- Advertisement -
Beranda blog Halaman 100

Ngantor di Desa Rejasa, Bupati Tabanan Perkuat Potensi Lokal dan Layanan Publik

Bupati Tabanan melaksanakan Ngantor di Desa Rejasa, Kecamatan Penebel, Senin (15/9/2025).
Bupati Tabanan melaksanakan Ngantor di Desa Rejasa, Kecamatan Penebel, Senin (15/9/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, kembali melaksanakan program andalannya, “Bungan Desa”, Bupati Ngantor di Desa, yang kali ini berlangsung di Desa Rejasa, Kecamatan Penebel, Senin (15/9/2025). Program yang sudah memasuki desa ke-60 ini disambut penuh antusias oleh masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sanjaya didampingi oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, Anggota DPRD Dapil Penebel, Sekda Tabanan, para Asisten Setda, Kepala OPD, Camat Penebel, Forkopimcam, kepala instansi vertikal, serta tokoh-tokoh masyarakat Desa Rejasa. Kehadiran rombongan ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah kabupaten dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat desa.

Kegiatan dimulai dengan penyerahan buku di Perpustakaan Keliling, dilanjutkan dengan penanaman pohon Tabebuya di halaman Kantor Perbekel Rejasa. Selanjutnya, Bupati meninjau ruang konseling untuk memberikan arahan kepada calon pengantin dalam Program Semara Ratih.

Rangkaian acara juga diramaikan dengan penyerahan bantuan paket kepada keluarga stunting yang berjumlah 6 orang serta pembagian doorprize bagi masyarakat. Kemudian Sanjaya bertatap muka dengan tokoh-tokoh dan masyarakat desa rejasa untuk menjaring informasi, aspirasi dan potensi desa. Inilah bentuk komitmen dan kedekatan seorang pemimpin dengan masyarakatnya.

Tidak hanya itu, Bupati Sanjaya beserta jajaran, juga memastikan berbagai bentuk pelayanan publik, mulai dari pelayanan kesehatan gratis dengan pembagian 108 kacamata gratis, pelayanan kependukan, PBB, menegaskan program Kabupaten selaras dan berjalan di desa.

Kemudian pelayanan Samsat, Perbankan dari BPD Bali, OJK tidak lupa digandengan dalam kegiatan ini. Ruang kelas di SD Negeri 2 Rejasa juga tak luput dari perhatian Bupati dan menginstruksikan pihak terkait agar segera menindaklanjuti serta berlanjut menuju Sanggar Seni Putra Rijasa di Banjar Rejasa Kelod dan meninjau Subak Rejasa.

Di sektor pertanian, Bupati menyerahkan bantuan berupa Pestisida Nabati (Pesnab), rodentisida (racun tikus), dan desinfektan untuk petani dan peternak setempat. Hal ini menunjukkan kepedulian pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian di Tabanan.

Dalam arahannya, Bupati Sanjaya menyampaikan bahwa meski kegiatan berlangsung di tengah hujan deras, semangat pemerintah untuk hadir dan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat tidak berkurang.

“Kami berusaha semaksimal mungkin apa yang menjadi harapan masyarakat akan kami bantu untuk pembangunan di desa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan, seluruh pelayanan dibawa langsung ke desa agar masyarakat lebih mudah mengurus administrasi, mulai dari perizinan, SIM, samsat, hingga dokumen kependudukan seperti KTP dan pelayanan capil. Program unggulan Semara Ratih juga mendapatkan sorotan khusus, karena terbukti memberikan manfaat besar, terutama dalam upaya penurunan stunting.

Kedepan harapan Bupati Sanjaya dan jajaran bisa 0% stunting dan proggram tersebut bisa dilaksanakan dengan maksimal. “Sudah barang tentu ini berdampak, mengharumkan nama Tabanan yang kita cintai. Tugas pemimpin daerah adalah bagaimana mengurus wilayahnya dari hulu, tengah hingga hilir, dengan sinergi menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM),” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga hubungan dan sinergitas antar kepala desa, desa adat, dan pemerintah kabupaten. Hal ini menurutnya kunci penting untuk mewujudkan cita-cita pembangunan daerah yang berkelanjutan dan menyejahterakan masyarakat.

