- Advertisement -
Beranda blog Halaman 100

Perumda TAB Tabanan Ingatkan Dampak Buruk Penggunaan Sumur Bor

Tim teknis Perumda TAB Tabanan perbaiki pipa saluran air.
Tim teknis Perumda TAB Tabanan perbaiki pipa saluran air.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Praktik penggunaan sumur bor untuk pemenuhan air bersih di masyarakat masih banyak ditemukan. Untuk itu, Perumda Tirta Amerta Buana (TAB) Tabanan menggelar program gebyar sambungan air bersih. Adapun program ini berlangsung dari bulan Juni hingga Agustus 2025 lalu.

Dalam program ini, masyarakat mendapatkan harga diskon yakni dengan Rp1,2 juta sudah bisa melakukan sambungan baru.

Kasubag Humas Perumda TAB, I Putu Wahyu Untung Suardana mengatakan, berdasarkan data ada sebanyak 1.927 pelanggan baru yang mendaftar lewat program gebyar ini.

Pendaftar itu beberapa merupakan perumahan yang dulunya mendapatkan air bersih dari sumur bor.

“Pemilik-pemilik rumah kemudian mengikuti program gebyar sambungan air bersih karena sumur bor yang dipakai sudah tidak mengeluarkan air secara maksimal lagi,” ujarnya, Kamis (16/10/2025)

Ia melanjutkan, program gebyar sambungan air bersih ini bertujuan untuk membuka ruang bagi masyarakat Tabanan yang belum mendapatkan air bersih dengan kualitas yang baik.

Sebab, pemakaian sumur bor memiliki dampak bagi kesehatan jika posisinya dekat dengan septic tank berpotensi tercemar bakter E.coli dan virus hepatitis A jika dekat dengan industri maka bisa terpapar zat berbahaya seperti mekuri dan arsenik.

“Efeknya tidak terlihat dalam jangka pendek, tetapi pada jangka panjang,” kata Suardana.

Sementara itu jika menggunakan layanan air bersih dari Perumda TAB menurut Suardana kualitasnya terjaga karena pihaknya selalu melakukan uji kelayanan air bersih secara rutin setiap bulannya.

Disamping itu, penggunaan sumur bor juga bisa menyebabkan masalah lingkungan seperti penurunan permukaan tanah. “Struktur tanah yang dulunya terisi air lama-lama akan berongga. Ini menyebabkan turunnya permukaan tanah,” kata Suardana.

Disamping itu, jika air di kedalaman awal sudah berkurang tentunya memerlukan biaya tambahan untuk menggali sumur lebih dalam. “Biaya tambahan lain adalah jika sumur bornya rusak. Ini diperbaiki sendiri oleh pemilik sumur bor nya,” imbuh Suardana.

Dengan mengakses layanan air bersih dari Perumda TAB tentunya jika ada kerusakan jaringan, semuanya akan ditangani oleh pihak Perumda TAB Tabanan. Begitu juga debit air, yang saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Tabanan. (ana)

Suhu Pas, Dompet Aman! Begini cara setting AC biar Adem Nggak bikin Boncos

Ilustrasi Menggunakan AC
Ilustrasi Menggunakan AC

Pantaubali.com – AC adalah salah satu ‘alat tempur’ yang kini menjadi pilihan teratas untuk mengatasi cuaca yang panas. Sepanas apa pun di luar, rumah harus tetap adem dan nyaman dengan pendinginan instan dari AC.

Hal yang perlu penghuni rumah tahu, saat menggunakan AC suhu yang diatur harus sesuai. Sebab, salah atur suhu justru bikin suhu ruangan jadi terasa pengap atau terlalu dingin.

Bukan hanya itu, salah atur suhu juga bisa bikin boros listrik karena AC perlu berusaha keras mengubah suhu ruangan.

Dilansir dari USA Today, suhu AC yang ideal adalah 25-26 derajat Celcius, menurut program Energy Star dari Badan Perlindungan Lingkungan AS. Suhu ini dinilai bisa membuat nyaman penghuni rumah selama beraktivitas di dalamnya dan bisa menghemat listrik.

Pengaturan suhu akan berbeda jika AC tersebut digunakan saat penghuninya tidur. Suhu AC yang ideal ketika seseorang tidur atau berada di kamar adalah 4 derajat lebih hangat dari suhu ideal.

