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali untuk mewujudkan kehidupan masyarakat Bali yang sejahtera dan bahagia, dengan menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya. Bahkan Pemerintah Provinsi Bali telah membuat Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125,” jelasnya.

Visi pembangunan jangka panjang Provinsi Bali tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2023. Dokumen ini menjadi acuan utama dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Bali untuk 100 tahun ke depan, dengan tujuan mewujudkan Bali yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Menjaga bali dengan budayanya adalah dengan mempertahankan pelakunya agar budaya bisa tetap dijaga dengan baik. Sehingga hal ini menjadi perhatian serius pembangunan Bali melalui Haluan Bali 100 tahun. Ini sangat komprehensif karena mencakup segala aspek kebutuhan dasar kehidupan manusia. Baik Alam, manusia dan kebudayaannya. Kalau ini dijalankan secara konsisten oleh pemimpin Bali ke depan, maka Bali akan menjadi lebih maju,” tegasnya.

Untuk itu diperlukan sinergi yang kuat dan kokoh. Sinergi antara pemerintah daerah, partai politik, organisasi kemasyarakatan, akademisi, pelaku usaha, dan seluruh komponen masyarakat.

“Mari kita bersama memikirkan pembangunan Bali ke depan. Kita harus jalan bersama. Partisipasi semua pihak sangat diperlukan untuk pembangunan Bali ke depan,” tambahnya.

Pada kesempatan ini, Gubernur Koster berharap Musda Hanura Bali berjalan dengan lancar dan kondusif. Bukan semata nantinya akan dipercaya sebagai ketua Hanura Bali, tapi tanggung jawab agar semakin meningkat kontribusinya untuk pembangunan Bali.

“Mari kita jadikan Musda ini sebagai momentum menyatukan langkah. Pemerintah Provinsi Bali siap bekerja sama dengan semua partai politik, termasuk Hanura, dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Hanura, Oesman Sapta dalam sambutannya mengapresiasi dan memuji kepemimpinan Gubernur Koster dalam memimpin Bali. Menurutnya, banyak gebrakan yang dilakukan oleh Koster untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bali. (rls)

Unud Seleksi 149 Calon Mahasiswa Program Satu Keluarga Satu Sarjana

Audiensi Rektor Unud Prof. I Ketut Sudarsana dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Jayasabha, Denpasar, Senin (11/8/2025).
Audiensi Rektor Unud Prof. I Ketut Sudarsana dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Jayasabha, Denpasar, Senin (11/8/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Universitas Udayana (Unud) telah menyeleksi sebanyak 149 calon mahasiswa penerima Program Satu Keluarga Satu Sarjana pada tahun 2025.

Para calon mahasiswa berasal dari berbagai program studi, termasuk Fakultas Kedokteran, dengan prioritas bagi keluarga kurang mampu.

Hal itu diungkapkan oleh Rektor Unud Prof. I Ketut Sudarsana ketika audiensi dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Jayasabha, Denpasar, Senin (11/8/2025).

“Program ini terbuka untuk semua jurusan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu,” jelas Prof Sudarsana.

Selain bidang pendidikan, Unud juga mendukung program penanganan sampah yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Bali.

Universitas ini telah menyusun sistem circular economy (ekonomi sirkular) di mana setiap fakultas mengelola sampahnya secara mandiri, namun tetap terhubung dengan satu sentra pengolahan utama. Sentra ini nantinya juga akan difungsikan sebagai lokasi penelitian.

“Kami telah menyiapkan rancangan sistem ini secara komprehensif dan menyerahkannya kepada Pak Gubernur sebagai bentuk dukungan nyata,” kata Prof. Sudarsana.

Gubernur Koster menyampaikan apresiasi dan komitmen untuk terus meningkatkan kuota program Satu Keluarga Satu Sarjana di tahun-tahun mendatang.

“Jika pendapatan daerah meningkat, kuota program ini akan bertambah. Saat ini, kami juga tengah mencari sumber pendapatan baru, salah satunya melalui pembangunan Turyapada Tower yang akan dilengkapi fasilitas wisata serta pemanfaatan pemancar oleh stasiun TV dan perusahaan telekomunikasi,” jelas Koster.

Gubernur Koster juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam memberikan bagian dari kontribusi pariwisata Bali terhadap devisa negara. Menurutnya, hampir setengah devisa sektor pariwisata nasional disumbangkan oleh Bali.