Sementara itu, Perbekel Desa Rejasa, I Gede Wayan Wihastra menyampaikan rasa bangga atas pelaksanaan program Bungan Desa di wilayahnya.

“Kami sangat berbangga dan merasa bahagia bahwa pemimpin kami di Kabupaten Tabanan, yaitu Bupati Sanjaya, dapat hadir di tengah masyarakat kami. Ini akan menjadi suatu momen penting yang akan tercatat dan diingat di desa kami. Harapan kami semoga kegiatan dan program ini dapat berkelanjutan seterusnya,” ungkapnya.

Lebih jauh, Wayan Wihastra juga mengingatkan bahwa Desa Rejasa memiliki sejarah panjang sebagai daerah yang dibuka untuk menyejahterakan masyarakat, dengan kekayaan alam berupa hasil pertanian padi, kakao, coklat, dan cengkeh yang menjadi sektor unggulan desa. Kehadiran program Bungan Desa, menurutnya, akan semakin memperkuat potensi tersebut sekaligus memberikan energi baru bagi pembangunan Rejasa ke depan. (ana)

Rai Wahyuni Sanjaya Dukukuhkan Sebagai Bunda PAUD Tabanan

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kabupaten Tabanan oleh Bupati Tabanan.
Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kabupaten Tabanan oleh Bupati Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kabupaten Tabanan oleh Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabanan, Senin, (15/9/2025).

Acara juga sekaligus dirangkaikan dengan pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Tabanan Tahun 2025 yang turut dihadiri Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga dan Ny. Budiasih Dirga selaku Ketua GOW  Kabupaten Tabanan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sanjaya menandai pengukuhan dengan penandatanganan berita acara, pemasangan selempang, serta penyematan pin kepada Ny. Rai Wahyuni Sanjaya. Ia sekaligus berpesan agar mengemban tugas dengan sebaik-baiknya.

“Semoga dengan pengukuhan ini, Bunda PAUD dapat menjalankan peran mulia dalam mendampingi, menggerakkan, serta menginspirasi seluruh masyarakat untuk mewujudkan anak-anak Tabanan yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Setelah itu, Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Tabanan dikukuhkan oleh Bunda Rai yang ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan, ikrar bersama, penandatanganan berita acara, serta pemasangan selempang dan penyematan pin.

Sekaligus, Bunda Rai menegaskan, pendidikan anak usia dini merupakan fase fundamental dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak, karena usia dini sangat menentukan kualitas perkembangan anak di masa depan, baik secara intelektual, emosional maupun sosial.

Bupati Sanjaya juga memberikan apresiasi terhadap pentingnya peran Bunda PAUD sebagai tokoh sentral yang peduli terhadap pendidikan usia dini.

“Kepada Bunda PAUD Kabupaten Tabanan dan Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Tabanan yang baru dikukuhkan, saya mengucapkan selamat mengemban amanah dalam meningkatkan pelayanan PAUD di Kabupaten Tabanan. Saya berharap Bunda PAUD mampu menjadi mitra kerja Pemerintah Daerah dalam membangun daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Senada dengan Bupati Sanjaya, Bunda Rai juga sangat berharap mampu mengemban tugas dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ke depannya, Bunda Rai juga berharap dapat terus bersinergi dalam membangun daerah, sehingga visi Tabanan Era Baru dapat terwujud.

Tentunya dalam pembinaan yang berkelanjutan kepada anak usia dini, dimana kedepannya para generasi ini adalah aset bangsa, khususnya dalam membangun Kabupaten Tabanan.

Disamping itu, Bunda Rai juga berpesan kepada Bunda PAUD Kecamatan Tabanan, untuk terus berperan aktif dalam menggerakkan berbagai pihak dalam mendukung penyelenggaraan PAUD yang berkualitas.

“Mari bersama-sama bergandeng tangan, bekerja dengan hati, demi mewujudkan generasi Tabanan yang cerdas, sehat, ceria, dan berkarakter,” harapnya.