Dengan catatan pada malam hari suhu di luar memang lebih dingin, jadi suhu AC bisa diatur menjadi 29 derajat Celcius.

Namun, apabila suhu saat malam hari tidak jauh berbeda dengan siang hari, tidak perlu mengubah suhu AC jadi 29 derajat Celcius karena bisa buat penghuninya nggak nyaman karena kegerahan.

Tips lain untuk membuat rumah jadi lebih sejuk adalah dengan memaksimalkan berbagai sumber selain AC, seperti membuka jendela tetapi dengan tirai yang tertutup. Udara segar akan tetap masuk ke rumah, tetapi cahaya matahari tidak dapat langsung masuk ke dalam rumah.

Lalu, kurangi perabotan rumah tangga yang sering menghasilkan panas. Lalu apabila tidak ingin menggunakan AC 24 jam, lebih baik pakai kipas angin untuk menggerakkan udara dan mendorong udara panas keluar.

Itulah suhu ideal AC yang cocok diatur terutama di cuaca panas dan tips membuat rumah adem, semoga bermanfaat.

 

 

 

Laboratorium Lingkungan Bali Raih Akreditasi Nasional

Pemerintah Provinsi Bali menorehkan prestasi dalam pengelolaan lingkungan. UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali kini resmi terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan teregistrasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Pemerintah Provinsi Bali menorehkan prestasi dalam pengelolaan lingkungan. UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali kini resmi terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan teregistrasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali menorehkan prestasi dalam pengelolaan lingkungan. UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali kini resmi terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan teregistrasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Capaian ini diumumkan dalam penyerahan sertifikat akreditasi dan registrasi di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Rabu (15/10/2025).

Sertifikat diserahkan oleh Sekretaris Jenderal KAN, Dr. Wahyu Probo Warsito, dan Kepala Pusat Sarana Pengendalian Lingkungan Hidup KLHK, Ir. Sinta Saptarina Soemiarno, M.Sc, kepada Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Sekda Dewa Made Indra menyatakan bahwa pengakuan nasional ini adalah langkah besar untuk memperkuat layanan pengujian lingkungan yang terpercaya dan profesional di Bali.
“Mewakili Pemprov Bali, kami mengucapkan terima kasih.

Dengan terakreditasinya laboratorium ini, kita kini memiliki lembaga pengujian lingkungan yang diakui secara nasional,” ujar Dewa Indra.

Lebih lanjut, ia menegaskan Pemprov Bali akan segera mendorong laboratorium tersebut bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Transformasi ini bertujuan agar pelayanan publik menjadi lebih cepat, efisien, dan mandiri.

“Kami ingin pelayanan laboratorium ini menjadi BLUD, sehingga dapat bergerak lebih fleksibel. Bahkan, karya ilmiah siswa SMK pun bisa difasilitasi melalui mekanisme BLUD agar lebih produktif,” tambahnya,

Laboratorium yang telah lolos proses akreditasi ketat sejak Februari hingga Oktober 2025 ini mengacu pada SNI ISO/IEC 17025:2017 dan Peraturan Menteri LHK Nomor P.23 Tahun 2020, dengan masa berlaku akreditasi hingga 29 September 2030.

Kepala Pusat Sarana Pengendalian Lingkungan Hidup KLHK, Sinta Saptarina Soemiarno menambahkan, Laboratorium Lingkungan Hidup Provinsi Bali adalah satu-satunya di Bali yang terverifikasi dan teregistrasi nasional.

“Laboratorium ini paling lengkap, memiliki 482 parameter uji, dan mampu melayani berbagai sektor, mulai dari limbah TPA, hotel, hingga genset,” jelas Sinta. Ia juga mencatat laboratorium Bali mendapat nomor registrasi 306 dari 282 laboratorium lingkungan yang teregistrasi di seluruh Indonesia.

Dr. Wahyu Probo Warsito dari KAN mengapresiasi keberhasilan ini, seraya menilai Bali memiliki potensi besar untuk mengembangkan layanan laboratorium, termasuk di bidang verifikasi dan validasi daya serap karbon yang bernilai ekonomi tinggi.

“Bali memiliki potensi besar. Tinggal memperluas kapasitas dan layanan agar bisa menjadi pusat pengujian yang unggul di kawasan timur Indonesia,” ujarnya.

Dengan capaian ini, Kepala DKLH Provinsi Bali, Made Rentin, berharap laboratorium ini dapat menjadi pusat layanan pengujian mandiri dan berkontribusi terhadap pendapatan daerah.

UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Provinsi Bali resmi menjadi laboratorium pengujian pertama di Bali yang terakreditasi dan teregistrasi nasional, membuka jalan menuju pusat layanan terpadu (one stop service) di bidang lingkungan hidup untuk kawasan Indonesia timur. (ana), (rls), (jas)

Mabuk Arak, Pengendara Motor di Tabanan Tewas Terperosok ke Parit Sawah

Kondisi motor alami kecelakaan di Banjar Bale Agung, Desa Subamia, Kecamatan Tabanan, pada Rabu (15/10/2025)
Kondisi motor alami kecelakaan di Banjar Bale Agung, Desa Subamia, Kecamatan Tabanan, pada Rabu (15/10/2025)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tabanan. Seorang pengendara motor dilaporkan tewas setelah terjatuh ke parit sawah akibat diduga kehilangan kendali karena pengaruh minuman keras.

Peristiwa itu terjadi di Banjar Bale Agung, Desa Subamia, Kecamatan Tabanan, pada Rabu (15/10/2025) malam.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata, membenarkan insiden tersebut saat dikonfirmasi Kamis (16/10/2025). Ia menyebut korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Benar, kecelakaan ini menelan satu korban jiwa.

Korban ditemukan meninggal di parit sawah. Dari hasil pemeriksaan sementara, diduga korban tidak bisa mengendalikan motornya karena berada di bawah pengaruh minuman keras,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban diketahui bernama Saherudin (41), asal Jember, Jawa Timur. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Jupiter MX DK 2545 AAP dari arah utara (jurusan Wanasari) menuju selatan (jurusan Tabanan).

Setibanya di area persawahan Banjar Bale Agung, Desa Subamia, pada tikungan landai ke kanan, korban diduga hilang kendali hingga motornya terus melaju lurus dan akhirnya tercebur ke parit sawah di sisi timur jalan.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, diketahui korban dalam pengaruh alkohol jenis arak. Saat warga dan petugas mengevakuasi, tercium aroma alkohol cukup kuat dari tubuh korban,” tambah Iptu Berata.

Keterangan tersebut diperkuat oleh pengakuan Bagaskara, rekan kerja korban. Menurutnya, sebelum kejadian, korban bersama beberapa temannya sempat menenggak arak di gudang proyek tempat mereka bekerja di Desa Subamia.

“Mereka sempat minum tiga botol arak. Sebelum kecelakaan, korban terlihat oleng dan pergi tanpa pamit. Diperkirakan dia hendak membeli makanan,” ujar Bagaskara.

Namun, korban tak kunjung kembali hingga malam hari. Keesokan paginya, rekan-rekannya mendapat kabar bahwa korban ditemukan meninggal akibat kecelakaan.

Setelah proses evakuasi dan pemeriksaan medis selesai, jenazah korban telah dipulangkan ke kampung halamannya di Jember untuk dimakamkan. (ana)

Nyoman Wirya Kembali Nahkodai Golkar Tabanan untuk Ketiga Kalinya

Ketua DPD Golkar Tabanan I Nyoman Wirya
Ketua DPD Golkar Tabanan I Nyoman Wirya

PANTAUBALI.COM, TABANAN – I Nyoman Wirya kembali dipercaya menahkodai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tabanan. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Tabanan, Kamis (16/10/2025).

Dalam forum tersebut, Wirya menjadi satu-satunya kandidat yang diajukan dan mendapat diskresi dari DPP Partai Golkar. Dengan keputusan itu, politisi asal Kerambitan tersebut resmi memimpin Golkar Tabanan untuk periode 2025–2030.

Ini menjadi kali ketiga dirinya duduk di kursi ketua, meski aturan partai sejatinya membatasi maksimal dua periode.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gede Sumarjaya Linggih (Demer), menjelaskan bahwa perpanjangan kepemimpinan Wirya melalui diskresi diberikan karena dinilai berhasil menjaga stabilitas dan capaian suara Golkar di Tabanan.

“Diskresi dari DPP turun empat hari lalu. Pertimbangannya karena kepemimpinan Wirya mampu mempertahankan suara partai hingga tingkat provinsi di tengah ketatnya persaingan politik di Tabanan,” ujar Demer.