“Kami optimis Bali akan menjadi prioritas dalam pembangunan dan penyempurnaan infrastruktur, mengingat peran strategisnya dalam pariwisata nasional,” ungkapnya.

Di akhir pertemuan, Gubernur Koster mengajak kalangan perguruan tinggi, termasuk Universitas Udayana, untuk aktif berperan dalam pembangunan Bali, baik melalui inovasi riset, pendidikan, maupun pemberdayaan masyarakat. (ana)

Bupati Tabanan Ngantor di Desa Wanasari, Hadirkan Layanan Gratis hingga Bedah Kamar ODGJ

Penyerahan bantuan bedah rumah odgj saat Bupati Tabanan berkantor di Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan, Senin (11/8).
Penyerahan bantuan bedah rumah odgj saat Bupati Tabanan berkantor di Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan, Senin (11/8).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Program unggulan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bupati Ngantor di Desa atau dikenal dengan Bungan Desa kembali menyapa masyarakat.

Kali ini, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, berkantor di Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan, Senin (11/8/2025), dalam gelaran Bungan Desa ke-59 yang diwarnai pelayanan langsung, bantuan dan aksi sosial serta penguatan potensi desa.

Rangkaian Bungan Desa kali ini diwarnai dengan Penggak PKK (warung pangan yang dikelola oleh kelompok PKK guna Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) khususnya di Desa Wanasari.

Kegiatan diawali dengan penyerahan buku di perpustakaan keliling oleh Ny. Rai Wahyuni yang juga selaku Bunda Literasi, disambung kunjungan ke Penggak PKK yang diikuti 125 lansia se-Kecamatan Tabanan.

Interaksi hangat dan dialog dengan para lansia menjadi pembuka kegiatan yang penuh kedekatan antara pemerintah dan warga. Apalagi kehadiran Penggak PKK ini mampu memenuhi kebutuhan warga terutama para Ibu Rumah Tangga.

Saat itu turut hadir Anggota DPRD Tabanan, Para Asisten dan kepala perangkat daerah, serta masyarakat desa yang terdiri dari petani, lansia, dan anak-anak. Kunjungan ini menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah kabupaten dengan desa.

Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni juga menyerahkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada anak-anak PAUD Desa Wanasari, secara simbolis, 10 dari 39 anak menerima paket berisi susu Dancow, susu UHT, telur, biskuit, dan buah apel, sebagai dukungan terhadap tumbuh kembang anak.

 Bantuan gizi juga diberikan kepada keluarga dengan anak stunting. Berdasarkan data, Desa Wanasari memiliki 1,12 persen anak stunting dari total 89 anak. Paket bantuan berisi dua krat telur, kacang hijau, beras merah, gula, biskuit dan minyak goreng, diserahkan langsung kepada keluarga penerima.

Usai melakukan beragam aksi sosial, Bupati Sanjaya bersama Bunda Rai menuju Kantor Desa Wanasari, diawali dengan penanaman pohon Tabebuya di halaman depan kantor.

Rombongan juga mengunjungi Kelompok Budidaya Pondok Wanakelo untuk panen madu kele-kele, kemudian memberikan arahan kepada calon pengantin dalam Program Semara Ratih.

Sebelum memberikan arahan, Bupati menyerahkan bantuan senso dan alat pemotong rumput kepada petugas lapangan Dinas Lingkungan Hidup, guna mendukung kebersihan dan keindahan desa.

“Kami sudah melakukan riset terkait metodologi membangun desa. Potensi seperti pertanian dan sawah harus disinergikan dengan program kabupaten. Dengan berkantor langsung di desa, kami bisa mengetahui kebutuhan riil masyarakat,” tegas Sanjaya.

Ia juga mengajak warga untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan. Kalau semua desa bersih, program Bali bersih seperti amanat Gubernur dan Persoalan sampah, diyakini Sanjaya pasti teratasi. Ia menegaskan hal ini merupakan tanggung jawab bersama.

Bupati Sanjaya menyampaikan kesannya saat berkantor di Desa Wanasari dalam rangka kegiatan Bungan Desa ke-59. Ia menegaskan, potensi yang dimiliki desa ini harus terus dikembangkan dan dikelola secara berkelanjutan.