Turut hadir dalam acara yakni Sekda Tabanan, I Gede Susila beserta Ny. Santi Susila selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tabanan, jajaran Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Tabanan, para Camat se-Kabupaten Tabanan, Bunda PAUD Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Tabanan, serta Ketua MKKS, Ketua K3S, Ketua HIMPAUDI, Ketua IGTKI, dan Ketua IGRA Kabupaten Tabanan beserta undangan terkait lainnya yang turut memeriahkan suasana. (ana)

Truk Muatan Paket Kecelakaan di Bypass Ir. Soekarno akibat Rem Blong, Supir Terjepit

Penyelamatan supir truk fuso yang alamani kecelakaan di Jalan Bypass Ir. Soekarno, Banjar Sanggulan, Desa Banjaranyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Senin (14/9/2025).
Penyelamatan supir truk fuso yang alamani kecelakaan di Jalan Bypass Ir. Soekarno, Banjar Sanggulan, Desa Banjaranyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Senin (14/9/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebuah truk bermuatan paket mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Bypass Ir. Soekarno, Banjar Sanggulan, Desa Banjaranyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Senin (15/9/2025).

Insiden terjadi sekitar pukul 14.30 WITA akibat rem truk yang blong ketika melintas di jalan menurun.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Berata membenarkan peristiwa tersebut. Kejadian berawal ketika truk Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi E 9152 AD yang dikemudikan oleh Fany Prasetyo (35) asal Banyuwangi, itu melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.

Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan mengalami rem blong sehingga tidak terkendali dan menabrak tiang telepon serta pohon perindang di trotoar sebelah utara jalan.

“Akibatnya, pengemudi terjepit di dalam kabin. Anggota bersama warga di lokasi berupaya mengevakuasi korban,” jelasnya.

Beruntung Fany Prasetyo bisa diselamatkan. Namun, ia mengalami luka lecet di lutut kanan dan kiri, pergelangan kaki kanan, serta patah tulang kering kaki kanan.

Saat dievakuasi, korban dalam kondisi sadar dan langsung dilarikan ke BRSUD Tabanan untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara, kerugian material ditaksir mencapai Rp20 juta akibat kerusakan kendaraan dan infrastruktur di sekitar lokasi.

Polisi yang tiba di tempat kejadian segera melakukan olah TKP, mengatur arus lalu lintas, mencatat keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti.

“Kasus ini sudah kami tangani dan selanjutnya dilimpahkan ke Unit Laka Polres Tabanan untuk proses lebih lanjut,” tambah Berata. (ana)

Pemprov Bali Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Banjir

Penyerahan santunan kepada keluarga korban meninggal akibat banjir bandang yang melanda Bali, Senin (15/9/2025).
Penyerahan santunan kepada keluarga korban meninggal akibat banjir bandang yang melanda Bali, Senin (15/9/2025).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali menyerahkan santunan kepada keluarga korban meninggal akibat banjir bandang yang melanda Bali pada 10 September 2025 lalu. Masing-masing keluarga menerima santunan uang sebesar Rp15 juta.

Santunan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi li, Dewa Made Indra, mewakili Gubernur Bali Wayan Koster, di Kantor BPBD Bali, Senin (15/9/2025).

Sebanyak 12 ahli waris menerima santunan tersebut. Dalam kesempatan itu, Dewa Indra menyampaikan belasungkawa mendalam dari Gubernur Bali I Wayan Koster

“Gubernur Bali menyampaikan rasa duka dan belasungkawa kepada keluarga korban. Beliau sejak beberapa hari terakhir turut memimpin pencarian korban di sekitar Pasar Kumbasari dan Pasar Badung, serta ikut dalam upaya pemindahan kendaraan di basement Pasar Badung. Baru hari ini beliau dapat menyerahkan santunan,” ujar Dewa Indra.

Ia menegaskan, santunan ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan nyawa yang telah hilang, melainkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah dan untuk meringankan beban keluarga dalam melaksanakan upacara adat bagi korban.