Ia menambahkan, selain Tabanan, DPD Golkar Jembrana juga mendapat diskresi, namun dengan alasan berbeda. Di Jembrana, ketua sebelumnya memilih tidak maju kembali sehingga kepemimpinan diberikan kepada kader baru.

Sementara itu, I Nyoman Wirya mengaku bersyukur atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia mengatakan, dalam Musda kali ini hanya namanya yang muncul sebagai calon ketua.

“Dalam Musda hari ini hanya nama saya yang diusulkan. Ini periode ketiga saya, dan sesuai aturan partai, lebih dari dua periode memang harus dengan izin pusat. Surat diskresi itu sudah saya kantongi, jadi secara resmi saya diperbolehkan kembali memimpin,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wirya mengungkapkan target politik Golkar Tabanan pada Pemilu 2029, yakni meningkatkan perolehan kursi DPRD dari empat menjadi tujuh kursi.

“Saya menilai tambahan dua hingga tiga kursi itu realistis. Melihat peta politik di Tabanan saat ini, peluang cukup besar, terutama di dapil seperti Kediri, Kerambitan, dan Selemadeg. Tinggal kita maksimalkan kerja di lapangan,” tegasnya. (ana)

DPRD Sumba Belajar Sistem Informasi Desa di Tabanan

Anggota DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan kunjungan kerja ke Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali.
Anggota DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan kunjungan kerja ke Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Anggota DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan kunjungan kerja ke Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali.

Kunjungan ini difokuskan untuk mempelajari penerapan Sistem Informasi Desa (SID) yang telah berhasil diterapkan secara efektif di desa tersebut.

Rombongan anggota DPRD yang beranggotakan 20 orang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumba Tengah, Argud Umbu Renta Menga Lema, dan diterima hangat oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan, di Balai Desa Bengkel, Kamis (16/10/2025).

Turut hadir Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tabanan, I Putu Yudha Suara, mewakili Kadis PMD, serta Kepala Bidang Layanan E-Government Dinas Kominfo Tabanan, I Gede Wayan Siswantara, yang hadir mewakili Kadis Kominfo.

Kehadiran rombongan juga disambut langsung oleh Perbekel Desa Bengkel, I Nyoman Wahya Bhiantara, bersama perangkat desa setempat.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Sumba Tengah Argud Umbu Renta Menga Lema menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Tabanan dan Pemerintah Desa Bengkel.

Ia menjelaskan, tujuan utama kunjungan ini adalah untuk belajar secara langsung mengenai pemanfaatan dan integrasi SID dalam tata kelola pemerintahan desa.

“Melalui penerapan SID, kami berharap dapat mempercepat proses pengambilan keputusan dan meningkatkan akurasi perencanaan kebijakan di desa. Sistem seperti ini menjadi kebutuhan penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, efisien, dan berbasis data,” ujarnya.

Sementara itu, Sekdis PMD Tabanan, I Putu Yudha Suara, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terpilihnya Desa Bengkel sebagai lokasi studi tiru bagi DPRD Sumba Tengah.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan implementasi SID di Tabanan tidak lepas dari komitmen kuat pemerintah daerah dan desa dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa.

“Saat ini, SID telah diterapkan di 133 desa di Kabupaten Tabanan. Melalui sistem ini, seluruh data kependudukan, potensi desa, hingga program pembangunan dapat dikelola secara terintegrasi dan mudah diakses untuk perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Layanan E-Gov Dinas Kominfo, I Gede Wayan Siswantara, bersama Perbekel Desa Bengkel, I Nyoman Wahya Bhiantara, memaparkan secara teknis tentang proses penerapan SID di Tabanan, termasuk integrasi data desa dengan sistem informasi kabupaten dan provinsi.

Selain mempelajari penerapan SID, rombongan DPRD Sumba Tengah juga berkesempatan meninjau program pengelolaan sampah terpadu yang dikembangkan Desa Bengkel. Sistem pengelolaan ini menjadi salah satu contoh praktik baik (best practice) dalam pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat dan teknologi informasi.

Para anggota DPRD Sumba Tengah menyampaikan kekaguman dan rasa syukur atas pengalaman berharga yang mereka dapatkan selama kunjungan. Mereka menilai Desa Bengkel tidak hanya berhasil dalam digitalisasi tata kelola desa, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

“Kami mendapatkan banyak inspirasi dan pelajaran berharga dari Desa Bengkel. Apa yang kami lihat di sini akan menjadi bahan pembelajaran penting bagi kami untuk diterapkan di Kabupaten Sumba Tengah,” ujar salah satu anggota DPRD yang turut hadir. (ana)

Oknum Guru SMP di Tabanan Dipecat Akibat Kirim Video Porno ke Siswa

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Darma Utama.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Darma Utama

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dunia pendidikan di Kabupaten Tabanan tercoreng akibat terungkapnya aksi tak senonoh yang dilakukan oleh salah satu oknum guru SMP hononer.