“Kesan saya sangat luar biasa. Desa Wanasari memiliki lima banjar adat serta program unggulan, seperti madu ‘Wana Kelo’ yang memiliki nilai jual tinggi dan manfaat besar. Potensi pertanian dan kekuatan sosial masyarakatnya juga sangat baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kunjungannya ke Desa Wanasari tiada lain bertujuan untuk menyinergikan program kabupaten dengan program desa. Beberapa layanan yang dibawa antara lain pembuatan KTP gratis, izin usaha gratis, kemudahan pembayaran PBB, serta kerja sama lintas sektor seperti Samsat, OJK, dan BPD.

“Semua ini adalah bagian dari upaya mewujudkan Tabanan yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM), agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat hingga tingkat desa,” ujarnya. Pun berharap, kehadiran pemerintah mampu memberi motivasi agar masyarakat tidak berjalan sendiri, melainkan bersinergi dalam membangun kesejahteraan bersama.

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya dalam kunjungannya siang itu, juga menambahkan, bahwa PKK akan terus hadir membantu masyarakat bersinergi dengan pemerintah. “Kami memastikan anak-anak, lansia, dan keluarga yang membutuhkan mendapatkan bantuan tepat sasaran. Semua ini demi peningkatan kualitas hidup warga desa,” jelasnya.

Usai kegiatan Bungan Desa, Bunda Rai yang juga menjabat Ketua K3S Kabupaten Tabanan melaksanakan aksi Bedah Kamar bagi warga penyandang ODGJ di Banjar Cengolo, Desa Sudimara, Tabanan.

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian terhadap penyandang disabilitas mental, dengan tujuan menciptakan ruang tinggal yang lebih layak, sehat, dan mendukung proses pemulihan. Langkah ini diharapkan dapat memberi semangat baru bagi penerima manfaat agar memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Saat itu, Bunda Rai turut didampingi Ny. Budiasih Dirga dan Ny. Santi Susila, serta Perangkat Daerah terkait, Perbekel, serta jajaran pengurus.

Bedah kamar kali ini diberikan kepada I Made Wedayana (51), warga Banjar Cengolo yang merupakan penyandang ODGJ. Kehadiran rombongan tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga dukungan moral bagi keluarga penerima manfaat.

“Hari ini saya selaku Ketua K3S memberikan bantuan bedah kamar bagi penderita ODGJ dengan tujuan membantu agar pikiran penyandang gangguan mental menjadi lebih fresh, tidak stress, dan mungkin dengan keberadaan kamar yang bersih, dan kondisi yang memang tidak memprihatinkan, membuat pikiran mereka menjadi lebih fresh dengan harapan mereka bisa sembuh,” ujar Bunda Rai.

Selanjutnya, pihaknya juga sudah berusaha untuk mendapatkan bantuan bedah rumah, yang saat ini bertahap dulu dengan bedah kamar, memberikan bantuan permulaan dulu, untuk selanjutnya bedah rumah.

“Bantuan kami di K3S, ini memang sudah rutin berjalan, tidak hanya di sini saja sudah beberapa yang kami bantu. Selanjutnya kami di K3S Tabanan akan terus mengusahakan untuk terus membantu, sehingga bantuan ini memang benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Bunda Rai.

Ia menegaskan selain di Wanasari dan Sudimara, pihaknya bekerjasama dengan YKI se-Kabupaten Tabanan dan sektor lainnya, melaksanakan aksi menyapa dan berbagi di Kecamatan Kediri.

Diwakili oleh Ny. Budiasih Dirga yang saat itu mewakili Selaku Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan, lakukan Pemberian PMT dan Sembako bagi Ibu Hamil, Lansia, Balita Gizi Kurang, Disabilitas, Kader PKK kurang mampu, Penyandang Kanker Kerjasama dengan YKI Cabang Tabanan, yang bertempat di Kantor Camat Kediri, Tabanan.

Bantuan sembako seperti beras, minyak goreng, mie instant, telur, gula dan susu kepada 10 orang ibu hamil, 20 orang lansia, 20 balita gizi kurang, 20 orang penyandang disabilitas, 6 orang penderita kanker dan kader PKK sebanyak 75 orang, serta bantuan khusus K3S untuk 1 orang diserahkan secara langsung. (ana)

RSUD Tabanan Bangun Kamar Jenazah Berkapasitas 56 Jenazah, Rampung Akhir 2025

Proyek pembangunan kamar jenazah RSUD Tabanan.
Proyek pembangunan kamar jenazah RSUD Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan memulai pembangunan kamar jenazah baru senilai Rp14,7 miliar. Proyek ini ditarget rampung pada akhir 2025 untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan rumah sakit yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Desa Delod Peken, Tabanan itu.