Menurutnya, bantuan kepada korban bencana tidak hanya datang dari pemerintah provinsi, tetapi juga bisa dari Kementerian Sosial, pemerintah kabupaten/kota, maupun masyarakat luas. “Ini bentuk empati dan solidaritas yang harus terus kita tumbuhkan,” kata Dewa Indra.

Hingga saat ini, lima korban banjir masih belum ditemukan. Tim BPBD Bali bersama BPBD Jawa Timur dan Jawa Barat masih melakukan pencarian hingga masa tanggap darurat berakhir pada Rabu (17/9/2025). Jika korban belum ditemukan dan keluarga meminta pencarian dilanjutkan, pemerintah memastikan akan terus membantu hingga korban ditemukan.

“Peristiwa ini mengingatkan kita semua untuk lebih waspada. Jika terjadi hujan deras atau cuaca ekstrem, segera cari tempat yang aman dan lindungi keluarga,” pungkas Dewa Indra. (rls) 

Bupati Badung Salurkan Bantuan Logistik Pasca Banjir di Kuta

Bupati Wayan Adi Arnawa menyalurkan bantuan logistik di Posko Penanganan Bencana, Kantor Camat Kuta, Minggu (14/9).
Bupati Wayan Adi Arnawa menyalurkan bantuan logistik di Posko Penanganan Bencana, Kantor Camat Kuta, Minggu (14/9).

PANTAUBALI.COM, BADUNG –  Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyalurkan bantuan logistik serta meninjau langsung proses penanganan pasca bencana di Kecamatan Kuta. Penyerahan bantuan dilakukan di Posko Penanganan Bencana, Kantor Camat Kuta, Minggu (14/9/2025).

Bantuan berupa paket sembako ini diberikan sebagai langkah tanggap darurat sekaligus momentum reflektif untuk memperkuat tata kelola ruang, mitigasi bencana, dan keberlanjutan lingkungan hidup di Kabupaten Badung.

Bupati juga menginstruksikan Camat beserta jajaran untuk segera melengkapi dan menyampaikan data terbaru melalui BPBD. Menurutnya, akurasi data sangat krusial agar distribusi bantuan dan intervensi pascabencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan berkeadilan.

“Selain menyalurkan bantuan, kami hadir untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Ke depan, pola hidup dan perilaku kita harus berubah, lebih berpihak pada kelestarian lingkungan. Data yang akurat menjadi pondasi utama dalam menentukan efektivitas kebijakan intervensi di lapangan,” ujar Adi Arnawa.

Sejalan dengan arahan Menteri Lingkungan Hidup dan Gubernur Bali, Bupati menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Badung ke depan harus mengedepankan keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan daya dukung lingkungan.

Ruang terbuka hijau akan menjadi prioritas strategis, terutama di kawasan dengan kepadatan pembangunan tinggi seperti Kuta Utara hingga Badung Selatan.

“Kita tidak boleh lagi hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Tanpa ekologi yang terjaga, keberlanjutan pembangunan dan citra Badung sebagai destinasi wisata Internasional akan terancam,” tegas Bupati.

Adi Arnawa juga menjelaskan, banjir kali ini tidak hanya dipicu oleh curah hujan ekstrem, tetapi juga diperparah oleh faktor teknis. Hasil kajian konstruksi menunjukkan adanya penyempitan saluran air di kawasan Sentral Parkir Kuta yang menjadi titik penyumbatan (bottleneck).

“Kita telah menyiapkan rencana pembebasan lahan warga seluas satu are pada tahun 2026 dengan alokasi anggaran sekitar Rp6 miliar. Dengan langkah ini, saluran air dapat dilebarkan sehingga aliran menuju laut lebih lancar. Selain itu, pemerintah berkomitmen menjalankan program penghijauan di hulu sungai, pembangunan sodetan baru, serta evaluasi izin bangunan di bantaran sungai yang berpotensi mempersempit aliran air,” jelasnya.

Pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga ekosistem sungai. “Masalah sederhana seperti sampah justru menimbulkan dampak besar. Pemerintah telah menyiapkan fasilitas pengelolaan seperti TPS3R dan TPST. Namun, tanpa budaya disiplin lingkungan, seluruh fasilitas tersebut tidak akan efektif,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Badung, I Wayan Darma, melaporkan  hingga 13 September 2025, tercatat 73 kepala keluarga terdampak banjir di Kecamatan Kuta, dengan rincian 50 keluarga di Kelurahan Kuta dan 23 keluarga di Kelurahan Legian. Jumlah ini masih berpotensi bertambah seiring dengan pembaruan data di lapangan.

“Pasca banjir, Pemkab Badung melalui instansi terkait telah melakukan penanganan secara masif, terutama pendataan kerusakan bangunan, infrastruktur jalan, serta kegiatan pembersihan. Berdasarkan data tersebut, pemerintah akan memberikan bantuan perbaikan terhadap bangunan warga yang terdampak guna meringankan beban masyarakat,” jelasnya.

Selain di Kecamatan Kuta, distribusi bantuan juga menjangkau warga terdampak di wilayah lain, yakni; Kuta Utara (diserahkan di Kantor Lurah Kerobokan untuk 50 penerima manfaat), dan Mengwi (diserahkan di Kantor Desa Mengwitani untuk 52 penerima manfaat).

Hadir pada penyerahan tersebut, Ketua DPRD Badung I Gst Anom Gumanti, Anggota DPRD I Nyoman Graha Wicaksana dan I Wayan Puspa Negara, Kadiskes dr. Made Padma Puspita, Camat Kuta D. Ngr Bayudhewa beserta jajaran serta Lurah se-Kecamatan Kuta. (rls) 

Tabanan Lampaui Target Medali Pada Klasemen Sementara Porpov Bali 2025

Atlet kontingen Kabupaten Tabanan pada Porprov Bali 2025.
Atlet kontingen Kabupaten Tabanan pada Porprov Bali 2025.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Atlet kontingen Kabupaten Tabanan berhasil melampaui target capaian medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI Tahun 2025.

Hingga klasemen sementara yang dirilis Minggu (14/9/2025) pukul 19.10 WITA, Tabanan sukses memboyong 24 medali emas dari target minimal 23 emas yang sebelumnya diproyeksikan. Selain itu, Tabanan juga meraih 30 medali perak dan 61 medali perunggu, dengan total perolehan 115 medali.

Tak hanya melampaui target emas, posisi peringkat yang ditargetkan KONI Tabanan juga tercapai, yakni berada di urutan ke-6 klasemen sementara.

Catatan prestasi emas terbanyak disumbangkan oleh cabang olahraga (cabor) Wushu dengan 6 emas, disusul Petanque dengan 5 emas, serta Dancesport dengan 3 emas.

Sementara itu, sejumlah cabor lainnya juga mempersembahkan emas, yakni Pencak Silat 2 emas. Atletik, Biliar, Binaraga, Panahan, Selancar Ombak, Tarung Derajat, Woodball, dan Xiangqi, masing-masing 1 emas.

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan apresiasi atas semangat dan perjuangan kontingen Tabanan. Menurutnya, pencapaian ini membuktikan kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh jajaran KONI Tabanan dalam mengharumkan nama daerah.

“Saya salut dengan perjuangan kontingen Tabanan yang mampu melampaui target medali emas serta memenuhi target posisi peringkat yang telah ditetapkan pada klasemen sementara ini. Ini menunjukkan semangat juang dan kekompakan yang luar biasa,” ujarnya, Senin (15/9/2025).

Meskipun begitu, Sanjaya mengingatkan agar dengan sisa waktu dan jadwal pertandingan yang masih ada, seluruh atlet tetap fokus dan memaksimalkan peluang.

“Masih terbuka kesempatan untuk menambah medali dan meningkatkan prestasi Tabanan di Porprov kali ini. Ayo tetap semangat, Reward dari Pemkab Tabanan melalui KONI Tabanan sudah disiapkan” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Tabanan sekaligus penanggung jawab kontingen Porprov XVI, I Made Nurbawa menegaskan, target yang dipasang sejak awal telah tercapai. Ia menyebut, hasil tersebut diraih dengan penuh kerja keras dan konsistensi, serta atas dukungan semua pihak.