Oknum guru itu berinisial AEWP yang mengajar kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di salah satu SMP swasta terkenal di Tabanan.

Kasus ini mencuat setelah wali kelas menerima laporan dari salah satu siswa kelas VIII yang mengaku mendapat kiriman video pornografi sesama jenis melalui aplikasi WhatsApp dari oknum guru tersebut. Tak hanya satu, sejumlah siswa di bawah umur juga menerima kiriman serupa, sehingga menimbulkan keresahan di kalangan pelajar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak sekolah secara resmi melayangkan surat pengaduan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan tertanggal 14 Oktober 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama saat dikonfirmasi Kamis (16/10/2025), menegaskan pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami sudah memanggil pihak sekolah, terduga oknum guru, serta perwakilan orang tua siswa yang menerima kiriman video tersebut,” ujarnya.

Ia menyebut, dalam pertemuan itu AEWP mengakui telah mengirimkan sejumlah video pornografi sesama jenis kepada beberapa siswa. Atas permintaan orang tua, pihak sekolah kemudian menonaktifkan yang bersangkutan dari tugas sebagai pembina ekstrakurikuler Pramuka.

“Berdasarkan hasil investigasi dan pengakuan yang bersangkutan, kami merekomendasikan kepada pihak sekolah lokus kejadian untuk melaporkan kasus ini kepada aparat penegak hukum,” tegas Darma Utama.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga merekomendasikan pemberhentian AEWP dari seluruh aktivitas mengajar di kedua sekolah tersebut. “Per hari ini, yang bersangkutan telah diberhentikan sebagai guru,” imbuhnya.

Sebagai langkah lanjutan, Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan meminta kepada sekolah dimaksud untuk memberikan pendampingan psikologis kepada para siswa yang menjadi korban penerimaan video tidak senonoh tersebut.

Disamping itu, pihaknya juga akan menguatkan kembali sosialisasi dan literasi digital secara masif di sekolah-sekolah, dengan fokus pada edukasi penggunaan media sosial yang bijak dan pemahaman UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Darma Utama menegaskan, pihaknya tidak pernah menugaskan ataupun merekomendasikan AEWP sebagai pembina Pramuka secara resmi. “Penugasan tersebut dilakukan oleh sekolah swasta yang bersangkutan, bukan dari Dinas Pendidikan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, menyampaikan keprihatinan mendalam.

“Kami sangat menyesalkan peristiwa ini. Tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum tersebut sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai luhur Gerakan Pramuka. Kami mendukung langkah tegas Dinas Pendidikan dan pihak sekolah untuk menindaklanjuti kasus ini sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Susila yang juga saat ini menjabat sebagai Sekda Tabanan menegaskan, Kwarcab Tabanan akan memperketat pengawasan terhadap pembina dan pelatih kegiatan Pramuka di semua satuan pendidikan.

“Kami akan memperkuat sistem pembinaan dan memastikan hanya pembina yang memiliki integritas dan rekam jejak baik yang diberi mandat mendampingi peserta didik,” tegas Susila. (ana) 

Bunda PAUD Kunjungi TK Pradnyandari 3 Kerobokan

Bunda PAUD Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan alat tulis kepada anak-anak TK. Pradnyandari 3 Kerobokan, Rabu (15/10)
Bunda PAUD Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan alat tulis kepada anak-anak TK. Pradnyandari 3 Kerobokan, Rabu (15/10)

PANTAUBALI.COM, BADUNG- Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, pada Rabu (15/10) mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan alat tulis) kepada anak-anak TK. Pradnyandari 3 Kerobokan, yang sekolahnya sempat terdampak banjir beberapa bulan lalu.

Kunjungan tersebut dilaksanakan di TK. Pradnyandari 3 Kerobokan dan dilanjutkan ke TK. Kuncup Mekar Kerobokan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Badung Wayan Wirawan, Kasi PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Badung, Koordinator Wilayah Disdikpora Kecamatan Kuta Utara Nyoman Ayu Suartini, Kepala TK Pradnyandari 3 Kerobokan A.A. Ayu Vira Widya Putri, Kepala TK Kuncup Mekar Nyoman Sekarini, serta para guru pengajar.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas semangat anak-anak PAUD yang tetap ceria dan bersemangat meskipun sempat menghadapi musibah banjir.