Wakil Direktur Penunjang RSUD Tabanan, I Gede Gusnawa Putra, mengatakan pembangunan telah dimulai sejak awal Juli 2025. Selama proses tersebut, layanan pemulasaran jenazah untuk sementara dihentikan hingga pembangunan selesai.

“Saat ini, penitipan jenazah kami alihkan ke sejumlah rumah sakit yang telah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS), seperti RS Singasana di Kecamatan Kediri, beberapa rumah sakit swasta di Kabupaten Tabanan, serta RS Mangusada, Mengwi, Badung,” jelasnya, Senin (11/8/2025).

Gusnawa menyebut, pembangunan ini dilakukan untuk mengatasi masalah kelebihan kapasitas pada kamar jenazah lama yang hanya mampu menampung 12 jenazah.

Kamar jenazah baru ini akan dibangun berlantai tiga. Lantai 1 difungsikan khusus untuk pemulasaran jenazah dengan kapasitas hingga 56 jenazah, sedangkan lantai 2 dan 3 akan dimanfaatkan untuk layanan lainnya.

Proyek ini didanai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan jangka waktu pelaksanaan 150 hari kalender atau lima bulan.

“Target kami, pembangunan selesai pada Desember 2025 sehingga awal 2026 sudah dapat difungsikan setelah melalui proses peresmian dan pengadaan peralatan,” tambahnya.

Selain kamar jenazah, pembangunan tempat parkir juga tengah berlangsung di RSUD Tabanan. Parkir dibuat bertingkat di bekas Kantor Dinas Pariwisata, sisi barat rumah sakit.

Proyek senilai Rp15 miliar dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung ini dirancang tiga lantai, yakni basement, lantai satu, dan lantai dua dengan kapasitas sekitar 60 mobil di tiap lantai serta kendaraan roda dua. Pembangunan yang ditargetkan mulai difungsikan pada 2025 ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk mengatasi krisis lahan parkir dan kemacetan di sekitar RSUD Tabanan. (ana)

Poktan Wana Kelo Desa Wanasari Sukses Budidayakan Lebah Trigona

Produksi madu di kelompok tani Wana Kelo, Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan.
Produksi madu di kelompok tani Wana Kelo, Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kelompok Tani Wana Kelo di Desa Wanasari, Tabanan, sukses mengembangkan budidaya lebah Trigona yang tidak hanya menjadi sumber pendapatan bagi anggota, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan melalui penyediaan madu berkualitas tinggi.

Lebah yang dikenal juga dengan sebutan klanceng ini memiliki kemampuan menghasilkan madu berkualitas tinggi, yang bermanfaat bagi kesehatan dan memiliki nilai jual tinggi.

Ketua Poktan Wana Kelo, Wanasari Putu Nurata mengungkapkan, jenis Trigona yang dibudidayakan adalah Lavicet Sp dan Terminata Sp, dengan rata-rata setiap anggota memiliki 15 hingga 20 kungkungan (sarang).

“Dari total 15 anggota kelompok sekarang, kelompok kami memiliki 50 kungkungan,” ujar Nurata, Senin (11/8/2025).

Pada kesempatan itu, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya meninjau produksi Poktan Wana Kelo, Desa Wanasari saat acara Bungan Desa atau Bupati Ngantor di Desa ke-59. Lokasi Poktan Wana Kelo lokasinya tepat di belakang kantor desa.

Selain budidaya lebah, Poktan Wana Kelo juga mengembangkan tanaman hias sebagai vegetasi pendukung, seperti air mata penganten, santos, dompia, dan batavia.

Tanaman ini berfungsi tidak hanya sebagai penghias lingkungan, tetapi juga penyedia pakan alami bagi lebah.

Produk madu hasil budidaya dipasarkan dalam dua ukuran, masing-masing dibanderol Rp100 ribu untuk botol kecil dan Rp200 ribu untuk botol besar. Menurut Putu Nurata, permintaan produk olahan lebah klanceng cukup tinggi karena khasiatnya dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Sebagai upaya peningkatan kapasitas petani, pada 2023 lalu Pemerintah Desa Wanasari telah melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) budidaya lebah Trigona di Kantor Desa Wanasari.

“Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Pertanian, yang memberikan materi mulai dari teknik perawatan hingga strategi pemasaran produk,” ujar Nurata.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, I Made Subagia mengapresiasi terhadap langkah yang dilakukan Poktan Wana Kelo. Menurutnya, budidaya lebah Trigona merupakan usaha yang prospektif karena memadukan aspek ekonomi dan ekologi.