“Sejak awal kami menargetkan minimal 23 emas dan posisi peringkat keenam, sama seperti capaian Porprov 2022 lalu. Dari sisi anggaran, kondisinya juga masih sama, sehingga kami harus realistis dalam menetapkan target,” ujarnya.

Ia menyebut, capaian kali ini adalah hasil murni dari atlet-atlet asli Tabanan. Tidak ada naturalisasi atau mengambil atlet dari daerah lain.

“Semua atlet kita genuine orang Tabanan dari hasil binaan induk organisasi cabang olahraga di Tabanan,” jelas Nurbawa.

Ia juga menegaskan, KONI Tabanan telah menyiapkan apresiasi berupa bonus kepada para atlet yang telah mengharumkan nama daerah.

“Untuk peraih medali emas akan diberikan bonus sebesar Rp50 juta. Peraih medali perak dan perunggu juga sudah disiapkan bonus, termasuk reward untuk induk organisasinya. Kita juga masih punya peluang tambahan emas, karena jadwal pertandingan masih berlangsung hingga akhir gelaran Porprov,” pungkasnya. (ana)

Tim Tenis Badung Raih Medali Emas Beregu Putra Porprov Bali 2025

Tim Tenis Beregu Putra Badung berhasil meraih medali emas pertama di cabang olahraga tenis lapangan Porprov Bali 2025.
Tim Tenis Beregu Putra Badung berhasil meraih medali emas pertama di cabang olahraga tenis lapangan Porprov Bali 2025.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Tim Tenis Beregu Putra Badung berhasil meraih medali emas pertama di cabang olahraga tenis lapangan Porprov Bali 2025.

Raihan emas ini setelah tim pada babak final mampu menumbangkan tim tenis Gianyar dengan skor 2-1. Pertandingan berlangsung di lapangan tenis GOR Ngurah Rai Denpasar Minggu (14/9/2025).

penentu kemenangan tim tenis Badung disumbangkan pasangan ganda Made Bagas Krisnamurti yang berpasangan dengan Kadek Ari Sanjaya Dwi Putra. Mereka merupakan anggota TNI AD yang berdinas di Mahkamah Agung RI dan Mabes TNI Jakarta.

Mereka berhasil mengalahkan pasangan Gianyar Laba Kurniawan/Putu Primadana dengan skor 3-6, 7-5, tie break 11-9. Skuad beregu tenis Badung diperkuat Made Bagas Krisnamurti, Kadek Ari Sanjaya Dwi Putra, Made Pranata, Adi Pradinata serta Iben Zulkarnaen.

Sekum KONI Badung Made Sutama mengucapkan terima kasih atas perjuangan atlet tenis Badung kami bangga dan puas atas medali emas pertama di cabor tenis lapangan Porprov Bali.

“Semoga kemenangan ini berlanjut di nomor perorangan,” ujar Sutama yang disampaikan melalui Media Comunication Officer Pelti Roy Emerson Hidiya. (jas)

Gubernur Koster Ajak Semua Pihak Fokus Bersihkan Lingkungan Terdampak Bajir

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster ikut ambil bagian membersihkan sampah pasca banjir di kawasaan Pasar Badung dan Pasar Kumbasari pada Minggu (14/9/2025) pagi.

Kegiatan tersebut merupakan aksi solidaritas yang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup/ Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI dengan melibatkan seluruh unsur pemerintah, swasta, pelajar, relawan dan masyarakat umum.

Wayan Koster bersama Walikota Denpasar, Jaya Negara mendampingi Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyisir bagian-bagian bangunan yang terdampak yang masih dipenuhi sampah dan lumpur pasca banjir. Ia juga terlihat membantu membersihkan sisa-sisa sampah dari kios-kios yang ada di basemen Pasar Kumbasari dan Pasar Badung.

Mobil-mobil pedagang yang terendam banjir juga tidak luput dari perhatiannya. Terdapat beberapa mobil masih terjebak di basement Pasar Badung sementara beberapa lainnya terparkir di parkir atas pasar dalam keadaan ringsek penuh lumpur.