“Bunda PAUD akan selalu hadir menyapa serta memberikan bingkisan kepada anak-anak dengan harapan dapat menjadi motivasi dan penyemangat untuk terus giat belajar. Walaupun sekolah sempat terdampak banjir, semangat belajar anak-anak tidak boleh padam. Ini merupakan wujud nyata kepedulian Bunda PAUD terhadap anak-anak di Badung,” ujarnya.

Kunjungan ini juga menjadi bentuk dukungan moral bagi para pendidik PAUD agar tetap bersemangat memberikan layanan pendidikan yang terbaik, terutama bagi sekolah-sekolah yang sempat terdampak bencana. (ana)

Gudang PT MSA di Tabanan Terbakar, Kerugian Capai Rp3 Miliar

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kebakaran melanda gudang milik PT Mitra Jaya Sukses Abadi (MSA) yang berlokasi di Banjar Batanduren, Desa Cepaka, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Rabu (15/10/2025) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp3 miliar.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 18.30 Wita.

Api diduga berasal dari dalam gudang yang digunakan untuk menyimpan bahan-bahan ringan mudah terbakar seperti sterefoam.

“Dari keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat sekitar lima meter dari tempat pekerja sedang menggerinda. Karena di dalam gudang banyak bahan yang mudah terbakar, api cepat membesar,” kata Iptu Berata.

Saksi di lokasi, I Kade Budi Ariana (32) bersama beberapa rekan kerja sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena kobaran api cepat meluas. Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Sekitar 20 menit kemudian, sebanyak enam hingga tujuh unit mobil Damkar dari Kabupaten Tabanan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Setelah beberapa waktu, api akhirnya berhasil dikendalikan dan tidak sampai menjalar ke bangunan lain di sekitar gudang.

Meskipun belum dapat dipastikan penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk sementara, penyebab kebakaran belum bisa dipastikan. Kami masih menunggu hasil olah TKP dan keterangan lengkap dari pihak perusahaan,” tambah Iptu Berata.

Dalam peristiwa ini, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, namun seluruh isi gudang dilaporkan ludes terbakar. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp3 miliar. (ana)

Garase dan Mobil di Kerambitan Terbakar, Diduga Akibat Dupa Sisa Sembahyang

Garasi mobil di Banjar Dinas Tengah, Desa Kerambitan, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, terbakar pada Rabu (15/10/2025) siang.
Garasi mobil di Banjar Dinas Tengah, Desa Kerambitan, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, terbakar pada Rabu (15/10/2025) siang.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebuah garase mobil di Banjar Dinas Tengah, Desa Kerambitan, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, terbakar pada Rabu (15/10/2025) siang.

Api melalap seluruh bangunan garase berukuran 12 x 3 meter beserta satu unit mobil Suzuki Ertiga milik anggota keluarga Puri Kerambitan, A.A. Ketut Mawa Kesama (71).

Kapolsek Kerambitan AKP I Putu Budiawan membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 12.00 Wita, ketika salah satu warga mendengar teriakan minta tolong dari arah rumah korban.

“Saksi yang pertama kali melihat api langsung berusaha memadamkan dengan alat seadanya dibantu warga sekitar. Namun api cepat membesar karena yang terbakar adalah tumpukan bunga kamboja kering,” jelas AKP Budiawan.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, api diduga berasal dari dupa sisa sembahyang yang dibuang ke tumpukan bunga kamboja kering di pojok timur garase.

Bara dupa tersebut kemudian memicu kebakaran hingga merembet ke mobil Suzuki Ertiga berwarna silver dengan nomor polisi DK 1377 SE yang terparkir di dalam garase.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tabanan diterjunkan ke lokasi. Sekitar pukul 12.30 Wita, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp145 juta.

AKP Budiawan menambahkan, korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak akan menempuh jalur hukum. “Korban sudah menyatakan bahwa kejadian ini murni musibah dan tidak akan menuntut secara hukum,” ujarnya.

Peristiwa ini mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membuang dupa atau sisa pembakaran usai sembahyang, terutama di musim panas yang rawan kebakaran. (ana)