“Budidaya lebah Trigona tidak hanya memberikan tambahan pendapatan, tetapi juga membantu menjaga kelestarian lingkungan karena keberadaan lebah berperan penting dalam penyerbukan tanaman,” ujarnya.

Ke depan, Dinas Pertanian Tabanan akan memberikan pendampingan berkelanjutan agar produk madu dan propolis dari Wanasari bisa menembus pasar yang lebih luas. (ana)

Polisi Tindak 25 Pengendara Saat Razia di Kuta, Ini Pelanggaran yang Mendominasi

Petugas Sat Lantas Polresta Denpasar menindak pengendara yang melanggar aturan lalu lintas dalam operasi dini hari di Kuta, Badung.
Petugas Sat Lantas Polresta Denpasar menindak pengendara yang melanggar aturan lalu lintas dalam operasi dini hari di Kuta, Badung.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Operasi penegakan hukum lalu lintas yang digelar Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Denpasar di Simpang Direktorat, Kuta, Badung, Minggu (10/8/2025) dini hari, menjaring 25 pelanggar.

Razia yang dipimpin Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Yusuf Dwi Admodjo bersama Wakasat Lantas AKP I Putu Dadi ini berlangsung mulai tengah malam hingga menjelang pagi. Dengan metode hunting system, petugas fokus menindak pelanggaran yang mengganggu ketertiban dan membahayakan pengguna jalan lain.

Hasilnya, polisi mencatat 12 pelanggaran Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), 8 pelanggaran tidak menggunakan helm, dan 5 pelanggaran penggunaan knalpot brong. Dari operasi tersebut, diamankan 3 SIM, 19 STNK, serta 3 unit sepeda motor sebagai barang bukti.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menegaskan kegiatan ini rutin dilakukan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” ujarnya. RA

5 Kendaraan Ringsek, Polisi Beberkan Kronologi Kecelakaan Beruntun di Mengwi

Kondisi mobil ringsek usai terlibat kecelakaan beruntun di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Mengwi, Badung, Minggu (10/8) siang.
Kondisi mobil ringsek usai terlibat kecelakaan beruntun di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Mengwi, Badung, Minggu (10/8) siang.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, tepatnya di depan Warung Sate Babi Jik Ngurah Eka, Banjar Denkayu Delodan, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, Badung, Minggu (10/8) siang. Satu pengendara mengalami luka serius, sementara kerugian materiil ditaksir mencapai Rp30 juta.

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 14.00 Wita, namun baru dilaporkan ke kepolisian sekitar pukul 20.00 Wita.

“Anggota Satlantas bersama tim langsung menuju lokasi untuk olah TKP dan mengamankan barang bukti,” ujarnya, Senin (11/8).

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, kecelakaan bermula saat mobil Honda Brio DK 1980 BE yang dikemudikan I Nyoman Suardhika (62) melaju dari arah utara ke selatan di lajur kiri. Di depannya, terdapat sepeda motor Honda Supra Fit DK 5374 CG yang dikendarai I Wayan Hartono (41). Sementara di sisi kanan Brio, melaju Toyota Vellfire DK 1531 GE yang dikemudikan I Gede Made Herry Mahayana (23).

Saat mendekati lokasi kejadian, pengemudi Brio berusaha menghindari motor di depannya dengan berpindah ke lajur kanan. Namun, ia tidak memperhatikan keberadaan Toyota Vellfire hingga kedua kendaraan berserempetan.

Benturan membuat Brio oleng ke kiri, menabrak Honda Supra Fit, lalu menghantam Daihatsu Pick Up DK 8358 HE yang terparkir di tepi jalan. Di sisi lain, Toyota Vellfire yang juga kehilangan kendali menabrak Honda Vario DK 4669 FAF yang terparkir, sebelum akhirnya berhenti setelah menabrak sebuah warung.

Akibat kecelakaan ini, pengendara Honda Supra Fit mengalami dislokasi bahu kanan, luka robek di pelipis, serta lecet di pipi. Korban segera dilarikan ke RSUD Mangusada untuk mendapatkan perawatan medis.

“Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp30 juta. Dugaan sementara, kecelakaan dipicu kelalaian pengemudi yang tidak memperhatikan kondisi sekitar saat berpindah lajur,” pungkas Ayu. RA