Koster mengintruksikan agar mobil-mobil tersebut dapat segera diangkut/diderek sehingga tidak mengganggu proses pembersihan yang sedang dilaksanakan. Diperkirakan masih terdapat 210 ton sampah yang harus dibersihkan pasca banjir yang melanda Bali pada Rabu (10/9/2025) lalu.

Gubernur Koster mengajak semua pihak baik pemerintah dan swasta, lembaga pendidikan, relawan, dan seluruh elemen masyarakat agar bersatu membersihkan sampah pasca banjir.

Saat ini hal paling urgent kata Gubernur Koster yakni membersihkan puing-puing sampah, membantu korban terdampak dan juga memperbaiki infrastruktur yang rusak.

“Ini kita fokus bersih-bersih dulu,” jelas Koster kepada awak media yang hadir.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan, sampah-sampah tersebut akan dibawa ke TPA Suwung karena merupakan sampah spesifik akibat dari bencana banjir.

“Jadi harus diberlakukan secara darurat sehingga semua sampah selama paling lama satu bulan itu semua diangkut ke Suwung untuk dilakukan penanganan di sana. Mungkin perlu beberapa hari untuk menyelesaikan sampah yang tersisa di sungai-sungai dan drainase yang menyumbat air,” jelasnya.

Ia menilai keadaan alam Bali saat ini tidak mampu menahan curah hujan yang cukup tinggi sehingga perlu upaya-upaya untuk mengembalikan kemampuan alam Bali.

Khususnya dalam menghadapi perubahan iklim yang cukup dramatis, termasuk upaya perluasan cakupan hutan yang berada di hulu-hulu sungai.

Lebih lanjut, Hanif juga menekankan tentang pentingnya penyelesaian sampah pada sumbernya seperti fokus program Gubernur Bali. Ia menyampaikan permasalahan sampah di Bali merupakan permasalah krusial yang harus segera diselesaikan.

“Selanjutnya langkah-langkah yang dilakukan Bapak Gubernur melalui penyelesaian sampah di sumber agar terus wajib dimasifkan karena buktinya sudah seperti ini,” tegasnya.

Kementerian Lingkungan Hidup bersama dengan Gubernur Bali, Pemerintah Kabupaten/Kota dan Forkompimda telah melakukan rapat koordinasi terkait strategi serta pendanaan penanganan sampah di Bali pada Sabtu (13/9/2025) malam.

“Mudah-mudahan bisa segera kita implementasikan dan terus kita kawal,” jelasnya.

Diketahui, aksi solidaritas bersih sampah pasca banjir yang digelar di kawasan Pasar Badung dan Pasar Kumbasari melibatkan berbagai unsur antara lain TNI, Polri, Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Bali, Forkompimda Provinsi Bali, Komunitas, Akademisi, BUMN/Swasta serta unsur masyarakat lainnya.

Selain pembersihan sampah banjir, Menteri LH dan Gubernur Bali serta unsur terkait juga menyerahkan bantuan sembako dan perlengkapan sehari-hari kepada korban banjir di Pasar Badung. (ana)

Pemkab Tabanan Salurkan Bantuan Logistik ke Warga Terdampak Banjir dan Longsor

Penyerahan bantuan logistik ke korban banjir di Tabanan, Sabtu (13/9/2025).
Penyerahan bantuan logistik ke korban banjir di Tabanan, Sabtu (13/9/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak banjir dan longsor pada Rabu, 10 September 2025 lalu.

Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Sabtu (13/9/2025) di dua lokasi terdampak, yakni Perumahan Panorama Sanggulan, Kecamatan Kediri, serta Perumahan Lembah Jati.

Bantuan logistik yang diberikan berupa kebutuhan pokok sehari-hari serta perlengkapan berupa sarung. Penyaluran ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana sekaligus memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi.

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menyampaikan, bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Kami di Pemerintah Kabupaten Tabanan hadir untuk masyarakat dalam kondisi apapun, terlebih saat tertimpa bencana. Bantuan ini mungkin belum sepenuhnya mencukupi, namun diharapkan dapat meringankan beban dan memberikan semangat kepada warga agar tetap kuat dan tabah menghadapi situasi ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinada Giri, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya sigap dalam memberikan penanganan bencana, baik berupa evakuasi maupun bantuan logistik.

“Penyaluran bantuan ini adalah bagian dari tanggung jawab kami dalam memastikan masyarakat terdampak tetap mendapat perhatian. Kami juga terus melakukan pemantauan di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan,” jelasnya.

Pemkab Tabanan melalui BPBD juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim hujan, serta terus mengedepankan semangat gotong royong dalam menghadapi bencana. (ana)

Wabup Badung Serahkan Bansos untuk Warga Terdampak Banjir di Kapal dan Dalung

Wabup Bagus Alit Sucipta didampingi Istri menyerahkan bantuan sosial berupa sembako bagi warga terdampak banjir di Kelurahan Kapal dan Desa Dalung, Sabtu (13/9).
Wabup Bagus Alit Sucipta didampingi Istri menyerahkan bantuan sosial berupa sembako bagi warga terdampak banjir di Kelurahan Kapal dan Desa Dalung, Sabtu (13/9).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Setelah di Kelurahan Sading, Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta didampingi Istri Ny. Yunita Alit Sucipta kembali menyerahkan bantuan sosial berupa sembako bagi warga terdampak banjir di Kelurahan Kapal dan Desa Dalung, Sabtu (13/9/2025).

Di Kelurahan Kapal, hadir pula Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta ikut menyerahkan bantuan sekaligus berdialog dengan warga terdampak.

Usai menyerahkan bantuan di Kapal, Wabup bersama Istri selanjutnya meninjau kondisi pasca banjir sekaligus menyerahkan bantuan sembako bagi warga terdampak bencana di Perumahan Cemara Giri Graha dan Perumahan Dalung Permai yang keduanya berada di wilayah Desa Dalung, Kuta Utara. Di perumahan Dalung Permai Wabup juga bersama Kapolres Badung AKBP M. Arif Batubara beserta jajaran menyerahkan bantuan sembako.

Wabup. Bagus Alit Sucipta atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Badung turut prihatin atas musibah banjir yang menimpa masyarakat badung. Tentu musibah ini menjadi pembelajaran kedepannya untuk bersama-sama menjaga alam, lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan maupun ke got dan sungai.

Pemkab Badung akan selalu bersinergi dengan semua pihak baik itu TNI/Polri, Kecamatan, Desa/Kelurahan untuk melakukan penanganan pasca banjir sehingga segera pulih seperti semula.

“Kami pemerintah bersama pihak terkait akan selalu hadir memberi semangat serta motivasi dan siap membantu memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana banjir ini,” jelasnya, seraya menambahkan, Pemkab Badung akan melanjutkan penyerahan bantuan sembako bagi warga terdampak lainnya.

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta juga turut berbela sungkawa dan berduka atas musibah ini. Terhadap penanganan pasca bencana, Beliau sudah berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali dan sudah melaksanakan tanggap darurat. Pemerintah pusat melalui BNPB juga akan menyalurkan bantuan, untuk bangunan rusak berat dibantu 60 juta, rusak sedang 30 juta dan rusak ringan 15 juta dan dapat di sharing dengan kabupaten, sehingga cepat tertangani.

“Pemerintah pasti akan turun membantu masyarakat. Semua harus di data, kami pemerintah sudah menyiapkan anggaran, baik pemerintah kabupaten, kota, provinsi maupun pusat. Tujuannya segera memulihkan kondisi pasca bencana ini,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung I Wayan Darma menjelaskan dari data BPBD Badung warga yang terdampak bencana per tanggal 13 September 2025, terdiri dari Kelurahan Sading 100 KK, Desa Dalung 40 KK, Kelurahan Kapal 140 KK, Kelurahan Kerobokan 39 KK, Kerobokan Kaja 59 KK, Kelurahan Kuta 28 KK, Mengwitani 52 KK dan Sempidi 5 KK. (rls)